Transcript
zk3mJJ8izPs • Penghalang-Penghalang Azab Kubur - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/2499_zk3mJJ8izPs.txt
Kind: captions
Language: id
Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
Alhamdulillahi ala insaniukahu alfihi
asadu alla ilahaillallah
wahdahu la syarikalahu
wa asadu anna muhammadan abduhuasul
ridwih allahumma sholli alaihi waa alihi
wa ashabihi wa ikhwan. Hadirin dan
hadirat yang dirahmati oleh Allah
subhanahu wa taala.
Di antara hal yang diimani oleh
ahlusunah wal jamaah adalah beriman
tentang adanya alam barzakh.
Kata Allah, "Wami warihim barzakhun ila
yaumiun."
Dan setelah itu ada kehidupan barzakh
sampai hari kiamat. yaitu alam perantara
antara alam dunia dengan alam
kebangkitan yang dikenal dengan alam
barzakh atau disebut juga dengan alam
kubur ya. Dan dia adalah alam tersendiri
yang berbeda dengan alam yang sedang
kita jalani sekarang ini. Ya, ini adalah
alam yang gaib. Di dalam alam tersebut
terjadi banyak kejadian-kejadian.
Di antaranya yang paling menakutkan
adalah
seorang bisa disiksa dalam alam
tersebut, alam kubur tersebut, alam
barzakh.
Dan Nabi sallallahu alaihi wasallam
pernah menjelaskan dalam satu hadis,
laula alla tadafanu ladautullah azza
waalla an yusmiakum min adabil qabar.
Kalau bukan karena kalian bakalan tidak
saling menguburkan,
tentu akan aku berdoa kepada Allah agar
kalian mendengar sebagian dari azab
kubur.
Itu Rasul Sallahu Alaihi Wasallam
sebenarnya ingin kita dengar tentang
azab kubur. Karena kalau seorang tahu
tentang azab tersebut tentunya dia akan
bertakwa kepada Allah Subhanahu wa
taala. Namun kalau kita mendengar azab
kubur maka tidak seorang pun akan
menguburkan saudaranya. Takut diazab.
takut diazab. Hadis ini ada kisahnya.
Kenapa Rasulullah mengenalkan demikian?
Bainaman Nabi sallallahu alaihi wasallam
ya dari Zaid bin Tsabit
hadis riwayat Muslim ketika Nabi
sallallahu alaihi wasallam fi haitin
libani najjar ala baglatin lahu wahnu
maahu. Nabi sedang naik Bigol. Begol itu
adalah persilangan antara kuda dengan
himar ya. Sehingga tidak
lebih tinggi daripada kuda, tapi lebih
tinggi dari himar. Di antara Rasulullah
naik begadunnya
dan kami bersama Nabi sallallahu alaihi
wasallam
hadat bihiat tulqihi. Tiba-tiba begol
tersebut melengos atau membalik arah ya
hampir dengan ketakutan hampir
menjatuhkan Nabi sallallahu alaihi
wasallam.
Waidza akburun sitah. Tiba-tiba ada enam
kuburan khamsah atau lima kuburan
arbaatun atau empat kuburan. Kita lihat
ya. Faqala Rasulullah bertanya
sallallahu alaihi wasallam asil akbur?
Siapa yang tahu penghuni kuburan-kuburan
ini? Faqala rajulun ana ada yang
mengatakan saya Rasulullah.
Qata
mata haula mereka meninggalnya kapan?
Q is
mereka meninggal di zaman jahiliyah
dalam kondisi apa? Syirik. Jadi isyrak
maksudnya di zaman jahiliyah dalam kondi
musyrik. Maksudnya sudah lama, sudah
lama mereka meninggal dunia dalam
jahiliah itu sebelum Nabi diangkat
menjadi seorang nabi. Ya itu sudah
puluhan tahun lalu atau ratusan tahun
lalu. Sudah lama. ini kuburan lama
ya
zaman jahiliyah ya Rasulullah sahu alaii
wasallam aja ee baru ke Madinah pada
setelah
berusia 53
tahun setelah 13 tahun di Makkah ya
artinya orang ini dikubur di zaman
jahiliyah itu sebelum Nabi diangkat
menjadi seorang nabi itu puluhan tahun
atau bisa jadi lebih daripada itu.
Kemudian rasul sahu alaihi wasallam
bersabda, "Inna hadil ummah tubtala fi
quburiha." Sesungguhnya umat ini akan
diuji di kuburan kuburan mereka. Itu
akan ditanya oleh malaikat munkar dan
nakir. Falaula alla tadafanu. Kalau
bukan aku khawatir kalian tidak saling
menguburkan satu dengan yang lainnya.
Itu kalau ada yang meninggal tidak mau
dikubur. Kenapa takut mendengar suara
yang dahsyat tersebut?
Ya laullahausmiakum
minabil asma minhu. Maka saya akan
berdoa kepada Allah agar Allah membuat
kalian mendengar sebagian azab kubur
yang aku juga mendengarnya. Yang aku
mendengar sebagian azab tersebut.
Kemudian beliau balik menghadap kami
dengan wajahnya. Beliau berkata, "Tau
billahi minabil." Rasulullah serius.
Rasulullah balik menghadap para sahabat
yang bersama Nabi. Rasulullah berkata,
"Berlindunglah kalian kepada Allah dari
azab kubur." Maka kami langsung
mengatakan, "Nazubillahi minzabil qabr."
Para saatu qalu mereka berkata, "Aku
kami berlindung kepada Allah dari azab
kubur." Rasul sahu alaih wasallam ulangi
lagi. Taadzu billahi minal fitan.
hendaknya kalian
eh Rasulullah ulangi lagi taawadu
billahi taawadzu billahi pertama Rasulah
mengatakan tawadu billahi min adabinar
eh hendaknya kalian berlindung kepada
Allah dari azab neraka kami berkata
naubillahi min adabinar ya Allah kami
berlindung kepada engkau dari azab
neraka waqalu ulangi lagi tau billahi
minabil berlindunglah kalian daripada
azab kubur sahabat berkat nazubillah
minabil Kami lindung kepada Allah dari
azab kubur. Kemudian Rasulullah berkata
lagi, tawadu billahi minal fitan.
Hendaknya kalian berlindung kepada Allah
dari fitnah mahar min batan yang nampak.
Yang nampak maupun yang tersembunyi.
Quat
berkata, "Nazubillahi minal fitan
minat."
Kami berlindung kepada Allah dari fitnah
yang nampakmu yang tersembunyi.
Rasulullah berkata lagi, taubillahi min
fitnati dajal. Berlindunglah kepada
Allah dari fitnah dajal. Q naubillahi
min fitnati dajal. Kami berlindung
kepada fitnah dajal.
Hadis ini menjelaskan bahwasanya
mereka senantiasa diazab
padahal mereka sudah mati sejak zaman
jahi jahiliah. Sementara Nabi sudah di
Madinah, sudah berhijrah ya sudah
puluhan tahun atau mungkin lebih suara
azab mereka masih terdengar dan didengar
oleh begol tersebut. Makanya begol tadi
berpaling menjauh dari lokasi kuburan
tadi. Datang dalam satu hadis ketika
seorang ditanya oleh malaikat munkar dan
nakir
ya tentang waman nabiyuk.
Siapa nabi nabimu atau siapa orang yang
diutus kepada kalian kemudian dia
berkata laitu
aku tidak tahu. La adri aku tidak tahu.
Yaitu
yaqulun faulu bihi. Aku mendengar
orang-orang mengatakan sesuatu, aku
ikut-ikutan. Ketika tidak bisa jawab,
kata Nabi sallallahu alaihi wasallam,
"Tumma yudu bimraqtin min hadidin dbatan
bainaaihi."
Maka kemudian dia pun dihantam oleh
malaikat dengan palu dari besi dengan
satu hantaman baina uzun di antara dua
telinganya itu mungkin di tengah sini
atau di belakang ya.
yasmaaliiqala.
Maka dia pun teriak dengan teriakan yang
didengar oleh orang-orang yang di
sekitarnya,
oleh semua yang di sekitarnya,
kecuali
manusia dan jin tidak bisa mendengar.
