Transcript
44dG2U3w5oc • Penghalang - Penghalang Hidayah - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/2482_44dG2U3w5oc.txt
Kind: captions
Language: id
Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
Alhamdulillahi ala
ihsaniukrtin asadu alla
ilahaillallah wahdahu la syarikalahuiman
lnih wa ashadu anna muhammadan abduhu wa
rasuluh daila ridwanumma sholli alaihi
wa ala alihi wa ashabihi wa ikhwani.
Hadirin hadirat yang dirahmati oleh
Allah subhanahu wa
taala. Di antara nikmat yang sangat
agung adalah nikmat al-hidayah ya. Dan
hidayah ini benar-benar hak murni milik
Allah Subhanahu wa
taala. Ee
bukan bisa diperoleh oleh orang yang
memiliki harta yang banyak atau yang
memiliki kekuasaan. Ya, tidak ya. Siapa
yang Allah kasih hidayah maka dia akan
mendapatkannya. Dan siapa yang
Allah tahan hidayah darinya bahkan dia
tidak akan mendapatkannya. Ya, may
yahdillahu fala mudhillalah wam yudlil
fala hadiyalah. Siapa yang Allah beri
petunjuk maka tidak ada yang bisa
menyesatkannya. Dan siapa yang
disesatkan oleh Allah maka tidak akan
ada yang bisa beri hidayah kepadanya.
Bahkan para nabi juga tidak
bisa memberikan hidayah kepada orang
yang mereka cintai. Ya Allah telah
memberikan contoh yang banyak dalam
Al-Qur'an tentang para nabi. Ya, seperti
kita tahu bagaimana Nuh Alaih Salam
tidak bisa memberi hidayah kepada
istrinya dan putranya ya.
Ya, sampai dia berusaha di detik-detik
terakhir ya, ketika putranya akan
tenggelam, dia masih berkata, "Ya
bunayarkam maana wala tak maal kafirin."
Wahai putraku, naik dulu ke kapal kami
dan jangan kau termasuk orang-orang
kafir. Sampai dia menggunakan ya bunay
itu putrak dengan kata-kata yang penuh
dengan kasih sayang kepada putranya.
Tetapi putranya tetap ngeyel. nya
mengatakan jabali minal aku akan pergi
ke gunung yang bisa menolongku dari air
banjir ini. Ya, akhirnya waalainahumal
mauju fakana minal mugrqin. Akhirnya ada
ombak yang menghadang menghalangi antara
mereka berdua. Akhirnya dia pun
meninggal dunia. Itu pun Nabi Nuh masih
mendoakan putranya dan Allah akhirnya
tegur ya.
Ya Nuhu innahu laisa min ahlika innahu
amalun giri sh fala tasalni ma laisa bi
wahai Nuh sungguhnya putramu bukanlah
dari keluargamu sesungguhnya dia telah
melakukan amal yang tidak saleh itu dia
kafir maka jangan kau berdoa kepadaku,
meminta kepadaku apa yang kau tidak
punya ilmu tentangnya inni aiduka minal
jahilin aku nasihati engkau agar kau
tidak termasuk orang-orang yang
jahil tidak mampu memberi hidayah kepada
putranya nya istrinya pun dia tidak
mampu. Ratusan tahun dia dakwahi
ternyata tidak mampu. Demikian juga Nabi
Luth Alaih Salam, Nabi Luth ya yang
Allah ee mengatakan tentang Nabi Nuh dan
Nabi Luth ya. Ee kaata tahta abadaini
min ibadina shihaini fakonatahuma. Ya,
istri Nuh, istri Luth alaihialam.
Keduanya adalah istri-istri dari dua
hamba kami yang saleh. Kata Allah,
"Fakanuma." Namun kedua istri tersebut
berkhianat
kepada suami mereka. Ya, akhirnya
waqilanarakilin. Maka masuklah mereka
kalian berdua ke dalam neraka bersama
orang-orang yang pertama kali masuk
neraka. Bahkan kata para ulama, Nabi Nuh
dan Nabi Luth sama sekali tidak bisa
memberi sercerca harapan kepada
keduanya. Makanya Allah
berkatailar
maakilinarilin. Maka masuklah kalian
berdua wahai istri Luth dan istri Nuh
bersama orang-orang yang masuk neraka.
Yaitu tidak ada dikatakan di neraka
kalian karena kalian dua istri Nabi.
Kalian berdua istri nanti masuk
nerakanya belakangan. Enggak masuk
bareng bersama yang lainnya. Masuk
bareng bersama yang lainnya. Sehingga
Nuh dan Luth alaihialam tidak bisa
memberi harapan kepada mereka berdua di
akhirat sama sekali. Bahkan mereka
berdua masuk neraka bersama yang
lainnya. Dan Allah juga beri contoh Nabi
Ibrahim Alaih Salam yang tidak bisa
memberi hidayah kepada ayahnya ya sampai
berusaha berdakwah dengan se baik
mungkin dengan selembut mungkin namun
tetap tidak mendapat hidayah bahkan
ayahnya marah. Dia berkata, "Laillam
tantahi laarjumannaka wahjurni maliya.
Kalau kau tidak berhenti dakwahi aku
wahai Ibrahim," kata ayahnya, "Aku akan
merajam engkau. Wahjurni malia
tinggalkan aku." Ya. Dan Nabi Ibrahim
Alaih Salam meninggalkan ayahnya dengan
penuh kesedihan.
Ya, demikian juga ee Nabi Muhammad
sallallahu alaihi wasallam ya begitu
semangat mendakwahi pamannya Abu Thalib
yang sangat dia cintai. Ya. Dan Abu
Thalib itu manzilahnya seperti ayahnya
sendiri karena Abu Thalib dan Abdullah
ayahnya Nabi saudara kandung. Dan Abu
Thalib mencintai Nabi seperti layaknya
anaknya sendiri bahkan lebih cinta
daripada anak-anaknya. Ya, oleh
karenanya Nabi sangat sangat sayang
kepada Abu Thalib. Namun ketika dia
meninggal
ya atau Rasulullah dakwahi dengan
berbagai macam dalil, bukti dan itu
diketahui kebenarannya oleh Abu Thalib.
Namun hidayah di tangan Allah Subhanahu
wa taala. Akhirnya ketika Abu Thalib
sakit keras maka Nabi sallallahu alaihi
wasallam pun mendakwahinya di akhir
hayatnya. Namun tetap dia memilih di
atas agama kesyirikan. Maka Nabi
berkata, "La
astagfirnallaha laka malam unha anka."
Saya akan mohon ampunan kepada Allah
untuk engkau wahai pamanku selama aku
tidak dilarang. Rasulullah ada perasaan
mungkin dilarang dan benar akhirnya
Allah melarang. Allah turunkan firmannya
maana linadina amanu ayastagfiru lil
musyrikina wu tidak pantas bagi nabi dan
orang yang beriman untuk mohon ampunan
kepada orang musyrikin meskipun karib
kerabat. Kemudian Allah turunkan ayat
khusus tentang Abu Thalib. Innaka la
tahdi man
ahbabta wakinnallaha yahdi ma yasya. Kau
tidak bisa beri petunjuk kepada orang
yang kau cintai. Tetapi Allah beri
petunjuk kepada siapa yang Allah
kehendaki. Maka ini semakin menjelaskan
bahwasanya hidayah benar-benar hak Allah
Subhanahu wa taala. Maka siapa yang
dapat hidayah maka dia tahu bahwasanya
murni itu dari Allah Subhanahu wa taala.
Ya. Ya. Nabi saja tidak bisa beri
hidayah. Ya. Ya. Benar. Nabi sallallahu
alaihi wasallam bisa menjelaskan dengan
penjelasan
terbaik. Kata Allah, "Laqod jaakum
rasulum min anfusikum azizun alaihi
anitum harisun alaikum bil mukminin
raufurahim." Terkumpul pada Nabi
sebab-sebab penjelasan yang terbaik,
sebab-sebab hidayah. Kata Allah, "Telah
datang kepada kalian seorang rasul dari
kalian." Itu kalian kenal dia, kalian
tahu siapa Muhammad? Ya, orang yang
amanah, yang jujur, akhlak mulia ya. Min
anfusikum azizun alaihi anittum.
Kemudian dia merasa berat apa yang berat
bagi kalian. Harisun alaikum dan sangat
semangat kalian dapat petunjuk. Bil
mukminina raufurahim. Sangat sayang
kepada orang-orang beriman. Artinya
terkumpul pada Nabi segala sebab
hidayah. Ya. Dan Allah mengatakan wa
innaka latahdiat mustaqim. Dan engkau
sungguh-sungguh benar-benar memberi
penjelasan itu hidayatul irsyad.
petunjuk kepada jalan yang lurus. Namun
siapa yang membuka hati manusia untuk
menerimanya? Siapa? Allah Subhanahu wa
taala. Nabi tidak tidak mampu. Nabi
tidak tidak mampu. Ya, Nabi tidak
mampu. Bahkan pernyataan sebagian
sahabat saya lupa Abu Bakar atau Umar
ya. Seandainya pamanmu masuk Islam, kami
lebih suka daripada orang tua kami yang
masuk apa? Islam. Subhana. Saking
bagaimana mereka tahu cintanya Nabi
kepada siapa? kepada Abu Abu Thalib. Dan
Allah mengatakan, "Innaka la tahdi man
ahbabta." Kau tidak bisa beri petunjuk
kepada orang yang kau cintai. Maka dari
sini ketika seorang mendapatkan hidayah
maka dia yastasyir itu dia benar-benar
hendaknya merenungkan merasakan
bahwasanya ini adalah karunia yang luar
biasa dari Allah. Allah telah memilihnya
dari sekian miliaran manusia dipilih
untuk mendapatkan hidayah Islam.
Kemudian Allah pilih dia lagi untuk
mendapatkan hidayah sunah dan Allah
pilih dia lagi misalnya untuk
mendapatkan hidayah istiqamah ya. Dan
ini adalah ee kenikmatan yang ee yang
luar biasanya
tayib.
Ee oleh
karenanya meskipun sebab-sebab hidayah
sudah terkumpul, jika Allah tidak
berkehendak maka tidak akan dapat
hidayah. Sebagai contoh misalnya
misalnya orang
munafik. Orang munafik mereka
sebab-sebab hidayah sudah meliputi
mereka. Mereka tinggal bersama Nabi ya.
Mereka juga salat berjamaah bersama
Nabi. Mereka juga dengar ceramah Nabi.
Ya, mereka tapi mereka munafik. KTP-nya
Islam, zahirnya Islam tapi batinnya apa?
ka kafir. Mereka juga melihat akhlak
Nabi. Mereka juga lihat mukjizat Nabi
sallallahu alaihi wasallam. Apa yang
kurang? Satu aja, Allah tidak kasih apa?
Hidayah. Sebab hidayah sudah full. Tapi
mereka tidak
beriman. Mereka tidak beriman karena
tidak dikasih hidayah oleh Allah
Subhanahu wa taala.
Ya. Ya. Sebaliknya ada orang jauh dari
sebab hidayah tapi Allah kasih hidayah.
