File TXT tidak ditemukan.
Transcript
BnNZLRPCsNo • Tafsir Surat Ali Imran #15 Ayat 82-91 - Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/2455_BnNZLRPCsNo.txt
Kind: captions
Language: id
Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi ala ihsani wasyukrullahu
ala taufqihin ashadu alla ilahaillallah
wahdahu la syarikalahu
wa ashadu anna muhammadan abduhu wa
rasul ridwan allahumma sholli alaihi wa
ala alihi wa ashabihi wa ikhwani.
Hadirin hadirat yang dirahmati Allah
subhanahu wa taala, kita lanjutkan
pembahasan kita.
Ee
kita sampai pada ayat ke-82 dari surah
Ali Imran. Allah berfirman, "Faman
tawalla ba'da dzalika faulaika humul
fasiun."
Siapa yang berpaling sesudah
demikian, maka mereka itulah orang-orang
yang fasik.
Yaitu yang berpaling dari ajaran
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.
Ya, yang di mana sebelumnya telah kita
jelaskan para nabi seluruhnya telah
diambil janji oleh Allah Subhanahu wa
taala jika datang Nabi Muhammad
sallallahu alaihi wasallam mereka akan
beriman kepada Nabi Muhammad sallallahu
alaihi wasallam dan mereka akan menolong
Nabi Muhammad sallallahu alaihi
wasallam. Nah, siapa yang berpaling
setelah itu dari para umat nabi-nabi
tersebut? Ya, di antaranya umat Nabi
Musa yaitu Yahudi dan umat Nabi Isa
yaitu Nasra.
Kalau mereka berpaling, maka mereka
benar-benar orang fasik. Ya, karena
nabi-nabi mereka saja sudah mengambil
janji untuk menolong Nabi Muhammad
sallallahu alaihi wasallam. Kalau Nabi
mereka saja sudah mengambil janji,
apalagi umatnya, umatnya tinggal
mengikuti para nabi mereka. Oleh
karenanya, siapa dari umat-umat
nabi-nabi tersebut yang berpaling, maka
mereka sungguhlah orang-orang yang
fasik. Ya, orang-orang fasik.
Kemudian Allah berfirman, "Afagir
dinillahi yabun walahu aslama man fis
samawati w ard wahu aslama famawati wal
ardhian
waarhan wa ilaihi yurjaun."
Maka apakah mereka hendak mencari agama
yang lain dari agama Allah?
Padahal kepada Allahlah menyerahkan diri
segala apa yang di langit dan di bumi,
baik dengan suka maupun terpaksa.
Dan hanya kepada Allahlah mereka akan
dikembalikan.
Ee
ayat ini
Allah menisbahkan Islam kepada
ee dirinya. Allah mengatakan
afaghair dinillahi yabun. Apakah mereka
hendak mencari
selain agama Allah Subhanahu wa taala?
Ya. Dan agama Islam adalah agama yang
turunkan oleh Allah Subhanahu wa taala
yang telah dipilihkan oleh Allah
Subhanahu wa taala. Tentunya hendaknya
seorang memilih
agama dari Tuhannya. Sementara dia
sendiri diciptakan oleh Allah subhanahu
wa taala. Dia diciptakan oleh Allah. Dia
makhluknya Allah. Kemudian Allah berikan
agama kepadanya. Kok kok bisa dia
memilih agama selain yang dipilihkan
oleh penciptanya? Maknanya sederhana
kira-kira demikian yaitu afaghair
dinillahi yabgun. Apakah mereka hendak
mencari agama selain Allah? Sementara
seluruh yang di langit dan di bumi
tunduk kepada Allah baik dengan ee
dengan suka maupun terpaksa. Dan kepada
Allahlah mereka akan dikembalikan.
Kita tahu bahwasanya seluruh yang ada di
langit dan di bumi tunduk kepada Allah
Subhanahu wa taala. Adapun secara
sukarela yaitu seperti para malaikat ya
mereka tunduk kepada Allah Subhanahu wa
taala seperti
para salihin mereka tunduk kepada Allah
Subhanahu wa taala secara sukarela. Ya,
demikian juga ee bumi dan langit tunduk
kepada Allah secara sukarela.
Dan juga ada yang tunduk kepada Allah
secara tidak sukarela seperti
orang-orang kafir ya. Mereka tidak mau
tunduk kepada Allah. Namun terpaksa
harus tunduk. Maksudnya apa kata para
ulama? Yaitu tetap ee hukum-hukum Allah
berlaku kepada mereka. Takdir Allah
berlaku kepada mereka. Mereka suka tidak
suka, mereka harus menjalankan apa yang
Allah tetapkan terhadap mereka. Ya. Maka
berlakulah semua takdir Allah kepada
mereka. Waktunya mereka sakit yang
mereka sakit. waktunya mereka meninggal.