Jadi semua yang ada di sekitar kebunan
tersebut kalau dihantam maka akan
mendengar teriakan orang ini saking
sakitnya. Tapi yang bisa dengar selain
jin dan manu manusia. Dan di antara
mukjizat atau di antara keistimewaan
Nabi, maka Nabi dibuat oleh Allah bisa
mendengar azab kubur.
Makanya tadi begol tadi kemudian menjauh
dari kuburan tadi karena dia mendengar
suara yang orang sedang disiksa padahal
itu sudah lama di dikubur.
Ini hal gaib ya. Hal yang yang gaib.
Makanya dalam hadis Ibnu Abbas juga
ketika Rasulullah alaihi wasallam sedang
melewati dua kuburan, Rasulullah
berkata, "Innahuma yuadzabani."
Sesungguhnya dua orang ini sedang
diazab. Itu Rasulullah dengar.
Rasulullah sedang berkata Nabi, kata
Nabi, "Mereka berdua sedang di diazab."
K ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah
Subhanahu wa taala ya kita tahu
kehidupan barzakh sangat lama ya,
yaitu barzakh ila yaumi yubatun. Kata
Allah sampai dibangkitkan manusia. Dan
bisa jadi kehidupan barzakh puluhan
tahun, bisa jadi ratusan tahun, bisa
jadi ribuan tahun, bisa jadi entah
berapa lama baru manusia akan di hari
kiamat tiba hari kiamat kemudian
dibangkitkan.
Oleh karenanya kehidupan kita ini cuma
sebentar dibandingkan dengan alam-alam
berikutnya ya. Kita hidup ya paling 60
70 tahun setelah itu
lebih dari itu sedikit tidak banyak ya.
Ya, baru setelah itu kita masuk dalam
namanya alam alam barzakh. Nah, apa sih
yang bisa kita lakukan
agar seorang
terhindar dari azab kubur? Ya, terhind
dari azab kubur tentunya secara umum.
Sebab azab kubur adalah maksiat secara
umum. Demikian ya. Maka
semakin seorang banyak melakukan maksiat
ya terkait dengan hatinya, terkait
dengan matanya, terkait dengan
telinganya, terkait dengan kemaluannya
ya segala jenis maksiat kalau dia
lakukan semakin banyak maka dia semakin
terancam dengan azab azab kubur. Dan
semakin seorang banyak melakukan amal
saleh, maka dia akan semakin selamat
dari azab azab kubur. Tib apa yang
dilakukan seorang agar selamat dari azab
kubur? Ada beberapa amalan
yang diharapkan bisa menyelamatkan
seorang dari azab kubur yang sangat
mengerikan. Ya,
yang pertama adalah mentauhidkan Allah
Subhanahu wa taala dengan tauhid yang
benar. Berusaha hanya bergantung kepada
Allah. Berusaha cari muka hanya kepada
Allah subhanahu wa taala. Berusaha tidak
mengharap pujian dan sanjungan dan
pengakuan manusia sebisa mungkin.
tidak bergantung hati kepada makhluk
sebisa mungkin ya sebisa mungkin tidak
mengharap pujian mereka semaksimal
mungkin.
Kenapa? Karena
Allah berfirman ya dalam Al-Qur'an,
yutsabbitullahuladzina amanu bilqul
tsabiti fil hayatid dunya wa fil
akhirah. Sesungguhnya Allah mengkokohkan
orang-orang yang beriman dengan alqul
tsabit dengan perkataan yang kokoh fil
hayatid dunia ketika di dunia wafil
akhirah dan juga di akhirat.
Dan tsabit maksudnya kalimat tauhid
yaitu syahada lailaha illallah ashadu
muhammadar rasulullah. Siapa yang
beriman maka pada hari di dunia dia akan
mudah mengucapkan kalimat tersebut. Dan
di antara tafsiran ayat ini kalau di
akhirat di antaranya
adalah di di barzakh ketika ditanya oleh
malaikat munkar dan nakir maka dia bisa
menjawab. Yusabbitullah. Allah kokohkan
dia sehingga dia bisa menjawab tiga
pertanyaan tersebut. Marabbuk
w dinuk waman nabiyuk.
Siapa Tuhanmu? Apa agamamu? dan siapa
nabimu? Ya. Dan tentu sering saya
sampaikan bahwasanya jawaban atas
pertanyaan ini bukan masalah hafalan ya,
tetapi masalah keimanan. Siapa yang
imannya semakin bagus, tauhidnya semakin
kuat, maka dia mudah menjawab. Karena
datang dalam riwayat orang munafik
ditanya
dengan pertanyaan tersebut dan mereka
tidak bisa jawab. Mereka mengatakan,
"Haha la adri saya tidak tahu. Saya
tidak tahu." Padahal orang munafik kenal
betul Nabi sallallahu alaihi wasallam.
Bahkan mereka hidup di Kota Madinah
bertetangga dengan Nabi sallallahu
alaihi wasallam. Mereka salat bareng
dengan Nabi sallallahu alaihi wasallam.
Mereka juga terkadang berinfak.
Terkadang mereka ikut serta dalam jihad.
Tentu mereka tahu betul siapa Nabi,
siapa Allah, dan agama Islam. Tapi
ketika ditanya di alam barzakh, mereka
dibuat lupa, dibuat tidak ingat.
Kenapa? Karena mereka tidak beriman.
Jadi masalahnya bukan masalah
hafalan ya, tapi siapa yang beriman akan
bisa jawab, siapa yang tidak bisa
beriman karena saking takutnya dia lupa
sehingga dia tidak bisa tidak bisa
jawab.
Maka seorang berusaha bertauhid, menjaga
kalimat tauhid
dengan harapan ketika ditanya oleh
malaikat munkar dan nakir, dia akan
ditolong oleh Allah, dikokohkan sehingga
dia bisa menjawab pertanyaan malaikat
munkar dan nakir.
Yang kedua ya,
beramal saleh khususnya adalah
salat
ee puasa ya
dan juga zakat,
salat, zakat, puasa, dan amal saleh
secara umum ya.
Datang dalam
amal khusus seperti salat. Kata Nabi
sallallahu alaihi wasallam, "Asatu
nurun." Salat adalah cahaya. Cahaya di
dunia, cahaya di alam barzakh, dan
cahaya di akhirat. Di antara tafsiran
para ulama, salat adalah cahaya di
antara cahayanya di alam kubur. Siapa
yang sering salat, maka akan diberi
cahaya baginya di alam kubur. Dan kalau
diberi cahaya berarti dia selamat dari
azab azab kubur.
Kemudian juga puasa
datang dalam
riwayat yang khusus ya.
Rasul sallahu alaihi wasallam bersabda,
asumu junnatun min adzabillah
kajunnati ahadikum minalqital. Ya,
bahwasanya puasa adalah pelindung dari
azab Allah. Dan di antara azab adalah
azab apa?
kubur.
Puasa adalah pelindung dari azab Allah.
Kajunnati ahadikum minal. seperti
seorang menggunakan perisai ketika dalam
peperangan
sehingga dia bisa terhindar dari
ee
azab. di antaranya adalah azab kubur.
Ya.
Tib saya bacakan satu hadis yang
dihasankan
oleh para ulama
tentang amal saleh.
Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam,
"Inal mayita id fi qobrihi
innahu yasma khqihim hina yualluna
anhu." Sesungguhnya mayat ketika
diletakkan dalam kuburan maka dia
mendengar suara derap langkah kaki atau
suara sendal
khuf ya sepatu dari orang-orang yang
meninggalkannya ya hina yallun dia
dengar orang-orang pergi meninggalkan
meninggalkan dia.
Fainana mukminanatu
kalau dia beriman maka salat
menghampirinya di kepalanya. Ya. Dan ini
datang dalam riwayat Imam Ahmad. Saya
bacakan riwayat yang lain. Kata Nabi
sallallahu alaihi wasallam, dakalal
insanu qobrahu fainana mukminan aha bihi
amaluhu. Jika seorang manusia dimasukkan
dalam kuburannya, jika dia beriman, maka
amalan dia akan meliputinya.
Asalat wasam, salat dan puasa akan
meliputinya. Ini dua amalan sangat
penting yang menghalangi seorang dari
azab kubur. Secara umum amal salehnya
seluruhnya meliputinya. khususnya salat
dan puasa.
Kemudian fayihil malaku minah shati
fatarudduhu. Malaikat datang dari arah
salat ingin menghantam orang ini, maka
salat menolaknya. Wamin nahwiam
farudduhu.
