JAPANESE JOHATSU! SERVICES TO REMOVE PEOPLE WITH MANY PROBLEMS
0Z9xUDMN-pQ • 2024-08-21
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Pasti kalian akan bertanya-tanya ini
untuk menyewa Jasa johatsu Ini berapa
harganya nah dikatakan nih ya untuk
melakukan johatsu uangnya itu relatif
murah namun lagi-lagi seperti yang gua
katakan sebelumnya Enggak semua orang
diterima atau diperbolehkan untuk
melakukan
johatsu yo geng tekan tombol subscribe
geng Halo geng Welcome back to kamar
Jerry
[Musik]
genggeng Oke Jepang menjadi salah satu
negara yang sangat maju di kawasan Asia
meskipun negara tersebut adalah negara
yang kalah perang dalam perang dunia
kedua Tapi Jepang ini bisa memulihkan
kondisi negaranya dengan relatif cepat
sampai menjadi salah satu negara yang
bisa dikenal dengan kecanggihan
teknologinya geng ya sekarang negara
mana nih yang enggak pakai teknologi
Jepang ya rata-rata hampir semua negara
itu memakai teknologi buatan Jepang
terus enggak cuma itu geng Jepang ini
juga terkenal tidak pernah melupakan
kebudayaan asli negara mereka meskipun
sudah menjadi negara yang maju yang mana
negara-negara maju lainnya itu sebagian
besar budayanya kan sudah mulai luntur
tapi Jepang enggak kayak gitu mereka
masih melestarikan budaya leluhurnya nah
Jepang juga menjadi salah satu negara
yang unik yang mungkin setiap hal unik
ini hanya bisa ditemukan di Jepang Nah
salah satu contohnya nih ya vending
machine nah di Indonesia vending
machine-nya itu hanya menjual minuman
minuman kaleng Kita masukin duit ter
terus kayak di kulkas gitu kita pilih
keluar minuman kalau di Jepang udah
enggak kayak gitu lagi geng beli makanan
berat bisa beli peralatan seperti payung
bisa beli bahan dapur Bisa beli
buah-buahan bahkan sampai bisa beli
gadget Jadi kalau lu pengin beli iPhone
ya tinggal pakai vending machine aja
enggak perlu ke contur handphone gitu
dan terus di Jepang ini ada Warnet yang
bisa dipakai untuk tidur segala geng Nah
kalau di Indonesia kan biasanya warnet
Hanya berupa bilik dan PC aja tapi di
Jepang kalian bisa tidur di bilik itu
dan ada kamar mandi umumnya bahkan bisa
makan dan minum karena Kara memang sudah
menjadi fasilitas di sana yang mana
warnet-warnet Kayak gitu sengaja
dibangun untuk para pekerja yang enggak
punya tempat tinggal karena terkendala
biaya sewa dan mahal Nah jadi kalian
bisa bayangkan lah ya kehidupan di
Jepang itu seperti apa geng Jadi
benar-benar seunik itulah yang enggak
ada di Indonesia ada di sana Nah tapi
hari ini kita enggak bakal ngebahas soal
kemajuan teknologinya dan hal-hal unik
yang berhubungan dengan dunia modernnya
tapi kita bakal ngebahas sebuah fenomena
yang unik dan menurut gua ini mungkin
menjadi sebuah dambaan bagi sobat-sobat
pinjol ya orang-orang yang suka ngutang
yang suka pinjol ini mungkin jadi
dambaan Kalian nih yaitu sebuah fenomena
yang cuma ada di Jepang di mana
seseorang bisa menghilang tanpa jejak
bukan jadi ninja nih tapi hilang tanpa
jejaknya itu dengan cara mengganti semua
identitasnya Dan ini menjadi hal yang
sah dan bahkan ada perusahaan yang
memfasilitasi hal tersebut Jadi kalau
ada orang yang ingin menghilangkan jejak
mengganti identitasnya itu ada
perusahaan yang siap menyediakan jasanya
fenomena seperti ini bernama
[Musik]
johatsu nah kok bisa ada jasa seperti
ini Jasa menghilangkan jejak mengganti
identitas dan seolah-olah orang itu
terlahir kembali atau menjadi pribadi
yang baru dan apa yang menyebabkan
seseorang ingin melakukan johatsu ini
dan bagaimana sistemnya nah Mari
sama-sama kita bahas secara lengkap
fenomena tentang johatsu yang terjadi di
Jepang ini langsung aja kita bahas di
sisi lain
[Musik]
Oke geng jangan lupa buat kalian check
out produk dari genlabs watermelon
Bubble Gum linknya udah ada di kolom
deskripsi udah banyak yang nyobain udah
banyak yang ketagihan Masa kalian mau
ketinggalan Oke sekarang kita mulai
pembahasannya tentang
johatsu nah sebelum kita bahas
langkah-langkah untuk bisa melaksanakan
johatsu kita bahas dulu nih penyebab
adanya johatsu ini di Jepang