Mereka meninggal. Kemudian Allah juga
membentuk mereka dengan bentuk yang
Allah kehendaki. Allah mentakdirkan
mereka dengan apa apa yang Allah sukai.
Ya, jadi mereka tunduk kepada Allah
meskipun mereka tidak suka. Maksudnya
bertunduk kepada hukum kauni. Hukum
kauni yaitu mereka menjalankan apa yang
Allah takdirkan kepada kepada mereka.
Tidak bisa keluar dari apa yang Allah
takdirkan kepada mereka.
Ini sama seperti firman Allah Subhanahu
wa taala
ee dalam surat yang lain, surat Arraad.
Walillahi yasjudu man fis samawati wal
ardhian warha. Kepada Allahlah sujud
semua yang di langit dan di bumi dengan
sukarela maupun dengan terpaksa. Ya. Ya.
Maksudnya mereka semua ada yang sujud
dengan sukarela, ada yang terpaksa harus
tunduk dengan hukum Allah. Tidak bisa
keluar dari hukum Allah. Intinya jika
alam semesta yang mengatur adalah Allah
Subhanahu wa taala, maka hendaknya
kalian harusnya mereka
menerima agama Allah Subhanahu wa taala
dan tidak memilih agama yang yang lain.
Yang jadi masalah di akhirnya kata
Allah, wa ilaihi yurjaun. Dan kepada
Allahlah mereka akan dikembalikan. Itu
mereka akan dihisab dan akan diberi
balasan oleh Allah Subhanahu wa taala di
hari akhirat.
Jadi, ikhwan dan akhwat yang dirahmati
Allah subhanahu wa taala, di sini saya
ulangi Allah mengatakan Allah telah
pilihkan agama
ya yaitu sampai Allah nisbahkan kepada
dirinya Allah bilang agama Allah
maksudnya agama Islam untuk siapa? Untuk
makhluk-makhluknya.
Untuk makhluk-makhluknya. Yang lebih
tahu tentang kemaslahatan makhluknya
adalah sang pencipta makhluk tersebut.
Kemudian yang kedua, Allah ingatkan
memang Allah yang berhak untuk
menentukan agama. Kenapa? Karena semua
yang di langit dan di bumi tunduk kepada
Allah. Baik yang sujud kepada Allah
dengan sukarela seperti para malaikat
dan orang saleh maupun yang tunduk
dengan
terpaksa ya. Yaitu orang-orang kafir
yang harus menjalankan takdir Allah
Subhanahu wa taala. Mereka tidak bisa
memilih takdir mereka. Kalau Allah
takdirkan mereka susah, takdirkan mereka
sakit, Allah tentukan bentuk mereka,
mereka tidak bisa menghindar. Ya, kalau
semua alam semesta di bawah aturan
Allah, maka tentunya yang menentukan
agama, aturan syariat itu lebih tahu.
Karena semua yang di alam semesta ini
tunduk di bawah aturannya. Ya. Maka
hendaknya harusnya agama Allah yang
dipilih. Dan yang berikutnya, seandainya
mereka tidak memilih agama Allah,
ingatlah bahwasanya mereka akan
dikembalikan di hari kiamat kelak dan
mereka akan disidang dan dihisab oleh
Allah subhanahu wa taala. Ini dalil
bahwasanya siapa yang berusaha mencari
syariat selain syariat Allah maka ee
tercela. Ya, yang berusaha mencari hukum
selain hukum Allah maka tercela
seakan-akan tidak rida, tidak puas
dengan aturan Allah Subhanahu wa taala.
Dan siapapun yang tidak suka dengan
hukum Allah Subhanahu wa taala, maka
tercela termasuk dari orang-orang yang
disinggung oleh Allah dalam ayat ini.
Kapan saja seorang dalam hatinya benci
terhadap satu hukum Allah ya enggak suka
ya, berarti dia tidak rida dengan agama
Allah dan sedang mencari agama selain
agama Allah subhanahu wa taala. Maka ini
juga peringatan kepada kita agar melatih
diri untuk selalu rida dengan hukum
Allah Subhanahu wa taala baik dari
Al-Qur'an maupun sunah Nabi sallallahu
alaihi wasallam. Karena semua hukum
Allah dari Al-Qur'an maupun sunah Nabi
semuanya adalah agama Allah Subhanahu wa
taala. Meskipun terkadang aturan-aturan
tersebut tidak sesuai dengan
keinginan-keinginan kita, tidak sesuai
dengan keinginan kita, tidak sesuai
dengan hawa nafsu kita. Ya, sebagian
orang mungkin suka dengan sesuatu
ternyata haram ya sudah terima ya.