Maka malaikat ingin menghantamnya dari
arah di mana ada puasa, maka puasa
menolak. Ini dalam hadis riwayat al Imam
Ahmad. Diriwayat ditafsirkan dalam hadis
yang lain saya kita baca sekarang.
Kalau dia beriman maka salat menjaga di
bagian kepalanya
dan puasa sebelah kanannya
dan zakat sebelah kirinya.
Adapun perbuatan kebajikan seperti
sedekah, menyambung silaturahmi dan
berbuat baik kepada manusia indijil
berada di kakinya. Jadi diputi dari
segala arahi
qibalii maka malaikat datang ingin
mengazabnya dari arah kepalanyaquat.
Maka salat berkata maibalihi maqibali
madkhal. Tidak ada arah dari sisi gak
bisa. Kau gak bisa masuk penyiksanya
dari arah karena salat jaga dia. Yang
selama ini dia jaga salat ya maka di
alam barzah salat akan menjaganya.
Yang selama ini dia jaga salat
maka di alam barzah salat akan
menjaganya.
Maka malaikat datang dari arah bawah
dari arah kakinya.
fulirat minqah wasilah wal maruf wal
ihsan.
Maka berkatalah amal saleh yaitu
perbuatan-perbuatan baik seperti
sedekah, menyambung silaturahmi,
almauf wal ihsan, berbuat baik kepada
orang lain, membantu orang lain. Mereka
berkumpul dan mereka berkata, "Maqibali
madkhal, kau tidak bisa masuk lewat
sini."
Ya,
demikian juga ya puasa tentu menghalangi
juga ketika ingin dihukum, disiksa.
Akhirnya fayu lahu ijlis
ya.
Maka akhirnya dikatakan silakan duduk
ya. Silakan duduk.
Akhirnya ditanya arituka arituka
aritakaum
bihi alaihi. Kemudian ditanya,
"Bagaimana menurut engkau tentang lelaki
ini yang diutus kepada kalian?"
Maksudnya Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam. Maka orang ini berkata, "Dauni
hatta usoliya."
Saya salat dulu.
Saya mau salat. Jadi orang ini pengin
salat di alam apa? Barzakh. Fayaquluna
innaka sataf'al. Mereka berkata, "Kau
akan melakukannya.
Akbar akbirna nasaluka anhu." Jawab dulu
pertanyaan kami. Siapa lelaki yang
diutus di antara kalian dan bagaimana
menurutmu? Apakah kau mempersaksikan
dia? Maka orang ini pun menjawab,
"Muhammadun." Orang itu adalah Muhammad.
Asyhadu annahu rasulullah. Dan aku
bersaksi bahwasanya adalah Rasulullahu
jaa bilhaq
dan sesungguhnya dia telah membawa
kebenaran.
Intinya ini dalil bahwasanya
orang yang rajin salat, rajin puasa,
suka berbuat baik kepada orang lain,
suka menyambung silaturahmi, maka dia
akan dijaga oleh amal-amal tersebut. Ya,
tugas kita di dunia adalah menjaga
salat, menjaga puasa, silaturahmi
dijaga. Sedekah dijaga, berbuat baik
sama orang jangan pernah bosan. Ya,
meskipun orang tersebut balas dengan
keburukan, tetap kita balas dengan
kebaikan. Karena kita ingin dijaga oleh
Allah dengan sebab amal-amal saleh
tersebut. Ya, karena datang dalam
riwayat yang lain, amal saleh akan
berubah menjadi seorang yang yang yang
rupanya indah, yang wangi, berkain
putih, menemani orang yang dikubur
sehingga dia berkata, "Man anta?" Siapa
engkau? Maka orang ini berkata, "Ana
amaluka saleh." Aku adalah amal salehmu
selama di dunia. Dan kita tahu dalam
banyak hadis, Allah bisa merubah suatu
yang abstrak menjadi suatu yang konkret.
Di antaranya ini ya amal saleh suatu
yang abstrak tapi dirubah dibentuk oleh
Allah menjadi seorang yang tampan, yang
indah, yang harum yang menemani dalam
kubu kuburannya. Maka jangan malas-malas
untuk salat, jangan malas untuk puasa.
Puasa wajib maupun puasa sunah. Dan
jagalah silaturahmi dan juga jangan lupa
untuk
berbuat baik kepada orang lain. Ya. Tib.
Di antara amalan yang juga bisa
dilakukan untuk menghindarkan dari azab
kubur adalah berjihad, yaitu mati syahid
di jalan Allah subhanahu wa taala.
Allah berfirman, "Wala tahsabannadina
qutilu fibilillahi amwatan." Jangan
kalian menyangka, jangan engkau
menyangka orang-orang yang meninggal
dalam jihad fisabilillah, mereka adalah
mayat-mayat. Bal ahya. Bahkan mereka
hidup.
yurzaquun mereka hidup di sisi Rabb
mereka dan mereka diberi rezeki yaitu
dapat nikmat kubur dapat nikmat alam
barzakhina
bimaahumullahu minadlih dan mereka
gembira dengan karunia yang Allah
berikan kepada mereka ya jadi mereka
dalam kondisi nyaman di alam barzakh
dengan hayat barzakhiah dengan kehidupan
khusus yaitu kehidupan alam barzakh yang
lebih indah daripada kehidupan dunia ya
yang lebih indah daripada kehidupan
dunia ya. Karena orang saleh ketika
masuk di alam barzakh mereka dapat
kehidupan yang lebih indah.
Makanya ketika Nabi Muhammad sallallahu
alaihi wasallam merasakan sakaratul maut
dan dalam kondisi kepayahan
maka Fatimah mengatakan sungguh berat
penderitaanmu wahai Anda. Maka
Rasulullah berkata, "Ma ala abiki kar
ba'dal yaum." nya tidak ada penderitaan
lagi kepada ayahmu setelah ini. Setelah
setelah ini. Jadi orang yang saleh dia
mereka berpindah kepada alam yang mereka
hidup lebih lebih indah lagi.
Ee dalam hadis Ibnu Mas'ud radhiallahu
anhu ya ketika beliau ditanya oleh
Masuk, muridnya tentang makna ayat
bahwasanya orang-orang yang mati syahid
hidup di sisi Allah subhanahu wa taala.
Maka Ibnu Mas'ud berkata, "Kami bertanya
yang sama kepada Nabi sallallahu alaihi
wasallam tentang ayat ini. Maksudnya
bagaimana?" Maka Rasul sahu alaihi
wasallam menjelaskan tentang hayat
barzakhiyah, kehidupan alam barzakh,
kenikmatan yang dialami oleh orang-orang
yang mati syahid. Kata Nabi sallallahu
alaihi wasallam, "Arwahum fi jafi thirin
khudr." Roh mereka berada di dalam
eh rongga burung yang berwarna hijau.
Jadi kata para ulama, karena mereka
telah mengorbankan jasad mereka
dicabik-cabik di jalan Allah Subhanahu
wa taala, maka di alam barzakh mereka
diganti dengan jasad sementara berupa
burung yang berwarna apa? Hijau.
Karena kenikmatan alam barzak kenikmatan
masih mukadimah, belum sempurna
kenikmatannya ya. Tapi dibandingkan
dunia sudah jauh lebih baik ya. Nanti
ketika hari kiamat baru dikembalikan
jasad yang luka-luka tadi dikembalikan
sehingga sempurna menikmati kenikmatan
di surga. Ya, untuk di alam barzakh dan
alam barzakh ini ada connecting dengan
surga. Ini hal yang gaib ya. Manusia
dikubur di di kuburan di tanah, surga di
langit tapi ada connecting. Gimana
caranya? Hanya Allah yang tahu. Allah
menciptakan dimensi. Allah mengkaitkan
dimensi satu dengan yang lainnya.
Mengkaitkan alam satu alam yang lainnya.
Hanya Allah yang tahu. Ini hal yang yang
gaib. Kita hanya bisa beriman di luar
daripada nalarnalar kita. Maka kata
Rasul sahu al wasallam, "Awahum fi jafi
thirin khud, roh mereka berada di dalam
rongga
burung yang berwarna hijau."
Dan burung-burung ini punya sangkar yang
gantung di arsy Allah subhanahu wa
taala.
Yang burung-burung ini terbang ke
mana-mana mengitari surga yang dia
inginkan.
