KONTROVERSI PON 2024 ACEH-SUMUT BIKIN MALU ? BEGINI FAKTANYA !
aBsXzoQOEPI • 2024-09-17
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
itulah Medan makanya kami yang warga
Medan pun kaget kenapa Pon diadakan di
Medan kat ya Buset warga Medan aja kayak
gak percaya Pon sudah siap untuk
diadakan di Medan gitu atau Medan sudah
siap untuk menyambut Pon gitu Jadi gak
percaya warga Medan venu cabang olahraga
voli indoor yang berada di komplek
Stadion Sport Center di Kecamatan Batang
Kuis dari Serdang Sumatera Utara tampak
masih porak poranda
yo geng tekan tombol subscribe
geng Halo geng Welcome back to kamar
[Musik]
Jerry geng geng setelah selesai dari
ajang olimpiade Indonesia juga melakukan
ajang Olimpiade nasionalnya nih geng
yaitu Pekan Olahraga Nasional alias SP
yang diselenggarakan di Aceh dan
Sumatera Utara atau Sumut
[Musik]
dunia nah ajang olahraga terbesar di
Indonesia yang satu ini bukannya menjadi
salah satu ajang yang dibangga-banggakan
oleh orang Indonesia sekarang tapi
justru menuai banyak kontroversi karena
ternyata ee apa ya Banyak hal lah yang
menjadi kritikan-kritikan mulai dari
kritikan ringan sampai yang benar-benar
berat atau pedas banget akibat dari ee
banyak hal yang membuat kita tuh
geleng-geleng Kepala gitu geng mulai
dari fasilitasnya terutama yang ada di
di Sumatera Utara gitu yang bisa
dikatakan enggak memadai untuk bisa
bertanding dan juga
kecurangan-kecurangan yang nantinya
bakal kita bahas juga di dalam video
kali ini untuk pembahasan ini gua perlu
disclaimer dulu ini bukan ee hasil dari
investigasi gua sendiri tapi di sini gua
merangkum banyaknya e video-video di
media sosial yang bersilweran yang
memperlihatkan betapa bobroknya
fasilitas dan jalannya acara dari PON
Aceh Sumut ini nah tapi yang jadi
pertanyaannya apakah ini semua murni
kesalahan Dar dari pemerintah atau
justru kesalahan dari penyelenggara
acara atau mungkin kesalahan dari
culture yang merupakan kebiasaan buruk
ini tidak berhubungan dengan budaya ya
tapi kayak habit lah gitu habit dari
daerah yang menyelenggarakan acara ini
yang pada akhirnya itu terbawaah-bawah
ketika acara ini diselenggarakan di
daerah sana Nah nanti kita bakal bahas
nih mengenai apa saja yang terjadi di
Pon Aceh Sumut kali ini yang benar-benar
menuai kontroversi kita langsung aja
bahas secara lengkap di sisi lain
[Musik]
Oke untuk pembahasan pertama kita
langsung masuk ke dalam pembahasan
bobroknya fasilitas Pon Aceh
Sumut jadi geng sedikit informasi Pon
ini adalah ajang Olahraga Nasional yang
diadakan di Indonesia setiap 4 tahun
sekali Dan di saat Pon ini berlangsung
setiap wilayah yang ada di Indonesia itu
akan mengirimkan perwakilan mereka untuk
berkompetisi di dalam ajang Pon tersebut
dan ajang olahraga ini sudah
diselenggarakan sejak tahun 1948 jadi
Kurang lebih 3 tahun setelah Indonesia
merdeka dan belum diadakan di Aceh dan
juga Sumatera Utara Pon ini sudah
diadakan terlebih dahulu atau pernah
diadakan di Papua terus Jawa Barat terus
Riau dan daerah-daerah
lainnya Dan setelah diadakan di Aceh dan
Sumatera Utara nanti Pon rencananya
bakal dilaksanakan di NTB dan juga NTT
pada tahun 2028 nanti jadi 4 tahun ke
depan untuk sekarang di mana Pon
diadakan yaitu di Aceh dan juga Sumatera
Utara dikatakan menjadi PON pertama yang
memiliki dua tuan rumah atau tuan rumah
bersama dan pembukaan Pon tahun ini itu
dilakukan di Aceh pada tanggal 8
September tahun 2024 dan bakal
berlangsung mulai dari tanggal 9 sampai
dengan 20 September tahun
2024 secara nyaman dapat bertanding
secjarah baik di Aceh Darussalam seperti
seharusnya ajang olahraga pada umumnya
nih geng ya fasilitasnya kan harusnya
itu memadai Apalagi kita akan melihat
atau menonton para atlet-atlet terbaik
dari banyak daerah yang akan berkumpul
di Aceh dan Sumut bukan cuma buat para
atlet yang bertahanding geng tapi juga
untuk para penonton atau suporter yang
bakal datang ikut memeriahkan acara
tersebut Nah itu harus dipertimbangkan
banget juga supaya acaranya meriah dan
sukses tapi masalahnya nih geng PON yang
diadakan sekarang itu dikatakan nih ya
Dan ini berbukti gitu sesuai dengan
video yang banyak berseleweran di sosial
media itu ya terlihat kacau balau
terkhususnya untuk fasilitas yang ada di
daerah Sumatera Utara Nah jadi ada salah
satu video yang ramai banget di tiktok
dan sempat lewat di e fyp gua nih geng
di mana Di video tersebut memperlihatkan
kondisi ketika para atlet voli ingin
memasuki Gelanggang Olahraga Remaja atau
GOR yang bernama GOR Sumut Sport Center