Seorang mungkin ada keterkaitan dengan
mata pencahariannya ternyata hukumnya
haram ya diterima. Kapan dia protes,
kapan dia tidak suka, berarti dia ingin
mencari agama selain agama Allah
Subhanahu wa taala. Ini butuh apa? Ee
perjuangan ya. Makanya kita sering
berkata, "Raditu billahi rabba." Aku
rida Allah sebagai apa? Tuhanku. yaitu
aku rida segala keputusannya, aku rida
segala hukumnya. Ini perkataan bukan
perkataan yang ringan. Raditu billahi
rabba. Aku rida Allah sebagai rabku.
Adapun kalau kita
tidak suka dengan hukum Allah iniak gak
pasa enggak suka berusaha mencari hilah
ee apa namanya? Mencari trik agar bisa
keluar dari hukum Allah. Maka kita tidak
rida dengan hukum Allah. Berarti kita
sedang mencari agama selain agama Allah
Subhanahu wa taala. Biasanya diuji
kapan? Ketika hukum Allah tersebut tidak
sesuai dengan kemaslahatan yang kita
harapkan. Tidak sesuai dengan
kemaslahatan yang kita harapkan. Itu
banyak dalam hidup ini ya. Kita mau
begini, "Aduh ternyata enggak boleh ya.
Kok enggak boleh sih?" Nah, dalam hati
timbul seperti itu. Berarti kita sedang
mencari hukum atau agama selain agama
Allah Subhanahu wa taala. Kenapa riba
tidak boleh? Kenapa musik haram? Ya.
Kenapa seperti terutama misalnya wanita
hukum warisan kenapa harus seperti ini?
Ya, ini namanya tidak rida dengan agama
Allah. Padahal Allah sudah pilihkan
agama Allah dan dia pantas memilihkan
karena dialah pencipta kita, lebih tahu
tentang maslahat kita dan dia pengatur
alam semesta. Dia lebih tahu tentang
yang terbaik bagi penghuni alam semesta
tersebut. Dan ingat, kalian rida enggak
rida cari agama selain agama Allah.
kalian akan di minta pertanggungjawabkan
dipanggil oleh Allah pada hari kiamat
kelak.
Dan ini juga sindiran kepada orang-orang
Yahudi
dan Nasra yang mereka tidak mau menerima
Islam. Kenapa? Tidak sesuai dengan hawa
nafsu mereka. Mereka maunya
agama itu melalui jalur Bani Israil. Ras
mereka orang Yahudi ketika agama datang
melalui ras Arab, mereka tidak mau ya.
Ya, mereka tidak tidak mau. Berarti
mereka ingin cari hukum selain hukum
Allah. Mereka ingin mencari agama selain
dari agama yang Allah pilihkan. Allah
telah pilihkan nabi terakhir dari ras
Arab harusnya mereka terima.
Setelah itu Allah berfirman, qul amanna
billahi wama unzila alaina w unzila ala
Ibrahim wa Ismail wa Ishaq wa Yaakub wal
asbat. Wiya Musa waimf
ba ahadim minhum wahnu lahu muslimun.
Katakanlah wahai Muhammad
aman billah. Kami beriman kepada Allah w
unzila ala dan apa yang diturunkan
kepada kami. W unzila ala Ibrahim dan
apa yang diturunkan kepada Ibrahim yaitu
suhuf Ibrahim wa Ismail wa Ishaq wa
Yaakub. Ini menunjukkan bahwasanya para
nabi diturunkan kitab suci meskipun kita
tidak tahu. Seperti saf Ibrahim, Ismail
juga ada yang ayat-ayat yang Allah
turunkan kepadanya. Ishak pun demikian,
Yakub pun demikian. Wal asbat. Wal asbat
maksudnya adalah ee keturunan dari ee
Bani Israil. Karena Bani Israil ada 12
suku, yaitu ee
Yusuf Benyamin dan 10 saudara yang lain.
Ya, kita tahu Israel maksudnya adalah
Yakub. Yakub namanya Israil dan
anak-anaknya 12 dan seluruh ee 12 itu
akhirnya membentuk suku. Sehingga mereka
ada 12 suku. Dan 12 suku itu namanya
asbat. Namanya asbat. Dan nabi-nabi
muncul dari
keturunan 12 suku tersebut.
Maka disebut dengan al-Asbat, yaitu apa
yang diturunkan kepada nabi-nabi yang
merupakan keturunan dari Bani Israil.
Wama utiya Musa wa Isa. Ya, di antara
asbat-asbat tersebut adalah Musa Isa.
Ya, karena Nabi Musa dan Nabi Isa
keturunan dari Bani Israil.
dan juga para nabi-nabi
dari Rabb mereka ya.
Ya. La nufarqu baina ahadibihim.
Kami tidak membedakan seorang pun dari
mereka. Wahnu lahu muslimun. Dan hanya
kepada Allahlah kami menyerahkan diri.
