Transcript
0Z9xUDMN-pQ • JAPANESE JOHATSU! SERVICES TO REMOVE PEOPLE WITH MANY PROBLEMS
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1207_0Z9xUDMN-pQ.txt
Kind: captions Language: id Pasti kalian akan bertanya-tanya ini untuk menyewa Jasa johatsu Ini berapa harganya nah dikatakan nih ya untuk melakukan johatsu uangnya itu relatif murah namun lagi-lagi seperti yang gua katakan sebelumnya Enggak semua orang diterima atau diperbolehkan untuk melakukan johatsu yo geng tekan tombol subscribe geng Halo geng Welcome back to kamar Jerry [Musik] genggeng Oke Jepang menjadi salah satu negara yang sangat maju di kawasan Asia meskipun negara tersebut adalah negara yang kalah perang dalam perang dunia kedua Tapi Jepang ini bisa memulihkan kondisi negaranya dengan relatif cepat sampai menjadi salah satu negara yang bisa dikenal dengan kecanggihan teknologinya geng ya sekarang negara mana nih yang enggak pakai teknologi Jepang ya rata-rata hampir semua negara itu memakai teknologi buatan Jepang terus enggak cuma itu geng Jepang ini juga terkenal tidak pernah melupakan kebudayaan asli negara mereka meskipun sudah menjadi negara yang maju yang mana negara-negara maju lainnya itu sebagian besar budayanya kan sudah mulai luntur tapi Jepang enggak kayak gitu mereka masih melestarikan budaya leluhurnya nah Jepang juga menjadi salah satu negara yang unik yang mungkin setiap hal unik ini hanya bisa ditemukan di Jepang Nah salah satu contohnya nih ya vending machine nah di Indonesia vending machine-nya itu hanya menjual minuman minuman kaleng Kita masukin duit ter terus kayak di kulkas gitu kita pilih keluar minuman kalau di Jepang udah enggak kayak gitu lagi geng beli makanan berat bisa beli peralatan seperti payung bisa beli bahan dapur Bisa beli buah-buahan bahkan sampai bisa beli gadget Jadi kalau lu pengin beli iPhone ya tinggal pakai vending machine aja enggak perlu ke contur handphone gitu dan terus di Jepang ini ada Warnet yang bisa dipakai untuk tidur segala geng Nah kalau di Indonesia kan biasanya warnet Hanya berupa bilik dan PC aja tapi di Jepang kalian bisa tidur di bilik itu dan ada kamar mandi umumnya bahkan bisa makan dan minum karena Kara memang sudah menjadi fasilitas di sana yang mana warnet-warnet Kayak gitu sengaja dibangun untuk para pekerja yang enggak punya tempat tinggal karena terkendala biaya sewa dan mahal Nah jadi kalian bisa bayangkan lah ya kehidupan di Jepang itu seperti apa geng Jadi benar-benar seunik itulah yang enggak ada di Indonesia ada di sana Nah tapi hari ini kita enggak bakal ngebahas soal kemajuan teknologinya dan hal-hal unik yang berhubungan dengan dunia modernnya tapi kita bakal ngebahas sebuah fenomena yang unik dan menurut gua ini mungkin menjadi sebuah dambaan bagi sobat-sobat pinjol ya orang-orang yang suka ngutang yang suka pinjol ini mungkin jadi dambaan Kalian nih yaitu sebuah fenomena yang cuma ada di Jepang di mana seseorang bisa menghilang tanpa jejak bukan jadi ninja nih tapi hilang tanpa jejaknya itu dengan cara mengganti semua identitasnya Dan ini menjadi hal yang sah dan bahkan ada perusahaan yang memfasilitasi hal tersebut Jadi kalau ada orang yang ingin menghilangkan jejak mengganti identitasnya itu ada perusahaan yang siap menyediakan jasanya fenomena seperti ini bernama [Musik] johatsu nah kok bisa ada jasa seperti ini Jasa menghilangkan jejak mengganti identitas dan seolah-olah orang itu terlahir kembali atau menjadi pribadi yang baru dan apa yang menyebabkan seseorang ingin melakukan johatsu ini dan bagaimana sistemnya nah Mari sama-sama kita bahas secara lengkap fenomena tentang johatsu yang terjadi di Jepang ini langsung aja kita bahas di sisi lain [Musik] Oke geng jangan lupa buat kalian check out produk dari genlabs watermelon Bubble Gum linknya udah ada di kolom deskripsi udah banyak yang nyobain udah banyak yang ketagihan Masa kalian mau ketinggalan Oke sekarang kita mulai pembahasannya tentang johatsu nah sebelum kita bahas langkah-langkah untuk bisa melaksanakan johatsu kita bahas