Transcript
_Xkl0Se9yzY • ANAK BOS TOKO ROTI ANlAYA KARYAWAN & MENGAKU KEBAL HUKUM | GEORGE SUGAMA HALIM
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1305__Xkl0Se9yzY.txt
Kind: captions
Language: id
nah bahkan George ini juga sempat
mengatakan ya orang miskin Kayak lu
enggak bakal bisa masukin gua ke penjara
gua kebal hukum nah ini dia Sebutkan di
salah satu video yang viral Nanti gua
bakal tampilin ke kalian
videonya nah di saat itu ada foto yang
beredar di sosial media yang
memperlihatkan George sedang bersama
anggota TNI katanya yang mana Di foto
tersebut George terlihat akrab dengan
para anggota TNI tersebut dan ini
membuat Neti semakin berspekulasi dan
menduga kalau George ini memang punya
beingan yo geng tekan tombol subscribe
geng Halo geng Welcome back to kamar
[Musik]
jeri gengjeng Oke pembahasan kita hari
ini lagi-lagi tentang kasus viral yang
ada di negara kita ya sebuah kasus yang
berhubungan dengan tindak kekerasan lagi
video kali ini semoga menjadi
pembelajaran lah buat kalian ya geng
kemarin kita udah bahas gitu ya sebuah
kasus yang melibatkan tindak kekerasan
akibat orang-orang yang merasa punya
power kali ini juga sama ada orang yang
merasa punya power lebih dari orang lain
ya melihat orang lain lebih rendah dari
dia akhirnya bertindak semena-mena ya
kalian udah lihat sendiri dari judul dan
thumbnail-nya pembahasan kita adalah
tentang seorang anak Juragan Anak Bos
toko roti gitu ya yang bertindak
semena-mena kepada pegawai awainya yang
mana ternyata tindakannya ini sudah dia
lakukan berkali-kali Nah untuk yang
terakhir kali ini tindakannya
benar-benar kelewatan karena menyebabkan
pegawai toko roti tersebut sampai
terluka Nah setelah dicari tahu geng
ternyata Kejadian ini sudah terjadi 2
bulan yang lalu Nah karena ini terjadi
sudah lama ada kabar yang mengatakan
kalau anak ini mengaku kebal hukum kenal
dengan orang-orang penting dan makanya
enggak ditangkap-tangkap Katanya begitu
nah Lalu ada isu lain lagi geng ada yang
mengatakan kalau si pelaku ini ternyata
seorang di disabilitas gitu disabilitas
mental lah kurang lebih ya apa apa ya
sebutannya koreksi gua kalau salah dalam
pengucapan nih Nah akhirnya kasus ini
benar-benar viral dan tersebarlah
informasi bahwa ternyata pegawai-pegawai
di toko roti milik orang tua si pelaku
ini sudah banyak yang ingin resign dari
sana karena sudah tidak kuat menghadapi
perlakuan semena-mena dari anak si
pemilik toko yaitu si pelaku tadi atas
kasus ini banyak netizen yang geram geng
Ya gimana enggak si pelaku masih bisa
berkeliaran bebas dan berkali melakukan
tindakan yang serupa Apakah memang
keluarga dari si pelaku ini punya
backingan yang kuat sampai-sampai dia
enggak kunjung ditangkap juga nah di
video kali ini kita akan bahas dan gua
sudah merangkum secara lengkap untuk
kalian semua mulai dari kronologi sampai
dengan kondisi sebenarnya si anak
pemilik toko ini nah Apakah benar dia
ini anak spesial berkebutuhan khusus dan
Apakah benar keluarganya kebal dari
hukum atau punya beingan nah atau Justru
itu cuma ancaman doang nah karena dia
sempat mengucapkan juga kalimat yang
mengatakan kepada si pegawai toko nih ya
Ya coba aja lapor gitu atas tindakan dia
ini dia bilang orang miskin engak akan
bisa ngelaporin dia nah jadi
kata-katanya Kejam banget sekarang kita
bahas secara lengkap kronologinya
langsung aja di Permisi peristiwa
misteri dari berbagai sisi
[Musik]
di situ dia setiap ada info selalu ke
rumah dan minta duit Mama saya sampai
jual motor jual motor motor satu-satunya
ya
Allah kita langsung masuk ke dalam
kronologi kejadian
jadi geng Kejadian ini baru banget
terjadi dan kejadiannya itu di sebuah
toko roti yang berada di daerah
Penggilingan Cakung Jakarta Timur
tepatnya pada hari Kamis tanggal 17
Oktober tahun 2024 sekitar jam 00 malam
jadi memang kasus ini sudah berjalan 2
bulan yang lalu di hari itu ceritanya
ada seorang perempuan yang bernama Dwi
Ayu darawati yang merupakan seorang
pegawai di toko roti milik orang tua
pelaku nah dia ini sedang bekerja
bersama dua orang teman lainnya dan
kemudian tiba-tiba si anak pemilik toko
roti tersebut diketahui bernama George
sugaman Halim itu datang ke lokasi dan
sesampainya dia di sana si George ini
langsung memesan makanan secara online
Nah jadi dia memesan makanan di toko
lain ceritanya Nah setelah dia memesan
makanan enggak lama kemudian pesanan
tersebut datang nih Nah George di saat
itu meminta salah satu karyawan yaitu di
untuk mengambilkan pesanan makanannya
tersebut untuk dibawakan ke arnya George
atau ruangannya George yang ada di sana
dikatakan kalau George ini menyuruh di
seperti menyuruh asisten rumah tangga
gitu Enggak ada hormat-hormatnya enggak
ada kalimat minta tolong enggak ada apa
ya kayak ya terkesan merendahkan lah
gitu nah padahal Dwi ini sedang