Contoh Salman al-Farisi. Salman
al-Farisi tinggal di tengah-tengah kaum
Majusi. Jauh di Persia, jauh dari Hijaz,
jauh dari Makkah dan Madinah. Ya.
Kemudian bapaknya adalah pembesar
Majusi. Ya. Tapi subhanallah Allah kasih
hidayah sehingga dia berjuang dengan
perjalanan imannya sampai dia berjuang,
berjuang, berjuang sampai jadi ee jadi
budak akhirnya ya di diperjual belikan
sampai jadi budak. Akhirnya dia menebus
dirinya supaya bisa mendapatkan apa?
Hidayah. Siapa yang sangka orang seperti
Salman bisa dapat apa? Hidayah. Allah
yang kasih
hidayah. Sama kalau kisah zaman sekarang
seperti Syekh Abdullah Suidi, ya adik
kelas saya ya di Madinah. Dari Swedia
orang bule ya, tinggal di tengah
komunitas Nasra bahkan ateis ya.
Tahu-tahu dapat hidayah. Sampai sekarang
saya dengar keluarganya masih nonmuslim.
dari komunitas tahu-tahu belajar di
Madinah, sekarang jadi doktor bahkan
jadi
pendakwah dan diundang ke mana-mana.
Punya buku tiga jilid tentang pembantah
syubhat-syubat ateis dalam tulisan
bahasa
Arab. Gimana ini orang boleh ngalahin
kita?
Gimana? Kita masih boleh potan ya. Dia
Subhanallah. Siapa yang sangka ya bisa
dapat hidayah di tengah-tengah lautan
kesesatan?
di tengah lautan dunia glamornya hidup
dunia ya kenyamanan tahu-tahu dia dapat
apa hidayah ya kalau Allah berkehendak
kasih hidayah dapat apa dapat hidayah ya
oleh karenanya ini yang saya ingatkan
bahwasanya hidayah murid dari Allah oleh
karenanya minta kepada Allah subhanahu
wa taala dan di antara doa yang paling
ditekankan bagi kitaalah doa minta
hidayah ihdinasiratal mustaqim ya ini
doa yang wajib bagi kita kalau Kalau
kita salat selalu baca doa ini. Kita
kalau salat lima waktu setiap rakaat
harus baca doa ini. Dan bahkan kalau
kita perhatikan Al-Fatihah mukadimahnya
semuanya untuk menuju doa ini ya. Kita
kan ihdinas alhamdulillahirabbil alamin.
Ini pujian semua kita tahu di antara
adab doa adalah memuji Allah.
Alhamdulillah rabbil alamin muji Allah.
Arrahmanirrahim muji Allah. Maliki
yaumiddin muji Allah. Kemudian iyaka
na'budu wa iyaka nastain. Bertawasul
dengan amal. Sesungguhnya Allah hanya
kepada Engkaulah kami beribadah dan
hanya kepada kami mohon pertolongan.
Kemudian baru minta. Jadi di Al-Fatihah
itu isinya pertama memuji Allah kemudian
bertausul dengan amal saleh kemudian
berminta. Mintanya apa? Ihdinasiratal
mustaqimatadina anamta alaihimil magdubi
alaiimadin. Amin. Ini semua satu
rangkaian. Tunjukkanlah kami jalan yang
lurus ya. Yaitu jalan orang-orang yang
telah Kau beri nikmat kepada mereka. itu
jalannya para nabi, para para siddiqin,
para ee syuhada, para salihin. Bukan
jalan orang yang engkau murkai, yaitu
Yahudi maupun apa?
Nasra. Maka ini dalil bahwasanya doa
teragung adalah doa minta hidayah. Doa
minta hidayah. Tib. Hidayah tentunya
mungkin ada yang bertanya, "Ustaz, kita
sudah dapat hidayah, ngapain minta
hidayah?" Hidayah banyak ya. Hidayah
banyak. hidayah dari kufur menuju apa?
Is Islam. Ya. Kemudian hidayah dari ee
bidah menuju sun sunah. Hidayah dari
maksiat menuju ketaatan. Ini semua
hidayah.
Hidayah. Kemudian
hidayah untuk istiqamah itu juga apa?
Hidayah. Saya ulangi. Hidayah dari kufur
menuju apa? Islam. Kalau itu kita semua
sudah dapat, alhamdulillah. Bahkan kita
lihat langsung muslim ya. Yang kedua,
tapi hidayah dari apa? Bidah menuju apa?
Sun sunah. Tidak semua orang dapat.
Kemudian hidayah dari maksiat kepada
keta ketaatan mungkin dan pasti di
antara kita masih ada melakukan apa?
Maksiat. Kita butuh hidayah untuk
meninggalkan maksiat tersebut menuju
ketaatan. Kalau sudah ketaatan, maka
hidayah untuk bertahan istikamah di atas
ketaatan tersebut. Kalau sudah mendapat
ketaatan butuh ketaatan yang lain.
Karena ketaatan tidak sedikit, masih
banyak. Maka kita butuh hidayah-hidayah
yang lain agar bisa terbuka cakrawala
ketaatan yang yang lain. Kalau sudah
terbuka cakrawala ketaatan, kita pengin
menjalani ketaatan tersebut dengan
sempurna. Kita salat butuh hidayah,
tidak selalu kita salat khusyuk. Ya,
kita haji butuh hidayah agar haji bisa
dengan baik. Ya, kita bisa umrah dengan
hidayah Allah Subhanahu wa taala. Kita
dakwah dengan hidayah agar dakwah yang
benar. Kita ngurus anak istri dengan
hidayah agar bisa ngurus mereka dengan
benar. Sehingga kebutuhan hidayah
selalu. Tidak ada satu detik pun kecuali
seorang hamba butuh kepada apa? Hidayah.
Makanya wajar jika kita selalu berdoa
ihdinasiratal mustaqim. Jangan terbayang
petunjuk cuma dari kufur ke Islam.
Enggak. Hidayah itu
luas. Hidayah itu luas. Oleh karena Nabi
sallallahu alaihi wasallam doanya banyak
minta hidayah. Allahum nasalukal huda
wat tuq. Allahumma inasalukal huda wat
tuqa. Ya Allah berilah aku petunjuk.
Allahumahdiqbi. Ya Allah berilah
petunjuk kepada hatiku. Rasulullah minta
hidayah ya.
Ya. Kemudian hidayah untuk istiqamah ya.
Ya
muqbal
ya. Doa Nabi sallallahu alaihi wasallam
banyak minta hidayah. Apa doa Nabi Allah
ketika berjalan menuju salat subuh?
Allahumal fiqbi nuron wafi apa? Nuron
wafi bash itu hidayah. Ya Allah berikan
hidayah kepada nur. Maksudnya apa?
Hidayah. Agar hatiku dapat hidayah. Agar
pendengaranku di atas hidayah. Agar
penglihatanku di melihat hidayah.
FQuran tahti nuran itu agar terjaga.
Agar terjaga
ya
maka hidup ini selalu butuh hidayah.
Kita aja menghadapi permasalahan kita
enggak tahu mulai dari mana, bagaimana
menghadapinya. Ada masalah depan kita,
kita butuh hidayah Allah. Allahum ya
Allah berilah petunjuk kepadaku agar aku
bisa menjalani ujian ini. Menjalani
ujian. Butuh hidayah enggak? Butuh.
Kalau enggak kita bingung, kita
terjungkal, kita terjatuh.
Ya
wamasullah harf
waahu
apaitun di antara manusia yang menyembah
Allah cuma di pinggiran. Kalau dapat
nikmat dia bertahan, kalau dapat ujian
dia terjungkal.
Ya, tidak semua orang bisa kokoh, tegar
ketika menghadapi ujian. Maka hidayah
benar-benar di tangan Allah dan mintalah
kepada Allah. Dan di antara doa qunut
Nabi sallallahu alaihi wasallam,
Allahumahdina fiman hadait. Ya Allah,
berilah aku
petunjuk agar aku bisa bersama
orang-orang yang telah Engkau beri
petunjuk.
Ee ikhwan dan akhwat yang dirahmati
Allah subhanahu wa taala, maka sinilah
kita terbuka cakrawala kita tentang
ternyata hidayah itu banyak modelnya dan
kita membutuhkan semua hidayah-hidayah
tersebut
ya. Namun di sana ada hal-hal yang
menghalangi hidayah. hal-hal yang
menghalangi hidayah yang menjadikan
seorang akhirnya
tidak menyambut hidayah tersebut. Ya,
meskipun sebab-sebab hidayah sudah
sangat banyak.
Ya, saya akan sebutkan beberapa
ee sebab penghalang hidayah ya.
Yang
pertama terhalanginya seorang dari
hidayah
karena ee kejahilan. Karena apa?
Kejahilan.
Ya, karena
kejahilan. Banyak orang benci dengan
Islam karena tidak tahu tentang hakikat
apa? Islam. Banyak orang benci dengan
sunah karena tidak tahu hakikat apa?
Sunah. Ya. Maka dikatakan berpatah,
"Anasu a'dau ma jahilu." Ya, manusia itu
adalah musuh memusuhi apa yang dia tidak
tahu. Manusia memusuhi apa yang dia
tidak tidak. Kalau tidak dia tidak tahu,
tidak kenal maka tak sayang. Ya, maka
dia
musuhin. Maka di antara sebab seorang
terhal hidayah tidak mau
belajar. Kalau dia belajar, dia
mengetahui, mendalami, maka dia akan
menyambut hidayah tersebut.
Ya, alhamdulillah banyak kita dengar
orang-orang nonmuslim yang kemudian
belajar Islam ya, kemudian ee akhirnya
mengenal Islam melalui tulisan-tulisan,
artikel-artikel. Akhirnya banyak di
antara mereka yang masuk apa? Islam.
Karena kalau yang mereka dengar ya beda.
Mereka mendengar Islam itu begini begini
begini. Setelah mereka membaca, mereka
berinteraksi dengan orang Islam,
akhirnya banyak di antara mereka yang
masuk Islam. Maka ini terkait kufur
kepada Islam. Demikian juga terkait
dengan sunah, butuh belajar. Ya, banyak
orang memusuhi ajaran-ajaran sunah
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
karena tidak tahu ya. tidak tahu. Tapi
kalau mereka duduk di majelis ilmu,
mereka mempelajari, mereka mendengar,
mereka ee menilai ya dengan
dengan hati yang bersih, maka banyak di
antara mereka akhirnya senang dengan
sunah dan akhirnya mengikuti jalan jalan
sunah. Maka di antara hal yang
menghalangi seorang dari hidayah tidak
mau mendengar, tidak mau belajar, tidak
mau mengetahui, ini adalah naun minal,
salah satu bentuk berpaling dari jalan
Allah Subhanahu wa taala. Enggak,
enggak, enggak mau. Saya enggak mau,
saya enggak mau hadir, saya enggak mau
dengar, saya enggak mau baca sedikit
pun, gak mau. Ya, sehingga tetap
memusuhi sesuatu yang dia tidak ketahui
hakikatnya, ya.
Padahal kalau dia tahu dia akan nyaman
di ee dalam kebenaran tersebut. Ya,
makanya ee saya dulu aja waktu belum
kenal sunah ya. Saya malas sebenarnya
malas kan ada kajian di situ ada di
Jogja saya enggak mau. Tapi ada seorang
ikhwan yang sabar dia bilang, "Ayo, ayo
Mas kita ke sana." Enggak, enggak ah.
