Transcript
hQaMZhse8V4 • Tafsir Surat Al-Furqan #1 Ayat 1-5 - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/2644_hQaMZhse8V4.txt
Kind: captions
Language: id
Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullah.
Alhamdulillahi alaniukrinadu
alla ilahaillallah wahdahu la
syarikalahuim.
Wa ashadu anna muhammadan abduhu wa
rasuluhu daila ridwan. Allahumma sholli
alaihi wa ala alihi wa ashabihi wa
ikhwani. Hadirin hadirat yang dirahmati
Allah subhanahu wa taala, kita masuk
pada surah yang lain yaitu surah
Al-Furqan. Surah Al-Furqan surah ke-25.
Ee disebut surah Al-Furqan karena di
awal dari surat ini Allah mengatakan
tabarakalladzi
nazzal furqan. Maha suci Allah yang
telah menurunkan al-Furqan. Yang
dimaksud Alfurqan maksudnya Al-Qur'anul
Karim. Dinamah dengan Alfurqan karena
diambil dari kata farq yang maknanya
adalah pembeda. Al-Qur'anlah pembeda
antara hak dan batil. Pembeda antara
kebenaran dan kesalahan, petunjuk dan
kesesatan. Dan pembeda antara ahlul
haqil,
pengikut kebenaran dan pengikut
kebatilan. Ya. Sebagaimana Allah
menamakan hari perang Badar dengan
al-Furqan.
Ya wama anzalna ala abadina yaumal
furqani yaumal taqal jama'an. Allah
menamakan perang Badar dengan hari
al-Furqan. Karena perang Badar itu
membedakan antara ee pengikut kebenaran
dengan pengikut kebatilan. itu antara
pasukan kaum muslimin dan juga dengan
pasukan Abu Jahal, pasukan kaum kaum
musyrikin. Inilah di sebab sebabnya
surah Al-Furqan dikenal dengan nama
Al-Furqan karena di awal surah disebut
ada kata Al-Furqan.
Kemudian surah Al-Furqan ini adalah
surah Makkiyah. Sering kita sampaikan
surat secara ditinjau dari kapan
turunnya terbagi menjadi dua. Ada
namanya surat Makkiah, namanya surat
madaniyah. Kalau surat Makiyah maksudnya
surah tersebut turun sebelum Nabi
berhijrah. Sebelum Nabi berhijrah. Kalau
Nabi setelah berhijrah, maka disebut
dengan surat madaniyah atau ayat
madaniyah. Tapi kalau turun sebelum nabi
berhijrah namanya surah Makkiyah atau
ayatnya disebut dengan ayat Makkiah.
Kalau Nabi sudah berhijrah meskipun
turunnya di Makkah tetap disebut
madaniah. Seperti firman Allah Subhanahu
wa taala, "Alyaum akmaltu lakum
dinakumamtu alikum nikmati waritu
lakumul islama." Ini adalah ayat dari
surat Almaidah.
Dia turunnya di mana? di Makkah ketika
Nabi sedang haji ketika di tanggal 9
Zulhijah
tahun 10 ee kenabian yaitu ketika
Rasulullah sedang haji wada di Padang
Arafah tanggal 9 Zulhijah maka turun
ayat ini, "Alyyauma akmaltu lakum
dinakum." Sehingga ayat ini dalam surat
Almada ini turun di Makkah. Tapi ayatnya
ayat madaniyah atau ayat Makkiah?
Makkiah. Karena turunnya ayatnya Makiah
atau madaniah? Madaniah karena turunnya
setelah Nabi berhijrah. Jadi ini yang
menakjubkan. Penamaan Makkiah dan
Madaniyah bukan disandarkan kepada kota
tempat turunnya, tapi disandarkan kepada
waktu turunnya. Semua yang turun sebelum
Nabi berhijrah namanya Makkiah. Yang
setelah Nabi berhijrah namanya Mada
Madaniah. Dari sini kita tahu apa
fungsinya kita mengetahui Makiyah
madaniyah? Karena dengan kita tahu
Makkiah, kita tahu Rasulullah turun ayat
itu atau surat itu sebelum Nabi
berhijrah. Sehingga nuansa nuansanya,
audiens-nya ketika itu Abu Jahal dan
teman-temannya.
Sehingga biasanya kalau surat Makkiah
atau ayat Makkiah biasanya tentang
akidah, tentang hari kebangkitan yang
itu yang mereka ingkari, tentang
kerasulan Nabi Muhammad sallallahu
alaihi wasallam karena itu mereka
ingkari dan juga tentang Al-Qur'an turun
dari Allah Subhanahu wa taala. Ini tiga
topik utama yang sering dibahas dalam
surat-surat Makiyah. Yaitu pertama
tentang hari kebangkitan karena mereka
ingkari. Yang kedua tentang kerasulan
Nabi Muhammad. Mereka mengatakan
Muhammad bukan utusan Allah. Yang ketiga
tentang Al-Qur'an adalah firman Allah
karena mereka mengatakan Allah tidak
pernah menurunkan Al-Qur'an. Ya.
Dan karenanya kalau kita baca surat
Makiyah selalu seperti itu. Dan di
antara banyak surat Makia adalah tentang
ee di juz amma. Juz Am itu banyak sekali
surah Makkiyah. Nuansanya tentang hari
kiamat, tentang hari kiamat, tentang
kerasulan Nabi Muhammad, tentang
Al-Qur'an.
Maka surah Al-Furqan juga adalah surah
Makkiah. Sehingga kalau kita baca nanti
suansannya juga tentang itu kebanyakan
tentang ee Al-Qur'an, tentang kerasulan
Nabi Muhammad sallallahu alaihi
wasallam, tentang tauhid, tentang
akidah. Beda ketika madaniah ketika
Rasul sahu alaihi wasallam sudah
berhijrah biasanya tentang hukum-hukum.
Biasanya ayu ayyuhalladzina amanu jangan
begini tentang adab, tentang hukum,
tentang haram, halal haram itu nuansa
surat-surat mada madaniyah. Karena
audiens-nya adalah para sahabat. audiens
atau tentang peperangan, perang Badar,
perang Uhud karena sudah ee perang
ketika Rasulullah sudah berhijrah. Jadi
ee inilah manfaatnya kita mengenal
Makkiah atau madaniyah.
Tib di sini Allah buka firmannya,
tabarakalladzi nazzalal furqan. Segala
maha suci Allah Subhanahu wa taala yang
telah menurunkan al-Furqan yaitu
Al-Qur'anul Karim ala abdihi kepada
hamb-Nya liyakuna lil alamina nadir agar
hambanya tersebut menjadi peringatan
pemberi peringatan bagi seluruh alam
semesta Allah buka dengan tabarak
tabarak pendapat yang benar diambil dari
kata al albarokah
albarokah maknanya adalah
kaf ulir atau khairun.
Khairun kirsir. Ada yang mengatakan
albarokah diambil dari dua makna.
Pertama dari albirkah. Bkah maknanya
majmaul ma. Tempat kumpulnya air yang
banyak. Sehingga tidak disebut dengan
barokah kecuali katur khairuhu. Kecuali
kebaikannya banyak. Kemudian diambil
dari alburuk seperti buruk ibil. Kalau
unta menderam dia berburuk dia itu sudah
apa? Menderam ya ituu dia duduk
menunjukkan makna menetap. menetap.
Sehingga kalimat albarokah mengandung
dua makna. Itu kebaikan yang banyak yang
menetap. Kebaikan yang banyak yang me
menetap. Dan Allah Subhanahu wa taala
disifati dengan tabarak karena ee
tingginya dan kebaikannya yang begitu
banyak dan keagungannya.
Sehingga biasanya kalau diterjemahkan
maha suci sebenarnya maha maha maha
banyak baiknya. Kalau kita secara lafaz
maha baik banyak baiknya ya. Ya itu maha
berkah.
Maha berkah tabarak. Tapi kalau kita
terjemahkan biasanya kita bilang maha
suci. Yang menunjukkan bahwasanya
seluruh sifat Allah suci, seluruh
perbuatannya suci ya. Seluruh
keputusannya suci. Ya, itulah tabarak
dan dialah ee makanya disebut wahibul
barakah. Yang menentukan ini berkah atau
tidak adalah Allah Subhanahu wa taala.
Segala sumber kebaikan dari Allah
Subhanahu wa taala.
Kemudian Allah mengatakan tabarakalladzi
nazalal furqan. Segala puji atau maha
suci Allah yang telah menurunkan
al-Furqan Al-Qur'an. Isyarat bahwasanya
di antara konsekuensi atau di antara
dampak dari maha baiknya Allah tabarak,
maha baiknya Allah turunkan Al-Qur'an.