mengerjakan pekerjaannya dia atau
prioritasnya dia sebagai pegawai dari
orang tuanya si George yaitu ya pegawai
toko roti yang mana kerjaan di juga
harus selesai di hari itu juga jadi dia
enggak bisa tuh yang tiba-tiba ucuk-ucuk
disuruh ngambil makanan ngantar ke dalam
kamar itu enggak bisa gitu dan oleh
karena itu Dwi ini menolak secara
baik-baik dia menolak permintaan George
untuk dibawakan makanan tersebut
ternyata geng sebelum kejadian tersebut
Dwi ini sudah membuat perjanjian dengan
adiknya George kalau dia enggak mau lagi
mengantarkan makanan ke kamarnya George
Nah kenapa begitu Kok terkesan kayak Dwi
ini sebelum-sebelumnya udah pernah
ngantarin makanannya George ke kamarnya
tapi kok terkesan kayak ada trauma
sampai ada perjanjian segala nah
ternyata geng dwii ini dulunya memang
pernah mendapatkan perlakuan yang tidak
menyenangkan dari George George ini
pernah melemparkan meja ke arah di tapi
untungnya enggak sampai mengenai tubuh
dy Nah jadi dy di saat itu trauma gitu
buat nganterin makanan ke si George ini
karena menurut dia George ini adalah
orang yang berbahaya temperamental dan
ya kayak mood-nya itu naik turun dan
tidak menghargai orang gitu nah terus
George juga pernah menghina di Dengan
mengatakan babu dan orang miskin Ya
intinya dia benar-benar merendahkan di
serta keluarganya di Nah mungkin kalian
akan bingung ya ya kenapa bisa Dwi ini
bertahan udah digituin gitu Nah karena
mungkin aja ya Dwi ini berpikir yang
berperilaku seperti itu adalah George
aja sementara keluarganya George sendiri
itu mungkin baik kepada dy ya salah
satunya mungkin adiknya George atau
mungkin kedua orang tuanya George yang
merupakan pemilik dari toko roti Ya baik
kepada di Nah mungkin Dwi ini masih bisa
memaklumi gitu salah satu dari anaknya
majikannya ini memang ada kelainan
gitulah nah namun geng ya lama-kelamaan
orang juga enek kali geng ya mendapat
kan perlakuan kayak gitu nah bahkan
George ini juga sempat mengatakan ya
orang miskin Kayak lu enggak bakal bisa
masukin gua ke penjara gua kebal hukum
nah ini dia Sebutkan di salah satu video
yang viral Nanti gua bakal tampilin ke
kalian videonya juga sempat ngomong
eh orang miskin Kayak lu enggak bisa
masukin gua ke penjara gua nih kebal
hukum dia sempat ngomong kayak gitu nah
terus geng karena pernah diperlakukan
seperti itu ya Dwi Ini akhirnya enggak
mau lagi mengantarkan makanan ke George
ditambah lagi mengantarkan makanan itu
bukanlah jobd-nya dia dan Dwi Jadinya
enggak punya keharusan atau kewajiban
untuk melakukan hal tersebut Nah setelah
Dwi ini menolak permintaan George
ternyata George bukannya berinisiatif
untuk mengambil sendiri karena kan itu
makanan dia sendiri nah malah dia di
saat itu menelepon ibunya untuk
mengadukan D yang tidak mau mengambilkan
makanannya dia Lalu ketika George ini
menelepon ibunya Dwi di saat itu
mendengar respon sang ibu yang justru
bukan mendukung George tapi malah
menyuruh George untuk mengambil sendiri
makanannya dengan mengatakan kurang
lebih kayak gini nih kata-katanya eh lu
punya kaki jalanlah sendiri gitu dari
sini kita bisa melihat bukti ya geng
bahwa memang george-nya ini aja yang
aneh keluarganya sendiri tahu gitu
jobd-nya Dwi sebagai karyawan ya bukan
jadi babunya dia atau ngambil-ngambilin
makanannya dia gitu dan dia enggak bisa
segampang dan seenaknya atau semena-mena
nyuruh-nyuruh Dwi kayak gitu bahkan
setelah dia mengadukan itu ke ibunya
ibunya aja Enggak ngebelain
dia nah lalu singkat cerita geng setelah
ibunya mengatakan seperti itu kepada si
jor George ini tetap enggak mau dengar
sama sekali nasihat dari ibunya dan
justru dia masih kekeh meminta Dwi Untuk
mengantarkan makanan tersebut ke
kamarnya Udah kayak raja aja gitu dan
George enggak mau kalau makanan itu
diantar oleh orang lain selain dwii Nah
jadi Udah ada terkesan apa ya
diskriminasi lah gitu ya Dan dia itu
menargetkan di sebagai bulan-bulanan
dari emosinya dia namun di saat itu di
masih bersikukuh menolak permintaannya
George berkali-kali nah lalu dwii yang
terus menolak membuat George akhirnya
marah besar dan George ini melampiaskan
amarahnya dengan melemparkan berbagai
barang ke arah di mulai dari patung batu
kursi meja mesin edisi pembayaran sampai
dengan tempat lakban yang mana tempat
lakban itu katanya terbuat dari semen
Wow Kejam banget geng Nah semua barang
tersebut dilempar oleh george sampai
mengenai tubuh Dwi enggak ada satuun
yang meleset jadi dilempar dari jarak
dekat benar-benar tega banget Padahal
George ini kan laki-laki sudah dewasa ya
Lu lihat aja Badannya sebesar itu gitu
kan lawan dia itu peremp peran dan ya
apa ya karyawan dia sendiri gitu udah
minta-minta ampun sampai nangis-nangis
tetap enggak
digubris nah lalu geng setelah Dwi ini
dilempari barang-barang oleh George
ayahnya George langsung menarik Dwi
