Transcript
J0_qwt-33Es • Hadits Perbaikan Hati #7: Khusyuk
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/2696_J0_qwt-33Es.txt
Kind: captions
Language: id
Jazakillah khairan.
Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillah. Alhamdulillahi
alaniyukrulahu ala taufihin asadu alla
ilahaillallah wahdahu la syarikalahuim
wa asadu anna muhammadan abduhuasul
ridum sh alaihi waa alihi wa ashabihi wa
ikhwan. Para ibu-ibu hadirat yang
dirahmati Allah subhanahu wa taala. Pada
semakin ini kita akan bahas materi yang
penting bagi kita semua yaitu terkait
dengan khusyuk terutama terkait dengan
khusyuk dalam salat ya. Maka ee saya
menyampaikan pertama adalah mukadimah
ya.
Mukadimah
pertama tentang urgensinya ya.
Urgensinya.
Urgensinya kita katakan bahwasanya
khusyuk adalah ruh daripada salat ya.
Alkusyuk ruhus salat.
Khusyuk ruhnya salat.
Yang dimaksud dengan ruh salat di sini
dia maksudnya ee pahala sesuai dengan
kekhususan seorang ya. Pahala itu pahala
salat berbanding lurus dengan ee
berbanding lurus dengan ee khusyuk.
Meskipun dia ruhnya salat, tapi di
antara rahmat Allah Subhanahu wa taala
khusyuk ini dia bukan ee bukan syarat
salat, dia bukan rukun salat.
Bahkan dia tidak sampai pada derajat
wajib salat ya. Karena kalau dibilang
khusyuk adalah rukun salat, orang tidak
khusyuk salatnya tidak sah. Kalau
dibilang khusyuk adalah ee syarat salat,
maka kalau orang salat tidak khusyuk,
salatnya tidak sah. Ya,
lagi pula derajat khusyuk
bertingkat-tingkat.
Makanya kalau masalah sah terkait dengan
tumakninah, terkait dengan gerakan
fisik. Tapi para ulama mengatakan
khusyuk adalah rohnya salat. sehingga
pahala sesuai dengan kadar kekhususan
seorang. Makanya dalam hadis Rasul sahu
alaihi wasallam menyampaikan dalam hadis
inajula lansorifu min shathi ada seorang
selesai salat
eh
wama kutibalahu ya
illa nisfuha pahalanya cuma seorang
salat pahalanya cuma nisfuha setengah
atau sepertiga ya seperdua atau ee
sepertiga atau 1/4at ya
dan seterusnya seperlima ya
sampai
ee usyruha sampai 1/10 ya. Kata para
ulama tentunya ee kurangnya pahala ini
harusnya harus tidak dapat sempurna tapi
cuma setengah 1/3 1/4 sampai 1/10 ada
beberapa faktor. Di antara faktor utama
adalah karena khusyuknya minim. Semakin
dia semakin sedikit maka khusyuknya
minim10.
Oleh karenanya Allah Subhanahu wa taala
memuji
tentang ee orang-orang yang khusyuk
dalam salat. Maka urgensinya khusyuk
adalah ruh salat. Ini yang pertama.
Yang kedua, kita tahu salat ee
berulang-ulang dalam kehidupan ini.
Salat
kegiatan berulang-ulang, kegiatan paling
banyak ya, ibadah paling banyak.
ya paling banyak dan ee apa namanya kita
salat lima waktu minimal ya lima waktu
belum salat-salat sunah sementara salat
adalah ibadah yang paling dicintai oleh
Allah ya ibadah yang paling dicintai
oleh Allah
makanya dialah rukun Islam setelah
syahadatain ibadah yang paling dicintai
saking dicintainya sampai ketika Rasul
Alai wasallam pertama Isra Mikraj Rasul
Sallahu Alaihi Wasallam diperintahkan
untuk salat sebanyak 50 waktu kemudian
Rasulullah minta keringan sampai
akhirnya lima. Nah, ibadah yang paling
dicintai ini
makanya seorang berusaha mengerjakannya
dengan sesempurna mungkin. Dikerjakan
sesempurna mungkin.
Optimal harusnya secara apa? Optimal
hendaknya dikerjakan
maksimal.
Maka Allah memuji orang-orang yang bisa
memaksimal salatnya dengan khusyuknya.
Allah mengatakan, "Qahal mukminun
alladina hum fi shatim khun
q aflahal mukminun. Sungguh beruntung
orang-orang beriman." Kemudian Allah
menyebutkan sifat-sifatnya apa saja? Apa
saja sifat-sifatnya orang beriman
tersebut? Sifat yang pertama kata Allah
subhanahu wa taala, "Alladzina hum fi
shatin khosiun.
khasyiun
yaitu orang-orang yang khusyuk dalam
salat. Ini ciri pertama. Ciri pertama
orang-orang yang beriman. Ciri utama
karena ini kegiatan connecting dengan
Allah keseharian.
Maka ketika kita bicara tentang khusyuk
ini sangat urgen karena kita selalu
melakukan atau sering bukan selalu tapi
sering melakukan ibadah salat. Ini salah
satu bukti utama seorang connecting
dengan Allah adalah dengan salat. J
kalau tidak khusyuk connectingnya
bermasalah. Kalau tidak khusyuk, maka
konektinya bermasalah. Maka di sini
pentingnya kita untuk menjadikan ibadah
kita ee sempurna semaksimal mungkin.
Kemudian saya bilang lagi, urgensinya
yang berikutnya mungkin saya tambahkan
urgensinya berikutnya adalah ketika kita
misalnya
ee ketika sedang ibadah,
ibadah misalnya di Makkah atau Madinah.
Kita tahu salat dilipat gandakan dilipat
gandakan sampai di Makkah 100.000 1000
kali lipat ya 100.000 di Madinah 1.000
kali lipat lebih dari 1.000 ya. Nah,
ketika kita ibadah dengan khusyuk kita
berharap pahala kita ketika dilipat
gandakan pahalanya yang maksimal yang
dilipat gandakan. Bukan salat seadanya
yang dilipat gandakan jadi 100 1000 kali
lipat atau 100.000, tapi ibadah salat
maksimal yang dilipat gandakan. Maka
seorang berusaha ketika sedang di Makkah
Madinah dia untuk meningkatkan kualitas
ibadah salatnya. Karena ibadah salatnya
dilipat gandakan oleh Allah di Makkah
100.000 kali lipat, di Madinah 1000 kali
lipat. Dan di antara cara utama untuk
mengoptimalkan ee apa namanya? Salatnya
dengan khusyuk. urgjensinya apalagi
khusyuk saya tambahkan lagi disebutkan
oleh Syekh Abdul Razak di sini adalah
ee dengan ee salat yang
menghapuskan dosa-dosa
syaratnya harus khusyuk.
khusyuk
bab kita bacakan hadis pertama ee sini
khusyuk dari Ishaq bin Said bin Amr bin
Said bin Al-As dia berkata, "Bapakku
telah bercerita kepadaku dari bapaknya."
Dia berkata, "Kami bersama Utsman."
