Transcript
aBsXzoQOEPI • KONTROVERSI PON 2024 ACEH-SUMUT BIKIN MALU ? BEGINI FAKTANYA !
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1228_aBsXzoQOEPI.txt
Kind: captions Language: id itulah Medan makanya kami yang warga Medan pun kaget kenapa Pon diadakan di Medan kat ya Buset warga Medan aja kayak gak percaya Pon sudah siap untuk diadakan di Medan gitu atau Medan sudah siap untuk menyambut Pon gitu Jadi gak percaya warga Medan venu cabang olahraga voli indoor yang berada di komplek Stadion Sport Center di Kecamatan Batang Kuis dari Serdang Sumatera Utara tampak masih porak poranda yo geng tekan tombol subscribe geng Halo geng Welcome back to kamar [Musik] Jerry geng geng setelah selesai dari ajang olimpiade Indonesia juga melakukan ajang Olimpiade nasionalnya nih geng yaitu Pekan Olahraga Nasional alias SP yang diselenggarakan di Aceh dan Sumatera Utara atau Sumut [Musik] dunia nah ajang olahraga terbesar di Indonesia yang satu ini bukannya menjadi salah satu ajang yang dibangga-banggakan oleh orang Indonesia sekarang tapi justru menuai banyak kontroversi karena ternyata ee apa ya Banyak hal lah yang menjadi kritikan-kritikan mulai dari kritikan ringan sampai yang benar-benar berat atau pedas banget akibat dari ee banyak hal yang membuat kita tuh geleng-geleng Kepala gitu geng mulai dari fasilitasnya terutama yang ada di di Sumatera Utara gitu yang bisa dikatakan enggak memadai untuk bisa bertanding dan juga kecurangan-kecurangan yang nantinya bakal kita bahas juga di dalam video kali ini untuk pembahasan ini gua perlu disclaimer dulu ini bukan ee hasil dari investigasi gua sendiri tapi di sini gua merangkum banyaknya e video-video di media sosial yang bersilweran yang memperlihatkan betapa bobroknya fasilitas dan jalannya acara dari PON Aceh Sumut ini nah tapi yang jadi pertanyaannya apakah ini semua murni kesalahan Dar dari pemerintah atau justru kesalahan dari penyelenggara acara atau mungkin kesalahan dari culture yang merupakan kebiasaan buruk ini tidak berhubungan dengan budaya ya tapi kayak habit lah gitu habit dari daerah yang menyelenggarakan acara ini yang pada akhirnya itu terbawaah-bawah ketika acara ini diselenggarakan di daerah sana Nah nanti kita bakal bahas nih mengenai apa saja yang terjadi di Pon Aceh Sumut kali ini yang benar-benar menuai kontroversi kita langsung aja bahas secara lengkap di sisi lain [Musik] Oke untuk pembahasan pertama kita langsung masuk ke dalam pembahasan bobroknya fasilitas Pon Aceh Sumut jadi geng sedikit informasi Pon ini adalah ajang Olahraga Nasional yang diadakan di Indonesia setiap 4 tahun sekali Dan di saat Pon ini berlangsung setiap wilayah yang ada di Indonesia itu akan mengirimkan perwakilan mereka untuk berkompetisi di dalam ajang Pon tersebut dan ajang olahraga ini sudah diselenggarakan sejak tahun 1948 jadi Kurang lebih 3 tahun setelah Indonesia merdeka dan belum diadakan di Aceh dan juga Sumatera Utara Pon ini sudah diadakan terlebih dahulu atau pernah diadakan di Papua terus Jawa Barat terus Riau dan daerah-daerah lainnya Dan setelah diadakan di Aceh dan Sumatera Utara nanti Pon rencananya bakal dilaksanakan di NTB dan juga NTT pada tahun 2028 nanti jadi 4 tahun ke depan untuk sekarang di mana Pon diadakan yaitu di Aceh dan juga Sumatera Utara dikatakan menjadi PON pertama yang memiliki dua tuan rumah atau tuan rumah bersama dan pembukaan Pon tahun ini itu dilakukan di Aceh pada tanggal 8 September tahun 2024 dan bakal berlangsung mulai dari tanggal 9 sampai dengan 20 September tahun 2024 secara nyaman dapat bertanding secjarah baik di Aceh Darussalam seperti seharusnya ajang olahraga pada umumnya nih geng ya fasilitasnya kan harusnya itu memadai Apalagi kita akan melihat atau menonton para atlet-atlet terbaik dari banyak daerah yang akan berkumpul di Aceh dan Sumut bukan cuma buat para atlet yang bertahanding geng tapi juga untuk para penonton atau suporter yang bakal datang ikut memeriahkan acara tersebut Nah itu harus dipertimbangkan banget juga supaya acaranya meriah dan sukses tapi masalahnya nih geng PON yang diadakan sekarang itu dikatakan nih ya Dan ini berbukti gitu sesuai dengan video yang banyak berseleweran di sosial media itu ya terlihat kacau balau terkhususnya untuk fasilitas yang ada di daerah Sumatera Utara Nah jadi ada salah satu video yang ramai banget di tiktok dan sempat lewat di e fyp gua nih geng di mana Di video tersebut memperlihatkan kondisi ketika para atlet voli ingin memasuki Gelanggang Olahraga Remaja atau GOR