Tib di sini kalau kita perhatikan Allah
sebutkan secara runut. Yang pertama,
katakanlah wahai Muhammad, kami beriman
kepada Allah. Ini yang paling inti,
beriman kepada Allah. Karena segala
keimanan adalah cabang dari iman kepada
Allah. Seperti rukun iman. Rukun iman
pertama iman kepada Allah. Adapun
rukun-rukun selanjutnya merupakan cabang
dari iman kepada Allah. Jadi amanna
billah. Kami beriman kepada Allah. Wama
unzila alaina itu Al-Qur'an. Dan apa
yang Allah turunkan kepada kami yaitu
kepada Muhammad dan kepada pengikutnya.
Ya alaina di sini maksudnya ala Muhammad
alaiya wa al atbai apa yang Allah
turunkan kepadaku dan pengikutku karena
apa yang Allah turunkan untukku juga
untuk pengikutku makanya disebut ee
dengan kata ganti kami. Wama unzila
alaina dan apa yang Allah turunkan
kepada kami maksudnya Al-Qur'an.
Kami beriman
ya. Dan kenapa didahulukan?
Karena Al-Qur'an ee adalah muhaimin yang
menentukan ya ee mana
dari kitab suci yang masih benar dan
mana yang sudah menyimpang.
Maka Al-Qur'an disebutkan terlebih
dahulu sebelum kitab-kitab suci
sebelumnya seperti Taurat, Injil,
suhuf Musa, suhuf Ibrahim dan yang
lainnya. Karena kitab-kitab suci
sebelumnya mengalami perubahan,
mengalami penyimpangan.
ditambah-tambahin, dikurang-kurangi,
dihilangkan, ya dipelintirkan
sebagaimana kita sudah singgung pada
pertemuan sebelumnya. Dan Al-Qur'an
adalah
ee muhaiminun alaih yang menentukan mana
yang masih lurus, masih otentik, dan
mana yang sudah mengalami perubahan.
Oleh karenanya meskipun secara sejarah
Taurat dan Injil sebelum Al-Qur'an,
tetapi Al-Qur'an disebutkan terlebih
dahulu karena dia muhaimin, karena dia
penentu untuk menentukan mana yang masih
otentik dan mana yang sudah mengalami
perubahan. Setelah itu baru secara
urutan ee
tarikh wama unzila ala Ibrahim dan apa
yang dituntun kepada Ibrahim. Ya, karena
semua Bani Israil beriman kepada
Ibrahim. Ya, Quraisy, Bani Israil semua
keturunan siapa? Ibrahim.
Bani Israil keturunan Yakub bin Ishak
bin Ibrahim. Quraisy keturunan Ismail
bin Ibrahim. Jadi, Ibrahim ini tokoh
yang disepakati oleh seluruh ee bangsa,
maksudnya bangsa Arab maupun bangsa Bani
Israil. Maka setelah menyebutkan
Al-Qur'an, apa yang kami turun kepada
Ibrahim? wa Ismail. Ya, Ismail terkait
dengan nenek moyang Nabi Muhammad
sallallahu alaihi wasallam. Wa Ishaq dan
Ismail adalah lebih tua daripada Ishak.
Dia anak pertama. Baru kemudian ee
Ishak. Ismail dulu berapa? Is Ishak. Dan
Ishak adalah nenek moyangnya Bani
Israil. Waakub. Dan kami beriman kepada
apa yang Allah turunkan kepada Nabi
Yakub. Nabi Yakub seorang rasul. pasti
ada ayat-ayat atau ee kitab suci atau
lembaran-lembaran firman Allah yang
diturunkan kepada Nabi Yaakub. Setelah
itu al-Asbat. Al-Asbat semua keturunan
Yakub. Karena Yaakub Alaihi Salam punya
anak ada berapa? 12. Asbat maksudnya
cucu. Cucu dari asbab secara bahasa Arab
itu sibut maksudnya cucu. Cucu dari arah
laki-laki.
Asbat. Jadi punya anak 12. Dan nabi-nabi
setelah Nabi Yakub semuanya dari
keturunan Nabi Yakub.
Musa, ee Harun, Isa ya ee Yahya, Zakaria
semuanya dari asbat yaitu keturunan Bani
Israil. Jadi kalau disebut asbat
maksudnya cucu-cucu dari jalur 12 suku
tersebut
yaitu kami ya, yaitu Allah suruh Nabi
mengatakan, "Aku pun beriman, kami
beriman kepada yang diturunkan kepada
nabi-nabi Bani Israil."
Kemudian dikhususkan wama utiya Musa. Di
antara asbab tersebut adalah Musa yang
diagungkan oleh orang-orang Yahudi. Wa
isa dan apa yang turun kepada Nabi Isa.
Kami beriman kepada Nabi Isa yang
diagungkan oleh orang apa? Nasra. W
nabiyunahim. Dan seluruh nabi pun kami
beriman. Selain nabi Bani Israil ada
nabi-nabi sebelumnya.