Kemudian berhubung tersebut bersangkar
ke sangkar-sangkar tadi.
Maka Allah pun
menelaah mereka dengan satu telaah yaitu
ketemu mereka atau menyapa mereka.
Faqala hal tastahunaian.
Kalian ingin sesuatu yang lain
itu mau nikmat yang lain.
Faqalu ayaiin nastahi wahnu nasrahu
minal jannati haitu. Apalagi yang mau
kami mau ya Allah sementara kami
berterbangan ke surga ke mana saja yang
kami sukai.
Kita kalau di dunia ditanya begitu
pengin lagi? Tentu kita pengin lagi ya.
Enggak artinya kenikmatan dunia punyuh
keterbatasan.
Masih pengin lagi. Pengin punya rumah
lagi pengin punya mobil lagi pengin muda
lagi pengin ini lagi. Banyak yang
diinginkan.
Pengin punya anak lagi banyak. Tapi
mereka ketika ditanya, "Kalian masih
pengin apa? Ada suatu yang diinginkan."
Kata mereka, "Apalagi mau diinginkan ya
Allah sementara kami sudah berterbangan
di surga di mana yang kami sukai."
Fafa'alika bihimarat.
Allah Subhanahu wa taala tanya mereka
sampai tiga kali seperti itu. Jawabannya
sama.
Mereka tidak ingin apa-apa. Sudah nikmat
yang luar biasa. Makanya dalil
bahwasanya kehidupan di alam berikutnya
bagi orang beriman adalah kehidupan yang
lebih indah.
Makanya
saya pernah menghibur ada kerabat ya
anaknya meninggal
hafiz Quran sekolah di UIM ya UIM ya
kemudian meninggal masih muda. Sudah
punya anak, sudah punya istri.
Saya bilang sabar ya.
tadinya sakit sakit menahun sakit
menahun saya bilang bisa jadi dia
berpindah kepada alam yang lebih apa
inah daripada dia hidup di dunia dengan
kepayahan kesusahan ya
karena hidup dunia ini pasti ada
kesulitan laqad khalaqnal insana fi
kabat ya sungguh
ee kami telah menciptakan manusia dalam
kepayahan
ya kalau kita di dunia sudah nikmat
kalau ditanya mau tambahan pasti masih
mau tambahan di akhirat
di alam barzakh mereka disuruh minta
tambahan enggak mau. Sudah cukup kata
mereka. Sampai Allah tanya tiga kali
mereka tidak minta tambahan.
Ketika mereka tahu mereka akan ditanya
lagi, ditanya lagi akhirnya mereka
jawab,
"Ya nu arwah ajadah
maratan ukhra." Kalau memang ada yang
mau kami minta, "Ya Allah, kembalikan
roh kami ke jasad kami, hidup lagi di
dunia supaya kami perang lagi, mati
lagi.
Kami pengin kembali lagi, hidup lagi,
perang lagi, fisabilillah, meninggal
lagi." Kalau urusan kenikmatan sudah
selesai,
enggak? Enggak minta. Minta kalau bisa
kembali lagi. Perang untuk mati syahid
lagi.
Falammaaum
hajatan turiqu. Tatkala Allah lihat
mereka tidak punya tidak ingin sesuatu
maka ditinggalkan.
Jadi ini dalil bahwasanya mereka dalam
kenikmatan yang luar biasa.
Aa rabbihim yurzaquun. Dan mereka diberi
nikmat, diberi rezeki di sisi Allah
Subhanahu wa taala yaitu para
syuhada. Para syuhada ya. Kalau mereka
dapat nikmat kubur, pasti mereka selamat
dari azab ku kubur.
Dalam riwayat yang lain ya,
Rasulullah mengabarkan ketika rasul
wasallam ditanya,
"Ya Rasulullah, ma balul mukminina
yuftanuna fi quburihim illa syahid?"
Syahid. Ya Rasulullah, kenapa kaum
mukminin tetap diuji di kuburan? Itu
fitnah kubur? Maksudnya pertanyaan
malaikat munkar dan nakir. Di kubur itu
ada beberapa peristiwa. Yang pertama
adalah dqah himpitan. Yang kedua fitnah.
Yaitu pertanyaan ujian. Fitnah bahasa
Arab artinya artinya di antaranya apa?
Uji. Ujian. Yaitu pertanyaan malaikat
mungkar dan nakir dengan tiga pertanyaan
tersebut. Dari situ ada hasilnya. Kalau
bisa jawab dapat nikmat kubur enggak
bisa jawab dalam dapat azab azab kubur.
Dan semua mukmin ditanya. Maka dan para
sahabat tahu semua mukmin ditanya
kecuali yang mati syahid.
Maka ditanya kepada Rasulullah, "Ya
Rasulullah, maulminahid."
Kenapa orang-orang beriman diuji ditanya
oleh malaikat munkar dan nakir di
kuburan mereka kecuali yang mati syahid?
Qala kata Nabi sallallahu alaihi
wasallam, "Kafa bibiq
kafa bibariqfi alhi fitnah." Cukuplah
kilatan-kilatan pedang di atas kepala
mereka sebagai fitnah, sebagai ujian.
Itu orang berjiat zaman dulu kan pakai
pedang. Kemudian pedang musuh kelihatan
kilatan-kilatannya itu sudah menakutkan
dan itu sudah cukup fitnah bagi mereka
sehingga mereka tidak perlu difitnah
lagi di alam kubur.
Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam.
Demikian juga Rasul sahu alaihi wasallam
bersabda, "Ya
man laqial adua fasar hatta yuqtal
yaglib lam yuftan fi qobrihi." Siapa
yang bertemu dengan musuh ketika jihad,
lantas dia bersabar sampai dia meninggal
ya atau dia menang, dia meninggal atau
dia menang lam yuftan fi qabrihi. Ya.
Dan ini ee dalil bahwasanya tidak harus
dia mati syahid. Orang yang masuk dalam
medan pertempuran bisa jadi meninggal,
bisa jadi apa? menang. Di sini dalam
hadis yaglib bahkan kalau dia menang ya
karena sudah cukup kilatan-kilatan
pedang ketika dia berperang sebagai
fitnah. Lam yuftan fiqobrihi.
Oh kata panitia tolong maju ke depan
jemaah
tolong maju maju merapat maksudnya
merapat ke depanu.
Ibu-ibu juga tolong rapat ke depan
ya.
Allah berfirman, "Ya amanah
majalisahum."
"Wahai orang beriman, dikatakan kepada
kalian
tafsahu, yaitu berilah kelonggaran
kepada orang yang baru datang, maka
berilah kelonggaran kepada mereka."
Yafsahillahuakum, maka Allah akan
berikan kelonggaran bagi kalian. Di
antara tafsirannya diberi kelonggaran di
alam kubur. Ya,
amalan sederhana tapi ganjarannya besar.
Tapi kita lanjutkan.
Jadi kalau seorang bertemu musuh
kemudian dia bersabar sampai terbunuh
atau dia yang menang lam yuftan fi
qobrihi maka dia tidak akan difitnah
dalam kuburannya. Itu tidak akan ditanya
oleh malaikat munkar dan nakir.
Ini karena fitnah ini luar biasa ya.
Karena malaikat munkar dan nakir
perawakannya sangat mengerikan. Malakni
azraqani aswadani. Malaikat yang biru
dan hitam.
munkaril ak nakir yang satu namanya
mungkar yang satunya namanya nakir dan
mungkar dalam bahasa Arab suatu yang
diingkari itu perawakan mereka diingkari
oleh hati seseorang ketika melihatnya
mengerikan makanya warna biru warna
hitam mengerikan
ya maka Rasulullah mengatakan ada fitnah
yang lebih ringan tapi sudah mewakili
fitnah kubur yaitu kilatan pedang ketika
seorang berjihad kafa bibar
bibarqati
Ya, fitnah
al fitnah. Cukuplah kilatan-kilatan
pedang yang berkilat-kilat di depan
kepalanya, di atas kepalanya sebagai
fitnah. Ya,
dengan syarat tadi sabara. Dia bersabar
ketika berperang.
