Transcript
Y3bz9GKx0Ns • Syarah Shahih Bukhari #44 - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A.
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/3142_Y3bz9GKx0Ns.txt
Kind: captions Language: id Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Alhamdulillahi ala ihsanih wasyukrahu ala taufikihi wa imtinani wa Asyhadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikaalahu Taiman lyani wa Asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluhu da ridwani Allahumma sholli Alaihi wa ala alihi wa ashabihi wa ikhwaniih hadirin hadirat yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala kita lanjutkan bahasan kita dari penjelasan dari sahih albukhari kita masuk pada bab ke-53 babu alwudu minan naum waman lam yaro Minan nasah W naatain Awil khfqoh wuduan bab tentang berwudu karena tidur dan orang yang berpendapat bahwasanya ngantuk ya Sekali ngantuk atau dua kali ngantuk atau tidur yang ringan tidak membatalkan wudu tidak perlu wudu e bab ini menjelaskan tentang eh perselisihan para ulama tentang apakah tidur membatalkan wudu atau tidak Al Imam albukhari membawakan hadisnya Q haddana Abdullah bin Yusuf akbik Hisyam an abihiisy Radiallahu anha seorang dari kalian ngantuk padahal dia sedang salatalarqu maka hendaknya dia tidur hattaa naumu sampai Hilang Rasa kantuknya Fa ahadakum SH wahua Nais karena salah seorang dari kalian kalau dia salat dalam kondisi ngantuk la yadri dia tidak tahu laahu yagfiruubba nafsahu bisa jadi dia ingin beristigfar ternyata dia malah memaki dirinya sendiri Saya ulangi kata nabi Sallahu Alaihi Wasallam jika Sal Kalian sedang salat dalam kondisi ngantuk maka hendaknya dia tidur sampai hilang rasa kantuknya Karena seorang kalau sedang salat dalam kondisi ngantuk bisa jadi dia ingin istigfar dia malah mencela dirinya sendiri ini dijadikan dalil oleh eh Al Imam albukhari bahwasanya eh salat dalam kondisi ngantuk tidak membatalkan salat berarti wudu tidak tidak batal tapi dianjurkan untuk tidur dianjurkan untuk tidur tapi dia salat dalam kondisiant untuk tetap sah salatnya bahkan bisa jadi dia waktu salat dia ingin beristigfar dia salah ngomong dia malah mencela dirinya sendiri tetapi hadis ini menunjukkan orang yang salat dalam kondisi ngantuk salatnya ee sah baik ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah subhanahu wa taala permasalahan Apakah annaum tidur membatalkan wudu maka ada khilaf yaulam ada mengatakan bahwasanya tidur pembatal wudu pembatal wudu secara mutlak adapun yang satu mengatakan tidur bukan pembatal wudu tapi dia adalah madinatu mzinatul hadas maksudnya rawan rawan terjadi hadas rawan timbulnya hadas hadas dalam hal ini apa ya E kentut ya atau buang angin sikit ee jadi ada khilaf Apakah tidur itu sendiri membatalkan wudu ya atau hanya sekedar Madinah dia bukan batal kudu tapi sangat dikhawatirkan orang kalau tidur bisa batal wudu bagi yang berpendapat tidur membatalkan wudu secara mutlak diantaranya almuzani almuzani ini murid langsung Imam alimam Imam Syafi'i rahimahullahu taala dia punya buku namanya mukhtasar almuzani yang salah satu buku pegangan buku induk dari eh mazhab Syafi'iyah karena almuzani mengumpulkan dalam buku tersebut sebagian dari kitab Al Um dari Imam Syafi'i rahimahullah dan dari ceramah-ceramah langsung yang dia dengar pelajaran langsung dari Imam Syafi'i rahimahullahu taala dia punya buku namanya mukhtasar almuzani dan dia dalam mukhtasar almzani sering menyelisihi Imam Syafi'i rahimahullahu taala ya dia mengatakan Imam Syafi'i mengatakan demikian saya berpendapat demikian dialah almuzani yang terkenal juga punya bukunya namanya syarhus sunah Lil muzani buku tentang akidah Salaf tentang akidah ahlusunah Wal Jamaah ya kalau barang siapa ingin tahu akidahnya Imam Syafi'i baca kitab mukhtasar almani itulah akidah Salafus saleh ya almani berpendapat bahwasanya tidur membatal membatalkan wudu secara eh mutlak baik sedikit maupun banyak pokoknya namanya tidur kalau sudah tidur maka membatalkan apa wudu pendapat yang kedua dan ini jumhur ulama jumhur mayoritas ulama bahwasanya ee tidur tidak membatalkan wudu tetapi rawan ya menimbulkan hadas oleh karenanya khilaf di kalangan mereka tidur Bagaimanakah yang membatalkan wudu ya Jadi mereka bersepakat bahwasanya tidur hanyalah ee rawan munculnya hadas nah kapan hadas itu bisa muncul tatkala sedang tidur maka khilaf mereka Ya khilaf tidur bagaimanakah yang dianggap membatalkan wudu [Musik] artinya kalau berhadas tidak sadar tidak rasa maka ada beberapa pendapat ya ada yang mengatakan ya kalau tidur berbaring baru batal ada yang mengatakan ya kalau tidur lama tidur pulas ada yang mengatakan ya tidur duduk pun tapi bersandar membatalkan intinya Ada pendapat beberapa pendapat Ya intinya ada para pendapat bahwasanya tidur Bagaimanakah yang membatalkan wudu karena mereka mengatakan tidur bukanembatalkan wudu adapun yang berdalil bahwasanya tidur membatalkan wudu berdasarkan hadis sfan bin asal ya Sebagaimana telah lalu waktu kita bahas tentang masalah khuf rasul sahu Ali wasallam menyuruh kami untuk tidak melepaskan khuf kami ya illa Min janabah kecuali kalau dalam kondisi junub ya tetapi tidak dilarang Min baulin Yatin baulin naumin selama seorang hanya sekedar gara-gara buang air besar atau buang air kecil atau tidur maka tidak perlu melepas khuf hanya melepas khuf kalau junub baru harus apa mandi ini sudah kita bahas pada pertan lalu di situ hadis Sofan bin asal nabi mengatakan Wakin walakin Min gtin au baulin naumin akan tetapi khuf tidak perlu dilepas kalau karena bab buang kecil Apa bak ya ini tidur di sini Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyamakan antara bab bak dan tidur berarti sama-sama membatalkan apa wudu kalau wudu terbatalkan gara-gara bab atau buang air kecil atau tidur kita pakai khuf enggak usah kita lepas kita cuma usap di atasnya tapi kalau junub Harus apa harus lepas di sini dalilan Mereka bahwasanya nabi menggandengkan antara tidur bab dan bak ini ini semuanya pembatal apa wudu oleh karenanya almuzani rahimahullah berdalil bahwasanya tidur secara mutlak membatalkan wudu mau tidur sebentar mau tidur lama yang penting tidur kalau seorang sudah tidur sudah mimpi berarti dia sudah tidur berarti batal wudunya ini namun diselisihi oleh para jumhur ulama karena Dal dalil yang lain dalil yang lain disebutkan para sahabat tidur Nunggu salat Nabi enggak salat Isya nabi belum keluar-keluar belum datang-datang untuk jadi imam sampai para sahabat tertidur sampai sampai