Nabi Nuh sebelumnya ada nabi nabi Saleh,
Nabi Hud. Nabi-nabi sebelum Bani Israil
Luth, kami beriman seluruhnya.
La nufarriqu baina ahadim minhum. Kami
tidak membeda-bedakan satu dengan yang
lainnya. Wahnu lahu muslimun. Dan kami
lahlu muslimin. Kami tunduk kepada Allah
subhanahu wa taala. Allah menyuruh kami
untuk beriman kepada seluruhnya. Ini
kata para ulama isyarat sindiran kepada
orang-orang Yahudi yang mereka
membeda-bedakan dan orang Nasrani juga
membeda-bedakan.
Adapun kami, kami tidak membedakan semua
nabi kami imani. Semua ayat-ayat suci
yang turun kepada mereka kami imani. Ya.
Dan kita tahu bahwasanya yang sampai
kepada kita cuma tersisa hanyalah Taurat
dan Injil. Itu pun sudah mengalami
perubahan. Adapun kitab-kitab sebelumnya
tidak sampai kepada kita. Hanya sebagian
akhbar, sebagian khabar dari kitab-kitab
isi sebelumnya seperti kata Allah suhufi
Ibrahima wa Musa. Sebagian isinya saja.
Nah, kami tidak seperti kalian wahai
ahlul kitab yang kalian milah-milih
rasis ya. Kalian maunya Yahudi hanya mau
beriman kepada Musa, tidak mau beriman
kepada Isa. Ya. Di antara sebabnya
karena Isa katanya alaihi salam
merubah-rubah
ajaran Nabi Musa. Apalagi zaman sekarang
ternyata Nasra mengalami perubahan.
Bukan lagi agama Bani Israil, tapi agama
internasional. Ini semakin buat Yahudi
tidak suka. Kalau agama sudah menjadi
internasional berarti mereka tidak
spesial lagi. Mereka tidak spesial lagi.
Mereka pengin agama hanya untuk apa?
Mereka. Nah, jadi Yahudi benci kepada
Nasra ya. Dikatakan bahwasanya yang
menjadikan agama ee Nasra internasional
di antaranya Paulus. Di antaranya ya
wallahuam bisawab ya. Intinya ee mereka
tidak suka dari banyak sisi ya. Dari
sisi Nabi Isa merubah-rubah
aturan dalam Taurat dan mereka tidak
suka. Mereka anggap Taurat harga mati.
tidak bisa dimansuhkan hukum apapun di
situ. Sementara Nabi Isa ya
waliuhillakumakum
ba'dadzi hurrima alaikum kata Allah.
Nabi Isa berkata, "Aku ingin
menghalalkan sebagian yang Allah
haramkan bagi kalian." Nah, ini Nabi Isa
berubah, mereka tidak mau. Kemudian yang
berikutnya, Nasra zaman sekarang
menjadikan agama Nasrani sebagai agama
internasional. Semua suku bisa beragama
Nasrani. Ini membuat Yahudi semakin
tidak suka karena mereka maunya agamanya
cuma agama dari bani untuk Bani Israil.
Demikian juga Nabi Isa ya pengikut Nabi
Isa sekarang, Nasra hanya mau beriman
kepada Nabi Isa, Nabi Musa. Adapun Nabi
Muhammad sallallahu alaihi wasallam
mereka tidak mau. Mereka tidak mau. Ya,
oleh karenanya yang benar kata sindirlah
mereka. Seakan-akan Allah berkata,
"Sindirlah kepada mereka wahai ahlul
kitab, wahai Rasulullah, sindirlah ahlul
kitab dengan mengatakan, "La nufarriqu
baina ahadim mirbihim." Kalau semua dari
Allah, harusnya kita beriman.
Harusnya kalau semua kamu tahu dari
Allah, harusnya kalian beriman. Bukankah
kalian ahlul kitab Yahudi Nasrani tahu
bahwasanya Muhammad utusan Allah?
Harusnya kalian terima sebagaimana kami
beriman kepada nabi manaun.
Kami beriman kepada nabi manaun. Tidak
harus nabi Arab aja yang kami beriman.
Kita tahu nabi Arab ada beberapa. Nabi
Arab di antaranya adalah Nabi Hud yang
pertama, kemudian Nabi Saleh yang kedua,
yang ketiga Nabi Syuaib, yang keempat
Nabi Muhammad. Ya, kami beriman nabi
Arab, nabi Bani Israil, nabi non Arab,
non Bani Israil, semua nabi kami
beriman. Selama itu dari Allah harusnya
kita konsekuensi menerima. Tidak seperti
kalian orang Yahudi ahlul kitab yang
hanya mau menerima dari Nabi Bani Israil
karena rasisme yang luar biasa yang
mereka miliki. Tidak ada mungkin orang
paling sombong di dunia ini seperti apa?
Yahudi.
Kita dapati sebagian suku sombong, kita
bilang, "Ah, kau masih kalah sombong."
Ada yang lebih sombong lagi. Kita d kita
ketemu orang sombong sesombong apapun
bilang, "Kau masih kalah dengan
sombongnya orang apa?" Yahudi. Karena
mereka menyangka mereka ahibba Allah.
Mereka kekasih-kekasih Allah Subhanahu
wa taala. Ya. Ya. Waahnu lahu muslimun.
Dan kami tunduk kepada perintah Allah
Subhanahu wa taala. Allah turunkan kami
tinggal beriman. Saya katakan tadi dalil
bahwasanya setiap nabi, setiap
rasul-rasul yang Allah sebutkan dalam
ayat ini dapat kitab suci atau
diturunkan ayat-ayat ya. Tetapi banyak
yang tidak sampai kepada kita.
Kemudian Allah tekankan lagi, wabir
islami falqbal min wahua akir minal
khirin.
Siapa yang mencari selain agama Islam
sebagai agama yuqbal min maka tidak akan
diterima darinya. Wahu akirati minal
khirin. Dan dia di akhirat termasuk
orang-orang yang merugi. Islam di sini
maksudnya Islam khusus ya, yaitu Islam
yang dibawa oleh Nabi Muhammad
sallallahu alaihi wasallam yang Allah
sebutkan dalam ayat yang lain.
Innaddinaallahi
al Islam dalam surah Almaidah.
Sesungguhnya agama yang diridai oleh
Allah itu agama Islam. Karena agama yang
lain sudah mengalami perubahan dan
begitu datang Islam agama sebelumnya
jadi mansuk. Menjadi mansuh. Ya, inilah
agama terakhir yang tidak ada lagi Nabi
setelah Nabi Muhammad sallallahu alaihi
wasallam. Buktinya tidak ada lagi.
Jarak paling jauh ada Nabi Nabi Isa
dengan Nabi Muhammad. Nabi Isa ee Nabi
Nabi Muhammad lahir sekitar 570-an.
Nabi Isa wafat sekitar tahun 33 ee ya
itu jarak 33 Masehi. Jarak antara Nabi
Muhammad Nabi Isa hampir 600-an hampir
600 tahun di Mars di 500 Mars lebih
tahun ya. itu jarak paling jauh antara
nabi satu dengan nabi yang yang lainnya.
Ya, sekarang ini bukti tidak ada nabi
lagi. Buktinya setelah Nabi Muhammad
sudah tahun tidak ada lagi nabi. Ini
dalil bahwasanya memang sudah tidak ada
lagi apa nabi.
Kalau seandainya ada mungkin tahun sudah
jarak 500 sudah ada nabi baru. Sudah
jarak 1000 sudah nabi baru. Ini sudah
1400 tidak ada lagi nabi baru. Kecuali
nabi-nabi Bahlul. Nabi di Karawang, nabi
di di Sulawesi, di Makassar. Terus ada
lagi nabi di mana? Nabi-nabi Bahlul ya.
Ya, nabi-nabi Bahlul ya.
Sampai saya pernah lihat di klip ada
orang rambut gondrong. Dia bilang dia
ngaku sebagai Nabi Isa. Kok kamu Nabi
Isa? Iya saya turun karena banyak
kesyirikan yang terjadi. Saya turun
katanya. Turun dari mana?
Tayib.
Ee dan ini dalil bahwasanya agama yang
benar cuma satu, agama is Islam. Adapun
perkataan orang liberal bahwasanya semua
agama sama, sama-sama mengantarkan
kepada surga. Ini kekufuran.
Kalau semua agama benar, sama-sama
mengantarkan kepada surga. Ngapain Nabi
Muhammad berdakwah? Ngapain Allah
mengkafirkan Yahudi dan Nasrani?
Ngapain?
Innalladzina kafaru min ahl kitabi
musyrikin. Sesungguhnya orang kafir dari
ahlul kitab dan musyrikin.
Allah mengatakan Yahudi kafir kafir
giril magdubi alaihimadin. Ya setiap
hari kita baca jangan ikuti orang Yahudi
yang dimurkai oleh Allah dan orang sesat
dari kalangan Nasra. Ya Allah kafirkan
mereka banyak. Laq kafaradina qu
innallaha. Sungguh telah kafir yang
mengatakan Allah satu dari yang tiga.
Laq kafaradina qu innallah hual masih
Maryam. Sungguh telah kafir orang yang
mengatakan bahwasanya Allah adalah Isa.