dulu nih penyebab adanya johatsu ini di Jepang [Musik] jadi geng johatsu ini sendiri berarti adalah penguapan menguap gitu Nah bukan berarti orang-orang yang melakukan johatsu ini bakal menguap Tetapi lebih merujuk kepada analogi untuk orang-orang yang ingin menghilangkan jejak gitu ya seperti air yang menguap kita kan enggak pernah bisa melihat jejak air itu ketika sudah menguap Nah ada istilah lain dari fenomena ini yang disebut dengan yonige yang berarti menghilang di malam hari seperti itulah kira-kira penjabaran tentang johatsu ini menghilangnya seseorang jejak ini bukan karena diculik atau dieksekusi oleh orang lain melainkan adalah sesuatu yang mereka inginkan sendiri Mereka ingin menghilang Mereka benar-benar ingin menjadi pribadi yang baru dan Apa alasan mereka untuk melakukan hal tersebut Nah bagi yang belum tahu nih di balik majunya negara Jepang ternyata orang-orang Jepang itu sebenarnya enggak bahagia geng jadi semuram durjanya kehidupan di negara kita Indonesia ya dengan segala praktik korupsi dan kecurangan di negara kita ini orang Indonesia itu masih bisa tersenyum bahkan di saat lapar pun masih tersenyum gitu masih ada titik bahagia masih mencari satu titik bahagia dari 1000 masalah itu orang Indonesia Nah tapi di Jepang berbeda negaranya maju tapi orangnya enggak bahagia Kenapa demikian ini berkaitan dengan budaya dan nilai-nilai yang mereka anut selama bertahun-tahun salah satu contohnya adalah yang sudah sangat terkenal nih budaya tepat waktu alias disiplin di Jepang itu enggak bisa kayak di negara kita geng yang mana di negara kita bisa ngopi dulu bisa nyantai dulu ngobrol dulu di sana enggak ada ada kayak gitu on time ya on time disiplin ya disiplin dan di Jepang orang-orangnya itu bergerak seperti robot Nah makanya enggak heran kalau kalian lihat di video-video nih ya pagi hari kereta di Jepang itu sudah penuh oleh para siswa dan orang-orang kantoran dan ini enggak hanya diterapkan di ranah-ranah profesional seperti pekerjaan aja geng tetapi juga keseharian mereka semisal ada janji bertemu dengan teman atau keluarga Orang Jepang itu berusaha untuk enggak telat karena di budaya mereka terlambat itu dianggap enggak sopan karena menandakan kalau mereka tidak tidak menghargai waktu dan orang lain atau orang yang sudah membuat janji dengan mereka itu dianggap Enggak penting kalau mereka enggak tepat waktu sehingga bisa menyebabkan orang lain akan menganggap orang yang tidak tepat waktu itu orang yang tidak bisa diandalkan dan tidak dapat dipercaya terus geng budaya seperti ini itu tergolong budaya baru di Jepang karena pada zaman dahulu Jepang itu menggunakan sistem waktu berdasarkan musimnya negara-negara lain yang berasal dari luar Jepang tentunya memiliki siklus musim yang berbeda dengan Jepang sehingga sering sekali tidak tepat wak waktu akhirnya pada saat Jepang berada di dalam periode Meiji negara tersebut mengalami modernisasi termasuk dengan standar untuk pengukuran waktu yang semakin lama semakin terbentuklah sifat tepat waktu seperti yang kita kenal sekarang Nah Tapi sering sekali nih geng ya ketepatan waktu ini tidak berlaku bagi karyawan perusahaan mengenai jam pulang mereka yang mana mereka itu dituntut untuk masuk tepat waktu tapi sering sekali pulang sampai larut malam atau lembur bahkan ya kayak hampir 24 jam bekerja dan itu bukanlah sebuah hal yang aneh di di Jepang karena memang mereka menganggap kalau orang yang pulang telat karena bekerja itu berarti mereka sangat mendedikasikan diri kepada perusahaan tempat mereka bekerja ada banyak perusahaan yang menilai kalau karyawan mereka harus menyelesaikan pekerjaannya di hari itu juga meskipun karyawannya itu harus pulang telat karena hal tersebut jadi benar-benar ketat semuanya nah budaya seperti ini memiliki istilah sendiri geng yaitu karosi yang diartikan sebagai gila kerja yang berlebihan sampai mengganggu kesehatan dan ini sudah sangat lumrah di Jepang Hal ini ini menjadi dampak dari adanya budaya orang Jepang yang terlalu mendedikasikan diri kepada