Utsman bin Affan. Dia meminta untuk
diambilkan air untuk berwudu. Utsman
salah satu dari sahabat yang
meriwayatkan hadis tentang wudu. Ada
beberapa sahabat Utsman bin Affan.
Maka aku berkata, "Aku pernah mendengar
Rasulullah alaihi wasallam bersabda."
Maka Utsman berkata, "Aku mendengar
Rasul wasallam bersabda, ma rim muslimin
tahduruhu shatun maktubatun."
"Tidaklah seorang muslim telah hadir
salat fardu fayuhsinu wuduaha kemudian
dia perbaiki, dia indahkan wudunya,
sempurnakan." W khususyuaha dan dia
sempurnakan khusyuknya.
Warukuaha dan dia sempurnakan rukuknya.
at kaaratan lima qblaha minunub maka
salatnya akan menjadi penggugur
dosa-dosa sebelumnyaam
selama dia tidak mengerjakan dosa
besarah
dan ini berlaku setiap zaman, setiap
hari sepanjang zaman, sepanjang waktu.
Di sini perhatikan ee Utsman menyatakan
ee syaratnya atau Rasulullah Utsman
menukil dari Rasulullah syarat agar dosa
diampuni adalah harus khusyuk. Dia
perbagus wudunya dan perbagus
khusyuknya, perbagus rukuknya. Jadi
seakan-akan hati oke, ee wudu oke,
khusyuk terkait dengan hati, rukuk
terkait dengan ee zahir. Jadi batin
zahir oke agar salat tersebut menjadi
kafarah. menjadi kafarah. Jika tidak
terpenuhi syaratnya, tidak menjadi
kafarah. Datang juga dalam ee hadis yang
lain,
Utsman pernah berwudu kemudian dia
berkata, "Man tawad dia mengatakan, roit
Nabi sallallahu alaihi wasallam yatawad
nahwui h pernah melihat Nabi berwudu
seperti wuduku ini wudu yang sempurna."
Waqala. Kemudian rasuah alaih wasallam
setelah berwudu rasulah bersabda manawah
wudui hmm sh rataini la yuhadditu fihima
nafsahu ya
la yuhadditsu
fihima
nafsahu
gufiro lahu ma taqaddama min dambik
gufir lahu ma taqaddama min dzambik
kata kata nabi siapa yang salat dua
rakaat dalam hadis yang lain tidak harus
salat fardu dalam hadis Hadis yang kita
bacakan dalam buku Syekh Abdur Razzaq
hafidahullah terkait salat fardu.
Ternyata datang dalam hadis lebih umum.
Rasulullah pernah berwudu kemudian
berkata, "Man tawad, siapa yang wudu
sepertiku ini?" itu ada yang mengatakan
maksudnya salat sunah wudu atau salat
sunah apapun dua rakaat.
Tumma yusoli rakatain. Setelah dia
berwudu dia salat dua rakaat. Kemudian
la yuhadditsu fihim nafsahu. Dia tidak
mengajak jiwanya bercerita. Ini la
yuhadis ituu tidak mengajak
mengajak jiwanya
bercerita.
Yaitu maksudnya dia khusyuk. Ini
maksudnya apa? Maksudnya khusyuk.
Maksudnya kalau seorang salat
kadang-kadang kan dia ngajak jiwanya
cerita pergi ke mana? Pergi ke pasar.
Dia mikir sesuatu dia apa namanya?
Merencanakan sesuatu dalam hatinya. Ini
namanya dia mengajak jiwanya untuk
bercerita. Maka kalau dia salat dua
rakaat wudunya sempurna meskipun salat
sunah kemudian dia tidak dia khusyuk
hatinya khusyuk batinnya khusyuk kata
Nabi sallallahu alaihi wasallam gufir
lahu ma taqdama min dambi akan diampuni
dosa-dosanya yang telah lalu. Maka ini
pentingnya khusyuk.
Kita pengin setiap kita salat diambil
dosa-dosa. Dan kaidah mengatakan kaidah
jika ada amal ibadah yang dijanjikan
diampuni dosa-dosa. Ternyata seorang itu
tidak punya dosa. Mungkin dia salat
sekarang sudah diampuni. Kemudian dia
salat lagi. Apa yang mau diampuni?
Dosanya enggak ada. Kalau dosanya enggak
ada, maka derajatnya dinaikkan. Ibarat
kalau orang umrah, dia umrah bulan lalu
sudah diampuni dosa masalah. Ternyata
dia umrah lagi e dua pekan dia umrah
lagi, dia dosa-dosanya sudah kurang atau
sedikit. Maka seandainya dosa-dosanya
sedikit, sementara pahalanya pahala
umrahnya besar, maka derajatnya yang
dinaikkan. Ini kaidah berlaku. Jadi
kalau ada ee ibadah-ibadah yang
menjanjikan diampuni dosa, tapi ternyata
orang yang melakukan ibadah dosanya
sedikit atau tidak ada atau sedikit,
maka derajatnya akan di dinaikkan. Maka
ini ee pentingnya khusyuk. Namun para
ulama memberi keringanan kalau dia salat
kemudian dia mengajak berbicara dirinya
tergantung. Kalau dia berbicara tentang
akhirat yang terkait dengan kandungan
bacaan misalnya dia baca lagi salat dia
baca waqbuka all tabudu illa iyah wabil
walidaini ihsana imblakalibar
ahadumin
ketika dia salat dia baca tentang ayat
berbakti kepada kedua orang tua kemudian
dia pikirannya melayang berpikir tentang
kedua orang tua atau dia mendengar imam
sedang berbicara tentang ayat tentang
hari kiamat lalu pikirannya melayang
tentang hari akhirat maka ini masih
ditoleransi karena yang diajak bicara
jiwanya tentang akhirat, bukan tentang
dunia. Tapi yang tidak ditoleransi oleh
para ulama yaitu mencoreng kekhusyukan
ketika sedang dia salat kemudian
pikirannya mikir dunia. Ini mencoreng
kekhusyukan salat ya. Oleh karenanya ini
saya bilang ini pembahasan penting
karena kita semua butuh salat. Kita
khusyuk kita pengin diam dosa-dosa. Tap
hadis berikutnya Rasul sahu alaihi
wasallam bersabda tentang pentingnya
khusyuk. Haluna
kiblati huna
yakukumukum.
Rasulullah berkata, "Tidaklah kalian
lihat kiblatku di sini. Demi Allah,
meskipun aku menghadap kiblat, tapi aku
bisa melihat dari belakang kekhusyukan
kalian dan rukuk kalian." Laum min
warahri. Sungguh aku melihat kalian dari
belakangku. itu Rasulullah memuji para
sahabat bahwasanya para sahabat ketika
mereka salat
mereka khusyuk ya karena Nabi juga
melihat mereka. Ini mukadimah pertama,
mukadimah kedua kita bahas tentang
definisi khusyuk ya.
Yang pertama urgensi khusyuk urgensi
tayib. Yang kedua ee
definisi khusyuk secara bahasa dia
maknanya adalah ee apa namanya?