yang mana lokasinya itu berada di desa
Sena Kabupaten Deli Serdang dan di
sanalah nantinya para atlet bakal
bertanding nah kalian bisa lihat sendiri
nih geng dari video tersebut para atlet
itu harus melewati papan-papan yang
dipasang di tengah-tengah kubangan area
tersebut enggak di aspal sama sekali
jadi masih berupa tanah-tanah yang mana
Kalau hujan otoma tanahnya bakal berubah
menjadi lumpur Jadi udah kayak ke sawah
gitu geng Ya Tuhan Ya
Tuhan di sekitar sana itu masih ada
tanaman jagung yang tinggi jadi
kelihatan seperti enggak dirawat oleh
pihak penyelenggara Jadi benar-benar
terlihat kayak bekas perkebunan gitu
geng ya Kacau bangetlah e untuk acara
semeriah ini bisa-bisanya ya lokasinya
seperti itu Apakah si pemerintah
lokalnya atau pemerintah daerahnya
enggak mikir gitu bahwa ini bakal
terekspos gitu kan Terus geng ada lagi
nih video yang lain yang memperlihatkan
kalau memang Stadion tersebut ternyata
pembangunannya belum rampung belum
selesai bahkan masih ada mesin
konstruksi di sekitar Stadion
[Musik]
tersebut Nah jadi bisa dibayangkan ya
geng sebelum mereka bertanding para
atlet ini kayak ya harus melewati
rintangan dulu udah kayak main Ninja
Warrior gitu dan ini terlihat
benar-benar bikin miris nah terus geng
gue juga menemukan sebuah informasi nih
yang datang dari media berita Kompas
dikatakan kalau kondisi yang kurang baik
ini enggak cuma ditemukan di luar GOR
aja tapi juga di dalam gornya hal ini
disampaikan oleh tim voli asal Jakarta
yang mengeluhkan kondisi kamar mandi
yang kotor dan kurangnya air bersih
ketika mereka sampai di GOR tersebut
belum lagi kondisi lapangannya yang
licin yang mana itu sangat membahayakan
keselamatan bagi para pemain karena
rawan ke pleset ya bisa-bisa nanti
kepala mereka terbentur ke lantai dan
itu parah banget Nah itu ada adalah
salah satu hal atau salah satu
kekecewaan para atlet ketika ikut
berpartisipasi di dalam Pon Aceh Sumut
jadi pemain volinya ketika sampai di
lapangan untuk bertanding ternyata
menemukan banyak hal yang enggak layak
di sana lalu kemudian geng untuk di Aceh
ternyata juga mengalami hal serupa di
mana pada saat pertandingan untuk cabang
olahraga sepak bola antara Papua dengan
Riau di stadion blangpase Sigli itu
sempat terhenti sampai 80 menit
gara-gara lapangannya ketika hujan itu
tergenang air udah kayak kolam gitu jadi
enggak bisa bertanding grup C pada Pon
21 tahun 2024 Aceh Sumut sempat diguyur
hujan lebat tergenangnya Air ini diduga
karena saluran pembuangan air yang
enggak berfungsi dengan baik jadinya
airnya bergenang di sana aja dan oleh
karena itu petugas itu sampai
menggunakan pompa air biar bisa menyedot
semua air yang tergenang di
tengah-tengah lapangan lalu membuangnya
ke tempat lain setelah memastikan sudah
enggak ada lagi air yang mengenang
barulah pertandingan itu kembali
dilanjutkan
Jujur ya gua malu banget sih ya kalau
ditanya sebagai ee apa rakyat Indonesia
malu apa enggak malu apalagi gua
keturunan Aceh gitu ya mendengar ya
cerita kayak gini Kayak Aduh kok bisa
sih kita kan yang enggak terlibat gitu
ya Kita kan cuma masyarakat yang enggak
terlibat ini semua kan hasil kinerja
pemerintah dengan panitia dengan
vendor-vendornya tapi yang nanggung malu
malah se Provinsi gitu loh geng Oke
sekarang kita masuk ke pembahasan yang
kedua nih Yaitu konsumsi ditemukan
konsumsi yang tidak layak untuk para
atlet ketika mengikuti Aceh
[Musik]
Sumut jadi enggak cuma dari segi
infrastruktur doang geng berbicara
tentang hal-hal yang tidak memadai di
Acara Pon kali ini ada juga yang
mengeluhkan mengenai makanan untuk para
atlet yang datangnya telat geng keluhan
ini sempat disuarakan oleh Komite
Olahraga Nasional Indonesia yang
disingkat dengan Koni dari Kalimantan
Tengah dengan mengirimkan surat protes
kepada panitia Pon 2024 karena konsumsi
yang sering sekali telat datang ya
kebayang ya atlet gitu mereka
konsumsinya harusnya dijaga makan harus
tepat waktu enggak boleh telat gitu
namanya juga atlet gitu kan dan yang
sering mengalami keterlambatan pemberian
konsumsi ini selalu berasal dari cabang
olahraga panahan dan juga panjat tebing
Kebayang aja tuh geng ya orang panjat
tebing tiba-tiba lagi lapar bisa jatuh
Ya kan bisa-bisa langsung ambruk gitu
sampai ke lantai nah ini benar-benar
berbahaya menurut Mikel Agusta selaku
koordinator wilayah Aceh sekretariat
Kontingen Kalimantan Tengah yang berada
di Banda Aceh itu baru bisa mendapatkan
makan malam pada hari Sabtu tanggal 7
September tahun 2024 itu tepatnya pada
jam 10.30 malam yang mana seharusnya di