untuk menyelamatkan Dwi dan meminta agar
Dwi segera pulang di saat itu nah
ayahnya sendiri udah sadar dia ngelihat
Waduh ee apa ya kayak udah mulai
ngeluarin cairan merah tuh di kepalanya
Dwi dan udah Bonyok lah tuh karyawannya
nah di saat itu saat di udah disuruh
pulang sama ayahnya George ternyata tas
dan handphone di masih tertinggal di
dalam sehingga dia gak langsung pulang
tapi dia kembali lagi ke dalam toko roti
untuk ngambil barang-barangnya dia pas
Dwi masuk lagi ke toko roti amarah
George ternyata masih belum mereda
ketika dia melihat di masuk George
langsung mengamuk lagi dengan
melemparkan kursi ke arah di di di saat
itu berusaha buat menghindar dan dia
merasa terpojok yang membuat dia enggak
bisa ke mana-mana lagi Kejadian bermula
ketika korban yang bernama Dwi Ayu
darawati yang saat itu sedang bekerja
menolak permintaan posisinya pada saat
itu dia berada di ruang yang banyak
ovennya atau mesin pembuat kue nah di
ruangan tersebutlah George masih tetap
melemparkan barang-barang ke arah di dan
berakhir dengan George melemparkan
sebuah loyang yang mengenai tepat di
kepala Dwi dan membuat kepalanya bocor
geng Nah di saat itulah di benar-benar
trauma dan ketakutan setelah Dwi ini
sudah berlumuran cairan merah nih udah
ngocor gitu dari kepalanya barulah dia
bisa kabur dari toko roti tersebut dan
langsung lari menjauh dari sana D
mengaku kalau George ini enggak cuma
sekali dua kali aja geng melakukan
kekerasan terhadap Dwi tapi sudah
berkali-kali kekerasannya tersebut
Enggak cuma dalam bentuk kekerasan fisik
tapi juga kekerasan verbal seperti
merandahkan Dwi ngata-ngatain Dwi dengan
kata-kata yang hina gitu dan benar-benar
enggak pantaslah diterima oleh Dwi
sebagai seorang perempuan gitu nah Dwi
juga bilang sebenarnya kekerasan kayak
gini juga pernah dia alami pada bulan
September yang mana pada saat saat itu
si George ini juga melemparkan tempat
solat si lakban yang mengenai kaki Dwi
dan melemparkan meja juga tapi pas
George melempar meja itu untungnya
enggak langsung mengenai tubuh
Dwi karena perlakuan seperti itulah
sebenarnya Dwi ini udah lama mau keluar
dari pekerjaannya tapi niatnya selalu
tertunda karena perjanjian yang pernah
dia buat dengan adiknya George nah
jadinya dia ter ikat dengan perjanjian
tersebut nah D mengira dengan perjanjian
itu dia jadi enggak perlu berurusan lagi
dengan George dan tetap bisa bekerja di
sana Nah tapi ternyata perjanjian
tersebut tidak bisa membantu dia untuk
terhindar dari perlakuan kasarnya si
George ini Nah jadi di sini kalian bisa
lihat sendiri ya geng George ini tipikal
orang yang seperti apa dan ya
benar-benar tercelalah kelakuannya
hancur banget gua aja enggak habis pikir
ya ada orang kayak gini gitu dan bahkan
seolah-olah orang tuanya ggak bisa
ngontrol dia wah kacau banget
Nah sekarang kita masuk nih geng ke
dalam pembahasan mengenai penyelesaian
dari kasus yang dialami oleh Dwi yang
berujung pada penangkapan si George
ini jadi geng ketika kejadian naas
tersebut dialami oleh di beruntungnya
ada teman kerja di yang merekam kejadian
itu dan dia langsung berinisiatif untuk
memviralkan di sosial media Oleh karena
itu untungnya kasus ini pun langsung
diusut oleh pihak kepolisian Metro
Jakarta Timur setelah viral dalam
keterangan yang disampaikan oleh kapores
Metro Jakarta Timur yang bernama Kombes
ncolas Ari lilipali pihak kepolisian
pada awalnya bersurat kepada George
sebagai terlapor untuk melakukan
pemeriksaan sebab status kasus ini sudah
dinaikkan ke tahap penyidikan nah surat
tersebut diterima oleh orang tua George
namun orang tua George mengatakan kalau
George sedang tidak berada di Jakarta
melainkan sedang berada di luar kota Nah
di saat itu pihak kepolisian yang
mendapatkan informasi tersebut dari
orang tuanya George langsung menurunkan
tim gabungan did Res krimum Polda Metro
Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur pada
hari Senin tanggal 16 desember tahun
2024 dan melakukan penangkapan terhadap
George tepat pada jam
1248 dini hari Nah yang mana anehnya
segala informasi tentang keberadaan
George itu dibocorkan oleh orang tuanya
sendiri nah kok bisa ya Kok bisa nih
orang tuanya membocorkan informasi
anaknya ini yang mana posisi anaknya itu
ya Dikatakan lagi kabur gitu enggak ada
di Jakarta melainkan di saat itu George
ditangkap di Sukabumi Nah nanti gu
ceritakan juga Kenapa orang tuanya
George ini malah membocorkan posisi si
anaknya ini yang mana Di saat itu
anaknya itu bersembunyi di sebuah hotel
yang bernama Hotel anugerah yang ada di
Sukabumi terus geng singkat cerit nih
setelah didatangi oleh pihak kepolisian
George di saat itu sedang bersama
seorang pria geng tapi enggak tahu ya
ini bokapnya kah atau siapa ya tapi
terlihat kayak om-om gitulah Nah pas
digerebek juga si om-omnya lagi enggak
pakai baju gitu nah pada saat ditangkap