pekerjaan dan perusahaan mereka sampai enggak peduli sama hidup sendiri tetapi lebih peduli kepada keberlangsungan perusahaannya dan Kak Rosi ini juga sering digunakan untuk menjelaskan kematian dari orang-orang Jepang yang disebabkan karena gila kerja jadi bekerja terlalu banyak Nah akhirnya meninggoi gitu dan karena budaya di Jepang yang menormalisasikan para karyawannya pulang telat dan harus menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu pastinya para karyawan akan cepat at menderita sakit sampai yang parahnya menyebabkan mereka meninggal dunia karena terlalu capek bekerja dan ini banyak banget terjadi di Jepang budaya karoshi ini enggak pandang gender geng mau itu laki-laki ataupun perempuan Semuanya sama tapi tekanan kepada perempuan malah lebih parah karena mereka sering sekali mengalami kasus pelecehan kebayang tuh ya udah kerja capek-capek udah ya di bawah tekanan perusahaan pulang dari kantor sering sekali mendapatkan pelecehan karena memang tingkat pelecehan di Jepang cukup tinggi menurut informasi yang gua ambil dari harian Kompas nih geng sepertiga dari perempuan jepang itu pernah mengalami pelecehan di tempat kerja mereka dan hampir separuh dari perempuan itu mengaku mereka sering menjadi bahan ledekan di tempat kerja mereka biasanya yang dikatain itu adalah penampilan terus usia sampai bentuk fisik mereka geng dan meskipun sudah dikategorikan sebagai negara maju Jepang masih memiliki budaya patriarki yang mengikat kuat di kehidupan masyarakatnya yang memang sudah ada sejak nenek moyang mereka dulu dan sangat ber kaitan dengan ajaran konfusianisme dalam ajaran tersebut laki-laki itu dianggap berperan sebagai pencari nafkah dan kepala keluarga sementara perempuan dianggap sebagai istri dan pengasuh yang harus patuh kepada kepala keluarga dan sejak kecil anak-anak di Jepang sudah diberikan pemahaman seperti itu dengan menerapkan nilai-nilai tersebut contohnya anak perempuan diajarkan untuk berbicara dengan lembut terus berperilaku dengan cara yang lucu dan tidak boleh mengancam nah sedangkan anak laki-laki diajarkan untuk menggunakan bahasa dan perilaku yang lebih dominan tegas pokoknya memerintah gitu Nah itulah kurang lebih budaya Jepang terus tidak hanya dipraktikkan langsung oleh orang tua dan guru-guru mereka tetapi juga termasuk ke program-program TV dan buku untuk anak-anak pemahaman seperti itu pada akhirnya mempengaruhi praktik dari perekrutan dan budaya di tempat kerja yang ada di Jepang dan karena di abad sekarang Jepang sedang terancam krisis demografi membuat perempuan akhirnya mulai masuk ke dalam dunia kerja hanya aja nih karena masih menganut nilai Kalau laki-lakilah yang harus dominan sehingga para perempuan Jepang di tempat kerjanya sering mendapatkan perlakuan yang tidak mengenakkan sering dibully gitu dan mereka ini diragukan kemampuannya untuk bisa menempati posisi tinggi di sebuah perusahaan Jadi enggak boleh perempuan yang terlalu memimpin pemahaman seperti ini enggak hanya berdampak pada jenjang karir perempuan-perempuan di Jepang geng tapi juga sangat mempengaruhi tingginya kasus KDRT di Jepang karena ya laki-lakinya merasa Superior gitu pada tahun 2021 kantor kabinet Jepang melakukan survei mengenai KDRT pada bulan November dan Desember kepada 2.591 orang yang menikah atau pernah menikah dan hasilnya 25,9% perempuan dan 18,4% laki-laki mengatakan pernah mengalami KDRT nah meskipun terkadang tetap ada laki-laki yang menjadi korban Tapi tetap saja perempuan yang menjadi korban paling banyak dari kasus KDRT di Jepang Nah makanya bisa dikatakan untuk seorang perempuan di Jepang itu tekanannya cukup tinggi selain mereka harus bekerja mereka juga harus berhadapan dengan kemungkinan-kemungkinan mereka dikasari oleh kaum laki-laki nah terus kembali ke dunia kerja tadi geng Kenapa orang-orang Jepang masih mau bertahan di perusahaan mereka Padahal mereka ini kerja berlebihan sampai harus mengorbankan kesehatan Nah terus juga di sisi lain bagi si perempuannya yang mengalami KDRT itu jarang sekali mau