jam tersebut para atlet sudah seharusnya
istirahat atau tidur tapi justru jam
segitu baru disuruh makan atau diberikan
makan lalu geng ketika paginya sarapan
untuk para atlet ini juga datang
terlambat karena sarapan baru diberikan
pada jam 9.50 pagi kacau Enggak tuh hal
ini menyebabkan persiapan bagi para
atlet Kalimantan Tengah ini menjadi
terganggu karena jadwal pemberian
konsumsi yang tidak on time kepada para
atlet oleh
panitianya nah terus Selain itu ada juga
video yang viral di tiktok yang
memperlihatkan menu makanan bagi para
atlet ini Sumpah malu-maluin banget
Inilah makanan hari-hari Pon Aceh nih
atlet disuruh makan gua gak tahu ini
video asli atau ada memang orang iseng
yang pengen bikin fitnah tapi yang jelas
di salah satu video yang sempat viral
ini kalian bisa lihat sendiri menunya
itu cuma nasi satu tempe dan satu telur
balado yang Bahkan cabenya aja dikit
bangetu Makan Gimana atlet Buset terus
ada satu potong ayam sayurannya dikit
banget dan yang lucunya adalah gua nemu
satu video yang lain lagi ketika
diunboxing isi dari boxnake yang
dibagikan pada saat Pon 2024 ini isinya
itu ada roti sama santan
[Musik]
cair Wah gila dikata kelapa kalau
diperas jadi jus kelapa kali ya
benar-benar santan literally santan gitu
geng Wah lu tahu kan santan yang
bungkusannya kayak es potong zaman dulu
tuh ya gua sebut merek aja ya ya santan
Kara tahu kan yang di Indomaret gitu nah
itu yang dikasih buat atlet dan gua
enggak ngerti nih maksud dari si
panitianya ngasih santan ini buat apa
apa Mungkin ini hanya video prank atau
video orang yang ngefitnah atau gimana
Tapi ini terjadi di Pon terlepas ini
belum tentu benar Tapi menurut gua ini
kacau banget kalau sampai ada yang
ngerjain kayak gitu dan gua masih
berpikir gitu buat apa santennya apa
dituangin ke roti kan itu mentah gitu
jadi kayak semacam pengganti susu gitu
kali ya ya benar-benar gila gitu Padahal
yang gua tahu ya santan kayak gitu kan
buat campuran masak rendang masak soto
ketupat sayur dan lain-lain lah bukan
untuk dimakan mentah Pakai roti ya cuma
buat kalian yang mungkin pernah nyoba
minum santan kayak gitu secara langsung
ya bisa komen di bawah lah soalnya gua
sendiri belum pernah nyoba dan enggak
kepikiran ya itu santan bisa diminum
mentah-mentah Setahu gua harus dimasak
dan jadi pelengkap bahan
makanan nah terus gua iseng nih nyari
tahu Emang berapa sih anggaran makan
buat satu atlet gitu dan ketika gua cek
ternyata menurut media Tribun News nih
konsumsi para atlet ini itu dialokasikan
seharga Rp50.000 per kotaknya jadi
justru yang diberikan kepada atlet itu
lebih mirip nasi kotak untuk hajatan
bahkan banyak hajatan yang nasi kotaknya
lebih mewah dibandingkan nasi kotak buat
atlet ini kalau gua kira-kira aja nih ya
kayaknya nasi kotak buat atlet ini
harganya Cuma Rp15.000 sampai Rp20.000
enggak nyampai 50 nah menu makanan
tersebut juga diprotes nih oleh para
atlet yang menilai kalau makanan yang
diberikan kepada mereka ini sama sekali
enggak bergizi yang mana para atlet itu
butuh makanan yang bergizi geng untuk
bertanding Bu butuh asupan yang baik
ketika berolahraga bukannya asal Makan
Asal kenyang ya gua benar-benar enggak
ngerti di dalam ajang olahraga seperti
ini kok malah Banyak yang enggak peduli
dengan kondisi kesehatan para atletnya
Apakah kekurangan dana atau sponsor yang
mungkin kurang sampai-sampai bisa kayak
gini ya Menurut kalian gimana geng apa
kurang dana atau justru ada permainan
korupsi dan lain-lain Coba deh
tinggalkan komentar di bawah terus belum
lagi nih geng permasalahan tentang bus
transportasinya yang dikabarkan juga
sering mengalami keterlambatan seperti
yang dialami oleh para atlet cabang
olahraga kriket dari Sumatera Utara
sendiri yang mengatakan kalau timnya itu
ingin bertanding untuk semifinal tapi
bus untuk angkut rombongan mereka itu
enggak kunjung datang juga buat ngjemput
mereka Nah gua curiganya e suopirnya
ketiduran kali nih kalau enggak enggak
mungkin gitu sampai telat kayak gitu Ya
kan dan dari semua kebobrokan yang
terjadi selama Pon serta keluhan yang
diungkapkan oleh para atlet ini jelas
menimbulkan banyak kritikan dari para
netizen-netizen atau rakyat Indonesia
kalian baca sendiri nih kritikan dari
para netizen ada netizen yang memberikan
komentar itulah Medan makanya kami yang
warga Medan pun kaget kenapa Pon
diadakan di Medan katanya Buset warga
Medan aja kayak enggak percaya Pon e
sudah siap untuk diadakan di Medan gitu
atau Medan sudah siap untuk menyambut
Pon gitu jadi enggak percaya warga Medan