[Musik]
jadi geng johatsu ini sendiri berarti
adalah penguapan menguap gitu Nah bukan
berarti orang-orang yang melakukan
johatsu ini bakal menguap Tetapi lebih
merujuk kepada analogi untuk orang-orang
yang ingin menghilangkan jejak gitu ya
seperti air yang menguap kita kan enggak
pernah bisa melihat jejak air itu ketika
sudah menguap Nah ada istilah lain dari
fenomena ini yang disebut dengan yonige
yang berarti menghilang di malam hari
seperti itulah kira-kira penjabaran
tentang johatsu ini menghilangnya
seseorang jejak ini bukan karena diculik
atau dieksekusi oleh orang lain
melainkan adalah sesuatu yang mereka
inginkan sendiri Mereka ingin menghilang
Mereka benar-benar ingin menjadi pribadi
yang
baru dan Apa alasan mereka untuk
melakukan hal tersebut Nah bagi yang
belum tahu nih di balik majunya negara
Jepang ternyata orang-orang Jepang itu
sebenarnya enggak bahagia geng jadi
semuram durjanya kehidupan di negara
kita Indonesia ya dengan segala praktik
korupsi dan kecurangan di negara kita
ini orang Indonesia itu masih bisa
tersenyum bahkan di saat lapar pun masih
tersenyum gitu masih ada titik bahagia
masih mencari satu titik bahagia dari
1000 masalah itu orang Indonesia Nah
tapi di Jepang berbeda negaranya maju
tapi orangnya enggak bahagia Kenapa
demikian ini berkaitan dengan budaya dan
nilai-nilai yang mereka anut selama
bertahun-tahun salah satu contohnya
adalah yang sudah sangat terkenal nih
budaya tepat waktu alias disiplin di
Jepang itu enggak bisa kayak di negara
kita geng yang mana di negara kita bisa
ngopi dulu bisa nyantai dulu ngobrol
dulu di sana enggak ada ada kayak gitu
on time ya on time disiplin ya disiplin
dan di Jepang orang-orangnya itu
bergerak seperti robot Nah makanya
enggak heran kalau kalian lihat di
video-video nih ya pagi hari kereta di
Jepang itu sudah penuh oleh para siswa
dan orang-orang kantoran dan ini enggak
hanya diterapkan di ranah-ranah
profesional seperti pekerjaan aja geng
tetapi juga keseharian mereka semisal
ada janji bertemu dengan teman atau
keluarga Orang Jepang itu berusaha untuk
enggak telat karena di budaya mereka
terlambat itu dianggap enggak sopan
karena menandakan kalau mereka tidak
tidak menghargai waktu dan orang lain
atau orang yang sudah membuat janji
dengan mereka itu dianggap Enggak
penting kalau mereka enggak tepat waktu
sehingga bisa menyebabkan orang lain
akan menganggap orang yang tidak tepat
waktu itu orang yang tidak bisa
diandalkan dan tidak dapat
dipercaya terus geng budaya seperti ini
itu tergolong budaya baru di Jepang
karena pada zaman dahulu Jepang itu
menggunakan sistem waktu berdasarkan
musimnya negara-negara lain yang berasal
dari luar Jepang tentunya memiliki
siklus musim yang berbeda dengan Jepang
sehingga sering sekali tidak tepat wak
waktu akhirnya pada saat Jepang berada
di dalam periode Meiji negara tersebut
mengalami modernisasi termasuk dengan
standar untuk pengukuran waktu yang
semakin lama semakin terbentuklah sifat
tepat waktu seperti yang kita kenal
sekarang Nah Tapi sering sekali nih geng
ya ketepatan waktu ini tidak berlaku
bagi karyawan perusahaan mengenai jam
pulang mereka yang mana mereka itu
dituntut untuk masuk tepat waktu tapi
sering sekali pulang sampai larut malam
atau lembur bahkan ya kayak hampir 24
jam bekerja dan itu bukanlah sebuah hal
yang aneh di di Jepang karena memang
mereka menganggap kalau orang yang
pulang telat karena bekerja itu berarti
mereka sangat mendedikasikan diri kepada
perusahaan tempat mereka bekerja ada
banyak perusahaan yang menilai kalau
karyawan mereka harus menyelesaikan
pekerjaannya di hari itu juga meskipun
karyawannya itu harus pulang telat
karena hal tersebut jadi benar-benar
ketat semuanya nah budaya seperti ini
memiliki istilah sendiri geng yaitu
karosi yang diartikan sebagai gila kerja
yang berlebihan sampai mengganggu
kesehatan dan ini sudah sangat lumrah di
Jepang Hal ini ini menjadi dampak dari
adanya budaya orang Jepang yang terlalu
mendedikasikan diri kepada pekerjaan dan
perusahaan mereka sampai enggak peduli