yang bernama GOR Sumut Sport Center yang mana lokasinya itu berada di desa Sena Kabupaten Deli Serdang dan di sanalah nantinya para atlet bakal bertanding nah kalian bisa lihat sendiri nih geng dari video tersebut para atlet itu harus melewati papan-papan yang dipasang di tengah-tengah kubangan area tersebut enggak di aspal sama sekali jadi masih berupa tanah-tanah yang mana Kalau hujan otoma tanahnya bakal berubah menjadi lumpur Jadi udah kayak ke sawah gitu geng Ya Tuhan Ya Tuhan di sekitar sana itu masih ada tanaman jagung yang tinggi jadi kelihatan seperti enggak dirawat oleh pihak penyelenggara Jadi benar-benar terlihat kayak bekas perkebunan gitu geng ya Kacau bangetlah e untuk acara semeriah ini bisa-bisanya ya lokasinya seperti itu Apakah si pemerintah lokalnya atau pemerintah daerahnya enggak mikir gitu bahwa ini bakal terekspos gitu kan Terus geng ada lagi nih video yang lain yang memperlihatkan kalau memang Stadion tersebut ternyata pembangunannya belum rampung belum selesai bahkan masih ada mesin konstruksi di sekitar Stadion [Musik] tersebut Nah jadi bisa dibayangkan ya geng sebelum mereka bertanding para atlet ini kayak ya harus melewati rintangan dulu udah kayak main Ninja Warrior gitu dan ini terlihat benar-benar bikin miris nah terus geng gue juga menemukan sebuah informasi nih yang datang dari media berita Kompas dikatakan kalau kondisi yang kurang baik ini enggak cuma ditemukan di luar GOR aja tapi juga di dalam gornya hal ini disampaikan oleh tim voli asal Jakarta yang mengeluhkan kondisi kamar mandi yang kotor dan kurangnya air bersih ketika mereka sampai di GOR tersebut belum lagi kondisi lapangannya yang licin yang mana itu sangat membahayakan keselamatan bagi para pemain karena rawan ke pleset ya bisa-bisa nanti kepala mereka terbentur ke lantai dan itu parah banget Nah itu ada adalah salah satu hal atau salah satu kekecewaan para atlet ketika ikut berpartisipasi di dalam Pon Aceh Sumut jadi pemain volinya ketika sampai di lapangan untuk bertanding ternyata menemukan banyak hal yang enggak layak di sana lalu kemudian geng untuk di Aceh ternyata juga mengalami hal serupa di mana pada saat pertandingan untuk cabang olahraga sepak bola antara Papua dengan Riau di stadion blangpase Sigli itu sempat terhenti sampai 80 menit gara-gara lapangannya ketika hujan itu tergenang air udah kayak kolam gitu jadi enggak bisa bertanding grup C pada Pon 21 tahun 2024 Aceh Sumut sempat diguyur hujan lebat tergenangnya Air ini diduga karena saluran pembuangan air yang enggak berfungsi dengan baik jadinya airnya bergenang di sana aja dan oleh karena itu petugas itu sampai menggunakan pompa air biar bisa menyedot semua air yang tergenang di tengah-tengah lapangan lalu membuangnya ke tempat lain setelah memastikan sudah enggak ada lagi air yang mengenang barulah pertandingan itu kembali dilanjutkan Jujur ya gua malu banget sih ya kalau ditanya sebagai ee apa rakyat Indonesia malu apa enggak malu apalagi gua keturunan Aceh gitu ya mendengar ya cerita kayak gini Kayak Aduh kok bisa sih kita kan yang enggak terlibat gitu ya Kita kan cuma masyarakat yang enggak terlibat ini semua kan hasil kinerja pemerintah dengan panitia dengan vendor-vendornya tapi yang nanggung malu malah se Provinsi gitu loh geng Oke sekarang kita masuk ke pembahasan yang kedua nih Yaitu konsumsi ditemukan konsumsi yang tidak layak untuk para atlet ketika mengikuti Aceh [Musik] Sumut jadi enggak cuma dari segi infrastruktur doang geng berbicara tentang hal-hal yang tidak memadai di Acara Pon kali ini ada juga yang mengeluhkan mengenai makanan untuk para atlet yang datangnya telat geng keluhan ini sempat disuarakan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia yang disingkat dengan Koni dari Kalimantan Tengah dengan mengirimkan surat protes kepada panitia Pon 2024 karena konsumsi yang sering sekali telat datang ya kebayang ya atlet gitu mereka konsumsinya harusnya dijaga makan harus tepat waktu enggak boleh telat gitu namanya juga atlet gitu kan dan yang sering mengalami keterlambatan pemberian konsumsi ini selalu berasal dari cabang olahraga panahan dan juga panjat tebing Kebayang aja tuh geng ya orang panjat tebing tiba-tiba lagi lapar bisa jatuh Ya kan bisa-bisa langsung ambruk gitu sampai ke lantai nah ini benar-benar berbahaya menurut Mikel Agusta selaku koordinator wilayah Aceh sekretariat Kontingen Kalimantan Tengah yang berada di Banda Aceh itu baru bisa mendapatkan makan malam pada hari Sabtu tanggal 7 September tahun 2024 