venu cabang olahraga voli indor yang
berada di komplek Stadion Sport Center
di Kecamatan Batang Kuis dari Serdang
Sumatera Utara tampak masih
porakpanda Nah berarti dari sini orang
Medan pun mengakui kalau infrastruktur
dan fasilitas yang ada di sana itu
bobrok dan enggak layak untuk dipakai
ketika Pon dan terus bahkan ada yang
memberikan komentar sarkas Dengan
mengatakan beli bibit lele Bang taruh di
situ 2 bulan panen terus jual ke
pecelele terdekat hitung-hitung tambahan
katanya nah hal ini untuk memberikan
komentar mengenai jalanan yang berlumpur
di sekitar GOR Tadi dan soal
infrastruktur yang ada di Sumut ada
banyak netizen yang membandingkan dengan
infrastruktur yang ada di Aceh seperti
salah satu komentar netizen yang
mengatakan mendingan Aceh cuy udah bagus
nyaman lagi nah jadi ada yang
membandingkan kayak gitu dan memang
kalau infrastruktur mungkin di Aceh itu
jauh lebih baik jauh lebih rapi gitu
tapi untuk ya persoalan makanan tadi ya
cukup mengecewakan nah namun geng ada
juga yang mengatakan Kenapa di video
tersebut para atlet ini sampai melewati
jalan yang berlumpur nah ini alibinnya
dikatakan karena para atlet tersebut
melewati jalan yang salah katanya karena
jalan yang mereka lewati itu bukan
jalanan umum sebagai akses untuk masuk
ke dalam GOR kabarnya sih kayak gitu
Tapi kalau kita lihat ya itu kayak pintu
utama gitu geng ya ya entah mana yang
benar Mungkin Nanti kita bakal tunggu
klarifikasi dari pemerintah provinsi
sumat suatera utaranya langsung gitu ya
Apa yang sebenarnya terjadi Oke sekarang
kita masuk ke dalam pembahasan anggaran
dan respon pemerintah terhadap viralnya
hal-hal bobrok yang terjadi di Pon Aceh
Sumut
ini nah jadi geng jujur aja gua
penasaran dari awal ya dengan fasilitas
dan infrastruktur seperti itu berapa sih
anggaran yang dihabiskan untuk PON di
Aceh dan Sumut ini jadi Berdasarkan
informasi yang gua dapat dari media VOA
Indonesia anggak yang dihabiskan itu
sebesar rp811 miliar hampir 1 T Ya Allah
gede banget ya dan para netizen-netizen
Indonesia itu terbagi dua nih geng ada
yang mewajarkan segala kekurangan yang
terjadi karena anggarannya dinilai
paling rendah dibandingkan PON yang
diadakan sebelumnya yang jumlahnya
sampai triliunan katanya yang mana Kalau
dibandingkan dengan Pon sebelum Aceh
Sumut yaitu Pon Papua anggarannya
sebesar 3 set5 triliun Wah gede banget
memang lebih gede Berapa kali lipat tuh
hampir empat kali lipat lah lebih besar
dan untuk sekarang itu acaranya diadakan
di dua provinsi jadi benar-benar kecil
banget terkesannya ya bukan terkesannya
lagi emang angkanya kecil banget tapi
ada juga nih yang berpendapat kalau
keamanan dan kenyamanan para atlet itu
sudah menjadi keharusan bagi para
penyelenggara dan ada yang mengatakan
kalau kondisi yang paling parah itu
terjadi di Sumut kalau di Aceh mungkin
ada beberapa seperti salah satunya yang
gua sebutkan tadi tapi enggak separah
yang ada di Sumut cuman gini Geng kalau
kita hitung-hitung ya Pon itu kan 4
tahun sekali ini 2024 berarti yang seb
sebelumnya itu ada di tahun 2020
presidennya masih sama mungkin
pemerintah-pemerintah di bawahnya yang
berbeda dan kalau kita lihat ya Memang
agak kontras banget ya nilainya 3,5
triliun ke 800 miliar itu jauh banget
turunnya Ada apa apakah ini memang
berhubungan dengan negara kita yang lagi
struggle mungkin negara kita lagi fokus
membangun sesuatu jadi uangnya enggak
cukup ya kan Ya memang sekarang kita
bisa lihat negara kita tuh emang lagi
struggle parah masalah ekonomi kalau
kalian bilang negara kita baik-baik saja
Wah itu terserah deh gua gua enggak bisa
ikut campur Mungkin yang ngomong orang
kaya kali gimana orang-orang di bawah
gitu kan kita bisa lihat saudara-saudara
kita yang di bawah sekarang tuh lagi
sakit-sakitnya itu kenapa ya gua enggak
tahu gua enggak berani ngomong Ya
intinya e angka PHK semakin tinggi
mencari pekerjaan semakin sulit
perputaran ekonomi juga ya kayak begitu
jumlah pekerja yang terkena pemutusan
hubungan kerja atau PHK semakin meroket
Provinsi DKI Jakarta menjadi provinsi
dengan angka PHK tertinggi mencapai
7.649 orang dan pajak juga semakin
tinggi di negara kita Ada apa sebenarnya
Nah ini mungkin berhubungan juga dengan
anggaran di Pon kali
ini terus geng selain permasalahan
anggaran yang hanya sebesar Rp800 miliar
tadi ternyata Kementerian Pemuda dan
Olahraga atau kemenpora mengatakan kalau
pihaknya sudah memberikan uang sebesar
rp516 Miliar untuk bisa menyukseskan
pelaksanaan pond di kedua provinsi
tersebut yang mencakup untuk
pertandingan dan kebutuhan panitia
sampai ke acara pembukaan dan penutupan
Jadi kalau ditotalin ya kan 516 + 811
tadi ya kurang lebih sekitar rp1,3
triliun total dari dana penyelenggaraan
Acara Pon Aceh Sumut ini lalu geng Apa
respon dari pihak penyelenggara dan
pemerintah terkait viralnya hal-hal yang
EE dianggap gagal di dalam
penyelenggaraan Pon Aceh Sumut ini
selaku pejabat gubernur Sumut sekaligus
ketua panitia besar Pon wilayah Sumut
yaitu Pak Agus Fatoni beliau tidak
mengelak tentang fakta bahwa memang
terjadi kekurangan di dalam
penyelenggaraan Pon tahun ini ingat ya
kekurangan bukan kecurangan menurut Pak
Agus Fatoni nah tapi dari pihak pak Agus
ini memastikan kalau Sumatera Utara
sudah dinyatakan siap untuk menjadi tuan
rumah bagi Pon 2024 dan beliau
mengatakan kalau menjelang pelaksanaan
ada pemeriksaan venu yang dilakukan oleh
pihak kepolisian dan berdasarkan
pemeriksaan tersebut venuya dikatakan
siap geng hanya saja memang ada yang
harus dilengkapi nah yang bikin gua
bingung ini kok bisa yang ngecek venue
tuh Polisi gitu Apakah penyelenggaraan
ini hanya berfokus pada keamanannya
doang kelayakannya Gimana harusnya yang
ngecek itu adalah orang-orang yang
kompeten orang-orang yang berkecimpung
langsung di dalam dunia olahraga dicek
tuh cocok enggak buat olahraga apa
enggak Kalau masalah amannya baru urusan
polisi Wah ini aman nih venuya tapi
pantes cocok layak atau enggak harus
orang yang kompeten harus orang yang
menggeluti olahraga terkait menurut gua
sih gitu ya Dan Pak Agus Fatoni juga
mengatakan kalau panitia sudah
menyiapkan antisipasi jika terjadi
apa-apa Wah pernyataan yang benar-benar
bikin kita ke mana-mana gitu ya karena
di awal tuh dikatakan masih ada yang
harus dilengkapi nah namun Dikatakan
lagi akan ada antisipasi kalau terjadi
apa-apa berarti kan kalau enggak terjadi
apa-apa Ya udah yang enggak dilengkapi
Ya udah gitu Waduh ini kacau juga ya dan
untuk jalanan yang berlumpur menurut Pak
Agus Beliau juga memberikan respon
Dengan mengatakan kalau GOR tersebut
memang diperkirakan selesai pada bulan
Desember tahun 2024 sesuai dengan
kontrak yang ada dan GOR tersebut baru
dibangun dari bulan Juli kemarin ya
berarti belum siap dong kenapa
dinyatakan siap gitu ya untuk
penyelenggaraan Pon ya Mending dikasih
hak ke daerah lain aja atau sekalian ya
diselenggarakan di Aceh aja gitu satu
tempat gitu kan jadinya dana yang
sedikit tadi bisa difokuskan gitu jadi
di sini secara enggak langsung kita bisa
melihat bahwa GOR tersebut sebenarnya
belum bisa untuk dijadikan tempat untuk
pertandingan alias belum siap dan
jalanan yang becek itu kabarnya adalah
bagian belakang dari GOR bagian belakang
dari bangunan yang memang belum jadi dan
karena hujan makanya ada genangan dan
lumpur yang kemarin yang jadi masalah
itu jalan belakang Jalan belakang ini
sebenarnya tidak digunakan oh bukan ases
utama ya Pak ya bukan Jalan depan bukan
jalan utama itu adalah Jalan belakang
Dikatakan lagi hanya saja kalau akses
jalannya dari depan GOR ya itu udah jadi
dan udah siap digunakan tapi yang jadi
pertanyaan gua adalah siapa yang
ngarahin tuh para atlet kok lewat
belakang yang ngarahin kan udah pasti
orang lokal ya udah pasti koordinator
yang berasal dari Sumut juga kok dia
bawa Jalan atlet dari jalur belakang Nah
itu harus dipertanyakan tuh dan Pak Agus
juga enggak terima ketika banyak orang
yang memprotes dan mengatakan kalau Pon
tahun ini dicap sebagai PON yang paling
buruk karena masing-masing itu ada
kelebihan dan ada kekurangannya menurut
beliau nah Menurut kalian gimana tuh
geng Apa kalian setuju dengan apa yang
dikatakan oleh Pak Agus Fatoni atau
enggak kata beliau ya enggak semuanya
sempurna nah di daerah lain sudah pasti
ada kekurangannya juga tapi di daerah
Sumut daerah mereka ini ada kelebihan
ada kekurangannya yang jadi
pertanyaannya Kelebihannya apa yang
mungkin kalian yang paham bisa Tuliskan
komentar di
bawah lalu geng Menteri Pemuda dan
Olahraga yaitu Pak Dito ariotejo itu
sampai meminta maaf mengenai
infrastruktur penyelenggaraan Pon 2024
di Aceh Sumut yang dianggap kurang
memadai ini memang saya harus mohon maaf
mungkin ini ada koordinasi yang sangat
besar dan agak delay waktunya Karena
tapi kami jamin permainan bisa dilakukan
semua Nah jadi Pak kemenpora kita ini
akan langsung berkoordinasi dengan
beberapa pihak seperti menteri pupr dan
juga Satgas tata kelola Pon untuk bisa
menyelesaikan permasalahan yang terjadi
pada Pon tahun ini yang jadi
pertanyaannya Kenapa diselesaikan