Ketundukan zul ya. Ketundukan yaitu
ketundukan.
Ketundukan
itu ketenangan.
Dalilnya banyak. Bahwasanya khusyuk
maknanya adalah ketundukan, ketenangan.
Seperti di sini ee Syekh Abdur Razq
menukil firman Allah dalam surah at-
Thaaha. 108 ya dalilnya
Qurat surah 20 ayat 108 kata Allah
Subhanahu wa taala aswatuahman
fala tasma illa hamsa kau kau mendengar
seluruh suara merendah khya suara
khusyuk tenang tidak kau dengar kecuali
bisik-bisik itu pada hari kiamat kelak
orang enggak ada yang berani bicara
seperti sekarang semua berbicara
mengungkapkan di dunia ketika di hari
akhirat mereka enggak berani ngomong
khasyaatil aswad maka suara Mereka
menjadi
pelan, hanya desahan, hanya
sedikit-sedikit suara. Itu namanya
khusyuk secara bahasa. Di sini Allah
menggunakan lafal wahasyaatil aswad,
maka ee
suara merendah. Jadi ee khusyuk secara
basarnya ketundukan, ketenangan,
kerendahan. Kemudian juga misal dalam
surat Fusilat 39,
Fusilat
tentang bumi bisa lihat di PDF kata
Allah Subhanahu wa taala, wam ayatihi
ard khatanzalna.
Dan di antara tanda-tanda Allah,
kekuasaan Allah, engkau melihat bumi
dalam kondisi khuk maksudnya kering,
tidak ada kehidupan, tenang, khusyuk.
Anzalna alaihal ma. Ketika kami turunkan
air hujan ihtazat warabat. Maka kemudian
bergerak dan subur tumbuh ada gerakan
sudah tidak khusyuk lagi. Tapi Allah
menamakan
ee bumi yang tidak ada kehidupan, yang
tidak tidak ada tumbuhan, tidak ada
angin yang menghembus pohon, disebut
dengan bumi yang khusyuk. Yang ini
menunjukkan makna khusyuk ee adalah ee
ketenangan. Adalah ketenangan. TB. Ini
secara definisi. Secara definisi TIB.
Terus yang dimaksud khusyuk ya
sudah Ibu-ibu ini ya.
Baik. Yang berikutnya yang terkait
khusyuk
terkait khusyuk.
Khusuk asal tempatnya adalah di hati.
Ya, perhatikan asal tempatnya di hati.
Asal tempatnya
di hati, yaitu ketundukan di hati.
Ketundukan di hati.
Makanya ini pembahasan kita tentang
amalul qulub, islah qulub, perbaikan
hati. Rasulullah bersabda sebagaimana
disebutkan oleh Syekh attaqwa hauna
yusirat.
Rasulullah ketika eh menjelaskan tentang
takwa ya Rasulullah mengatakan
eh attaqwa hauna takwa tempatnya di hati
ya takwa
di hati sambil Rasulullah alaihi
wasallam isyarat kepada dadanya tiga
kali attqwa hah huna, attaqwa ya.
Maka
khusyuk hukum asalnya adalah di hati.
Demikian juga disebutkan
ada seorang yang melihat orang lain
tentang khusyuk dalam badannya. Maka
orang itu pun menegur dia mengatakan,
"Wahai fulan, al khusyuk di sini.
Khusyuk itu di sini sambil menunjukkan
ke hatinya, bukan ke bahunya. Bukan kau
khusyuk di sini." Karena ada orang yang
kelihatannya
khusyuk secara fisik, ternyata hatinya
tidak khusyuk. Karena memang khusyuk
asalnya tempatnya di hati. Makanya
Hudzaifah pernah berkata, "Hati-hatilah
kalian dengan khusyuknya orang-orang
munafik." Ya, orang munafik tuh secara
fisik mereka khusyuk, tapi hati mereka
ke mana-mana. Kata Allah Subhanahu wa
taala, "Wala yazkurunallaha illa
qolila." Mereka tidak ingat Allah
kecuali hanya sedikit. Ya,
apa dimaksud khusyuknya orang munafik?
Engkau melihat jasanya tanpa khusyuk,
namun hatinya tidak khusyuk. Maka di
sini hati-hati,
waspada dengan khusyuk munafik.
Apa itu khusyuk munafik? Tidak sinkron
antara hati dengan tidak sinkron antara
hati dengan tubuh. Tidak sinkron
antara
hati dengan zahir.
Yaitu apa? Yang khusyuk zahirnya ini
yang khusyuk.
Zahirnya khusyuk, hatinya tidak khusyuk.
Kita tidak pengin seperti ini. Orang
lihat kelihatannya keren, khusyuk,
ternyata tidak tidak khusyuk. Tib
meskipun ee
ee khusyuk tempatnya di hati hukum asal,
tetapi ketika khusyuk di hati berdampak
berdampak pada fisik, berdampak pada
zahir.
Maka Allah menyuruh kita untuk khusyuk
batin dan fisik. Allah menyuruh ketika
salat khusyuk batin dan fisik. Allah
mengatakan dalam Al-Qur'an, waquumu
lillahi qonitin.
Hendaknya ketika salat berdirilah dengan
qonit.
Berdirilah dalam salat
dengan qunut. Qunut itu apa? Makna qunut
adalah khusyuk di antaranya. Yaitu
khusyuk. Makanya orang ketika salat
jangan sambil lihat kanan kiri banyak
gerak. Enggak. seorang berusaha salat
dengan khusyuk batin dan zahirnya.
Jangan sampai khusyuknya orang munafik
ya, tetapi ee ternyata hatinya tidak
khusyuk.
Makanya ee Umar bin Khattab pernah
melihat seorang menyulurkan lehernya
dalam salat. Maka Umar menegur, "Wahai
orang memiliki leher." Ya, mengangkat
leher. Bukan berarti kalau khusyuk itu
harus begini. Khusyuk ya dalam hati ya.
Khusyuk biasa-biasa aja. Jangan
seakan-akan khusyuk, ternyata hati tidak
khusyuk. Aisyah juga pernah melihat
pemuda yang berjalan sempoyongan, hampir
jatuh, hampir mati. Maka dia berkata
kepada para sahabatnya, "Siapa mereka
itu?" Dikatakan yang jalan dengan
sempoyongan adalah ahli ibadah. Maka
Aisyah mengingatkan, "Umar dulu berjalan
dengan tegak dan cepat." Ya, kalau Umar
ngomong, Umar bin Khattab jelas. Jika
memukul auja menyakitkan. Jika makan
beliau kenyang. Dan beliau adalah ahli
ibadah sejati. Maksudnya ahli ibadah tuh
bukan berarti lemas ya. Yang khusyuknya
itu di hati takut kepada Allah. Bukan di
fisik doang. Itu namanya khusyuk orang
munafik ya.
Karenanya Fudhalil bin Yad berkata,
"Termasuk hal yang dibenci adalah
seorang menampakkan khusyuk dengan suatu
yang lebih dari apa dalam hatinya." Para
ulama dulu membahas ketidaksinkronan
antara hati dengan fisik itu namanya
kemunafikan.