Enggak. Ke sana, ke sana aja. Loh, dia
paksa-paksa sampai saya merasa enggak
enak sampai saya harus duduk di kajian
kajian di salah satu ustaz di Jogja. Ini
salah satu sebab hidayah. Saya sudah
enggak mau dia paksa aja ketemu saya di
masjid. Ayo, ayo coba nanti saya jemput
saya antar dia antar saya ya antar
sampai saya merasa enggak enak sampai
akhirnya saya ke sana ngobrol sama sang
ustaz. Ternyata ustaznya nyaman.
Akhirnya saya ikut kajian. Akhirnya
akhirnya jadi
begini maksud saya ee di antaranya
karena saya sudah dengar yang enggak
enak-ngak enak tentang sunah. Oh gini
beginilah inilah anulah. Jadi saya sudah
antipati sebelumnya dan itu saya alami
sendiri. Saya antipati tapi ada satu
ikhwan yang ya udah enggak usah dengar
cuma coba dulu deh dia paksampai saya
enggak enak sama dia. Saya datang dengan
merasa tidak enak tapi ya daripada dia
marah mending saya hadir aja. Ya, saya
pengin tahu sih juga. Akhirnya timbul
kepo pengin tahu akhirnya nyaman.
Akhirnya apa? Nyaman ya. Oleh karenanya
salah satu bab tertolaknya hidayah
karena tidak mendalami, tidak
mengetahui, hanya mendengar dari sisi
yang buruk-buruk tanpa mempelajari
hakikat sesuatu tersebut. Bab yang kedua
di antara sebab penghalang hidayah
adalah aljalisus su yaitu teman yang
buruk. Itu cirkel yang cirkel yang
buruk. Ini juga adalah ee salah satu
sebab utama ya ee yang Allah sebutkan
dalam Al-Qur'an bagaimana seorang
menyesal masuk neraka gara-gara
temannya.
Dalam surat Alfurqan kata Allah
Subhanahu wa taala, "Di hari kiamat
kelak orang zalim akan menggigit
tangannya." Itu menunjukkan penyesalan.
Jengkel, nyesal. Ya. Yaakulu
yail. Dia berkata, "Seandarnya saya dulu
mengikuti jalan
rasul." Ya laitani lam attakit fulanan
khalila. Ya wailata laitani lam att
fulana khil. Celaka aku. Kenapa saya
dulu tidak menjadikan si fulan Kenapa
saya menjadikan si fulan sebagai
teman? Laq adaniikri. Sungguh dia telah
menyesatkan aku dari petunjuk bada
jaani. Setelah petunjuk datang kepadaku.
Teman buruk ini membuat dia tersesat
gara-gara salah berteman, gara-gara
salah circle. Ya. Jadi ternyata di
akhirat ada orang yang ee masuk ee
neraka gara-gara ngikutin apa
temannya. Ya wailata laitani lam attakit
fulanan khila. Seandainya dulu saya
tidak menjadikan si fulan sebagai teman.
Yaarallah jadi teman akhirnya mengikuti
dia akhirnya masuk neraka ee jahanam.
Ya, karena pertemanan itu mengharuskan
adanya sinkronisasi ya.
Makanya sepanjak ada
berkatailal
wasalqini. Ya, kalau kau ingin tahu
seseorang enggak usah tanya tentang dia.
Tanyalah tentang teman dekatnya siapa.
Yain bilqtadi. Sungguh teman itu hanya
mengikuti temannya saja. Ini perkataan
seorang peny. Jadi kalau mau tahu
tentang seorang enggak usah tanya-tanya
temannya modelnya apa. Dia pasti mirip
dengan apa temannya. Dan Rasul sahu al
wasallam berkata, "Alar al
khilii
ahadukumil." Seorang berdasarkan agama
teman dekatnya. Khalil maksudnya teman
sahabat dekatnya. Maka seorang hendaknya
milah-milih memfilter siapa yang mau
dijadikan teman. Karena kalau kita
sering jalan sama dia, entah kita
terpengaruh dia, entah dia terpengaruh
kita, pasti sinkron. Kalau enggak
sinkron, kita enggak bisa berteman
dengan dia. Ya, kalau kita lemah, ya
syaksiah itu kepribadian kita lemah,
kita kebawa. kita ke bawa hanya
mengikuti ee jalan teman ee tersebut.
Ya, karenanya di para ulama menyebutkan
di sebab Abu Thalib tidak dapat hidayah
karena atau terhal dari hidayah karena
temannya. Dia temannya padahal di akhir
hayat dia hampir dapat hidayah.
Ketika sakit keras, maka datanglah ee
Nabi Muhammad sallallahu alaihi
wasallam untuk mendakwahi pamannya. Ya.
Maka setelah perjalanan sekian lama, ya
Rasulullah
sejak dapat diangkat menjadi seorang
rasul ya dan Abu Thalib wafat pada tahun
10 kenabian. Itu 10 tahun dia mengenali
dakwah Muhammad sallallahu alaihi
wasallam. Dan 10 tahun tersebut dia
membela dakwah Nabi sallallahu alaihi
wasallam. Dan dia tahu benar tentang
kebenaran dakwah Nabi Muhammad
sallallahu alaihi wasallam. Makanya dia
pernah menunjukkan ya pembelaan dia
kepada Nabi sallallahu alaihi wasallam.
Dia berkata, "Wallahi lan yasilu ilaika
bidatin hatta fiturabi dafina." Kata
dia, "Demi Allah, mereka tidak bakalan
bisa mukul engkau wahai ponakanku sampai
aku masuk liang lahad baru mereka bisa
pukul engkau." Ya, pernyataan luar biasa
ya. Saya akan bela mati-matian. Dan dia
tahu tentang kebenaran dakwah Nabi
sallallahu alaihi wasallam.
Dia berkata
wq
Muhammad kata Abu Thalib, "Sungguh aku
telah tahu agama terbenar adalah agama
Muhammad dari seluruh agama-agama
orang-orang." Jadi, Abu Thalib, dia
seorang pedagang. Dia sudah melihat
berbagai macam model agama. Dia sering
ke negeri Syam. Dia tahu agama Yahudi.
Dia tahu, dia tahu agama Nasra. Dia tahu
agama Majusi. Dia tahu agama musyrikin,
penyebab berhala. Dan dia tahu agama
Muhammad. Dia tahu model-model agama. Ee
dia mengatakan, "Aku telah mengetahui
seluruh agama dan aku tahu agama yang
terbaik agamanya ponakanku Muhammad
sallallahu alaihi wasallam. Walulal
malamatu. Kalau bukan karena cercaan,
wahid masabbatin, karena untuk
menghindari cacian. Lawahan baka mubina.
Sungguh kau telah dapati aku akan
jelas-jelas masuk Islam. Dan Nabi
sallallahu alaihi
wasallam tetap semangat mendakwahi
pamannya. Ya, sampai ketika akhir
hayatnya maka Rasul sahu alaihi wasallam
pun datang jenguk
pamannya. Maka Rasulullah berkata, "Ya
ammi qul lailahaillallah kalimatan
uhajul laka biha indallah." Wahai
pamanku ucapkan
lailahaillallah
suatu statement yang aku akan bela
engkau di sisi Allah Subhanahu wa taala.
Kalau kau ngomong ini aja
lailahaillallah, aku akan bela engkau di
hari kiamat kelak. Sampai sebagian ulama
mengatakan seandainya Abu Thalib masuk
masuk Islam maka kedudukannya mungkin
sejajar dengan Abu Bakar dan Umar.
Bahkan mungkin lebih ya kalau dia masuk
Islam. Ya, karena Rasulullah bilang,
"Aku akan bela engkau di hari kiamat
kelak." Ya, kenapa? Karena jasanya luar
biasa. Yang rawat Nabi masih kecil
siapa? Abu Abu Thalib.
Abu Thalib yang yang ngurusi Nabi
sallallahu alaihi wasallam. Ketika Nabi
diboikot oleh orang-orang Quraisy, Nabi
tinggal di mana? Di Syib Abi Thalib. Itu
di tempat wilayah daerah milik Abu
Thalib situ. Dan seluruh Bani Hasyim
kafir maupun muslim bela Muhammad
sallallahu alaihi wasallam. Ya, karena
apa namanya? Karena ee hamiyah itu
karena kesukuan yang memimpin pembelaan
tersebut. Abu Abu Thalib. sabar hidup
susah bersama Nabi selama 3 tahun ya
diboikot ya oleh orang-orang Quraisy
ketika itu ya enggak ada yang berani
mukul Nabi sedikit pun ketika Abu Thalib
masih masih hidup jadinya jasanya luar
biasa seandainya dia masuk Islam mungkin
kedudukannya di surga sejajar dengan Abu
Bakar dan Umar atau mungkin lebih
daripada itu. Tapi dia tidak mau masuk
Islam kenapa? Karena ada temannya ketika
itu. Kata Rasul sahu al wasallam, "Ya
ammi lailahaillallah kalimatan
uhajulakahah." Pamanku, ucapkan laillah
suatu kalimat yang aku bela engkau di
sisi Allah. Tiba-tiba ada Abu Abu Jahal
dan ada temannya satu. Mereka berdua
berkata, "Ataruillati Abdul Muthalib."
"Wahai Abu Thalib, kau benci dengan
agama
bapakmu Abdul
Muthalib." Faada. Maka Rasulullah ulangi
lagi. Ya ammi qul la ilahaillallah
kalimatan uhajulaka bihaallah. Wahai
pamanku, ucapkan kalimat lailah. Aku
akan bela engkau di sisi Allah Subhanahu
wa taala. Fa aada keduanya temannya tadi
ngulangi
lagi. Apakah kau benci dengan agama
bapakmu? Fakana akhir maqal hua ala
millati Abdul Muthalib. Maka akhir
hayatnya dia di atas agama Abdul
Muthalib. Seandainya Abu Jahal dan
temannya tidak hadir, kira-kira Abu
Thalib masuk Islam enggak? Masuk Islam.
Hah?
Kenapa? Seandainya temannya enggak
datang tadi, kira-kira Abu Thalib masuk
Islam? Enggak masuk Islam. Enggak ada.
Insyaallah. Ya, cuma, cuma ada dua orang
ini repot. Dia mau bilang Islam enggak
enak sama dua temannya. Kalau temannya
enggak ada, dua antara dia dengan Nabi
aja
selesai. Tapi enggak ada teman dua dia
enggak enak. Ya ini teman lama gimana?
teman
gua akhirnya masuk neraka meskipun
nerakanya yang paling
ringan. Dia satu-satunya orang kafir
yang berhak mendapatkan peringanan azab.
Hukum asal orang kafir enggak dapat
peringanan azab. Ya.
Ya. Walladina kafar lahum nahur
jahannama ya. W yukhafaum minabiha.