Sungguh telah kafir yang mengatakan
Allah adalah Isa adalah putra Allah. Ya
Allah kafirkan mereka semuanya. Terus
datang orang-orang belakangan mengatakan
enggak semuanya sama. Semuanya masuk
surga. Maka orang yang mengatakan
agama-agama lain juga masuk surga maka
kafir. Hukumnya apa? Kafir. Bukan cuma
haram. Kafir. Kenapa kafir? Karena dia
telah mengkafirkan ayat-ayat dalam
Al-Qur'an yang menyatakan mereka
orang-orang kafir.
Kalau mereka tidak kafir, terus syirik
apa lagi yang ada di alam semesta ini?
Menyatakan Allah punya anak terus tidak
musyrik. Ya,
kufur kepada Nabi Muhammad tidak
dikatakan kufur. Mereka akan kufur
kepada Nabi Muhammad. Terus kita bilang,
"Oh, enggak apa-apa. Mereka juga
mukmin." Ngeri seperti ini. Ya, meskipun
kebaikan mereka sebaik apapun. Ya, maka
ini akidah sudah kita yakini sejak kita
masih kecil. Agama yang benar adalah
agama apa? Is Islam. Ini namanya
eksklusivisme.
Dan itu di dianuti dianut oleh seluruh
agama. Semua agama eksklusif.
Orang Yahudi merasa paling benar sendiri
enggak? Mereka merasa mereka yang masuk
surga. Enggak. Iya. Orang Nasra begitu
juga. Orang Nasra sama. Mereka merasa
mereka masuk surga kalau tidak beriman
kepada Nabi Isa sebagai putra Allah yang
ditebus oleh Allah. Allah kirim putranya
untuk disalib untuk menebus dosa-dosa.
Juru selamat. Siapa yang tidak beriman
kepada Nabi Isa sebagai putra Allah,
juru selamat dia tidak akan sela
selamat.
Aku diutus untuk domba-domba yang
tersesat.
Kita dianggap sesat kalau tidak beriman
Nabi Isa sebagai juru juru selamat. Ini
eksklusivisme
sama Yahudi, Nasrani sama dengan Hindu
Buddha. Kalau orang Hindu kalau ada
keluarganya masuk Islam dibiarkan
enggak dibiar, enggak dibiarkan dihajar,
diboikot ya. Kenapa? Karena mereka
merasa sesat. Yang berhak benar cuma
orang Hindu. Udah apalagi ya teman
saudara-saudara kita dibantai di sana di
luar negeri ya. Kenapa? Karena dianggap
menyimpang, tidak benar. Jadi setiap
agama eksklusif.
Terus kita enggak boleh merasa
eksklusif. Maka datang orang-orang
bahlul zaman ini, orang-orang liberal
meskipun titelnya doktor profesor ya,
bilang semua agama sama.
Yang ngomong begitu cuma orang-orang
Islam Bahlul. Bang,
orang Nasra enggak ada gembar-gembar
seperti itu. Ada orang Nasra hampir
tidak ada. Mungkin ada yang terpengaruh
liberal, tapi hampir rata-rata tidak.
Yang fanatis mana? Ya, mereka mengatakan
kita aja yang masuk surga. Apalagi
Yahudi. Yahudi mana? Yahudi yang
liberal. Yahudi liberal bilang semua
agama benar. Kalau semua benar ngapain
mereka bunuhin saudara-saudara kita di
Palestina. Kemudian bilang semua agama
apa? Sama. Masuk surga sama-sama. Kalau
semua agama ngapain kita Islam lebih
enak agama lain? Minum bir oke.
Buka aurat oke, nonton film oke. Iya
enggak? Ngapain Islam? Kalau saya masuk
surga ngapain saya Islam? Kalau saya
masuk masuk surga ngapain saya mending
rubah agama saya?
lebih lebih fleksibel kita Islam ini
enggak boleh, itu enggak boleh, ini
enggak boleh, itu enggak boleh.
Oleh karenanya mereka ini benar-benar
merusak merusak agama, akidah dan
merusak moral. Setelah mereka bilang
semua agama masuk surga, kemudian mereka
rubah lagi syariat. Syariat dirubah,
hukum-hukum Islam dirubah.
Ya, seenaknya mereka sendiri. Ya, hukum
waris dirubah, hukum ini dirubah, hukum
ini dirubah. Yang haram jadi halal, yang
halal jadi haram. Terserah mereka ya.
Homoseksual boleh, nikah se
sejenis boleh, subhanallah
ya. Khamer boleh dalam kondisi tertentu,
ya. Kata mereka untuk menghangatkan
badan, fatwa macam-macam ya.
Jadi jilbab tidak wajib. Silakan buka
jilbab ya. Kalau lihat fatwa mereka
ngeri. Oleh karenanya di sini jelas
Allah berfirman,
islamq.
Siapa yang mencari agama selain Islam
tidak akan diterima. Tidak akan diterima
oleh Allah. Kemudian Allah tekankan,
wahua fil akirati minal khirin. Dan dia
di akhirat termasuk orang yang merugi
akan masuk nera neraka, akan masuk
neraka jahanam.