Makanya kita dapati beberapa kisah para
sahabat ketika mereka berjihad ditemukan
dalam tubuh mereka puluhan bekas senjata
musuh. Ya, seperti disebutkan dari Jafar
bin Abi Thalib
ketika meninggalnya ditemukan 80 bekas
senjata musuh. Pedang ataupun tombak
ataupun panah 80 dan semuanya berada di
depan tubuhnya. Ya, menunjukkan beliau
tidak mundur meskipun satu langkah pun
karena kalau beliau balik pasti ada luka
di belakang.
Berarti beliau sabar ketika bertempur
demikian juga rasul wasallam bersabda
lyahidiallahial
orang yang mati syahid di sisi Allah
mendapatkan enam keistimewaan
yfarahu fi aaliafah
ketika darah muncrat dari dia pertama
kali langsung diampuni oleh Allah
subhanahu wa taala
yang kedua yarqadu minal jannah dia
melihat
tempatnya di surga.
Kemudian minabil dan dia dilindungi dari
azab kubur. Ini di antaranya ya dia
dilindungi dari azab kubur.
Akbar dan dia akan merasa aman ketika
terjadi ketakutan yang besar. Ya la
yahzunuhumul fazaul akbar.
Mereka tidak disedihkan dengan alfaz al
akbar. Ketakutan yang besar. Banyak
pendapat. tadi mengatakan ketakutan
ketika neraka di hadirkan untuk mengazab
ee mengazab orang-orang kafir maka
ketakutan yang luar biasa atau ketika
neraka ditampakkan menimbulkan kelautan
ketakutan luar biasa. Tapi orang beriman
tidak ya.
Ada yang mengatakan ketakutan ketika di
di hari kebangkitan, tiupan sangkakala
ketika hari kebangkitan orang pada
ketakutan ya. Kaahum jarod muntasir lari
ke sana kemari seperti belalang yang
berterbangan tidak teratur karena
ketakutan mereka tidak
ada ketenangan yang Allah berikan kepada
mereka. Ini di antara keistimewaan orang
yang mati syahid.
Yang berikutnya wudu alajul waqar. Dan
diletakkan di atas kepalanya
eh mahkota kemuliaan.
Alyyaquatu minhu khairun minun fiha.
Alyyaqu maksudnya adalah alyaqu
maksudnya adalah intan. Ya, kalau di
dunia intan itu
intan yang ada di mahkota tersebut satu
aja lebih baik daripada dunia dan
seisinya.
Dan dia dinikahkan dengan 72
bidadari.
Sedikit atau banyak?
Cukuplah. 72
bidadari ini selain selain istrinya di
dunia ya. Ini bidadari diakan kepada dia
ya. 72
wausyafau fabina min aqoribihi. Dan dia
diizinkan untuk beri syafaat kepada 70
kerabatnya. mamaknya, pada bapaknya,
pada adiknya, pada kakaknya, pada
ponakannya,
pada kerabatnya, pada kerabat istrinya,
terserah dia 70 orang disuruh pilih.
Subhanallah. Di antaranya tadi wajaru
minzabil qabr. Akan diselamatkan dari
azab kubur. Ini di antara amal yang
menghalangi seorang atau menyelamatkan
seorang dari fitnah kubur. Ini ikut
berjihad.
Menang atau kalah ikut berjihad maka
akan selamat dari azab. atau fitnah ku
kubur
akan selamat fitnah kubur yang selamat
dari fitnah kubur berarti selamat dari
azab kubur.
Amal berikutnya
arribat. Arribat fisabilillah. Ribat
maksudnya adalah menjaga di daerah
perbatasan.
Ini amalan yang susah. Perbatasan daerah
musuh dengan daerah kaum muslimin.
Karena awal sekali musuh akan menyerang
pasti lewat daerah perbatasan
dan tugas mereka sangat berat. Yang jadi
masalah musuh tersebut sering datang
tiba-tiba tidak diduga kapannya.
Ya. Sehingga mereka harus setiap 24 jam.
Jihad lebih susah, tetapi jihad tersebut
ada waktunya. Perang habis itu pulang.
Kalau yang murabit bertahan dan ee
serangan bisa datang kapan saja.
Serangan bisa datang kapan saja. Maka
ada ya mungkin tidak harus medan
pertempuran, tapi mereka selalu
bersiapsiaga. Mereka bersiapsiaga itu
saja sudah merupakan pahala yang besar
meskipun belum berperang ya. Sehingga
amal tersebut amal yang sulit bersiaga
di daerah perbatasan ribat. Dari Fadalah
bin Ubaid radhiallahu anhu rasul
wasallam berkataul mayit yamuali
setiap orang yang meninggal dunia maka
amalnya berhenti.
Seperti dalam hadis matal insanu. Jika
seorang manusia meninggal terputus
amalannya.
kecuali yang menjaga daerah
perbatasanahuqiamah
maka amalnya tetap berlanjut sampai hari
kiamat
dan dia akan diamankan
dari pemfitnah kubur maksudnya dari
malaikat munkar dan nakir
ini keimanan orang yang murabit.
Jadi yang biasa dia kerjakan di dalam
dunia ini tetap berjalan sampai hari
kiamat. Dia sering puasa, dia sering
salat, dia sering baca Quran, jalan
terus. Ini pahala besar bagi orang yang
almurabit, yang berjaga di daerah per
perbatasan.
Makanya kalau kita di Arab Saudi,
imam-imam sering mendoakan, "Ya Allah,
jagalah para ee apa namanya? Para
polisi, para askar. Kemudian
almurabitin. Jagalah orang yang berjaga
daerah perbatasan." Mereka sering
didoakan, ya. Mereka sering didoakan.
Karena tugas mereka berat.
Dalam hadis yang lain, Salman Alfarisi
radhiallahu anhu beliau berkata, rasulah
wasallam rasam bersabda
yauminillahirqah.
Berjaga di daerah perbatasan
fisabilillah.
Sehari saja lebih afdal atau dalam
perkataan yang lain lebih baik daripada
puasa sebulan dan salat malam selama
sebulan. Dan siapa yang meninggal ketika
melakukan murabit yaitu dalam daerah
perbatasan tersebut wuqi fitnatal khabar
maka dia akan dijaga dari fitnah kubur
amalum dan amalnya tetap berlangsung
sampai hari kiamat.
Di antara amal juga yang bisa
menghalangi azab kubur adalah berlindung
kepada Allah dari azab kubur. Seperti
tadi hadis yang kita sebutkan,
Zaid bin Tsabit, Rasul mengata, "Awadzu
billahi min adabil qabar." Berlindunglah
kepada Allah dari azab kubur. Ya, maka
kita dawamkan doa tersebut ya.
Di antaranya kita dawamkan ketika sedang
tasyahud ya.
Ketika seorang sedang tasyahud kata Nabi
sallallahu alaihi wasallam, ahadukum
minyahud min tasyahudil akhir. Jikalau
salah seorang dari kalian sudah selesai
tasyahud akhir falata billahi min arba
maka hendaknya berlindung kepada Allah
dari empat perkara. Minzabi jahanam
yaitu Allahumubika minabi jahanam.
Waminabil qabr. Belung dari azab kubur
mahya wal mamat. dari fitnah kehidupan
dan kematian. Waminyaril masjid dajal
dan fitnah dajal. Jadi kalau kita sudah
tasyahud selesai kita baca Allahumma
inubika minzabi jahanam wamin adzabil
qabar. Tapi harapan saya bukan sekedar
baca tapi dihayati. Doa itu paling doa
itu paling penting adalah menghayati.
Makanya rasul sahu alaihi wasallam
mengatakan udullaha wa antum muqinuna
bil ijabah. Berdoalah kepada Allah dan
kalian dalam kondisi yakin diijabahi.
Wamu, ketahuilah anallaha la yastajibu
duaan minqbin gofilillahin. Allah tidak
mengabulkan doa dari orang yang hatinya
gfil, lalai. Jadi kalau berdoa bukan
sekedar lafal yang kita ucapkan tapi
kita konsen. Allahum naudubika min
adzabi jahannam. Sambil kita bayangkan
bagaimana dahsyatnya. Wamin azabil qabr.
Kita bayangkan hidup di alam berikutnya.
Mudah-mudahan dapat nikmat kubur. Ngeri
kalau dapat azab kubur ya.
Ngeri kalau dapat apa? Azab. azab
kuburata
Ibnu Qayyim rahimahullahu taala
ketika menyebut Orang-orang yang diazab
di kuburan akibat maksiat-maksiat yang
mereka lakukan.