Kata, kata Allah subhanahu wa taala,
orang kafir tidak akan diringankan
azabnya. Ya, tidak ada orang kafir
diringankan azab azabnya tidak akan
diringankan kecuali siapa? Abu Abu
Thalib. Makanya ketika Abu Thalib sudah
meninggal, Ibnu Albbas bin Abdul
Muthalib bertanya kepada Rasulullah, "Ya
Rasulullah, ya Rasulullah,
ya, apa yang bisa kau lakukan terhadap
pamanmu?" Innahuana yahut yahut
lakauaka. Dia dulu melindungimu. Dia
dulu marah karena engkau. Apa ada enggak
bisa yang kau lakukan buat paman
pamanmu? Karena Abu Thalib saudaranya
Alabbas. Ya, sama-sama pamannya Nabi.
Alabbas bin Abi Thalib paman Nabi. Abu
Thalib paman. Jadi tanya gimana kakak
kita tuh gimana? Bisa enggak kau bantu
wahai ponakan? Maka Nabi mengatakan
laula ana lana fidil asfala minanar hua
fidohdohin
minanar. Kalau bukan karena aku, dia
sudah di neraka jahanam yang paling
bawah. Kenapa Abu Thalib kalau bukan
karena syafaat Nabi berada di neraka
paling
bawah? Karena dia sudah tegak hujah
kepada dia seluruh
hujah. Dia tahu benar Muhammad
sallallahu alaihi wasallam. Dia tahu
kebenarannya. Dia kenal betul Muhammad
ini ponakannya. Dan dia tahu benar
mukjizat Nabi. Dia tahu
semuanya tapi masih
ngeyel. Harusnya di neraka yang paling
apa daar tetapi karena laula ana laka
kalau bukan karena aku neraka paling
dasar. Tapi kata Nabi, hua fi dohdohin
minanar. Dia berada di percikan api
neraka. Dahdah itu
adalah apa? Sungai yang surut. Kalau
seorang berjalan, maka airnya cuma
sampai di kakinya, tidak sampai melebihi
mata mata kaki. Maka dalam sebagian
riwayat yang lain kata Nabi sallallahu
alaihi wasallam, "Inna ahaban
yaumalqiamah Abu Thalib
wahua
minar yli bihima dimaguh." Orang yang
paling ringan azabnya di neraka adalah
Abu Thalib. dia pakai sendal api,
sendalnya saja. Jadi, apinya cuma di
bagian kaki bawah aja ya. Dan ternyata
otaknya
mendidih. Antumnya kalau jalan misalnya
di
di Makkah, di Madinah kemudian musim
panas gak pakai sendal, jalan di uh
panas sekali. Enggak kuat ya, Pak ya.
Panas atau di aspal lagi panas. Kalau di
sini panasnya enggak terlalu. Tapi kalau
di Arab Saudi panas sekali ya. Kita leat
sendal, kalau tegel yang bukan tegel
yang putih. Tegel yang warna itu panas
sekali ya. kita enggak kuat. Kita jalan
sebentar sudah melepuk kaki. Gimana
kalau pakai sendal api apalagi api
neraka maka otak
mendidih? Maka yang menyebabkan Abu
Thalib tidak masuk Islam perah
menyebutkan dianya karena ini karena
teman-teman circle. Ccle ini bahaya ya.
Ibu-ibu jangan salah circle ya.
Hati-hati sebagian wanita salah ccle
akhirnya repot ya duniawi ya.
malas
ngaji ee circle membantah suami ya. Ada
kalau ketemu temannya ibu-ibu yang lain,
"Loh, kamu kok nurut banget sama suami?
Jangan begitu, jangan dibodohin sama
suami." Ah, ini ccle pembantah apa?
Suami. Diajarin caranya membantah apa?
suami ya diajarin cara untuk mengambil
uang suami diajarin gimana untuk duniawi
sehingga
pikirannya beli yang branded-branded
salah pergaulan, salah circle. Tadinya
pakai kantong plastik mau
zuhud, sekarang harus
bermerek. Siapa yang ngajarin? Salah
ccle.
Kasihan siap sama Bapak-bapak juga
begitu ya. Salah sircle.
Bahaya. Tib. Jadi maksud saya ini
penting ya. Ketika kita salah lingkungan
maka bahaya
ya. Maka
bahaya
Tib. Maka seorang berusaha ya mencari
teman yang baik agar dia tidak terhalang
dari apa? hidayah. Dan kalau kita
berteman dengan yang baik insyaallah
dapat keberkahan itu teman-teman berkah
majelis berkah ya.
Kegiatan kita juga diberkahi oleh Allah
Subhanahu wa taala. Makanya saya sering
sampaikan tentang kisah tiga orang yang
berjalan dari Bani Israil kemudian turun
hujan kemudian mereka masuk goa. Mereka
masuk goa untuk berlindung tahu-tahu
turun batu nutupin goa. Akhirnya mereka
tiga berdoa. Ternyata mereka tiga orang
saleh semuanya. Satu berdoa tentang
berbakti sama orang tua. Akhirnya batu
kebuka dikit minta gua tapi belum bisa
keluar. Satu lagi berdoa tentang
bagaimana dia ee apa namanya? menjaga
dirinya sehingga meninggalkan
kemaksiatan karena Allah sehingga
terbuka lagi. Yang ketiga tentang
amanahnya. Bagaimana dia mengembalikan
gaji anak buahnya akhirnya terbuka.
Akhirnya mereka keluar. Seandainya tiga
orang tersebut satunya tukang
maksiat, enggak terbuka itu pintu
goa. Paham? Makanya dengan teman-teman
yang sama-sama satu visi, sama-sama
berusaha akhirat, orientasi akhirat,
itulah cirkel yang benar.
yang akan terbuka bagi kita banyak
hidayah. Tapi kalau kita sudah teman,
ternyata duniawi, duniawi banget yang
tidak ingat-ingat pada akhirat inat oleh
duniawi. Bahkan buat kita lalai
dari
agama, selalu ingat dunia bahkan yang
tadinya kita ikhlas malah diajarin untuk
ri untuk selalu publish, untuk posting,
akhirnya kita tersibukkan dengan
duniawi. Ini banyak dari hidayah
terhalang dari kita. Banyak terhalang
dari hidayah dari dari kita. Nah, maka
seorang
hati-hati jangan sampai salah sleal.
Kalau snya membuat dia jauh dari Allah,
maka tinggalkan sircal tersebut. Kalau
tidak akan banyak hidayah yang mental
darinya ya. Karena banyak sudah kalau
sudah terkait dengan kepentingan susah.
Susah salah sirkel, salah bergaul, masuk
dalam bisnis yang enggak benar sudah mau
kasih petunjuk ada kepentingan di situ.
Ada
kepentingan. Kita bilang sunahnya kayak
gini enggak tutup mata. Kenapa? ada
kemanfaatan dunia didapatin sehingga
akhirnya banyak hidayah mental gara-gara
hal tersebut. Tib di
antara penghalang hidayah yang ke
berapa? Tiga. Yang ketiga. Sombong.
Sombong. Ya Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam bersabda ketika ada seorang
Rasulullah berkata dalam hadisnya manana
fiqatin min kibrul
jann tidak masuk surga orang yang dalam
hatinya ada kesombongan meskipun
seringan zarah. Ada seorang bertanya
Rasulullah eh seorang yuhibbu yakuna eh
hasanan wluhu hasanatan. Kalau seorang
senang bajunya bagus sendalnya bagus
apakah itu sombong? Kata Nabi, "Bukan.
Innallah jamil yuhibbul jamal." Allah
maha indah. Allah suka keindahan.
Kemudian kata Nabi sallallahu alaihi
wasallam,
"Alkibr ee batarul haqtunas." Kiber
adalah menolak kebenaran dan merendahkan
orangor lain. Di antara kibir itu
menolak apa?
Kebenaran. Batrul
haq. Dan Rasulullah mendahulukan batrul
haq daripada ghamtunas. Menolak
kebenaran dari Rasulullah dahulukan
penyebutannya baru kemudian Rasulullah
merendahkan manusia. Kenapa? Karena
batral haq itu sombong di hadapan Allah
dan Rasul-Nya. Itu lebih parah karena
kebenaran datang dari Allah dan
Rasul-Nya kemudian di ditolak. Ya. Jadi
dia sombong di hadapan Allah dan
Rasulnya. Makanya sombong yang paling
bahaya. Sombong yang menjadikan seorang
menolak hidayah, menolak apa? Kebenaran.
Lebih lebih parah daripada sombong
merendahkan orang orang lain. Mungkin
dia sama orang lain tawadu, tapi ketika
datang kebenaran dari Allah, dia tolak.
Karena dia enggak sombong, merasa
pintar, merasa ini, merasa anu, dia
tolak
ngeri. Maka kesombongan yang par adalah
kesombongan di hadapan Allah dan Rasul
daripada kesombongan di hadapan manusia
yang lain. Ee dan keduanya melazimkan ya
ketika kebenaran tersebut datang dari
orang yang menurut dia rendah, maka dia
tolak.
Kenapa? Disampaikan oleh orang yang
menurut dia rendahan, maka dia tidak mau
terima. Ya,
karenanya sejarah-sejarah membuktikan
bahwasanya pengikut para nabi rata-rata
orang
miskin. Ketika orang-orang kaya maka
mereka punya
kesombongan. Mereka tidak mau menerima
kebenaran karena kebenaran tersebut
mungkin diikuti oleh orang-orang miskin.
Mereka tidak mau disejajarkan dengan
orang-orang miskin. Seperti Allah
sebutkan
tentang ee Nabi Nuh Alaih Salam. Ya,
Nabi Nuh Alaih Salam ya.
Para kaumnya mengatakan, "Wahai Nuh,
kalau kau ingin kami beriman, jangan
jangan dekatkan kami sama orang miskin
mengikuti kalian, mengikuti engkau. Kami
pengin pisah. Kami pengin tinggalkan
mereka sama kami aja. Tinggalkan mereka
sama kami aja. Kami orang kaya, biar
kami yang beriman bersama engkau."
Makanya mereka berkata, "Wama narabaka
illalladina hum
ariluna." Kami melihat yang ikut engkau
hai Nuh. Dalam surat Hud, kami lihat
yang kti engkau wahai Nuh hanyalah
orang-orang rendahan yang badar ri
panjang kau ngomong langsung ikut.
Mereka gak seperti kita. Kita pintar,
kita telaah dulu, kita cerna dulu.
Mereka goblok-goblok baru dengar
langsung apa? Beriman. Orang-orang
miskin biasa. W naroka tabaaka
illalladina hum
ariluna. Kami lihat yang ikut engkau
hanyalah orang miskin yang langsung
nerima. Gak mikir cerna dulu tidak
seperti kami. Kemudian juga dalam ayat
yang lain mereka berkata, "Qu anminu
laka wattabaka alarzalun." Apakah kami
mau ikuti engkau sementara pengikutmu
al-ardzalun orang-orang rendah? Gimana?
Enggak bisa. Enggak bisa kami gabung
dengan mereka. Bahkan mereka mengatakan
tinggalkan wahai Nuh, tinggalkan orang
miskin. Kami akan beriman. Kata Allah,
Nabi Nuh berkata, "Wama ana
biridilladina amanu." Aku tidak bakalan
ngusir mereka orang miskin. Enggak
bakalan. Ya, kalau mau beriman, beriman
enggak, enggak. Jadi mereka kasih syarat
kalau mau beriman harus majelis orang
kaya aja, miskin-miskin
jauhin gak enggak bisa gabung. Kami
enggak bisa gabung, tinggalin dulu sama
kami dulu. Ya, ini sombong. Gara-gara
sombong tidak mau menerima apa?