sama hidup sendiri tetapi lebih peduli
kepada keberlangsungan perusahaannya dan
Kak Rosi ini juga sering digunakan untuk
menjelaskan kematian dari orang-orang
Jepang yang disebabkan karena gila kerja
jadi bekerja terlalu banyak Nah akhirnya
meninggoi gitu dan karena budaya di
Jepang yang menormalisasikan para
karyawannya pulang telat dan harus
menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu
pastinya para karyawan akan cepat at
menderita sakit sampai yang parahnya
menyebabkan mereka meninggal dunia
karena terlalu capek bekerja dan ini
banyak banget terjadi di Jepang budaya
karoshi ini enggak pandang gender geng
mau itu laki-laki ataupun perempuan
Semuanya sama tapi tekanan kepada
perempuan malah lebih parah karena
mereka sering sekali mengalami kasus
pelecehan kebayang tuh ya udah kerja
capek-capek udah ya di bawah tekanan
perusahaan pulang dari kantor sering
sekali mendapatkan pelecehan karena
memang tingkat pelecehan di Jepang cukup
tinggi
menurut informasi yang gua ambil dari
harian Kompas nih geng sepertiga dari
perempuan jepang itu pernah mengalami
pelecehan di tempat kerja mereka dan
hampir separuh dari perempuan itu
mengaku mereka sering menjadi bahan
ledekan di tempat kerja mereka biasanya
yang dikatain itu adalah penampilan
terus usia sampai bentuk fisik mereka
geng dan meskipun sudah dikategorikan
sebagai negara maju Jepang masih
memiliki budaya patriarki yang mengikat
kuat di kehidupan masyarakatnya yang
memang sudah ada sejak nenek moyang
mereka dulu dan sangat ber kaitan dengan
ajaran konfusianisme dalam ajaran
tersebut laki-laki itu dianggap berperan
sebagai pencari nafkah dan kepala
keluarga sementara perempuan dianggap
sebagai istri dan pengasuh yang harus
patuh kepada kepala keluarga dan sejak
kecil anak-anak di Jepang sudah
diberikan pemahaman seperti itu dengan
menerapkan nilai-nilai tersebut
contohnya anak perempuan diajarkan untuk
berbicara dengan lembut terus
berperilaku dengan cara yang lucu dan
tidak boleh mengancam nah sedangkan anak
laki-laki diajarkan untuk menggunakan
bahasa dan perilaku yang lebih dominan
tegas pokoknya memerintah gitu Nah
itulah kurang lebih budaya
Jepang terus tidak hanya dipraktikkan
langsung oleh orang tua dan guru-guru
mereka tetapi juga termasuk ke
program-program TV dan buku untuk
anak-anak pemahaman seperti itu pada
akhirnya mempengaruhi praktik dari
perekrutan dan budaya di tempat kerja
yang ada di Jepang dan karena di abad
sekarang Jepang sedang terancam krisis
demografi membuat perempuan akhirnya
mulai masuk ke dalam dunia kerja hanya
aja nih karena masih menganut nilai
Kalau laki-lakilah yang harus dominan
sehingga para perempuan Jepang di tempat
kerjanya sering mendapatkan perlakuan
yang tidak mengenakkan sering dibully
gitu dan mereka ini diragukan
kemampuannya untuk bisa menempati posisi
tinggi di sebuah perusahaan Jadi enggak
boleh perempuan yang terlalu memimpin
pemahaman seperti ini enggak hanya
berdampak pada jenjang karir
perempuan-perempuan di Jepang geng tapi
juga sangat mempengaruhi tingginya kasus
KDRT di Jepang karena ya laki-lakinya
merasa Superior gitu pada tahun 2021
kantor kabinet Jepang melakukan survei
mengenai KDRT pada bulan November dan
Desember kepada
2.591 orang yang menikah atau pernah
menikah dan hasilnya
25,9% perempuan dan
18,4% laki-laki mengatakan pernah
mengalami
KDRT nah meskipun terkadang tetap ada
laki-laki yang menjadi korban Tapi tetap
saja perempuan yang menjadi korban
paling banyak dari kasus KDRT di Jepang
Nah makanya bisa dikatakan untuk seorang
perempuan di Jepang itu tekanannya cukup
tinggi selain mereka harus bekerja
mereka juga harus berhadapan dengan
kemungkinan-kemungkinan mereka dikasari
oleh kaum
laki-laki nah terus kembali ke dunia
kerja tadi geng Kenapa orang-orang
Jepang masih mau bertahan di perusahaan
mereka Padahal mereka ini kerja
berlebihan sampai harus mengorbankan
kesehatan Nah terus juga di sisi lain
bagi si perempuannya yang mengalami KDRT
itu jarang sekali mau mengadukan kasus
KDRT mereka nah ternyata ya Ini semua