kepala mereka begini apa sampai sampai terletak dagunya di dadanya sampai ketiduran ya menunjukkan mereka tidur begitu salat mereka Langsung W mereka Langsung salat tidak pakai wudu perasa tidur sampai di sini dalam sebagian riwayat disebutkan terdengar suara mereka ngorok ya sebagian mereka sampai terdengar suara mereka ngorak begituat mereka Langsung apa salat bahkan ibu menyebutkan riwayat ya mereka sampai tidur ala junubbi sampai mereka berbaring bukan cuma duduk tidur duduk sampai berbaring begitu atat mereka Langsung berdiri langsung apa salat nah hadis-hadis seperti itulah kemudian dijadikan dalil oleh para jumhur ulama bahwasanya tidur itu bukan membatal wudu buktinya para sahabat mereka tidur dan mereka salat tanpa berwudu oleh karenanya tidur Bagaimanakah yang membatalkan wudu itulah khilaf di kalangan mereka mereka di kalangan para jumhur ulama namun wallahuam bab sebagaimana pernah saya sampaikan pendapat yang kuat adalah eh apa namanya eh kata nabi sahuh wasallam Alani bahwasanya dua mata adalah pengikat dubur kalau dua mata tertutup maka pengikatnya akan terlepas dan orang bisa jadi buang angin tanpa dia sadari oleh karenanya tidur Bagaimanakah yang membatalkan wudu tidur yang benar-benar pulas kalau seorang benar-benar tidur dibangunkan samp he bangun ah itu batal tapi kalau Hehe langsung dia sadar itu berarti belum batal atau dia pegang misalnya pena kemudian penanya jatuh dia masih belum tidur Masih dia langsung terjaga berarti dia berarti dia belum apa belum belum batal tapi kalau penanya jatuh hp-nya dicuri orang dia tidak sadar Ya sudah berarti itu sudah batal berarti itu sudah sudah batal tidur di Masjid Haram pegang tasbih sebagan orang subhanallah subhanallah tidur tidur tidur bangun bangun bangun Gum Gum bangun bangun bangun saya lihat sendiri tuh ada orang bangun bangun sana wudu Enggak saya enggak saya enggak tidur subhanallah subhanallah tadi ente tidur sekarang ente baru tasbih lagi ya Jadi yang benar kalau tidur pulas apapun cara tidurnya mau tidur dalam kondisi duduk dalam kondisi berjalan dalam kondisi sujud selama dia tidur pulas dan tidak sadar apa yang teradi di sekelilingnya maka ilahnya tadi bahwasanya dua mata ini bisa menahan dubur tatkala orang benar-benar tidur pulas Dia buang angin dia tidak akan apa sadar ada yang berpendapat bahwasanya di antara pendapat ulama kalau tidurnya duduk maka tidak membatalkan wudu kenapa kalau dia duduk kalau dia buang angin dia pasti harus angkat dulu apa namanya Angkat dulu sebagian bokongnya baru kemudian dia lepaskan anginnya ya oleh karenanya kalau selama dia itu dalam kondisi duduk tidak membatalkan wudu dan ini pendapat Sebagian ulama ada sebag ulama berpendapat demikian sampai akhirnya satu hari dia pergi ke masjid dia dapat ya di salat Jumat ada orang nunggu salat sambil dalam kondisi tidur dalam kondisi duduk tahu-tahu orang tersebut buang angin dalam kondisi duduk buang apa angin ternyata ada orang dalam kondisi duduk bisa buang angin yang dia tidak sadar ditegur sama ulama tersebut ya akhi ente buang angin salat kata dia Ente yang buang angin bukan saya sejak itu dia fikihnya berubah bahwasanya orang kalau sudah tidur pulas ya mau tidur dalam kondisi apapun maka dia terbatalkan wudunya ini khilaf tentang masalah ee yang kita sebutkannya di mana tib kita lanjutkan ya jadi saya bacakan tadi sebagian riwayat ya dalam riwayat Abu Daud Asbi wasbi wasam adalah para sahabat mereka menunggu salat nunggu sampai nabi keluar jadi imam mungkin salat Isya lamaamun Mereka pun tidur Kemudian mereka salat tanpa berwudu lagi seb mengatakan maksudnya tidur dalam kondisi duduk tetapi datang dalam riwayat yang sahih kata Ibnu Hajar hadis yang sama Mereka berbaring di anara mereka ada yang tidur dalam kondisi berbaring begituat dia berdiri kemudian dia apa salat ya maka ini menunjukkan orang yang tidur dalam kondisi berbaring pun belum tentu batal wudunya selama dia tidurnya masih tidur yang apa ringan Adapun kalau tidurnya Sudah berat dia sudah mimpi sudah ke mana-mana ya sampai kalau penanya jatuh pun dia tidak sadar ya benar-benar dia sudah tidak sadar ini baru wudunya apa Batal tapi kalau dia Mas masih tidur orang bilang tidur-tidur ayam setengah-setengah sadar maka itu tidak membatalkan apa wudu seperti seorang di mobil mobil jalan dia tidur kalau tidurnya setengah-setengah maka tidak membatalkan apa wudu tapi kalau dia tidur bangun-bangun sudah di bandara Eh sudah sampai ah itu sudah jelas wudunya apa batal karena tidak sadar sama sama sekali tib hadis berikutnya Q abuar Abdul War berkata Imam albukhari telah menyampaikan kepada kami Abu Mamar menyampaikan kepada Abdul aub abbi wasam dari Anas bin Malik dari nabiu wasam jika salah seorang dari kalian salat dalam kondisi ngantuk maka haknya dia tidur sampai dia tahu apa yang dia baca Ya karena tujuan salat kata Allah waqimataikri Dirikanlah salat untuk mengingatku orang salat dalam kondisi ngantuk tidak sadar apa yang diucapkan mending dia tidur karena dia luput dari terluputkan dari tujuan salat tujuan salat adalah mengingat apa Allah subhanahu wa taala dan ini umum hadis ini umum berlaku pada salat wajib maupun salat sunah bahkan kata Syekh utsimin rahimahullahu taala bisa jadi seorang di sepertiga malam terakhir dia sedang salat tahajud tapi dia ngantuk berat dia ngantuk berat maka hendaknya dia tidur dia pasang waker misalnya Pasang alarm nanti dia bangun ya Meskipun dia tidur setengah jam tidur dulu kalau memang dia benar-benar sangat ngantuk dia tidak bisa menikmati salatnya dia tidak tahu apa yang dia baca maka dianjurkan dia apa Tidur meskipun dia di salat sepertiga malam yang terakhir ya tetapi itu jarang-jarang Tapi kalau kebiasaan setiap bangun ngantuk terus ya ya berarti waktu tidurnya yang diperbaiki hendaknya dia tidur lebih awal ya Banyak orang mengatakan ustazlat sulit bagi saya untuk bisa bangun malam jawabannya mudah tinggal rubah jadwal salat jadwal tidur kalau antum biasanya bangun jam .00 ya kemudian tidurnya jam 10.00 bangun jam .00 ya dimajukan tidurnya tidurnya jam 0.00 bangun jam .00 kalau bangun jam 0.00 tidurnya jam 8.00 gampang kan gampang tapi praktiknya susah tapi sebenarnya begitu Tinggal rubah rubah jadwal tidur aja rubah jadwal tidur tapi kalau orang bertekad berdoa kepada Allah sebelum tidur agar dibangunkan salat malam Insyaallah dibangunkan oleh Allah meskipun dalam kondisi sangat sangat ngantuk Bagaimana dengan salat fardu Ustaz Belum salat isya Tapi ngantuk berat kata para