Kebenaran. Maka Allah menyuruh Nabi Nuh
bersabar. E, menyuruh Nabi Nuh untuk
tetap bersama orang-orang apa?
Orang-orang yang miskin.
Ya.
Ya. Demikian juga Allah berkata kepada
Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam
ketika ada orang-orang musyrikin kasih
ide, "Wahai
Muhammad, dakwahi kami aja dulu. Itu
orang apa namanya orang miskin-miskin
tinggalkan dulu."
Ya, maka Allah mengatakan, "Wasbir
nafsaka maalladina yadunabbahum bil gati
wal asyi yuriun wajah." Sabarkanlah
dirimu wahai Muhammad bersama orang
miskin, yaitu para sahabat yang miskin.
yang berdoa kepada Allah pagi dan petang
yuriduna wajah yang mereka ikhlas
mengharap wajah Allah. Jadi jangankan
dengar ocehan mereka dan Nabi sempat
punya ide untuk fokus kepada orang
kaya dan akhirnya Allah tegur yaitu
abasa wa
tawalla ya. Ketika Rasul wasam sedang
mendakwahi beberapa pembesar orang
Quraisy lagi fokus. Tiba-tiba datang
Ibnu Ummi Maktum yang buta. Dia datang
kemudian dia berkata, "Ya Rasulullah,
ajarkanlah aku dari apa yang Allah
ajarkan kepadamu." Maka Rasulullah
berpaling dengan wajah masam. Kemudian
berpaling kemudian pengin fokus sama
karena logikanya benar. Ini orang-orang
kaya kalau dapat hidayah kan insyaallah
bagus kan. Ini kamu ganggu ini maksudnya
kamu ini ganggu lagi fokus ganggu
Rasulullah berpaling bermuka masam
subhanallah turunkan ayat negur Nabi
abasa wa tawalla anjaahul w yudrika
laallahu yazakka ya maka dia berpaling
dan bermuka masam padahal Ibnu Ibnu
Maktum tidak lihat Nabi bermuka masam
dan dia tidak tahu juga Nabi
berpaling. Yang tahu siapa? Allah. Allah
tegur Nabi dan Nabi bacakan ayat
tersebut. Abasa wa tawalla. Makanya
kalau eh Rasulullah ketemu Ibnu Maktum,
Rasulullah mengatakan, "Marhaban,
selamat datang kepada orang yang Allah
menegurku gara-gara dia."
Subhanallah. Maksudnya apa? Rasulullah
sempat juga punya ide, maksudnya
orang-orang pembesar-pembesar aja kita
dakwahi ini mengganggu tapi ternyata
Allah tegukur. Yang jangan sampai kita
juga begitu. Itu lagi ada orang
pejabat-pejabat datang anak ingusan.
Jangan gak apa-apa sambut dia pengin
hidayah ini kan kita baru usaha ini
sudah jelas-jelas dapat hidayah bahkan
pengin tambah hidayah ini masih belum
tentu ini masih belum belum tentu
ya oleh karenanya
ee maka tentu memang ada maslahatnya
Rasulullah ketika mendaki orang kaya ada
maslahat enggak enggak ada tapi ketika
ada orang miskin datang tidak boleh
diabaikan tidak boleh
diabaikan. Makanya saya terus terang
agak sedih ketika mendengar ada ee
kajian ternyata yang bayar mahal dekat
dengan
ustaznya yang bayar murah paling
belakang. Maksud apa? Apa maksudnya apa
pertimbangan apa di situ? Pertimbangan
apa di situ? Kalau kita masjid kan yang
datang paling tua di depan silakan mau
miskin mau kaya yang bayar Rp1.200 200
dekat
ustaz. Bahkan yang bayar Rp25uta bisa
makan sama ustaz. Ngobrol sama ustaz
yang bayar 600 di belakang
remang-remang. Ini maksudnya
pertimbangannya apa? Saya saya masih
belum paham kemaslahatannya apa di balik
itu ya. Kenapa harus demikian ya? Kenapa
harus
demikian? Baik. Ee ini sekedar apa
namanya? Curhat.
Kejadian Ustaz. Oh, kejadian. Iya,
makanya kejadian saya cerita.
Makanya, jadi mau saya ee di antara hal
yang menghalangi orang dari ee dari
hidayah adalah kesom kesombongan ya.
Kesombongan sombong akhirnya tidak mau
menerima hidayah. Maka demikian juga
Allah sebutkan tentang misalnya kaum
saleh yaitu kaum, kaum Nabi Saleh alaihi
salam. Allah
berfirman
mursal berkata orang-orang yang sombong
dari kaum Tsamud, dari kaum Nabi Saleh,
kepada orang-orang miskin, "Kalian
beriman ya kepada saleh ya. Kalian
beriman kepada
saleh dia mereka ngejek." Jadi mereka
orang sombong karena kesombongan buat
mereka tidak beriman.
Dan ini semua kembali kepada siapa?
Iblis. Iblis yang sombong ya. Illa iblis
illa iblisa ya. Kenapa? Istakbara ya.
Sombong
ya. Maka dia berkata, "Ya wahai ya Allah
apakah saya harus sujud kepada
Adam?" Khalaqtani minar khalaqtahu
minin. Engkau ciptakan aku dari ana
khairum minhu. Aku lebih baik daripada
Adam.
Engkau ciptakan aku dari api dan kau
ciptakan dari dari tanah. Api lebih baik
daripada tanah. Gimana unsur api sujud
kepada unsur tanah? Jadi iblis sombong
sehingga tidak mau sujud kepada Adam.
Padahal Allah yang telah memerintahkan.
Hati-hati kesombongan ini bisa ee
membuat orang menolak apa? Kebenaran.
Kalau datang kebenaran, jangan lihat
kepada siapa yang bawa. Lihat ini benar
enggak. Karena ini dari Allah dan
Rasul-Nya. Kadang kalau kita fokus
kepada yang bawa, kita bisa nolak. Kita
bisa nolak ya. Harusnya kita fokus yang
dia bawa benar atau tidak. Kalau benar
kita terima. Meskipun pembantu kita yang
sampaikan, meskipun sopir kita yang
sampaikan, meskipun mungkin anak buah
kita yang sampaikan, meskipun ee
siapapun ya, mungkin anak SD yang tidak
tidak lulus ya, sampaikan kalau itu
benar kita terima. Harusnya demikian
karena kita karena Allah subhanahu wa
taala. Jangan lihat kepada siapa yang
bawa tapi lihat kepada konten dari yang
dia sampaikan. Karena kalau kita lihat
kepada yang bawa terkadang kesombongan
muncul akhirnya kita
tolak. Demikian juga
ee
seperti apa
namanya? Oh nanti akan kita bahas ya
tentang Firaun insyaallah setelah ini.
Jadi salah satu sebab adalah alkib
kesombongan.
Sebab berikutnya yang membuat orang
terhalang dari kebenaran yang ke berapa?
Yang keempat, alhasad. Hasad, dengki ini
penyakit sangat berbahaya ya yang
menghalangi banyak orang dari ee
kebenaran ya. Di antaranya orang-orang
Yahudi. Orang Yahudi kata Allah hasadan
mini anfusim min ba'di ma tabayahul haq.
Orang-orang Yahudi tidak mau beriman.
Kenapa? Hasadan. Karena hasad dari diri
mereka setelah jelas kebenaran bagi
mereka. Mereka hasad ya tentu mereka
menolak kebenaran banyak sebabnya. Di
antaranya Allah sebutkan karena hasad.
Karena mereka lihat ternyata nabi
terakhir bukan dari bangsa Bani Israil
tapi dari suku Arab. Sementara mereka
meyakini bahwasanya mereka adalah suku
terpilih Allah Subhanahu orang paling
rasis di dunia ini. Orang Yahudi paling
rasis. Kita dapati sebagian orang rasis
dengan sukunya. Di tanah air ada yang
rasis? Enggak ada. bangga sukunya
sebagai suku ini, suku ini, suku ini,
darah hijau, darah putih, darah kuning,
ya, macam-macam ya. Ah, lebih daripada
itu semua orang Yahudi. Mungkin dia
pikir darahnya darah emas ya.
Ya. Ya, itu rasisnya luar biasa,
rasismenya luar biasa. Nah, ketika
ternyata
ada nabi terakhir bukan dari Bani
Israil, maka mereka tidak mau beriman.
Cuma satu masalahnya itu nabi bukan dari
Bani, bukan dari Bani Israel itu aja.
Sampai mereka begitu semangat beriman
dengan nabi tersebut sampai mereka
sengaja pindah dari negeri Syam pergi
pindah ke Hijaz dan mereka tahu nabi
tersebut akan berhijrah ke daerah yang
penuh dengan kurma. Mereka pindah ke
Khaibar, mereka juga pindah ke Madinah
menantikan kedatangan Nabi tersebut. Dan
mereka tahu ini sudah waktunya datang
Nabi tersebut. Ketika datang, falamma
jaahum ma arafu kafaru bih. ketika
datang siapa yang mereka kenal, mereka
justru kafir. Ya, padahal ee mereka tahu
nabi benar. Ya. Ya. Alladzina
atainahumul kitaba ya'rifunahu kama
ya'rifuna abnaahum. Orang-orang kami
berikan kitab, yaitu yang diberikan
Taurat orang Yahudi, mereka mengenal
Muhammad seperti mengenal anak mereka.
Allah kasih gambaran bahwasanya mereka
kenal Nabi Muhammad sallallahu alaihi
wasallam dengan pengenalan yang
benar-benar yakin. Sebagaimana kita
kenal anak kita, kita tahu kayak apa
modelnya, sifat fisiknya bagaimana,
hobinya apa, mainnya ke mana, mereka
tahu. Mereka tahu sifat fisik Nabi,
mereka tahu apa yang Nabi perintahkan,
mereka tahu teman-temannya Nabi, mereka
tahu. Ee main ke mana, hijrah ke mana,
mereka juga tahu. Tapi ketika datang
mereka ee tidak beriman. Kenapa hasad?
Karena hasad.
karena hasad itu aja. Karena kalau
mereka tahu ada nabi terakhir dari suku
lain, berarti suku mereka turun turun
derajat. Karena nabi terakhir ternyata
dari bangsa
lain. Inilah yang menjelaskan juga
menjadikan yang lain juga hasad ya. Ya.
Ee seperti
apa ee orang-orang kaum Nabi Saleh juga
ee juga tidak beriman kepada Nabi Saleh
ya.
Abar minna wahidan nat. Apakah satu
orang kita ikuti kita banyak kok saleh?
Saleh satu orang kita pembesar-pembesar
banyak orang. Ngapain ikuti saleh apa?
Hasad.
Ya. Demikian juga seperti disebutkan
dalam ee dalam sirah dalam riwayat Ibnu
Hisyam. Di antara sebab kenapa Abu Jahal
tidak mau beriman karena apa? Hasad.
