Transcript
gO5PbNccS9k • Tafsir Surat Al-Furqan #1 Ayat 6-16 - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/2674_gO5PbNccS9k.txt
Kind: captions
Language: id
Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi ala ihsani wasyukrulahu
ala taufiqihin asadu alla ilahaillallah
wahdahu la syarikalahuiman
lnih wa ashadu anna muhammadan abduhu wa
rasul ridwan allahumma sholli alaihi wa
ala alihi wa ashabihi wa ikhwani.
Hadirin dan hadirat yang dirahmati Allah
subhanahu wa taala. Kita lanjutkan
bahasan kita dari surah Al-Furqan. Pada
pertemuan lalu kita sampai pada ayat
kelima
yang di mana
ee pada ayat-ayat kelima dan sebelumnya
menjelaskan tentang orang-orang kafir
Quraisy yang mereka mencela Al-Qur'an.
Ya, mereka mengatakan Al-Qur'an hanyalah
dongeng-dongeng orang-orang terdahulu.
Demikian juga Al-Qur'an itu hanyalah
karangan Muhammad. dan juga
teman-temannya kerja sama ya dan sudah
kita bantah pada pertemuan lalu ya. Dan
di antara bantahan
Allah Subhanahu wa taala sebutkan pada
ayat
keenam, qul anzalahulladzi ya'lamus
sirra fis samawati wal ardhi innahu kana
gofurar rahima.
Kata Allah Subhanahu wa taala,
"Katakanlah bahwasanya yang menurunkan
Al-Qur'an adalah katakanlah Nabi
Muhammad untuk bantah mereka, Al-Qur'an
itu bukan karangan saya, bukan hasil
kerja sama antara saya dengan sekelompok
orang. Saya tidak didikte,
tetapi anzalahulladzi yaamu sirro." yang
menurunkannya adalah Allah yang
mengetahui rahasia fis samawati wal ard
di langit dan di bumi. Innahu kana
gfurar rahima. Dan dialah Allah yang
maha pengampun lagi maha penyayang.
Maksudnya di sini bantahan
terhadap tuduhan-tuduhan mereka
bahwasanya Al-Qur'an adalah karangan
Muhammad. Dari beberapa sisi Allah cukup
mengatakan yang menurunkan adalah yang
mengetahui rahasia langit dan rahasia
bumi. Rahasia siapa yang di langit dan
ra siapa yang di bumi. Artinya Allah
Subhanahu wa taala mengajak mereka untuk
merenungkan. Lihat isi Al-Qur'an. Isi
Al-Qur'an isinya pembahasan tentang
langit, tentang bumi, tentang
khabar-khabar umat-umat terdahulu,
tentang masa depan, tentang perkara
detail-detail, tentang perkara-perkara
yang tidak mungkin diketahui oleh
Muhammad. Muhammadnya siapa? Mau tahu
semua ini? Mau tahu tentang berita
langit, berita bumi, tentang jin,
tentang malaikat, tentang masa lalu,
tentang masa depan. Allah mengkhabarkan
hal-hal yang kemudian terjadi, hal-hal
gaib yang kemudian terjadi. Ini yang
tahu ini cuma alladzi yaamro fis
samawati wal ard. Yang tahu ini hanyalah
yang mengetahui seluruh rahasia di
langit maupun di di bumi. Maka ini
bantan telak. Kalau ini karangan
Muhammad, Muhammad tak bakalan bisa
ngarang seperti ini. Enggak bisa. Kalian
tahu kalian orang cerdas wahai orang
Quraisy. Dan isi Al-Qur'an menunjukkan
bahwasanya yang membuat ini atau yang
menurunkan Al-Qur'an bukanlah
ee bukanlah manusia. Karena kalau
Muhammad terbatas pengetahuannya.
Makanya Allah mengatakan yaamusir
fisamawati yang mengetahui rahasia
langit dan rahasia bumi. Ya. Ya. Maka
tidak mungkin Al-Qur'an ini merupakan
karangan Muhammad ya.
Ini disebutkan oleh Thaabari
rahimahullahu taala ya. Ya, bantah ee
tafsir dari ayat ini bahwasanya
firman Allah anzalahulladzi yamu sirra
yang menurunkan yang mengetoras langit
dan bumi menunjukkan isi Al-Qur'an ini
penuh dengan perkara-perkara yang luar
biasa ya yang begitu detail. Demikian
juga Al-Qur'an kalau kita perhatikan ya
dan ini konsekuensi dari yang
menurunkannya adalah mengetuai segala
sesuatu isinya sangat detail tapi
masalah sains juga ada, masalah medis
juga ada ya masalah fisika juga ada,
masalah kimia juga ada dalam Al-Qur'an.
Kalau kita lihat yang itu tidak mungkin
Muhammad tahu ya. Enggak mungkin
Muhammad tahu masalah-masalah seperti
ini. Masalah ee ya masalah hal-hal yang
terkait dengan sesang Muhammad jauh dari
sallallahu alaihi wasallam jauh dari
ilmu-ilmu seperti ini. Kemudian terkait
dengan segala hal masalah adab ya,
masalah hukum hukum-hukum yang luar
biasa, adab-adab islami ya artinya
enggak mungkin karena Al-Qur'an ini
menjelaskan segala hal ya.
Maka tidak mungkin sosok seperti
Muhammad bisa menguasai semua ini. Ya,
sehingga ini dalil bahwasanya ya
Al-Qur'an bukan karangan Muhammad
sallallahu alaihi wasallam.
Berikutnya firman Allah Subhanahu wa
taala juga bantaan berikutnya dari
firman Allah, qul anzalahulladzi yaamu
sirro fisamawati wal ard.
Katakanlah wahai Muhammad, bantah
bantahlah mereka dengan berkata yang
menurunkan adalah Allah yang mengetahui
rahasia langit dan bumi. Yaitu kita tahu
orang-orang musyrikin mereka juga
percaya terhadap Tuhan. Mereka percaya
terhadap Allah Subhanahu wa taala dalam
banyak ayat.
Kalau engkau bertanya kepada mereka
siapa yang menciptakan langit dan bumi?
Mereka berkata Allah.
Kalau kau bertanya kepada mereka, siapa
yang ciptakan mereka? Mereka mengatakan
Allah. Makanya mereka haji, mereka
umrah. Nenek moyang mereka yang bangun
Ka'bah, nenek moyang mereka adalah
Ibrahim Alaih Salam dan Ismail. Dan
mereka orang-orang Quraisy adalah ee
penghuni ee tanah suci Makkah dan mereka
yang mengurusi Ka'bah dari dulu sehingga
mereka percaya namanya Allah Subhanahu
wa taala. Maka Rasulullah disuruh bantah
oleh Allah. Kalau memang kalian percaya
Allah Subhanahu wa taala itu ada dan
kalian tahu Allah mengetahui segala
rahasia langit dan bumi, harusnya kalau
ini Quran adalah karangan saya, harusnya
Allah turunkan siksaan kepada saya.
Kalau kalau ternyata ini Quran hanyalah
karangan saya, Allah tahu atau tidak?
Tentunya Allah pasti tahu. Kalau
ternyata Allah tahu, harusnya Allah akan
binasakan saya. Kenapa tidak ada
kebinasaan sama sekali? Bahkan ditolong
oleh Allah Subhanahu wa taala selama
Rasulullah berdoa selama 23 tahun. Maka
ini di antara bantahan seakan-akan Allah
suruh menyampaikan kepada menyuruh Nabi
menyampaikan kepada mereka kalau memang
Al-Qur'an ini adalah karangan saya,
ketahuilah Allah mengetahuinya. Dan
kalau Allah mengetahuinya maka Allah
akan membinasakan saya dan menurunkan ee
hukuman kepada saya.
Kemudian juga ee ayat ini juga
menunjukkan di antara yang disebutkan
oleh ee Thahir bin Asyur bahwasanya
firman Allah qul anzalahulladzi
alamusirra fis samawati wal ard.
Katakanlah yang menurunkan Al-Qur'an
yang mengetahui rahsia langit dan bumi.
Ini secara tidak langsung mengajak
mereka untuk mentadaburi
Al-Qur'an. Mentadaburi karena Al-Qur'an
ternyata isinya sangat luar luar biasa.
Kalian tadaburilah, renungkanlah.
Benarkah ini perkataan Muhammad? coba
lihat konten dari Al-Qur'an ya. Kalian
hendaknya mentadaburi dan ini ee ee agar
mereka mentadaburi isi Al-Qur'an.