ulama kalau ngantuk berat dan belum salat Isya kalau dia bisa tidur dan terbangun sebelum waktu salat Isya habis maka tidak apa-apa dia tidur dulu ya makaha tidak Ma tidur misalnya dia belum salat asar tapi dia sangat ngantuk sekali kalau dia salat asar maka dikhawatirkan dia tidak tahu apa yang dia baca maka dia boleh tidur dengan syarat Dia bisa bangun sebelum waktu salat asar apa habis misalnya dia mau tidur setengah jam dulu sangat ngantuk gak apa-apa dia Pasang alarm tapi kalau dia khawatir ternyata waktunya akan bablah sampai magrib mending dia salat meskipun dalam kondisi apa ngantuk daripada dia tidur Akhirnya bablah sampai magrib wallahuam bawab tib kita kita lanjutkan bab berikutnya bab alwuduir had bab tentang berwudu Meskipun tidak batal Meskipun tidak ada hadas bab tentang dianjurkannya berwudu Meskipun tidak dalam kondisi berhadas Al Imam albukhari berkata had Muhammad bin Yusuf Q hadana Sufyan an Amr Bin Amir qu anasanahwiahin dari Anas bin Malik Dia berkataahu Alaihi was adalah kebiasaan Nabi sallu wasam berwudu setiap salat jadi sunah seorang berwudu setiap salat Meskipun tidak batal Meskipun tidak batal magrib dia berwudu kemudian Isya dia berwudu zuhur dia berwudu meskipun batal asar dia berwudu lagi ini sunah Karena itulah yang dilakukanleh nabi wasam Bagaimana yang kalian lakukan aku bertanya bagaimana yang kalian lakukan Aham yuhd cukup bagi kami satu wudu meskipun beberapa salat selama tidak berhadas selama tidak berhadas ya ya kata nabi su wasallam hadis yang lain inallah ahadikum ahta suungguhnya Allah tidak menerima salat salah seorang kalian dari kalian Jika dia berhadas sampai dia berwudu kalau dia berhadas salatnya tidak diterima sampai dia berwudu baru dia salat mafhum mukhalafah dari hadis ini selama dia tidak berhadas dia tidak wajib untuk apa wudu dia tidak wajib untuk wudu namun Barang siapa mengulang-ulang wudu setiap salat maka dianjurkan ya Saya punya teman ada seorang Arab Saudi dia selalu begini ya kita magrib sampai Isya di Masjid Nabawi biasanya sampai orang tidak wudu Sis Isya kemudian langsung salat Tetapi dia kebiasaannya begitu azan dia pergi berwudu Padahal dia tidak batal dia menjalankan sunah ini setiap azan dia pergi ke toilet berwudu balik lagi kalau kita malas bolak-balik sekalian aja tapi dia selalu setiap kawan saya sekarang jadi dosen di Madinah setiap kali dia azan dia berwudu meskipun dia tidak batal ingin menjalankan sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam hadis berikutnya Q haddana khid bin makl Q hadana Sulaiman Q had Yahya Bin Said Q Akbar buir Ibnu yasar qid bin Nu maasah wasam khbar kata suwaid bin numan radhiallahu Anhu kami bersafar bersama Nabi Sallallahu alaii wasallam keluar bersama Nabi Sallallahu Ali wasallam waktu perang khaibar Hatta tatkala kami tiba suu tempat namanya sahbaana ras wasam maka nabi pun mengimami kami salat asar falam Sha da biltimah setelah eh selesai salat Nabi minta didatangkan makanan falam YTA illa bawiq ternyata tidak didatangkan makanan kecuali sawik sawik itu ee gandum yang sudah dihancurkan jadi lembut dicampur dengan minyak sehingga enak untuk dimakan mudah untuk di dimakan faakalna wasaribna maka kami pun makan dan kami pun minum Nabi wasamrib kemudian nabi wasam bangun KUD nabi wasam pergi salat magrib nabi hanya berkumur-kumur kemudian Na mengimami kamiatrib dan nabi tidaku diantara dalil bahanya nabi membohkan sat wudu untuk du salat Nabi tidak mengulangi Wu lagi dalam had sebelumnyaap di ini menunjukkan nabi wudu sekali untuk salat asar dan salat apa magrib Dan ini juga dalil bahwasanya makan tidak membatalkan wudu Masih banyak orang tidak tahu menyangka makan membatalkan apa wudu ya makan tidak membatalkan wudu kecuali makan daging unta kecuali makan daging unta Adapun daging kambing daging tempe daging tahu maka tidak membatalkan ee wudu ya jadi nabi makan sawit gandum kemudian nabi hanya berkumur-kumur kemudian nabi salat ini dalil bahwasanya selama wudu tidak batal maka wudu tersebut boleh diulang-ulang untuk beberapa kali salat ya tapi biasanya orang kalau sudah Ee tiga kali salat dia sudah berat ya apa menahan ya mending dia berwudu karena ada larangan eh seorang salat dalam kondisi wahua yudaiul akban dia sedang menahan buang air besar atau buang angin ya ini maka sebaiknya Dia ee buang hajat kemudian dia berwudu kembali hadis berikutnya bab ke55 Bun Minal bab di anara dosa besar adalah seorang tidak bersih dalam kencingnya tidak bersih dalam cebok setelah kencing tidak bersih dalam cebok setelah kencingamk ABD AB suu hari nabi wasam melewati itu kebun kebun dari kebun-kebun yang ada di kota Madinah atau kebun-kebun yang ada di Mekah maka nabi mendengar suara dua orang yangang Diab dalam kuburan mereka berdua was Nabi Sallallahu alaii wasallam berkata yabani wabani Fi kabirin sesungguhnya dua orang ini sedang diazab Dan tidaklah mereka diazab dalam perkara yang besarq kemudian nabi berkata balaa Bahkan mereka diazab pada perkara yang besarana ahadtiri salah satunya adalah orang yang tidak bersih cebok dari kencingnya W akamin adapun yang satunya diazab karena berjalan ke sana kemari ya dalam rangka Namimah mengadu domba kemudian nabi minta didatangkan pelepak kurmain kemudian nabi belah menjadi dua maka nabi meletakkan masing-masing Pelepat tersebut di salah satu dari kuburan satunya kuburan ini satu kuburan yang satunya maka ditanya kepada Rasulullah Ya Rasulullah Kenapa anda melakukan ini karena aneh nabi minta didatangkan pelepak kurma dibelah dua kemudian ditancapkan kepada dua kuburan tersebut Q nabi mengatakan laahuaamasa semoga kedua orang ini diringankan azabnya selama dua pelepah kurma ini jaridah kurma belum kering dalam riwayat semoga azab kedua orang diringankan sampai dua pelepah kurma ini kering Tayib hadirin dan hadirat yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala ee hadis ini menjelaskan tentang ee ee tentang adanya azab kubur dan Azab Kubur datang dalam hadis-hadis yang Mutawatir ya berbeda dengan pendapat sebagian kelompok yang mengatakan tidak ada azab kubur dan ini asalnya adalah akidahnya muktazilah akidahnya muktazilah mengatakan tidak ada azab kubur karena mereka terlalu mengagungkan akal kemudian mereka mengatakan tidak ada azab kubur kuburan dibuka enggak ada api keluar di situ ya tidak ada apa-apa ya kemudian juga ee mereka mengatakan dalil-dalil yang menunjukkan adanya azab kubur adalah dalil-dalil yang Ahad bukan Mutawatir namun ini dibantau oleh para ulama