Hasad. Ketika ada seorang bertanya
kepada Abu Jahal, "Bagaimana menurut
engkau tentang kau didengar dari
Muhammad?" Maka Abu Jahal, Abu Jahal
dari Bani Makhzum, maka dia berkata,
"Tanazna nahnu wanu abdi Manaf Asyaraf."
Kami, yaitu Banu Banu Makhzum bersaing
dengan Banu Abdul Manaf untuk meraih
kemuliaan. Itu Banu Hasyim maksudnya
Banu Abdul Manaf ee apa namanya? Ee
kabilahnya siapa? Rasulullah sallallahu
alaihi wasallam. Kami bersaing. At'amu
faat'amna waamalu fahamalna wau faina.
Mereka bagi makanan, kami juga bagi
makanan. Mereka kemudian menjalankan
tugas-tugas yang baik, kami juga
menjalankan tugas-tugas yang yang baik.
Ya. Dan mereka memberi, kami juga
memberi. Jadi kami selalu bersaing. Dan
dua kabilah paling top dari Quraisy,
yaitu kabilah Bani Hasyim sama kabilah
Banu Maghzum. Kabilahnya Nabi Muhammad
sallallahu alaihi wasallam dan kabilnya
Abu Jahal. Dia
berkata,"taukun. Sampai ketika kami
sudah bersaing, lutut kami sudah
seimbang seperti kuda yang sudah tinggal
di ujung bersaing. Siapa yang menang?
Yang yang berpacu tinggal sudah
sama-sama setara. Tiba-tiba mereka
bilang, "Kami punya nabi yang wahyu
turun kepada kami. Gimana kami
menyainginya? Kalau kami ngakui dia
nabi, selesai kami kalah saingan. Cara
satu-satunya kami enggak mungkin bilang,
"Oh, kamu punya nabi, kita juga punya
nabi." Enggak mungkin. Karena enggak ada
wahyu yang turun kepada Abu
Jahal. Cara satu-satunya agar kami tetap
dalam persaingan yang sama, kami
dustakan nabi tersebut sehingga kami
tetap apa?
Setara. Ini sebab di antaranya Abu Jahal
tidak mau beriman kepada Nabi Muhammad
sallallahu alaihi wasallam agar tetap
seimbang. Ini rivalnya siapa? Rival gua.
Ini kalau diakui selesai ya. Repot ya.
Di antara sebab kenapa Abdullah bin Ubay
bin Salul tidak beriman jadi orang
munafik. Kenapa? Karena
hasad. Ya. Kenapa? Karena ketika terjadi
perang saudara antara ee suku Allaus dan
suku Alkhazraj yang mereka dikenal
dengan Banu Qailah. Mereka satu neneknya
satu namanya Qailah. Punya anak-anak
anak sampai akhirnya ter terkumpulkan
pada dua suku, suku Al-Aus dan suku
Alkhazraj. Suku Al-Khazraj lebih banyak
daripada suku Aus. Di antara suku
Al-Khazraj adalah Abdullah bin Ubay bin
Salul. Ya. Kemudian mereka berperang 120
tahun disebut sekitar 100 tahun lebihlah
100 tahunan. Sampai akhirnya
puncak-puncak peperangan pada yaumu buat
itu 5 tahun sebelum Nabi berhijrah. Yaum
buat maka terjadi perang yang dahsyat
sehingga seluruh senior mati kecuali
tinggal satu senior yang belum mati.
Satu senior tersebut adalah Abdullah bin
Ubay bin Sal. Dari kedua kedua belah
pihak senior-senior suku Aus tewas,
senior-senior suku Alaus juga tewas.
Tinggal satu yang belum mati siapa?
Abdullah bin Ubay bin Salul. Akhirnya
mereka sepakat, habis perang ini kita
angkat si Abdullah ini bin Ubay bin
Salul jadi pemimpin kita. Kita berikan
mahkota sehingga dia menjadi pemimpin
suku Ala-Aus dan suku Alkhazraj di
Madinah. Dan Abdullah sudah siap jadi
pemimpin karena tinggal dia satu ekor
yang jadi apa? Satu-satunya yang masih
senior. Yang lain semua anak-anak muda.
Ternyata mereka pada masuk apa? Islam.
Akhirnya yang jadi pemimpin adalah Nabi
Muhammad sallallahu alaihi wasallam di
kota Madinah. Maka dia hasad, dia tidak
mau masuk is
Islam. Terpaksa masuk Islam ketika
perang Badar kaum muslimin menang, dia
takut akhirnya masuk Islam tapi muna
munafik. Di antara sebabnya kenapa?
Karena hasad. Karena
hasad. Karena hasad.
Oleh
karenanya hasad ini adalah penghalang
ee hidayah
ya. Dan mengantarkan orang untuk berbuat
zalim, mengantarkan orang untuk
meninggalkan hidayah. Sudah dapat
hidayah dia tinggalkan gara-gara apa?
Hasad. Gara-gara
hasad. Tib. Di antara sebab penghalang
hidayah adalah jabatan dan kekuasaan.
Yang ke berapa ini? Yang kelima. jabatan
dan kekuasaan
sebagai contoh nyata ya tentang hal
ini seperti perkataan Firaun. Firaun
ketika didakwahi
oleh Nabi Musa dan Harun ya hujahnya
kuat ya dan Firaun tahu mereka di atas
kebenaran. Nabi Musa harus kebenarannya.
Makanya Allah sebutkan
ya eh wajahadu biha wastaiqonatha
anfusumulman uluwa. Mereka menolak
kebenaran padahal mereka yakin jiwa
mereka yakin. Kenapa mereka tolak zulman
uluwan? Karena mereka sombong merasa
tinggi.
Ya, mereka nolak kebenaran. Dan Nabi
Musa pernah berkata kepada Firaun, "Laq
alimta ma anzala haulaus samawati wal
ardhi
basir." Kata Nabi Musa, "Wahai Firaun,
sungguh kau telah tahu tidak ada yang
menurunkan seluruh mukjizat ini kecuali
Allah Subhanahu wa taala." Kau tahu,
hatimu tahu. Ya, cuma di antara sebab
dia tidak mau beriman karena tidak
pengin lengser dari kepimpinannya. Apa
kata kaumnya?
Q faqalu anminu. Mereka berkata anminu
libasarina
waumanaidun. Bagaimana kita mau beriman
kepada Musa dan Harun sementara kaum
mereka menyembah kita. Kata kata Firaun
Firaun dan Haman gimana kita mau beriman
kepada Musa dan H sementara kaum mereka
nyembah kita. Gampang gampangannya
seakan-akan mereka berkatalah kalau kita
beriman kepada Musa dan Harun ya kita
beriman kepada agama budak-budak kita
ya. Kita turun tahta dong. Tadinya
mereka nyembah kita, sekarang kita balik
nyembah mereka. Enggaklah. Kita akan
hilang apa?
Kekuasaan. Jadi jabatan ya nakak gak
gaklah masa kita beriman
kepada apa dari budak-budak kita. Karena
Musa dan Harun dari Bani Israil
budak-budaknya Firaun ya. Jadi tidak mau
kehilangan kekuasaan dan jabatan. Di
antara contoh nyata juga tentang hal ini
adalah Heroklius ya. Sebagaimana saya
pernah ceramahkan dalam kisah tragis
Herlius ya. Yang dia sudah mengakui
kebenaran Nabi Muhammad sallallahu
alaihi wasallam ketika dia panggil Abu
Sufyan kemudian dia
tanya-tanya tentang Nabi sallallahu
alaihi wasallam. Seluruh pertanyaan yang
detail bagaimana? Bagaimana banyak
pertanyaan yang dia simpulkan bahwasanya
Nabi Muhammad adalah nabi yang benar
berdasarkan informasi yang disampaikan
oleh Abu Sufyan dan Abu Sufyan itu
adalah musuh pengganti Abu Jahal. Dia
musuh paling besar dari kaum Quraisy
yang melawan kaum muslimin. Ke Abu Jahal
tewas. Yang ganti siapa? Abu Sufyan.
Dalam perang Uhud siapa pemimpinnya?
Perang Badar Abu Jahal. Abu Jahal tewas.
Perang berikutnya perang Uhud adalah Abu
Sufyan. Perang Khand juga siapa? Abu
Sufyan dan seterusnya.
Oke. Ketika dipanggil Abu Sufyan
kemudian Herkulus tanya setelah dapat
informasi dia ambil kesimpulan dia
berkata, "Fain haqqan kalau yang kau
ucapkan itu benar wahai Abu
Sufyan dia akan menguasai tempat kedua
kaki ini. Dia akan menguasai
singgasanaku
ini. Dia akan menguasai singgahsanaku
ini."
Kalau saya tahu saya bisa sampai kepada
dia, saya akan berusaha menuju dia. Ya,
akan berusaha bertemu dengan dia. Walau
kuntuahu, kalau saya berada di sisi
Muhammad, anqodami, saya akan cuci
kakinya. Bayangkan Heroklis, raja
Romawi bilang begitu. Itu yang sekarang
waktu lagi berkuasa di alam semesta
siapa? Heroklius. Herli apa Donald
Trump? Heroklius. Gampangannya misalnya
seorang ketemu Donald Trump tadi
berkata, "Kalau saya ketemu dia, saya
akan cuci kakinya." Kira-kira ini orang
hebat enggak? Ini yang ngomong bukan
sembarang orang. Yang ngomong Donald
Trump misalnya orang luar biasa. Sampai
ketika mendengar itu Abu Sufyan kaget.
Waduh ternyata Muhammad ini luar biasa
ini. Ini pemimpin dunia Heroklius takut
sama dia. Karena Herculus ngomong benar
ya. Kalau saya bisa ketemu dia, saya
akan cuci kakinya sebagai bentuk apa?
Penghormatan. Subhanallah. Jadi
benar-benar dia mengakui kebenaran. Tapi
apakah dia beriman setelah itu?
Jawabannya tidak. Ya. Kenapa? Takut.
Takut kehilangan apa? Kerajaannya. Takut
kelainan kekuasaannya.
ee disebutkan dalam Sahih Bukhari, maka
dia kumpulkan anak buahnya semua setelah
dia diskusi dengan
beberapa ahli agama, ternyata semua
sepakat itu nabi yang kita tunggu. Itu
yang kita sering bicarakan selama ini,
itu yang kita diskusikan, itu yang kita
tunggu-tunggu selama ini. Kesibukan
mereka nunggu datang nabi terakhir
karena mereka tahu saatnya tiba adalah
tahun-tahun ini. Nah, sekarang sudah
tiba. Itulah yang kita nanti-nantikan.
Akhirnya dia sudah yakin itu Nabi
Muhammad sallallahu alaihi wasallam.
Maka dia kumpulkan anak buahnya, dia
tutup istananya. Kemudian dia
menyampaikan, "Bagaimana kalau kita
ikuti nabi ini kita akan semakin jaya,
semakin kokoh?" Akhirnya anak buahnya
ngamuk semua. Ketika anak buahnya
ngamuk, dia bilang, "Saya cuma coba iman
kalian. Ternyata iman kalian top." Sudah
saya cuma coba aja. Tadi cuma coba-coba
aja. Akhirnya dia milih kerajaan
daripada akhirat.