George ini tidak melakukan perlawanan
sama sekali Bahkan dia tersenyum ketika
Melihat polisi datang untuk menangkap
dia dari raut wajahnya ketika itu
seperti enggak ada ekspresi takut atau
panik sama sekali apalagi ya terlihat
menyesal itu enggak ada sama sekali Nah
justru dia malah santai banget dan
beberapa kali menggaruk-garuk tangannya
dan dia langsung dibawa oleh Polisi
tanpa diborgol atau diikat tangannya
jadi santai banget nah ini menjadi salah
satu protes masyarakat juga nih kok
ketika penangkapan George ini malah
enggak seb brutal penangkapan
orang-orang lain gitu kok kayaknya eh
santai banget gitu ya dan sampai ada
netizen yang bikin lelucon yang
mengatakan ya mungkin borgolnya enggak
muat kali terus atau ya mungkin ya
orangnya udah jinak kali sampai
begitu-begitulah jadi komen netizen di
saat itu benar-benar ngeceng-cengin Lah
terus geng setelah ditangkap oleh pihak
kepolisian George ini diperiksa geng dan
ada beberapa informasi yang didapatkan
oleh Polisi mengenai alasan kenapa
George ini berada di Sukabumi Pada saat
itu nah ternyata nih ya yang pertama nih
alasan kenapa dia di sana George ini
berada di Sukabumi dikarenakan
keluarganya sempat menerima ancaman di
WhatsApp setelah video yang
memperlihatkan dia menganiaya di viral
di sosial media Nah jadi ada ancaman tuh
buat keluarganya dan ancaman tersebut
datang dari berbagai macam orang yang
salah satunya ada yang mengancam akan
membakar
katanya ada masa yang mau datang Saya
kan kaget jos itu kan sendiri di toko
kalau tiba-tiba ada masa menghakimi kan
namanya Anak siapa sih yang Lela masa
itu e bertindak anarkis gitu loh Wah ini
Kejam banget nih makanya george-nya
diungsikan terlebih dahulu nah ancaman
membakar ini kurang jelas juga detailnya
apakah yang akan dibakar itu George atau
toko rotinya atau justru rumahnya ini
enggak jelas detailnya nah tapi yang
jelas ancaman tersebut muncul gara-gara
videonya George itu mulai viral Nah
karena adanya ancaman tersebut akhirnya
keluarganya memutuskan untuk membawa
George pergi ke Sukabumi agar George ini
selamat Nah tapi di sini Kalian pasti B
bingung Geng kalau memang George ini
pergi ke Sukabumi karena diminta oleh
keluarganya Terus kenapa orang tuanya
malah ngasih tahu ke polisi kalau George
itu ada di Sukabumi dan bahkan secara
spesifik dikasih tahu nama hotelnya lagi
yaitu Hotel Anugerah Sukabumi gitu Nah
bukannya keluarganya malah
menyembunyikan jos harusnya nah ternyata
nih geng ya usut punya usut ada alasan
lain geng yang membuat orang tuanya
membocorkan posisi anaknya ini menurut
orang tuanya ya E mendingan anaknya
ditangkap ketimbang anaknya tuh
dihabisin sama massa gitu makanya ya
enggak apa-apal polisi tahu keberadaan
George lelalu diamankan ketimbang
ditangkap oleh massa yang ada dibakar
beneran gitu kan dan di balik itu semua
ternyata George ini juga berada di
Sukabumi karena sedang menjalani
pengobatan kelainan kejiwaan karena
ternyata George ini mengalami ya
kelainan mental gitu nah jadi menurut
keluarganya geng dia ini sering tantrum
dan sering melampiaskan amarahnya dia
dengan melemparkan barang-barang yang
berada di sekitarnya ya sama dengan apa
yang dia lakukan kepada Dwi nah bahkan
yang lebih parahnya nih geng kabarnya
George ini enggak hanya melakukan
tindakan kekerasan itu terhadap di aja
dia juga melakukannya kepada keluarganya
sendiri dan sering tantrum sampai
melempar barang-barang yang membuat ibu
kandungnya sendiri pernah mengalami
luka-luka karena kelakuannya dia ini nah
adik laki-lakinya juga pernah
mendapatkan perlakuan yang sama jadi
bisa dikatakan Kenapa keluarganya
ngebocorin di mana posisinya George ya
Secara enggak langsung keluarganya juga
udah enek sama nih orang Pengakuan dari
pihak keluarganya ini sampai diunggah
melalui akun Instagram dari toko roti
milik mereka yang sekarang Akun tersebut
sudah di private Gang nah Selain itu di
dalam klarifikasinya juga disebutkan
kalau George ini mengalami
keterbelakangan kecerdasan yang mana hal
tersebut sudah pernah dites sebelumnya
oleh pihak keluarga dan itulah yang
menjadi penyebab mengapa George ini
terlihat enggak bisa mengontrol emosi
dan melampiaskan semuanya dengan brutal
seperti yang dia lakukan terhadap Dwi
dan meskipun George melakukan hal yang
sama kepada orang tuanya tapi orang
tuanya George ini mengaku mereka tidak
pernah melaporkan George kepada polisi
karena ibunya merasa berat hati untuk
melaporkan anak kandungnya sendiri
walaupun keluarganya juga resah dengan
sikapnya
George Ya namanya juga ibu kandung Ya
geng mana tega dia mau bagaimanapun dia
yang melahirkan anaknya tersebut Nah
kasih sayang ibunya enggak bisa
mengalahkan apapun di dunia ini
sekalipun ibunya juga menjadi korban
atas ya sikapnya George terus orang
tuanya George itu menegaskan kalau
George ini tidak memiliki jabatan atau