itu tepatnya pada jam 10.30 malam yang mana seharusnya di jam tersebut para atlet sudah seharusnya istirahat atau tidur tapi justru jam segitu baru disuruh makan atau diberikan makan lalu geng ketika paginya sarapan untuk para atlet ini juga datang terlambat karena sarapan baru diberikan pada jam 9.50 pagi kacau Enggak tuh hal ini menyebabkan persiapan bagi para atlet Kalimantan Tengah ini menjadi terganggu karena jadwal pemberian konsumsi yang tidak on time kepada para atlet oleh panitianya nah terus Selain itu ada juga video yang viral di tiktok yang memperlihatkan menu makanan bagi para atlet ini Sumpah malu-maluin banget Inilah makanan hari-hari Pon Aceh nih atlet disuruh makan gua gak tahu ini video asli atau ada memang orang iseng yang pengen bikin fitnah tapi yang jelas di salah satu video yang sempat viral ini kalian bisa lihat sendiri menunya itu cuma nasi satu tempe dan satu telur balado yang Bahkan cabenya aja dikit bangetu Makan Gimana atlet Buset terus ada satu potong ayam sayurannya dikit banget dan yang lucunya adalah gua nemu satu video yang lain lagi ketika diunboxing isi dari boxnake yang dibagikan pada saat Pon 2024 ini isinya itu ada roti sama santan [Musik] cair Wah gila dikata kelapa kalau diperas jadi jus kelapa kali ya benar-benar santan literally santan gitu geng Wah lu tahu kan santan yang bungkusannya kayak es potong zaman dulu tuh ya gua sebut merek aja ya ya santan Kara tahu kan yang di Indomaret gitu nah itu yang dikasih buat atlet dan gua enggak ngerti nih maksud dari si panitianya ngasih santan ini buat apa apa Mungkin ini hanya video prank atau video orang yang ngefitnah atau gimana Tapi ini terjadi di Pon terlepas ini belum tentu benar Tapi menurut gua ini kacau banget kalau sampai ada yang ngerjain kayak gitu dan gua masih berpikir gitu buat apa santennya apa dituangin ke roti kan itu mentah gitu jadi kayak semacam pengganti susu gitu kali ya ya benar-benar gila gitu Padahal yang gua tahu ya santan kayak gitu kan buat campuran masak rendang masak soto ketupat sayur dan lain-lain lah bukan untuk dimakan mentah Pakai roti ya cuma buat kalian yang mungkin pernah nyoba minum santan kayak gitu secara langsung ya bisa komen di bawah lah soalnya gua sendiri belum pernah nyoba dan enggak kepikiran ya itu santan bisa diminum mentah-mentah Setahu gua harus dimasak dan jadi pelengkap bahan makanan nah terus gua iseng nih nyari tahu Emang berapa sih anggaran makan buat satu atlet gitu dan ketika gua cek ternyata menurut media Tribun News nih konsumsi para atlet ini itu dialokasikan seharga Rp50.000 per kotaknya jadi justru yang diberikan kepada atlet itu lebih mirip nasi kotak untuk hajatan bahkan banyak hajatan yang nasi kotaknya lebih mewah dibandingkan nasi kotak buat atlet ini kalau gua kira-kira aja nih ya kayaknya nasi kotak buat atlet ini harganya Cuma Rp15.000 sampai Rp20.000 enggak nyampai 50 nah menu makanan tersebut juga diprotes nih oleh para atlet yang menilai kalau makanan yang diberikan kepada mereka ini sama sekali enggak bergizi yang mana para atlet itu butuh makanan yang bergizi geng untuk bertanding Bu butuh asupan yang baik ketika berolahraga bukannya asal Makan Asal kenyang ya gua benar-benar enggak ngerti di dalam ajang olahraga seperti ini kok malah Banyak yang enggak peduli dengan kondisi kesehatan para atletnya Apakah kekurangan dana atau sponsor yang mungkin kurang sampai-sampai bisa kayak gini ya Menurut kalian gimana geng apa kurang dana atau justru ada permainan korupsi dan lain-lain Coba deh tinggalkan komentar di bawah terus belum lagi nih geng permasalahan tentang bus transportasinya yang dikabarkan juga sering mengalami keterlambatan seperti yang dialami oleh para atlet cabang olahraga kriket dari Sumatera Utara sendiri yang mengatakan kalau timnya itu ingin bertanding untuk semifinal tapi bus untuk angkut rombongan mereka itu enggak kunjung datang juga buat ngjemput mereka Nah gua curiganya e suopirnya ketiduran kali nih kalau enggak enggak mungkin gitu sampai telat kayak gitu Ya kan dan dari semua kebobrokan yang terjadi selama Pon serta keluhan yang diungkapkan oleh para atlet ini jelas menimbulkan banyak kritikan dari para netizen-netizen atau rakyat Indonesia kalian baca sendiri nih kritikan dari para netizen ada netizen yang memberikan komentar itulah Medan makanya kami yang warga Medan pun kaget kenapa Pon diadakan di Medan katanya Buset warga Medan aja kayak enggak percaya Pon e sudah siap untuk diadakan di Medan gitu atau Medan sudah siap