Ya, terkadang orang karena jabatan ya
dia tidak mau mengikuti hidayah. Dia
tahu ikut hidayah jabatannya akan hi
hilang. Hidup cuma sekalian. Mau jabatan
dunia apa jabatan di
akhirat. Tayib. Ee berikutnya yang ke
berapa? Yang
keenam. Di antara sebab terhalangnya
hidayah adalah syahwat. yaitu ada
duniawi yang harus
dikorbankan, tidak mau meninggalkan
kenikmatan duniawi tersebut.
Ya, inilah sebab sekarang juga banyak
ahlul kitab yang tidak mau masuk Islam.
Karena orang Islam susah katanya nanti
mau Islam disunat kemudian khamar haram
gak boleh lagi ini, enggak boleh anu,
enggak boleh bersalat macam-macam. Susah
susah kalau kita agama ahlul kitab kan
nyaman ya khamar.
Oke. Ke tempat ibadah pakai baju indah,
kelihatan aurat. Oke. Ya, nonton
filmfilm juga
oke. Babi juga sangat lezat. Khamer juga
sangat apa? Lezat. Luar biasa.
Ya, kalau kalau itu semua masuk Islam
semua tidak
boleh. Saya pernah naik naik pesawat ya,
bisnis kelas dengan istri ya dibayarin
orang ya. yang dibayarin orang pesawat
Belanda ya apa KLM apa namanya saya
lupa. KLM. Iya KLM. KLM ya. Jadi naik
pesawat istri saya pakai cadar saya
pakai begini pakai baju ustaz ya pakai
songkok ya. Iya. Terus dia kasih apa
namanya minuman. Saya ambil saya pikir
jeruk karena orange kan. Terus saya
iseng
nanya apa ini? Enggak usah tanya saya
ngomongnya gimana. Pokoknya ini
apa? Terus dia bilang, "Sempen sampean
apa sampeen." Wah, bir. Waduh,
subhanallah. Padahal saya sudah pakai
baju
ustaz ya. Karena
ee rahib-rahib mereka juga suka mabuk.
Mau pakai baju rahib kasih. Karena
mereka suka mabuk. Ya, mungkin dipikir
pendeta muslim juga suka
mabuk. Subhanallah.
Ya, kalau kalau masuk Islam gak boleh
lagi minum, repot. Ini menghalangi
banyak orang dibuat buruk-buruk tentang
Islam. Kamu nanti enggak boleh gini,
enggak boleh gini, enggak boleh gini,
enggak boleh gini. Ya
susah sama kamu kok ikut sunah udah
enggak bisa main gitar lagi.
Maksudnya enggak boleh riba lagi, enggak
boleh nonton film lagi, ya. Ikut sunah
susah. Agama Islam itu agama yang
fleksibel atau terlalu kaku ya. Orang
enggak mau kenal sunah lagi kara
ditakut-takutin.
Ya. Dan ini pernah terjadi kisah kepada
seorang penyair terkenal namanya Aya.
Saya bacakan dalam bidah w Nihayah. Dia
seorang penyair, penyair terkenal. Dan
dia kalau sudah muji orang luar biasa
orang tersebut akan naik pamornya,
reputasinya. Makanya orang senang kalau
dia dia yang muji bahkan dia cari uang
dengan dia pergi ke amir siapa, ke
kabilah siapa kepala kabilah dia puji
dapat duit banyak nanti suku kepala
kabilah terus naik apa naik ee naik apa
kalau dia testimoni luar biasa dan dia
ahli bahasa Arab namanya
Aisyah A bin Qais bin
Ts'abah dari ee Bakar bin Wail
Ya. Dan satu hari dan dia sudah memuji
Nabi. Ada syair-syairnya dia memuji Nabi
sallallahu alaihi wasallam. Satu hari
dia pergi pengin pergi ke Nabi
sallallahu alaihi wasallam. Ya. Ya.
Ingin ee masuk Islam. Maka dia mendapati
zaman Nabi dan dia sudah dengar dengan
tentang Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam. Maka dia pun jalan menuju naik
unta menuju Nabi sallallahu alaihi
wasallam untuk menyatakan Islam. di
tengah perjalanan kata kata Ibnu Hisyam,
"Falama di Makkah a qoriban minha ketika
dia sampai di Makkah atau ini Nabi masih
belum berhijrah. Ketika sampai di Makkah
atau menjelang dekat Makkah maka
kemudian ada yang ee
menghalanginya ya. Maka sebagian orang
musyrikin ada yang menghalanginya ya.
Maka dikatakan kepada dia,
"Ya, kau mau masuk Islam. Muhammad tuh
mengharamkan ini, mengharamkan ini,
mengharamkan ini." Repot dia. Muhammad
mengharamkan judi, Muhammad mengharamkan
zina. Waduh, repot
ini. Ada yang mengatakan dia ketemu
ketika Nabi sudah di Madinah ya, ketika
khamar sudah diharamkan. Intinya
disampaikan kepada dia, "Kau mau masuk
Islam, mau ketemu Muhammad. Sementara
Muhammad mengharamkan judi, mengharamkan
zina. Waduh, repot orang kalau sudah
senang zina haram repot. Kalau judi
masih okelah ya. Kalau zina waduh haram
susah. Muhammad mengharamkan khamar
waduh ini lebih susah
lagi masuk Islam nanti begitu kata dia.
Ya udahlah saya pulang dulu. Saya
puas-puasin dulu zina sama khamar nanti
saya masuk Islam. Dia pulang dulu di
tengah jalan dia mati. Kejatuhan jatuh
dari untanya mati. Subhanallah. Jadi
menghalangi dapat hidayah karena
syahwatnya. Syahwatnya tidak pengin
dapat hidayah. Karena ketika dia dapat
hidayah maka khawatir kebiasaannya
terhalangi. Dan itu sekarang banyak
terjadi juga saya katakan tadi bukan
cuma dari Nasra ke Islam dari orang yang
pelaku maksiat menuju
sunah. Kenapa dia tidak mau menyambut
hidayah? Karena dia tahu kalau dia ngaji
akan banyak hal yang dia sukai
terhalangi. Yang dia suka terhalangi.
Ya, hobinya nonton gimana? Mau ngaji
nanti nonton enggak boleh lagi. Saya
hobi nonton Korea masalahnya drakor,
drama Korea. Ya, repot ya. Saya mau
ngaji nanti saya enggak bisa lagi main
musik. Sementara pemasukan saya dari
apa? Mu musik
repot ya. Saya mau ini nanti saya enggak
bisa lagi main film karena saya artis
terkenal ya. Kalau saya kenal sunah
nanti enggak boleh lagi. Jadi banyak
pertimbangan. Nah, di sana ada ternyata
ada alternatif ada kajian yang itu semua
boleh. Ah, mending yang
ini. Iya enggak? Ini saya tetap bisa
eksis masih bisa menjalankan kebiasaan
saya ada masalah. Ustaz ini terlalu
kaku. I artinya gitu ya. Karena ada
duniawi yang tidak pengin dia
tinggalkan. Akhirnya dia milih hidayah
milih terserah milih begini atau milih
begitu. Saya pengin ngaji masuk surga
tapi tetap terkenal dengan glamurnya
kehidupan saya dengan maksiat yang saya
lakukan. Ya sudah ada alternatif
ustaz-ustaz yang bolehkan ya sudah.
Oleh karenanya ee di antara hal yang
menjadikan seorang terkadang terhalang
dari hidayah karena ada duniawinya yang
harus dia korbankan dan dia tidak mau
mengorbankan duniawi tersebut. Ada
kesenangan
ya. Mereka kay sebagian pelaku bidah
benar-benar mencela sunah karena kalau
dia karena sunah tersebut mengusik
kebiasaan dia, kesenangan dia. Dia
senangnya begini begini begini. Ya ini
repot ya. Kalau saya senang misalnya
ngaji ikhtilf campur laki-laki
perempuan, kalau saya ngaji senang
sambil bawa DJ, bagaimana mengenal
sunah? Harus saya tinggalkan ini semua
berat. Sementara itulah kebiasaan saya,
kesenangan saya, itulah audiens saya dan
seterusnya. Gimana?
Ya, maka terkadang gara-gara
ee padahal kalau kamu kita tanya sama
seluruh ulama enggak boleh pengajian
seperti itu. Mana ada boleh campur ngaji
mau mazhab apapun campur laki-laki
perempuan pakai musik-musik mana mazhab
mana yang boleh ya mazhab mana yang
boleh
ya. Tapi
kalau kalau ditinggalkan repot ya.
Karena di situlah orang menyukai kita
karena kita mencampurkan hak dengan
batil, kebenaran dengan
kebatilan. Kemudian yang ke berapa
sekarang? Tujuh. Ketujuh. Di antara ee
perkara yang menghalangi seorang dari
hidayah ini termasuk duniawi juga yaitu
adalah tidak kuat untuk ditinggal oleh
keluarga. Dan ini dilakukan oleh orang
nonmuslim ketika sebagian di antara
mereka masuk Islam benar-benar diboikot.
diboikot, dijauhin, diputuskan semua ee
apa namanya? Relasi semuanya enggak ada
ya. Kalau kalau ada ini dipecat semuanya
sehingga dia susah dilarang balik ke
kampungnya, dimusuhi dan dia tidak kuat
harus meninggalkan apa? Saudara berat.
berat sehingga akhirnya ada yang kembali
lagi. Ada yang kembali kembali lagi. Ya,
ini di antara ujian ya. Yang ini
dihadapi oleh para sahabat ketika mereka
berhijrah, mereka masuk Islam, mereka
bermusuhan dengan ayah mereka,
bermusuhan dengan ibu mereka, bermusuhan
dengan kakak adik mereka, harus pisah
dengan istrinya, bermusuhan dengan
suaminya, dan mereka menjalaninya. Ya,
sebagian orang tidak kuat sehingga
akhirnya masuk Islam enggak jadi ya.
Nanti bakalan repot akhirnya tetap
bertahan pada ee
kekufurannya. Sebagian ada yang harus
bersiasat ya. Saya ketemu orang dia
bilang, "Ustadz, saya masuk Islam." Ya,
masuk Islam silakan. Ee tapi enggak usah
ramai-ramai. Saya bilang, "Enggak,
Ustaz. Kita cuma pribadi kita berdua."
Dia shoting saya dengan dia. Dia bilang,
"Saya untuk nguatin saya. Saya juga
enggak pengin orang keluarga saya tahu."
Kenapa? Karena saya nanti masalah. Jadi
dia menyembunyikan apa? Islam ya. Tapi
ini masuk Islam. Milih masuk Islam
dengan apa? Diam-diam.
Ya. Ini di antara sebab ee terhalangi
hidayah karena memilih kenyamanan
kenyamanan keluarga. Kenyamanan kalau
dia masuk Islam dia akan terbuang
sehingga dia meninggalkan Islam. Yang
terakhir mungkin sampaikan adalah ee di
antara penghalang paling besar adalah
takqlid kepada nenek moyang. Ya, ini
paling berat kata Ibnu Qayyim. Ini
penghalang hidayah paling apa? Paling
besar taklid kepada nenek moyang. Inna
wajna abaana ala millah ala ummah wa
inna alari muktadun. Ya, kami mendapati
nikmat kami begini caranya kami tinggal
ngikut. Ya.