posisi apapun di toko roti tersebut
serta orang tuanya juga enggak mau
menutup-nutupi kasus ini atau membela
anaknya malah pihak keluarga ingin agar
kasus tersebut bisa diproses dengan
cepat dan di bisa mendapatkan keadilan
Nah jadi keluarganya itu semacam pasrah
gitu geng Ya mau gimana lagi Dwi itu
bukan karyawan yang apa ya E berattitude
kurang baik Enggak dia adalah karyawan
yang baik dan D juga bekerja dengan baik
nah memang george-nya sendiri yang ada
kelainan dan keluarganya bisa memaklumi
gitu dan mereka pun sudah ikhlas dan
pasrah ya biarkan anaknya mendapatkan
ganjaran atas apa yang dia perbuat
nah namun Di balik semua itu ada hal
yang agak bertolak belakang dengan
sikapnya George nih Nah diketahui geor
ini ternyata sering mengunggah
nasihat-nasihat religius di sosial
medianya geng yang mana hal ini sangat
tidak sesuai dengan kelakuannya dia
padahal kita sendiri tahu ya di agama
mana pun enggak dibenarkan untuk berbuat
kasar terhadap orang lain dan oleh
karena itu publik itu sampai mengecam
tindakan George yang tidak sesuai dengan
ajaran agama yang dia publikasikan
sendiri dan kemudian Berdasarkan
informasi dari sebagai sumber George ini
ternyata pernah bekerja sebagai bagian
dari tim marketing Honda dan dia tinggal
bersama orang tuanya di Jakarta Nah ini
agak sedikit aneh nih kalau memang dia
punya kelainan mental kelainan kejiwaan
gitu kok bisa dia pernah jadi tim
marketingnya Honda Apakah penyakit
kejiwaannya dia ini datang belakangan
kalau dilihat dari beberapa dokumentasi
juga ya ya George ini udah cukup dewasa
geng ada sebuah dokumentasi yang diambil
tanggal 29 November tahun 2023 yang mana
George di saat itu pernah merayakan
ulang t tahunnya yang ke-34 tahun di Ris
cton Mega Kuningan yang artinya dia udah
cukup berumur kemudian keluarga George
ini enggak cuma memiliki toko roti di
Cakung aja tapi juga mereka punya cabang
lain di wilayah Kelapa Gading Jakarta
Utara bisa dikatakan keluarga mereka
berkecukupan terus geng setelah George
ditangkap di dalam Konferensi pers
George ini sempat ditanya oleh combes
ncolas Ari lilipali mengenai alasan
kenapa dia melemparkan barang-barang
terhadap si di nah George di saat itu
menjawab kalau dia khilaf pada saat itu
nah kemudian Kombes Nicolas juga
bertanya lagi apakah George menyesali
perbuatannya tersebut Tapi George sama
sekali gak menjawab dan dia hanya
menganggukan kepala ya kamu merasa
menyesal nah terus ditanya lagi nih
Kenapa George meminta dui Untuk
mengantarkan makanannya ke kamar ya
Bukankah itu bisa menimbulkan pertanyaan
yang aneh-aneh gitu kan Nah tapi di saat
itu George menolak untuk menjawab
pertanyaan tersebut dengan mengatakan No
komen kenapa enggak mau komen Oh enggak
mau komen nah lalu perihal informasi
dari pihak keluarga kalau George ini
memiliki kelainan mental pihak
kepolisian akan melakukan tes psikologi
terhadap George untuk bisa mengetahui
hal tersebut dan pihak kepolisian enggan
berbicara lebih lanjut mengenai kondisi
mentalnya George karena yang menentukan
e kondisi mentalnya George itu bukanlah
ranah polisi melainkan ini harus ada Tim
Ahli sehingga polisi baru bisa
memberikan informasi lebih lanjut
mengenai hal tersebut setelah adanya
diagnosis dari tim ahli dan atas perbuat
anya George ini George kemungkinan bakal
dikenakan pasal 351 KUHP tentang
penganiayaan dengan ancaman pidana
penjara selama 5 tahun kasusnya George
ini sebenarnya ya sangat menghebohkan
gitu ya kasus ini kan udah terjadi di
bulan Oktober tapi George ini baru
ditangkap kemarin Dan ini menjadi
pertanyaan bagi banyak orang Kenapa bisa
selama itu penangkapannya apakah George
ini benar kebal hukum seperti yang
dikatakan kepada Dwi Nah sekarang kita
masuk nih ke dalam pembahasan mengenai
alasan kenapa George baru ditangkap dan
Apakah benar dia kebal huk
hukum jadi setelah kasus ini viral di
media sosial di kemudian dipanggil untuk
menghadiri pertemuan bersama dengan
anggota DPR Komisi 3 di hari Selasa
tanggal 17 Desember tahun 2024 Nah si
korban ini dihadirkan di sana dan
diajukan beberapa pertanyaan di dalam
setiap pertanyaan salah satunya Dwi ini
diberikan pertanyaan terkait kejadian
penganiayaan yang dialami oleh dia dan
dwii langsung menceritakan apa yang dia
lakukan setelah mendapatkan perlakuan
kasar dari George di bilang kalau
setelah kejadian tersebut dia langsung
melapor ke kantor polisi di Rawamangun
yaitu Polsek Pulau Gadung namun pada
saat itu dia merasa Polsek Pulau Gadung
tidak memproses atau tidak bisa
memproses laporan Dwi karena tempat
kejadian atau tkp-nya itu berada di
wilayah Cakung katanya itu langsung ng
lapor ke Polsek Cakung ke Polsek Cakung
Mangun duluangun Iya tapi di situ emang
enggak bisa nanganin karena Oke
kejadiannya di Cakung akhirnya di uk ke
Cakung Nah akhirnya dwii memutuskan