untuk menyambut Pon gitu jadi enggak percaya warga Medan venu cabang olahraga voli indor yang berada di komplek Stadion Sport Center di Kecamatan Batang Kuis dari Serdang Sumatera Utara tampak masih porakpanda Nah berarti dari sini orang Medan pun mengakui kalau infrastruktur dan fasilitas yang ada di sana itu bobrok dan enggak layak untuk dipakai ketika Pon dan terus bahkan ada yang memberikan komentar sarkas Dengan mengatakan beli bibit lele Bang taruh di situ 2 bulan panen terus jual ke pecelele terdekat hitung-hitung tambahan katanya nah hal ini untuk memberikan komentar mengenai jalanan yang berlumpur di sekitar GOR Tadi dan soal infrastruktur yang ada di Sumut ada banyak netizen yang membandingkan dengan infrastruktur yang ada di Aceh seperti salah satu komentar netizen yang mengatakan mendingan Aceh cuy udah bagus nyaman lagi nah jadi ada yang membandingkan kayak gitu dan memang kalau infrastruktur mungkin di Aceh itu jauh lebih baik jauh lebih rapi gitu tapi untuk ya persoalan makanan tadi ya cukup mengecewakan nah namun geng ada juga yang mengatakan Kenapa di video tersebut para atlet ini sampai melewati jalan yang berlumpur nah ini alibinnya dikatakan karena para atlet tersebut melewati jalan yang salah katanya karena jalan yang mereka lewati itu bukan jalanan umum sebagai akses untuk masuk ke dalam GOR kabarnya sih kayak gitu Tapi kalau kita lihat ya itu kayak pintu utama gitu geng ya ya entah mana yang benar Mungkin Nanti kita bakal tunggu klarifikasi dari pemerintah provinsi sumat suatera utaranya langsung gitu ya Apa yang sebenarnya terjadi Oke sekarang kita masuk ke dalam pembahasan anggaran dan respon pemerintah terhadap viralnya hal-hal bobrok yang terjadi di Pon Aceh Sumut ini nah jadi geng jujur aja gua penasaran dari awal ya dengan fasilitas dan infrastruktur seperti itu berapa sih anggaran yang dihabiskan untuk PON di Aceh dan Sumut ini jadi Berdasarkan informasi yang gua dapat dari media VOA Indonesia anggak yang dihabiskan itu sebesar rp811 miliar hampir 1 T Ya Allah gede banget ya dan para netizen-netizen Indonesia itu terbagi dua nih geng ada yang mewajarkan segala kekurangan yang terjadi karena anggarannya dinilai paling rendah dibandingkan PON yang diadakan sebelumnya yang jumlahnya sampai triliunan katanya yang mana Kalau dibandingkan dengan Pon sebelum Aceh Sumut yaitu Pon Papua anggarannya sebesar 3 set5 triliun Wah gede banget memang lebih gede Berapa kali lipat tuh hampir empat kali lipat lah lebih besar dan untuk sekarang itu acaranya diadakan di dua provinsi jadi benar-benar kecil banget terkesannya ya bukan terkesannya lagi emang angkanya kecil banget tapi ada juga nih yang berpendapat kalau keamanan dan kenyamanan para atlet itu sudah menjadi keharusan bagi para penyelenggara dan ada yang mengatakan kalau kondisi yang paling parah itu terjadi di Sumut kalau di Aceh mungkin ada beberapa seperti salah satunya yang gua sebutkan tadi tapi enggak separah yang ada di Sumut cuman gini Geng kalau kita hitung-hitung ya Pon itu kan 4 tahun sekali ini 2024 berarti yang seb sebelumnya itu ada di tahun 2020 presidennya masih sama mungkin pemerintah-pemerintah di bawahnya yang berbeda dan kalau kita lihat ya Memang agak kontras banget ya nilainya 3,5 triliun ke 800 miliar itu jauh banget turunnya Ada apa apakah ini memang berhubungan dengan negara kita yang lagi struggle mungkin negara kita lagi fokus membangun sesuatu jadi uangnya enggak cukup ya kan Ya memang sekarang kita bisa lihat negara kita tuh emang lagi struggle parah masalah ekonomi kalau kalian bilang negara kita baik-baik saja Wah itu terserah deh gua gua enggak bisa ikut campur Mungkin yang ngomong orang kaya kali gimana orang-orang di bawah gitu kan kita bisa lihat saudara-saudara kita yang di bawah sekarang tuh lagi sakit-sakitnya itu kenapa ya gua enggak tahu gua enggak berani ngomong Ya intinya e angka PHK semakin tinggi mencari pekerjaan semakin sulit perputaran ekonomi juga ya kayak begitu jumlah pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja atau PHK semakin meroket Provinsi DKI Jakarta menjadi provinsi dengan angka PHK tertinggi mencapai 7.649 orang dan pajak juga semakin tinggi di negara kita Ada apa sebenarnya Nah ini mungkin berhubungan juga dengan anggaran di Pon kali ini terus geng selain permasalahan anggaran yang hanya sebesar Rp800 miliar tadi ternyata Kementerian Pemuda dan Olahraga atau kemenpora mengatakan kalau pihaknya sudah memberikan uang sebesar rp516 Miliar untuk bisa menyukseskan pelaksanaan pond di kedua provinsi tersebut yang mencakup untuk pertandingan dan kebutuhan panitia sampai ke acara pembukaan dan penutupan Jadi kalau ditotalin ya kan 516 + 811 tadi ya kurang lebih sekitar rp1,3 triliun total dari dana penyelenggaraan Acara Pon Aceh Sumut ini lalu geng Apa respon dari pihak penyelenggara dan pemerintah terkait viralnya hal-hal yang EE dianggap gagal di dalam penyelenggaraan Pon Aceh Sumut ini selaku pejabat gubernur Sumut sekaligus ketua panitia besar Pon wilayah Sumut yaitu Pak Agus Fatoni beliau tidak mengelak tentang fakta bahwa memang terjadi kekurangan di dalam penyelenggaraan Pon tahun ini ingat ya kekurangan bukan kecurangan menurut Pak Agus Fatoni nah tapi dari pihak pak Agus ini memastikan kalau Sumatera Utara sudah dinyatakan siap untuk menjadi tuan rumah bagi Pon 2024 dan beliau mengatakan kalau menjelang pelaksanaan ada pemeriksaan venu yang dilakukan oleh pihak kepolisian dan berdasarkan pemeriksaan tersebut venuya dikatakan siap geng hanya saja memang ada yang harus dilengkapi nah yang bikin gua bingung ini kok bisa yang ngecek venue tuh Polisi gitu Apakah penyelenggaraan ini hanya berfokus pada keamanannya doang kelayakannya Gimana harusnya yang ngecek itu adalah orang-orang yang kompeten orang-orang yang berkecimpung langsung di dalam dunia olahraga dicek tuh cocok enggak buat olahraga apa enggak Kalau masalah amannya baru urusan polisi Wah ini aman nih venuya tapi pantes cocok layak atau enggak harus orang yang kompeten harus orang yang menggeluti olahraga terkait menurut gua sih gitu ya Dan Pak Agus Fatoni juga mengatakan kalau panitia sudah menyiapkan antisipasi jika terjadi apa-apa Wah pernyataan yang benar-benar bikin kita ke mana-mana gitu ya karena di awal tuh dikatakan masih ada yang harus dilengkapi nah namun Dikatakan lagi akan ada antisipasi kalau terjadi apa-apa berarti kan kalau enggak terjadi apa-apa Ya udah yang enggak dilengkapi Ya udah gitu Waduh ini kacau juga ya dan untuk jalanan yang berlumpur menurut Pak Agus Beliau juga memberikan respon Dengan mengatakan kalau GOR tersebut memang diperkirakan selesai pada bulan Desember tahun 2024 sesuai dengan kontrak yang ada dan GOR tersebut baru dibangun dari bulan Juli kemarin ya berarti belum siap dong kenapa dinyatakan siap gitu ya untuk penyelenggaraan Pon ya Mending dikasih hak ke daerah lain aja atau sekalian ya diselenggarakan di Aceh aja gitu satu tempat gitu kan jadinya dana yang sedikit tadi bisa difokuskan gitu jadi di sini secara enggak langsung kita bisa melihat bahwa GOR tersebut sebenarnya belum bisa untuk dijadikan tempat untuk pertandingan alias belum siap dan jalanan yang becek itu kabarnya adalah bagian belakang dari GOR bagian belakang dari bangunan yang memang belum jadi dan karena hujan makanya ada genangan dan lumpur yang kemarin yang jadi masalah itu jalan belakang Jalan belakang ini sebenarnya tidak digunakan oh bukan ases utama ya Pak ya bukan Jalan depan bukan jalan utama itu adalah Jalan belakang Dikatakan lagi hanya saja kalau akses jalannya dari depan GOR ya itu udah jadi dan udah siap digunakan tapi yang jadi pertanyaan gua adalah siapa yang ngarahin tuh para atlet kok lewat belakang yang ngarahin kan udah pasti orang lokal ya udah pasti koordinator yang berasal dari Sumut juga kok dia bawa Jalan atlet dari jalur belakang Nah itu harus dipertanyakan tuh dan Pak Agus juga enggak terima ketika banyak orang yang memprotes dan mengatakan kalau Pon tahun ini dicap sebagai PON yang paling buruk karena masing-masing itu ada kelebihan dan ada kekurangannya menurut beliau nah Menurut kalian gimana tuh geng Apa kalian setuju dengan apa yang dikatakan oleh Pak Agus Fatoni atau enggak kata beliau ya enggak semuanya sempurna nah di daerah lain sudah pasti ada kekurangannya juga tapi di daerah Sumut daerah mereka ini ada kelebihan ada kekurangannya yang jadi pertanyaannya Kelebihannya apa yang mungkin kalian yang paham bisa Tuliskan komentar di bawah lalu geng Menteri Pemuda dan Olahraga yaitu Pak Dito ariotejo itu sampai meminta maaf mengenai infrastruktur penyelenggaraan Pon 2024 di Aceh Sumut yang dianggap kurang memadai ini memang saya harus mohon maaf mungkin ini ada koordinasi yang sangat besar dan agak delay waktunya Karena tapi kami jamin permainan bisa dilakukan semua Nah jadi Pak kemenpora kita ini akan langsung berkoordinasi dengan beberapa pihak seperti menteri pupr dan juga Satgas tata kelola Pon untuk bisa menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada Pon