setelah viral mulu ya kenapa dari
sebelumnya gitu enggak dicek langsung
gitu udah viral baru diselesaikan
penyelenggaraan acaranya Udah lewat baru
diselesaikan ya ini selalu berulang
terjadi di negara kita kita namun
dikatakan juga koordinasi Ini
Membutuhkan waktu sehingga enggak bisa
langsung seketika itu juga dilakukan
tapi Pak Dito itu menjamin kalau semua
cabang olahraga akan bisa bertanding Pak
Dito juga mengatakan kalau semua
permasalahan di Pon ini enggak bisa
semuanya diselesaikan oleh pemerintah
pusat karena ada kewenangan dari
pemerintah daerah juga nah Karena
problem-problem itulah Ada dugaan yang
timbul di tengah-tengah masyarakat apa
jangan-jangan sudah terjadi
penyelewengan terhadap dana Pon alias
korupsi karena Soalnya kalau dilihat
dari total dana nya yang menyentuh angka
1 triliun 1,3 gitu enggak layak banget
fasilitas dan infrastrukturnya Pak Dito
di saat itu langsung menegaskan kalau
dugaan seperti itu kemungkinan besar
enggak benar Nah dan hal tersebut
disebabkan sebagai respon karena
ramainya unggahan yang menerasikan
seperti ada indikasi kecurangan dalam
penyelenggaraan Pon tahun ini nah namun
pihak dari kemenpora itu meminta kepada
Direktorat tindak pidana korupsi untuk
mengusut kasus dugaan tersebut ya karena
walaupun Pak Dito membantah permasalahan
isu korupsi ini Tapi beliau juga men
anggapi dengan serius dugaan tersebut
sampai meminta Direktorat tindak pidana
korupsi untuk mengusut kasus dugaan
penyelewengan dana ini Nah dengan
bergabungnya tim dari Kejaksaan Agung
dan badan pengawasan keuangan dan
pembangunan atau BPKP untuk mengusut
langsung dugaan penyelewengan
tersebut Sekarang kita akan masuk ke
dalam beberapa kontroversi lain yang
terjadi dalam penyelenggaraan Pon Aceh
Sumut 2024 ini
jadi geng selain yang gua bahas tadi
mengenai kontroversi yaitu tentang
infrastruktur dan fasilitas yang dinilai
enggak memadai hingga adanya dugaan
penyelewengan dana gitu ya sebenarnya
ada beberapa kontroversi lain yang
terjadi ketika berlangsungnya Pon 2024
ini yang pertama adalah kasus mengenai
dugaan pemukulan yang dialami oleh
Kapten dari tim sepak bola asal Sumut
yang bernama Alif ekarizki dikabarkan
dia ini dikeroyok oleh tim dari dari
Papua Barat ketika berada di hotel yang
ada di Banda Aceh Nah itu kabar yang
beredar dan kejadian tersebut berawal
setelah pertandingan antara Sumut
melawan Sulawesi Tengah yang
dilaksanakan di Stadion Haji murtala
Aceh pada tanggal 11 September tahun
2024 setelah pertandingan selesai
seluruh tim itu langsung pulang ke hotel
di saat itu hanya Alif yang memang masuk
paling terakhir dan hal tersebut sudah
biasa dilakukan oleh si Alif ini untuk
memastikan seluruh pemain Tim sudah
masuk ke
dalam di saat Setelah semua pemain
timnya sudah masuk ke kamar yang berada
di lantai 4 tiba-tiba mereka mendengar
terjadi ribut-ribut di lantai 3 di mana
lantai tersebut adalah lantai dari
pemain Tim dari Papua
[Musik]
Barat karena kejadian tersebut Alif
mendapatkan dua jahitan di bagian hidung
dan tim Sumatera Utara langsung
melaporkan kejadian tersebut ke pooresta
Banda Aceh wah kacau banget ya geng ini
sebenarnya pertandingan bola apa UFC
gitu ya Ada adu pukulnya segala gitu Nah
tapi di saat itu kasus tersebut
dikabarkan enggak jadi dilanjutkan kalau
Berdasarkan pernyataan dari Baharuddin
Siagian selaku kepala Dinas Pemuda dan
Olahraga atau Dispora Sumatera Utara dia
memang membenarkan sudah terjadi
peristiwa tersebut hanya saja Beliau
mengatakan kalau kita enggak boleh
membalas dan mengatakan semuanya sudah
aman Enggak tahu nih Alasannya kenapa
proses hukumnya enggak berlanjut apakah
kedua belah pihak udah memilih damai
atau ada hal lain tapi yang sangat
disayangkan adalah ya hal tersebut bisa
terjadi perkelahian di luar lapangan
Gitu ya perkelahian di luar lapangan
antara pemain ya kalau misalkan
gontok-gontokan di tengah lapangan
mungkin kita masih bisa mewajarkan
namanya juga di saat itu lagi Adrenaline
Rush atau lagi ada pergesekan semua
pemain saling berkompetisi gitu kan Ya
panas bentrok ya mungkin agak sedikit
wajar walaupun tidak masuk ke dalam
ranah sportivitas gitu tapi ini di luar
lapangan di luar sedang bermain yang
mana seharusnya antara dua kelompok ini
nih mereka itu saling berkoneksi gitu
cari teman cari saudara supaya suatu
hari bisa saling mengunjungi yang dari
Papua Barat bisa berkunjung ke Sumatera
Utara atau sebaliknya yang dari Sumatera
Utara bisa berkunjung ke Papua
Barat terus kemudian geng masih seputar
sepak bola nih geng dikatakan kalau