Kemudian juga ayat ini juga mengandung
ee
pemberitahuan bahwasanya mereka ketika
menolak Al-Qur'an itu hanyalah karena
ngeyel. Ya, karena ngeyel. Maka
Rasulullah disuruh mengucapkan
anzalahulladzi yamu sirro fisamawati wal
ard. Ketahuilah yang menurunkan
Al-Qur'an adalah yang mengetahui rahasia
langit dan bumi, rahasia seluruh
penghuni langit dan rahasia seluruh
penghuni bumi. Artinya kalian menolak
Al-Qur'an itu kalian hanyalah karena
ngeyel, karena sombong. Kalian tahu
tentang kebenaran Al-Qur'an? Kalian
tahu. Oleh karenanya orang-orang jujur
di antara mereka begitu mendengar
Al-Qur'an masuk Islam.
Ketika mereka mendengar Al-Qur'an,
mereka masuk Islam. Ya. Kenapa mereka
mendengar Al-Qur'an? Mereka tahu
Al-Qur'an bukan karangan Muhammad.
Karena balagahnya, karena susunannya,
karena kontennya, mereka tahu Al-Qur'an
bukan karangan Muhammad. Sehingga mereka
dengan mengatakan Al-Quran sihir
hanyalah sihir. Makanya Muhammad kalau
baca orang tersihir dan mereka tahu itu
bukan sihir. Sihir ada jampi-jampinya,
ada aturannya, bukan sihir. Jimat-jimat
ada aturannya. Ya, sehingga sebenarnya
hati mereka tahu bahwasanya Al-Qur'an
itu benar. Dari sini Allah mengatakan,
"Sampaikanlah kepada mereka wahai
Muhammad. Allah tahu rahasia hati
mereka. Dialah yang mengetahui rahasia
langit dan bumi. Jadi kalau mereka mau
nolak hanyalah karena kedusta wahai
Muhammad, tapi mereka ngeyel terhadap
ayat-ayat Allah Subhanahu wa taala.
Fainnahum la yukadzibun
wakinimajun.
Kata Allah subhannya, "Mereka tidak
mendustakan engkau wahai Muhammad, tapi
mereka ngeyel terhadap ayat-ayat Allah
Subhanahu wa taala."
Jadi di sini karenanya di akhir ayat
Allah mengatakan
innahu kana gofurar rahima. Sesungguhnya
Allah itu maha pengampun lagi maha
penyayang. Setelah firman Allah qul
anzalahulladzi yamirro fis samawati wal
ard innahuana gfurar rahimah. Katakan
Nabi Muhammad, "Sungguhnya yang
menurunkan Al-Qur'an adalah zat yang
mengetahui rahasia langit dan rahasia
bumi, rahasia penghuni langit, rahasia
penghuni bumi, rahasia perbuatan
Muhammad dan rahasia isi hati kalian.
Allah tahu kalian hanyalah karena ngeyel
dan sombong. Sebenarnya isi hati kalian
mengakui kebenaran Al-Qur'an. Maka
bertobatlah." Isyarat untuk bertobat.
Kalau kalian bertobat, innahu kana
gfurar rahima. Sesungguhnya Allah maha
pengampun lagi maha penyayang. Inilah
kenapa di akhir ayat Allah mengatakan
innahu kana gfurar rahima. Yaitu Allah
tahu kalian hanyalah sombong dan angkuh.
Padahal nurani kalian tahu Al-Qur'an
adalah benar diturunkan dari Allah
Subhanahu wa taala. Maka bertobatlah.
Jangan ikut kesombongan kalian. Jangan
ikut keangkuhan kalian karena Allah maha
pengampun lagi maha penyayang.
tahu betapa banyak orang menolak
kebenaran bukan karena dia dia
mendustakannya tapi karena duniawi,
karena kesombongan, karena keangkuhan,
karena malu, karena apa sehingga dia
menolak kebenaran padahal nuraninya tahu
hal itu adalah kebenaran. Tapi kalau dia
nolak dengan alasan berbagai macam alibi
dan berbagai macam dalil, Allah
mengetahui isi hati manu manusia. Maka
ini
peringatan bagi kita. Kalau kita tahu
kebenaran, jangan kita tolak. Kita
berusaha menerima. Apalagi kebenaran
dari Al-Qur'an dan sunah. Ya,
tayib. Ini ayat yang keenam. Kita lanjut
ayat yang ketujuh. Jadi, selesai tuduhan
mereka terhadap Al-Qur'an dan bantahan
terhadap mereka. Ya, bahkan Allah
mendikte bagaimana cara bantah mereka.
Allah mengatakan, "Katakanlah yang
menurunkan Al-Qur'an adalah yang
mengetuai rahasia langit dan bumi."
Bukan saya Muhammad apalagi ngajak
orang-orang ngarang Al-Qur'an. Saya ini
siapa? Ilmu saya cetek tahu dari mana
tentang masalah isi Al-Qur'an yang luar
biasa. Dari mana saya bisa ngarang
seperti ini? Kalian berenungkanlah.
Kalian hendaknya tadabur Al-Qur'an.
Lihat bagaimana kalian bertobatlah
seakan-akan bertobatlah. Kalian tahu ini
bukan karanganku. Kalian tahu saya
siapa? Saya sejak kecil gak bisa baca,
gak bisa tulis. Saya dulu main sama
kalian Abu Jahal teman saya. Gimana saya
bisa ngarang seperti ini? Kapan saya
kumpul-kumpul sama teman-teman kemudian
bikin Al-Qur'an? Teman-teman saya mana
yang ngumpul-ngumpul ngarang Al-Qur'an?
Mana? Kalian tahu itu semua hanyalah
kesombongan kalian. Maka bertauatlah.
Sesungguhnya Allah maha pengampun lagi
maha penyayang. Ada saya sempat lihat ee
klip ada orang bule ya di internet ada
saya ada namanya juga ya ee
dia berusaha mencari-cari kesalahan
Islam bahkan mencari-cari kesalahan
Al-Qur'an. Cari-cari terus pokoknya
berusaha menjatuhkan Al-Qur'an,
menjatuhkan Islam, mengejek Nabi
Muhammad sallallahu alaihi wasallam itu
bertahun-tahun dia lakukan. sampai satu
hari dia ada buku-buku entah saya lupa
parak jatuh sehingga buku-buku
bertaburan kemudian dia angkat
salah satu yang jatuh adalah Al-Qur'an.
Ketika dia pegang Al-Qur'an, Al-Qur'an
dalam kondisi terbuka. Ketika kondisi
terbuka, matanya langsung melihat satu
ayat. Ayat tersebut dalam surat Al-Haj
ayat 22 yang maknanya atau Allah
berfirman, "Fainnaha la tamal absaru
wakin tamal qulubati fudur."
Sesungguhnya yang buta bukanlah mata,
tetapi yang buta adalah hati. Ketika dia
lihat ayat itu, Subhanallah, Allah
mentakdirkan dia lihat ayat itu, dia
menyadari inilah kondisi saya
sebenarnya. Sebenarnya saya tahu
kebenaran Islam, tapi bukan mata saya
yang buta, tapi hati saya yang buta.
Akhirnya masuk Islam. Akhirnya masuk
Islam. Jadi maksud saya banyak orang
tahu kebenaran Al-Qur'an, kebenaran
Islam, tapi karena hawa nafsu, karena
dunia, karena jabatan, karena kedudukan,
sehingga menolak. Contoh nyata
Heroklius. Heroklius sudah tahu
kebenaran Islam. Bahkan menanti-nanti
kedatangan Nabi Muhammad sallallahu
alaihi wasallam. Bahkan dia berkata
kepada Abu Sufyan, "Kalau saya mampu,
saya akan datangi Muhammad. Saya akan
cuci kedua kakinya." Dia bilang begitu.
Dia sudah ngaku ini adalah ini rasul
yang saya tunggu-tunggu. Saya tidak
menyangka dari kalian. Saya menyangka
Rasul dari kalangan Bani Israil. Ya,
subhanallah. Ketika
datang perintah Rasulullah untuk dia
beriman, dia kumpulkan anak buahnya. Dia
bilang, "Bagaimana menurut kalian kalau
kalian membaiat nabi yang baru ini?"
Maka mereka memberontak. Mereka tidak
terima. Akhirnya mengatakan, "Saya cuma
ngetes iman kalian."
Akhirnya dia tetap kafir. Tetap kafir.
Makanya ketika perang Tabuk Rasul
Sallahu Alaihi Wasallam kirim pasukan,
dia enggak berani muncul.
Dia tahu yang dihadapi adalah seorang
nabi. Tapi setelah Rasulullah meninggal,
maka dia perang. Dia perang.
Subhanallah. Gara-gara jabatan
akhirnya menolak apa? Ke kebenaran.
Gara-gara jabatannya.
Gara-gara gara-gara rak jatuh masuk
Islam. Subhanallah. Lihat Al-Qur'an.
Subhanallah. Menakjubkan ya. Menakjubkan
orang masuk Islam itu dengan berbagai
macam sebab. Salah satunya sebab ada ada
di YouTube dia wawancara dengan orang
boleh tersebut. Tib kita lanjutkan
ee ayat berikutnya ayat keet7uh. Setelah
mereka tidak puas mencela Al-Qur'an dan
dengan berbagai macam dalih yang ngawur
yang mereka tahu dalih tersebut tidaklah
benar, mulai mulai berpindah kepada
mencela Muhammad sallallahu alaihi
wasallam. Mereka berusaha mencela
Muhammad ya. Jadi mereka karena mereka
tidak mencela Allah, mereka bilang Tuhan
tidak ada. Enggak. Mereka enggak pernah
bicara gitu. Mereka tahu Al-Qur'an Allah
itu ada. Cuma mereka mengingkari Allah
tidak pernah turunkan Al-Qur'an. Allah
tidak pernah punya rasul namanya Muham
Muhammad. Adapun Allah mereka tidak
bahas karena mereka mengakui Allah
Subhanahu wa taala. Makanya orang kafir
banyak namanya Abdullah. Orang kafir
banyak namanya siapa? Abdullah. Mereka
berhaji, mereka umrah. Dari dulu mereka
berhaji berumrah cuma mereka musyrikin.
Tayib. Pada ayat keetujuh mereka mulai
mencela Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam.
Allah berfirman, "Waqalu maasuli yaams
aswaq laula unzila ilaihi malakun
fayakuna maahu
mereka berkata, Rasul, macam apa ini kok
makan makanan
dan berjalan di pasar? Laula unzila
ilaihi malak. Kenapa tidak diturunkan
kepadanya malaikat? Fayakuna maahu
sehingga malaikat bersama-sama dengan
dia memberi peringatan."
Kemudian ayat keetu yulqo ilaihi kanzun
takunu lahu jannatun yaulu minha. Atau
kenapa tidak diturunkan kepadanya harta
yang banyak? Ya, sehingga kalau harta
banyak ngapain pergi ke pasar hartanya
banyak bagi-bagi sama kita.
Atau dia punya kebun di rumah kaya raya
punya kebun gak perlu jualan. Pergi ke
pasar beli belanja di rumah aja punya
kebun banyak.
Maka berkata orang-orang zalim,
"Sesungguhnya yang kalian ikuti hanyalah
seorang lelaki yang tersihir." Ah, mulai
mereka mencela Muhammad sallallahu
alaihi wasallam. Yeah.
Tib. Mereka
ketika menolak kerasulan Nabi Muhammad
sallallahu alaihi wasallam, mereka ingin
mengatakan rasul, seorang rasul harus
beda dengan kita. Harus beda dengan
kita.
Kenapa Rasul sama seperti kita? Apa
spesial dia? Dia makan seperti kita
makan. Yaak yaulu mimma takuluna minhu
mimrobun. Sama seperti nabi-nabi Nabi
Hud ketika kaumnya menolak Nabi Hud.
Mereka berapa muhud? Nabi makan seperti
kita makan, minum seperti kita minum.
Kita pengin Rasul tidak seperti kita.
Kemudian Rasul ngapain ke pasar? Jual
beli, beli barang, jualan, belanja.
Rasul cari makan, jalan-jalan di di
pasar. Sehingga mereka menjadikan dalil
bahwasanya seorang rasul tidak boleh
seperti manusia biasa. Ya. Dan ini
makanya mereka mengatakan kenapa tidak
ada malaikat turun kepadanya atau
diturunkan harta kepadanya atau punya
kebun ya. Ee
oleh karenanya mereka sering mengatakan
demikian. Seperti dalam surat al-Isra
mereka mengatakantajurana
minal ardua takun jannatun
surat mereka mengatakan kami tidak akan
beriman kepada engkau Muhammad sampai
kau keluarkan kota Makkah ini keluar
banyak mata air ya.
Atau kau punya kebun, ada kebun kurma,
ada kebun ee ada kebun anggur.
Fatufajjiral anharilalah tafjir.
Kemudian di tengah-tengah kebun tersebut
ada sungai mengalir. Jadi mereka bilang,
"Muhammad, kalau kau ingin diakui
sebagai nabi, rubah kota Makkah jadi e
jadi puncak Bogor." Maksudnya mereka
pengin Makkah seperti puncak puncak
Bogor. Ada kebun kurma, ada kebun ini,
ada sungai di tengah-tengahnya. Ya. Hm.
atau kau punya rumah yang mewah terbuat
dari emas. Ya.
Ya.
Jadi mereka pengin Nabi sallallahu
alaihi wasallam kalau mau jadi mau jadi
diakui sebagai
seorang rasul harus beda. Tidak boleh
seperti model Muhammad yang mereka
lihat. Ini tentunya ee tidak harus
seperti itu. Ya. Pertama kita ingin
jelaskan bantahannya. Justru
ketika Allah menurunkan atau mengutus
seorang rasul dari kalangan manusia
adalah nikmat. Laqallahu alal mminina
baim rasul min anfusum. Kata Allah
subhanahu wa taala, "Sungguh Allah beri
karunia kepada orang-orang beriman
ketika mengutus seorang rasul dari jenis
mereka."
Dalam ayat yang lain kata Allah, "Laq
jaakum rasulum min anfusikum
azizun alaihium harun alikum bil mukmin
rufahim." Telah datang seorang rasul
dari jenis kalian, yaitu manusia seperti
kalian dari apalagi orang Arab. Orang
Arab waktu itu ya. Azizun alai anitum
yang merasa berat apa yang beratkan
kalian? Harisun alaikum yang semangat
agar kalian mendapat petunjuk. Bil
mukminin raufur rahim. Sangat sayang
kepada kaum mukminin dan sangat lembut.
Tayib. Kalau nabi dari kalangan malaikat
tidak bisa dicontoh. Tidak bisa di
dicontoh. Tapi seorang rasul dari
kalangan manusia itu yang bisa dicontoh.
Yang rasul tersebut ya innama qul innama
ana basyarun mlukum yuha ilaiya.
Katakanlah aku hanyalah seorang manusia
seperti kalian.
Hanya saja aku diberi wahyu. Jadi di
antara karunia justru rasul dari
kalangan manu manusia agar bisa
dicontoh. Makanya Allah mengatakan
laqana
fi rasulillah laqakum rasulillah uswatun
hasanah. Sungguh pada diri Nabi ada
uswah hasanah. Nah kalau dia malaikat
gimana kita meniru? Rasulullah turun
diutus seorang manusia memberi teladan
dalam kehidupan rumah tangganya, dalam
kehidupan kesehariannya, dalam kehidupan
bertetangganya, dalam ibadahnya, maka
hikmah sangat banyak. Tapi kalau
malaikat sudah enggak bisa. Kita gimana
mau niru malaikat ya? Bagaimana mau niru
malaikat? Jadi justru ee dengan seorang
rasul dari kalangan manusia justru
itulah hikmah yang sangat agung. Itulah
karunia. Makanya Allah mengatakan laq
manallahu alal mukminina ba fim rasul
min anfusim. Sungguh Allah telah memberi
karunia kepada kaum mukminin ketika
mengutus seorang rasul dari jenis mereka
sendiri. Kemudian yang kedua, mereka
ingin
rasul kalau bisa di kalangan malaikat.
Ya, makanya ee dalam surat Al-Isra kata
kata Allah Subhanahu wa taala setelah
mereka minta ee agar Rasulullah punya
kebun, Rasulullah menjadikan kota Makkah
seperti apa namanya? Seperti apa tadi?
Seperti puncak Bogor [tertawa]
ya.
Kata Allah subhana katakanlah wahai
Muhammad subhanaabbi maha suci
aku hanyalah manusia
manusia yang diutus aku bukan malaikat
aku bukan malaikat
yang kedua seandainya
Muhammad sallallahu alaihi wasallam
ee ee
seperti yang mereka inginkan seperti
malaikat bisa bercahaya kemudian bisa
ini, bisa anu, lama-lama Muhammad
disembah. Lama-lama Muhammad disembah
dan Muhammad itu diutus bukan untuk
disembah tapi untuk mengajarkan
sunah-sunah, ajaran-ajaran agar mereka
bisa beribadah kepada Allah. Kita enggak
usah bicara Rasulullah, bicara manusia
biasa saja disembah. I atau tidak? Nabi
Isa gitu aja disembah atau tidak? Nabi
Isa yang makan, yang minum, yang tidur,
yang kelaparan,
yang bakalan mati juga. Ya, itu aja
disembah. Gimana lagi kalau Rasulullah
sallallahu alaihi wasallam seperti apa?
Malaikat.