karena biaya hidup di Jepang yang
dinilai sangat mahal kalau informasi
dari ee okezo zone ya biaya hidup di
Jepang itu bisa tinggi karena tingkat
konsumsi masyarakatnya yaitu
111,16% lebih besar kalau dibandingkan
dengan di Indonesia dan Jepang juga
menerapkan pembayaran berbagai jenis
pajak dari gaji Nah ada pajak
penghasilan pajak penduduk
asuransi-asuransi yang beragam pokoknya
ya banyak pajaknya orang Jepang membayar
pajak dan asuransi tersebut sebesar 20%
dari pendapatan tahunan mereka Nah jadi
mereka bisa mendapatkan pendapatan
tahunan hanya sekitar 80%. dan biasanya
pekerjaan kantoran itu banyaknya ada di
Tokyo dan orang-orang Jepang yang berada
di daerah lain akhirnya pindah ke Tokyo
untuk mencari pekerjaan ya ibaratnya
kayak Jakarta lah banyak orang-orang
daerah yang akhirnya pindah ke Jakarta
ya jadinya biaya hidup pun tinggi
sebagai sebuah ibu kota ya Tokyo dan
tempat yang strategis untuk bisnis ini
Tentunya harga sewanya juga tinggi dan
mahal-mahal lah gitu nah sudah gaji
tahunan mereka harus dipotong 20% mereka
juga harus bayar sewa rumah dan
apartemen belum lagi untuk memenuhi
kebutuhan sehari-hari makanya di Tokyo
kalian bisa menemukan Adanya warna atau
istilahnya Internet Cafe yang dijadikan
tempat untuk menginap oleh para karyawan
yang tidak memiliki tempat tinggal
karena mereka seenggak punya uang itu
dan gajinya juga enggak mencukupi untuk
bisa bayar biaya sewa Nah jadi hidupnya
udah susah terus mengalami KDRT mau
lapor polisi ya mereka juga masih
mikir-mikir ketimbang mereka harus
capek-capek mengurusi urusan tersebut
dengan Polisi mereka lebih memilih untuk
melupakannya memendam sendiri dan tetap
fokus bekerja dan itulah yang terjadi di
Jepang Nah ini bisa dikatakan Ya saking
sibuknya geng jadi enggak sempat
mengurusi urusan-urusan pribadi gitu
geng Nah jadi geng dari penjelasan gua
tadi setidaknya kalian sudah bisa
membayangkan ya betapa tertekannya hidup
mereka di Jepang dan kenyataannya tidak
semenyenangkan yang mungkin kalian lihat
di anim-anim atau film-film Jepang
banyak dari mereka yang mengalami
gangguan mental dan memutuskan untuk
mengakhiri hidup terlebih kalau mereka
diberhentikan dari pekerjaan ya
lagi-lagi karena stigma yang
mendedikasikan diri kepada perusahaan
tadi yang membuat mereka merasa malu
kalau diberhentikan atau dipecat dengan
semua masalah yang dihadapi oleh
masyarakat Jepang ini mereka lebih
memilih untuk menyimpan sendiri karena
enggak mau mendapatkan Makian dari orang
lain atau cemoohan dari orang-orang
sekitar yang akan membuat mereka menjadi
lebih malu lagi karena seperti yang kita
tahu ya Jepang itu orangnya benar-benar
enggak mau malu ya mereka itu enggak mau
gitu ya tiba-tiba mereka e terlihat
memalukan kayak gitu Bahkan mereka kalah
perang aja mereka lebih memilih untuk
arah kiri alias mengakhiri hidupnya
sendiri timbang mereka harus kalah
beneran harus meninggoi karena ditembak
oleh musuh gitu nah dan pada akhirnya
karena memiliki rasa malu yang sangat
tinggi inilah akhirnya muncul
fenomena-fenomena aneh di Jepang salah
satu yang paling aneh adalah mereka
memiliki sebuah hutan yang bernama hutan
ini kalian baca sendiri ya gua enggak
bisa nyebutin kalau gua sebutin pasti
sama YouTube kena teguran nah hutan ini
adalah tempat untuk orang-orang yang
putus asa terus ya E gitu ya untuk ehem
gitu tapi selain dengan solusi pergi ke
hutan tersebut ternyata orang Jepang
punya budaya lain yaitu budaya yang
sedang kita bahas ini mereka bakal
memutuskan untuk menerapkan johatsu
yaitu menghilang alias mengganti semua
identitasnya dan memulai kehidupan baru
jadi bisa dikatakan mereka ini bukan
kabur dari kehidupan masa lalu Tetapi
lebih ingin terlahir kembali menjadi
pribadi yang baru gimana sih geng
johatsu ini dan bagaimana mereka
menerapkannya
kalau menurut media yang bernama maize
johatsu ini terkait dengan kebiasaan di
masa lalu bagi orang-orang Jepang yang
tinggal di Tokyo untuk pergi ke
pinggiran kota hanya untuk berendam air
panas sambil menikmati pemandangan