Makanya Al-Qur'an adalah nikmat yang
sangat luar biasa. Nikmat yang sangat
agung adalah turunnya Al-Qur'an.
Makanya malam terbaik adalah lailatul
qadar adalah malam turunnya Al
Al-Qur'an. Karena di situlah Allah
menurunkan nikmat yang terbesar.
Kemudian juga seperti Allah berfirman,
"Arrahman alamal Quran."
Arrahman yaitu yang maha penyayang dan
dia mengajarkan Al-Qur'an. Di antara
konsekuensi atau dampak dari Allah yang
maha penyayang, Allah ajarkan Al-Qur'an.
Maka siapa yang ingin mendapatkan
kebaikan yang banyak dan ingin mendapat
kasih sayang yang banyak, maka dia harus
punya perhatian sama Al-Qur'an. Baik
membaca, mentadaburi, ya mengamalkan
semua yang terk Al-Qur'an mendatangkan
kebaikan. Makanya di sini ketika Allah
menyebutkan tabarakalladzi
nazal furqan, segala maha maha suci
Allah atau maha baik Allah Subhanahu wa
taala yang telah menurunkan Al-Qur'an
menunjukkan bahwasanya Al-Qur'an adalah
salah satu dari kebaikan-kebaikan Allah
yang sangat besar. Allah turunkan.
Al-Furqan tadi sudah kita singgung.
Al-Furqan maknanya pembeda. Pembeda
antara kebenaran dan kebatilan ya.
Sehingga kalau orang yang mengetahui
kebenaran kembali ke Al-Qur'an. Makanya
Al-Qur'an adalah standar. Standarum
fahukmuallah. Kata Allah apapun yang
kalian perselisihkan hukumnya kembali
kepada Allah Al-Qur'an. Karena Al-Qur'an
bisa membedakan mana benar, mana salah.
Allah juga berfirman ya ee apa namanya
ee
bahwasanya kalau ada perselisihan
faruddu ilallahi warasul. Yaanazum
fiin faruddu ilallahi warasul. Kalau
kalian berselisih, kembalilah kepada
Allah, yaitu kepada Al-Qur'an. Jadi,
Al-Qur'an adalah standar parameter untuk
membedakan antara
kebenaran dan kebatilan. Ya, maka dalam
segala urusan harusnya Al-Qur'an sudah
cukup. Al-Qur'an sudah cukup ya.
Al-Qur'an beserta dengan tafsir itu
hadis-hadis Nabi sallallahu alaihi
wasallam. Oleh karenanya umat ini tidak
perlu kepada standar kebenaran yang
lain. Karena Allah sendiri menamakan
Al-Qur'an dengan Al-Furqan. Maka
harusnya seluruh
perkara mau diketahui kebenaran atau
kebatilan kembali kepada Al-Qur'an. Itu
Al-Qur'an dengan tafsirnya, dengan ee
sunah-sunahnya, hadis-hadis Nabi yang
litubayinasi ma nuzila ilaihim. Allah
turunkan ee sunah kepada Nabi untuk
menjelaskan Al-Qur'an. Untuk menjelaskan
Al-Qur'an.
Namun lihat sekarang banyak orang
menghindar dari Al-Qur'an.
Banyak orang mencampakkan Al-Qur'an.
tidak menjadikan Al-Qur'an sebagai
standar kebenaran, tidak memfungsikan
Al-Qur'an sebagai al-Furqan. Al-Qur'an
sekedar dibaca doang, dibaca, cari
berkah, selesai. Tidak dipelajari, tidak
dijadikan standar parameter kebenaran.
Gak ya. Gak.
Banyak orang tidak mempelajari Al-Qur'an
ini sekedar baca dan baca dan baca,
hanya sekedar mencari mencari keberkahan
bacaannya.
Kemudian Allah berfirman, "Ala abdihi
yang telah menurunkan al-Furqan
Al-Qur'an kepada hambanya." Siapa yang
dimaksud hambanya di sini? Nabi Muhammad
sallallahu alaihi wasallam. Dan
Rasulullah sahu alaihi wasallam ee
disifati oleh Allah dengan dua sifat
yang mulia yaitu rasul dan hamba.
Makanya ee man syahida alla
ilahaillallah
wa anna muhammadan abduhu wa rasuluh.
Siapa yang bersaksi bahwasanya tidak ada
yang berhak disembah kecuali Allah dan
Muhammad adalah hamba-Nya dan rasul-Nya.
Jadi perlu kita ingat Rasul Sallahu
Alaihi Wasallam dipuji oleh Allah
sebagai rasul dan juga sebagai hamba.
Bukan sebagai rasul saja tapi dialah
hamba dan rasul.
Makanya Rasul sahu alaihi wasallam
berkata, "La tutruni kama atrin nasara
ibna Maryam in abdun faqulu abdullahi
waasuluh." Jangan kalian
berlebih-lebihan kepadaku sebagaimana
Nasra berlebih-lebihan kepada Nabi Isa
sehingga diangkat sampai derajat Tuhan.
Innama ana abdun. Sesungguhnya aku
adalah seorang hamba.
Faqulu abdullahi wa rasuluh. Katakanlah
Muhammad itu adalah hamba Allah dan
rasulnya. Muhammad terpuji bukan sebagai
Tuhan. Dia terpuji sebagai hamba.
Kenapa? Dia hebat. Dia seorang hamba
tapi bisa beribadah luar biasa. Kalau
dia malaikat atau dia sampai pada
derajat Tuhan maka dia tidak terpuji.
Dia terpuji itu kenapa? Dia manusia
seperti kita. Tetapi dia bisa ibadah
yang sangat luar luar biasa. Ya, makanya
ibadah Nabi luar biasa. Ketika Nabi
salat sampai kakinya bengkak-bengkak,
maka Rasulullah mengatakan, "Afala akunu
abdan syakura." Kenapa aku tidak menjadi
hamba yang pandai bersyukur? Ya, jadi
dia sebagai hamba. Maka siapa yang
mencoba
mengeluarkan Nabi Muhammad dari sifat
kehambaannya, berarti dia mencela Nabi
sallallahu alaihi wasallam. Saya ulangi,
ada orang bermaksud baik ini memuji
Nabi, tapi dia mengeluarkan Nabi dari
sifat kehambaannya. Seperti mengatakan
Nabi tahu ilmu gaib, nabi begini, Nabi
berlebihan. Ya, seperti ada penyair
berkata ehun.
Di antara kedermawanan engkau wahai
Muhammad adalah surga adalah dunia dan
surga dan akhirat. Itu kedermawanan Nabi
Muhammad sallallahu alaihi wasallam.
Dan di antara ilmumu adalah ilmu lauhil
mahfud, ilmul qalam. Itu kau engkau tah
seluruh ilmu gaib dan seluruh dunia dan
isinya adalah kedermawananmu dan akhirat
juga kedermawananmu. Ini ini bukan nabi.
Kalau begitu. Kalau kita gantikan dengan
Allah tentu pas kalau kita bilang wa in
judika dunia. Di antara kedermawanan
Engkau ya Allah adalah dunia dan
akhirat. Benar atau tidak?
Dan di ilmumu ya Allah adalah ilmu
lauhil mahfud. Benar atau tidak benar?
Ini kalau dibuat untuk memuji Allah
benar, tapi kalau dibuat untuk memuji
Nabi salah. Berarti Nabi seakan-akan
Tuhan. Kalau Nabi Tuhan apa? Nabi tidak
terpuji. Terpuji kalau dia sebagai
hamba, ternyata dia bisa menjalankan
ibadah. Tugas yang Allah berikan dia
bisa menjalankan luar biasa Nabi.
Makanya Nabi sedih, Nabi juga menangis.
Ya Allah mengatakan, "Wlamakun,
kami tahu engkau dadamu sempit, sedih
atas tuduhan-tuduhan mereka." Makanya
Nabi manusiawi dia sakit, dia justru dia
dipuji karena dia hamba tapi bisa
beribadah dengan luar luar biasa. Dan
tidak ada yang bisa beribadah seperti
ibadahnya Nabi. Oleh karena orang-orang
yang ingin mengangkat derajat Nabi
sampai darat Tuhan, dia tidak memuji
Nabi sallallahu alaihi wasallam. Ya,
tidak memuji Nabi sallallahu alaihi
wasallam.
Karenanya dalam Al-Qur'an Allah memuji
Nabi sebagai seorang rasul dan Allah
memuji Nabi juga sebagai seorang hamba.
Di antaranya beberapa ayat seperti dalam
ayat ini, tabarakalladzi nazzalal
furqana ala abdihi. Maha suci Allah,
maha baik Allah yang menurun Al-Qur'an
kepada hamba-Nya. Seperti juga ketika
Allah sedang menantang mereka untuk
mendatangkan Al-Qur'an. Kata Allah,
"Waintum fi mimma nazalna."