tahun ini yang jadi pertanyaannya Kenapa diselesaikan setelah viral mulu ya kenapa dari sebelumnya gitu enggak dicek langsung gitu udah viral baru diselesaikan penyelenggaraan acaranya Udah lewat baru diselesaikan ya ini selalu berulang terjadi di negara kita kita namun dikatakan juga koordinasi Ini Membutuhkan waktu sehingga enggak bisa langsung seketika itu juga dilakukan tapi Pak Dito itu menjamin kalau semua cabang olahraga akan bisa bertanding Pak Dito juga mengatakan kalau semua permasalahan di Pon ini enggak bisa semuanya diselesaikan oleh pemerintah pusat karena ada kewenangan dari pemerintah daerah juga nah Karena problem-problem itulah Ada dugaan yang timbul di tengah-tengah masyarakat apa jangan-jangan sudah terjadi penyelewengan terhadap dana Pon alias korupsi karena Soalnya kalau dilihat dari total dana nya yang menyentuh angka 1 triliun 1,3 gitu enggak layak banget fasilitas dan infrastrukturnya Pak Dito di saat itu langsung menegaskan kalau dugaan seperti itu kemungkinan besar enggak benar Nah dan hal tersebut disebabkan sebagai respon karena ramainya unggahan yang menerasikan seperti ada indikasi kecurangan dalam penyelenggaraan Pon tahun ini nah namun pihak dari kemenpora itu meminta kepada Direktorat tindak pidana korupsi untuk mengusut kasus dugaan tersebut ya karena walaupun Pak Dito membantah permasalahan isu korupsi ini Tapi beliau juga men anggapi dengan serius dugaan tersebut sampai meminta Direktorat tindak pidana korupsi untuk mengusut kasus dugaan penyelewengan dana ini Nah dengan bergabungnya tim dari Kejaksaan Agung dan badan pengawasan keuangan dan pembangunan atau BPKP untuk mengusut langsung dugaan penyelewengan tersebut Sekarang kita akan masuk ke dalam beberapa kontroversi lain yang terjadi dalam penyelenggaraan Pon Aceh Sumut 2024 ini jadi geng selain yang gua bahas tadi mengenai kontroversi yaitu tentang infrastruktur dan fasilitas yang dinilai enggak memadai hingga adanya dugaan penyelewengan dana gitu ya sebenarnya ada beberapa kontroversi lain yang terjadi ketika berlangsungnya Pon 2024 ini yang pertama adalah kasus mengenai dugaan pemukulan yang dialami oleh Kapten dari tim sepak bola asal Sumut yang bernama Alif ekarizki dikabarkan dia ini dikeroyok oleh tim dari dari Papua Barat ketika berada di hotel yang ada di Banda Aceh Nah itu kabar yang beredar dan kejadian tersebut berawal setelah pertandingan antara Sumut melawan Sulawesi Tengah yang dilaksanakan di Stadion Haji murtala Aceh pada tanggal 11 September tahun 2024 setelah pertandingan selesai seluruh tim itu langsung pulang ke hotel di saat itu hanya Alif yang memang masuk paling terakhir dan hal tersebut sudah biasa dilakukan oleh si Alif ini untuk memastikan seluruh pemain Tim sudah masuk ke dalam di saat Setelah semua pemain timnya sudah masuk ke kamar yang berada di lantai 4 tiba-tiba mereka mendengar terjadi ribut-ribut di lantai 3 di mana lantai tersebut adalah lantai dari pemain Tim dari Papua [Musik] Barat karena kejadian tersebut Alif mendapatkan dua jahitan di bagian hidung dan tim Sumatera Utara langsung melaporkan kejadian tersebut ke pooresta Banda Aceh wah kacau banget ya geng ini sebenarnya pertandingan bola apa UFC gitu ya Ada adu pukulnya segala gitu Nah tapi di saat itu kasus tersebut dikabarkan enggak jadi dilanjutkan kalau Berdasarkan pernyataan dari Baharuddin Siagian selaku kepala Dinas Pemuda dan Olahraga atau Dispora Sumatera Utara dia memang membenarkan sudah terjadi peristiwa tersebut hanya saja Beliau mengatakan kalau kita enggak boleh membalas dan mengatakan semuanya sudah aman Enggak tahu nih Alasannya kenapa proses hukumnya enggak berlanjut apakah kedua belah pihak udah memilih damai atau ada hal lain tapi yang sangat disayangkan adalah ya hal tersebut bisa terjadi perkelahian di luar lapangan Gitu ya perkelahian di luar lapangan antara pemain ya kalau misalkan gontok-gontokan di tengah lapangan mungkin kita masih bisa mewajarkan namanya juga di saat itu lagi Adrenaline Rush atau lagi ada pergesekan semua pemain saling berkompetisi gitu kan Ya panas bentrok ya mungkin agak sedikit wajar walaupun tidak masuk ke dalam ranah sportivitas gitu tapi ini di luar lapangan di luar sedang bermain yang mana seharusnya antara dua kelompok ini nih mereka itu saling berkoneksi gitu cari teman cari saudara supaya suatu hari bisa saling mengunjungi yang dari Papua Barat bisa berkunjung ke Sumatera Utara atau sebaliknya yang dari Sumatera Utara bisa berkunjung ke Papua Barat terus kemudian geng masih