Makanya Fudil mengatakan termasuk
perkara yang dibenci seorang menampilkan
secara fisik seakan-akan khusyuk
ternyata hatinya jauh dari kekhusyukan,
jauh dari tunduk kepada Allah. Hatinya
gelisah, tidak khusyuk, tidak tunduk
kepada Allah Subhanahu wa taala.
Karenanya Ibnu Taimiyah, lihat halaman
94. Ibnu Taimiyah rahimahullah
mengatakan, "Khusyuk mengandung dua
makna. Pertama, tawadu dan hati. kedua
diam tenang. Inilah tadi. Jadi ini dua
ee dua khusyuk.
Jadi ketundukan hati adalah bagian
khusyuk dan berdampak zahir. Jadi hati
tawadu rendah diri. Adapun yang e di
zahir tenang. Maka orang kalau salat
dengan khusyuk maka dia fisik zahirnya
juga akan tenang. Ya. Adapun kalau dia
gelisah-gelisah berarti dia banyak
pikiran sehingga berarti dia tidak
khusyuk hatinya. Maka ini harus kita
ingat ya.
Agar kita tahu bahwasanya khusyuk memang
asalnya di hati. Makanya kita bahas
tentang amalan hati, tetapi dia punya
dampak dan dia punya ee ekspresinya
dalam zahir bahwasanya zahirnya seorang
ee juga khusyuk ketika sedang salat
tidak banyak gerak. Maka inilah
sifat utama orang beriman. Allah
berfirman, "Qlahhal mukminun allina hum
khun." Sungguh beruntung orang beriman
yang mereka khusyuk dalam salatnya.
Bab kalau begitu sekarang kita bahas
tentang bagaimana apa yang bisa membantu
kita untuk khusyuk ya. Cara agar kita
bisa khusyuk
ya. Jadi intinya ee
ee apa namanya?
Khusyuk ada dua.
Pertama, khusyuk munafik.
Khusyuk mukmin.
Kalau khusyuk munafik, munafik
yang khusyuk zahirnya.
Yang khusyuk zahirnya.
hatinya tidak. Hatinya tidak. Ini yang
pertama. Tadi Fudil bin Iyadsyat lagi.
Dia mengatakan ee zahirnya lebih
daripada khusyuk hatinya.
Khusyuk zahirnya
lebih dari khusyuk batinnya.
Ini pun sudah dianggap munafik. Orang
beriman khusyuknya adalah sinkron ya,
sinkron antara
hati dan zahir, batin dan zahir.
Wallahuam bisawab.
Sekarang kita akan bahas ibu-ibu yang
dirahmati Allah Subhanahu wa taala
tentang bagaimana
cara seorang untuk khusyuk dalam salat.
sudah
cara atau kiat-kiat
khusyuk dalam salat.
Di sini Syekh Abdul Razak mengatakan,
"Ya,
perkara yang bisa membantu seorang untuk
mewujudkan khusyuk dalam salatnya adalah
hatinya memahami segala makna. pertama
ee
jadi dari sisi ya
ee tentu yang pertama sebelum itu dia
harus sadar dia berhadapan di hadapan
Allah sedang sadar
sedang
berdiri di hadapan Allah.
Makanya Ibnu Qayyim dalam satu
kalimatnya mengatakan bahwasanya seorang
hamba dia punya dua maqaman. Dia berdiri
di depan Allah dua dua model berdiri.
Jadi setiap hamba punya setiap hamba
setiap hamba kata Ibnu Qayyim
ada dua makam yaitu dua berdiri di
hadapan Allah.
di hadapan Allah.
Apa dua berdiri tersebut? Pertama,
berdiri ketika salat
itu di dunia.
Dan yang kedua berdiri ketika hari
kiamat.
Berdiri di hadapan Allah.
Dua-duanya sekarang di hadapan Allah.
Berdiri kita salat di hadapan Allah di
dunia, berdiri di hadapan Allah di
akhirat.
Ibnu Qayyim mengatakan siapa ini? Ini
melazimkan ke sini berdampak. Siapa yang
di dunia ketika berdirinya baik, dia
akan beri di akhirat dengan baik pula.
Siapa yang di dunia berdirinya enggak
baik maka dia akan kurang baik juga di
akhirat. Dan itu benar.
Maka dalam hadis kata Rasul sahu al
wasallam, awalu ma yabu aldu min amalat.
Yang pertama kali Allah hisab seorang
hamba salatnya.
Fain shirul amal. Kalau salatnya baik
maka yang lain juga baik.
Fasudat fasudirul amal. Kalau buruk
salatnya salat yang lain juga buruk.
Maka seorang ketika dia supaya khusyuk
dia menghadirkan saya ini sedang Allah.
Kalau saya berdirinya bagus sekarang
saya akan mudah berdiri di hadapan Allah
ketika di padang mahsyar.
Ketika dihisab, ketika di mizan, saya
akan terus berdiri di hadapan Allah. Dan
kita tahu di antara nama hari kiamat
adalah yaumulqiamah. Yaumul kiamah hari
berdiri. Hari berdiri. Karong tidak ada
duduk tidur di hari kiamat. Enggak.
Semua berdiri.
Maka ini kita hadirkan. Ya Allah, saya
bisa berdiri dengan baik sekarang.
Mudah-mudahan Allah membuat saya berdiri
dengan indah pada hari kiamat ketika di
hadapan Allah langsung. Sekarang kita
berdiri di hadapan Allah tapi di dunia
ini satu. Nah, jadi kita harus tahu
siapa kita beri. Kita sedang beri dengan
siapa. Kalau seorang beri di hadapan
raja, di hadapan gurunya, tentu dia
penuh dengan penghormatan, apalagi di
hadapan Allah Subhanahu wa taala. Yang
kedua kata Syekh Abdul Razak tadi ya
ee di antara yang membantu mewujudkan
khusyuk adalah memahami makna Al-Qur'an
dan nama-nama sifat-sifat Allah ya.
Memahami kandungan makna.
Baik. Kandungan makna tersebut apa yang
dipahami? Ada pertama terkait nama-nama
Allah.
Berusaha seorang memahaminya sifat-sifat
Allah.
Terus konten yaitu kandungan makna ayat.
Kemudian kandungan bacaan salat,
zikir-zikir atau bacaan-bacaan salat.
Maksud saya, Ibu-ibu dirahmati Allah
Subhan, kalau seorang memahami
makna-mana ini sangat membantu dia untuk
apa? Bembantu dia untuk bisa khusyuk.
Ya, Ibnu Qayyim mengatakan sini contoh
kita bacakan di sini. Kata Ibnu Qayyim
rahimahullah, "Sesungguhnya jika berdiri
di hadapan Rabbnya maka dia mempersikan
dengan hatinya akan maha kuasanya
Allah." Dia mengat Allahu Akbar. Dia
memahami bacaan salat. Allahu Akbar. Dan
akbar dia makna. Makna akbar itu Allah
Maha Besar dari segalanya. Makhluk
begitu kecil. Wal ardu jamian qdatu
yaumalqiamah. Bahwasanya bumi dalam
genggaman Allah pada hari kiamat.