mengadukan kasus KDRT mereka nah ternyata ya Ini semua karena biaya hidup di Jepang yang dinilai sangat mahal kalau informasi dari ee okezo zone ya biaya hidup di Jepang itu bisa tinggi karena tingkat konsumsi masyarakatnya yaitu 111,16% lebih besar kalau dibandingkan dengan di Indonesia dan Jepang juga menerapkan pembayaran berbagai jenis pajak dari gaji Nah ada pajak penghasilan pajak penduduk asuransi-asuransi yang beragam pokoknya ya banyak pajaknya orang Jepang membayar pajak dan asuransi tersebut sebesar 20% dari pendapatan tahunan mereka Nah jadi mereka bisa mendapatkan pendapatan tahunan hanya sekitar 80%. dan biasanya pekerjaan kantoran itu banyaknya ada di Tokyo dan orang-orang Jepang yang berada di daerah lain akhirnya pindah ke Tokyo untuk mencari pekerjaan ya ibaratnya kayak Jakarta lah banyak orang-orang daerah yang akhirnya pindah ke Jakarta ya jadinya biaya hidup pun tinggi sebagai sebuah ibu kota ya Tokyo dan tempat yang strategis untuk bisnis ini Tentunya harga sewanya juga tinggi dan mahal-mahal lah gitu nah sudah gaji tahunan mereka harus dipotong 20% mereka juga harus bayar sewa rumah dan apartemen belum lagi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari makanya di Tokyo kalian bisa menemukan Adanya warna atau istilahnya Internet Cafe yang dijadikan tempat untuk menginap oleh para karyawan yang tidak memiliki tempat tinggal karena mereka seenggak punya uang itu dan gajinya juga enggak mencukupi untuk bisa bayar biaya sewa Nah jadi hidupnya udah susah terus mengalami KDRT mau lapor polisi ya mereka juga masih mikir-mikir ketimbang mereka harus capek-capek mengurusi urusan tersebut dengan Polisi mereka lebih memilih untuk melupakannya memendam sendiri dan tetap fokus bekerja dan itulah yang terjadi di Jepang Nah ini bisa dikatakan Ya saking sibuknya geng jadi enggak sempat mengurusi urusan-urusan pribadi gitu geng Nah jadi geng dari penjelasan gua tadi setidaknya kalian sudah bisa membayangkan ya betapa tertekannya hidup mereka di Jepang dan kenyataannya tidak semenyenangkan yang mungkin kalian lihat di anim-anim atau film-film Jepang banyak dari mereka yang mengalami gangguan mental dan memutuskan untuk mengakhiri hidup terlebih kalau mereka diberhentikan dari pekerjaan ya lagi-lagi karena stigma yang mendedikasikan diri kepada perusahaan tadi yang membuat mereka merasa malu kalau diberhentikan atau dipecat dengan semua masalah yang dihadapi oleh masyarakat Jepang ini mereka lebih memilih untuk menyimpan sendiri karena enggak mau mendapatkan Makian dari orang lain atau cemoohan dari orang-orang sekitar yang akan membuat mereka menjadi lebih malu lagi karena seperti yang kita tahu ya Jepang itu orangnya benar-benar enggak mau malu ya mereka itu enggak mau gitu ya tiba-tiba mereka e terlihat memalukan kayak gitu Bahkan mereka kalah perang aja mereka lebih memilih untuk arah kiri alias mengakhiri hidupnya sendiri timbang mereka harus kalah beneran harus meninggoi karena ditembak oleh musuh gitu nah dan pada akhirnya karena memiliki rasa malu yang sangat tinggi inilah akhirnya muncul fenomena-fenomena aneh di Jepang salah satu yang paling aneh adalah mereka memiliki sebuah hutan yang bernama hutan ini kalian baca sendiri ya gua enggak bisa nyebutin kalau gua sebutin pasti sama YouTube kena teguran nah hutan ini adalah tempat untuk orang-orang yang putus asa terus ya E gitu ya untuk ehem gitu tapi selain dengan solusi pergi ke hutan tersebut ternyata orang Jepang punya budaya lain yaitu budaya yang sedang kita bahas ini mereka bakal memutuskan untuk menerapkan johatsu yaitu menghilang alias mengganti semua identitasnya dan memulai kehidupan baru jadi bisa dikatakan mereka ini bukan kabur dari kehidupan masa lalu Tetapi lebih ingin terlahir kembali menjadi pribadi yang baru gimana sih geng johatsu ini dan bagaimana mereka menerapkannya kalau menurut media yang bernama maize johatsu ini terkait dengan kebiasaan di masa lalu bagi orang-orang Jepang yang tinggal di Tokyo untuk pergi ke pinggiran kota hanya untuk berendam