Enggak usah Nabi Isa. E banyak
mayat-mayat aja disembah. Sudah dikubur
di disembah. Orang datang minta-minta,
meyakini keyakinan macam-macam. Ya,
sampai ada yang mengatakan kota ini di
kota kita ini dijaga oleh wali. Jangan
macam-macam dengan wali tersebut. Yang
jaga kota Allah, bukan wali. Paham? Wali
jaga-jaga dirinya enggak bisa. Gimana
mau jaga kota? Itu aja banyak orang
nyembah. Gimana kalau Rasulullah sallahu
alaihi wasallam kemudian
punya ini, punya anu, bisa terbang, bisa
ini, bisa orang bakalan nyembah Nabi
Muhammad sallallahu alaihi wasallam.
Oleh karenanya Rasul Sallahu Alaihi
Wasallam dalam bentuk manusia
maka itu adalah hikmah dari Allah. K
Rasul sallallahu alaihi wasallam diutus
oleh Allah dengan penuh kesederhanaan.
Dia melakukan sebab-sebab untuk hidup.
Dia menikah, dia makan, dia mencari
nafkah, dia pergi ke pasar bolak-balik,
dia buang hajat agar bisa dicontoh.
Kalau Rasul Sallahu Alaihi Wasallam kaya
raya, siapa yang bisa mencontohinya?
Makanya di antara mukjizat Nabi
sallallahu alaihi wasallam disbutkan
oleh seban ulama Rasul sahu alaihi
wasallam sejak dia jadi nabi sampai
meninggal dunia selalu konsisten dan
komitmen zuhud. Tidak pernah Rasulullah
berfoya-foya sedikit pun.
Tidak pernah Rasulull sahu alaihi
wasallam berfoya-foya sedikit. Padahal
dia mau berfoya-foya bisa.
Betapa sering Rasulull sallahu alaihi
wasallam menang peperangan dan hartanya
begitu banyak tapi semua dia sedekahkan.
Bahkan Fatimah radhiallahu anha ketika
minta budak jadi pembantu untuk jadi
pembantunya Rasulullah tidak kasih.
Rasulullah suruh berzikir kepada Allah
Subhanahu wa taala. Kata Rasulullah,
"Bagaimana saya kasih kau pembantu?"
Sementara ashabus suffah para sahabat
kelaparan, "Mending budaknya saya jual,
hartanya saya bagi-bagikan kepada
orang-orang miskin." Sehingga kalau
Rasulull Sallahu Alaihi Wasallam kaya
raya, kita susah. Orang Islam banyak
yang miskin atau banyak yang kaya?
Yang kaya juga ada, tapi miskin lebih
banyak. [tertawa]
Gimana mencontohi? Tapi kalau dia tahu
nabi dia sangat miskin, nabi dia
mencontohkan kemiskinan, maka dia
terhibur.
Makanya Rasul sahu alaihi wasallam itu
dipenuh dengan ujian kemiskinan,
anak-anaknya pada meninggal ya diusir
dari kaumnya, dimusuhi oleh kaumnya.
banyak halas sakit sehingga bisa
dicontohi bahwasanya apapun musibah yang
kau alami masih ringan dibandingkan
musibahnya Nabi Muhammad sallallahu
alaihi wasallam. Dituduh dengan tuduhan
yang tidak-tid. Apa ada orang dituduh
dengan tuduhan pendusta, penyihir,
dukun, disihir?
Gak ada. Kita-kita paling dosa paling
dibilang pendusta. Sudah. Tapi belum ada
yang bilang misalnya Viranda penyihir
belum ada. [tertawa]
Kalau pendusta ada, tapi kalau bilang
penyihir belum ada. Apalagi tersihir.
Dibilang orang gila belum ada yang
bilang saya gila. Belum ada. Tapi
Rasulullah semua gelaran ditempel sama
Nabi. Justru justru dengan kesederhanaan
Nabi. Itulah
anugerah bagi kaum muslimin agar bisa
mencontohi bagaimana Rasulullah
sallallahu alaihi wasallam. Ya. Jadi
mereka ingin Rasulull Sallahu Alaihi
Wasallam ee seperti malaikat ya.
Oleh karenanya sebagian ulama mengatakan
di sini ada yang mengatakan perkataan ee
dinukil juga oleh Lusi ya bahwasanya
mereka pertama ingin Rasulullah seperti
malaikat.
Kalau Rasul sahu al wasallam tidak tidak
bisa jadi malaikat paling tidak ada
malaikat yang turun nemani. Ya kata la
unzilaiakun fayakuna maahuir. Kalau dia
tidak jadi malaikat ada malaikat
turunlah nemanin dia ikut dakwah.
Kalau enggak bisa dari malaikat paling
tidak dia punya harta yang banyak. A
yulqo ilaihi kanzun atau turun harta
yang begitu banyak sehingga dia
bagi-bagi seperti raja. Seperti apa?
Raja maunya Rasul seorang raja yang
punya harta yang banyak. Kalau paling
tidak jadi raja, minimal punya kebun.
Punya kebun sehingga tidak perlu pergi
ke pasar. Jadi mereka bilang Nabi
harusnya begitu. Ini semua adalah omong
kosong. Nabi tidak demikian. Justru Nabi
dengan Allah pilihkan ee kondisinya
seperti yang terjadi. Itulah yang
terbaik sebagai teladan bagi manusia
sampai hari kiamat. Kelak sosok
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
yang luar luar biasa ya. Sebagai ayah,
sebagai suami, sebagai pejuang, sebagai
sahabat, sebagai kepala negara,
sebagai orang yang pernah sakit, orang
yang pernah menderita, orang yang pernah
diberi harta. Semua Rasulullah contohkan
sehingga kita bisa lihat bagaimana
contoh
nyata dari Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam sebagai dikabarkan dalam
hadis-hadis yang sahih. Kalau Nabi
malaikat selesai urusan ya e ada kamu
kenapa enggak gini lah rasul kan
malaikat sehingga enggak bisa
dicontohin. Enggak bisa dicontohin.
Kemudian setelah itu Allah mengatakan di
akhir ayat pada ayat yang ke-8
waqalimuna in tattabiuna illa rajulan
mashur sebelumnya Allah sebutkan
demikianlah bukan cuma Muhammad
sallallahu alaihi wasallam saja ya yang
yang yang berjalan di pasar dan makan-
makanan bahkan seluruh rasul pun
demikian dalam ayat 20 nanti akan datang
kata Allah subhanahu wa taala w arsalna
qoblaka minal mursal w aralna
Dan tidaklah kami utus sebelum engkau
Muhammad sebagai hiburan kepada
Rasulullah. Tidaklah kami utus sebelum
engkau Muhammad para rasul kecuali
mereka seluruhnya makan makanan dan
mereka juga jalan di pasar bukan cuma
kau saja. J mereka mencela-cela,
"Muhammad, apa rasul makan makanan? Apa
Rasul kayak kamu ee pergi ke pasar?"
Berkata Allah, "Wa arsalna qblaka minal
mursalina illa inahumam
aswaq." "Tidak ada seorang rasul yang
kami utus kecuali seluruh rasul seperti
engkau juga." Mereka makan makanan,
mereka juga minum-minuman, mereka juga
berjalan di pa di pasar termasuk Nabi
Isa alaih salam. Makan.
Makan dan minum. Nabi Isa bukan bukan
Tuhan dan juga bukan malaikat. Ya,
makanya ketika Allah membantah Nasra,
Allah mengatakan ee kana yaakulani
thaam. Isa dan ibunya makan makanan dan
yang makan makanan bukanlah tu Tuhan.
Tayib. Ee
ya kita lanjutkan. Kemudian di akhir
ayat ayat ke-8 kata Allah setelah mereka
minta kau harusnya begini, harusnya
begini, harusnya begini, harusnya
begini. Waqimuna inatabi illa rajul
mashur. Maka berkatalah orang-orang
zalim, "Sesungguhnya kalian yang ikut
yang kalian ikuti hanyalah orang yang
tersihir. Hanyalah orang yang tersir."
Mereka nuduh Muhammad tersihir.
Mereka nuduh Muhammad tersihir. Tib.
Ini disebutkan yang mengatakan perkataan
ini cuma satu orang. Saya lupa siapa
namanya. dari disebut dalam buku-buku
sirah seorang musyrik yang mengatakan
Muhammad tersihir.
Dan kita tahu tuduhan kepada Rasulullah
berbagai macam. Terkadang mereka bilang
Muhammad penyihir. Terkadang bilang
mereka Muhammad dikatakan apa? Tersihir.
Saking santernya tuduhan ini tersihir,
akhirnya diikuti oleh banyak orang atau
dibenarkan oleh banyak orang. Makanya ee
Allah menyandarkan meskipun yang ngomong
satu orang, tetapi Allah mengatakan
waqalimuna. Berkata orang-orang zalim.
Allah gunakan dalam bentuk jamak untuk
menunjukkan perkataan ini diterima oleh
orang-orang Quraisy
meskipun pencetusnya cuma satu orang.
