Transcript
Stz-B4YYTuM • Suka Duka Anak (Mbarep) Pertama | Mantan TKI Sukses Ternak Ayam! - Sub Indo
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/PecahTelur/.shards/text-0001.zst#text/0001_Stz-B4YYTuM.txt
Kind: captions Language: id Waktu di dalam rumah, ketika hujan angin Memasang tali dan membentangkan kain untuk tidur anak- anak, dan saya tidur di luar Sampai suatu ketika istri saya bilang "Hidup sama kamu gak ada enaknya" Kamu jangan bicara Saya buktikan padamu Kemudian saya antar ke rumah teman-temannya Kalau ada temanmu yang management keluarganya Lebih baik dariku Kasih tau, kita belajar kesana Ternyata tidak ada Kalau saya hidup tidak pernah serius mas 24 jam sama istri itu cuma bercanda Bercanda terus Tapi dalam pendirian hidup saya sangat serius sekali Soal pendirian sehari-hari tidak pernah tidak serius Walaupun anak sendiri, saya cambuk Ya saya cambuk beneran Tetapi anak saya, kalau buang air kecil, buang air besar Saya yang dipanggil Sampai kelas 5 SD pun kalau pulang masih saya mandikan Masih saya temani tidur Alhamdulillah walaupun awalnya 300-400 ekor ayam Sekarang saya kelola sudah dekat 9.000 ekor ayam Kita sekarang peternak ayam tidak seperti yang dulu Sekarang ada paralon ini Dulu satu orang hanya bisa pegang ayam 2.000 atau 1.500 Sekarang satu orang bisa pegang 4.000 - 5.000 Karena ada nipel seperti ini Kotoranya kering Lalat jadi berkurang Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Saya Pak Munir dari desa Pagersari Tawang Kalidawir Saya beternak ayam sejak 14 tahun yang lalu Waktu itu juga tidak bermodalkan apa-apa Kami menikah berumur 29 mendekati 30 tahun Memang kehabisan uang Walaupun sebelum itu saya merantau di Malaysia 14 tahun Yang 4.5 tahun pertama untuk membiayai orang tua sakit Setelah 4.5 tahun itu pulang Masih menyisakan hutang lebih kurang 1.600 ringgit Orang lain pergi ke Malaysia 4 tahun itu beli mobil beli apapun Saya pulang uang sudah habis, tidak ada apa-apa Setelah itu saya berfikir Adik saya empat itu kalau saya tidak berjuang Siapa lagi yang mau berjuang Disisi lain saya berfikir Kalau saya berjuang terakhir saya itu tidak punya apa-apa Setelah saya fikir-fikir Akhirnya saya putuskan untuk mengalah Saya merantau kembali Setelah saya merantau itu Setiap tahun saya menghasilkan uang itu ya banyak Karena saya operator mesin hitachi Satu bulan itu tidak kurang dari 2.000 ringgit Saya 1 jam itu dapat 25 ringgit Uang selalu saya kirim ke rumah Untuk adik di pesantren dan lain-lain Langsung habis begitu saja Sementara saya sebagai yang tertua Tidak bisa bicara apa-apa Terakhir saya pasti tidak punya uang Saya sudah tahu itu dari awal Akhirnya saya merantau itu sampai Genap 14,5 tahun kemudian pulang Setelah pulang itu melihat 3 rekening bank Tinggal catatannya saja, uangnya sudah habis Dan Ibu saya pun mengatakan bahwa Itu rekening uangnya untuk membiayai kebutuhan Dan saya pun tidak bisa apa-apa Hanya bisa menahan air mata Apa kita yang perjuangkan itu Allah akan mengembalikan itu ya benar Itu memang benar Walaupun saat itu hati saya belum sadar Tapi alhamdulillah, memang alhamdulillah Dengan tidak bermodal, dengan menjual motor Laku 8 juta Untuk buat kandang Dengan sangat hati-hati penggunaan uang Dengan istilahnya menerima apa adanya Kalau ada nasi sama sambal ya itulah kita makan Dengan menghindari gaya hidup Istri saya pun Alhamdulillah bisa nerima apa adanya Dengan tidak banyak bicara Walaupun kadang untuk makan itu susah Kadang kalau tidak punya uang beli beras itu setengah kilo Akhirnya merintis sedikit demi sedikit Alhamdulillah selama 2,5 tahun sudah bisa dirasakan Dulu kami sering tidur larut, jam 12 itu masih mengaduk pakan Istri saya masih mencuci, setengah 1 baru tidur Dan pukul 3 itu kami sudah bangun tidur Itu apa yang bisa dikerjakan ya dikerjakan. Shalat ya seperti biasa Setelah 2,5 tahun perkembangannya sangat luar biasa Pada masa itu kami bukannya mau pelit orang masih pemula dalam pekerjaan itu Kalau kita terlalu royal itu kurang bagus Sedangkan untuk makan saja kita sangat berhati-hati Ada nasi, ada penjual sayur datang Kita tidak pernah beli sayur beli apapun Keluar beli es aja tidak pernah Sampai minta vaksin, kami kadang tidak berani beli vaksin Kami beli vaksin minta vaksin di peternakan kedungwaru itu Dengan motor 75 pertama mati itu Kami lewat jalan dalam Tetapi ya dengan istighfar dan do’a Alhamdulillah dalam 5 tahun itu saya sudah menyelesaikan kandang untuk 3000 ayam dengan pagarnya Alhamdulillah itu ya dapat beberapa tanah itu ya 1, 2, 3, Alhamdulilah dapat 3 tanah Itu pun kalau difikir secara logika ya memang tidak bisa Saya memilih usaha ayam itu Begini mas Saya pulang ke Indonesia itu melihat teman-teman disini Peternak ayam itu mobilnya bagus-bagus, rumahnya bagus-bagus Banyak yg sukses Kemudian saya bandingkan dengan yang lain Seperti ayam potong dan usaha-usaha yang lain Saya datang ke rumah peternak ayam itu untuk membantu Bantu dia, kalau dia buat kandang ya saya bantu Semata-mata untuk belajar Setelah itu saya duduk santai dengan dia Selain dapat kopi, saya dapat yang seharusnya tidak diceritakan pada orang lain Disaat kita baik dengan dia, dia pasti ceritakan pada kita Alhamdulillah... Aslinya karena keadaan buruk ini Menjadikan kita semangat itu lebih berapi-api Istilahnya di dada kita ini ada api Api itu jangan sampai menjadikan kita dendam Dengan orang lain yang pernah menyakiti hati ini Kalau saya tidak ada api mungkin saya hari ini tidak seperti hari ini Hari ini mungkin tidak bisa sukses Karena memang berat dilalui kalau tidak ada apinya itu Sebelum saya ternak ayam Saya datang ke rumah orang yang sudah ternak ayam Daerah Pagersari dan daerah yang lain Yang sukses saya datangi yang gagal juga saya datangi Rata-rata yang sukses seperti itu perjalanannya Kalau yang gagal biasanya Ketika punya uang Lebih sedikit Digunakan ke tempat lain Memperbaiki rumah yang seharusnya tidak dilihat dulu Untuk beli kendaraan Sampai kredit juga Kalau seumpama Kita hidup biasa dan dinikmati apa adanya Kita akan lebih cepat sukses Kalau masih memulai bisnis dan uangnya masih sedikit Kita harus sangat berhati-hati Seperti kita menanam kelapa Tidak ada yang langsung berbuah dan langsung tinggi Kita menanam kelapa kan 1 kelapa kering kita tanam Kita tinggal, kasih pupuk, 1 tahun 2 tahun 7 tahun dia baru berbuah Kalau kita ingin sukses Apa ada kita dengan modal sedikit langsung sukses Kita harus sangat berhati-hati Bahkan untuk makan pun harus hati-hati Kalau orang sudah sukses Uang 1 juta itu tidak ada apa-apanya Tapi bagi pemula, uang 10.000 itu sangat berarti Uang itu sangat berarti Istilahnya es pahit, rumah makan pahit, semua pahit Paling tidak untuk 5 tahun pertama Minimal 3 tahun atau 5 tahun pertama Kalau saya anak tidak pernah saya belikan mainan Apa yang ada disekitar kita jadikan mainan Itu bekas minuman, bekas vaksin atau apapun Dipotong untuk jadi mainan Karena uang 50.000 itu Bagi pemula itu sangat berarti 50.000 itu kalau selamat ya 50.000 itu dapat ayam mulai bertelur 5 - 6 bulan itu jadi 2 ekor ayam 2 ayam itu harganya sudah 100.000 100.000 itu ayam bisa bertelur 20 bulan 50.000 itu 3 tahun dipegang kalau tidak berkurang sama sekali Itu jadi 500.000 Tapi untuk pegang uang ini dengan kerja Paling susah megang uang Kalau kerja, setiap hari semua orang bisa kerja Tapi pegang uang, tidak semua orang bisa pegang Kadang kata orang itu ada yang mengatakan Perhitungan, pelit, kapsul pecah lah Semua gelaran itu saya terima, tidak apa-apa! Ya memang... Waktu itu jangankan orang lain Ibu saya saja tidak percaya dengan saya Setelah menikah kita tidak punya apa-apa Memang beneran tidak punya apa-apa Itu ibaratnya untuk makan saja bingung Disaat anak sakit Kadang anak saya kalau sakit kena radang Itu kalau belum sampai Pak dokter H. Sujito itu ya belum sembuh 300.000 atau 250.000 Itu hanya bisa menahan air mata Kita hidup itu Jangan melupakan masa-masa susah Jadi kita tetap berhati-hati dalam berjalan Ya saya fikir semua orang itu prospek Tapi kebanyakan orang berbicara tentang takdir Sedangkan kita tidak tau takdir kita itu gimana Sebelum kita mengusahakan Sesuatu itu Kita baru tau takdir sesudah menikah itu kita jalani Kita usahakan dengan baik, kita tidak jadi itu baru takdir kita memang ndak jadi Terkait management pakan itu Ya... Kita timbang untuk 1 ayam makannya 1 ons lebih Kalau sore tidak habis Kita kurangi besoknya sampai nemu yang pas Ya harus diukur, disini standartnya 1 ayam 1 ons 10 Ya campuran... Sentrat, jagung dan bekatul Ya seperti biasa Sentrat menggunakan Malindo KM 1 Tapi itu sentrat kategori termalah Kalau pendapat saya Uang itu tidak pernah bohong Orang bisa bohong, uang tidak bisa bohong 50 kg sentrat 75 kg jagung 25 kg bekatul Ada tambahan macam-macam premik lagi Termasuk mineral, vitamin... Itu tergantung Keperluan setiap tempat itu tidak sama Ada yang air nya bagus itu Tidak pakai tambahan apa-apa, sudah bagus telurnya Air minum itu kan tidak sama Ada yang kandungan kapurnya bagus ada yang kurang Biasanya tepi bukit atau gunung itu yang bagus Sini ya sedang lah Bisa dilihat kualitasnya ketika diminum ayam Telurnya kecil apa putih itu bisa dilihat Kalau yang tepi gunung itu biasanya tidak ada campurannya Telur itu sudah merah dan beratnya itu lebih Itu untuk mengurangi panas Bukan untuk menghilangkan panas dengan diguyur air atapnya Per 1 jam sekali diguyur air 20 menit, Untuk mengurangi hitstress pada ayam Ayam itu kalau terlampau panas dia tidak mau makan Dia cenderung untuk sembunyi dibawah tempat makan Pernapasannya itu terlalu cepat Ya tidak makan sampek sore, nafsu makannya kurang Akhirnya telurnya kacau, kalau sudah stress itu biasanya pilek masuk Terus kolinya masuk, karena minum berlebihan Tidak semua peternak itu mau untuk berusaha lebih keras Kadang-kadang ya malas Ya biasanya kebanyakan peternak itu Setelah memberi pakan, mandi bersih lalu tidur Ya istirahat , dinikmati, masa hidup tidak dinikmati... Tapi kalau saya berfikirnya Kalau ayam itu lebih ekstra pemeliharaannya Mungkin hasilnya juga akan lebih ekstra Itu kasih sayang cukup lah istilahnya Yang kebanyakan itu Tidak mau menerapkan itu karena lebih tenaga, lebih dana, dan tidak mau ribet Ya bagi saya bagus, kalau misalnya 1 jalan itu 500 ayam itu produksi turun Karena panas yg kuat itu turun 1 eggtre 1 eggtre 2 kg Kalo kita punya 10 jalan itu berarti... Total 20 kg 20 kg itu kalau 20.000/kilo kan sudah banyak mas Untuk bayar orang menyirami kan sudah cukup Tapi untuk menerapkan itu ya berat kalau belum terbiasa Ya keluarga senantiasa... Bijak dalam mengatur keuangan Terus memangkas gaya hidup Tapi resikonya ya orang itu mengatakan kita itu tidak seperti orang pada umumnya Ya lebih kurang begitulah Kita menandon pakan itu kalau posisi pakan murah Misalnya pakan 3.500 itu jagung Kalau kita punya 1 rit istilahnya 10 ton 10 ton kalau 500 saja kan 5 juta selisih harganya dengan 4.000 Untuk nandon pakan kita setahun biasanya 2 kali Hasil dari pegunungan dan hasil dari sawah Kalau hasil dari pegungungan itu biasanya harga titik terendah Kalo panen persawahan itu kalau... Biasanya kalau disaat titik terendah itu kualitas jagung itu sangat super Kering, bersih, ya memang super, tapi orang itu tidak ingin beli Kalau bekatul itu kan penggunaannya kan sedikit Jadi kalau bekatul itu kita mengikuti harga saja Kalo biasanya kalau sentrat, ikut naik seperti hari ini harga naik 50 ribu itu kalo kita nandon, kalo 100 karung itu ya banyak sudah Biasanya sentrat sama tahu mau naik ya biasanya kita nandon Punya uang 15 juta 70 juta, dia buat kandang ayam Uang itu ya jangan diambil sama sekali hanya untuk makan, Untuk yang lain tidak ada kompromi Kalo istilahnya memang kita disiplin tinggi itu penting Misalnya jual telur, jangan sampai tidak ditunggu Sebab kalau kita wah percaya, habis... Jual afkiran ayam jangan sampai kita bilang "Tidak apa-apa, saya percaya" ya akan habis ditipu Dan minimal orang kalau pemula itu ibaratnya orang bertapa Semakin lama bertapa itu, tirakatnya semakin lama Lebih kuat dan kemungkinan suksesnya lebih besar Istilahnya menahan lah Ya usaha kan untuk penghasilan lain, Kita cari pekerjaan untuk mengawal kebutuhan istri dan anak Pesan untuk... Saudara yang Berternak Jangan kita menyimpan api itu untuk sebuah dendam Walaupun kita tanpa api, tanpa ada orang yang menjatuhkan atau orang yg mencela, kita tidak mungkin sukses Kita tidak akan... Tidak ada yang dapat membangun kita Tapi cuma kita harus berhati-hati Disaat akhirnya kita sukses jangan menjadikan api itu dendam Karena dendam itu yang akhirnya menyakitkan diri kita Lebih baik kita memaafkan walaupun kita belum bisa memaafkan Minimal kita coba, kita hibur dengan datang di majelis ilmu Untuk Alhamdulillah kalau saya... Alhamdulillah akhir-akhir ini saya dapat kenalan Orang yang sangat bagus yang dapat merubah diri saya untuk nerima kenyataan