bahwasanya tentang azab kubur banyak dalam al-qur'an dan juga dalam hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ini Mas dalam masalah akidah intinya hadis-hadis tentang adanya azab kubur hadis-hadisnya Mutawatir ya oleh karenanya kita dianjurkan untuk berdoa tatkala Tasyahud akhir kita berdoa apa allahum inzubika Min Adabi jahanam Wamin adzabil qabr Ya Allah aku berlindung kepada engkau dari azab neraka jahanam dan dari azab kubur dari azab kubur ee mereka orang-orang muktazilah berpendapat bahwasanya untuk masalah fikih kita boleh mengambil hadis Ahad hadis Ahad Maksudnya apa yang meriwayatkan hadis tersebut kurang dari 10 sahabat satu sahabat dua sahabat sahabat 8 sahabat 9 sahabat selama belum 10 maka dikatakan hadis Ahad untuk hadis Ahad dalam masalah akidah tidak diterima ini adalah bidah ya bidah dalam masalah akidah yang ee di diyakini oleh orang-orang muktazilah ya sehingga mereka menolak banyak hadis-hadis yang berkaitan akidah ya padahal hadisnya Mutawatir contoh seperti Mereka menolak hadis tentang rukyah rukyatullah Azza Wa Jalla yaumalqiamah Allah bisa dilihat pada hari kiamat kelak bahkan di antara kelezatan yang paling lezat pada hari kiamat kelak di surga adalah memandang wajah Allah subhanahu wa taala mereka tidak beriman dengan hal ini kata mereka hadisnya Ahad padahal hadisnya Mutawatir diriwayatkan sekitar 25 sahabat lebih 26 sahabat lebih contohnya mereka mengatakan tidak ada azab kubur padahal hadis-hadis yang ber azab kubur sahabat banyak Mutawatir Mutawatir itu lebih dari 10 sahabat Mutawatir maknawi ya jadi hadisnya ee sahih bahwasanya ada azab azab kubur Di antara sekian banyak hadis-hadis yang menjelaskan tentang adanya azab kubur adalah hadis ini hadis ini nah mereka orang muktazilah mengatakan kalau urusan fikih Amaliah kita boleh Beril Dengan hadis Ahad ya seperti Dar salat duha salat duha hadisnya hadis Ahad ya Misalnya salat ee rawatib qobliah ba'diah hadisnya hadis Ahad paham dan banyak masalah fikih kebanyakannya hadis Apa hadis Ahad kata mereka kalau masalah fikih boleh hadis Ahad kalau masalah akidah tidak boleh kecuali harus harus Hadis Mutawatir mereka mengatakan demikian mantannya banyak di antaranya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengirim Muad Bin Jabal untuk berdakwah ke negeri Yaman Muad Bin Jabal waktu berdakwah Negeri Yaman untuk mengislamkan orang-orang Yahudi atau mengislamkan orang-orang nasara Muad berbicara tentang masalah akidah dan dia sendirian atau banyak orang dia cuma sendirian Ahad sendiri ya kalau ternyata periwayatan dalam masalah akidah tidak bisa diterima kecuali 10 orang Repot ya misalnya saya mau berdakwah ke Jepang saya mau berdakwah ke Eropa saya sendiri tidak bisa diterima harus berapa orang 10 orang karena Kalau saya sendiri masih Ahad harus Mutawatir sebementara Bin Jabal sendirian dan dia mendakwahkan orang Yahudi Nasrani dengan masalah akidah dia sendirian nah mereka membuat kaidah ini bahwasanya untuk masalah fikih boleh hadis Ahad untuk masalah akidah harus Mutawatir nah mereka bingung dalam sebagian masalah fikih bercampur dengan masalah akidah contoh Seperti apa hukum berdoa setelah Tasyahud akhir dengan berlindung dari EMP perkara daal Ya Allah aku berlindung kepada engkau dari azab neraka azab kubur eh fitnah kehidupan dan kematian dan fitnah Dajal ini berlindung dari empat perkara Apa hukumnya berdoa dengan doa ini setelah tasyahud jawabannya disunahkan Kenapa karena ada hadisnya hadisnya sahih meskipun hadisnya Ahad paham dan masalah fikih kita boleh menggunakan hadis Ahad Jadi boleh kita berdoa hukumnya berdoa setelah tasyahud hukum umukumnya boleh hadisnya Ahad atau Mutawatir Ahad tetapi masalahnya dalam kandungan doa tersebut ada masalah akidah berlindung dari azab kubur nah mereka bingung hadis seperti ini mau bilang tidak diamalkan Ini masalah fikih ya mau bilang diamalkan dalamnya ada masalah apa akidah Antum paham atau tidak Ah yang benar J ya ini kaidah mereka tidak kita bantahan terhadap mereka sangat mudah Antum bikin kaidah ini bahwasanya tidak diterima kecuali Hadis Mutawatir dalam masalah akidah mana dalilnya yang Mutawatir paham terapkanlah kaidah ini pada kaidah Antum Antum mengatakan bahwasanya wahai orang-orang muktazilah diikuti oleh sebagian kelompok di zaman sekarang ini bahwasanya tidak boleh meyakini masalah akidah kecuali hadisnya Mutawatir kita katakan kaidah Antum ini akidah paham kaidah Antum ini adalah suatu apa akidah mana dalilnya secara Mutawatir bahwasanya ada kaidah seperti ini jawab ya jangankan Hadis Mutawatir hadis Ahad juga tidak ada hadis Ahad hadis palsu pun tidak tidak adaib namun secara umum beriman kepada azab kubur adalah Iman masalah gaib ya oleh karenanya orang baru meninggal dunia sebenarnya sudah disiksa Allah mengatakan Wina kafarulaikahujumum Wal Har kata Allah seandainya engkau bisa melihat tatkala orang-orang yang kafir dicabut nyawa nya oleh para malaikat dipukul wajah mereka dan dipukul punggung mereka jadi sejak mereka dicabut sudah disiksa oleh malaikat tapi tidak ada yang lihat tidak ada yang lihat bisa jadi seorang kafir meninggal dalam kondisi tersenyum tapi dia sedang disiksa rohnya sedang dicabut dan disiksa oleh malaikat ini perkara gaib ya Kalau seandainya terlihat malaikat cabut kemudian rambutnya berdiri semuanya keluar asap dari telinganya semua orang kafir begitu Semua orang enggak ada yang kafir Kalau begitu kamu kalau kafir nanti matimu kayak gini yaot semua orang akan masuk Islam tapi ini perkara yang gaib maka tidak ada yang lihat roh tatkala dicabut tatkala disiksa dimasukkan dalam kubur disiksa oleh malaikat mungkar dan Nakir maka ini tidak ada yang melihatnya suatu yang gaib Namun kata para ulama di antaranya Syekh utimin rahimahullah taala Terkadang Allah Perlihatkan terkadang namun hukum asalnya tidak ini perkara yang gaib Terkadang Allah Perlihatkan untuk membuktikan pada sebagian hamba-hambanya namun pada asal perkara yang gaib ya kalau semua azab kubur ketahuan maka semua orang akan beriman nih orang kafir lagi diazab maka tidak ada lagi ujian dalam kehidupan dunia ini karena semua orang tahu orang yang mati dalam kondisi kafir tukang maksiat sedang diazab orang semua akan beriman orang semua akan beriman makanya nabi mengatakan Laula Alla tadafanu kalau bukan khawatir kalian tidak akan saling menguburkan Allah akan membuat kalian mendengar azab kubur tapi kalau setiap orang dengar azab kubur dia takut untuk menguburkan kawannya waduh Baru Jalan