Wasamawat matwiatum biyamini. bahwasanya
pada hari kiamat langit dilipat dengan
tangan kanan Allah subhanahu wa taala
Allahu Akbar dia paham tentang B dia
sedang berhadapan dengan Allah makanya
dia mengatakan orang Allahu Akbar
seakan-akan dia melepaskan dunia
seluruhnya untuk fokus kepada Allah ada
yang mengatakan Allahu Akbar maksudnya
dia pasrah tunduk di hadapan Allah
subhanahu wa taala makanya dia angkat
tangan seperti orang pasrah.
Kemudian kata Ibnu Qayyim, setelah itu
dia baca doa istiftah. Subhanakallahumma
wabihamdika tabarakmua wa taala jadduk
wala ilaha ghairuk. Maha suci Engkau ya
Allah. Dia berusaha maknanya. Mahami.
Wabihamdika. Maha suci Engkau. Engkau
maha suci dari segala kekurangan. Maha
suci dari ee dari kesyirikan. Zatmu maha
esa. Ee engkau tidak ada kekurangan sama
sekali. Tidak baik tidak boleh
disekutukan. Yang maha suci. bihamdika
memuji engkau sambil memujimu karena
engkau memiliki sifat-sifat yang
terindah ya yang seluruh sifatmu adalah
sempurna. Tabarokasmuk itu yang maha
berkah wa taala jadduk dan tinggi
kedudukanmu. W ilaha ghairuk dan tidak
tuan selainmu. Maksudnya Ibnu mengajak
kita ketika baca gak usah buru-buru ya.
Subhanakallahumma wabihamdika
ya. Kemudian kita baca tabarokmuk wa
taala jadduk wah ghairuk.
Subhanakallahumma wabihamdika
tabarokmuk wa taala jaduk. Jadi itu
istiah yang paling cepat. Tabarakasmuk
maksudnya Allah maha berkah. Sehingga
tidak ada disebut nama Allah dalam
segala sesuatu kecuali akan kebaikannya
bertambah. Karena makna berkah yaitu
menambah kebaikan.
Tidak ada musibah kita ingat Allah
kecuali musibah tersebut akan berkurang.
Ya, tidak ada setan yang menggoda ketika
mengut nama Allah kecuali setan itu
kabur. Nama Allah berkah. Itu maknanya
tabarakasmu.
Maha suci, maha berkah namamu. Ya, tidak
ada yang sedikit kecuali menjadi terasa
banyak keberkahan nama Allah. Wa taala
jadduk yang Allah maha tinggi besar.
Maha tinggi, kedudukannya tinggi. Tidak
ada kedudukan yang lebih tinggi daripada
Allah. Dialah yang maha maha tinggi.
Allah maha tinggi. Kita ini bukan
siapa-siapa. Setelah itu, setelah
membaca doa istiftah, kita beristiadah.
Lihat halaman ee 97. Kemudian kata Ibnu
Kim, jika seorang mengucapkan
azubillahim minasyaitanirrajim,
ini nambah kekhusyukan. Sub setan kadang
datang kita sedang salat. Kalau setan
datang, kita boleh mengatakan azubillah
sambil kita ludah sebelah kiri agar dia
tidak menggoda. Terkadang dia datang
membawa pikiran yang macam-macam,
kekhawatiran macam-macam.
Setan menggoda ingin merusak salat kita.
Bahkan namanya setan khanzab yang kalau
dia dengar azan dia kabur. Kalau setelah
azan selesai dia datang mulai menggoda.
Dia mengatakan uzkur kad uzkur kad. Jadi
ada setan spesialis menggoda orang
salat. Dia buat suruh ingat suruh ingat
sehingga kitaanya pikiran ingat
macam-macam sampai barang hilang ingat
ketika sedang salat. Solusi hilang ingat
ketika sedang salat. setan sehingga kita
lupa untuk bahwasanya kita sedang
connecting dengan Rabbul Alamin. Maka
perlu bagi kita agar kita bisa khusyuk
kita auzubillahiminasyaitanirrajim.
Setelah itu kita baca alfatihah.
Alhamdulillahi rabbil alamin
arrahmanirrahim maliki yaumiddin.
Perhatikan Alfatihah Ibnu Qayyim
mengajak kita untuk merenung. Kata Ibnu
Qayyim, "Jika mengucapkan ahlbul alamin
maka berhentilah sejenak sambil menunggu
jawaban Allah." Karena dalam hadis hadis
qudsi Allah mengatakan, "Qala abdi
alhamdulillahi rabbil alamin." Jika
hambaku berkata alamin aku mengomentari
kata Allah aku berkata hamidani abdi.
Hambaku telah memujiku.
Wa qala abdi arrahmanirrahim.
Hambaku mengucapkan Allah maha pengampun
lagi maha penyayang. Allah mengomentari
berkata asna alai abdi sungguhnya
hambaku telah menyanjungku.
Waqala abdi. Jika hambaku berkata maliki
yaumiddin yang menguasai pembalasan,
maka Allah mengomentari berkata majadani
abdi. Sesungguhnya hambaku telah
mengagungkan aku. Maka Ibnu Qayim
menyuruh kita untuk kita apa namanya? Ee
ee kita ee apa namanya? menghidupkan
dalam hati kita ya. Bahwasanya kita tahu
Allah respon kita. Maka jangan baca
cepat-cepat. Alhamdulillahrahmanirrahim.
Maliki yaumidin. Baca pelan-pelan
satu-satu sebagaimana sunah Nabi
sallallahu alaihi wasallam.
Alhamdulillahiabbil alamin
arrahmanirrahim maliki yaumiddin. Ya,
setiap kita bilang Allah kita hadirkan
dalam diri kita, Allah menjawab. Allah
menjawab. Kita sedang bermunajat. Kata
Nabi sallallahu alaihi wasallam,
"Fainnahu
abda fati fainnahu yunajibahu."
Sesungguhnya seorang hamba ketika sedang
salat, dia sedang berbicara-bicara,
berbincang-bincang. Munajat itu artinya
perbincangan dua dua pihak. pelan-pelan
bisik-bisik.
Kemudian Ibnu Qayim mengajak kita untuk
merenungkan makna nama-nama Allah. Di
antara yang perlu kita renungkan selain
ee kandungan bacaan salat, nama-nama
Allah. Nama-nama Allah Rabbul Alamin.
Apa makna Rabb? Arrab yaitu yang
pengatur, yang ngurus. Kita semuanya
ngurus semua. Alam semesta Allah yang
tarbiah. Allah yang ngurus. Rabb dari
tarbiyah. Seperti seorang ibu yang
mentarbiah anak. Dia yang ngurus, dia
yang ini, dia yang ini, dia demikian
pula alam semesta Allah mengurus
seluruhnya. Makanya Allah menyebut
tentang langit dan bumi. Kata Allah, "Wa
yaudu hifzuhuma." Tidak susah bagi Allah
untuk menjaga langit dan bumi. Kalau
Allah tidak jaga bumi dan langit hancur.