terjadi persoalan terkait permasalahan
tiket untuk menonton pertandingan sepak
bola di Pon tahun ini karena pada saat
dimulainya pertandingan masyarakat masih
bingung mengenai bagaimana cara untuk
membeli beli tiket karena enggak ada
informasi resmi terkait penjualan
tiketnya di website resmi Pon bagian
tiketing mencantumkan semua cabang
olahraga Pon Tapi semua tiketnya habis
jadi ini menimbulkan pertanyaan di
tengah masyarakat Kok bisa semua
tiketnya habis apa pertandingannya itu
gratis atau semuanya sudah diborong sama
calo bukannya segera ditangani oleh
pihak PON di saat itu malah semakin
parah ketika pertandingan futsal di
Sumatera Utara Karena ada informasi
kalau tiketnya itu sudah habis tapi di
sekitar lokasi pertandingan ada calo
yang menjual tiket Wah ini benar-benar
kacau banget nah terus ada lagi nih geng
ini berita viral yang berhubungan dengan
masyarakat terhadap pon yaitu ada
seorang pemilik catering yang bernama
Ibu Fitriah yang mana beliau diminta
untuk menyediakan 1000 kotak nasi dan
2.000 kotak kue yang nantinya akan
diberikan pada hari pelaksanaan PON di
Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh nah
ini kejadiannya di Aceh namun sehari
sebelum acara pesanan tersebut tiba-tiba
di-cancel atau dibatalkan secara sepihak
tanpa adanya alasan yang jelas bu
Fitriah di saat itu mengatakan kalau
orang-orang yang membantunya itu
sebagian besar adalah para janda yang
mencari penghasilan dari pekerjaan
tersebut sehingga pembatalan secara
sepihak Ini menimbulkan kerugian yang
sangat besar Enggak cuma untuk dia
tetapi juga bagi para pekerja yang
merupakan para janda yang ikut di dalam
pekerjaan tersebut belum lagi ternyata
modal yang digunakan untuk mempersiapkan
makanan itu berasal dari pinjaman
keluarga Wah kasihan banget tapi di sini
ya banyak juga netizen yang
mempertanyakan Kenapa Bu Fitria dari
awal enggak memastikan dulu gitu kayak
minta DP atau minta kontrak atau hal-hal
lain lah Nah tapi jawabannya ya cukup
simpel Ya namanya juga ibu-ibu namanya
juga ya Warga maaf nih warga desa gitu
yang enggak tahu apa-apa ya enggak tahu
sistem e kontrak tuh kayak gimana
mungkin karena ini acara besar dari
pemerintah dia udah yakin enggak mungkin
dibohongin gitu ya Kasihan juga nah
kekecewaan dari bufitria ini
disampaikannya melalui media sosial dan
kalau kalian mau lihat beritanya itu ada
juga di media sosial tiktok dengan
username hanya kamu 190 kalian bisa cek
langsung sedih banget bahkan bok-bosnya
itu masih ada di
sana Lalu geng kontroversi yang paling
baru nih geng kejadian yang dialami oleh
wasit yang bernama Eko Agus Sugiharto
yang mana ketika itu wasit yang satu ini
bertugas dalam pertandingan ketika
Sulawesi Tengah melawan Aceh tuan rumah
nah wasit ini dipukul sama salah satu
pemain asal Sulawesi Tengah pada hari
Sabtu tanggal 14 September tahun 2024
wasit yang bernama Eko ini cukup
kontroversial Dia memberikan tiga kartu
merah kepada pemain Sulawesi tengah
sehingga tim tersebut hanya bermain
dengan 8 orang aja kemudian setelah Eko
ini memberikan kartu merah tersebut Dia
memberikan perpanjangan waktu
pertandingan selama 13 menit Di menit
ke-97 Eko memberikan penalti kepada tuan
rumah aceh karena ada salah satu
pemainnya yang dilanggar oleh pemain
dari Sulawesi Tengah di kotak penalti
dan penalti tersebut membuat tim dari
Sulawesi Tengah menjadi marah sampai
puncaknya salah satu pemain Sulawesi
Tengah yang berinisial Mr yang saking
emosinya itu langsung memukul bagian
kepala Eko sampai si Wasi tersebut jatuh
dan pingsan akibatnya wasit yang satu
ini sampai harus ditandu keluar lapangan
dan dibawa menggunakan ambulans untuk
mendapatkan
perawatan pasca insiden tersebut
pertandingan masih memanas bahkan sempat
dihentikan dan dimulai lagi dengan
tendangan penalti dari Aceh namun tim
dari Aceh gagal mendapatkan skor dari
penalti tersebut hanya saja enggak lama
kemudian Aceh itu mendapatkan penalti
lagi sehingga pertandingan berakhir
dengan skor satu sama Nah karena skornya
yang seri akhirnya seharusnya
pertandingan itu dilanjutkan ke babak
perpanjangan waktu namun tim dari
Sulawesi Tengah ah kecewa duluan mereka
memutuskan untuk mengundurkan diri
karena menganggap kalau wasit yang
memimpin jalannya pertandingan itu
bersikap tidak adil yang keputusannya
itu sangat merugikan bagi para pemain
Sulawesi Tengah Selain itu Manajer tim
sepak bola Pon Sulawesi Tengah yang
bernama susik itu mengatakan seharusnya
wasit yang ditunjuk untuk pertandingan
di Aceh melawan Sulawesi Tengah adalah