air panas sambil menikmati pemandangan gunung Fuji Nah itu di masa lalu nih di masa lalu itu maksudnya nah namun di sana mereka ini bisa beristirahat sejenak dengan segala kepenatan yang mereka alami Kalau bahasa anak-anak depoknya tuh healing gitu ya healing ke Puncak nah kurang lebih kayak gitu dan di sana nanti sering sekali mereka ini juga memikirkan pilihan untuk mengakhiri HID hidup mereka atau justru kabur dari kehidupan lama mereka tanpa pernah kembali lagi dan karena tidak mau mengakhiri hidup Ya kan ada juga sebagian besar mereka yang takut mengakhiri hidup akhirnya mereka memilih untuk kabur dari kehidupan lama dengan mencari pekerjaan baru Misalkan seperti mengurus penginapan jadi buruh dan lain-lainnya pokoknya enggak mau kerja kantoran kayak dulu capek gitu Nah karena mereka ini orangnya rasa malunya cukup tinggi makanya mereka lebih memilih untuk mengganti identitas Supaya apa supaya mereka itu tidak di dianggap cupu enggak dianggap menyerah dengan hidupnya padahal aslinya memang nyerah Tetapi menurut mereka dengan mengganti identitas mengganti nama baru itu artinya yang menanggung malu adalah dirinya dia dengan nama yang dulu gitu emang agak aneh ini sebenarnya ya hanya soal sugesti Sebenarnya ya Ya hanya mengganti nama langsung merasa dia sebagai pribadi yang lain gitu biasanya orang-orang ini yang menjalani johatsu itu akan menjalani hidup mereka yang baru dengan menjadi orang yang baru yang jauh dari tempat tinggal mereka sebelumnya namun ada juga inform masih yang mengatakan kalau pada zaman dahulu biasanya johatsu ini tidak dilakukan oleh orang-orang Yang Sudah penat atau stres kerja di tahun 1960-an johatsu ini justru berlaku kepada orang-orang yang memutuskan untuk melarikan diri dari keluarganya karena merasa pernikahannya itu sudah enggak asik udah enggak harmonis jadi dia udah capek sama bininya dia memilih untuk johatsu atau sebaliknya istri yang sudahah capek sama suami digebukin mulu mungkin terus dia memilih untuk johatsu Kenapa demikian karena mereka berpikir ke timbang harus mengurus perceraian yang membutuhkan banyak waktu uang dan tenaga mungkin ya Ada baiknya mereka lebih memilih untuk melakukan johatsu ini Menghilang dari kehidupan sebelumnya daripada harus repot-repot mengurus perceraian dan menanggung malu karena perceraian tersebut Wah aneh-aneh aja orang Jepang ya geng Nah lalu selain karena ingin kabur dari pasangan mereka yang disebabkan hubungan pernikahan yang sudah tidak harmonis menurut media bisnis insider di akhir tahun tahun 1960-an juga banyak orang-orang yang melarikan diri dari pekerjaan mereka dan itu berlanjut sampai tahun 1970-an di mana Banyak orang Jepang yang tadinya berasal dari kota dan memilih untuk tinggal di Tokyo karena bekerja lalu mencoba untuk melakukan johatsu karena sudah tidak kuat lagi dengan tekanan hidup yang mereka hadapi nah biasanya mereka ini bakal meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan siapapun termasuk dengan anggota keluarganya dan hanya akan meninggalkan surat yang menjelaskan mengenai apa yang sebenarnya terjadi jadi kepada mereka selama ini dan mereka akan menjelaskan kalau mereka mengambil keputusan untuk melakukan johatsu alias meninggalkan semua masa lalunya termasuk keluarga kebayang Enggak tuh nah tapi geng karena semakin banyak orang-orang yang ingin melakukan johatsu pada akhirnya di Jepang ada sebuah perusahaan yang menyediakan layanan johatsu ini Geng kalau dulunya johatsu ini hanya dilakukan dengan cara ya pergi begitu aja menjauh dari keluarga menjauh dari kehidupan lama Tapi semenjak adanya perusahaan yang menyediakan layanan johatsu Maka nanti orang-orang yang akan melakukan johatsu bisa mengganti semua identitasnya bisa menjauh dari keluarga bisa menghilang dari kartu keluarga pokoknya benar-benar menjalani kehidupan yang baru ini buat kita orang Indonesia memang enggak relate lah gitu Nah kalau di media modern times dikatakan perusahaan yang menyediakan jasa johatsu ini disebut dengan night Escape dan muncul pertama kali