Kalau kalian ragu tentang Al-Qur'an yang
kami turunkan kepada hamba kami, maka
datangkanlah yang semisalnya. Ini Allah
muji Allah sebut Nabi sebagai seorang
hamba ketika sedang menantang bahwasanya
Muhammad ini hamba kami. Di antara hamba
kami, kami turunkan Al-Qur'an kepadanya
dan dia seorang hamba. Bisakah kalian
mendatang seperti Al-Qur'an?
Contoh lagi, waahu lamma abdullah
yaduhu. Allah menyebut Nabi ketika Nabi
sedang beribadah, ketika hamba Allah
berdiri salat berdoa kepada Allah. Allah
lam abdullah. Allah mengatakan hamba
Allah. Maksudnya Rasulullah sallallahu
alaihi wasallam. Demikian juga dalam
kondisi genting ketika Isra Mikraj Allah
berfirman, "Subhanalladzi asra biabdihi
lailan minal masjidil haram." Maha suci
Allah yang perjalankan hambanya. Allah
tidak mengatakan subhanalladzi asro
birasulihi, tapi Allah mengatakan
biabdihi. Maha suci Allah yang telah
perjalankan hambanya biabdihi lailan di
malam hari. Minal masjid Aqsa. Minal
masjidil Haram Masjidil Aqsa. Dari
Masjidil Haram, Masjidil Aqsa. Kemudian
setelah itu mikraj. Intinya ketika dalam
kondisi genting justru Allah menyebut
tentang sifat kehambaan Rasulullah
sallallahu alaihi wasallam. Makanya
ketika orang-orang Nasra mengangkat Nabi
Isa pada derajat Tuhan tidak lagi memuji
Nabi Isa. Ya, Nabi Isa padahal Isa wa
anna Isa abdullahi wa rasuluh. Isa itu
hamba Allah dan rasul-Nya. Para nabi
mereka terpuji karena mereka hamba
Allah, mereka manusia tapi mereka bisa
menjalankan tugas yang berat dengan
sempurna ya dengan berbagai macam ujian
yang mereka hadapi. Kalau mereka Tuhan
gak ada ujian. Iya enggak?
Nabi paling diuji. Makanya ketika
Rasulullah ditanya, "Man asyadunas?"
Siapa asyadu nasib balaan? Siapa yang
paling banyak orang diuji? Kata Rasul
sahu alaih wasallam, "Ayadunasi bala
albiya para nabi shihun." Kemudian orang
saleh mereka terpuji. Kenapa? Karena
mereka diuji. Namun mereka bisa lulus
ujian. Tapi kalau mereka Tuhan atau ilmu
gaib kemudian bisa ini bisa anu bisa
nabi terluka. Perang Uhud terluka. Sujan
Nabi sallallahu alaihi wasam mukanya
terluka. Wirat rah giginya patah. Ya
Rasulullah terluka. Rasulullah sakit.
Rasulullah meninggal. Rasulullah
memiliki sifat manusia.
Oleh karenanya
di sini Allah memuji Nabi sebagai
seorang hamba. Tabarakalladzi nazal
furqana ala abdihi.
Maha baik Allah yang telah menurunkan
Al-Qur'an kepada hambanya. Buat apa?
Liyakuna lil alaminair. Agar hamba
tersebut itu Rasul sahu alaihi wasallam
menjadi pemberi peringatan kepada
seluruh alam semesta.
Pertama ini menunjukkan Rasul Sallahu
Alaihi Wasallam diutus untuk seluruh
alam semesta dan banyak ayat yang
menunjukkan akan hal tersebut
seperti firman Allah Subhanahu wa taala
wama arsalnaka illa kafah.
"Tidaklah kami eh dalam surat Ala'raf
kafatan linnas kami tidak tidaklah kami
mengutus engkau wahai Muhammad kecuali
kafatan linas kecuali untuk seluruh manu
manusia." Beda dengan nabi-nabi
sebelumnya. Kata Rasul sahu al wasallam,
albiya eh nabiun qubi
wah.
Adapun nabi-nabi sebelumku mereka diutus
untuk kaumnya saja. Adapun aku diutus
untuk seluruh manu manusia. Dan ini
konsekuensi nabi-nabi terakhir.
Konsekuensi nabi terakhir dia harus
untuk seluruh manu manusia. Karena
nabi-nabi sebelumnya bukan nabi
terakhir, maka gak apa-apa tidak harus
karena ada nabi yang akan datang lagi.
Nabi yang akan datang lagi. Ketika ada
nabi yang terakhir berarti
konsekuensinya apa? Banyak konsekuensi
nabi terakhir. Pertama konsekuensi nabi
terakhir risalahnya harus untuk seluruh
umat manu manusia. Ini pertama. Yang
kedua risalahnya tidak boleh expire.
Harus sampai selama-lamanya.
Paham? Beda dengan nabi sebelumnya. Dia
hanya khusus untuk kaumnya. Kemudian
kalau ada perubahan kondisi, Allah
datangkan nabi yang lain yang kemudian
memansuhkan hukum-hukum sebelumnya
karena kondisi sudah berubah. Ya,
seperti itu ya. Makanya syariat para
nabi berubah-rubah sesuai dengan
kondisi, sesuai dengan zaman. Adapun
Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam
ketika dia adalah nabi terakhir
konsekuensinya syariatnya tidak boleh
man mansuk tapi sampai selama-lamanya
sampai hari kiamat. Makanya Nabi Isa
alaihi salam ketika turun pun di akhir
zaman mengikuti syariat Nabi Muhammad
sallallahu alaihi wasallam. Ini di
antara konsekuensi Nabi. Kemudian
konsekuensi Nabi terakhir syariatnya
harus sempurna. Harus sempurna. Tidak
ada kekurangan sama sama sekali. Makanya
Allah mengatakan, "Alyauma akmaltu lakum
dinakum." Pada hari ini aku telah
sempurnakan agama kalian untuk kalian
karena Nabi Muhammad nabi yang ter
terakhir.
Dan konsekuensi Nabi Muad nabi terakhir
agamanya harus lengkap. Tidak ada yang
kurang. Semua harus lengkap. Semua aspek
kehidupan harus ada dibahas. Makanya
kalau kita baca syarat Islam lengkap
semuanya. Enggak ada yang kurang dari
urusan rumah tangga, urusan tetangga,
urus adab semua ada. Dan antum tidak
akan dapatkan di syariat yang lain.
Karena ini konsekuensi nabi terakhir.
Apa tadi? Saya ulang. Coba ulangi apa
kons Nabi Muhammad nabi terakhir?
Pertama apa?
Tidak boleh mansuh untuk surah al
manusia. Terus
harus sempur sempurna harus leng
lengkap. Nah, ini konsekuensi nabi
terakhir karena Nabi mengatakan la
nabiya ba'di sayakunu salatuna kadzabun
sayakunu min umati kadabunah nabi wana
khamun nabiin w nabiya ba'di. Akan ada
30 orang ngaku-ngaku sebagai nabi
pendusta semuanya setelahku
dan aku adalah penutup para nabi. Tidak
ada nabi setelah setelahku. Ini
konsekuensi Nabi terakhir. Di antaranya
dia diutus untuk seluruh alam semesta.
Dan ayat-ayat yang menunjukkan Nabius
kepada seluruh alam semesta banyak. Di
antaranya ini
dalam surat ayat yang lain. Qul ya
ayyuhannas inni rasulullahi ilaikum
jamian. Ya ayyuhannas inni rasulullah
ilaikum jamian. Wahai manusia sekalian,
aku diutus kepada kalian seluruhnya.
Tadi w arsalnaka illa kafatinas.
Tidaklah aku, tidaklah kami mengutus
engkau kecuali untuk seluruh umat
manusia. Allah juga mengatakan
Rasulullah berkata dan diwahyukan
kepadaku Alquran ini
untuk mengingatkan kalian wahai kaum
Quraisy bal dan semua yang sampai
kepadanya Alquran. Perkataan Allah wam
bal kepada seluruh yang sampai pada
Alquran menunjukkan umum. Siapapun
sampai Al-Qur'an maka dia ee terkena
syariat Nabi Muhammad sallallahu alaihi
wasallam. Ya.
Kemudian Allah juga berfirman, "Wama
arsalnaka illa rahmatan lil alamin."
"Tidaklah kimatus engkau kecuali rahmat
bagi seluruh alam semesta." Maka inilah
keistimewaan Rasulullah sallallahu
alaihi wasallam bahwasanya dia
satu-satunya nabi yang diutus untuk
seluruh alam semesta. Allah mengatakan
liyakuna lil alamina nadir. Dan ayat ini
juga menunjukkan
kemuliaan Nabi karena tugas berat.