Ahmad Hafid Hilmi yang mana nama
tersebut didapatkan dari line up yang
diberikan kepada tim Sulawesi Tengah 5
menit sebelum pertandingan dimulai
tetapi pada saat pertandingan Ahmad
Hafid justru digantikan oleh si Eko ini
dan ini baru diketahui oleh tim Sulawesi
Tengah dari media yang memberitakan
kejadian pertandingan tersebut Nah
karena dinilai janggal akhirnya pihak
PSSI pun turun tangan dalam mengusut
kasus ini yang mana Kalau terbukti si
wasit yang bernama Eko ini melanggar
maka dia bakal terancam sanksi seumur
hidup dan tidak diperbolehkan lagi untuk
menjadi wasit dalam pertandingan sepak
bola di Indonesia kacau Enggak tuh dan
dari yang gua baca juga nih geng ya ya
ternyata itu ee si wasid ini profesinya
adalah seorang guru olahraga dan beliau
ini dari Sumatera Selatan nah Jujur aja
ya kalau kalian nanya ke gua gua tuh
Bela siapa Apakah sebagai keturunan Aceh
gua harus Bela Acehnya enggak juga kalau
memang ini ada indikasi kecurangan jujur
aja gua bakal Bela Sulawesi Tengah kalau
ada indikasi kecurangan Nah tapi di sini
gua bersikap Netral sebagai pembawa atau
penyampai pesan atau penyampai berita di
sini kita harus tunggu nih geng kita
harus tunggu pengusutan dari kasus ini
kalau memang ini terbukti ada orang yang
bermain di belakang ini kalian harus
ingat bahwa yang disalahkan bukan
provinsinya yang disalahkan adalah orang
yang terlibat di belakangnya karena
kalau di luar semua ini ya kalian harus
sadar kita ini cuma rakyat kita enggak
tahu apa-apa ya kan kalian rakyat gua
rakyat Indonesia ini Ya semua
masyarakatnya rakyat yang bermain Siapa
yang bermain ya pemerintah-pemerintahnya
kenapa ketika mereka yang bermain mereka
yang korupsi mereka yang mendapatkan
keuntungan terus kita sesama rakyat
harus berantem El misalkan nih lu
misalnya dari Sulawesi Tengah misalkan
lu masyarakat Sulawesi Tengah Kenapa lu
harus menghina orang Aceh dan orang Aceh
juga kenapa mesti Goblok gitu nghina
orang Sulawesi tengah buat apa kita
sama-sama rakyat kalaupun korupsinya
lolos lu juga enggak nikmati uangnya
kalaupun ini terbukti korupsi lu juga
enggak diapa-apain kita sebagai rakyat
nyari makan sendiri ya kan nyelesaiin
urusan kita sendiri terus tiba-tiba
gara-gara ada oknum pemerintah atau
oknum panitia atau oknum penyelenggara
yang korupsi yang gontok-gontokan malah
rakyatnya malah masyarakatnya ya ngapain
Gua lebih setuju kayak apa yang
dilakukan oleh pemain Sulawesi Tengah
dipukul sekalian tuh oknum yang
melakukan kecurangan yaitu terduga tadi
si wasit Kalau memang dia terbukti
melakukan kecurangan ya dia dipukul
wajar aja gitu tetapi sesama pemain
sesama masyarakat ya enggak perlulah
saling gontok-gontokan karena balik lagi
kita enggak nikmatin apa-apa dari
hasilnya Ya kayak ucapan dari pihak
Sulawesi Tengah gua enggak tahu itu
pelatihnya apa manajernya ketika itu
keluar kalimat kayak gini kalian dibayar
oleh Aceh Nah itu kayak menurut gua ah
Apaan sih gitu Aceh kalau ngomong Aceh
ya berarti semuanya gitu satu satu
provinsi yang ngebayar tuh bukan Aceh
yang ngebayar itu adalah oknum di balik
sepak bola perwakilan Aceh itu lebih
fair gua rasa begitu nah kalau menurut
kalian gimana coba deh kalian tinggalkan
komentar di bawah dan juga Menurut
kalian Pon kali ini Apakah benar adalah
Pon terburuk sepanjang masa ya kan kayak
ada yang komen nih katanya ini Pon
terburuk sepanjang masa ya tapi gua
balikan lagi ya kalau terburuk secara
infrastruktur dan fasilitas kita juga
patut mengingat ya bahwa pendanaan Pon
di tahun ini itu tiga kali lipat lebih
rendah daripada pendana an Pon
sebelumnya Yang mana di Pon sebelumnya
dananya itu 3,5t sementara Pon kali ini
dananya itu 500 m dan 800 M yang mana
kalau ditotalkan cuma
1,3t jadi jauh banget gitu Nah mungkin
dari kalian bisa menilai Apakah
kekurangan dari infrastruktur itu
benar-benar pure kesalahan dari
penyelenggara atau panitia atau justru
Memang karena kurang dananya coba deh
coba tinggalkan opini kalian karena
jujur aja ya gua bingung gitu belakangan
kita bisa lihat ya pajak naik ya kan
Terus juga ya PHK semakin banyak dan ya
segala macamlah karena gua mikir gini
Geng belakangan kan kita lihat ya di
negara kita ini ya memang perputaran
ekonomi sedang ya pahit-pahitnya lah Nah
tapi banyak sekali pajak-pajak yang saat
ini ditambahkan oleh pemerintah dan
angkanya juga dinaikkan nah tetapi
kenapa ketika penyelenggaraan Pekan
Olahraga Nasional dananya justru turun
Coba deh menurut penilaian kalian
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:14:17 UTC
Categories
Manage