Kuburan sudah dengar Orang teriak-teriak ngeri ya oleh karenanya manusia tidak ada yang mendengarnya dan dalam hadis ini nabi diperdengarkan oleh Allah subhanahu wa taala sehingga nabi mendengar dua orang yang sedang diazab kemudian nabi mengatakan innahumazabani sesungguhnya dua orang ini sedang diazab W yabani Fi kabirin dan dua orang ini diazab bukan karena perkara yang besar ada yang mengatakan banyak pendapat Ibnu Hajar menyebutkan dalam Fathul Bari di antara nya perkaranya besar makanya nabi mengatakan bala innahu Kabir justru Ini perkara besar maksudnya apa ada yang mengatakan perkara tersebut besar namun dipandang remeh oleh dua orang ini dianggap namima itu perkara yang ringan dianggap cebok enggak baik apa tidak serius tidak sempurna itu dianggap perkara yang ringan padahal itu besar di sisi allah subhanahu wa taala watahsabunahu hayinan wahuaallahiim kalian menyangka itu perkaranya ringan namun di sisi Allah adalah perkara yang yang besar ada yang mengatakan yang dimaksud dengan perkaranya Tidak besar tapi besar maksudnya perkaranya itu mudah untuk meninggalkannya orang tidak Namimah mudah sudah tahan mulut tidak usah Namimah kan gampang membersihkan kemaluan setelah buang air kecil mudah tinggal disiram selesai Apa susahnya tetapi mereka meremehkan dianggap tidak tidak melakukannya padahal sangat mudah melakukannya innahu Kabir tapi dia ternyata dosa dosa besar ini pendapat yang dipilih oleh Syekh uzaimin rahimahullahu taala intinya mereka berdua melakukan dosa besar yang satu Namimah yang satu tidak bersih dalam cebok setelah buang air kecil maka keduanya diazab oleh Allah subhanahu wa taala kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam meminta didatangkan pelepa kurma Tolong matikan kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ee membelah KMA tersebut menjadi dua satu ditancapkan ke Sal kuburan satunya di kuburan yang lain para sahabat heran mereka Ken anda melakukan ini k wasa Allah meringankan siksaan dua orang ini selama belum kering belum kering Sebagian ulama berpendat terutama Ul syaiahahanya sebab sebab diringankan azab kubur ini adalah karena basahnya pelepah kurma dan pelapak kurma yang basah itu Bertasbih kepada Allah subhanahu wa taala karena Bertasbih kepada Allah maka azabnya dikurangi azabnya dikurangi paham paham ya Saya ulangi Sebagian ulama syafiiah berpendapat bahwasanya ini dalil nabi mengatakan azab kedua orang ini diringankan kenapa karena ditancapkan Dua Apa Dua pelepa kurma yang masih basah berarti pelepa kurma yang masih basah itu mengurangi azab Kenapa hubungannya basah dengan kering kata mereka karena basah Bertasbih kepada Allah kalau kering sudah tidak Bertasbih tatkala masih basah kurma pelepak kurma tersbut Bertasbih oleh karena kata mereka ya kalau kurma saja Bertasbih mengurangi azab Apalagi kita Bertasbih di kuburan apalagi kita baca Quran di kuburan ini dalil mereka tuh ini kita baca Quran di kuburan ya supaya ada keberkahan turun kepada penghuni kubur ini pendapat Sebagian ulama syafi'iah ya diperbolehkan membaca al-qur'an di kuburan tapi pendapat mereka bukan untuk minta berkah dari penghuni kubur bukan bukan mencari keberkahan dari kuburan bukan bahkan kepada orang yang pelaku maksiat kita ke situ baca Quran supaya tujuannya apa kita memberi keberkahan kepada penghuni kubur paham ya benar ada ulama syafiah mengatakan boleh Bertasbih boleh baca Quran khatamkan Quran di kuburan bukan untuk mencari keberkahan kepada penghuni kubur tapi untuk beri manfaat kepada penghuni kubur yang sudah tidak bisa apa-apa di antaranya semoga azab mereka dikurangi dalilnya apa dalilnya pelepa kurma paham paham Sisi pendalilannya tib ee namun pendapat ini kita katakan tidak kuat tidak kuat pertama Sisi bantahannya ya bahwasanya dikurangi azab kedua penghuni kuburan tersebut bukan karena pelepah kurmananya tapi karena syafaat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam karena syafaat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam eh riwayat ya hadis Jabir radhiallahu taala Anhu nabi su wasam berkata in aku melewati dua kuburan mereka berdua sedang diabah Aku berharap dengan syafaatku aku berharap dengan syafaatku akan diangkat azab mereka berdua selama kedua batang tersebut cabang tersebut masih basah berarti dikurangi azab mereka itu bukan karena apa bukan karena basah keringnya pohon kurma atau pelupa kurma tapi karena apa Karena doa Nabi Sallallahu alaii wasallam dalam riwayat bisyafaati oleh karenanya nabi tidak melakukan hal ini pada setiap kuburan nabi hanya melakukan pada kuburan ini atau ada sebagian mengatakan pada tiga kuburan karena datang dalam beberapa hadis hadis hadis e Ibnu Abbas kemudian hadis Anas kemudian hadis Jabir radhiallahu taala hadis Ibnu Abbas hadis Jabir radiallahua anhuma sehingga mereka mengatakan nabi beberapa kali ada yang mengatakan dua kali ada mengatakan tiga kali tetapi nabi Ini bukan kebiasaan Nabi menancapkan pelepakma pada setiap kuburan buktinya waktu Nabi melakukan demikian sahabat bertanya Kenapa Anda melakukannya ini bukan kebiasaan Nabi dan yang benar bahwasanya dikurangi azab bukan karena masalah basah tidaknya apa pelepah kurma tapi karena doa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang kedua Apa bedanya pelepah kurma basah dengan kering kalau mereka berkata basah Bertasbih mana dalilnya kalau kering tidak Bertasbih Allah mengatakan Bertasbih kepada Allah semua yang ada di langit dan dimi bedakan antara kering dan apa basah enggak ada maka mengatakan Kalau basah Bertasbih kering tidak Bertasbih itu enggak ada dalilnya semuanya Bertasbih kepada Allah subhanahu wa taala ya dan kemudian nabi Kenapa meletakkan pelepak kurma ini kemudian mendoakan agar keduanya dikurangi dosanya karena nabi mendengar mereka berdua sedang diazab nah kalau tahu-tahu antum ada orang di kubur ente taruh ppak kurma Emang lagi diazab jangan seudon kepada Enggak siapa tahu diazab akhirnya orang sekarang macam-macam ya saya lihat di kuburan ada yang taruh Kendi isi air Selama masih basah airnya Bertasbih udah pasang keran aja di situ ada yang pasang Tanam Pohon langsung ya kurmanya sekalian ditanam jangan apaagi jangan cuma kering-kering mungkin Berapa hari sudah kering Ya sudah tanam pohon kurma disirami tiap hari enggak diazab-azab atau dikurangi azabnya terus intinya wallahuam bisab pendapat yang benar bahwasanya Apa yang dilakukan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam itu adalah kekhususan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya ya dan tidak ditiru oleh kebanyakan sahabat ada riwayat menyebutkan seorang sahabat meminta demikian tapi ini ijtihad dia kebanyakan Sahabat tidak berpemahaman demi Demikian Ya kebanyakan Sahabat tidak berpemahaman Demikian Ya jadi yang benar bahwasanya ee itu bukan dalil untuk boleh baca Quran di kuburan wallahu taala alam bis kita lanjutkan hadis berikutnya bab majaa Fi gaslil baul waq nabi S wasamibil qar nabi sahu wasallam berkata kepada penghuni kuburan yang diazab taditir adalah dia diazab di kubur karena tidak bersih tatkala cebok dari kencingnyaam dan nabi tidak menyebutkan kecuali air kencing manusia Al Imam albukhari menyebutkan perkataan ini untuk membantah Pendapat syafiiah yang menyatakan bahwanya semua kencing itu najis semua kencing itu najis Kenapa orang ini diazab di kuburan karena dia waktu kencing dia tidak mencuci dengan baik sehingga najisnya masih ada di kemaluannya kemudian terkena pakaiannya sehingga akhirnya dia salat tidak sah karena pakaiannya ternajisi dengan dalil ini mazhab syafiah mengatakan semua kencing itu najis semua kencing Ma kencing kuda kencing unta kencing kambing apalagi kencing manusia kencing tikus Ya apa semuanya kencing adalah adalah najis ya hukum asalnya adalah najis Al Imam Al Bukhari Banta kata Imam Bukhari yang dimaksud dengan kencing dalam hadis ini hanyalah kencing manusia jangan dikiaskan dengan kencing-kencing yang yang lainnya ini dalil bahas Imam Bukhari bukan bermazhab Syafi'i makanya dia banyak menyelisihi pendapat Imam apa Syafi'i dan inilah pendapat yang lebih kuat bahwasanya ee yang najis dalam hadis ini cuma berkaitan dengan kencing manusia ya Adapun kencing hewan-hewan yang bisa dimakan dagingnya maka tidak najis sebennya dalam akan datang dalam sahih Bukhari juga Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyuruh orang-orang untuk berobat dengan minum air kencing unta ya minum air kencing unta dan kita tahu air kencing unta ya Ee boleh diminum untuk obat ya kemudian juga Nabi menyuruh salat di kandang kambing kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam salatah kalian di kandang kambing yang namanya kandang kambing tidak akan lepas dari percikan air kencing apa kambing atau kotoran kambing dan itu semua Meskipun menjijikkan namun tidak najis Tidak semua yang menjijikkan itu najis ya bisa jadi ada makanan ayam sudah kita biarkan kemudian basi bau busuk najis atau tidak tidak meskipun dia sudah basih dan busuk tapi itu bukan najis kita bersih bukan karena bersihan bukan karena najis tapi karena kotor sama seperti kencing apa Seperti apa ingus Seperti hal yang keluar dari tubuh manusia yang tidak enak tapi itu bukan hal yang najis meskipun kotor oleh karenanya dalil menunjukkan bahwasanya boleh minum dari kencing unta dan ini dikiaskan kepada hewan-hewan yang boleh dimakan maka air kencingnya tidak najis seperti kencing ayam ya kotoran ayam itu tidak najis kotor Iya kotor tapi tidak najis kencing kambing kotoran kambing itu tidak tidak najis ya sebagaimana kencing unta Adapun hewan yang tidak boleh dimakan maka ada khilaf lagi di kalangan para ulama ada yang mengatakan bahwasanya tidak najis kecuali yang datang dalam Nas seperti raut raut adalah kotoran himar atau kotoran Kuda itu disebut dengan raus Selain itu maka tidak najis nah seb lulama mengkiaskan himar rausnya kotorannya adalah najis Kenapa himar enggak boleh dimakan oleh karenanya semua hewan yang tidak bisa dimakan itu kotorannya najis ya tapi intinya di sini Saya ingin menjelaskan bahwasanya Al Imam Al Bukhari ee membantah pendapat mazhab Syafi'iyah yang menyatakan semua kencing adalah najis wallahu taala alam biswab Ee kita salat dulu ya atau bagaimana Azan dulu ya Azan dulu baru kita lanjut [Musik] silakan azan Ustaz Bagaimana dengan ibadah kami apabila di saat mandi wajib tidak benar hingga saat ini saat ini berdua terus mandi seperti biasa ya Jadi kita katakan mandi wajib ada yang minimal ada yang optimal ya ya yang minimal yang penting kita berniat mandi wajib dan basa seluruh tubuh kita maka sah ya seluruh bahasa tubuh kita sah mandi seperti biasa maka mandi wajibnya apa sah ya yang optimal kita mandi sesuai dengan sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam itu kita bersihkan kemaluan terlebih dahulu kemudian kita berwudu setelah itu baru kita Basahkan kepala ya kemudian kita sebelah kanan kemudian sebelah kiri kemudian selesai ya tapi kalau selama kita sudah berniat mandi junub meskipun mandi nya mandi biasa maka sudah sudah sah jadi Insyaallah enggak Mengapa cuma Setelah dia belajar sunah hendaknya dia mandi sesuai dengan sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Ustaz Apa yang harus kita lakukan apabila saat mandi junub kita berhadas misal di tengah-tengah sedang mandi tiba-tiba kita buang angin apa yang harus kita mengulangi dari awal kalau ternyata tatkala kita mandi sudah basah seluruh tubuh sudah basah berarti sudah sah Kapan tubuh kita seluruhnya sudah basah dengan air berarti mandi junub kita sudah apa sudah sah namun belum selesai di tengah-tengah Kita buang angin maka tidak perlu mandi lagi dari awal cukup wudu aja cukup apa wudu Tetapi kalau tatkala kita mandi ternyata Belum masih belum basah seluruh tubuh kita sudah buang angin maka kita mandi lagi dari dari awal ya lagi dari awal Ustaz Apakah setan dari kalangan Jin bisa mengganggu manusia dengan menampakkan wujudnya ataukah dalam wujud yang lain karena Ana rasanya gatal untuk menjawab teman-teman Ana yang mengaku melihat diganggu setan di kantor Ana ya asalnya Jin ya eh setan innahu yarum Hua waqobilu minuahum suungguhnya setan dan pengikutnya ya melihat Kalian di mana kalian tidak melihat mereka hukum asalnya Jin tidak kelihatan ini hukum asal terkadang dia menampakkan dirinya ya dalam bentuk-bentuk tertentu seperti yang dialami oleh Abu Hurairah radhiallahu Anhu tatkala ee setan menjelma Ingin mencuri harta sedekah ya maka ditangkap oleh Abu Hurairah radhiallahu taala Anhu Jadi mungkin saja setan menampakkan dirinya tapi saya katakan Antum ya ee jangan takut sama setan ya ya Antum jangan takut sama setan kalau setan memperlihatkan dirinya mungkin mau kenalan sama Antum mungkin ya santai aja ya ya Antum jangan takut ya Antum punya Allah subhanahu wa taala Antum punya Ayat Kursi Antum punya tiga kul ya kecuali kalau antum enggak hafalin cerita ya tapi Antum Ayat Kursi bisa hafal Antum quluirabbil falaqabbinas Antum jangan takut ada azubillahim minasyaitanirrajim