Dan ini hati-hati bisa jadi pelaku
maksiat cuma satu orang namun ketika
yang lain ikut menerima membenarkan,
maka hukumnya sama. Sama seperti ee
Salif bin Qudar. Salif bin Qudar dialah
yang membunuh untanya Nabi Saleh. Idzim
baas atqaha. Ketika bangkit orang yang
paling celaka di antara mereka, kemudian
dia bunuh unta Nabi Saleh. Tetapi ketika
yang bunuh meskipun satu orang, Allah
menyandarkan perbuatan tersebut kepada
banyak orang. Kata Allah eh faaqaruha.
Ya, kata Allah mereka pun menyembelih
atau membunuh untanya Nabi Saleh. Allah
menggunakan lafal jamak. Kenapa?
Meskipun yang eksekutor cuma satu orang,
tetapi disepakati oleh yang yang
lainnya, maka yang lainnya juga kena do
dosa meskipun yang melakukan satu orang.
Sama seperti ini, waqaladolimuna yang
bilang Muhammad tersihir satu orang
tetapi disepakati oleh yang yang
lainnya. Maka Allah menyandarkan kepada
mereka semuanya
waqaladzalimuna, orang zalim. Karena
mereka setuju. Mereka setuju.
Saking tersebarnya Muhammad tersihir,
datanglah seorang sahabat namanya Dimat
ya, Al-Azdi yang dia pernah datang
kepada Rasulullah, dia masih kafir. Dia
niat baik, dia ingin menyembuhkan
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.
Dia mengatakan, "Ya Rasulullah, saya
dengar kau tersihir.
Saya dengar kau gila." Ya, saya ingin
nyembuhkan engkau. Ya, saking terkenal
Rasulullah tersihir dan apa? Gi gila.
Ya, sampai ada datang ingin mengobati
Nabi, punya baca-bacaan ingin ngobati
Nabi. Ya bayangkan ada seorang dai
berdakwah terus datang bilang, "Ustaz,
saya dengar antum gila Ustaz ya. Saya
pengin ngobati antum, Ustaz. Ini saya
bawa obat-obatan." Kira-kira gimana?
Menyedihkan ya. Artinya Rasulullah
dikatakan orang yang tersihir.
Demikianlah mereka bingung. Mereka
bilang Rasulullah tersir, mereka
mengatakan juga Rasulullah penyi
penyihir.
Kata mereka, waqalimuna inatabi rajul
masur. Dan Allah mengatakan, berkata
orang-orang zalim karena mereka berbuat
zalim, mereka tahu Muhammad tidak
tersihir. Mereka tahu Muhammad bukanlah
tersihir. Mereka tahu Muhammad waras.
Mereka tahu Muhammad bukan orang gila.
Mereka tahu Muhammad bicaranya jelas.
Ya, cuma tuduhan yang dipaksakan.
Makanya Allah mensifati mereka dengan
zalim. Mereka menzalimi Rasulullah
sallallahu alaihi wasallam dengan
tuduhan yang tidak benar. Seandainya ada
sedikit-sedikit Rasulullah
gila sedikit atau ngomong ngelantur
sedikit, bolehlah dikatakan tersihir.
Tapi Rasulull sahu alaihi wasallam
tidak. Perkataan jelas teratur. Rasul
sahu alaihi wasallam. Perkataan jelas
teratur. Bahkan Rasulullah kadang
ngomong sampai diulang dua tiga kali.
Ya, semua perkataannya menakjubkan.
Bahkan hadis-hadis Nabi menakjubkan.
Bahkan di antara mukjizat Nabi
sallallahu alaihi wasallam adalah utya
jawamiul kalim. Rasulullah diberikan
perkataan yang singkat namun padat.
Siapa yang takjub dengan sabda Nabi
sallallahu alaihi wasallam, "Min husi
islamil marquum yakni di antara keelokan
Islam seorang meninggalkan yang bukan
urusannya." Indah atau tidak? Indah.
Orang kalau baca hadis-hadis Nabi,
innamal biniat, amalan yang tergantung
apa? Niatnya. Amal indah-indah ya. Kalau
orang tahu sabda-sabda Nabi tidak butuh
perkataan Aristoteles, Plato, Sokrates,
dia enggak perlu. Dia enggak perlu. Dia
sudah cukup dengan sabda-sabda Nabi.
Nah, bagaimana seorang sosok seperti
Rasulullah yang perkataannya semuanya
indah, perkataan teratur, wahyu dari
Allah kemudian dikatakan tersihir,
dikatakan orang gila, enggak logis sama
sekali. Makanya yang nekad menuduh
Rasulullah adalah penyihir atau tersihir
atau orang gila hanyalah orang zalim.
Maksa, maksa. Maksa untuk di mengatakan
Nabi demikian. Makanya Allah mengatakan,
waqalimuna
in tattabiuna illa rajulan masur.
Berkata orang zalim, "Sungguhnya kalian
hanya mengikuti orang seorang yang
sedang tersihir." Dia kata seorang yang
lelaki yang tersihir.
Allah bantah Allah yang ini. Allah tidak
perlu bantah. Allah hanya mengatakan
unzur kaifakal amsala flu fala yastuna.
Lihatlah wahai Rasulullah bagaimana
mereka membuat
perbandingan-perbandingan,
perumpamaan-perumpamaan tentang dirimu.
Fadallu mereka sesat fala dan mereka
tidak sanggup untuk punya jalan untuk e
meragukan kerasulanmu. Jadi Allah
mengatakan
lihat bagaim jadi enggak perlu dibahas
mereka ngawur ya. Gimana nuduh kau
macam-macam gimana bisa nuduh engkau
sebagai seorang yang tersihir? Mereka
enggak tahu cara enggak ada syubhat sama
sekali. Kalau siwat tuduhan itu mungkin
teratur, ada dalilnya, enggak ada sama
sekali. Hanya sekedar nuduh begitu saja.
Nudu begitu saja. Ya, gimana bilang
Muhammad tersihir? Di lain lain lain
lain ee dalam lain waktu mereka
mengatakan penyihir. Dalam la waktu
mereka mengatakan Al-Qur'an adalah
sihir. Dalam lain waktu mereka
mengatakan Muhammad orang gila. Ya,
dalam la pendusta. Ngaur asal ngomong.
Asal ngomong tanpa ada sedikit pun dalil
yang bisa dijadikan pegangan. Sehingga
kata Allah unzur kaifakal amal. Lihatlah
bagaimana cara mereka nuduh engkau.
Fadallu mereka tersesat tidak tahu cara
membuat syubhat. Enggak tahu. Ada orang
kalau bikin syubhat teratur.
Orang liberal kalau bikin syubah
teratur.
Ini ngawur. Asal asal bicara gak ada
enggak enggak enggak ada kaitannya
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.
Bagaimana seorang yang yang kata Allah
maantiqu anil hawa in hua wahyu yuha
tidak ada dia tidak pernah berbicara
dengan hawa nafsunya tetapi wahyu yang
diturunkan kepadanya yang perkataannya
ut jawamiul kalim dikata diberikan di
antara keistimewaan nabi perkataannya
singkat namun padat bagaimana tidak
pernah berdusta selama kalian kenal dia
whiibukum bimajnun kawan kalian Muhammad
bukanlah orang gila kalian tahu sejak
kecil siapa Muhammad Muhammad jalan sama
kalian main sama kalian tinggal bersama
kalian main sama Abu Abu Jahal, kalian
tahu siapa Muhammad? Tiba-tiba kalian
bilang dia dusta, enggak mungkin. Hanya
e ngacau. Jadi asal nuduh, asal nuduh
yang mungkin syubhat ini bermanfaat bagi
orang luar Makkah. Kalau orang Makkah
enggak mungkin. Tapi mereka bikin isu
supaya orang-orang dari luar Makkah
kalau datang ke Makkah terkena isu
tersebut. Tapi orang yang tinggal di
Makkah tahu siapa Muhammad. Gak mungkin
dia seperti itu. Jadi segala tuduhan
adalah hanyalah ngawur. Kata Allah fadu.
Mereka hanya tersesat, tidak tahu cara
untuk menuduh. Fala yastatiuna sabila.
Dan mereka tidak mampu untuk meragukan
kerasulanmu.
Sebelumnya mereka telah mengatakan
engkau adalah asodqul amin. Seorang yang
jujur dan terpercaya.
Maka kemudian Allah bantah
permintaan mereka. Harusnya Muhammad
kalau namanya seorang rasul harus
begini, harus begini, harus begini,
harus begini. Kata Allah Subhanahu wa
taala, tabarakalladzi dalam ayat yang
ke-10, tabarakalladzi insyaa jaalaaka
khair minzalika jannat.
yaitu maha suci Allah yang jika dia
menghendaki niscaya akan dijadikannya
bagimu yang lebih baik dari yang
demikian.