pada tahun 1990-an ketika Ribuan Orang di Jepang mulai berusaha untuk melarikan diri dari hutang nah nah pada awalnya gara-gara hutang nih kalau sobat-sobat pinjol di zaman itu punya hutang terus tinggal di Jepang ini bisa banget pakai jasa johatsu tapi di masa itu memang ya Kenapa banyak orang Jepang yang berhutang karena perekonomian di Jepang memang sedang terpuruk pada saat itu geng Nah lalu geng night Escape Itu bukan sebuah perusahaan yang ilegal Jadi kalau kalian berpikir night Escape ini ilegal karena dia membantu orang-orang untuk menghilang lalu mengganti identitas nah ini enggak mereka ini legal sah resmi di negara tersebut dan mereka beroperasi sesuai dengan hukum yang ada di Jepang karena kalau menghilangnya seseorang ee dan melakukan johatsu ini adalah sesuatu yang diinginkan oleh si individu tersebut berarti perusahaan tersebut tidak bisa dipidanakan karena itu adalah keinginan dari si pribadi yang ingin melakukan johatsu nah tapi meskipun begitu dikatakan juga kalau ada beberapa sistem Di mana mereka membantu para klien yang ingin johatsu untuk melarikan diri dengan prosedur yang tidak jelas nah proses pemindahan para kliennya untuk meng hang itu disebut dengan night moving dan bukan berarti pindahnya mereka itu hanya dilakukan pada malam hari Tetapi merujuk kepada pindahnya dengan cara sembunyi-sembunyi kalau night itu kan malam alias gelap Nah jadi menghilangnya itu seolah-olah digambarkan dengan sesuatu yang gelap sembunyi-sembunyi tanpa ada satu orang pun yang tahu dan perusahaan tersebut bakal membantu mereka untuk bisa menghilang mulai dari memindahkan barang-barang mereka terus mencari pekerjaan di tempat yang baru mencari tempat tinggal yang baru untuk si orang pemakai jasa johatsu ini bahkan dikatakan bagi mereka yang memakai jasa dari perusahaan johatsu ini akan diberikan support secara emosional untuk membebaskan si individu tersebut dari depresi dan kecemasan karena kan balik lagi mereka ini ingin menghilang bukan sekedar menghilang doang tapi justru ingin menjauhi ya rasa sakit hatinya mungkin rasa kesepiannya depresinya capeknya nah biasanya si perusahaan tersebut akan menyediakan seseorang untuk membantu si individu ini tapi geng Enggak semua orang bisa diterima oleh perusahaan tersebut untuk melakukan johatsu Nah jadi jangan salah jangan kalian pikir Oh kalau udah ada masalah tinggal johatsu aja pakai jasa perusahaan itu nah enggak bisa kayak gitu pihak perusahaan juga harus menseleksi orang-orang yang ingin melakukan johatsu karena pihak perusahaan itu mengharuskan orang-orang tersebut terbebas dari pidana berat seperti ya dia pelaku penghilangan nyawa atau pelaku Korupsi atau pelaku pencucian uang atau dia perampok pemerkosa atau penculik gitu itu enggak bisa gitu nah mereka juga harus terbebas dari segala hukum data tapi yang di sini yang gua bingung ya ada yang menghilang menggunakan jasa johatsu karena hutang nah hutangputang itu kan masuknya ke dalam perdata kan kalau di Indonesia Nah tapi di sini gua enggak tahu nih Apakah di Jepang itu antara hutang dengan penipuan itu berbeda hukumnya ataukah justru sama Nah kita enggak tahu nih Yang jelas dikatakan kalau orang yang berhutang ingin terbebas dari hutang mereka bisa dibantu untuk melakukan johatsu [Musik] nah lalu geng media BBC itu pernah mewawancarai seseorang yang bernama sohatori dia ini adalah pendiri dari perusahaan yang membantu orang-orang untuk melakukan johatsu nah dia mengatakan kalau biasanya alasan dari orang-orang untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain atau melakukan johatsu ini itu karena hal-hal yang positif seperti misalkan dia pengin pindah kerja dia pengin masuk kuliah atau karena ingin menikah nah namun kenyataannya dikarenakan tuntutan hidup di Jepang yang sangat tinggi banyak orang yang ingin pergi dan menghilang gitu aja walaupun mereka pengin menikah pengin kuliah terus pengin kerja di tempat yang baru tapi mereka enggak mau berhubungan lagi dengan orang-orang di masa lalunya yang lebih gilanya enggak mau