gunung Fuji Nah itu di masa lalu nih di
masa lalu itu maksudnya nah namun di
sana mereka ini bisa beristirahat
sejenak dengan segala kepenatan yang
mereka alami Kalau bahasa anak-anak
depoknya tuh healing gitu ya healing ke
Puncak nah kurang lebih kayak gitu dan
di sana nanti sering sekali mereka ini
juga memikirkan pilihan untuk mengakhiri
HID hidup mereka atau justru kabur dari
kehidupan lama mereka tanpa pernah
kembali lagi dan karena tidak mau
mengakhiri hidup Ya kan ada juga
sebagian besar mereka yang takut
mengakhiri hidup akhirnya mereka memilih
untuk kabur dari kehidupan lama dengan
mencari pekerjaan baru Misalkan seperti
mengurus penginapan jadi buruh dan
lain-lainnya pokoknya enggak mau kerja
kantoran kayak dulu capek gitu Nah
karena mereka ini orangnya rasa malunya
cukup tinggi makanya mereka lebih
memilih untuk mengganti identitas Supaya
apa supaya mereka itu tidak di dianggap
cupu enggak dianggap menyerah dengan
hidupnya padahal aslinya memang nyerah
Tetapi menurut mereka dengan mengganti
identitas mengganti nama baru itu
artinya yang menanggung malu adalah
dirinya dia dengan nama yang dulu gitu
emang agak aneh ini sebenarnya ya hanya
soal sugesti Sebenarnya ya Ya hanya
mengganti nama langsung merasa dia
sebagai pribadi yang lain gitu biasanya
orang-orang ini yang menjalani johatsu
itu akan menjalani hidup mereka yang
baru dengan menjadi orang yang baru yang
jauh dari tempat tinggal mereka
sebelumnya namun ada juga inform masih
yang mengatakan kalau pada zaman dahulu
biasanya johatsu ini tidak dilakukan
oleh orang-orang Yang Sudah penat atau
stres kerja di tahun 1960-an johatsu ini
justru berlaku kepada orang-orang yang
memutuskan untuk melarikan diri dari
keluarganya karena merasa pernikahannya
itu sudah enggak asik udah enggak
harmonis jadi dia udah capek sama
bininya dia memilih untuk johatsu atau
sebaliknya istri yang sudahah capek sama
suami digebukin mulu mungkin terus dia
memilih untuk johatsu Kenapa demikian
karena mereka berpikir ke timbang harus
mengurus perceraian yang membutuhkan
banyak waktu uang dan tenaga mungkin ya
Ada baiknya mereka lebih memilih untuk
melakukan johatsu ini Menghilang dari
kehidupan sebelumnya daripada harus
repot-repot mengurus perceraian dan
menanggung malu karena perceraian
tersebut Wah aneh-aneh aja orang Jepang
ya
geng Nah lalu selain karena ingin kabur
dari pasangan mereka yang disebabkan
hubungan pernikahan yang sudah tidak
harmonis menurut media bisnis insider di
akhir tahun tahun 1960-an juga banyak
orang-orang yang melarikan diri dari
pekerjaan mereka dan itu berlanjut
sampai tahun 1970-an di mana Banyak
orang Jepang yang tadinya berasal dari
kota dan memilih untuk tinggal di Tokyo
karena bekerja lalu mencoba untuk
melakukan johatsu karena sudah tidak
kuat lagi dengan tekanan hidup yang
mereka hadapi nah biasanya mereka ini
bakal meninggalkan rumah tanpa
sepengetahuan siapapun termasuk dengan
anggota keluarganya dan hanya akan
meninggalkan surat yang menjelaskan
mengenai apa yang sebenarnya terjadi
jadi kepada mereka selama ini dan mereka
akan menjelaskan kalau mereka mengambil
keputusan untuk melakukan johatsu alias
meninggalkan semua masa lalunya termasuk
keluarga kebayang Enggak tuh nah tapi
geng karena semakin banyak orang-orang
yang ingin melakukan johatsu pada
akhirnya di Jepang ada sebuah perusahaan
yang menyediakan layanan johatsu ini
Geng kalau dulunya johatsu ini hanya
dilakukan dengan cara ya pergi begitu
aja menjauh dari keluarga menjauh dari
kehidupan lama Tapi semenjak adanya
perusahaan yang menyediakan layanan
johatsu Maka nanti orang-orang yang akan
melakukan johatsu bisa mengganti semua
identitasnya bisa menjauh dari keluarga
bisa menghilang dari kartu keluarga
pokoknya benar-benar menjalani kehidupan
yang baru ini buat kita orang Indonesia
memang enggak relate lah gitu Nah kalau
di media modern times dikatakan
perusahaan yang menyediakan jasa johatsu
ini disebut dengan night Escape dan
muncul pertama kali pada tahun 1990-an
ketika Ribuan Orang di Jepang mulai
berusaha untuk melarikan diri dari