Seandainya Allah, seandainya ada seorang
diutus mendamaikan dua orang, orang
bersengketa, dia bisa damaikan. Orang
ini hebat atau tidak? Hebat. Kalau dua
kabilah bertengkar kemudian dia diutus
untuk mendamaikan dua kabilah, hebat
atau tidak? Hebat. Apalagi kalau
ditugaskan untuk memperbaiki seluruh
alam semesta. Hebat atau tidak? Hebat. T
rasul sahu alaihi wasallam hebat. Karena
dia tugas bukan untuk perbaiki orang
Arab saja, tapi untuk perbaiki alam
semesta. Makanya sebelum nilai diutus
kata dalam hadis dalam hadis eh
Rasulullah bersabda inallah
ahlil ardah
kitab.
Allah melihat kepada penghuni bumi,
Allah murka kepada mereka seluruhnya.
Arab maupun non Arab rusak di
puncak-puncak kerusakan.
Romawi lagi rusak-rusaknya, Persia lagi
rusak-rusaknya dan nabi terakhir diutus
sebelum Nabi Nabi Isa 500 tahun yang
lalu. Karena Rasul sahu alaihi wasallam
lahir 571 yaitu Nabi Isa lahir wafat
sekitar 33 Masehi. Jadi 500 tahun lebih
sudah vakum tidak ada nabi. Situlah
manusia lagi di puncak-puncak apa?
Kerusakan. Syirik di mana-mana, Taurat
dirubah, Injil dirubah, rusak di
mana-mana. Kemudian Nabi diutus untuk
minulumur mengeluarkan manusia dari
kegelapan menuju terang benerang. Tugas
berat. Tugas berat.
Mulai dimulai dari kota Makkah Madinah
sampai Islam tersebar ke seluruh alam
semesta. Makanya ayat ini menunjukkan
kemuliaan Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam. Tidaklah Allah pilihkan
manusia yang bisa ee menghadapi problema
problematika dunia kecuali orang hebat.
Dialah Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam.
Kata Allah, "Nadira, nadzira maksudnya
pemberi peringatan akan bahaya." Ya,
jika tidak beriman bahaya. Pemberi
peringatan kalau tidak dilakukan akan
datang bah namanya nadir. Karena
Rasulullah nadir wa basyir. In ana illa
nadir basyiru liqu yminun. Ya, aku
adalah pemberi peringatan dan juga
pemberi kabar kabar gembira. Pemberi
peringatan pemberi kabar. Di antara
fungsi Nabi adalah pemberi peringatan.
Tib.
Kemudian
ee
Allah berfirman,
"Alladzi lahu mulkus samawati wal ard."
Dan dan ini apa? Nabi sallallahu alaihi
wasallam bukan cuma diutus kepada
manusia, tapi juga diutus kepada jin.
Ya, makanya Rasul sahu alaihi wasallam
pernah hilang beberapa kali pergi ke
kompleks jin berdakwahnya.
Makanya sebagian ulama ada yang ketika
dia berdakwah dia mengatakan wahai ya
ayyuhannas kemudian ya wahai jin
sekalian karena bisa jadi jin hadir
dalam apa pengajian
karena risalah Rasulullah sahu alaihi
wasallam bukan cuma untuk manusia tapi
juga kepada kepada jin ya seperti dalam
surat alahqaf Allah menjelaskan wafnaika
nafar minal jin karena alamin alamin
maknanya apa alamin maknanya selain
Allah alhamdulillahbil
alamin. Segala puji bagi Allah penguasa
alamin. Alamin maksudnya apa? Selain
Allah. Seluruh makhluk itu namanya
alamin. Ya. Oleh karenanya Nabi Muhammad
sallallahu alaihi wasallam bukan diutus
saja kepada manusia tapi juga diutus
kepada jin. Seb dalam surat Alahqaf kata
Allah
ketika kami giringkan sekelompok jin
kepada engkau mereka mendengarkan
Alquran yang sedang baca. Itu Rasulullah
sedang salat malam. Mereka dengar.
Falama hadaruhu. Tatkala mereka hadir,
Rasulullah sedang salat malam baca
Al-Qur'an. Qolu ansitu kata mereka
diam-diam. Tapi Rasulullah enggak dengar
bahasa jin. Enggak dengar. Jin ngomong
di antara mereka. Subhanallah alam gaib.
Ada jin sekitar kita dia ngobrol sama
temannya kita enggak dengar. [tertawa]
Falam hadaritu kata mereka. Diam-diam
dengar simaksimak.
Tatk Rasulullah selesai baca Alquranin.
Mereka segera balik ke kaumnya memberi
peringatan.
yaana inaban unz Musa. Kata mereka,
"Wahai wahai kaum kami, sesungguhnya
kami mendengar ada satu kitab yang
diturunkan setelah Nabi Musa istilah
Taurat ada kitab baru yaitu kitab
Alquran
yadai yang membenarkan kitab-kitab
sebelumnya membenarkan Taurat yah
mustaqim ya." Alquran tersebut
menunjukkan kepada kebenaran dan kepada
jalan yang lurus.
Wahai kaumku, kaum kami, sambutlah
seruan
penyeru Allah, yaitu maksudnya seruan
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.
Wain bih dan berimannya, berimanlah
kepadanya.
Niscaya kalau kalian beriman kepada
Rasulullah, maka Allah akan ampuni
dosa-dosa kalian dan Allah akan
menyelamatkan kalian dari azab yang
pedih.
Siapa yang tidak memenuhi seruan Allah,
tidak beriman kepada Muhammad sallallahu
alaihi wasallam, maka dia tidak akan
selamat di atas muka muka bumi. Intinya
bahwasanya Rasulullah adalah diutus
ilaqalain kepada jin dan manusia. Ya,
Ustaz, kalau syariat jin bagaimana, Bu?
Jangan kepo. Bukan urusanmu, ya.
Jin kalau kawin bagaimana? Jin kalau
bersuci bagaimana? Nah, jin kalau mandi
junub bagaimana? Emang dia mandi junub?
Wallahualam.
Makanya syariatnya
ada khusus tentu ada perbedaan. Tidak
tidak sama seperti kita karena mereka
makhluk yang berbeda. Tapi secara umum
mereka salat, mereka beribadah tentu ada
syariat yang khusus buat mereka. Karena
Rasul sahu alaihi wasallam diutus buat
jin dan manu manusia. Mungkin ada idai
jin juga ada ya. Makanya Allah
berfirman, "Kunna thaqoq qidada." Para
jin berkata kunna thaqidada. Kami, kami
pun bertarekat-tarekat. K macam-macam.
Ada jin Sunni, ada jin Syii, Syiah, jin
Khawarij mungkin ya. Jin bermacam-macam.
Ada jin sufi ya. Ya, [tertawa]
macam-macam. Oleh karenanya ee ini
menunjukkan kemuliaan Nabi sallallahu
alaihi wasallam. Karena Nabi diutus
untuk alamin. Kita lanjut ayat
berikutnya.
Alladzi lahu mulkus samawati wal ard
walam yattak waladan walam yakun lahu
syarikun fil mulk wqin faqadaru taqdir.
Dialah Allah yang bagi dia seluruh
kerajaan langit dan bumi
tidak ada yang memiliki alam semesta ini
kecuali Allah. Kenapa? Dia sendiri yang
ciptakan.
Seandainya ada yang bekerja sama dengan
Allah ciptakan bersama Allah tentu dia
juga punya saham dalam pemilikan alam
semesta. Tapi karena Allah yang ciptakan
sendiri,
maka seluruh alam semesta milik siapa?
Milik Allah. Walam yatt walad. Allah
tidak perlu punya anak. Karena Allah
maha kaya. Yang punya anak seperti
manusia butuh punya anak untuk ngurusin
dia, untuk ngobrol-ngobrol sama dia, ya.
Untuk melanjutkan pekerjaannya, ya. Ee
untuk e
apa? Untuk sharing suka dan duka ya anak
ya. Kita pengin punya anak tapi Allah
maha sempurna. Allah tidak punya anak
ya. Dan Allah tidak punya anak. Kalau
Allah punya anak berarti Allah tidak
sempurna. Yang kedua, anak tersebut akan
sama dengan bapaknya. Akan sama dengan
bapaknya.
Qul inana lirrahmani waladun faana
awalul abidin. Di antara tafsir
katakanlah Muhammad, kalau Allah punya
anak, saya pertama kali sembah itu anak.
Karena namanya anak pasti mirip dengan
apa? Bapaknya. Makanya ketika disebut,
saya sebutkan di awal waktu tafsir surah
Al Imran, di antara sebab turunnya surah
Al Imran ada diskusi antara Nabi
Muhammad sallallahu alaihi wasallam
dengan Nasrana dan Najran. Nasra Najran.
Maka di antaranya bantahan Nabi, kalau
memang
Isa adalah anak Allah, harusnya mirip
dengan bapaknya. Harusnya tidak makan,
tidak minum. Harusnya, harusnya, harus
harusnya. Tapi ternyata Nabi Isa makan
tidur. Kalau tidak mirip sama bapanya,
berarti bukan anaknya. Iya. Enggak. Ini
sederhana. Tapi Allah tidak bakalan
punya anak karena Allah maha esa. Lam
yalid walam yulad. Dan kalau Allah punya
anak berarti ada yang sama. Tuhan tidak
esa lagi. Berarti ada yang sama dengan
sang Tuhan. Tapi secara logika kalau
Allah punya anak harusnya anaknya mirip
dengan apa? Bapaknya. Bahkan Allah Nabi
mengatakan Allah mengatakan qul
inrahmani waladun fa aalul abidin. Kalau
memang Allah punya anak saya yang
pertama kali sembah anak tersebut karena
dia berhak disembah. Karena dia anaknya
Tuhan. Tetapi Allah tidak punya tidak
punya anak. Makin di antara bantahan
walam yattak waladan. Allah tidak punya
anak karena Allah tidak butuh dengan
anak dan Allah maha kaya. Ya dia adalah
somad.
Walam yakahu syarikun fil mulk. Dan dia
tidak punya sekutu dalam kerajaannya.
Ya wq. Kenapa tidak punya sekutu? Karena
semua yang ciptakan cuma Allah sendiri.
Dan dia menciptakan segala sesuatu.
dan dia menentukan ukurannya dengan
serapi-rapinya. Ya, ini di antara
rububiyah Allah. Jadi, Allah sedang
memuji dirinya tentang rububiyahnya ya.
Semua alam semesta milik Allah ya.
Kemudian Allah tidak punya anak, Allah
tidak punya sekutu, Allah tidak punya
pasangan shahibah wala tidak punya
pasangan, tidak punya anak ya. Dan
kenapa dia menciptakan segala sesuatu
dan dia tidak sekedar menciptakan, tapi
faqaddarahu takdir semuanya ada
ukurannya. Semuanya ada ukurannya. Dan
ini dalam ayat seperti sabbihismaabbikal
a alladzi khalaq fasawa walladzi qaddaro
fahada.
Alladzi khalaqo fasawa yang telah
menciptakan dan menyempurnakan
penciptaannya. Walladzi qaddara fahada.
Yang telah mentakdirkan yaitu
mengkadarkan. Takdir dari kadar.
Semuanya ada kadarnya. Makhluk ada
kadarnya. Semua ciptaan Allah enggak ada
yang kebetulan. Kalau kebetulan tidak
ada kadarnya. Makanya Allah mengatakan
faqadarahu takdir. Allah bikin kadar
sesuai dengan tak kadar yang tepat.
Seperti
ketika Firaun berkata kepada Musa,
ya Musa ya
qbunzi
khqma.
Rabb kami adalah yang menciptakan segala
sesuatu kemudian memberi petunjuk.
Menciptakan segala sesuatu kemudian
memberi petunjuk. Itu semua ada kadarnya
ya.
Jadi
semua makhluk yang Allah ciptakan
ada kadarnya. Matahari ada kadarnya,
rembulan ada kadarnya, hewan-hewan ada
kadarnya. Benar-benar rapi dan teratur.
Benar-benar rapi dan teratur.
Lalat saja yang mungkin hewan kotor yang
menurut kita, tapi itu sempurna
penciptaannya sebagai hewan kotor.
Paham?
Iblis yang kurang ajar itu sempurna
penciptaannya sebagai penjahat.
Maksudnya Allah kalau ciptakan sempurna
ya. Semua ada kadarnya. Semua ada
kadarnya. Makanya fisikawan ngerti alam
semesta ini ada rumus-rumusnya. Mereka
bisa bikin rumus-rumus. Kenapa? Karena
semuanya ada aturannya. Semua ada
aturannya. Alam ini banyak sunatullah
yang berlaku. Itu disebut aturan. Dengan
aturan yang rapi itu maka bisa bikin
rumus-rumus yaamal
hisab. Allah menjalankan matahari pada
waktunya, rembulan pada orbitnya.
Kalian bisa hitung tahun dan kalian bisa
menghisab. Kalau matahari kadang muncul
kadang enggak muncul, kadang jalan
kadang berhenti. Kita enggak bakalan
bisa namanya hari, bulan tahun kita
enggak ada ilmu hisab enggak ada
astronomi enggak ada.
Ini semua yang rapi luar biasa dengan
aturan-aturannya
dengan hukum sebab akibat yang Allah
turunkan dalam dunia ini menunjukkan ada
yang ngatur dialah sang pencipta.
Enggak mungkin kebetulan. Kalau
kebetulan enggak mungkin rapi seperti
ini
ya. Makanya orang-orang ateis itu aneh.
Mereka bilang semua terjadi dengan apa?
Kebetulan tanpa ada yang ngatur. Ya,
sampai ada fisikawan yang yang yang
ateis, dia mengatakan, "Kita tidak perlu
Tuhan karena alam berjalan dengan
teratur." Tiib. Yang bikin teratur
siapa? Justru akhirnya kan dia tahu,
"Oh, ternyata teratur berarti ada yang
mengatur." Dia malah bilang terbalik dia
itu kalau tidak dikasih hidayah alam ini
sudah berjalan dengan sempurna dengan
aturannya. Kita enggak butuh Tuhan lagi.
Lah harusnya kau berpikir terbalik alam
ini berjalan dengan semuanya, dengan
rumus yang kau bisa temukan. rumus ini,
rumus ini. Kemudian kau bisa menciptakan
ilmu temuan-temuan baru karena ada
aturan-aturan. Harusnya kau bilang
aturan ini tidak mungkin ada terjadi
dengan sen sendirinya.
Ada aturan berarti ada yang bikin aturan
tersebut. Kalau terjadi dengan
sendirinya enggak mungkin rapi seperti
ini. Makanya kalau kita sering sampaikan
kalau kita kasih ada bola bola kaki
kemudian di situ dijahit misalnya ada
100 bendera dijahit sedikit-sedikit.
Jadi bola 100 bendera rapi teratur.
Kalau kita kasih orang ateis ini terjadi
sendirinya atau ada yang jahit?
Pasti dia bilang apa? Ada yang jahit.
Enggak mungkin terjadi sendiri ada 100
bendera dalam bola tersebut. Ini bola
saja, bola kaki aja kau bilang pasti ada
yang menjahit. Apalagi bola dunia yang
isinya luar biasa. Enggak mungkin
terjadi dengan apa sendirinya.
Oleh karenanya
Allah mengatakan walaqo kullai. Allah
menciptakan segala sesuatu. faqadarahu
taqdir. Dan Allah menutupkan menentukan
ukurannya dengan sedetail-detailnya,
dengan serapi-rapinya. Bahkan setiap
kita pun ketika diciptakan sesuai dengan
kadarnya. Kadar nanti kita hidup sampai
kapan, rezekinya bagaimana sampai mati
sudah ditakdirkan.
Menunjukkan detail Allah Subhanahu wa
taala ketika mengurusi makhluknya,
ketika menciptakan makhluknya.
Setelah Allah memuji Allah dirinya
dengan rububiyahnya,
maka Allah mencela orang-orang yang
mengambil Tuhan selain Allah.
Kata Allah, "Wataku minunihi alihatan
laqu wahum yukun." Kemudian mereka
mengambil tuhan-tuhan selain Allah untuk
disembah.
La yakluquunain. Padahal tuan-tuan
tersebut tidak menciptakan apapun. Wahum
yukhlaquun. Dan mereka tidak diciptakan.
Dan mereka bahkan diciptakan. Mereka
tidak menciptakan, bahkan mereka
diciptakan.
W yamlikuna lifus w naf'a. Dan mereka
tidak bisa
tidak kuasa untuk menolak suatu
kemudaratan
dari dirinya dan tidak pula mengambil
suatu kemanfaatan untuk dirinya. Wala
yamlikuna mauta. Dan mereka tidak bisa
mematikan. Wala hayatan. Mereka tidak
bisa menghidupkan wala nusyura dan
mereka tidak bisa membangkitkan. Selesai
sudah. Gak ada satuun ciri ketuhanan
pada sembahan-sembahan tersebut untuk
disembah. Mereka tidak bisa mencipta.
Bahkan mereka dicipta. Mereka tidak
memiliki mudarat. Tidak memiliki
kemanfaatan. Mereka tidak bisa
menghidupkan. Mereka tidak bisa
mematikan. Mereka tidak bisa
membangkitkan. Selesai. Ada berapa?
Tujuh sifat yang tidak ada pada
tuhan-tuhan selain Allah.
Coba kita ambil contoh Nabi Isa
disembah. Terapkan ini Nabi Isa. Apakah
dia memenuhi tujuh persyaratan Tuhan
yang Allah sebutkan?
La yakluq. Nabi Isa mencipta, dia enggak
mencipta.
Dia enggak pernah mencipta. Ya. Adapun
adapun ketika dia ambil tanah lihat
kemudian dia apa namanya? Meniupkan,
kata dia, "Biidizni biidni." Kata Allah,
dia pun meniupkan kemudian jadi burung
yang nyata karena izinku bukan karena
dia menciptakan dari tidak ada menjadi a
ada. Paham? Kata mereka Nabi Isa bisa
mencipta enggak? Itu cuma sekedar salah
satu Allah kasih mukjizat itu pun
terbatas ya. Nabi Isa tidak pernah
menciptakan dari tidak ada menjadi ada.
Enggak ada ting keluar gitu enggak ada.
Dia ambil tanah kemudian dia tiup kata
faanfuku fihi fayakunu thiron biidnillah
kata Nabi Isa. Maka aku tiup burung
tersebut. Tiba-tiba tanah liha tadi
menjadi hewan dengan izin siapa? Izin
Allah. Bukan Nabi Isa mencipta.
Dia tidak bisa mencipta. Allah
mengatakan,
"Ya ayyuhanasalun
inina
di akhir surat Alhj." Kata Allah, "Wahai
manusia sekalian, dibuat perumpamaan
untuk kalian, maka dengarkanlah
perumpamaan tersebut. Sesungguhnya yang
kalian sembah selain Allah tidak bisa
menciptakan seekor lalat meskipun mereka
bersatu padu untuk ciptakan seekor
lalat." Enggak akan bisa.
Semua malaikat jin semua bikin lalat.
Enggak ada. Enggak bisa. Enggak bisa.
Malaikat Jibril gabung sama bikin lalat.
Enggak bisa. Dari tidak ada menjadi ada.
Enggak bisa. Lalat memang hewan Allah
contohkan dengan hewan hina. Tapi ini
sempurna dengan mata fasetnya, dengan
gerakannya, dengan cara dia mencuri
makanan. Maka bahkan Allah
bahkan kalau mereka lagi taruh ee
minuman buat berhala-berhala terus
datang lalat
ambil minuman tersebut, mereka enggak
bisa kembalikan lagi. [tertawa]
Enggak bisa ambil lagi minuman tersebut
dari yang sudah dicuri oleh lalat. Thbal
matlub. Maksudnya Allah menjelaskan
bahwasanya yang yang berbuat syirik dan
yang disembah sama-sama lemah. Jadi
tidak ada yang bisa ciptakan lalat.
Dalam hadis kata Rasul sahu alaihi
wasallam, "Ya waman mimmanhaba khalqi,
siapa yang lebih zalim daripada orang
yang mencoba-coba membuat patung-patung
meniru-niru ciptaanku."
Falyakluquratakluk
syairatan aaklu habbatan. Kata Nabi,
"Coba kalau kata Nabi, kata Allah dalam
hadis qudsi, coba suruh mereka ciptakan
semut. Siapa bisa bikin semut dengan
kecilnya, sempurnanya? Enggak ada yang
bisa bikin. Siapa yang bisa syaairah
habba ee biji? Coba biji bikin biji
kalau tanam kemudian tumbuh. Siapa yang
bisa bikin? Ada orang bisa ciptakan biji
kemudian ditanam apa? Tumbuh. Enggak
mungkin.
Adaakah yang bisa bikin telur kemudian
dia ram menetas?
Enggak. Telur Cina cuma buat buat telur
celeplok saja. Ceplok ya. Tapi kalau
dieram kemudian keluar ayam mana bisa?
Yang bisa bikin yang meniupkan ruhnya
siapa? Allah Subhanahu wa taala.
Maka mereka ini semua tidak berhak untuk
disembah. Nabi Isa
tidak mencipta. Bahkan wahum yukhlaquun.
Bahkan Nabi Isa dicipta. Nabi Isa enggak
ada dulu. Nabi Isa dulu enggak ada.
Dia proses penciptaan jelas dari dalam
perut Maryam kemudian keluar sebelumnya
dia enggak ada dan tidak pernah disebut
sama sekali. Nabi-nabi sebum enggak
pernah sebut memang enggak ada. Dia
dicipta dari tidak ada menjadi ada
proses kecil menjadi besar. Jelas cipta
penciptaan perubahan-perubahan perubahan
perubahan sampai menjadi besar.
Kemudian ini yang kedua tidak terpenuhi
lagi karena dia dicipta. Wala yamlikuna
lianfusimon. tidak bisa menguasai
menolak kemudaratan dari dirinya wala
naf'an dan tidak bisa mendatangkan
manfaat buat dirinya. Nabi Isa tidak
bisa menolak kemudaratan ketika dikejar
dia kabur oleh orang-orang Romawi. Saya
berdoa kepada Allah ketika ditangkap.
Ditangkap menurut apalagi mereka yakini
Nabi Isa ditangkap. Kalau kita Nabi Isa
diselamatkan. Yang nyelamatkan Allah.
Dia tidak bisa menyelamatkan dirinya
sendiri.
Barfaahullahu ilaih. Kami angkat wqt
wakinum. Mereka tidak pernah Nabi Isa.
Mereka tidak pernah menyalib Nabi Isa,
tetapi ada orang yang diserupakan dengan
Nabi Isa. WQuhu yakina. Mereka sini
tidak yakin membunuh Nabi Isa. Mereka
bangga, "Inna qatalnal masih Isa bana
Maryam." Kami telah berhasil membunuh
Isa bin Maryam. Kata orang Rawi yang
bekerja sama dengan orang Yahudi.
Jadi dia tidak bisa menolak kemunan
darinya. Ketika dia lapar dia cari
makan. Dia tidak bisa hilang. Ting.
Lapar hilang. Dia lapar dia cari makan.
Lapar kemudaratan. Dia tidak bisa
menolak kemudaratan. Seb tidak bisa
menolak diri dari lapar. Makanya Allah
mengatakan kana yaakulani thaam. Isa dan
ibunya makan makanan tidak berhak
menjadi tuhan. Kalau Tuhan tidak begitu
tidak butuh makan. Wahua yutim wala
yutam. Allah memberi makan dan tidak
pernah dikasih makan.
Wala naf'an dan tidak bisa beri manfaat
pada dirinya. Gak bisa. Dia berdakwah
tidak semua beriman. Nabi Isa apakah
berdakwah semuanya beriman? Enggak bisa.
Hidayah bukan di tangan dia. Hidayah
bukan di tangan dia. Kalau dia kasih
manfaat semua orang akan berim. Ternyata
enggak. Dia malah banyak kejar dia,
banyak yang hasad sama dia. Dia mau
dibunuh. Nabi Isa alaihi salam. Tidak
berak Tuhan. Walau yamlikuna mauta. Dan
dia tidak bisa mengatur kematian. Dia
tidak bisa mematikan musuh-musuhnya.
Ya, dia tidak bisa matikan musuh
musuh-musuhnya.
Makanya dia ditolong oleh Allah. Kalau
dia bisa mematikan seluruh makhluk,
tinggal matikan.
Wala hayatan dan dia tidak bisa
menghidupkan.
Tidak bisa menghidupkan. Ya. Ya benar.
Nabi Isa menghidupkan mayat karena izin
Allah. Terbatas pada yang Allah kasih
izin karena hakikatnya Allah yang
menghidupkan ya. Tetapi yang lain tidak
tidak bisa. Ya. Kemudian kata Allah wala
nurao. Ya.
Wala nusyur. Dan tidak bisa
membangkitkan. Ini yang lebih hebat.
Siapa yang bisa bangkitkan?
Siapa yang menguasai hari kebangkitan?
Wal amru yaumaid lillah. Maka pada hari
kebangkitan seluruh urusan adalah milik
Allah Subhanahu wa taala. Semua nabi
takut. Semua nabi ee tidak ada yang
ketika diminta syafaat semuanya enggak
berani. Kecuali Rasulullah sallallahu
alaihi wasallam itu pun harus sujud di
bawah arsy dalam waktu yang lam.
Muji-muji Allah. Wal amru
yaumaidinillah. Kata Allah, "Anal malik
anad dayan." Aina mulqul ard. Saya
adalah maha raja. Mana raja-raja yang?
Siapa yang meniupkan sangkakala?
Menyuruh malaikat kala kemudian manusia
bangkit. Siapa yang bisa membangkitkan
manusia yang sudah ditulang-belulang
jadi sudah jadi lumat jadi tanah jadi
debu kemudian tiba-tiba jadi manusia
lagi hidup lagi dikumpulkan, disidang.
Siapa yang bisa seperti itu? Siapa yang
bisa mendirikan seluruh menghadirkan
seluruh catatan amal yang tidak
terluputkan satu amal sedikit pun? La
yodir w kabirana ahsaha. Tidak ada satu
amal kecil maupun besar kecuali tampil
ketika itu. Wajdu maamil hadir. Semua
yang dilakukan akan nampak terlihat pada
hari kiamat. K. Siapa yang bisa seperti
itu? Siapa yang bisa membentangkan
neraka yang besar kemudian dibentangkan
di atasnya sirat untuk dilewati? Siapa
yang bisa? Siapa yang bisa masukkan?
Enggak ada. Semuanya siapa yang mau jadi
Tuhan? Kalau gitu, kalau Tuhan tidak
bisa membangkitkan, tak pantas jadi
Tuhan. Kalau Tuhan tidak bisa
membangkitkan, Tuhan enggak becus. Orang
bunuh-bunuhan Tuhan cuma nonton kemudian
mati, selesai. Tuhan bahlul. Kalau
begitu, maka syarat Tuhan harus bisa
membangkitkan. Syarat Tuhan harus bisa
membangkitkan untuk meminta pertanggung
jawaban sehingga ada hukuman masuk surga
atau masuk neraka. Kalau Tuhan tidak
bisa membangkitkan maka bukan tu Tuhan.
Terus gimana kita menyembah kepada
selain Allah? Menyembah Nabi Isa bisa
membangkitkan manusia dia enggak bisa.
Malaikat Jibril bisa membangkitkan tidak
bisa.
Wali-wali yang kita yang orang
minta-minta bisa apa dia wali-wali
tersebut? Terus kita minta-minta tawakal
kepada dia nangis nangis. Sebagian orang
kalau sudah ke kuburan minta kepada wali
lebih khusyuk daripada kalau di masjid
ketika beribadah kepada Allah. Lebih
khusyuk minta kepada penghuni kubur
daripada Allah subhanahu wa taala.
Tipuan setan.
Sebagian orang mungkin sujud kepada
gurunya, sujud lebih khusyuk daripada
ketika sujud kepada Allah. Rasa
pengagungan luar biasa. Yang mungkin dia
salat, dia tidak merasakan hal tersebut.
Gimana ya, Akhi?
Oleh karenanya ee
maka Allah mengatakan bagaimana mereka
mengambil tuhan-tuhan selain Allah
sementara tidak memenuhi tujuh
persyaratan. Semua persyaratan mereka
tidak terpenuhi. Mereka tidak mencipta
bahkan mereka dipta
mencipta dan mereka bukan qadim azali.
Tapi mereka diciptakan dari tidak ada
menjadi ada. Jadi saya ulangi syarat
pertama harusnya bisa mencipta ternyata
mereka tidak mencipta. Yang kedua
harusnya mereka azali qadim, tidak
terciptakan sejak azali sudah. Tapi
ternyata mereka dari tidak ada menjadi
ada. Berarti mereka dicip ciptakan. Yang
ketiga tadi apa? Tidak memberi menguasai
kemudaratan, tidak bisa menolak
kemudaratan dari diri mereka dan tidak
bisa memberi manfaat bagi diri mereka
dan mereka tidak bisa mematikan, tidak
bisa menghidupkan, dan tidak bisa
membangkitkan. Ini semua yang bisa cuma
siapa? Allah Subhanahu wa taala.
Maka tidak pantas mereka menyambah
selain Allah Subhanahu wa taala. Tib.
Setelah itu ya ee
Allah berfirman
tentang cercaan orang-orang kafir
Quraisy kepada Al-Qur'an. Waqina kafaru
in illa ifun ifaru waahu alaihi
akunqulma
wkata
orang-orang kafir, "Sesungguhnya
Al-Qur'an ini hanyalah kebohongan dan
Muhammad dibantu oleh
sebuah kaum ya yang lain dibantu untuk
nulis Al-Qur'an."
Kata Allah, "Faqad ja dulma wur."
Sesungguhnya mereka telah mendatangkan
zulman wazuro, yaitu mereka berbuat
zalim dan mereka telah berdusta dengan
dusta yang besar.
Kenapa Allah mengata kenapa mereka
mengatakan demikian? Karena mereka tahu
Muhammad sallallahu alaihi wasallam
tidak pernah berdusta. Muhammad tuh
sallallahu alaihi wasallam adalah dari
mereka. Allah mengathibukum bimajnun
kawan kalian Muhammad bukan orang gila.
Kalian kenal mereka kenal Muhammad sejak
kecil kalian dulu pernah menjulukinya
dengan shoddiqul amin. Orang yang jujur
dan amanah. Kalian bahkan menitipkan
barang-barang berhala kalian kepada
Muhammad sallallahu alaihi wasallam.
Kapan kalian menuduh dia sebagai
pendusta, penyihir dan berbagai rentetan
dusta e tuduhan dusta sejak dia
memproklamirkan bahwasanya adalah
seorang nabi.
Dan kalian tahu Muhammad tidak bisa
baca, tidak bisa tulis karena Muhammad
teman main kalian. Abu Jahal tahu
Muhammad dulu teman mainnya Abu Jahal.
Mereka pernah dorong-dorongan ya.
Dan mereka pernah makan bareng.
Tahu Muhammad tidak bisa tidak tulis.
Allah mengatakan
kau tidak pernah membaca satu buku pun
dan kau tidak pernah menulis sedikit
pun. Kalau kau dahulu pernah bisa baca,
pernah bisa tulis, tentu mereka akan
ragu. Mereka bilang, "Quran karangan
kamu karena kau pandai baca. Mungkin kau
baca Taurat, baca Injil, kau jalan ke
mana-mana baca cerita-cerita raja-raja."
Tapi Muhammad sejak kecil tidak bisa
baca, tidak bisa tu tulis. Dan mereka
tahu itu ya. Sehingga ketika datang
Al-Qur'an ini yakin bukan karangan Muha
Muhammad.
Makanya saya sering bilang bahwasanya
Rasulullah tidak bisa baca, tidak bisa
tulis adalah keistimewaan Nabi sebagai
bukti dia seorang rasul. Adapun kita
kalau tidak bisa baca, tidak bisa tulis,
bahlul.
Makanya Al-Qur'an pertama kali iqra ya.
Rasulullah ee kita adalah umat iqra,
umat untuk membaca. Kita suruh baca.
Tapi Rasulullah memang tidak boleh bisa
baca dalam rangka untuk membantah
syubhat. Kalau Rasulullah bisa baca,
mereka bilang, "Rasulullah Muhammad
ambil cerita dari mana-mana." Ya, tapi
Rasulullah tidak bisa baca. Tahu-tahu
dalam Al-Qur'an cerita tentang kisah
Nabi Nuh, kisah Firaun secara detail,
kisah Yusuf Alaih Salam, kisah Nabi-nabi
Bani Israil, kisah di langit, kisah
iblis. Ini dari mana semua? Tentang masa
depan, dari mana semua?
Ini bukan karangan Muhammad.
Oleh karenanya mereka dengan nekad
mengatakan ifun inilah kedustaan yang
Muhammad bikin-bikin. Wau alaihi dibantu
oleh suatu kaum. Karena mereka tahu
Muhammad tidak bisa baca. Muhammad ya
kalau ada yang bilang Muhammad tidak
bisa baca bisa tulis kata mereka
dibantu. Ada yang bantu. Bantu nyusun.
Bantu nyusun. Mana kaum tersebut yang
bisa nyusun? Begini bantainnya gampang.
Kalau ada kaum yang bisa bantu dia,
kalian bisa bikin dong. Kalian kan lebih
jago bahasa Arab.
Kan gampang. Ini karangan Muhammad bukan
memang Muhammad gak bisa baca, tidak
bisa tulis. Tapi ini karangan
teman-temannya. Tiib. Kalau
teman-temannya ngarang, kalian kan
temannya banyak. Abu Jahal, Abu Abu kan
banyak. Bikin seperti ini.
Faqad jau dululman wuro kata Allah,
mereka berbuat telah berbuat
mendatangkan kezaliman dan kedustaan.
Mereka tahu mereka dosa dan mereka
zalim. Mensifati Nabi dengan yang tidak
Nabi lakukan. Zalim.
Kemudian mereka bikin syubhat lagi.
Makanya saya pernah nonton klip ada
seorang Yahudi. Dia mengakui bahwasanya
Muhammad utusan Tuhan. Dia bilang
Muhammad tinggal di Makkah tidak pernah
ke mana-mana. Tahu-tahu bisa cerita
tentang kisah-kisah nabi-nabi Bani
Israil secara detail. Nabi Yusuf dengan
100 ayat lebih tentang Nabi Yusuf. Ini
enggak mungkin kecuali dari tu Tuhan
meskipun dia tidak masuk Islam.
Karena menurut orang Yahudi Muhammad
adalah nabinya Arab. Kami nabinya beda.
Ya. Tapi dia mengakui Muhammad utusan
siapa? Allah. Karena secara logi enggak
mungkin tinggal di kampung, di Makkah,
kota kecil yang jauh dari peradaban,
ketinggalan zaman. Ya, tahu-tahu bisa
Al-Qur'an luar biasa dengan enggak
mungkin. Ini pasti Tuhan yang mendikt
kepada
Muhammad lewat malaikat Jibril alaih
salam. Kemudian mereka berkata,
"Astirulahi
mereka berkata dongeng-dongengan yang
orang orang-orang dahulu dimintanya
supaya dituliskan
tumla alaihi dibacakan dengan itu
kepadanya setiap pagi dan petang."
Muhammad itu pagi-pagi ada yang bacain
dongeng Nabi Nuh, dongeng
dongengnya Nabi Musa, dongeng Nabi
Saleh, dongeng Nabi Hud. Al-Qur'an
isinya dongeng. Asatir jamak dari
ustura.
Subhanallah. Ini perkataan orang-orang
musyrikin Arab. Para ulama mengatakan
ini yang mengungkapkan syubhat ini ada
seorang namanya Nadar bin Harit. Nadar
ibn Harit. Seorang dia ini seorang
pandai cerita di zaman Nabi sallallahu
alaihi wasallam sebelum Nabi diutus jadi
seorang nabi, dia pandai cerita dan dia
sering pergi ke Persia. Kemudian dia
cerita tentang kisah-kisah
ee kisah-kisah raja-raja Persia. Ya,
ini adalah Nadar bin Harit al-Abdari ya.
Dia dulu suka pergi ke raja-raja Persia.
Kemudian dia cerita tentang kisah
Rustum, kisah Isfindiar. Ya. Dan dia
mengatakan, "Saya punya cerita hebat.
Saya punya cerita hebat. Ternyata
Rasulullah datang Al-Qur'an, orang
tertarik dengan Al-Qur'an."
Maka dia bilang, "Itu dongeng." Kalau
cerita saya benar. Itu yang Al-Qur'an
apa? Do dongeng. Cerita kisah-kisah
dulu. Cerita saya benar tentang raja
Persia, raja ini hebat. Bagaimana? Dia
kalah cerita. Dia kalah cerita. Makanya
dia bikin syubhat. Dia bilang Al-Qur'an
itu do dongeng ceritanya dem. Tapi di
sini Allah menisbahkan kepada mereka
bukan kepada 1 2 3 orang. Kata Allah
waqalu mereka berkata
dinisbahkan kepada orang-orang Quraisy
seluruhnya. Kenapa? Karena Nadar bin
Harit meskipun dia dia meskipun dia yang
menuduh Al-Qur'an adalah dongeng tapi
dibenarkan oleh orang-orang Quraisy.
Sehingga perkataan tersebut dinisbahkan
kepada mereka seluruhnya. Karena mereka
setuju dengan tuduhan tersebut. Paham?
Seperti kisah ee
Qudar bin Salf. Qudar bin Salif yang
membunuh untanya Nabi Saleh. Kata Allah
baata asqaha. Ketika bangkit orang yang
paling celaka di antara mereka kemudian
dia membunuh unta Nabi Saleh. Yang bunuh
unta Nabi Saleh cuma satu orang. Tapi
kata Allah Subhanahu wa taala faqaruha.
Mereka membunuh unta Nabi Saleh. Allah
menggunakan kata mereka karena meskipun
yang eksekutornya cuma satu orang,
tetapi disetujui oleh seluruh kabilah.
Paham? Maka perbuatan tersebut
dinisbahkan kepada seluruh kabilah. Maka
mereka pun menyembelih unta Nabi Shih.
Sama seperti ini. Waqalu asatirul
awalin. Yang menyatakan asatirul awalin
cuma satu atau dua orang itu Nad bin
Harit al-Abdari. Dia yang menuduh
Al-Qur'an adalah dongeng-dongeng. Tapi
karena disetuju oleh yang lainnya maka
Allah nisbahkan kepada mereka
seluruhnya. Mereka mengatakan Al-Qur'an
adalah dongeng-dongeng orang terdahulu.
Dan subhanallah sebagian orang liberal
juga mengatakan demikian. Saya dulu
pernah bantah yaak, saya enggak pengin
sebut nama. Tapi dulu ada salah seorang
liberal ya, sekarang juga masih terkenal
ya, dia mengatakan bahwasanya
kisah Nabi Nuh tidak ada ya. Mana ada
paksaan dalam beragama.
Jadi mereka mengatakan gak ada kata
mereka bahwasanya perkara yang paling
esensi dalam diri seorang adalah masalah
keyakinan yang paling super privasi
keyakinan. Maka tidak boleh mas
maksa-maksa. Maka masa-masa ada cerita
Allah kirim Nabi Nuh. Nabi Nuh
ceramah-ceramah kemudian tidak mau
didengar kirim kirim apa? Banjir mati
semua. Ini mengesankan Tuhan kayaknya
sadis atau bagaimana ya. Jadi cerita ini
enggak ada sehingga dia mengatakan kisah
Nabi cuma dongeng. sampai dia samakan
dengan kisah Spider-Man. Ini benar. Ini
saya bantah dalam tesis saya apa
disertai saya. Ini diucapkan oleh
seorang liberalis ya, pluraris.
Dan ini pernyataan sama seperti
perkataannya orang musyrikin. Tidak ada
bedanya. Berani-berani mengatakan kisah
dalam Al-Qur'an adalah apa? Kisah do
dongeng.
Ngeri ngeri. Padahal libal otaknya sudah
konslet, gua ngomong apa aja terserah
dia ya. Konslet terus kobong ya.
[tertawa]
Saya ngomong seenaknya.
Seenak apa? Udw
ngacau. Ngeri kita kalau baca ini. Ngeri
nih orang ini ngeri. Min bilang kisah
Nabi Nuh cuma dongeng itu enggak ada.
Enggak mesti terjadi katanya. Ibarat
apa? Ibarat kita mau kenapa Allah bikin
cerita-cerita dongeng ini supaya orang
tuh baik. Ibarat kita kalau mau nidurin
anak supaya anak itu baik, kita cerita
tentang kancil dan buaya. Padahal enggak
ada kisahnya. Cuma cerita aja supaya
mereka ada filosofi yang mau diambil
dari kisah tersebut bahwasanya
begini-begini meskipun tidak ada diskusi
antara kancil dan buaya.
J ini ngeri ya. Ya.
Kata Allah laqana fi qbrulil albab had.
Sungguh pada kisah-kisah mereka itu
kisah orang terdahulu ya ada pelajaran
bagi orang-orang cerdas. Makana hadar
ini semua bukan kisah fiksi semuanya
nyata.
semuanya nyata. Kata Allah,
bacakanlah kisah-kisah orang-orang
terdahulu agar mereka bisa mengambil
pelajaran. Semuanya kisah ada. Nabi Nuh,
Nabi Saleh, Nabi Hud, Nabi Musa, Firaun,
Haman, semuanya ada. Dan bukti-bunya
juga masih ada. Oleh karenanya ini
tuduhannya Nadal bin Harit yang
mengatakan Al-Qur'an asatirul awalin
iktatabaha. Ya, dia diminta untuk
dituliskan karena dia tahu Rasulullah
tidak bisa baca tulis. Tuliskan
tuliskan. N Haris ngerti. Orang Quraisy
tahu Nabi Muhammad tidak bisa baca.
Makanya dia bilang ini dongeng Nabi
suruh orang bayar orang untuk apa?
Nulis. Fahiya tumla alaihi bukr wa
asila. Maka dia didiktekan
setiap pagi dan setiap sore. Makanya
Muhammad besok ayat baru, ayat baru,
ayat baru. Karena ada yang ada yang ada
yang diktekan,
ada yang WhatsApp tiap pagi dan sore,
ada yang kirim email. [tertawa]
Ini ngacau ya ngacau, ngacau.
Tib. Sampai sini aja. Insyaallah kita
lanjutkan nanti ayat berikutnya pada
pertemuan berikutnya insyaallah. Karena
ayat berikutnya ini panjang ya, panjang.
Insyaallah nanti kita bahas pada
pertemuan berikutnya. Wallahu taalaam
bawab. Demikian wabillahi taufik
hidayah. Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.