berhubungan sama orang tuanya lagi durhaka sih sebenarnya sehingga nih ya perusahaan yang didirikan oleh so Hatori itu mencoba untuk membantu orang-orang yang memiliki keinginan untuk menghilang ini nah Lalu ada lagi nih seorang sosiolog dari Jepang yang bernama hiroki nakamori dia ini sudah meneliti fenomena johatsu ini selama lebih dari 10 tahun dan menurut hasil peneli itiannya dia mengatakan angka perceraian di Jepang itu sangat rendah sehingga kalau ada yang bercerai seperti kata gua tadi merasa malu jadi mereka itu malu banget kalau sampai bercerai sehingga mereka memilih untuk meninggalkan pasangan mereka dibandingkan mengurus perceraian jadi ketimbang mereka harus bercerai gitu ya kalau di Indonesia kan kepengadilan agama mereka itu enggak mau tuh ngurus cerai itu mendingan Ya udah menghilang aja dari kehidupan si pasangannya jadi selama itu statusnya itu masih istri orang atau suami orang tapi dia sudah melakukan johatsu alias tidak akan pernah bertemu lagi dengan si pasangannya jadi segila itulah johatsu ini dan Jepang sendiri sebenarnya adalah salah satu negara yang sangat peduli terhadap privasi warga negaranya sehingga sangat mudah Bagi siapapun dari mereka yang ingin menghilang tanpa perlu ada yang mencurigai bagi warga Jepang itu tidak perlu berasa takut akan dijudge macam-macam ketika mereka menghilang karena orang-orang di sana tuh enggak peduli karena ya itu tadi privasinya tuh sangat terjaga di sana orang-orang enggak mau ikut campur masalah orang lain nah ketika mereka menghilang atau melakukan johatsu biasanya orang-orang ini akan tetap bisa menarik uang mereka dari ATM tanpa ada ancaman atau anggota keluarga mereka tetap tidak akan tahu keberadaan mereka karena di Jepang itu dilarang untuk merekam orang sembarangan jadi enggak bisa tuh kayak lu ya nyebarin selebaran gitu ya mencari orang hilang terus tiba-tiba ada yang nemuin terus direkam itu enggak bisa di Jepang bakal dilarang nah pihak keluarga dari si orang yang melakukan johatsu juga tidak bisa melaporkan hilangnya anggota keluarganya tersebut ke polisi Kar karena polisi tidak akan mau ikut campur kecuali sudah terjadi tindak kejahatan sehingga yang bisa dilakukan oleh pihak keluarganya hanya menyewa jasa detektif swasta nah di sana tuh ada tuh detektif swasta di Indonesia kita enggak ada gitu ya Di Jepang ada jasa detektif swasta yang pastinya harganya bakal sangat mahal dan harus menunggu entah sampai kapan nantinya si detektif ini bisa menemukan si anggota keluarga yang melakukan johatsu ini geng Nah lalu geng fenomena johatsu ini juga tertulis di sebuah buku yang berjudul the venish yang ditulis oleh jurnalis asal Prancis yang bernama Lena mauer Lena mauer Ini bersama dengan reporter yang bernama Stepani ramael itu mengumpulkan berbagai cerita mengenai orang-orang yang melakukan johatsu dan di dalam buku tersebut ada cerita dari seseorang yang bernama kuno kuzifumi yang usianya hampir 70 tahun dia ini melakukan johatsu karena dia salah melakukan Investigasi yang membuat perusahaannya menjadi rugi sebanyak 400 juta Yen atau setara dengan 42 miliar dan hal tersebut mengakibatkan dia yang tadinya adalah seorang yang kaya raya akhirnya menjadi enggak punya apa-apa karena ya bangkrut harus ganti rugi terhadap perusahaannya dan singkat cerita setelah beberapa tahun dia pun berhasil menyewa apartemen dan mengganti nama belakangnya yang awalnya bernama Kunia menjadi kuziifumi dan itu semua dia lakukan karena dia merasa malu dan akhirnya memilih untuk melakukan johatsu tadi saat ini dia memiliki perusahaan baru yang bergerak di bidang pemindahan barang dan semua kehidupannya udah dia ganti total geng lalu geng Pasti kalian akan bertanya-tanya ini untuk menyewa Jasa johatsu Ini berapa harganya nah dikatakan nih ya untuk melakukan johatsu uangnya itu relatif murah namun lagi-lagi seperti yang gua katakan sebelumnya Enggak semua orang diterima atau diperbolehkan untuk melakukan johatsu kalau berdasarkan laporan dari Los Angeles time pada tahun 2003 layanan untuk membantu