untuk ke Polsek Cakung Sesampainya di
sana Dwi menjelaskan nih mengenai apa
yang terjadi kepada dia hanya saja pihak
kepolisian dan Polsek Cakung juga enggak
bisa menangani kasus tersebut dan
mengarahkan agar di untuk melaporkan
kejadian ini ke Polres Metro Jakarta
Timur nah jadi di saat itu Dwi ini
sempat dioper-oper dengan istilah lain
tuh dipimpong lah gitu lapor ke sana
lapor ke sana lapor ke sana Wah kasihan
banget nah hal ini juga dikonfirmasi
oleh Arif bicaksono selaku ketua harian
kapolnas Beliau mengatakan kalau memang
Dwi ini sempat mendatangi dua Polsek
untuk melaporkan kejadian ini dan
diarahkan untuk melapor ke Polres Metro
Jakarta Timur dan menurut Arif
diarahkannya Dwi ke poles Metro Jakarta
Timur karena di sana ada unit
perlindungan perempuan dan anak atau PPA
Nah jadi Bukan Tanpa Alasan nih dia
terus terusan di oper tapi karena memang
di poles Metro Jakarta Timur unitnya ada
dan di sana adalah tempat yang tepat
untuk melapor Kejadian
ini terus geng setelah mendapatkan
laporan tersebut poes Jakarta Timur
langsung Menindaklanjuti laporan ini di
tanggal 18 Oktober dan Dwi juga langsung
dibawa ke rumah sakit pori Keramat Jati
untuk melakukan visum setelah itu pihak
florres Metro segera melakukan
pengumpulan bukti baik dari keterangan
saksi maupun barang bukti untuk bisa
melakukan penyelidikan nah tapi kenapa
hal ini sampai membutuhkan waktu selama
2 bulan apakah benar perkataan dari
George kepada dy kalau dia Ini enggak
bisa dipenjara yang menandakan kalau dia
itu kebal hukum bahkan ada yang menduga
kalau kasus ini baru ditangani ketika
sudah viral nah tapi tunggu dulu nih
geng kita enggak boleh suuzone sama
pihak kepolisian ya nanti gua juga bakal
berbagi pengalaman sama kalian ya
Berbagi informasi tentang kejadian yang
hampir mirip dan serupa kayak gini yang
mana Gue juga butuh bantuan kalian untuk
memviralkan kasus ini tapi nanti gua
ceritain di belakang ya Dan ini ya
prosesnya persis berjalan seperti yang
dialami oleh Dwi ini nanti gua ceritain
di belakang Oke kita lanjutkan lagi nah
di saat itu ada foto yang beredar di
sosial media yang memperlihatkan George
sedang bersama anggota TNI katanya nya
yang mana Di foto tersebut George
terlihat akrab dengan para anggota TNI
tersebut dan ini membuat netizen semakin
berspekulasi dan menduga kalau George
ini memang punya beingan dan eh apa ya
anggapan dia kebal hukum itu bisa jadi
benar gitu tapi ini anggapannya netizen
atas dasar ya terka-terkaan dari apa ya
fotonya George bersama anggota TNI itu
doang gitu terus ditambah dengan
kasusnya George ini yang dia itu lama
banget ditangkap itu membuat orang-orang
semakin percaya kalau dia punya beingan
nah tapi Polres Metro Jakarta Timur
menegaskan kalau George ini sebenarnya
tidak kebal hukum geng buktinya George
sudah ditangkap dan kasus ini sudah naik
ke tahap
penyidikan dan lamanya penangkapan ini
disebut-sebut disebabkan karena pihak
kepolisian mengalami kendala karena
saksi-saksi yang dimintai keterangan
oleh pihak kepolisian adalah pegawai
toko roti milik keluarganya George yang
mana mereka semua merasa takut ketika
memberikan kesaksian ya mungkin takut
dipecat atau takut akan mendapatkan
perlakuan dasar oleh George sehingga
mereka enggak ada yang mau berkata jujur
mengenai apa yang sebenarnya terjadi
kepada di pada saat itu nah namun
perihal mengenai kedekatan George dengan
anggota TNI pihak kepolisian tidak bisa
memberikan komentar sebab polisi ya
ingin mengetahui informasi tersebut
melalui pemeriksaan dengan di yang
dilakukan pada hari Senin tanggal 16
desember kemarin namun Dwi tidak
memenuhi panggilan tersebut ya mungkin
karena dnya e takut kali Nah atau dia ya
sedang sakit atau berhalangan nah polisi
juga sudah berusaha menghubungi dwiwi
tetapi Dwi tidak kunjung datang karena
belum mendapatkan informasi dari Dwi
inilah polisi mengatakan belum bisa
memberikan kesimpulan mengenai hal
tersebut dan kemudian Kombes Nikolas Ari
lilipali juga mengatakan pada saat
pemeriksaan awal di itu tidak memberikan
video yang memperlihatkan ketika
penganiayaan tersebut terjadi polisi
baru mengetahui kalau adanya video ini
gara-gara sesudah viral di sosial media
dan justru polisi menanyakan Kenapa
video tersebut tidak diberikan pada saat
pemeriksaan dan oleh karena itu laporan
Dwi ini dianggap sebagai lapor pidana
umum biasa bukan kasus yang sedang viral
dan untuk pidana umum biasa polisi
melakukan langkah-langkah sesuai dengan
yang diatur di dalam sop dan dikarenakan
tidak memiliki videonya polisi tidak
bisa langsung menangkap George tanpa
menyelidiki terlebih dahulu karena di
Indonesia memiliki ases praduga tidak
bersalah sehingga enggak bisa tiba-tiba
menangkap George begitu aja Nah jadi
karena itu geng makanya prosesnya agak
sedikit lama kemudian di dalam pertemuan
antara Dwi dengan Komisi 3 DPR D juga