Kata Ibnu Qayyim rahimahullahu taala,
wau haulai wa amsaluhum
yuadzabuna fi quburihim bihadil jaraim
bihasabi katratiha waqillatiha wasiriha
wa kabiriha.
Dan mereka semua dan yang semisalnya
diazab dalam kuburan mereka dengan sebab
dosa-dosa ini tergantung banyaknya atau
sedikitnya. sesuai dengan kadar banyak
dan sedikitnya, besar maupun kecilnya.
Walamana aksaruasialik
aksaru asabil kubur muadabina.
Karena kebanyakan orang suka bermaksiat
melazimkan kebanyakan orang diazab di
kuburan. Kata Ibnu Qayyim,
kebanyakan orang bertakwa atau
bermaksiat? Bermaksiat.
Karena kebanyakan orang melakukan
maksiat-maksiat tersebut, maka
kebanyakan orang dikubur, penghuni kubur
diazab. Wal faizumil dan yang selamat
dari azab kubur cuma sedikit.
[Musik]
Luar kuburan tersebut dari atas kita
lihat hanyalah tanah. Sementara di balik
kuburan tersebut isinya adalah
penyesalan-penyesalan
dan azab.
Waabahiri
wal hijar manquati mabniatunahiruha
wal hijarah almqukusyah mabniatin
mabniatin wafi batin dawahi di atasnya
kita lihat ditimpa dengan batu-batu dan
tanah ya bahkan sebagian kuburan dihiasi
dengan kuburan yang indah dipahat
batu-batu tersebut hiasan di atasnya
wafi batiniha sementara di balik kuburan
tersebut addawahi wal baliyat
perkara-perkara yang dahsyat
penderitaan-penderitaan
taglibil hasarati kama taglil qudur bima
fiha
maka kedahsyatan tersebut ya
bencana-bencana tersebut menjadikan
mendidihnya penyesalan-penyesalan
sebagaimana
Panci yang mendidih membuat air
bergejolak ya beriak. Jadi Ibnu Kay
mengatakan mengerikan ya bahwasanya
kuburan di atasnya oke, di bawahnya
mengerikan. Siapa yang kuat? Ya, kita
tanpa taruhlah tidak ada azab di
bawahnya, kita enggak kuat. Panas terik,
batu di atasnya ya kesendirian.
Kalaulah tidak ada azab, siapa yang kuat
di dalam? alam seperti itu kesendirian,
kegelapan, terhimpit. Bagaimana kalau
disertai dengan azab kubur?
Oleh karenanya seorang ketika berdoa
berdoa dengan serius. Tadi doanya apa?
Allahumma inubika minzabi jahanam wamin
adzabil qabr w fitnatil mahya wal mamat
wamin syarri fitnatil masjid dajal.
Berdoa empat itu berlindung daripada
fitnah kehidupan dan kematian. Ya,
fitnah kehidupan kematian ini di antara
mukadimah dari fitnah azab kubur ya.
Jadi Rasulullah dari awal azab neraka
jahanam kemudian sebelumnya lagi azab
apa? kubur. Sebelum azab kubur ada
fitnah kehidupan dan kematian.
di antaranya
dengan ee mendoakan ya mendoakan orang
yang baru dikubur.
Baru dikubur kita doain dia.
Makanya Rasul sahu alaihi wasallam dalam
hadis dari Utsman bin Affan beliau
berkata kan Nabi sallallahu alaihi
wasallam
farag min dafnil mayit waqofa alai
adalah Nabi kalau sudah selesai
menguburkan mayat Rasul sahu alaihi
wasallam berdiri di atas kuburan
tersebut faqala Rasul sahu al wasallam
berkata istagfiruakikum mohon ampunan
bagi penghuni kuburan saudara kalian
ini.
Dan mohon kepada Allah agar Allah
berikan dia kekokohan, ketegaran untuk
bisa menjawab. Fainnahul ana yus'al. Dia
sekarang ditanya oleh malaikat Munkar
dan Nakir. Maksudnya sebentar lagi dia
akan di ditanya setelah kita
meninggalkan kuburan kuburan ini.
Jadi doakan di antara sunah kalau kita
menguburkan mayat kita mengatakan
Allahumagfirlahu warhamhu wasabbithu ya.
Ya Allah rahmatilah dia, ampunilah
dosa-dosanya. Kokohkan dia, tegarkan dia
dalam menjawab pertanyaan. Allah
marzukhu atau tsabbithu bilquli tsabit.
Kokohkan dia dengan perkataan yang kokoh
sehingga dia bisa menjawab
pertanyaan-pertanyaan.
Sekarang yang ke berapa?
Iya.
Di antara sebab utama
seorang agar diselamatkan
dari azab kubur adalah bertobat dan
beristigfar.
Karena semua itu sebab dosa.
Oleh karena Ibnu Taimiyah rahimahullah
ketika menyebutkan sebab
diampuninya dosa-dosa,
beliau berkata,
"Quat nususul kitabi wasunah ala anna
ukubatunubiil
abdi binahwi asr asbab."
Al-Qur'an dan sunah. Dalil-dalil
menunjukkan Al-Qur'an dan sunah
menunjukkan bahwasanya hukuman
akibat dosa yang menimpa seorang hamba
bisa hilang
dengan salah satu dari 10 sebab.
Di antaranya taubat dengan ber taubat.
Tapi Ibnu Qayyim punya fikih tersendiri.
Ibnu Qayyim dalam sebagian kitabnya dia
mengatakan seorang tidak mengapa jika
sebelum tidur dia merenungkan dirinya.
ingat dosa-dosanya
sebelum tidur. Kemudian dia bertobat
sebelum tidur kemudian dia iringi dengan
salat tobat. Padahal salat tobat asalnya
bukanlah salat yang rutin. Dia bukan
salat rutin, tapi dia salat kalau ada se
sebab. Kapan seorang berdosa, mau siang,
mau malam, mau subuh dia segera salat
tobat. Tetapi jika orang tarah dia orang
saleh, mungkin dia tidak terjun masuk
dalam dosa-dosa besar. Kata Ibnu Qayyim,
"Tidak mengapa. sebelum tidur dia
renungkan dosa-dosanya, muhasabah
sebelum tidur. Ketika dia ingat
dosa-dosanya kemudian dia tergerak
bertobat disertai salat tobat boleh
salat tobat sebelum apa tidur. Tapi dia
di didahului dengan apa?
Renungan-renungan, muhasabah.
Bahwasanya saya orang berdosa, bertobat
semoga dan bertekad nanti besok tidak
bermaksiat lagi ya. Menyesali semua
perbuatan dengan syarat-syarat tobat.
Tapi intinya seringlah kita bertauat.
Yang kedua, istigfar. Istigfar sering
kita bilang astagfirullah,
astagfirullah, astagfirullah.
Yang ketiga, di antaranya sering
melakukan amal kebajikan. Ini ini adalah
amalan umum ya. Karena alhasanatul
mahiah, kebaikan-kebaikan bisa
menggugurkan dosa-dosa. Kata Allah
Subhanahu wa taala, waqimah
wulf minil inal hasanati.
Dirikanlah salat di ujung hari, di awal
dan ujung hari dan juga sebagian malam
itu salat lima waktu. Sesungguhnya
alhasanat yniat. Sungguhnya
kebaikan-kebaikan di antaranya
kebaikan-kebaikan salat akan
menggugurkan dosa-dosa.
Dan di antaranya
ee perkara berikutnya tadi sering
bertobat dan beristigfar dan melakukan
amal kebajikan. Ini sekarang sebab
berikutnya penghalang.
Aliksar minal ihsan ilal khalq. Ini
sudah kita singgung tadi. Ketika seorang
dikubur maka salat menjaga di mananya?
Kepalanya.
Kemudian puasa di sebelah apa? Kanannya
terus kakinya dijaga oleh amal-amal keba
kebajikan. Di antaranya alma'ruf wal
ihsan ilanas.
berbuat baik kepada orang-orang lain.
Kalau ada orang mengalami penderitaan,
kita tahu dia sedang menderita, itu
kesempatan kita untuk menghilangkan
penderitaannya agar kita dihilangkan
penderitaan kita
di dunia maupun di akhirat. Terutama di
akhirat. Penderitaan di dunia ini masih
kita bisa jalani. Tapi kalau penderitaan
di alam barzah kita enggak ada pilihan.
Apalagi penderitaan di hari kebangkitan.
Makanya rasuah wasallam bersabda,
manasminatan
minid dunya.
Siapa yang memberi keringanan kepada
seorang mukmin penderitaannya di dunia,
maka Allah akan berikan dia keringanan
atau melenggakkan atau menghilangkan
penderitaannya dari penderitaan hari
kiamat. Ya. Ya. Oleh karena seorang
berusaha aljaza misal amal ya balasan
sesuai dengan perbuatan. Ya, siapa
menghilangkan penderitaan seorang, dia
akan dihilangkan penderitaan di dunia.
Tapi Allah, Nabi tidak sebutin siapa
menghilangkan penderitaan seorang di
dunia akan dihilangkan penderitaannya di
dunia juga. Rasulullah langsung sebut
penderitaan hari kiamat. Kenapa? Karena
penderitaan dunia itu ringan. Yang
paling penting penderitaan hari kiamat.
Siapa yang menghilangkan penderitaan
seorang, dia akan dihilangkan
penderitaan. Termasuk di antaranya
penderitaan di alam barzakh.
Kalau orang dalam kondisi kepepet lagi,
kita tahu dia jujur, dia sulit, dia
menderita, kita bantu. Penderitaan
apapun umum kata Nabi sallallahu alaihi
wasallam, "Qurbatan min qabid dunya."
Penderitaan apapun dari penderitaan
dunia. Mungkin dia butuh uang, mungkin
dia butuh obat, mungkin dia butuh teman,
mungkin dia butuh apa kek, dia
menderita.
Sisihkan waktu kita untuk membantunya.
kita harta untuk membantunya.
Di antaranya attisir alal musir yaitu
memberi keringanan bagi orang yang tidak
bisa bayar hutang. Kita tahu dia punya
hutang sama kita dan kita tahu dia sudah
berusaha. Dia bukan orang yang nakal,
bukan penipu.
Dia sudah berusaha, namun dia tidak bisa
bayar hutang.
Dalam kondisi tersebut kalau kita
mengikhlaskan maka kita akan
diselamatkan oleh Allah Subhanahu wa
taala. Dari Abu Hurairah radhiallahu
anhu, Nabi sallallahu alaihi wasallam
bersabda tajirun yudinunas
fairqajau
laallahwaza.
Ada seorang suka memberi hutang kepada
orang-orang. Ketika dia melihat ada
orang tidak bisa bayar hutang, dia
bilang sama anak buahnya, "Sudah, maafin
dia. Semoga Allah maafin saya.
Maka Allah pun mengampuninya. Dalam
riwayat ketika dia dibangkitkan, dia
ditanya,
"Kau punya amalan apa?" Kata saya tidak
punya. "Saya tidak punya amalan. Kecuali
saya pernah suka ngutangin orang. Kalau
tidak bisa bayar saya ikhlaskan."
Subhanallah. Tapi orang jadi begini
harus punya modal banyak.
Kalau kita ngutangin orang, modal enggak
ada ngutangin apa?
Maksudnya orang bisa mendapatkan
keselamatan dari azab kubur dengan duit
yang dia punyai. Yaah. Orang datang,
orang datang minta bantuan malu ya kita
kasih. Dan kita beda kalau orang itu
memang nakal ya, dia punya aset enggak
mau dijual. Itu lain kita bisa kejar
tapi memang dia susah. Susah mau bayar
enggak bisa. Kebutuhan banyak gaji tidak
mampu, pemasukan kurang. Ya sudah kita
ee kita maafkan.
Yang berikutnya yang ke berapa?
Di antaranya adalah membaca surah
Al-Mulk.
Surah Al-Mulk dikenal dengan
Al-Munjiyah, Almania'ah yang
menyelamatkan dan Al-Maniah yang
menghalangi di azab kubur. Banyak
riwayat tentang
kemuliaan membaca surah Al-Mulk ya.
Namun banyak juga hadis yang dif. Tapi
intinya ee hadis-hadis yang sahih
menunjukkan
bahwasanya
surah Al-Mulk kalau dibaca seorang
perhatian kepadanya maka akan menjadi
sebab dia diselamatkan oleh Allah
subhanahu wa taala.
Dalam riwayat Rasulullah bersabda, "Inna
suratan min kitabillahi
syafaatul ak minar yaumqamah jannah wah
surat tabarak." Di antara hadis yang
sahih ya,
surat dalam Al-Qur'an 30 ayat memberi
syafaat kepada seorang sampai
mengeluarkan dia dari neraka jahanam
pada hari kiamat kelak dan masukkan dia
ke dalam surga. Itu surat tabarak
maknanya bisa jadi dia harusnya
dimasukkan neraka enggak jadi. Akhirnya
diselamatkan masuk ke surga.
Surah Tabarak. Demikian juga Ibnu Mas'ud
berkata, Rasulullah pernah berkata,
"Suratut tabarak hiyal maniah minzabil
qabar." Inilah surat yang menghalangi
mencegah dari azab kubur. Azab kubur
juga azab neraka. Kalau azab kubur
selamat, azab neraka juga sela selamat.
Nah, apakah harus dibaca tiap malam? Ini
khilaf di kalangan para ulama
berdasarkan suatu hadis. Bagi yang
menghasankannya seperti Syekh Albani
rahimahullahu taala menyunahkan untuk
membaca setiap malam. Bagi yang
mendhaifkannya mengatakan tidak. Yang
penting kita sering baca surah almulk.
Tidak harus tiap malam. Kapan saja yang
penting ada perhatian terhadap surah
almulk. Sering baca. Suka dengan surat
tersebut sering dibaca dalam salat sunah
misalnya jadi imam ya. Sering. Silakan
ibu-ibu salat fardu sering baca. Tidak
harus tiap hari. Tapi seringlah punya
perhatian. Kemudian juga jangan lupa
untuk memahami maknanya, mengimani
isinya, ya. Karena surat itu menjadi
sempurna bukan cuma sekedar dibaca tapi
dipahami dan diamalkan.
Sekarang yang ke berapa?
Yang terakhir,
di antara yang menghalangi seorang dari
azab kubur adalah menghindarkan diri
atau menjauhkan diri dari amalan-amalan
yang merupakan sebab azab kubur.
Menjauhkan diri dari amalan-amalan atau
dosa-dosa yang merupakan sebab azab
kubur.
Datang dalam beberapa hadis. Di
antaranya
di antaranya adalah ee namimah dan tidak
menjaga diri ketika buang air kecil.
Rasul sahu alaihi wasallam mar biqobrain
kata Ibnu Abbas Rasul sahu alaih
wasallam melewati dua kuburan faqala
innahuma yuadabani. Sesungguhnya dua
penghuni kubur ini sedang diazab
wadabani fi kabirin. Mereka sedang tidak
mereka diazab bukan pada perkara yang
besar. Itu perkara yang mereka bisa
tinggalkan.
Dalam riwayat kata bal kabir kata Rasul,
"Bahkan ini perkara besar sehingga
buktinya mereka diazab."
Amumana yamsinimah.
Adapun yang satu karena suka jalan ke
sana kemari mengadu domba, bikin cerita
sehingga satu orang benci kepada
saudaranya.
Ya, dia bikin narasi sehingga suami
benci kepada istrinya. Ah, istrimu kayak
gitu, istrimu gini-gini. Ini dibenci
sama istrinya.
Makanya dar rasul mengatakan, "Tahukah
kalian siraru sirarukum orang yang buruk
di antara kalian?"
Ya, kata Rasul wasallam, yaitu yang
berjalan di antara kalian
almufsiduna
ya bainal ahibbah. Yang membuat rusak di
antara orang-orang yang saling
mencintai.
Bikin istri
jengkel sama suami.
Ada wanita datang ke wanita. "Kamu
gimana? Suamimu baik?" "Ah, gitu aja
dibilang baik."
Kalau suami saya tuh gini gini gini,
akhirnya dia jengkel sama apa? Suaminya.
Yang ngajarin siapa? Wanita goblok ini
ngajarin orang lain untuk benci kepada
sua suaminya.
Orang hidup sudah nyaman, saling
mencintai. Datang satu orang perempuan
provokator.
Akhirnya wanita ini benci kepada sua
suaminya. Hati-hati ibu-ibu ya.