orang melakukan johatsu itu harganya antara 2.000 USD sampai 20 000 USD tergantung pada resiko seberapa sulitnya proses pemindahan tersebut Wah gila mahal juga ya kalau kita lihat-lihat ya Mulai dari ya sekitar 30 jutaan sampai dengan 300 jutaan gokil juga terus fenomena seperti ini memang sudah mengakar di kota-kota besar di Tokyo dan udah banyak banget orang-orang yang melakukan johatsu dan memakai jasa perusahaan-perusahaan yang menyediakan jasa johatsu lalu Selain itu BBC juga pernah mewawancarai orang yang melakukan johatsu yang nama sugimoto usianya 42 tahun dia ini berprofesi sebagai seorang pengusaha yang meninggalkan istri beserta anak-anaknya di tempat tinggal yang lama gokil Enggak tuh istri sama anak-anaknya ditinggal gitu aja sugimoto ini mengatakan dia selalu merasa kalau dia itu sudah melakukan kesalahan dan dia memilih untuk meninggalkan keluarganya ini Dengan mengatakan kepada keluarganya itu kalau si sugimoto sedang ada perjalanan bisnis sehingga dia tidak bisa menemui mereka sampai 1 Tahun Lamanya Nah jadi dia bohong nih sama istrinya dan imo mengaku kalau dia sudah muak memiliki hubungan dengan manusia di mana Di tempat asalnya dia berada dia ini dikenal dari keluarga yang kaya dan memiliki bisnis yang terkenal jadi orang sukses sudah bosan hidup kaya gitu geng dan keluarganya sendiri sangat berharap kalau bisnis keluarganya itu akan diteruskan oleh si sugimoto tetapi sugimoto ini merasa ya terbebani gitu atas hal tersebut sehingga dia memilih untuk melakukan johatsu mengganti semua identitas menghilang dari semua kehidupan kaya rayanya dan memulai hidup baru sebagai orang yang sederhana dan saat ini sugimoto mengatakan dia ini tinggal di Tokyo dan pemindahannya ke Tokyo tersebut diurus oleh seorang perempuan yang bernama Saita yang mana Saita ini sendiri adalah seorang johatsu juga yang menghilang sejak 17 tahun yang lalu karena dia menjadi korban KDRT dari suaminya Wah gila udah 17 tahun nih dia menjadi johatsu lalu geng banyaknya orang-orang yang memilih untuk menghilangkan diri akhirnya menyebabkan tingginya kasus orang hilang di Jepang jadi jangan heran nih Geng kalau di Jepang itu sering sekali orang-orang itu hilang tapi polisi Jepang udah enggak mau ngurusin kalau enggak ada tindakan kejahatan Kalau cuman hilang begitu aja Biasanya polisi enggak bakal ngurusin karena mereka menganggap ya Ini udah menjadi tradisi yang aneh di sana orang-orang memilih untuk menghilang untuk memulai kehidupan yang baru lalu geng berdasarkan data dari Badan Statistik dan kepolisian Jepang jumlah orang hilang dari tahun ke tahun memang cukup tinggi salah satu contoh datanya diambil pada bulan Juni tahun 2023 yang mana tercatat setidaknya ada 84 1910 kasus orang Jepang Yang dilaporkan menghilang secara misterius sejak tahun 2013 gila enggak tuh gila banyak banget yang hilang dan ketika polisi mencoba untuk mencari keberadaan mereka kalau memang mereka ini menghilang karena kejahatan orang lain misalkan Ya nah tapi jasad dari mereka tidak pernah ditemukan padahal polisi Jepang adalah salah satu institusi kepolisian yang paling bagus kinerjanya Nah sampai pada akhirnya di tahun 2015 pemerintah Jepang membentuk sebuah badan khusus untuk bisa meneliti kasus-kasus orang yang hilang Ini yang mana ternyata penyebabnya karena mereka melakukan johatsu dengan berbagai alasan yang sudah gua Jelaskan sebelumnya Nah makanya semenjak saat itu ya akhirnya landaiilah gitu ya akhirnya pemerintah Jepang udah malas buat nyari-nyari orang-orang yang menghilang ini karena enggak ada gunanya ya mereka menghilang karena Keinginan mereka sendiri Geng itu dia geng pembahasan kita tentang fenomena johatsu di Jepang ini memang aneh banget tapi ini benar-benar nyata terjadi di Jepang dan ini cocok banget ya buat sobat-sobat pinjol yang sudah terlilit pinjol dan bingung mau ke mana daripada lu Bunbun diri mendingan lu johatsu aja oke ya kita lihat aja nanti mungkin dari konten ini ada yang terinspirasi ingin johatsu kalau ada coba tinggalkan komentar di bawah