seputar sepak bola nih geng dikatakan kalau terjadi persoalan terkait permasalahan tiket untuk menonton pertandingan sepak bola di Pon tahun ini karena pada saat dimulainya pertandingan masyarakat masih bingung mengenai bagaimana cara untuk membeli beli tiket karena enggak ada informasi resmi terkait penjualan tiketnya di website resmi Pon bagian tiketing mencantumkan semua cabang olahraga Pon Tapi semua tiketnya habis jadi ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat Kok bisa semua tiketnya habis apa pertandingannya itu gratis atau semuanya sudah diborong sama calo bukannya segera ditangani oleh pihak PON di saat itu malah semakin parah ketika pertandingan futsal di Sumatera Utara Karena ada informasi kalau tiketnya itu sudah habis tapi di sekitar lokasi pertandingan ada calo yang menjual tiket Wah ini benar-benar kacau banget nah terus ada lagi nih geng ini berita viral yang berhubungan dengan masyarakat terhadap pon yaitu ada seorang pemilik catering yang bernama Ibu Fitriah yang mana beliau diminta untuk menyediakan 1000 kotak nasi dan 2.000 kotak kue yang nantinya akan diberikan pada hari pelaksanaan PON di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh nah ini kejadiannya di Aceh namun sehari sebelum acara pesanan tersebut tiba-tiba di-cancel atau dibatalkan secara sepihak tanpa adanya alasan yang jelas bu Fitriah di saat itu mengatakan kalau orang-orang yang membantunya itu sebagian besar adalah para janda yang mencari penghasilan dari pekerjaan tersebut sehingga pembatalan secara sepihak Ini menimbulkan kerugian yang sangat besar Enggak cuma untuk dia tetapi juga bagi para pekerja yang merupakan para janda yang ikut di dalam pekerjaan tersebut belum lagi ternyata modal yang digunakan untuk mempersiapkan makanan itu berasal dari pinjaman keluarga Wah kasihan banget tapi di sini ya banyak juga netizen yang mempertanyakan Kenapa Bu Fitria dari awal enggak memastikan dulu gitu kayak minta DP atau minta kontrak atau hal-hal lain lah Nah tapi jawabannya ya cukup simpel Ya namanya juga ibu-ibu namanya juga ya Warga maaf nih warga desa gitu yang enggak tahu apa-apa ya enggak tahu sistem e kontrak tuh kayak gimana mungkin karena ini acara besar dari pemerintah dia udah yakin enggak mungkin dibohongin gitu ya Kasihan juga nah kekecewaan dari bufitria ini disampaikannya melalui media sosial dan kalau kalian mau lihat beritanya itu ada juga di media sosial tiktok dengan username hanya kamu 190 kalian bisa cek langsung sedih banget bahkan bok-bosnya itu masih ada di sana Lalu geng kontroversi yang paling baru nih geng kejadian yang dialami oleh wasit yang bernama Eko Agus Sugiharto yang mana ketika itu wasit yang satu ini bertugas dalam pertandingan ketika Sulawesi Tengah melawan Aceh tuan rumah nah wasit ini dipukul sama salah satu pemain asal Sulawesi Tengah pada hari Sabtu tanggal 14 September tahun 2024 wasit yang bernama Eko ini cukup kontroversial Dia memberikan tiga kartu merah kepada pemain Sulawesi tengah sehingga tim tersebut hanya bermain dengan 8 orang aja kemudian setelah Eko ini memberikan kartu merah tersebut Dia memberikan perpanjangan waktu pertandingan selama 13 menit Di menit ke-97 Eko memberikan penalti kepada tuan rumah aceh karena ada salah satu pemainnya yang dilanggar oleh pemain dari Sulawesi Tengah di kotak penalti dan penalti tersebut membuat tim dari Sulawesi Tengah menjadi marah sampai puncaknya salah satu pemain Sulawesi Tengah yang berinisial Mr yang saking emosinya itu langsung memukul bagian kepala Eko sampai si Wasi tersebut jatuh dan pingsan akibatnya wasit yang satu ini sampai harus ditandu keluar lapangan dan dibawa menggunakan ambulans untuk mendapatkan perawatan pasca insiden tersebut pertandingan masih memanas bahkan sempat dihentikan dan dimulai lagi dengan tendangan penalti dari Aceh namun tim dari Aceh gagal mendapatkan skor dari penalti tersebut hanya saja enggak lama kemudian Aceh itu mendapatkan penalti lagi sehingga pertandingan berakhir dengan skor satu sama Nah karena skornya yang seri akhirnya seharusnya pertandingan itu dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu namun tim dari Sulawesi Tengah ah kecewa duluan mereka memutuskan untuk mengundurkan diri karena menganggap kalau wasit yang memimpin jalannya pertandingan itu bersikap tidak adil yang keputusannya itu sangat merugikan bagi para pemain Sulawesi Tengah Selain itu Manajer tim sepak bola Pon Sulawesi Tengah yang bernama susik itu mengatakan seharusnya wasit yang ditunjuk