ya dan Insyaallah Enggak ada masalah ya Antum jangan pokoknya jangan takut cuek aja ya cuek dan kalau dia datang ketemuin ya datang baca apa namanya E baca doa ya Antum juga jangan cari ketemu dia Tapi kalau dia datang ya cuekin aja jangan apa Jangan sebagian orang digoda sebagian orang tidak dalam satu rumah terkadang sebagian digoda ah sebagian tidak sebagian di Kalau antum Rajin baca Quran Antum Zikir pagi petang Antum jaga pandangan tidak melihat hal yang haram Insyaallah setan ngapain goda Antum ya setan ngapain goda Antum ya dia juga setengah mati mau menjelma menjadi sesuatu ya tidak tidak mungkin tidak mudah bagi dia karena itu keluar dari hukum asal dia Hukum asal dia tidak apa tidak kelihatan ya berarti Antum J usah takut ya Antum masalahnya kelihatan ya kan jadi kalau dia muncul Antum baca doa Enggak usah enggak usah takut Adapun sebagian teman yang digoda di kantor melihat macam-macam Ya sudah ente enggak usah ente suruh dia berzikir suruh baca doa enggak usah takut sudah kalau ente takut setan senang Kapan setan tahu Antum takut setan malah senang ya sebagian ikhwan-ikhwan di Jogja ya atau sebagian tempat mereka Membeli tanah atau menyewa kos-kosan yang situ orang takut karena ada setan yang muncul di situ ada kos-kosan setiap waktu tertentu setannya muncul kemudian rambutnya terurai orang enggak berani ngekos di situ sampai dikasih harga murah teman-teman kos aja enggak ada masalah ya Ya kos aja ya dia muncul-muncul biarin aja cuek aja muncul Ya udah tidur aja Kenapa dig guubrisin ya lama-lama dia capek sendiri kemudian dia apa pergi ya Ada pondok dibangun saya tahu orang takut beli tanah di situ karena di situ mengerikan teman-teman beli bangun Pondok sudah biarin aja ya sudah dia yang penting kita bertakwa kepada Allah baca Quran ya setan lama-lama juga tidak betah tinggal di tempat yang diisi dengan ayat-ayat Allah subhanahu wa taala taala makanya saya katakan di Arab Saudi saya hampir jarang dengar orang kerasukan hampir enggak dengar Saya dengar ada orang kerasukan kenapa Karena di mana-mana azan dikumandangkan orang salat di mana-mana dukun dilarang ya dukun ditangkap mungkin dipenggal kepalanya tukang Sir ditangkapin di sana ya Sehingga Jin tidak terlalu leluasa untuk menggoda manusia tapi kalau tanah air ya ada pohon besar dikeramatkan kasih Sajen ada pohon besar dikasih sarung ya kasih baju ya macam-macam ya benar-benar jadi jin benar-benar di di apa namanya dihormati ya lebih dihormati dari manusia ya makanya mereka leluasa untuk menggoda manusia jadi selama kita senantiasa Ingat kepada Allah baca Quran mereka tidak leluasa para Jin untuk menggoda e manusia ini kita bertawakal kepada Allah terutama tatkala keluar rumah baca doa keluar rumah Allah bismillahiwakal illa Billah Insyaallah di dijaga oleh Allah subhanahu wa taala Apakah mencium istri membatalkan wudu ini khilaf di kalangan para ulama namun saya lebih condong bahwasanya menyentuh istri tidak membatalkan apa wudu mencium istri juga tidak membatalkan wudu datang dalam hadis Sunan Abi Daud nabi mencium Aisyah sebelum pergi ke masjid namun hadis persilisikan oleh para ulama tentang sahih atau tidaknya tetapi secara umum menyentuh wanita tidak membatalkan wudu sebagai bagaimana kita sering Jelaskan berulang-ulang kecuali tatkala dia mencium istrinya kemudian keluar Mazi karena syahwat keluar Mazi maka itu yang membatalkan wudu Adapun menciumnya tidak membatalkan wudu Apakah boleh berjualan di halaman masjid halaman masjid kalau halaman masjid tersebut dipakai untuk salat maka tidak boleh berjualan di situ ya hendaknya memang halaman masjid tersebut dipersiapkan untuk salat maka masjid bukan tempat untuk salat untuk berjualan masjid untuk mengingat Allah ya dan apa untuk beribadah kepada Allah subhanahu wa taala makanya nabi mengatakan kalau kalian melihat orang berjualan di masjid maka doakan keburukan kepadanya la arbahallahujaratak Semoga Allah tidak memberikan keuntungan bagi perdaganganmu ya ya kalau ada orang yang mencari barang hilang bikin penguman Sungguhnya Barang saya hilang di masjid maka doakan semoga barangmu tidak kembali lagi kepadamu Kenapa karena itu menyibukkan orang orang harusnya Ingat kepada Allah subhanahu wa taala ingat mikir barangnya yang hilang Oh di mana hilang ribut orang harus nya mikir Allah mikir akhirat akhirnya mikir perdagangan di masjid hendaknya kalau dia jualan di luar halaman masjid yang digunakan untuk salat ya Ustaz Bagaimana tips agar rezeki berlimpah Saya tidak saya tidak menyatakan seorang ee berdoa agar rezekinya berlimpah tapi minta rezeki yang thayiban ya ya rezeki thayiban atau rezeki yang berlimpah tapi berkah ya rezeki yang berkah seorang berusaha untuk dapat karena rezeki yang berlimpah itu belum tentu bisa kita atur dengan sesuai kehendak Allah subhanahu wa taala ingat setiap rezeki yang kita dapatkan akan ditanya oleh Allah pada hari kiamat kelak ya ya kalau kita punya rezeki kemudian berkah kita ee gunakan sesuai dengan kehendak Allah maka itu yang terbaik tetapi di antara sebab-sebab datangnya rezeki pertama tentu kita berusaha bertawakal ke kepada Allah subhanahu wa taala berusaha kata Ibnu ha Ibnu Rajab alhambali tawakal yang tinggi dengan sebab yang sedikit mendatangkan rezeki yang banyak yang penting tawakalnya harus tinggi ya harus digandingkan dengan sebab meskipun sebabnya tidak maksimal Tetapi kalau tawakalnya tinggi Allah mudahkan rezeki sebagaimana dalam hadis Lau annakum tatawakaluna alallahi haqq tawakulihqakumullah Kama yarzuqu thirir kalau seandainya kalian bertawakal dengan kepada Allah dengan tawakal yang benar ya maka Allah akan berikan kalian kemudahan rezeki sebagaimana Allah berikan kepada burung ini dalil bahwasanya tawakal yang tinggi mempengaruhi mudah mendapatkan rezeki tapi kalau orang mencari rezeki suudan kepada Allah kurang tawakal seakan-akan rezekinya tergantung kepada bosnya seakan-akan rezekinya harus pada pekerjaannya ini maka di situ bisa jadi dia mendapati kesulitan kalau dia pun mendapatkan rezeki belum tentu berkah belum tentu rizqon thayiban jadi di antaranya harus bertawakal dengan tawakal yang tinggi bahwasanya rezeki di tangan Allah Subhanahu wa taala keyakinanmu tentang rezeki di tangan Allah lebih daripada keyakinanmu rezeki di tangan bosmu ya itu harus ditanamkan dalam hati seseorang ya kalau ada orang kita dapat rezeki dari seorang Yakinlah itu semua karena Allah subhanahu wa taala yang kedua jangan lupa sebab-sebab ukhrawi ada sebab-sebab ukhrawi yang