Jannatin tajri min tahtihal anhar waka
qusura. Maka Allah akan jadikan di dunia
ini kalau Allah mau Allah jadikan kali
bagi engkau ya Rasulullah taman-taman
lebih daripada yang mereka inginkan. Dan
Allah bagi jadikan bagi engkau
istana-istana
lebih daripada apa yang mereka inginkan.
Ya, lebih dari apa yang mereka inginkan.
Tetapi tidak perlu karena mereka
taruhlah Allah kasih itu semua, mereka
tetap tidak akan beriman.
Permintaan mereka itu pertama tidak ada
kaitannya dengan seorang rasul. Seorang
rasul tidak harus demikian. Yang kedua,
kalaupun Allah jadikan Muhammad kaya
raya, toh mereka tidak bakalan beriman
kepada Muhammad. Jadi, tapi Allah tidak
berkehendak karena ada hikmah Allah
menjadikan engkau wahai Rasulullah
sebagaimana engkau bukan kaya raya,
bukan punya istana, bukan macam-macam.
Di antara hikmahnya agar engkau bisa di
diteladani. Agar engkau bisa diteladani.
Agar mengingat bahwasanya dunia ini
hanyalah sementara. Ya, agar umatmu tahu
bahwasanya dunia hanyalah sementara.
Agar engkau diuji dan umatmu tahu
bahwasanya umat Muhammad pun akan diuji.
Ya. Ya. Kalau ternyata Rasulullah
sallallahu alaihi wasallam semua
keinginan orang kafir dipenuhi, maka
tidak ada namanya ujian. Bukankah hidup
ini ujian? Kalau ternyata Abu Jahal
pengin ini, Rasulullah kabulkan.
Rasulullah kayak Tuhan. Abu Jahal minta
ini, iya. Abu Lahab minta ini, iya. L
Rasulullah terus terus yaapti Rasulullah
seperti tu Tuhan. Seperti Tuhan berarti
gak ada ujian. Padahal Allah ciptakan
manusia untuk diuji. Maka sosok nabi
yang pantas untuk dijadikan ujian ya
sosok Muhammad sallallahu alaihi
wasallam. Rasul dalam hadis kata Allah
kata Allah dalam hadis qudsi innama
abtalika
wa abtali bika. Dalam hadis yang sahih
kata Allah dalam hadis qudsi, "Ya
Rasulullah, sesungguhnya aku akan
mengujimu dan aku menguji manusia
denganmu."
Aku akan mengujimu. Dan Rasulullah penuh
dengan ujian. Subhanallah. Hidup dengan
penuh ujian. Wa abtali bika. Dan aku
akan menguji manusia denganmu. Ya, kalau
Muhammad ternyata semua yang orang minta
dia kasih, bahkan Muhammad bukan ujian.
Justru sosok Muhammad sallallahu alaihi
wasallam yang sederhana yang seperti
itu. Inilah yang menjadi ujian orang
beriman atau tidak. Tapi Allah kasih
mukjizat yang cukup untuk orang beriman.
Mukjizat Nabi banyak. Kalau itu saja
tidak bisa membuat orang beriman, mau
dikasih mukjizat sebanyak apapun tidak
bakalan beriman.
Ya, makanya dalam ee
apanya?
Dalam ayat yang lain ya seperti dalam
surah Al-Hijr ayat ee 14
mereka minta Rasulullah naik ke atas
kemudian pintu langit terbuka kemudian
Rasulullah bawa bawa Al-Qur'an misalnya
turun dari langit kata Allah walau
fatahna alaihim babam minasama
fihiujun seandainya jangankan Muhammad
mereka saja yang naik Allah bukakan
pintu langit langit. Kemudian mereka
naik ke langit
untuk ketemu Allah atau untuk menerima
kitab suci. Kalaupun sampai mereka
seperti bukan Muhammad, mereka yang naik
ke langit, Allah bukakan pintu langit.
Laqu inama sukirat absuna balahnu
mashurun. Mereka bakalan berkata, "Kita
sedang tersihir.
Ya, kita sedang dibuat mata kita sedang
tertutup dan kita sedang tersihir."
Maksudnya apapun yang Allah kasihkan
mereka tidak bakalan beriman. Makanya
Allah mengatakan kalau Allah berkehendak
mudah wahai Muhammad mau kasih kau
macam-macam mudah cuma aku tidak mau
kasih engkau seperti itu karena akan
menghilangkan hikmah ujian akan
menghilangkan hikmah ujian contoh
Rasulullah sallahu alaihi wasallam pun
ketika perang ada saatnya menang ada
saatnya ka kalah ada saatnya ada yang
selamat ada banyak yang meninggal
meninggal dunia kalau setiap pasukan
pasti menang gak pernah kalah gak ada
yang mati enggak ada ujian semua orang
akan masuk Islam Paham enggak? Kalau
semua orang Islam pasti kaya raya, semua
orang akan masuk Islam. Maka hilanglah
nilai ujian di atas muka bumi ini.
Padahal kita diciptakan untuk diuji.
Antum bayangkan misal ada pasukan Islam
pasti menang, gak ada yang mati, musuh
pasti kalah. Semua orang masuk Islam
enggak? Masuk Islam. [tertawa]
Semua orang Islam pasti kaya raya,
enggak ada yang miskin. Semua orang
masuk Islam enggak? Masuk Islam. Tetapi
demikianlah Allah jadikan terkadang
menang, terkadang kalah. Ada yang
menang, ada yang meninggal dunia mati
syahid. Terkadang kaya, terkadang
miskin. Berbagai terkadang jaya,
terkadang terkena musibah, berbagai
macam, ya. Sehingga nilai ujian tetap a
ada. Kalau Muhammad ternyata sallallahu
alaihi wasallam diberikan keayan yang
kaya raya, maka hilang nilai ujian.
Kemudian Allah jelaskan pada ayat 11,
baladzabu bissaah. Tetapi pada
hakikatnya mereka telah mendustakan hari
kiamat. ini sebenarnya mereka tuh ee
ngomong ngalor ngidul, tuduh sana sini.
Intinya mereka
ingin mendustakan hari kiamat.
Bahwasanya hari kiamat tidak ada. J
seakan-akan ee sudah terpati dalam diri
mereka hari kiamat mustahil. Seperti
dalam firman Allah Subhanahu wa taala ee
qul
man yuhidama wahiya ramim. Ya,
ketika seorang dari mereka berkata, "Man
yuhilama wahyaim." Siapa yang bisa
menghidupkan tulang belulang lagi
padahal sudah hancur lebur? Ini logika
menurut mereka enggak masuk akal. Dan
logika ini sudah terpati dalam diri
mereka, sulit untuk mereka tolak
sehingga semua ayat-ayat terkait hari
kiamat mereka mengatakan tidak mungkin.
Jadi mereka menolak Al-Qur'an di
antaranya mereka menurut mereka enggak
ada namanya hari kiamat.
Gak ada namanya hari kiamat.
Kata Allah Subhanahu wa taala.
Jadi kata Allah, "Bal kadzabu bisaah."
Sesungguhnya mereka itu nolak-nolak itu
hanya karena mereka tidak mau mengakui
adanya hari kiamat. Mereka tidak mau
dibangkitkan. Ya,
innahum kanu la yarjuna hisaba. Mereka
tidak ingin dihisab.
Mereka tidak ingin dihisab. Mereka kalau
mereka dihisab repot.
Banyak maksiat yang mereka lakukan,
banyak riba yang mereka lakukan, banyak
zina yang mereka lakukan, banyak
kezaliman mereka kalau dihisab enggak
mau ada hisab-hisab. Hidup tidak nyaman
kalau ada namanya hi hisab. Makanya di
antara sebab ateis, sebab ateis banyak.
Di antaranya sebab ateis, orang tidak
ingin hidup tidak nyaman. Dia setiap
maksiat ingin ingat hari kiamat dia
gelisah.
mengingat Tuhan. Kalau ada Tuhan dia mau
maksiat, dia gelisah. Supaya dia maksiat
tanpa pusing.
Dia narkota, tanpa pusing. Dia zina
tanpa pusing. Dia minum khamar tanpa
pikiran macam-macam. Anggap Tuhan tidak
ada. Selesai.
Dia nyaman. Dia nyaman. Nah, itu di
antara sebab ateism ya. Ateis sebab
sebabnya beberapa di antaranya tadi hawa
nafsu ingin bermaksiat tapi tidak ingin
gelisah ketika bermaksiat.
supaya tidak gelisah, anggap saja Tuhan
tidak tidak ada. Sudah kalau masih Tuhan
ada, waduh nanti gimana kalau mati
bagaimana? Kalau diin gimana, datang
malaikat maut gimana? Anggap semua tu
dongeng. Selesai pokoknya mati, pokoknya
Tuhan gak ada, malaikat enggak ada.
Semua dongeng. Ayo mau narkoba, mau
bunuh orang, mau nipu orang, mau apa
terserah
bebas. Maka Tuhan tidak ada. Sama
seperti orang-orang kafir Quraisy.
Mereka tidak mau dihisab. Mereka dihisap
repot dia. Mereka khamar, minum khamar,
mereka zina, mereka menjudi, mereka
membunuh, mereka bunuh anak-anak mereka.
Mereka enggak bisa hidup seperti ini
kalau harus mikir adanya hari
kebangkitan. Hari kebangkitan enggak ada
hari kebang kebangkitan. Sehingga mereka
baladzabu bisah. Mereka menolak hari
kebangkitan supaya nyaman kalau maksiat.
Kemudian kata Allah, "Dan kami siapkan
bagi orang yang mendustakan adanya hari
kiamat dengan saira. Saira adalah salah
satu nama dari hari neraka jahanam.
Neraka jahanam namanya banyak. Ada nar,
ada lad, ada jahanam. Di antaranya sair.
Sair adalah maknanya api yang dinyalanya
dinyalakan ditambah ditambah nyalanya.
Sairan tuh dinyalakan dan ditambah
nyalanya. Ditambah apa? Nyalanya.
namanya syair. Jadi api yang
menyala-nyala.
Khabatahum sair. Setiap api mulai
meredup, kamit nyalakan lagi. Jadi api
yang dinyalakan semakin bertambah tambah
panasnya.
Siapa yang mendustakan hari kiamat maka
kami siapkan ee
kami siapkan neraka jahanam baginya. Ya.
Dan
ee bukan cuma mereka saja. Semua yang
apa mengingkari hari kiamat akan disiksa
dengan api neraka. Di antara bentuk
pengingkaran terhadap hari kiamat
seperti orang-orang musyrikin. Tidak ada
orang dibangkitkan.
Gak mungkin dibang dibangkitkan.
Di antara penolakan terhadap hari kiamat
seperti pernyataan bahwasanya
dunia ini daur ulang. Dia hanya 30.000
tahun nanti berulang lagi seperti
semula. Jadi enggak ada hari kia kiamat
hukum kekekalan masa tidak akan ada
hancur masa ini. Tidak akan berubah jadi
alam yang lain. Jadi nanti berubah daur
ulang selama puluhan ribu tahun daur
ulang. Ini juga namanya mengingkari hari
kiamat akan disisa dengan api neraka
jahanam. Di antara pengingkaran terhadap
hari kiamat misalnya mengatakan
reinkarnasi bahwasanya manusia akan
diberi hukuman pada kehidupan berikutnya
bukan di alam barzakh atau di alam
akhirat tapi pada kehidupan berikutnya.
Ini juga namanya menolak hari kiamat.
Seorang sekarang baik nanti kalau dia
mati hidup lagi dia jadi orang lebih
baik. Tapi kalau dia maksiat sekarang,
dia mati bangkit lagi mungkin jadi
kecoak. Ya. Jadi ini di antara penolakan
terhadap har adapun kita orang Islam
tidak pembalasan bukan di dunia.
Pembalasan di mana? Di alam barzakh atau
di hari kiamat. Jadi ini ee
bentuk-bentuk orang yang menolak adanya
hari kebangkitan.
Demikian juga yang menolak hari
kebangkitan dengan sempurna seperti Ibnu
Sina yang mengatakan dibangkitkan cuma
roh bukan jasad. Jasad tidak mungkin
dibangkitkan dan tidak masuk akal
menurut dia. Ya, makanya dia dikafirkan
oleh Ghazali. Ya, intinya bentuk
pengingkaran dari hari kiamat banyak.
Makanya Allah mengatakan, waadna liman
kadaba sair. Kami siapkan neraka jahanam
yang apinya menyala-nyala bagi orang
yang mendustakan hari kiamat dengan
berbagai macam bentuk pendus pendustaan.
model orang musyrikin atau model-model
yang yang lain. Semua itu akan disiapkan
api neraka bagi orang yang mendustakan
hari kiamat yang sebagaimana Allah
jelaskan. Ya.
Tib. Kemudian Allah menjelaskan
bagaimana dahsyatnya neraka hari kiamat.
Kata Allah, idza roatum makanin baidin
samiu laha tagay wafir. Ketika mereka
dihadirkan pada hari kiamat dari jarak
yang jauh, memakanin baidin dari jarak
yang jauh ada yang mengatakan
ee siapa namanya ee almuhar wajiz yaitu
Ibnu Atiyah mengatakan ada yang
mengatakan sampai 100 tahun perjalanan
sebelum sampai ke neraka ya jarak yang
jauh mereka sudah mendengar geramnya
neraka. Tagayyudan itu kemarahan.
kemarahan.
Kemudian zafiro suara nyala. Jadi kalau
tagayyudon yaitu geram. Orang sedang
geram kemudian suara geram. Itu kalau
manusia kan kalau manusia kalau zafir
untuk manusia orang sedang marah
kemudian menedam amarah sehingga dadanya
itu namanya zafir. Kalau tagiz
ah itu tag itu. Kalau manusia neraka
wallahualam seperti apa?
bukan seperti saya tadi ya. [tertawa]
Jadi ini Allah mengatakan ee dari jauh
mereka sudah dengar geramnya neraka
dan itu sudah membuat mereka ketakutan.
Belum sampai sudah begitu dengar dari
jauh mereka tersisa dengan siksaan batin
sebelum disiksa secara fisik.
Jadi
makanin baidin ketika neraka melihat
mereka dari jauh samiha
jauh sekali masih jauhfir
maka mereka mendengar suara neraka yang
geram dan nafas yang menunjukkan
kejengkelan kemarahan
keluar dari dada itu. Kalau manusia
neraka seperti apa enggak tahu. Makanya
dalam ayat yang lain dalam kata Allah,
takadu tamayyazu minal gid.
Hampir-hampir neraka lepas. Saking
saking ngamuknya marah ketika lihat ada
orang mau masuk neraka, dia pengin lepas
ingin mengambil orang tersebut sebelum
tiba. Apinya ingin menculat kemudian
apa? Mencelat kemudian mengambil orang
tersebut. Ini saking ngerinya neraka
jahanam. Beda dengan surga. Surga dari
jauh sudah tercium wanginya. Iya.
Enggak. Surga sama. Neraka modelnya
begitu. Surga juga demikian. Kalau surga
orang masuk surga 40 40 tahun perjalanan
atau sekian tahun perjalanan sudah
tercium aroma wangi sur surga. Ya,
saya sering sampaikan seperti kalau kita
ke Masjid Nabawi belum sampai gerbang
Masjid Nabawi dari jauh sudah terasa
AC-nya ya enggak? Apalagi musim panas.
Wih, baru 30 m wah belum masuk
di surga. Puluhan tahun perjalanan sudah
tercium wanginya. Neraka pun demikian.
Dari jarak yang jauh sudah terdengar
geramannya, kemarahannya, amukannya siap
membakar sampai lepas-lepas itu neraka
apinya ingin mencelat, ingin mengambil
apa? Mengambil manusia untuk segera
dibakar. Mengerikan
maka Allah mengatakan, "Inilah saira
waadna liman kadabati sair. Aku siapkan
bagi orang yang mendustakan hari kiamat
neraka yang apinya menyala-nyala."
Karena sair namanya api yang
menyala-nyala. Di antara ee di antara
dampak dari apinya yang menyala-nyala
berkobar dari kejauhan sudah terdengar
suara geraman nera neraka. Ya. Dan
neraka sebagian dalam Al-Qur'an
disebutkan dia berbicara ketika Allah
mengatakan eh yaumul
jahannama halimtid.
Hari di mana kami bertanya kepada
neraka. Kau sudah penuh belum wahai
neraka? Kata neraka halim mazid masih
ada tambahan enggak? Kapling masih luas.
Ya Allah.
[tertawa]
Ada tambahan enggak? Kapling masih luas.
J neraka marah, neraka bicara.
Kemudian kata Allah Subhanahu wa taala,
"Waidza ulqu minha makananq muqina
daunikaur."
Dan ketika mereka dilemparkan
ke dalam di neraka di tempat yang sempit
ya minha itu
minanar makanan diqqan. Ada tempat yang
sempit. Neraka luas, tapi mereka
dikumpulkan pada satu tempat sempit,
ramai-ramai. Muqaronin yaitu
bergandengan. Ada yang mengatakan
bergandengan dibelenggu seperti orang
sedang ditawan, dibelenggu satu dengan
satunya, dikasih e rantai semuanya
barang-barang dilempar sehingga mereka
semakin tersiksa. Dibakar di tempat yang
sempit, ramai-ramai dengan yang lainnya,
bergandengan
sesak, maka semakin panas. Ketika itu
kata Allah, daau hunalika.