untuk pertandingan di Aceh melawan Sulawesi Tengah adalah Ahmad Hafid Hilmi yang mana nama tersebut didapatkan dari line up yang diberikan kepada tim Sulawesi Tengah 5 menit sebelum pertandingan dimulai tetapi pada saat pertandingan Ahmad Hafid justru digantikan oleh si Eko ini dan ini baru diketahui oleh tim Sulawesi Tengah dari media yang memberitakan kejadian pertandingan tersebut Nah karena dinilai janggal akhirnya pihak PSSI pun turun tangan dalam mengusut kasus ini yang mana Kalau terbukti si wasit yang bernama Eko ini melanggar maka dia bakal terancam sanksi seumur hidup dan tidak diperbolehkan lagi untuk menjadi wasit dalam pertandingan sepak bola di Indonesia kacau Enggak tuh dan dari yang gua baca juga nih geng ya ya ternyata itu ee si wasid ini profesinya adalah seorang guru olahraga dan beliau ini dari Sumatera Selatan nah Jujur aja ya kalau kalian nanya ke gua gua tuh Bela siapa Apakah sebagai keturunan Aceh gua harus Bela Acehnya enggak juga kalau memang ini ada indikasi kecurangan jujur aja gua bakal Bela Sulawesi Tengah kalau ada indikasi kecurangan Nah tapi di sini gua bersikap Netral sebagai pembawa atau penyampai pesan atau penyampai berita di sini kita harus tunggu nih geng kita harus tunggu pengusutan dari kasus ini kalau memang ini terbukti ada orang yang bermain di belakang ini kalian harus ingat bahwa yang disalahkan bukan provinsinya yang disalahkan adalah orang yang terlibat di belakangnya karena kalau di luar semua ini ya kalian harus sadar kita ini cuma rakyat kita enggak tahu apa-apa ya kan kalian rakyat gua rakyat Indonesia ini Ya semua masyarakatnya rakyat yang bermain Siapa yang bermain ya pemerintah-pemerintahnya kenapa ketika mereka yang bermain mereka yang korupsi mereka yang mendapatkan keuntungan terus kita sesama rakyat harus berantem El misalkan nih lu misalnya dari Sulawesi Tengah misalkan lu masyarakat Sulawesi Tengah Kenapa lu harus menghina orang Aceh dan orang Aceh juga kenapa mesti Goblok gitu nghina orang Sulawesi tengah buat apa kita sama-sama rakyat kalaupun korupsinya lolos lu juga enggak nikmati uangnya kalaupun ini terbukti korupsi lu juga enggak diapa-apain kita sebagai rakyat nyari makan sendiri ya kan nyelesaiin urusan kita sendiri terus tiba-tiba gara-gara ada oknum pemerintah atau oknum panitia atau oknum penyelenggara yang korupsi yang gontok-gontokan malah rakyatnya malah masyarakatnya ya ngapain Gua lebih setuju kayak apa yang dilakukan oleh pemain Sulawesi Tengah dipukul sekalian tuh oknum yang melakukan kecurangan yaitu terduga tadi si wasit Kalau memang dia terbukti melakukan kecurangan ya dia dipukul wajar aja gitu tetapi sesama pemain sesama masyarakat ya enggak perlulah saling gontok-gontokan karena balik lagi kita enggak nikmatin apa-apa dari hasilnya Ya kayak ucapan dari pihak Sulawesi Tengah gua enggak tahu itu pelatihnya apa manajernya ketika itu keluar kalimat kayak gini kalian dibayar oleh Aceh Nah itu kayak menurut gua ah Apaan sih gitu Aceh kalau ngomong Aceh ya berarti semuanya gitu satu satu provinsi yang ngebayar tuh bukan Aceh yang ngebayar itu adalah oknum di balik sepak bola perwakilan Aceh itu lebih fair gua rasa begitu nah kalau menurut kalian gimana coba deh kalian tinggalkan komentar di bawah dan juga Menurut kalian Pon kali ini Apakah benar adalah Pon terburuk sepanjang masa ya kan kayak ada yang komen nih katanya ini Pon terburuk sepanjang masa ya tapi gua balikan lagi ya kalau terburuk secara infrastruktur dan fasilitas kita juga patut mengingat ya bahwa pendanaan Pon di tahun ini itu tiga kali lipat lebih rendah daripada pendana an Pon sebelumnya Yang mana di Pon sebelumnya dananya itu 3,5t sementara Pon kali ini dananya itu 500 m dan 800 M yang mana kalau ditotalkan cuma 1,3t jadi jauh banget gitu Nah mungkin dari kalian bisa menilai Apakah kekurangan dari infrastruktur itu benar-benar pure kesalahan dari penyelenggara atau panitia atau justru Memang karena kurang dananya coba deh coba tinggalkan opini kalian karena jujur aja ya gua bingung gitu belakangan kita bisa lihat ya pajak naik ya kan Terus juga ya PHK semakin banyak dan ya segala macamlah karena gua mikir gini Geng belakangan kan kita lihat ya di negara kita ini ya memang perputaran ekonomi sedang ya pahit-pahitnya lah Nah tapi banyak sekali pajak-pajak yang saat ini ditambahkan oleh pemerintah dan angkanya juga dinaikkan nah tetapi kenapa ketika penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional dananya justru turun Coba deh menurut penilaian kalian