Kita nih semua diurus oleh Allah. Dia
Rabbul Alamin, pengurus seluruh alam
semesta. Dari awal dia ciptakan, dari
kemudian dia kasih rezeki sampai dia
matikan, sampai dia bangkitkan semuanya
Allah subhanahu wa taala. Rabb ini makna
yang sangat agung. Rabbul alamin
ya. Pengurus, pentarbiah seluruh alam.
Yang memberi rezeki, yang memberi kadar
ini, takdir semuanya Allah subhanahu wa
taala. Arrahmanirrahim. Ketika kita baca
arrahman arrahmanirrahim ya
alhamdulillahi rabbil alamin
arrahmanirrahim maka kita ingat Allah
maha pengasih lagi maha penyayang. Kita
hadirkan betapa sayangnya Allah kepada
hamba-Nya. Lebih sayang kepada
ee daripada kasih sayang seorang ibu
kepada anaknya kita hadirkan.
Betapa banyak kita masalah kemudian kita
curhat kepada Allah, maka Allah beri
solusi. Tidak ada yang mendengar kecuali
Allah Subhanahu wa taala. Ketika semua
orang meninggal kita, maka Allah tidak
pernah meninggalkan kita. Ketika kita
menyampaikan kepada orang, hati kita
semakin sempit. Kita sampaikan kepada
Allah, hati kita semakin lapang. Banyak
ya. Allah maha pengasih, Allah maha
penyayang.
Apalagi ketika kita baca Maliki
yaumiddin. Maliki yaumiddin.
Maliki yaumiddin yaitu penguasa alam
semesta. Raja dalam sebagian qiraah
Maliki yaumiddin. Raja di hari
kebangkitan. Hari kebangkitan tidak ada
yang ngatur kecuali Allah. Semuanya
tunduk. Kalau di dunia sekarang
raja-raja sombong, angku, mau e unjuk
gigi, mau tampilkan hidung. Di hari
kiamat semuanya ketakutan.
Wasyaatil aswad. Semua suara merendah.
Tapi Allah mengatakan, "Anal malik anad
dayyan." Aku adalah raja. Aku adalah
sang maha pemberi pembalasan. Aina
mulukl ard? Mana raja-raja dunia? Enggak
ada yang bisa nampakkan.
Maksudnya menampakkan dirinya. Semuanya
ketakutan.
Hari kiamat semuanya ngurus Allah yang
membangkitkan, yang menghancurkan alam
semesta. Samaun fatarat ketika langit
terbelah. Ya samaqat ketika langit
semakin dirobek oleh Allah subhanahu wa
taala
ya
kusitat ya sama kusitat ketika langit
dilepaskan dari bingkainya oleh Allah
subhanahu semuanya Allah yang atur
ketika lautan kemudian dirubah jadi
lautan api ketika lautan meluap ketika
gunung-gunung siapa yang siapa yang bisa
bikin semua Allah subhanahu wa taala
hari kiamat raja hari kiamat siapa yang
bangkitkan manusia siapa yang mumpul
dalam kondisi kelan panjang di bawah
trik matahari. Siapa yang turun
matahari? Siapa yang memukulan mereka?
Siapa yang menyidang mereka? Siapa yang
menghisab mereka? Allah semata. Dia
benar-benar Maliki Yaumiddin. Raja hari
kebangkitan. Siapa yang menyidang mereka
memutuskan perkara-perkara di antara
manusia yang tidak selesai di dunia akan
selesai di akhirat?
Semua bukti ada pada Allah.
Semuanya Allah sendirian. Siapa yang
menghisab semuanya? Manusia Allah
sendirian. Wahua sariul hisab. dan
hisabnya sangat cepat.
Siapa yang menyuruh mereka untuk
melewati sirat? Allah Subhanahu wa
taala. Siapa yang mengatur kalalib?
Besi-besi yang mencabik-cabik di pinggir
sirat Allah subhanahu wa taala. Siapa
yang menyelamatkan Allah? Siapa yang
menjatuhkan dalam neraka Allah? Siapa
yang masukkan surga? Allah. Siapa yang
masukkan neraka Allah subhanahu wa
taala. Maka dia Maliki hari yang sangat
dahsyat. Hari yang di mana kita sangat
membutuhkan kasih sayangnya.
Arrahmanirrahim. Kasih sayang Allah kita
sangat butuhkan pada hari kiamat kelak.
Hari yang sangat dahsyat. Makanya dalam
hadis kata Rasul sahu alaihi wasallam,
"Man eh man nafasa
eh akhibatan
dunya nafasallahu
qurban minumilqiamah." Siapa yang
meringankan beban saudaranya di dunia,
Allah akan ringankan bebannya di
akhirat. Allah tidak, Nabi tidak bilang
Allah ringankan bebannya di dunia pula.
Kenapa? Karena beban dunia enggak ada
apa-apanya dibandingkan beban akhirat.
Penderitaan dunia masih bisa kita
hadapi. Penderitaan akhirat sangat
dahsyat.
Tadi turun satu milik sudah sangat
dahsyat.
Oleh karenanya seseorang ketika baca
Maliki yaumiddin maka dia menghayati.
Setelah dia memuji Allah Subhanahu wa
taala ya kemudian dia apa namanya? Baru
berdoa iyaka na'bud wa iyaka nastain.
Itu dia menunjukkan pengakuan.
Menunjukkan pengakuan. tadi ee sebelum
kita lanjutkan ya iyaka na'budu wa iyaka
nastain contohnya
ee kemudian iyaka na'bud yaitu dia
bertawasul dengan amalnya hanya kepada
Engkaulah kami beribadah kami tidak
syirik kami tidak cari pujian kami tidak
cari sanjungan manusia wa iyaka nastain
kami hanya berhasil dengan pertolongan
engkau ya Allah setelah bertahus amal
salehnya baru dia mengajukan permohonan
ihdinasiratal mustaqim ya Allah
tunjukkan aku jalan yang lurus amanah
tunjukkan jalan yang lurus ya Allah
tunjukkan aku Masih banyak kebaikan yang
belum aku ketahui. Tunjukkanlah aku. Ya
Allah, kalau kau sudah tunjukkan aku
pada kebaikan, istikamahkanlah aku.
Kalau kau sudah tunjukkan aku dalam
kebaikan, jadikanlah aku bisa
menjalankan kebaikan tersebut dengan
hidayahmu supaya sempurna
menjalankannya. Karena banyak kebaikan
tidak bisa kita kerjakan dengan baik.