hutang nah nah pada awalnya gara-gara
hutang nih kalau sobat-sobat pinjol di
zaman itu punya hutang terus tinggal di
Jepang ini bisa banget pakai jasa
johatsu tapi di masa itu memang ya
Kenapa banyak orang Jepang yang
berhutang karena perekonomian di Jepang
memang sedang terpuruk pada saat itu
geng Nah lalu geng night Escape Itu
bukan sebuah perusahaan yang ilegal Jadi
kalau kalian berpikir night Escape ini
ilegal karena dia membantu orang-orang
untuk menghilang lalu mengganti
identitas nah ini enggak mereka ini
legal sah resmi di negara tersebut dan
mereka beroperasi sesuai dengan hukum
yang ada di Jepang karena kalau
menghilangnya seseorang ee dan melakukan
johatsu ini adalah sesuatu yang
diinginkan oleh si individu tersebut
berarti perusahaan tersebut tidak bisa
dipidanakan karena itu adalah keinginan
dari si pribadi yang ingin melakukan
johatsu nah tapi meskipun begitu
dikatakan juga kalau ada beberapa sistem
Di mana mereka membantu para klien yang
ingin johatsu untuk melarikan diri
dengan prosedur yang tidak jelas nah
proses pemindahan para kliennya untuk
meng hang itu disebut dengan night
moving dan bukan berarti pindahnya
mereka itu hanya dilakukan pada malam
hari Tetapi merujuk kepada pindahnya
dengan cara sembunyi-sembunyi kalau
night itu kan malam alias gelap Nah jadi
menghilangnya itu seolah-olah
digambarkan dengan sesuatu yang gelap
sembunyi-sembunyi tanpa ada satu orang
pun yang tahu dan perusahaan tersebut
bakal membantu mereka untuk bisa
menghilang mulai dari memindahkan
barang-barang mereka terus mencari
pekerjaan di tempat yang baru mencari
tempat tinggal yang baru untuk si orang
pemakai jasa johatsu ini bahkan
dikatakan bagi mereka yang memakai jasa
dari perusahaan johatsu ini akan
diberikan support secara emosional untuk
membebaskan si individu tersebut dari
depresi dan kecemasan karena kan balik
lagi mereka ini ingin menghilang bukan
sekedar menghilang doang tapi justru
ingin menjauhi ya rasa sakit hatinya
mungkin rasa kesepiannya depresinya
capeknya nah biasanya si perusahaan
tersebut akan menyediakan seseorang
untuk membantu si individu ini tapi geng
Enggak semua orang bisa diterima oleh
perusahaan tersebut untuk melakukan
johatsu Nah jadi jangan salah jangan
kalian pikir Oh kalau udah ada masalah
tinggal johatsu aja pakai jasa
perusahaan itu nah enggak bisa kayak
gitu pihak perusahaan juga harus
menseleksi orang-orang yang ingin
melakukan johatsu karena pihak
perusahaan itu mengharuskan orang-orang
tersebut terbebas dari pidana berat
seperti ya dia pelaku penghilangan nyawa
atau pelaku Korupsi atau pelaku
pencucian uang atau dia perampok
pemerkosa atau penculik gitu itu enggak
bisa gitu nah mereka juga harus terbebas
dari segala hukum
data tapi yang di sini yang gua bingung
ya ada yang menghilang menggunakan jasa
johatsu karena hutang nah hutangputang
itu kan masuknya ke dalam perdata kan
kalau di Indonesia Nah tapi di sini gua
enggak tahu nih Apakah di Jepang itu
antara hutang dengan penipuan itu
berbeda hukumnya ataukah justru sama Nah
kita enggak tahu nih Yang jelas
dikatakan kalau orang yang berhutang
ingin terbebas dari hutang mereka bisa
dibantu untuk melakukan johatsu
[Musik]
nah lalu geng media BBC itu pernah
mewawancarai seseorang yang bernama
sohatori dia ini adalah pendiri dari
perusahaan yang membantu orang-orang
untuk melakukan johatsu nah dia
mengatakan kalau biasanya alasan dari
orang-orang untuk berpindah dari satu
tempat ke tempat lain atau melakukan
johatsu ini itu karena hal-hal yang
positif seperti misalkan dia pengin
pindah kerja dia pengin masuk kuliah
atau karena ingin menikah nah namun
kenyataannya dikarenakan tuntutan hidup
di Jepang yang sangat tinggi banyak
orang yang ingin pergi dan menghilang
gitu aja walaupun mereka pengin menikah
pengin kuliah terus pengin kerja di
tempat yang baru tapi mereka enggak mau
berhubungan lagi dengan orang-orang di
masa lalunya yang lebih gilanya enggak
mau berhubungan sama orang tuanya lagi
durhaka sih sebenarnya sehingga nih ya