bercerita kalau dia pernah dikirimi
pengacara dari keluarganya George geng
Nah pada awalnya di mengatakan kalau dia
itu enggak tahu kalau pengacara tersebut
dikirimkan oleh keluarga George karena
pengacaranya itu mengatakan kalau dia
berasal dari LBH dia baru mengetahui
kalau pengacara tersebut dikirimkan oleh
keluarga George setelah mereka bertemu
di pores karena ingin melakukan BAP
setelah pengacaranya yang memberitahu
Dwi setelah mengetahui hal tersebut Dwi
memutuskan untuk mengganti pengacaranya
Ya iyalah karena kan kalau kayak gitu
kan sama aja kayak pengacara titipan
gitu geng Nah ini kejadiannya persis B
banget nih sama kejadian yang bakal gua
ceritain nanti karena Ini pengalaman
pribadi Oke kita lanjutkan lagi di saat
itu ketika di mengganti pengacaranya
malah dia semakin parah bukannya
mendapatkan bantuan dari pengacara
pengganti justru pengacaranya Ini enggak
kunjung menangani kasus di Padahal di
sudah membayar untuk jasa dari pengacara
tersebut Setiap ditanya oleh di mengenai
perkembangan dari kasusnya pengacara
kedua ini selalu bilang sedang diproses
sedang diproses gitu-gitu doang dan di
mengaku setiap ada info mengenai
perkembangan kasusnya dia si pengacara
ini selalu datang ke rumah Dwi dan minta
duit nah sampai-sampai ibunya dwii ini
terpaksa menjual sepeda motornya hanya
untuk bisa membayar si pengacara dan
agar kasus ini bisa segera terselesaikan
padahal motor tersebut adalah motor
satu-satunya di keluarga mereka Nah
setelah ibunya menjual Motor
pengacaranya juga enggak bisa dihubungi
sama sekali oleh Dwi sampai pada
akhirnya D ini dihubungi oleh Pak
Zainudin yang kemudian menjadi pengacara
baru Dwi yang bertanggung jawab untuk
mengawal kasusnya Dwi ini kacau banget
ya pengacaranya ya ya kalian harus
hati-hatilah sama oknum yang kayak gini
Geng eh penipu berkedok pengacara gitu e
akhirnya Mama saya ganti pengacara e di
situ pengacara ee yang keduanya kalau
saya tanya tentang gimana kelanjutannya
dia selalu Jawab eh sedang diproses
sedang diproses di situ dia setiap ada
info selalu ke rumah dan minta duit nah
lalu geng di kesempatan lain d ini juga
bercerita Setelah dia mendapatkan
penganiayaan oleh George Dia memutuskan
untuk keluar dari pekerjaannya sebagai
pegawai toko roti milik keluarganya
George pada bulan Oktober kemarin Nah
tapi di mengatakan sampai sekarang dia
masih belum bisa menerima gajinya yang
mana itu merupakan haknya dia namun Dwi
mengaku kalau dia diminta oleh bosnya
untuk datang ke Toko Roti tersebut kalau
memang mau diberikan gaji namun di
menolak karena takut bertemu dengan
George dan kejadian serupa bisa terulang
lagi nah Oleh karena itu di meminta agar
gajinya segera ditransferkan aja ke
rekeningnya dia hanya saja bosnya di
saat itu menolak nah perihal gaji yang
belum dibayarkan ini bukan cuma dialami
oleh di ternyata ada tiga pegawai lain
yang juga belum mendapatkan gaji setelah
keluar dari pekerjaan mereka dari toko
roti tersebut Nah karena kasus
penganiayaan yang dilakukan oleh George
ini toko roti milik keluarganya itu
menjadi sangat sepi pembeli dan bahkan
banyak pegawai yang akhirnya memutuskan
untuk resign atau keluar dari sana toko
roti tersebut juga sempat didatangi oleh
anggota dari federasi Serikat Pekerja
metal Indonesia atau
fspmi sebagai aksi protes mereka
terhadap apa yang dialami oleh di nah
anggota dari federasi tersebut juga
mengingatkan kepada warga sekitar toko
roti tersebut untuk membela hak-hak para
pekerja nah namun menurut keterangan
salah satu pegawai yang masih bertahan
di sana kabarnya sih ya walaupun
Kejadian ini cukup viral pembeli roti di
toko tersebut masih ada dan ya tergolong
masih stabil Ya tapi kalau dari
Kelihatannya sih kayaknya sepi gitu
geng Nah itu dia geng pembahasan kita
hari ini mengenai penganiayaan yang
dilakukan oleh George yaitu seorang anak
pemilik toko roti di Cakung Jakarta
Timur yang mana Ini benar-benar miris
banget sekarang gua pengin inengin masuk
nih untuk cerita singkat persoalan yang
mirip banget dengan kasusnya George Ini
yang mana Ini gua saksikan sendiri bukan
pengalaman pribadi tapi gua ikut
mengawal kasus ini kasusnya itu mirip
banget dengan kasusnya George yang mana
Ini melibatkan antara Bos dengan
karyawan Nah sekarang kita coba bahas
nih ya tentang kasusnya
Tanjung Nah untuk kasusnya Tanjung ini
mungkin gua bahasnya secara singkat aja
nih geng ya karena kalau untuk versi
panjangnya mungkin e kita bisa bahas di
episode lain nanti kalau memang kalian
tertarik untuk gua Ceritakan tentang
kasus ini jadi kasus ini itu sempat gua
viralkan di Instagram gua nih kasusnya
nah kalian bisa lihat ya Ada foto ya
seorang pria yang Bonyok Ya itu namanya
Tanjung dia ini adalah seorang perantau
dari Padang Sumatera Barat yang bekerja
di salah satu toko nama tokonya itu