Allah sudah tunjukkan kita bisa kerjakan
seadanya. Kita pengin petunjuk dari
Allah agar bisa menjalankan kebaikan
dengan sebaik mungkin. Kalau sudah bisa
yang baik, istiqamah sampai hari sampai
kita meninggal meninggal dunia. Ini
namanya ihdinasiratal mustaqim. Sehingga
kita senantiasa butuh hidayah setiap
saat. Butuh hidayah agar selamat dari
kemaksiatan. Butuh hidayah agar dibuka
cakrawala baru tentang kebaikan. Butuh
hidayah agar tertarik melakukan kebaikan
tersebut. Butuh hidayah agar bisa
menjalan kebaikan tersebut dengan
sempurna. Butuh hidayah agar kita bisa
istikamah dalam menjalankan kebaikan.
Tidak mudah. Maka ini adalah doa yang
paling agung. Ihdinasiratal mustaqim.
Alimadin. Amin. Yaitu jalannya
orang-orang yang telah Kau beri nikmat,
jalannya Nabi, para syuhada, para
salihin. Bukan jalannya orang Yahudi
yang punya ilmu tapi dikerjakan. Jangan
sampai aku begitu ya Allah. Jangan
sampai aku seperti Yahudi punya ilmu aku
enggak ngerjain. Walin. Dan jangan
sampai aku seperti Nasra semangat
beribadah tapi enggak punya ilmu.
Jangan. Kita pengin tengah-tengah
beribadah dengan ilmu. Ini maksudnya
kandungan al-Fatihah saja. Kalau orang
merenungkan dia akan khusyuk dalam
salat. Siapa di antara kita yang mau
merenungkannya?
Bab demikian juga di antara misal tadi
tadi kan ee Ibnu Qayim bahas tentang doa
istiftah.
Ibnu Qayyim rahimahullah membaca tentang
daifnya tadi ya. Subhanakallah
wabihamdik wa tabarakasmuk wa taala
jaduk wa ghairuk. Tadi sudah kita bahas
maknanya secara sederhana. Ibnu Qayyim
juga bahas misalnya doa istiftah yang
sebenarnya ini adalah lautan untuk kita
renungkan. Maknanya luar biasa ya.
Dilihat di halaman 45 halaman 100
saya bacakan dari Ali bin Abi Thalib
radhiallahu anhu rasul sahu alaihi
wasallam annahu qati qala adalah Rasul
sahu alaih wasallam kalau salat beliau
baca doa istiftah. Doa isif yang kita
kadang cuma hafal awalnya. Aku
menghadapkan wajahku kepada yang telah
menciptakan langit itu. Aku fokus. Aku
tidak menghadapkan wajah. Tapi kepada
yang mencipta langit dan bumi. Bukan
hanya menciptaku saja mencipta langit
dan bumi dan semua isinya. Hanifah dalam
kondisi condong bertauhid. Wama ana
minal musyrikin. Dan aku bukan orang
syirik. Aku tidak sedang mencari
perhatian orang. Aku tidak sedang
beribadah kepada orang lain. Tapi aku
sedang beribadah kepada engkau ya Rabb.
Kemudian kemudian berikrar inatiusuki.
Sesungguhnya salatku dan sembelihanku w
mati hidupku seluruhnya memati
kematianku hanya untuk engkau lillahi
rabbil alamin. Aku hidup kegiatanku
semuanya untuk engkau ya Allah dan aku
mati juga menuju Engkau ya Allah. La
syarikalah tidak ada sekutu bagimu.
Wabidalika umirtu. Dan itulah aku
diperintahkan wa ana minal muslimin. Aku
termasuk orang yang pasrah tunduk
kepadamu. Bab ini doa istitah panjang.
Masih ada lanjutannya. Baru kemudian
berdoa, "Allahumma antal maliku la
ilahailla anta." Ya Allah, sesungguhnya
Engkau sang raja.
Tidak ada yang seraja selain Engkau.
Tidak ada Tuhan selain engkau. Antabi,
engkau adalah Tuhanku. Wa ana abduk. Dan
aku adalah hambamu.
Kemudian pengakuan. Dolamtu nafsi. Aku
telah menzalimi diriku. Banyak maksiat
aku lakukan. Maksiat pandangan, maksiat
pendengaran, maksiat lisan, maksiat
hati. Wataru bidambi. Dan aku mengakui
dosa-dosaku. Fagfirli dunubi jamian.
Maka kalau aku mengakui dosa-dosaku ya
Allah dan aku mengakui ampunilah
dosa-dosaku seluruhnya. Innahu la
yagfirudun illa an. Tidak ada yang bisa
mengampuni dosa kecuali engkau. Tidak
ada yang bisa mendosa kecuali engkau.
Kemudian minta agar diberi petunjuk.
Wahdini lianil akhlak. Ya Allah
tunjukkan aku kepada akhlak yang
terbaik. Aku gak bakalan bisa beradab.
Aku enggak bakalan bisa berakhlak. Aku
enggak bakalan bisa ikhlas. Aku enggak
bisa bakalan sabar. Aku enggak bakalan
bisa tawadu kecuali engkau yang
tunjukkan.
Tidak ada yang bisa beri menunjuk
petunjuk kepada akhlak terbaik kecuali
engkau.
Dan jauhkanlah aku dari akhlak yang
buruk dari kesombongan, keangkuhan,
ujub, merendahkan orang lain, emosional,
temperamental,
suka pamer kekayaan, suka pamer
kesenangan. Ini semua akhlak yang buruk.
La yasrifu. Tidak ada yang bisa
memalingkan aku buruk kecuali engkau.
Labbaik wasik. Aku pun panggilanmu ya
Allah. Wal khairu kulluhu fi yadaik. Dan
segala kebaikan di tangan Engkau ya
Allah. Bukan di tangan siapa-siapa.
Kebahagiaanku bukan di tangan istriku.
Kebahagiaanku bukan di tangan suamiku.
Kebahagiaanku bukan di tangan bosku.
Kebahagiaanku bukan di tangan kawanku.
Kebahagiaanku bukan di tangan penguasa.
Bukan. Kebahagiaanku di tangan engkau.
Segala kebaikan di tanganmu. Wasyaru
laisa ilaik. Dan tidak ada keburukan
disandarkan kepada engkau. Anabika wa
ilaik. Nabika maksudnya aku bersandar
kepada engkau wa ilaik dan aku
menyerahkan urusanku kepadamu. Tabarakta
wa taala. Engkau maha suci, engkau maha
tinggi. Astagfiruka wa atubi ilaik. Aku
mohon ampun kepadaku bertobat kepadamu.
Ini istiftah tapi luar biasa maknanya.
Dan seluruh doa-doa kalau kita memahami
maknanya membantu kita untuk khusyuk.
Ya, seperti istiftah Allah baid baini
wain khaya. Maknanya semua indah.
Kemudian ketika rukuk, ada doa rukuk
kita tak hafal misalnya subhana rabbiyal
adzim ya
subhanakallahumma rabbana wabihamdika
Allahumagfirli. Alhamdulillah kita ini
doa-doa ini semuanya maknanya agung.
E makanya ada
kadang kita rukuk kita tidak mengaungkan
Allah. Betapa banyak orang rukuk kepada
orang lain. Jangankan rukuk dia
hanyukkan kepala dia dengan penuh
pengagungan. Gurunya lewat penuh
pengagungan. Apalagi penguasa lewat
penuh pengagungan.
yang perasaan tersebut tidak dia
hadirkan ketika dia sedang rukuk di
hadapan Rabbul Alamin, raja diraja
sambil mengucapkan subhana rabbiyal
adzim maha suci Engkau yang maha agung.