Ya. Alaiana. Kami hanya ngikuti apa yang
dijalankan oleh nenek moyang nenek
moyang kami. Ya. Dan itu yang menjadi
penghalang para pengikut para orang kaum
para nabi untuk masuk masuk Islam. Nabi
Ibrahim ya ketika berdakwah mereka
mengatakan, "Kami dapati nenek moyang
kami sudah seperti ini ya sudah
nongkrong menyembah berhala. Kami
tinggal apa ngikut ya.
Tradisi berat untuk
ditinggalkan. Berat. Kenapa? Karena
tradisi ini sudah dijalankan oleh nenek
nenek moyang dan Nabi sallallahu alaihi
wasallam ketika berdakwah dia merubah
tradisi. Tradisi yang baik
dijaga, tradisi yang salah dirubah oleh
Nabi sallallahu alaihi wasallam. Maka di
antara celaan kepada Nabi sallallahu
alaihi wasallam dia dituduh sebagai
shobi. Shob artinya orang yang keluar
dari apa? Tradisi nenek moyang. Makanya
ketika Abu Lahab memprovokasi masyarakat
untuk meninggalkan Nabi, dia bilang
mengatakan ini shob h kadabun shob ini
pendusta dan dia sob yaitu orang yang
keluar dari agama nenek moyangnya. Kalau
ada orang masuk Islam dulu mereka
katakan sabaut kau sudah keluar dari
tradisi nenek moyang. Oke senjata paling
andalan agar orang bertahan. Ah
meninggalkan tradisi nenek moyang. Dan
siapa sih di antara kita tidak cinta
sama nenek moyang? Kita semua cinta sama
nenek apa? Nenek moyang. Bangga punya
nenek moyang. Tapi ketika kita dikatakan
menyelisihi tradisi nikmah yang berat
ini andal. Makanya ketika tadi kita
sudah sebutkan kisahnya ketika Abu
Thalib didakwahi oleh Nabi, apa yang
diucapkan oleh Abu Jahali? Cuma
mengatakan millati Abdul Muthalib kau
benci agama bapakmu. Selesai. Nabi
ceramah panjang-panjang. Ya ammi qul la
ilahaillallah kalimatan uhajulakallah.
Panjang Abu Jahal cuma pamanku ucapkan
lailahaillallah suatu statement
perkataan yang aku akan bela engkau di
sisi Allah. Abu Jahal cuma bilang, "Kau
benci agama bapakmu." Selesai. Dan Abu
Abu Thalib terprovokasi. Saya enggak
mau. Enggak mau gimana saya dikatakan
benci kepada agama nenek moyang saya.
Akhirnya tidak beriman. Maka ini paling
berat menyelisihi tradisi. Berat sekali.
Sampai sekarang banyak orang Islam masih
di atas tradisi yang salah. Masih banyak
ya. Masih
banyak. Banyak atau tidak banyak? Ya.
Ya. Kita tidak tidak memusuhi tradisi.
Tradisi yang baik. Ini versi Islam ya.
versi Islam. Kita kan Islam datang untuk
memfilter tradisi. Tradisi baik kita
ambil, kita kembangkan. Seperti dalam di
kita di Indonesia banyak tradisi
kesopanan, tradisi silaturahmi, tradisi
sama tetangga baik, tradisi kerja sama,
gotong royong. Banyak tradisi yang yang
kita miliki, yang kita bahkan kita pupuk
tradisi tersebut. Dan ada tradisi tidak
sesuai, tradisi yang melihi syariat. Ya,
kalau kita Islam sebagai dalam kacamata
Islam ini menyelisihi syariat. Ini
menyelisihi apa? syariat. Sampai
begitunya saya suka dengan tradisi. Saya
aja buka puasa di Madinah menjaga
kearifan lokal. Tetap buka puasa dengan
tempe
goreng. Ini tradisi yang saya
sukai maksud gorengan sama bakwan
goreng. Maksud saya ee Nabi pun
demikian. Makanya Rasulullah sebutkan,
Allah menyebutkan atau ras apa
Rasulullah bersabda, "Innama
buitu mama akhl." Sesungguhnya aku
diutus ini untuk menyempurnakan akhlak
yang mulia. Maksudnya apa? Sebelum Nabi
diutus sudah banyak akhlak mulia yang
ada di tengah-tengah kaum jahiliyah
ketika itu. Ada misalnya keberanian,
terus ee ketiakawan, terus ee menjamu
tamu, kedermawanan. Ini ada ada ya. Dan
Nabi mengatakan saya akan sempurnakan.
Tapi tradisi yang salah Nabi filter.
Nabi filter dan kadang Nabi modifikasi.
Contoh orang-orang Arab Jahiliah ketika
mereka ingin menyampaikan suatu
pengumuman yang penting, mereka naik di
atas gunung, di atas bukit, k mereka
buka baju mereka, kemudian mereka ambil
pasir, mereka tuangkan ke kepala mereka,
kemudian mereka berteriak, "Ya shabahah,
ya shabahah, yaitu silakan datang ada
pengumuman." Itu cara mereka untuk beri
pengumuman. Nabi ketika ingin beri
pengumuman bahwasanya seorang nabi dia
juga melakukan cara yang sama. Dia naik
di atas apa? di atas bukit, tapi dia
tidak buka baju dan dia tidak tuangkan
pasir di mana kepalanya. Karena ini
tidak benar. Tapi dia naik di atas bukit
dan dia mengucapkan kata yang sama. Ya
shbahah ya itu pengumuman. Pengumuman
seakan-akan lagi diserang. Ya. Jadi Nabi
kalau ada ee tradisi yang bagus, ada
bagusnya, ada buruknya, tinggal dimodi
modifikasi yang yang difilter yang tidak
benar, tidak sesuai dengan Islam. Ya,
seperti di zaman jahiliyah wanita buka
aurat maka tradisi buka aurat dirubah
dengan adanya kewajiban berjilbab. Dulu
mereka tidak pakai jilbab. Ini ada orang
bilang lagi jilbab tradisi Arab. Bukan
tradisi Arab tuh enggak pakai apa
jilbab. Islam datang dengan menyuruh
pakai jil jilbab.
Ya. Nah, kalau sudah tradisi susah ya.
Gak usah tradisi nenek moyang, tradisi
keluarga besar kita a susah. Enggak usah
kita bicara tradisi nenek moyang beneran
satu tanah air. Jadi tradisi keluarga
besar mau diselisihi susah ya.
Seakan-akan mereka memberi gambaran,
kalau kau bilang ini salah, nenek moyang
kita salah. Kita bilang nenek moyang
kita salah mereka beruzur. Mereka enggak
tahu apakah nenek moyang kita maksum
tidak mungkin salah.
dan nenek moyang orang beda-beda. Nenek
moyang dia, nenek moyang kita beda-beda.
Kamu juga nanti jadi nenek moyang 1000
tahun
lagi. Maksud saya ee digambarkan
bahwasanya kalau menjadi nenek moyang
berarti tidak menghormati mereka.
Berarti berarti berarti gak? Mereka kan
punya kondisi tersendiri belum sampai
dakwah kepada mereka. Itu mungkin
terbaik yang bisa mereka lakukan. yang
kita tahu ya kebaikan baru kita perbaiki
kita
perbaiki. Contoh seperti di suatu daerah
di situ terkenal banyak ulama ternyata
tradisi tidak bisa dihilangkan tetap
warisan yang pegang perempuan. Ya enggak
ada enggak ada banyak atau sedikit
banyak. Enggak bisa ngumpak dakwah macam
apa saja enggak bisa.
itu saya ingin jelaskan tradisi itu
berat padahal sudah tahu agamanya
seperti apa, Islam itu seperti apa. Tapi
ninggalkan tradisi seperti itu sulit
karena sudah tradisi apa? Nenek nenek
moyang. Sama juga di suatu daerah
masyaallah Islamnya bagus, banyak orang
hafal Quran. Ternyata kalau sebagian
mereka kalau mau nikah itu perempuan
dicuri dulu. Ada enggak? Ada tradisi
kita enggak bisa ngfil. Tradisi harus
dilestarikan, dijaga. Padahal menj
syariat gimana perempuan dicuri, khalwat
dan macam-macam. Kalau terjadi apa yang
terjadi? Tapi tradi tradisi mau diapain?
Ya. Jadi ini salah satu penghalang luar
biasa. Kalau tradisinya merupakan
kesyirikan lebih susah lagi. Kalau tadi
bukan kesyirikan cuma pelanggaran
syariat. Ada yang tradisi kesyirikan.
Gak bisa. Orang Islam yang punya
misalnya tradisi harus nyembelih kebo di
sawah untuk penghormatan kepada Dewi
Sri. Tib. Dewi Sri itu siapa? Coba tanya
orang-orang Hindu, Dewi Sir
itu Dewa? Dewa perempuan namanya Dewi.
Dewi. Iya, Dewi. Heeh. Entah istrinya
Dewa laki-laki yang mana. Saya juga
kurang tahu ya. Tapi maksudnya ada
mereka punya keyakinan ya atau Dewi saya
sudah pernah tanya tapi itu dia bilang
itu bagi mereka silakan, bagi kita beda.
Kita enggak bisa. Itu bukan agama kita.
Bukan agama kita. Kalau mereka silakan.
Mereka punya keyakinan. Saya pernah
nanya sama mereka punya keyakinan yaitu
hak mereka. Silakan. Kalau kita tidak,
kita hanya kepada siapa? Allah. Ini
tradisi gak bisa kalau umat Islam gak
bisa nenek moyang. Nenek moyang dulu
enggak ngerti mungkin yang lain ya.
Kalau tradisi sampai pada kesyirikan
repot ya. Oleh karenanya ee seorang
berusaha berpikir
dengan logika dia terhadap dalil yang
datang kepada dia. Jangan dia
menggunakan ya dia buang akalnya
kemudian dia berpikir dengan logika
nenek moyang. Nen yang dulu punya
kondisi tersendiri yang belum sampai
mungkin hidayah kepada mereka ilmu belum
sampai kepada mereka punya cara berpikir
sendiri. Kita sekarang berbeda ya. Pakai
akal kita, logika kita, informasi yang
masuk kita kita kelola. Jangan pakai
kita buang akal kita, kita pakai akal
orang dulu. Beda
ya. Akhirnya di antara sebab utama yang
menghalangi seorang dari hidayah adalah
tradisi ya. Bab demikian saja ikhwan dan
akhwat yang dirahmati Allah subhanahu wa
taala apa yang bisa saya sampaikan
tentang penghalang-penghalang hidayah
dan jangan lupa terus berdoa kepada
Allah ya Allah berilah aku hidayah Allah
minasalukal huda wat tuq walfa walina
allahumahdina fiman hadait sering berdoa
kita ini butuh hidayah setiap detik kita
butuh hidayah kita mau komentar aja
harus ada hidayah kalau enggak salah
komentar benar nanti bikin heboh ya oleh
karenanya seorang butuh hidayah dari
Allah dalam segala urusan. Demikian saja
apa yang saya sampaikan. Ee tidak ada
tanya jawab, saya ada kegiatan
berikutnya. Demikian wabillahi taufik
wal hidayah. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.