Maka mereka
berteriak celaka-celaka.
Daau suburo hunalika subur. Ada dua
tafsiran. Ada yang mengatakan daun
unalika subur. Maksudnya mereka
mengatakan celaka kita, mampus kita.
Celaka kita celaka mampus kita. N sudah
apalagi sudah di tempat yang sempit api
menyala kemudian barang-barang dengan
yang lainnya terbakar dengan teman-teman
ramai-ramai.
Ada yang mengatakan daulur artinya
mereka mengatakan ya Allah matikan kami
matikan kami. Tapi Allah tidak matikan
mereka karena mereka sangat panas
sehingga mereka minta ma mati
maka Allah menghina mereka. Kata Allah
laadul yaumuran wahidan waduran.
Janganlah kalian minta atau mengharapkan
kematian sekali saja tapi mintalah
terus-terus. Matikan kami tidak bakalan
dimatikan. mengatakan, "Celaka kami,
celaka." Bilang terus, "Celaka-celaka.
Kalian tersiksa tidak akan mengurangi
kesiksaan kalian. Tidak ada rasa kasihan
kepada kalian.
Tidak ada rasa kasihan kepada kalian.
Mau bilang, "Celaka kami, hancur kami,
binasa kami." Berulang-ulang sejuta kali
tidak akan mengurangi siksaan kalian.
Atau kalian minta matikan kami, matikan
kami. Sejuta kali minta tidak akan
matikan. Kata Allah, "La tadul yaumur
wahidan." Jangan minta celaka sekali.
Minta berulang-ulang. Waduran
waliubillah neraka jahanam mengerikan.
Kata Allahikairun
amanatul
muttaquun. Katakanlah wahai
Muhammadikairun
apakah neraka itu lebih baik? Amnatul
khulati waidal muttaquun ataukah surga
abadi yang Allah janjikan bagi orang
bertakwa?
Sungguhnya bahwa surga adalah balasan
bagi orang-orang yang bertakwa dan
tempat kembali orang-orang bertakwa.
Mana lebih baik? Neraka atau surga?
Ini semua ejekan aja. Di neraka enggak
ada kebaikan sama sekali. Tapi Allah
menggunakan isim tafdil khairun lebih
baik. Biasanya isim tafdil itu A lebih
baik daripada B. Berarti dua-duanya ada
kebaikan. Paham? Tetapi A lebih baik.
Tapi di kali ini surga dan neraka. Mana
lebih baik? Surga atau neraka?
surga. Apakah neraka ada kebaikan sama
sekali? Enggak ada. Neraka itu syarun
mahad, murni keburukan. Tapi Allah
menggunakan apakah surga neraka lebih
baik daripada daripada surga? Ini
sekedar ejekan saja. Karena neraka tidak
ada kebaikan sama sekali. Namanya
tahakum dalam istilah e ahli tafsir
Allah ngejek.
Qul adzalika khairun am jannatul
khuldillati waidal muttaq. Ini pendapat
tadi mengatakan qul adzalika apakah yang
mereka minta kepada engkau Muhammad
bahwasanya engkau punya kebun engkau
punya gini engkau punya gini lebih baik
atukah surga yang Allah janjikan di
akhirat kelak tapi pendapat yang lebih
benar adalah pendapat pertama qul
adzalika maksudnya neraka apakah neraka
lebih afdal lebih baik ataukah surga
yang Allah janjikan bagi orang-orang
yang bertakwa
dan ini ejekan bagi penghuni neraka dan
juga ejekan bagi Orang-orang Quraisy
yang mereka menolak dakwah Nabi Muhammad
sallallahu alaihi wasallam. Allah
katakan kalau kalian mendustakan hari
kiamat, kalian akan masuk neraka dengan
neraka yang sangat mengerikan. Adapun
orang bertakwa yang beriman kepada
Rasulullah maka akan mendapatkan surga
kanat lahum jaza wair. Surga merupakan
balasan bagi mereka dan tempat kembali
mereka. Kata Allah, "Lahum fiha ma
yasyauna kholidin."
Mereka di surga kekal di dalamnya.
apa yang mereka kehendaki. Jadi mereka
pengin apa saja mereka akan dapat dan
selama-lamanya seperti itu. Kaana
alabika waan masula. Dan ini adalah
janji Tuhanmu, janji Allah Subhanahu wa
taala yang ditanyakan atau diminta.
Diminta atau dimohonkan. Maka Allah
menyebutkan kalau neraka orang
minta-minta mati enggak dikasih mati.
di surga minta apa saja dika dikabulkan
dan abadi dan abadi lahum fiha ma
yasyaun mereka di surga apa saja yang
mereka minta yang lebih afdal lagi
kholidin yaitu abadi abadi apa yang
mereka minta dikabulkan dan itu adalah
janji Allah masulah yang akan diminta
oleh orang bertakwa mereka minta janji
mereka janji Allah kepada mereka tentang
surga dan Allah berikan kepada kepada
mereka
ada yang mengatakan w Dan masulah itu
Allah telah mengharuskan dirinya sendiri
untuk memberi ganjaran surga. Ya Allah
bertanggung jawab dengan janji ini. Kana
ala rabbika wa'dan mas'ula. Yaitu seakan
Allah berkata, "Janjiku surga kepada
orang bertakwa adalah kepastian yang aku
bertanggung jawab atas janjiku tersebut
dan aku tidak akan menyelisihi apa? Jan
janji." Ya.
Ee tentunya seorang ee beramal saleh
sebanyak mungkin agar bisa meraih surga.
Karena di surga apa yang kita inginkan
akan dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa
taala. Bahkan orang yang tidak punya
anak pengin punya anak Allah kasih. Kata
Rasul sallallahu alaihi wasallam,
"Almukmin inistaha waladan." Seorang
mukmin kalau pengin punya anak maka
Allah kasih anaknya tersebut yaitu
himluhu wasinnuhu. Maka dia hamilnya dan
besarnya dalam sekejap. Ya, sekejap
tahu-tahu sudah tidak tunggu hamil 9
bulan ibu-ibu kelamaan.
Cet cet cat langsung kelu keluar karena
di surga enggak ada nunggu enggak ada
apa nung nunggu tapi kalau pengin punya
anak kalau enggak punya enggak pengin ya
enggak apa-apa ya makanya mengatakan
nistahawal dan seorang mukmin kalau
pengin punya anak kalau kalau tidak juga
enggak ada ma masalah pengin apa saja
dikabulkan
sampai dalam hadis ada seorang badui ada
Rasulullah mengatakan inna rajul min
ahlil jannah ee apa ee Ada seorang dari
penghuni surga ingin bercocok tanam.
Istazanaahu fara. Dia minta izin kepada
Allah untuk bercocok tanam. Maka Allah
berkata, "Alaisa fitta alasta f'ta."
Bukankah kau minta apa saja dikabulkan?
Bala tentu. Kenapa minta bercocok tanam?
Masih banyak nikmat yang lain. Ngapain
minta apa? Bocok tanam. Kata dia,
"Walakini uhibbu anzra." Tapi saya ingin
bercocok tanam. Nostalgia pengin masa
lalunya. K. Kata Rasulullah, kata Allah,
"Silakan." Ketika dia ambil benih dia
dia taruh sebelum dia mengedipkan
matanya tiba-tiba tumbuh tiba-tiba panen
setinggi gunung. Jadi di surga enggak
ada ngantri, enggak ada nunggu langsung
hasilnya.
Kemudian ada seorang Arab Badui ketika
mendengar hadis Nabi, dia mengatakan,
"Ini pasti Quraisy atau siapa di ini
yang minta-minta bercocok tanam pasti
orang-orang ini ya. Adapun kami ti tidak
ya." Jadi kalau ada orang di surga nanti
kita dengar minta gudek hai orang Jogja
pasti.
Ya Allah, aku minta gudek. Bukankah
masih banyak makanan yang lain, C pengin
makan gudek? Ya Allah.
[tertawa]
Ada yang tanya sama saya, "Ustaz, kalau
saya pengin main bola di surga bisa
enggak?" Bisa.
Iya, tapi main sama siapa?
Yang kedua, belum tentu sampai sana kok
pengin main bo bola. Belum tentu. Tapi
kalau pengin main bola akan dika
kabulkan. Ustaz, kalau saya mau surga
pengin main padal ya mungkin saja.
[tertawa]
Pokoknya minta apa saja Allah ka
kabulkan ya. Tapi apakah kau sampai sana
masih mikirin itu? Wallahuam. Itulah
nikmat surga dan itu abadi
selama-lamanya. Oleh karena seorang
jangan malas-malasan bersemangat untuk
beramal saleh dan menghindari
kemaksiatan. Demikian saja. Wabillahi
taufik hidayah. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.