Jangan jadi provokator.
Merusak.
Datang ke sana, jalan ke sini. Bikin
ribut di antara orang yang saling
mencintai.
Mensukseskan program dukun.
Karena di antara tukang sihir kata Allah
Subhanahu wa taala, "Yufuna bihi bainal
mari waujih." Dengan sihir mereka
merusak antara hubungan seorang suami
dan apa? Istrinya. Ada juga wanita tidak
penyihir tapi kerjaannya seperti kerjaan
tukang sihir.
In ada domba di antara suami istri.
Namimah ngeri
diazab di kubur sebelum di akhirat.
Kemudian yang kedua,
akar yastanziu minal ba yang satu tidak
bersih ketika kencing. Dalam riwayat
minalu,
ya min riwayat. Maknanya satu dia ketika
buang air kecil dia asal buka saja
sehingga auratnya kelihatan. Sebagai
orang mau kencing tinggal buka kelihatan
bokongnya kelihatan ininya.
Asal sambil bersiul di pinggir jalan
orang lihatlah gak boleh seperti itu.
Dia harusnya duduk jongkok kemudian
tertutup auratnya.
Yang kedua maknanya dia kencing tapi dia
tidak bersih sehingga masih ada sisa dia
cuekin aja. masih menetes dia langsung
tarik resleting sementara masih menetes
tidak bersih
atau ketika dia kencing ternyata tidak
tidak hati-hati sehingga balik
kencingnya kena kena pakaiannya dan
akhirnya dia salat dengan pakaian
tersebut akhirnya salatnya tidak tidak
sah
tidak sah. Ini dua dosa di antaranya
yang menyebabkan azab kubur. Maka
seorang menghindarinya ya
jangan sampai menjadi sebab permusuhan.
Kalau kita mau ngomong, kita ingat ini
bisa bikin dua orang ini saling membenci
enggak? Kalau enggak gak usah diomongin.
Enggak usah diomongin.
Tib. Di antara dosa yang penyebab azab
kubur Rasul sahu alaihi wasallam pernah
diperlihatkan
dalam mimpi Rasul sahu alaihi wasallam
diajak oleh malaikat. Kemudian rasam
melihat empat orang model sedang diazab.
Yang pertama adalah seorang berdusta ya
kadabun bikbah
yauq
seorang berdusta dengan satu pendusta
dan diberi satu dusta kemudian akhirnya
diseringga dustanya menjelajah ke
seluruh alam semesta. Maka ada orang
yang merobek ee pipinya ditarik sampai
ke belakang dirobek pakai pisau.
Kemudian setelah itu dilepas sembuh lagi
sebelah kiri terus jadi terus di kata
Nabi sampai hari kiamat. Sampai hari
kiamat. Kenapa? Karena dustanya efeknya
luar biasa. Yang dibohongin banyak
orang.
Jadi dosa itu bisa bertingkat-tingkat.
Dusta bertingkat-tingkat. Dusta kepada
satu orang tidak sama dusta terhadap
jutaan. Apa orang ngeri
ngeri
sekarang mudah dusta kepada banyak
orang? Mudah
dusta.
Dusta. Bilang begini terus ternyata,
"Oh, enggak, enggak, itu enggak benar.
Kemarin saya ralat, saya tidak begitu.
Kami salah, astagfirullah.
Salah, akhirnya banyak orang dia
bohong." Padahal benar
kan ngeri seperti itu.
Kalau dulu ingin dusta dihare susah.
Sang pendusta kalau bikin pengin bikin
hoax atau isu dia harus sewa. Orang naik
kuda ke sana, ke utara, ke selatan, ke
timur, ke barat, ngalor ngidun
ngetanwan, apa ngut apa ngulon ngetan
ya.
Supaya tersebar. Sekarang enggak perlu
tinggal sewa apa buzer selesai.
bikin isu. Ah, ini tukang-tukang bikin
berita nih. Hati-hati ikut serta
mensukseskan hoa bikin opini yang salah.
Ngeri.
Saya pernah ngisi pengajian di salah
satu stasiun televisi di bukan di TV-nya
tapi di karyawan-karyawannya. Bulan
Ramadan. Saya bilang orang yang dusta
bulan Ramadan pahalanya hilang. Terus
kata seorang, "Ya ustaz, pahalanya yang
hilang. kami apa redaksi apa direktur
redaksi kami. Karena kami cuma
menjalankan ustaz
dia suruh bikin opini berita palsu kami
sebarkan di bulan Ramadan. Subhanallah
yang nonton jutaan zaman dulu belum ada
YouTube enggak ramai. Belum ada YouTube
belum Facebook enggak ramai. Bayangkan
dia bikin satu opini berita
satu dunia tahu satu Indonesia tahu
jutaan orang. Ini ngeri dosanya bikin
sebab azab kubur dirobek
robek terus sampai hari kiamat.
J ada orang satu
terkena kasus
kemudian digambarkan begini begini
begini begini. Semua media sepakat
subhanallah padahal enggak sepirit itu
tapi dibayar untuk bikin suatu opini
sepakat dusta untuk membohongi
masyarakat.
Ngeri duit seberapa sih? Buat makan,
dibuat ini habis.
Setelah itu nanti kalau di akhirat
disiksa sampai hari kiamat. Ini yang
pertama. Yang kedu yang berikutnya ini
dosa ketiga ya. Dosa ketiga sebab azab
kubur. Dusta. Dusta yang diserga
mencapai penjuru dunia. Dosa yang
keempat yang disebutkan sebab azab kubur
adalah pemakan riba. Pemakan riba. Rasul
sahu alaihi wasallam melihat ada orang
sedang berenang di di alam barzakh di
sungai darah. Kemudian dia ingin keluar.
Setiap dia mau menepi dilempar kepalanya
oleh orang. Di tepi sudah nunggu batu
dia. Sehingga dilempar dilempar kena
kepala kena mulutnya. Dia mundur lagi.
Dia berusaha keluar lagi mau sampai
tepi. Dilempar lagi mulutnya karena dia
memakan apa? Riba. Gak tahu maknanya
apa,
tapi dilempar dengan batu. Ini dosa
keempat. Dosa kelima. Para pezina. Para
pezina Rasulullah melihat mereka
dikumpulkan di tungku
kemudian mereka dibakar dalam tungku
tersebut.
bezina lelaki ma bez pzina wanita. Yang
keempat seorang atahullahul Quran. Yang
keempat orang penghafal yang keenam ya
orang penghafal Quran
yang kata Nabi sallallahu alaihi
wasallam famamu anhu bail walam yal bihi
fin nahar. Dia malam hari tidur tidak
murajaah sampai mungkin tidak salat
subuh ya. Siang dia tidak kerjakan.
Siang dia tidak kerjakan.
ee
Al-Qur'an tersebut. Ada perkataan indah
dari Ibnu Qayyim
Tib. Ee Rasulullah e Ibnu Qayyim berkata
dalam kitabnya Zadul Maad, walihadza
kana ahlul Quran humulimuna
bihi alamiluna bima fihi. Namanya ahlul
Quran yang mulia adalah orang-orang yang
mereka mengerti tentang Alquran dan
mengamalkannya. Waam meskipun mungkin
tidak hafal 30 juz.
Tapi dia memahami kemudian dia
mengamalkan. Wa hafidahuam yafamhu.
Adapun orang yang hafal Quran tapi tidak
paham walam yal bihi apalagi tidak
mengamalkannya. Falaisa min ahli maka
dia bukan ahlul Quran. Waqom hurufahu
iqahmi. Meskipun dia baca Quran dengan
tepat
pas ya tapi kalau tidak diamalkan
percuma. Bahkan ada riwayat tadi
disebutkan di antara azab kubur seorang
diberi Al-Qur'an kemudian dia tidak
mengamalkannya. Ya, sebagian ulama
mengatakan searang dia menghina nikmat.
Ini nikmat luar biasa tapi dia cuaek.
Malah dia buang malah dia tidak amalkan.
Setelah dia menghafal Quran sebelumnya
maka dia akan diazab di alam barzakh.
Ya, bab. Demikian saja ikhwan dan akhwat
yang dirahmati Allah subhanahu wa taala.
Semoga Allah menjauhkan kita dari
azabazab kubur. Demikian saja. Wabillahi
taufik walhidayah. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.