buat kita untuk mudah mendapatkan rezeki di antaranya menyambung silaturahmi ada rezeki kita berikan kepada ibu kita pada ayah kita kepada kakak kita adik kita pada ponakan kita kepada tante kita kepada Bibi kita kalau kita sisihan niat karena Allah ikhlas karena Allah menyambung silaturahmi Allah akan mudahkan rezeki dan ini benar ini sudah dipraktikkan dan nyata ya ya bahwasanya menyambung silaturahmi menambahkan rezeki kemudian juga berinfak kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Ma naqatodqatun Min Ma bahwasanya sedekah tidak akan mengurangi rezeki ya bahwasanya seorang bersedekah akan ditambah oleh Allah subhanahu wa taala oleh karenanya tidak ada orang yang EE Dermawan karena Allah subhanahu wa taala Kemudian dihinakan oleh Allah tidak ada orang Dermawan semakin ditambah rezekinya oleh Allah subhanahu wa taala Bagaimana hukumnya jika pada sore hari saat kita akan mandi kita dapati celana dalam kita bawa Pesing artinya ada tetesan air kencing yang menempel di celana dalam ketika secara tidak sengaja Padahal selama seharian kita sudah yakin bahwa kita telah beristinja dengan baik dan benar dan merasa sudah bersih dan tidak ada lagi air kencing yang menetes Apakah wudu kita selama ini satu hari menjadi batal dan kita harus mengulang Salat kita Ustaz nah ini namanya kaidah alyakin lazulu bisak keyakinan tidak bisa dihilangkan dengan keraguan kalau kita sore hari kita mencium celana kita Ternyata apa namanya eh bau air kencing ya pertama belum tentu itu dari air kencing ya bisa jadi kemaluan kita mengeluarkan bau yang tidak enak mirip dengan bau air kencing kedua kalau memang kita yakin ada air kencing maka kita sandarkan kepada salat yang paling terdekat salat yang paling terdekat dan bisa jadi air kencing tersebut keluar setelah Antum Salat kita enggak tahu ya jadi masih banyak kemungkinan untuk mengatakan dia harus mengqada salatnya l waktu ini tidak kuat pendalilannya karena kecuali kalau kita lihat setelah salat asar misalnya langsung Oh ternyata celana kita benar-benar bawa air kencing ternyata ada air kencing maka yang kita Qada cuma yang salat apa asar Tetapi kalau kita salat asar jam . jam lihatnya sem Menjelang magrib bawa air kencing maka tidak bisa kita katakan Dia Qada salat asar Kenapa bisa jadi air kencingnya muncul setelah itu ya tidak tahu oleh karenanya selama tidak yakin bahwasanya ee air kencing keluar sebelum salat maka hukum asalnya kita tidak berhadas hukum asalnya kita tidak ada air kencing di celana dalam Ustaz Bagaimana kalau kita puasa ayamul bait pas di hari ketiga kita batal mohon penjelasannya kalau kita puasa ayamul bait puasa sehari berbuka kemudian puasa lagi berbuka lagi ya kalau ternyata kita ee batal ya kita lanjutkan aja kita batal berarti ee besoknya kita enggak usah puasa besoknya lagi kita apa puasa lagi enggak ada masalah ya karena Ee kita ada halangan sehingga ayamul bait yang kita lakukan ini ayamul bit ya oh ayamul bit Mohon maaf ayamulbit saya pikir puasa puasa puasa Daud kalau ayamulbit 13 14 15 misalnya tanggal 15 kita batal kita boleh puasa hari yang lain bebas kapan saja karena disunahkan kita berpuasa sebulan tig 3 hari dan di antara hari yang terbaik adalah ayyamul bit seandainya seorang tidak bempurna 13 14 15 bulan hijriah dia batal misalnya hari pertama dia hanya puasa 4 14 15 maka dia boleh puasa hari ke-16 hari yang satu batal dia boleh puasa kapan saja dia boleh puasa nanti senin dia boleh puasa hari kamis enggak ada masalah Bagaimana bersihkan kemaluan sehabis buang air kecil Kalau tidak ada air seperti toilet mall boleh dipasu pakai tisu boleh pakai tisu Pakai tisu sudah sah jadi di antara pengganti air adalah ee istijmar ya pakai batu tapi di mall enggak ada batu ya Jadi pakai tisu pakai kertas boleh ya pakai kertas Enggak ada masalah ya dan itu sah pting kita sudah lap terutama kalau di pesawat terkadang kita susah pakai air kita pakai tisu sudah sudah sah Jangan buang air kecil buang air besar pun apa sah Jadi maksudnya seorang yang la Min baulihi dia tidak bersih tatkala buang air kecil bisa beberapa kemungkinan pertama dia kencing masih menetes kemudian dia sudah pakai celana dalam yang kedua dia kencing dia berdiri dia tidak ee maksudnya dia duduk ataupun berdiri namun dia tidak perhatian sehing hingga ada cipratan yang kembali mengenai bajunya misalnya maka seorang tatkal Bu yang kecil dia hati-hati ya Dia angkat misalnya celananya tatkali buang air kecil sehingga tidak kecipratan kembali kepada pakaiannya apabila mengucapkan talaq rojii kepada istri lalu ketika di pengedilan agama diminta membaca ikrar telah kembali Apakah jadi talak satu atau talak dua karena mengucapkan kalimat talak dua kali Eh kalau dia sudah menjatuhkan talak kepada istrinya kemudian dia apa namanya rujuk maka tetap dihitung talak satu kalau di pengadilan disuruh menceritakan kembali maka dia Ceritakan saya sudah mentalak istri saya jangan dia jatuhkan talak yang kedua tapi dia mengatakan saya sudah pernah menjatuhkanak istri saya talak kepada istri saya dan saya kembali tapi kalau dia mengatakan saya talak kamu lagi a dua kali berarti tapi kalau dia mengatakan dia menceritakan masa lalu saya sudahalak istri saya dan sekarang saya kembali maka tetap dihitung satu tidak dihitung dua Bagaimana hukumnya jika kemelan seorang lelaki mengeluarkan suatu cairan putih Apakah harus mandi junub atau berwudu kalau yang mandi junub itu hanya kalau kalau keluar air mani air mani itu keluar dengan Ada apa namanya ada pancaran Min main dafiq dari air yang terpancar yang mengakibat setelah keluar terpancar tersebut menimbulkan futur yaitu kelemahan ituu terjadi ejakulasi itulah air mani Adapun jika keluar air tanpa ada ejakulasi hanya sekedar syahwat kemudian keluar air dan meskipun ada rasa kelazatan maka itu namanya air madzi itu tidak wajib mandi junub hanya sekedar wudu dan membersihkan ee kemaluan dari air Mai tersebut tetapi kalau tidak ada syahwat kemudian keluar air dari kemaluan ya Apakah setelah kencing atau sebelum kencing itu namanya alwadi alwadi itu hukumnya sama dengan kencing sama Berarti cuma hanya berwudu dan dibersihkan jadi jadi yang wajib untuk diandi mandi wajib hanyalah air mani air mani cirinya jelas itu air yang EE kental lengket dan keluar dengan pancaran terjadi ejakulasi setelah itu Seorang akan mengalami rasa lemas yaitu namanya air mani itu yang wajib mandi junub demikian saja wabillahi taufik wal hiidayah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh