DALANG PENCULlKAN & PEMBUN*H4N KEPALA BANK BRI ADALAH MOTIVATOR TERKENAL DIBANTU APARAT MILITER ?!
QuGrhC8A5so • 2025-09-15
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Hari ini kita bakal update kelanjutan
dari kasus penculikan dan penghilangan
nyawa dari Ilham Pradipta yang menjabat
sebagai Kepala BRI Cabang Cempaka Putih.
Buat yang belum tahu kasusnya atau
ketinggalan e beritanya boleh cek dulu
di video yang sebelumnya yang udah kita
bahas. Nah, videonya yang ini supaya
kalian tidak bingung, Geng. Nah, nanti
kalau kalian udah nonton baru kalian
bisa balik ke video ini. Nah, buat
kalian yang udah nonton langsung hari
ini kita bakal bahas kelanjutannya yaitu
soal kemarin kita membahas tentang para
pelakunya yang berakhir dengan
ditangkapnya empat orang yang diduga
berperan sebagai aktor utama di balik
kasus penghilangan nyawa ini. Nah, namun
geng yang mengagetkannya adalah saat ini
pihak kepolisian sudah berhasil
menangkap total sebanyak 15 orang yang
menjadi tersangka atas kasus ini. Kalau
dilihat dari banyaknya orang yang
terlibat, pasti pelakunya bukan orang
sembarangan. Karena ya orang tersebut
bisa menggerakkan dan memerintah banyak
orang. Udah kayak mafia atau kartel gitu
ya. Nah, kemarin itu empat orang
terakhir yang ditangkap baru diketahui
inisialnya aja. Tapi sekarang udah
terungkap kalau ada salah satu dari
empat orang tersebut yang ternyata
merupakan seorang public figure,
motivator terkenal, pengusaha kaya raya,
dan wah gila banget ternyata dia salah
satu yang menjadi otak di balik kasus
ini. Nah, kok bisa, Geng? Seorang
pengusaha terkenal yang punya nama besar
bahkan memotivasi orang lain justru
terlibat di dalam kasus mengerikan kayak
gini. Dan banyak yang bertanya
sebenarnya ada masalah apa yang terjadi
di antara si orang terkenal ini atau si
motivator ini dengan korban yaitu Ilham?
Apakah benar kalau motif utamanya karena
pinjaman fiktif seperti isu yang beredar
di sosial media sebelumnya? Nah, di
video kali ini kita bakal membahas
mengenai perkembangan dari kasus ini,
Geng. Dan kabarnya juga terindikasi ya,
ada beberapa dari pelaku itu yang
ternyata merupakan aparat militer ya,
tercatat sebagai aparat militer di
negara kita. Oke, sebelumnya gua mau
disclaimer dulu nih. Pembahasan ini
tidak bermaksud untuk melanggar aturan
YouTube ataupun membahas sesuatu yang
dilarang oleh YouTube. Pembahasan ini
murni adalah sebuah informasi dan semoga
bisa menjadi edukasi untuk kita semua
atas kejadian yang terjadi di negara
kita. Nah, karena kejadian ini
benar-benar bikin orang itu kayak enggak
habis pikir, bikin orang-orang tuh jadi
merinding. Indonesia udah kayak Mexico
aja gitu ya, ada penculikan segala gitu
dan kasusnya benar-benar e mengerikan
karena terorganisir pelakunya enggak
cuma satu orang. Oke, langsung aja kita
bahas secara lengkap perkembangan kasus
ini. Halo, Geng. Welcome back to Kamar
Jerry.
[Musik]
Genggeng, untuk pembahasan yang pertama
ya, kita akan bahas dulu nih mengenai
jejak dan kabar terakhir dari Ilham
Pradipta yaitu korban dari kasus ini.
Jadi, Geng, berdasarkan pengakuan dari
juru bicara pihak keluarga yang bernama
Widodo Bayu Aji, tidak ada tanda-tanda
yang mencurigakan dari Ilham pada saat
sebelum sampai di hari kejadian. Bahkan
di siang hari sebelum dia diculik, Ilham
ini masih sempat ngobrol dengan kakaknya
yang paling tua ya, yang ada di Surabaya
melalui telepon. Di dalam percakapan
tersebut, Ilham dan kakaknya ini
membahas hal-hal yang sederhana seperti
e makanan-makanan ke Surabaya ee dan
hal-hal yang menyenangkan lah. Dan
percakapan ini berlangsung hangat sebab
Ilham juga pernah bertugas di Surabaya
sehingga obrolan seputar kuliner khaya
jadi topik yang akrab di antara mereka.
Di dalam percakapan itu, Ilham juga
sempat membanggakan anaknya kepada sang
kakak karena anaknya ini mendapatkan
juara satu saat kenaikan kelas. Pihak
keluarga kaget ketika Puspita, istrinya
Ilham menelepon untuk mengabari kalau
Ilham diculik. Ya, sebelumnya mereka
baik-baik aja, mereka masih ngobrol
hal-hal yang ringan. Tiba-tiba ada kabar
kalau dia diculik. Kalau dari cerita
adik iparnya Ilham yang bernama Intania
Rizki Utami, semasa hidupnya Ilham ini
enggak pernah memiliki musuh. Ya mungkin
ada, tapi dia bukan tipikal orang yang
suka bikin keributan gitu, Geng. Nah,
bahkan ketika menjelang kasus ini ya,
Ilham ini juga gak pernah mengeluhkan
akan adanya ancaman atau ya dia merasa
tertekan. Enggak ada sama sekali. Karena
selama ini Ilham tidak pernah bercerita
kalau dia berkonflik dengan seseorang
atau lain sebagainya. Nah, dan Intan
sendiri menduga kalau Ilham sudah
dibuntuti sebelum penculikan terjadi
karena posisi dari mobil putih yaitu
mobil yang dikendarai oleh para
tersangka sudah terparkir di sebelah
mobilnya Ilham. Dan barulah setelah
mendapatkan kabar kalau Ilham diculik,
pihak keluarga berusaha untuk
mengkonfirmasi dan mencoba mencari tahu
bagaimana kondisi Ilham di saat itu. Apa
benar dia diculik atau enggak? Dan
barulah pihak keluarga mendapatkan CCTV
yang memperlihatkan detik-detik ketika
Ilham diculik di parkiran Lotem Pasar
Rebo, Jakarta Timur. Di situlah keluarga
baru mengetahui ternyata berita itu
benar. Lalu, Geng, berdasarkan dari
rekaman CCTV yang merekam kejadian
ketika Ilham diculik di parkiran Lute
Pasar Rebo, mobil Ilham memang sempat
terlihat masuk ke area parkir yang
terletak persis di samping gedung. Tapi
ternyata ya Ilham di saat itu belum
sempat menghadiri rapat tersebut. Karena
kalau dari keterangan polisi yang gua
lihat di media tempo nih, tidak hadirnya
Ilham di rapat tersebut ya dikarenakan
dia sudah terlebih dahulu diculik oleh
para pelaku ketika dia keluar dari
mobil. Nah, walaupun memang di rekaman
justru terlihat Ilham yang sedang menuju
ke mobil yang diduga dia keluar dari
dalam lote. Makanya pada saat itu
perkiraannya adalah kalau dia ini
diculik setelah dia menghadiri rapat.
Tapi kalau dari keterangan polisi justru
sebaliknya Ilham belum datang ke rapat
karena ya baru keluar mobil udah diculik
duluan. Kalau kita juga lihat dari
kasusnya aja ya, kita udah bisa nebak
kalau pelaku utamanya pasti bukan orang
dari kalangan biasa, tapi justru yang
memiliki power. entah jabatan atau uang
dan yang bisa menggerakkan orang lain
untuk melakukan aksi keji tersebut. Ya,
walaupun aksi yang dilakukan oleh pelaku
tidak bisa dikatakan wajar ya, tapi dari
sini kita bisa melihat bagaimana uang
itu bekerja ya. Uang memiliki power
karena dengan uang orang-orang bisa
melakukan apa yang mereka mau sebenarnya
ya. Memiliki banyak uang ya jelas enggak
salah istilahnya itu financial freedom
ya kan sudah bebas dari masalah
finansial ya. Tergantung orangnya mau
diarahkan ke mana ketika dia sudah di
dalam posisi finansial freedom tersebut.
Nah, tapi untuk saat ini kita paham
sendiri ya, Geng, negara kita ekonominya
sedang lesu-lesunya. Tapi walaupun
begitu kita tetap harus berusaha
bertahan. Nah, mungkin banyak orang yang
di saat ini ya berusaha untuk bisa
mendapatkan penghasilan tambahan karena
pekerjaan utama di saat ini juga tidak
bisa menjamin ya penghidupan masyarakat.
Oke, sebelum kita lanjutkan ke
ceritanya, gua pengin informasikan ke
kalian dulu nih. Mungkin ini bisa
menjadi acuan kalian untuk kalian yang
ingin belajar menjadi seorang trader.
Ingat ya, untuk kalian yang mau aja.
Jadi, ini bukan profesi coba-coba, bukan
profesi main-main atau profesi
iseng-iseng. Ini adalah profesi yang
resmi, butuh ilmu, ya, butuh waktu, dan
butuh modal. ya. Yang namanya kita
berusaha, yang namanya kita berbisnis,
yang namanya kita ingin mencari nafkah
udah pasti butuh modal. Sebelumnya gua
disclaimer dulu. Selain ini
diperuntukkan hanya untuk kalian yang
memang ingin belajar menjadi seorang
trader, platform yang akan gua kenalkan
ini berbeda dengan platform yang
dikenalkan oleh IC dan juga DS beberapa
waktu yang lalu terkait Binery Option.
Nah, ini benar-benar platform untuk
trader. Jadi, pastikan kalian memang
ingin menjadi seorang trader baru kalian
bisa memulai karir kalian di platform
ini. Nama platformnya itu adalah Venex.
Buat kalian udah pasti enggak asing
lagilah dengan Penex ini karena memang
beberapa kali sempat gua rekomendasikan.
Nah, soalnya Penex ini adalah pialang
berlisensi yang sudah ada sejak tahun
2012 dan sudah dipercaya lebih dari
30.000
para trader dan punya lisensi dari
bapeti, clearing berjangka Indonesia,
serta JFX. Jadi, ya enggak perlu
khawatir untuk regulasinya. Penix ini
punya fitur-fitur yang memudahkan kalian
seperti tampilan yang mudah dipahami
oleh pengguna. Terus karena banyak
trader yang kesulitan untuk deposit
karena prosesnya yang lama dan sulit ya
yang membuat mereka jadi kehilangan
kesempatan entry di momen yang tepat. Di
Pinx ini proses deposit dan penarikannya
cepat dan bisa dilakukan melalui
bank-bank besar di Indonesia. Bagi
kalian yang belum pernah ya mencoba
untuk menjadi seorang trader, kalian
bisa berlatih terlebih dahulu di Phoenix
yang sudah dilengkapi berbagai tools
yang cocok untuk kalian gunakan sampai
akhirnya kalian paham. Dan di Phoenix,
setiap pengguna bisa memulai dengan
modal yang nyaman sesuai dengan
kemampuan. Ketika sudah terbiasa, kalian
bisa menambahkan depositnya untuk bisa
buka peluang yang lebih luas lagi. Dan
kalian jadi bisa mengelola strategi
tanpa khawatir kehilangan momen penting.
Ya, cuma gua tekankan ya, Geng, kalian
juga harus konsisten dan disiplin di
dalam menjalankannya. Untuk itu, gua
rekomendasikan Penex karena enggak cuma
berlisensi aja, tapi juga karena Phoenix
yang berkomitmen untuk memudahkan kalian
dalam belajar menjadi seorang trader
sehingga kalian enggak perlu takut untuk
memulainya. Nah, langsung klik link yang
ada di deskripsi atau barcode yang ada
di layar di sebelah gua ini. Jangan
lewatkan kesempatan ini dan mulailah
menjadi seorang trader bersama Phoenix.
Oke, sekarang kita lanjutkan lagi nih,
Gengs, ya. Ceritanya
di dalam rekaman CCTV tersebut juga
menunjukkan adanya sembilan mobil yang
terparkir di waktu kejadian. Tapi memang
situasi di parkir belakang lote tersebut
sedang lengang sehingga enggak ada orang
yang berlalu lalang. Cuma ada
mobil-mobil aja dan menjadi waktu yang
tepat untuk para pelaku melancarkan aksi
mereka, Geng. jurnalis dari media Kompas
yang mendatangi lokasi kejadian pada
tanggal 23 Agustus, 3 hari setelah kasus
tersebut ya, justru menyaksikan kondisi
yang sebaliknya. Nah, mereka di saat itu
melihat kalau kendaraan berjejer di
parkiran depan dan banyak orang yang
masuk ke dalam lote membawa troli dan
keluar membawa belanjaan. Yang
menunjukkan bahwa sebenarnya kondisi di
lote itu biasanya ramai pengunjung dan
kantin yang berada di samping gedung
perbelanjaan juga enggak kalah ramai,
Geng. Karena banyak orang yang sedang
makan dan nongkrong di situ. Kantin
tersebut terhubung ke parkiran belakang
swalayan melalui jalan setapak alias
jalan kecil. Nah, yang masih jadi
misteri sampai sekarang sebelum jasad
Ilham dibuang, dibawa ke manakah Ilham
ini? Di mana Ilham ya akhirnya dihabisi
sampai meregang nyawa? Kemudian yang
masih jadi pertanyaan juga mengapa
pelaku membuang jenazahnya di tempat
yang terbuka yang mana kemungkinan besar
bakal ditemukan oleh warga sekitar?
Apakah pelaku percaya diri kalau e
mereka enggak bakal tertangkap? Nah,
sekarang kabarnya ya sudah ada total 15
orang nih yang ditangkap oleh polisi
yang mana salah satu dari mereka adalah
seorang motivator serta pebisnis
terkenal. Siapa dia? Sekarang kita masuk
ke dalam pembahasannya.
Jadi, Geng, Kepolisian Daerah Metro Jaya
itu sudah menangkap sebanyak 15 orang
yang diduga terlibat di dalam kasus ini.
Serta orang yang dianggap sudah
menghilangkan nyawa Ilham Pradipta juga
udah ditangkap. Karena kan di sini ee
tugas mereka beda-beda. Ada yang
menculik, ada yang menghabisi. Nah, lalu
Kombes Ade Arisam selaku Kepala Bidang
Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya itu
bilang ada seilan orang yang ditangkap
oleh Subdirektorat Jatan Ras, kejahatan
dengan kekerasan. Sementara enam orang
lainnya ditangkap oleh Subdit Resmob
atau Reserse Mobile. Dan Pak Ad ini
belum menjelaskan apakah 15 orang yang
terduga pelaku ini sudah ditetapkan
sebagai tersangka atau belum. Nah, peran
dari masing-masing mereka itu juga masih
belum jelas sehingga penyidik masih
terus mendalami. Nah, di saat itu ada
Adrianus Agal selaku pengacara dari
empat orang tersangka itu menyebutkan
ada tiga kluster tersangka di dalam
kasus ini. Yang pertama adalah kluster
tim pengintai, terus yang kedua ada
kluster tim penculikan dan yang terakhir
adalah kluster tim eksekutor yang
menghabisi nyawa. Jadi benar-benar
terorganisir, terstruktur. Terus geng,
Pak Adrianus ini juga mewakili empat
kliennya yang bertugas sebagai penculik
nih. Dan berarti ini adalah empat pelaku
yang ditangkap pertama kali yaitu
inisial AT, RS, RAH, dan RW alias Eras.
Nah, menurut dia empat kliennya ini
mengaku ada keterlibatan seorang oknum
aparat berinisial F dalam kasus ini.
Jadi, mereka berempat diperintahkan
untuk menculik Ilham oleh F ini. Dan
setelah berhasil menculik, mereka
kemudian mendapatkan perintah dari oknum
yang namanya F ini agar Ilham diserahkan
ke daerah Cawang, Jakarta Timur. Nah,
Adrianus sendiri itu tidak mendetailkan
dari instansi mana F ini berasal, apakah
dari kepolisian atau dari kemiliteran.
enggak disebutkan. Beliau cuma
menyatakan kliennya meminta perlindungan
dari Panglima Tentara Nasional Indonesia
yaitu Jenderal Agus Subianto serta
Kepala Kepolisian RI Jenderal Listio
Sigit Prabowo. Kalau tadi Pak Adrianus
ini menyebut peran dari para tersangka
dibagi menjadi tiga klaster, nah
informasi terbaru dari AKBP Abdul Rahim
selaku Kasubdit Jatan Ras ee beda lagi
nih dikatakan peran dari tersangka ini
terbagi justru menjadi empat kluster.
Jadi ada empat bagian, yaitu kluster
aktor intelektual, kluster yang
membuntuti, kluster yang menculik, baru
kluster yang menghabisi. Nah, kluster
yang menghabisi ini sekaligus menjadi ee
orang yang apa ya? Yang membuang
jenazahnya Ilham setelah itu. Nah,
berarti bertambah nih ya, aktor
intelektual satu orang. Berarti ada
orang yang berperan sebagai apa ya?
Looksnya kayak orang baik mungkin,
looknya kayak orang berwibawa mungkin
untuk mendekati ilham ini kali ya. Ah.
Yang jelas keterangannya seperti itu.
Nah, si inisial RS Geng, salah satu dari
empat orang yang ditangkap pertama kali
diketahui bernama asli Rohmat Syukur.
Setelah melakukan pendalaman terhadap
dia ini, ternyata dia berperan sebagai
tim yang memantau Ilham dan mengikuti
setiap kegiatan yang dilakukan oleh
Ilham. Rohmat ini juga berperan sebagai
penyedia tim IT. Kemudian identitas
beberapa orang yang ditangkap setelahnya
juga mulai terungkap. Ada empat orang
yang ditangkap yang diduga berperan
sebagai aktor intelektual di dalam kasus
ini, yaitu berinisial C, DH, YJ, dan AA.
Nah, ternyata Geng, DH ini bukan orang
biasa. Nah, namanya aja udah aktor
intelektual ya kan. Nah, DH ini nama
lengkapnya adalah Dwi Hartono.
Terus semangat,
terus berjuang di tengah-tengah
kesibukan yang ada dan bisa
menyelesaikan
perkuliahan S2 ini tepat waktu.
Dia ini dikenal sebagai seorang
pengusaha asal Rimbo, Bujang, Tebo ya,
Jambi. Dia ini pernah tinggal bersama
orang tuanya di Jalan Sapat RT2, Dusun
Jati Makmur, Desa Mekar Kencana, Unit 6,
Kecamatan Rimbo Bujang. Nah, rumahnya
berlantai dua, Geng, dan bercat putih
dengan pagar warna biru. Namun, beberapa
hari terakhir rumah tersebut udah kosong
dan pagarnya terkunci. Berdasarkan
keterangan dari warga sekitar yang
bernama Nanang, belum diketahui
keberadaan orang tuanya Dwi saat ini
berada di mana. Namun, Nanang menduga
kalau orang tuanya Dwi itu menyusul dia
ke Jakarta. Dwi ini pernah menyelesaikan
sekolah di SD Negeri 177 ya, Jalan
Meranti, Desa Tirta Kencana dan
melanjutkan pendidikannya di SMP Negeri
13, Jalan Kolim Desa Tirta Kencana. Dan
setelah selesai SMP dia melanjutkan ke
jenjang pendidikan SMA sampai ke
perguruan tinggi di Pulau Jawa.
disebut-sebut dia sudah lama merantau
meninggalkan Rimbo Bujang, Geng. Dan
menurut keterangan dari salah satu warga
di sekitar sana yang bernama Jay Saragi,
Dwi Hartono ini pernah sekolah di sana
sampai SMA dan dia juga sempat
menghadiri acara reuni SMP. Dan dalam
acara reunian tersebut, Dwi sering
mengundang artis-artis dan Jay mengenal
Dwi sebagai seseorang yang memiliki
kepribadian yang humble, suka menolong
orang lain. Dan kalau ada acara yang
diselenggarakan di Rimbo Bujang, dia
selalu siap membantu sebagai donatur
untuk memberikan sumbangan. Nah, jadi
cukup terpandang, cukup banyak duit ya
di mata orang-orang dan dermawan gitu.
Selama ini Dwi memang dikenal sebagai
seorang yang dermawan tanpa pamrih,
sering menolong warga di kampungnya.
Bahkan dia ini juga pernah menyumbangkan
mobilnya untuk dijadikan ambulans dan
diserahkan kepada warga yang ada di
kampung. Nah, sebab orang-orang gak
pernah menyangka dari background
keluarganya yang bisa dikatakan
sederhana ketika merantau ke Jakarta,
pulang-pulang Dwi sudah menjadi orang
yang sukses. Nah, suatu hari ketika Dwi
pulang kampung, kedatangannya
menggemparkan warga Tebo karena dia
pulang kampung bukan menggunakan mobil,
melainkan naik helikopter. Wah, gila ya.
Dan menurut warga di kampung, helikopter
yang dia bawa pas pulang kampung itu
adalah punya Dwi pribadi. Dan saat acara
kitanan anaknya, Dwi juga pernah
mengadakan syukuran yang mendatangkan
artis Via Valen. Enggak cuma Via Valen,
geng. Pernah juga ada Wika Salim dan
penceramah terkenal Indonesia yang
diundang ke acara tersebut. Nah, jadi
benar-benar terpandang gitu.
Dan di dalam informasi lainnya, Dwi ini
memiliki latar belakang bisnis yang
cukup mencolok. Dia mengaku sebagai
pengusaha properti, fashion skincare
sampai punya bimbel atau bimbingan
belajar online yang berada di bawah
perusahaannya yaitu Hartono Foundation.
Dan bimbingan belajar online-nya ini
bernama guruku.com. Ini adalah sebuah
aplikasi pendidikan digital yang
dikelola oleh PT Digitalisasi Aplikasi
Indonesia atau PT Dai. Guruku ini
bergerak di bidang pendidikan nonformal
dengan fokus pada kualitas tenaga
pendidik, materi dan soal pembelajaran.
Guruku juga membuka akses pelatihan
bisnis, pengembangan UMKM sampai
penguatan soft skill bagi pelajar maupun
profesional. Terus juga DUI memiliki PT
Hartono Mandiri Makmur, yaitu sebuah
marketplace yang dijalankan oleh dia
yang kantornya berlokasi di perumahan
Kota Wisata Cibubur, kluster San
Fransisco Blok Q1 nomor 8, Ciangsana,
Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa
Barat. Nah, jadi dia perusahaannya
banyak, usahanya banyak. Dia adalah
seorang bos besar dan selain memiliki
background sebagai bos, D ini juga
dikenal sebagai seorang motivator. Ya
biasalah ya kalau orang udah sukses
apalagi yang memotivasi orang lain
berbagi pengalamannya dia sebagai orang
sukses. Dan dari akun Instagramnya DUI
ini sering membagikan kesuksesannya
ketika mengembangkan bisnis. Seperti
yang bisa dilihat dari salah satu
postingannya pada ee saat tahun baru
2025. Dia membagikan sebuah video ketika
dia menarik uang dalam jumlah besar. Dan
di dalam postingan itu dia menuliskan
harapan kepada para followersnya agar
rezeki teman-temannya di 2025 bisa
seperti di video yang dia bagikan. Serta
dengan harapan-harapan lainlah, doa-doa
lainlah. Ya biasalah orang jual liur ya,
motivator-motivator yang ya kita enggak
tahulah beneran sukses dari uang halal
atau enggak, tapi yang jelas memotivasi.
Dwi juga sering memposting agenda yang
akan dia lakukan seperti ketika dia
pergi ke ee Guangzu, Cina dan ee di sana
dia jalan-jalan sama istrinya. Dan
selain itu ya banyak juga postingannya
dia yang sering mengunggah ee hal-hal
receh seperti memposting seorang
perempuan yang menangis karena sulam
alis, pengemudi yang tersesat di hutan
karena pakai Google Maps dan masih
banyak lagi. Ya, selera humor
bapak-bapak lah. Terus juga, Geng, di
dalam salah satu videonya Dwi ini sempat
menceritakan kalau dia mengambil S2
administrasi bisnis di Universitas
Gadjah Mada atau UGM. Gimana tuh, Geng,
menurut kalian? Seorang motivator
terkenal, orang kaya, pengikutnya
banyak, usahanya banyak, bisa-bisanya
menjadi otak dari aksi eksekusi yang
mengerikan kayak gini. Gila ya, kita
enggak bisa menilai orang tuh dari
luarnya aja, Geng. Bahkan orang kayak
dia aja bisa semengerikan itu. Selain
terungkapnya sosok Dwi Hartono, publik
juga menyoroti istrinya yang bernama
Andreana Wulandari. Diketahui ya dia ini
sering mendampingi Dwi dalam kegiatan
dan sering terlihat berbagi unggahan di
sosial medianya yang menampilkan gaya
hidup mereka yang mewah. Dan diketahui
kalau Andriana ini juga memiliki usaha
yaitu usaha fashion serta aksesoris
wanita. Dia sering mempromosikannya di
TikTok dan juga platform sosial media
lain. Dan diketahui kalau Andreana itu
memiliki akun Instagram dengan username
Andrea_Fog88.
Dan ketika suaminya ditangkap dan diduga
menjadi otak dari aksi yang mengerikan
ini, akunnya tiba-tiba gak bisa diakses.
Saat ini keberadaan dari Andriana ini
menjadi sorotan dan pertanyaan banyak
orang karena beredar kabar atau isu atau
rumor gitu ya kalau dia diduga kabur
setelah D tertangkap oleh polisi. Dugaan
ini diperkuat dengan adanya pengakuan
dari mantan karyawan serta rekaman CCTV
yang menunjukkan keberadaan Andreana dan
anak-anaknya yang meninggalkan rumah
pada tengah malam sebelum polisi datang
ke sana. Dari kabar yang beredar,
Andreana dan anak-anaknya kabur ke luar
negeri. Dari informasi yang gua dapatkan
di media FT News, kondisi ekonomi
keluarga Dwi disebut sudah memburuk
selama 3 tahun terakhir. Jadi walaupun
dia kaya raya, kelihatannya mentereng
banget, ternyata 3 tahun terakhir itu ya
mereka tuh tersandung masalah ekonomi
lah. Lagi gonjang-ganjing lah masalah
ekonominya. Penangkapan Dwi dan
teman-temannya yang lain juga berujung
dramatis, Geng. Di dalam video yang
beredar di sosial media, para pelaku ini
ya itu menggunakan mobil hitam ketika
berada di Solo, Jawa Tengah. Mereka
mengemudi secara ugal-ugalan untuk
menghindari kejaran dari petugas. Tapi
pada akhirnya mobil tersebut bisa
dihentikan dan Dwi beserta dengan dua
rekannya ditangkap tanpa perlawanan.
Dari penangkapan tersebut polisi
langsung menjaring satu pelaku lain
yaitu berinisial C yang ditangkap di
kawasan PIK, Jakarta Utara. Gila ya.
Enggak main-main loh ditangkapnya di
Pantai Indah Kapuk, daerah orang kaya,
Geng. Jadi ini pelakunya gak orang
sembarangan nih. Si inisial C ini
ditangkap pada hari Minggu sore tanggal
24 Agustus 2025. Nah, si C ini memiliki
nama alias nama panggilan yaitu Ken. Dia
ini ditangkap di rumahnya yang berada di
kawasan pck tersebut. Nah, penangkapan
ini juga terekam di dalam sebuah video
yang beredar di sosial media. Di dalam
video terlihat sejumlah anggota tim
subdit jatan ras di Krimum Polda Metro
Jaya yang mendatangi rumahnya si Ken
ini. Dan polisi kemudian memperlihatkan
dokumen penangkapan terhadap Ken. Dan
penangkapannya ini disaksikan oleh
security komplek tersebut. Ken juga
tidak melakukan perlawanan ketika
ditangkap karena udah ya tahu diri aja
gitu. Di dalam video itu juga terlihat
polisi bersama dengan Ken naik ke lantai
du yang kemudian dilanjutkan dengan
polisi yang melakukan penggeledahan.
Ketika itu tangan Ken tuh udah dalam
kondisi yang terikat kabel tis ya.
Diikat pakai apa ya? pengganti borgol
lah. Nah, lalu polisi menanyakan di mana
dokumen serta berkas-berkas milik Ken
dan Ken menjawab kalau dokumen yang
dimaksud oleh polisi enggak ada karena
dia enggak pernah keluar pakai kertas
atau dokumen. Jadi dia menggunakan
handphone. Dan terungkap juga fakta lain
dari penggeledahan tersebut kalau
ternyata Ken ini sering menggunakan wig
atau rambut palsu. Hal ini diketahui
ketika polisi menanyakan kepada Ken
apakah dia biasa menggunakan wig. Karena
kan kalau dari apa look-nya di video
atau di mana gitu kok beda gitu. Dari
jawabannya Ken, dia menggunakan wig
tersebut karena kepalanya botak bukan
untuk penyamaran. Dan kepada polisi, Ken
juga mengaku kalau dia sempat bertemu
dengan Dwi Hartono di Hotel Fairmont
sekitar sebulan atau 2 bulan yang lalu.
Dan polisi bertanya lagi, pada saat
pertemuan itu apa yang Ken dan Dwi
bicarakan? Namun jawabannya enggak
begitu jelas, Geng. Yang jelas Ken ini
enggak menjawab ee dia ngobrol tentang
apa, ya. dia kurang koperatif gitu dan
dia malah menjawab kalau dia ngobrol
dengan Dwi di the House of UN yaitu
restoran yang ada di sana. Nah, terus
ditanya lagi sama polisi, "Apakah ketika
bertemu dengan doi Ken ini menggunakan
wig?" Ken menjawab kalau dia enggak
pakai wig di saat itu. Jadi enggak ada
ee indikasi kalau dia itu sedang
menyamar.
dari semuanya ya berarti baru 8 orang
tersangka nih geng yang diketahui
inisialnya ya dan baru beberapa orang
aja yang diketahui identitas lengkapnya
dan masih ada tujuh orang yang belum
diungkap secara jelas oleh polisi. Jadi
kita tunggu aja nanti perkembangan
kasusnya. Nah, tapi dari media sosial
gua tuh menemukan adanya e tiga orang
atau berapa orang gitu ya yang wajahnya
udah mulai dipublish dan mereka
terindikasi sebagai anggota militer,
aparat militer negara kita. Nah, kalian
bisa lihat di foto ini. Nah, mereka ini
termasuk ke dalam pelaku. Tapi belum
diketahui ya apakah mereka ini
eksekutornya atau penculiknya. Tapi yang
jelas mereka termasuk ke dalam anggota
pelaku tersebut.
Nah, sekarang kita bakal membahas
tanggapan dari beberapa pihak, termasuk
tanggapan dari pihak UGM. Karena kan
salah satu pelakunya adalah seorang
motivator terkenal dan dia ini adalah ee
mahasiswa S2 di UGM. Kira-kira gimana
tuh tanggapan dari universitas ini?
Jadi, Geng, setelah polisi menangkap Dwi
karena diduga menjadi otak dari aksi
penculikan dan penghilangan nyawa
terhadap Ilham, pihak dari UGM secara
resmi menonaktifkan dia dari seluruh
kegiatan akademis. Penonaktifan ini
didasarkan atas hasil koordinasi
intensif internal serta surat resmi dari
Dekan FEB UGM yaitu Didi Asyari. Dan
penaktifan ini menjadi bentuk dukungan
UGM terhadap proses hukum yang berjalan.
FEB UGM sendiri sudah mengkonfirmasi
kalau DUI merupakan mahasiswa baru
semester 1 program studi Magister
Manajemen. Nah, namun katanya dia ini
kuliah di kampus UGM yang ada di
Jakarta. Dan lalu UGM juga menyatakan
bahwa mereka mendukung seluruh pemangku
kepentingan untuk bekerja sesuai
ketentuan agar kasus ini segera
terungkap dan keadilan bisa terwujud
bagi semua pihak. Kemudian UGM juga
menyampaikan rasa belas sungkawa yang
mendalam atas meninggalnya Ilham
Pradipta. Dan saat ini meskipun polisi
sudah menahan 15 orang yang berhubungan
dengan kasus ini, perihal motifnya masih
belum jelas. Namun, banyak yang menduga
kalau kasus ini dilatar belakangi dengan
ee aktivitas perbankan yang nominal
dananya besar. Bahkan sampai ada isu
yang mengatakan kalau ini berkaitan
dengan pinjaman fiktif sebesar R miliar.
Namun geng menurut Suprapto selaku
sosiolog kriminalitas dari UGM,
penculikan yang dilanjutkan dengan aksi
penghilangan nyawa seperti ini lebih
seperti ada rasa dendam atau sakit hati.
Kecil kemungkinan ya jika kasus ini
berkaitan dengan kredit macet doang.
Misalkan itu yang terjadi ya kemungkinan
yang diculik adalah sang peminjam bukan
banknya. Ada juga yang menyebutkan kalau
motif lainnya ya bisa aja karena masalah
pribadi terkait persaingan percintaan.
bisa jadi. Nah, namun bagi Pak Suprapto
ini adalah dugaan yang lebih kecil lagi
kemungkinannya dibandingkan dengan
masalah perbankan. Terkait alasan pihak
kepolisian yang belum menjelaskan motif
dari kejahatannya, Pak Suprapto
berpendapat kalau hal tersebut terjadi
karena belum lengkapnya keterangan yang
diperoleh dari saksi ataupun tersangka
yang sudah ditangkap. Karena sangat
mungkin ya para pelaku ini sampai saat
ini bungkam gitu. Dan alasan kedua,
mungkin aja karena pengakuan setiap
pelaku masih berbeda-beda dan belum
mengerucut ke satu alasan yang pasti.
Dan alasan terakhir ya, mungkin pihak
kepolisian masih e tahap mengkaji dengan
sangat hati-hati untuk mensinkronkan
keterangan dari para tersangka dengan
informasi yang diperoleh dari para saksi
dan ee barang bukti yang sudah
didapatkan. Lalu ada pendapat lain nih
dari Arthur Josia Simon Runturambi. Dia
ini adalah kriminolog dari Universitas
Indonesia yang bilang kalau karena
kepala cabang bank yang menjadi korban
kemungkinan besar kasus ini melibatkan
atau berhubungan dengan jumlah uang yang
sangat besar. Tapi karena ini melibatkan
kantor cabang pembantu, diperkirakan
jumlah pinjamannya enggak sampai puluhan
miliar kalau menurut beliau. Nah,
berbeda jika pinjamannya dilakukan di
kantor cabang mungkin jumlah pinjamannya
bakal lebih besar. Di sisi lain,
penyelidik ya juga harus menelusuri
aktivitas dari para pelaku penculikan
serta penghilangan nyawa ini. Apakah
mereka merupakan kelompok profesional
atau cuma kelompok depollektor yang
memang aktivitasnya mendekati aksi
kriminalitas. Namun, geng, memang publik
masih percaya kalau motifnya pasti
berhubungan dengan pinjaman uang fiktif.
Dari informasi yang gua dapatkan di
media Caltimpos, Dwi ini merasa sakit
hati karena permohonan kredit fiktif
senilai R miliar itu ditolak oleh Ilham
sebagai kepala bank tersebut. Nah,
karena merasa sakit hati itulah Dwi ini
kemudian menyewa jasa sekelompok orang
yang diduga sebagai dep collektor gitu
ya untuk menculik Ilham. Nah, tapi kita
tunggu aja nih, Geng, pernyataan resmi
dari pihak kepolisian untuk motif
pastinya dari kasus ini itu apa.
Nah, itu dia, Geng, pembahasan kita kali
ini mengenai perkembangan kasus
penculikan kepala Bank BRI cabang
Cempaka Putih. Nah, semoga kasus ini
segera terungkap dan korban mendapatkan
keadilan. Gimana, Geng, menurut kalian
tentang pembahasan ini? Coba tinggalkan
komentar di bawah.
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:16:46 UTC
Categories
Manage