Terkadang kita tidak menghendikan.
Maka terkadang kita harus merenungkan
apa yang sedang kita baca. Kita baca doa
rukuk subhana rabbiyalazim.
Lihat orang-orang mengagungkan makhluk
luar biasa. Dua duduk gini a sudah
mengung luar biasa takut luar biasa.
makhluk sama ketika dia rukuk perasaan
itu hilang tidak ada pengabungan kepada
Allah. Kemudian di antara doa rukuk
misalnya subuh qudusu rabbul malaikati
waruh ya ya subhanail malaquuti wal
jabaruti
wal kibriai walamah. Ini di antara doa
rukuk. Di antara doa ruku Ibnu Qayyim
sebutkan sini. Allahumma laka rak wabika
amantu wak aslamtu khya alaka sami wuki
wami wa. Ini ini di antara makna ketika
ada makna khosyaalaka sami. Kita ketika
rukuk kita boleh baca Allahummaak
rakatu. Ya Allah aku rukuk karena engkau
bukan karena apa-apa. Wabika amantu dan
aku beriman kepadamu. Walaka aslamtu dan
aku tunduk kepadamu. Kemudian beraka
pendengaranku menjadi khusyuk kepadamu.
Was penglihatanku juga khusyuk kepadamu.
Whi dan otakku atau sumsumku. Waomi
tulangku wa asobi dan ototku semua
tunduk kepadamu.
Doa ini indah. Sehingga orang kalau baca
doa seperti ini dia mau tidak mau dia
akan khusyuk. Ya Allahumak wika amantu
aslam
wa
maknanya indah. Hafalah berusaha untuk
hafal agar kita variasi ketika sedang
rukuk.
Kalau kita samiallah liman hamidah rbana
lakal hamdu. Ya Allah kepada Engkaulah
seluruh pujian milamawati wal ard.
Pujian yang saya sampaikan kepadamu
adalah pujian sepenuh langit dan bumi.
Yang memenuhi antara langit dan bumi.
Bahkan lebih daripada itu yang kau
kehendaki. Itu pujian tanpa batas.
Kita baca gitu supaya kita muji Allah.
Makanya ee apa namanya? Orang akan
khusyuk. Kalau sujud jangan lupa selain
subhana rabbiyal a'la banyak doa-doa
sujud. Di antaranya Allahumma laka
sajadtu. Ya Allah karena Engkaulah aku
sujud. Wabika amantu wak aslamtu. Aku
beriman kepada engkau. Aku Islam
kepadamu. Sajada wajhilladzi khalaqahu
wasarahu waqo samahu wa basarahu.
Wajahku telah sujud kepada engkau yang
telah menciptakan wajah ini. Yang telah
memberi rupa wajah ini dengan berbagai
macam bentuknya. Wasyaqasama yang
membuka pendengaran buat kepalaku ini. W
basar yang buat mataku bisa melihat.
Tabarakallah asrul khqin. Maha suci
Allah sebaik-baik pencip pencipta.
Dia berdoa ini orang kan khusyuk. Dan
ketika sebelum akhir tasyahud tasyahud
kemudian jangan lupa baca doa.
Allahumfirli ma qaddamtu w akartu w
asart wantu w an minni w as w antal
muqad antal muakiru. La ilahaill anta.
Di antara doa tasyahud sebelum doa
setelah tasyahud sebelum salam ini.
Allahumfirli ma qadamtu. Ya Allah ampun
dosa yang telah aku lakukan. W aktu yang
akan aku lakukan. Wantu yang aku lakukan
dengan terang-terangan. W as yang aku
lakukan dengan sembunyi-sembunyi. W as
aku berlebihan dalam melakukannya. W an
dan dosa yang kau lebih tahu yang aku
tidak tahu atau aku lupakan. Aku tidak
tahu. Antal muqadim antal muhair. Yang
anda engkaulah yang menentukan, yang
memajukan mundurkan, ya Allah. Antal
muqadim, antal muakhir lailahaillallah
anta. Tidak ada sembahan kecuali engkau.
Maka orang ketika itu akan salat dengan
khusyuk.
Tib. Ini intinya kalau ingin khusyuk
nama-nama Allah harus direnungkan,
sifat-sifat Allah, kandungan makna-makna
ayat. Kalau kita sedang dengar ayat,
kandungan bacaan salat sangat penting.
Kemudian mungkin di antaranya kita lupa
variasi dalam kandungan bacaan,
dalam bacaan salat. Karena ini ee apa
namanya? Membuat kita tidak boring dan
tidak satu. Kalau kita baca saja
terkadang kita langsung otomatis ngomong
kita tidak pahami maknanya. Tapi kalau
kita variasi ini membuat kita semakin
khusyuk. Kemudian di antaranya tadi ee
ee meyakini Allah sedang menilai,
sedang menilai kita.
Makanya Allah berfirman, tawakal alal
alal azizir rahim. Kata Allah,
"Bertawakallah kepada zat yang maha
perkasa dan maha penyayang.
yang melihat engkau ketika kau sedang
berdiri salat
dan Allah melihat kau bagaimana gerakan
bersama orang sujudim.
Sesungguhnya Allah mendengar lagi jadi
Allah melihat kita. Allah sedang menilai
kita sehingga kita lebih khusyuk karena
kita sedang dinilai oleh Allah. Artinya
kalau seorang lagi salat ada CCTV semua
orang lihat dia khusyuk-ngkusyuk
terpaksa semua orang nilai tapi kita
tahu Allah sedang menilai salat kita.
Mungkin ini ibuibu yang dirahmati Allah
subhanahu wa taala bisa sampaikan semoga
Allah menganugerahkan khusyuk dalam
salat. Jangan lupa kita berdoa, "Ya
Allah marzuqna al khusyua fishat." Ya
Allah anugerahkanlah kepada kami khusyuk
dalam salat. Siapa yang khusyuk dalam
salat, dia akan nikmat. Kalau dia sudah
nikmat dalam salat, khusyuk dalam salat,
dia akan hobi salat. Tapi kalau dia
merasa salat berat, hatinya berat, susah
dia salatnya enggak semangat. Tapi kalau
dia sudah khusyuk, sudah tenang, dia
akan hobi salat. Seperti Nabi sallallahu
alaihi wasallam mengatakan, "Jilat fat."
Allah menjadikan kebahagiaanku dengan
salat. Rasulullah berkata, "Ya Bilal,
arihna salat." "Wahai Bilal,
istirahatkanlah kami dengan salat."
Kapan dia bisa nikmat dalam salat?
Ketika dia meraih kekhusyukan dalam
salat. Wallahu taala alam bib. Demikian
saja ibu yang dirahmati Allah subhanahu
wa taala. Insyaallah kita lanjutkan
kesempatan yang lain. Wabillahi taufik
hidayah. Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.