perusahaan yang didirikan oleh so Hatori
itu mencoba untuk membantu orang-orang
yang memiliki keinginan untuk menghilang
ini nah Lalu ada lagi nih seorang
sosiolog dari Jepang yang bernama hiroki
nakamori dia ini sudah meneliti fenomena
johatsu ini selama lebih dari 10 tahun
dan menurut hasil peneli itiannya dia
mengatakan angka perceraian di Jepang
itu sangat rendah sehingga kalau ada
yang bercerai seperti kata gua tadi
merasa malu jadi mereka itu malu banget
kalau sampai bercerai sehingga mereka
memilih untuk meninggalkan pasangan
mereka dibandingkan mengurus perceraian
jadi ketimbang mereka harus bercerai
gitu ya kalau di Indonesia kan
kepengadilan agama mereka itu enggak mau
tuh ngurus cerai itu mendingan Ya udah
menghilang aja dari kehidupan si
pasangannya jadi selama itu statusnya
itu masih istri orang atau suami orang
tapi dia sudah melakukan johatsu alias
tidak akan pernah bertemu lagi dengan si
pasangannya jadi segila itulah johatsu
ini dan Jepang sendiri sebenarnya adalah
salah satu negara yang sangat peduli
terhadap privasi warga negaranya
sehingga sangat mudah Bagi siapapun dari
mereka yang ingin menghilang tanpa perlu
ada yang mencurigai bagi warga Jepang
itu tidak perlu berasa takut akan
dijudge macam-macam ketika mereka
menghilang karena orang-orang di sana
tuh enggak peduli karena ya itu tadi
privasinya tuh sangat terjaga di sana
orang-orang enggak mau ikut campur
masalah orang lain nah ketika mereka
menghilang atau melakukan johatsu
biasanya orang-orang ini akan tetap bisa
menarik uang mereka dari ATM tanpa ada
ancaman atau anggota keluarga mereka
tetap tidak akan tahu keberadaan mereka
karena di Jepang itu dilarang untuk
merekam orang sembarangan jadi enggak
bisa tuh kayak lu ya nyebarin selebaran
gitu ya mencari orang hilang terus
tiba-tiba ada yang nemuin terus direkam
itu enggak bisa di Jepang bakal dilarang
nah pihak keluarga dari si orang yang
melakukan johatsu juga tidak bisa
melaporkan hilangnya anggota keluarganya
tersebut ke polisi Kar karena polisi
tidak akan mau ikut campur kecuali sudah
terjadi tindak kejahatan sehingga yang
bisa dilakukan oleh pihak keluarganya
hanya menyewa jasa detektif swasta nah
di sana tuh ada tuh detektif swasta di
Indonesia kita enggak ada gitu ya Di
Jepang ada jasa detektif swasta yang
pastinya harganya bakal sangat mahal dan
harus menunggu entah sampai kapan
nantinya si detektif ini bisa menemukan
si anggota keluarga yang melakukan
johatsu ini
geng Nah lalu geng fenomena johatsu ini
juga tertulis di sebuah buku yang
berjudul the venish yang ditulis oleh
jurnalis asal Prancis yang bernama Lena
mauer Lena mauer Ini bersama dengan
reporter yang bernama Stepani ramael itu
mengumpulkan berbagai cerita mengenai
orang-orang yang melakukan johatsu dan
di dalam buku tersebut ada cerita dari
seseorang yang bernama kuno kuzifumi
yang usianya hampir 70 tahun dia ini
melakukan johatsu karena dia salah
melakukan Investigasi yang membuat
perusahaannya menjadi rugi sebanyak 400
juta Yen atau setara dengan 42 miliar
dan hal tersebut mengakibatkan dia yang
tadinya adalah seorang yang kaya raya
akhirnya menjadi enggak punya apa-apa
karena ya bangkrut harus ganti rugi
terhadap perusahaannya dan singkat
cerita setelah beberapa tahun dia pun
berhasil menyewa apartemen dan mengganti
nama belakangnya yang awalnya bernama
Kunia menjadi kuziifumi dan itu semua
dia lakukan karena dia merasa malu dan
akhirnya memilih untuk melakukan johatsu
tadi saat ini dia memiliki perusahaan
baru yang bergerak di bidang pemindahan
barang dan semua kehidupannya udah dia
ganti total geng lalu geng Pasti kalian
akan bertanya-tanya ini untuk menyewa
Jasa johatsu Ini berapa harganya nah
dikatakan nih ya untuk melakukan johatsu
uangnya itu relatif murah namun
lagi-lagi seperti yang gua katakan
sebelumnya Enggak semua orang diterima
atau diperbolehkan untuk melakukan
johatsu kalau berdasarkan laporan dari
Los Angeles time pada tahun 2003 layanan
untuk membantu orang melakukan johatsu
itu harganya antara 2.000 USD sampai 20
000 USD tergantung pada resiko seberapa
sulitnya proses pemindahan tersebut Wah
gila mahal juga ya kalau kita
lihat-lihat ya Mulai dari ya sekitar 30
jutaan sampai dengan 300 jutaan gokil
juga terus fenomena seperti ini memang
sudah mengakar di kota-kota besar di
Tokyo dan udah banyak banget orang-orang
yang melakukan johatsu dan memakai jasa
perusahaan-perusahaan yang menyediakan
jasa johatsu lalu Selain itu BBC juga
pernah mewawancarai orang yang melakukan
johatsu yang nama sugimoto usianya 42
tahun dia ini berprofesi sebagai seorang
pengusaha yang meninggalkan istri
beserta anak-anaknya di tempat tinggal
yang lama gokil Enggak tuh istri sama
anak-anaknya ditinggal gitu aja sugimoto
ini mengatakan dia selalu merasa kalau
dia itu sudah melakukan kesalahan dan
dia memilih untuk meninggalkan
keluarganya ini Dengan mengatakan kepada
keluarganya itu kalau si sugimoto sedang
ada perjalanan bisnis sehingga dia tidak
bisa menemui mereka sampai 1 Tahun
Lamanya Nah jadi dia bohong nih sama
istrinya dan imo mengaku kalau dia sudah
muak memiliki hubungan dengan manusia di
mana Di tempat asalnya dia berada dia
ini dikenal dari keluarga yang kaya dan
memiliki bisnis yang terkenal jadi orang
sukses sudah bosan hidup kaya gitu geng
dan keluarganya sendiri sangat berharap
kalau bisnis keluarganya itu akan
diteruskan oleh si sugimoto tetapi
sugimoto ini merasa ya terbebani gitu
atas hal tersebut sehingga dia memilih
untuk melakukan johatsu mengganti semua
identitas menghilang dari semua
kehidupan kaya rayanya dan memulai hidup
baru sebagai orang yang sederhana dan
saat ini sugimoto mengatakan dia ini
tinggal di Tokyo dan pemindahannya ke
Tokyo tersebut diurus oleh seorang
perempuan yang bernama Saita yang mana
Saita ini sendiri adalah seorang johatsu
juga yang menghilang sejak 17 tahun yang
lalu karena dia menjadi korban KDRT dari
suaminya Wah gila udah 17 tahun nih dia
menjadi johatsu lalu geng banyaknya
orang-orang yang memilih untuk
menghilangkan diri akhirnya menyebabkan
tingginya kasus orang hilang di Jepang
jadi jangan heran nih Geng kalau di
Jepang itu sering sekali orang-orang itu
hilang tapi polisi Jepang udah enggak
mau ngurusin kalau enggak ada tindakan
kejahatan Kalau cuman hilang begitu aja
Biasanya polisi enggak bakal ngurusin
karena mereka menganggap ya Ini udah
menjadi tradisi yang aneh di sana
orang-orang memilih untuk menghilang
untuk memulai kehidupan yang baru lalu
geng berdasarkan data dari Badan
Statistik dan kepolisian Jepang jumlah
orang hilang dari tahun ke tahun memang
cukup tinggi salah satu contoh datanya
diambil pada bulan Juni tahun 2023 yang
mana tercatat setidaknya ada 84 1910
kasus orang Jepang Yang dilaporkan
menghilang secara misterius sejak tahun
2013 gila enggak tuh gila banyak banget
yang hilang dan ketika polisi mencoba
untuk mencari keberadaan mereka kalau
memang mereka ini menghilang karena
kejahatan orang lain misalkan Ya nah
tapi jasad dari mereka tidak pernah
ditemukan padahal polisi Jepang adalah
salah satu institusi kepolisian yang
paling bagus kinerjanya Nah sampai pada
akhirnya di tahun 2015 pemerintah Jepang
membentuk sebuah badan khusus untuk bisa
meneliti kasus-kasus orang yang hilang
Ini yang mana ternyata penyebabnya
karena mereka melakukan johatsu dengan
berbagai alasan yang sudah gua Jelaskan
sebelumnya Nah makanya semenjak saat itu
ya akhirnya landaiilah gitu ya akhirnya
pemerintah Jepang udah malas buat
nyari-nyari orang-orang yang menghilang
ini karena enggak ada gunanya ya mereka
menghilang karena Keinginan mereka
sendiri
Geng itu dia geng pembahasan kita
tentang fenomena johatsu di Jepang ini
memang aneh banget tapi ini benar-benar
nyata terjadi di Jepang dan ini cocok
banget ya buat sobat-sobat pinjol yang
sudah terlilit pinjol dan bingung mau ke
mana daripada lu Bunbun diri mendingan
lu johatsu aja oke ya kita lihat aja
nanti mungkin dari konten ini ada yang
terinspirasi ingin johatsu kalau ada
coba tinggalkan komentar di bawah
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:16:46 UTC
Categories
Manage