adalah Gods speed lab namanya nah
tokonya ini beralamatkan di Ceger
Tangerang Selatan nah di dalam kejadian
ini kabarnya si Tanjung ini mengalami
penganiayaan yang dilakukan oleh
atasannya sendiri alias owner dari toko
tersebut nah kebetulan Tanjung ini
pekerjaannya adalah favorista atau
penjaga tokoh tersebut Nah dari
kronologinya diceritakan kalau Tanjung
ini dituduh mencuri oleh bosnya walaupun
di saat itu bosnya belum bisa
membuktikan kalau Tanjung ini
benar-benar mencuri nah tapi secara
membabi buta bosnya ini menghajar
Tanjung habis-habisan termasuk dengan
salah satu teman ya lagi yang juga ikut
dihajar oleh bosnya ini Nah masih
menurut cerita Tanjung nih geng ketika
dia dihajar oleh bosnya ini dia sempat
mengalami beberapa tindakan yang menurut
gua nih ini cukup kejam lah dan tidak
apa ya tidak manusiawi gitu nah jadi si
Bosnya ini berinisial en pria bertato
yang profesinya selain owner toko dia
ini adalah seorang influencer juga dan
seorang rapper gitu nah dia ketika
melakukan aksi penganiayaan terhadap
Tanjung ini dia sempat memberikan si
Tanjung ini gaji jadi entah gimana
ceritanya ya Pokoknya dia sempat
memberikan gaji kepada si Tanjung itu
Terus gajinya diminta Kembali jadi
istilahnya tuh kayak dikasih sebentar
terus diminta lagi sini gaji lu gua
minta lagi di saat itu juga si Tanjung
ini memberikan kembali gajinya tersebut
kepada si Bosnya dan gajinya itu
ternyata dibelikan minuman alkohol nah
minuman alkohol tadi langsung dicekoki
ke si Tanjung bahkan sampai disiram ke
si Tanjung ini juga Nah setelah itu di
dalam kondisi jung yang sudah dipukuli
terus dicokoki minuman keras lalu
dipukul sekali lagi atau dikeroyok
beramai-ramai oleh du sampai tiga
temannya yang lain dan semua aksinya ini
terekam jelas di CCTV toko
tetangga nah di saat itu tanjung ini
dipaksa untuk mengaku sudah melakukan
penggelapan atau pencurian di toko
tersebut dan bahkan di dalam video ini
kalian bisa lihat langsung nah di situ
Tanjung sudah dalam kondisi yang yang
babak belur dan diminta untuk mengakui
itu semua dan bahkan bosnya ini kabarnya
sempat membawa Tanjung ke sebuah tempat
kosong yang menurut keterangan Tanjung
itu semacam gudang dan dia sempat
dimasukkan ke sana Jadi sudah seperti
ada indikasi penculikan gitu geng Nah
namun setelah itu barulah Tanjung
dibebaskan oleh si Bosnya ini sampai
akhirnya Tanjung pun melaporkan kejadian
tersebut di awal-awal Tanjung melaporkan
kejadian ini ternyata dia itu at
didatangi oleh seorang pengacara nah
pengacaranya ini tidak menangani
kasusnya Tanjung dengan baik geng Nah
sampai akhirnya kasusnya itu benar-benar
ya amburadul lah tidak berjalan sama
seperti yang dialami oleh di berjalan
sampai 2 bulan lamanya mulai dari akhir
Agustus sampai September itu enggak
jelas prosesnya nah sampai pada akhirnya
Tanjung ini menghubungi tim kamar Jerry
untuk minta dibantu menyelesaikan
kasusnya ini nah di saat itulah kita
mencoba untuk membantu kasusnya Tanjung
dengan cara memviralkannya di Instagram
ternyata kas ini mendapatkan atensi yang
cukup banyak dari teman-teman semua yang
mungkin ya teman-teman di YouTube atau
penonton kamar jari di YouTube belum
tahu tentang kasus ini tapi bagi
followers gua yang ada di Instagram udah
pasti tahu tentang kasus ini nah sampai
saat ini kasus Tanjung masih berlanjut
masih berjalan siap kawal Pokoknya
sampai sampai lu mendapatkan keadilan
Oke dan si ownernya yang merupakan
pelaku di dalam kasus ini sampai
sekarang sih kabarnya belum ditangkap
karena masih di dalam proses Nah makanya
geng gua sangat memaklum Lumi Kenapa
kasusnya di dengan George ini berjalan
cukup lama yang mana ketika gua
mengikuti proses kasusnya Tanjung ini
memang banyak sekali proses prosedur
yang harus dipenuhi oleh pihak
kepolisian sampai bisa menetapkan si
pelaku menjadi tersangka padahal ya
kasusnya Tanjung ini cctv-nya ada
visum-nya juga ada saksinya juga lengkap
tapi tetap aja prosesnya begitu panjang
dan itu memang sudah menjadi peraturan
dari negara kita jadi bukan
semerta-merta karena pihak kepolisian
lalai dalam melaksanakan tugas karena
memang ada tahap-tahapnya geng dan gua
sendiri yang sudah mengalami Maksudnya
tuh sudah melihat langsung prosesnya si
Tanjung ini jadi bisa memaklumi Kenapa
kasusnya Dwi ini bisa berjalan lama
apalagi ada indikasi dikatakan oleh
pihak kepolisian Dwi sempat tidak
menghadiri panggilan beberapa kali Nah
jadi gimana tuh geng Menurut kalian
apakah ada kesamaan antara kasus Tanjung
dan kasusnya di kalau memang iya coba
tinggalkan komentar di bawah dan kalau
kalian mau gua membahas versi panjang
dari Tanjung kita akan bahas atau
sekalian aja kita hadirkan si tanjungnya
nih ya kita podcast bareng si Tanjung
untuk dia bisa menceritakan cerita yang
sebenarnya tentang apa yang dia alami
kalau kalian setuju tinggalkan komentar
di bawah