Akan masuk neraka jahanam.
Maka ini di antara dalil bahwasanya
agama yang benar cuma Islam. Makanya
Rasul sahu al wasallam bersabda, "La
yasma ahadun min hadil ummah
yahudiyun w nasraniyun tumma yamutu
walam ymin billadzi ursiltu bihi illa
min ahlinar." Tidak seorang pun dari
umat ini mendengar tentang aku, tentang
Islam, Yahudi atau Nasrani kemudian dia
meninggal dalam kondisi tidak beriman
dengan apa yang aku bawa kecuali dia
menjadi penghuni neraka jahanam. disebut
Yahudi Nasrani karena mereka yang lebih
tahu tentang Islam. Kalau mereka saja
yang pengikut kitab suci yang sudah
berubah tidak selamat, apalagi yang
selain mereka. Ya, inilah keyakinan
kita. Eksklusivisme.
Bahwasanya kita merasa kita yang paling
benar. Itu benar. Itu akidah kita.
Karena kita satu-satunya agama yang
bertauhid. Yang lain semua syirik. Yang
selain semuanya apa? Syirik.
Agama yang bertauhid bertauhid cuma
agama Islam. Yang menyeruh umat hanya
beribadah kepada pencipta alam semesta
hanyalah yang tunduk kepada hukum-hukum
pencipta alam semesta hanyalah agama
Islam. Bagaimana kita menyamakan agama
tauhid dengan agama syirik? Bagaimana
kita menyamakan penyembahan terhadap
pencipta alam? Terhadap Allah dengan
penyembahan terhadap Nabi? Bagaimana
kita nyamakan agama Islam dengan
penyembahan terhadap hewan? Gimana mau
disamakan? Ya, dua hal yang kontradiktif
mau disamakan. ya yang dilakukan oleh
orang-orang liberal. Kemudian mereka
namakan Islam mereka dengan Islam
progresif yaitu Islam yang berkembang
menuju lebih baik. Islam kita Islam
kuno, Islam Salafi, Islam ketinggalan
zaman. Saya mereka ngejek baca dalam
buku ee
fikih lintas agama. Gimana mau ngajak
Islam dibawa ke Islam 1400 tahun yang
lalu. Zaman sekarang sudah berubah. N
mengajak. Jadi mereka menamakan diri
mereka dengan Islam progresif, yaitu
Islam yang apa namanya? Mengalami
perubahan lebih baik, lebih baik menuju
neraka maksudnya.
Dan qadarullah banyak tersebar di
univers-veras Islam ya qadarullah ya
ujian ya.
Tib. Ini juga disebutkan oleh Ibnu
Katsir terkait ayat ini. Siapa yang
mencari agama Isra Islam? Di antaranya
pelaku bidah, tidak puas dengan ajaran
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.
Pada Rasulullah mengatakan ee
e khairul huda huda Muhammad sallallahu
alaihi wasallam. Kata Nabi sallallahu
alaihi wasallam, "Inna ahsanal kalami
kalamullah." Sebaik-baik perkataan
adalah firman Allah subhanahu wa taala.
Wakhairul huda. Huda Muhammadin
sallallahu alaihi wasallam. sebaik-baik
petunjuk-petunjuk Nabi Muhammad
sallallahu alaihi wasallam. Kalau ada
orang ingin nambah-nambahin
ajaran agama, dia tidak puas dengan
ajaran agama ee
Nabi Muhammad sallallahu alaihi
wasallam.
Ini dibawakan oleh Ibnu Katsir. Ibnu
Katsir menafsirkan ayat ini ee
mereka beliau berkata rahimahullah kama
q nabi sallallahu alaihi wasallam fil
hadis asahih man amila amalan laisa alai
amruna fahua r. Siapa yang melakukan
suatu amalan yang tidak ada perintah
dari kami maka tertolak. Isyarat
bahwasanya kalau kamu mencari
ajaran selain ajaran Nabi, berarti
mencari ajaran selain ajaran Islam maka
tertolak.
Ya kata Allah Subhanahu wa taala, isanq,
"Siapa yang mencari agama selain agama
Islam tidak akan di diterima. Di
antaranya bidah." Di antaranya bidah.
Ya,
orang tidak puas bikin ajaran-ajaran
baru. E kurang puas, kurang keren ya.
Niatnya baik, tapi tidak diterima. Ya,
tidak di diterima. Sekarang inovasi
menurut dia lebih baik, ya. Menurut dia
lebih baik. Seperti sebagian orang ya
kalau zikir cuma diam-diam kurang
nyaman. Harus dengan loncat-loncat
ya. Baru lebih masuk ke hati.
Kalau kepalanya cuma begini enggak. Tapi
kalau di gini oh melayang kayaknya.
Lebih melayang ya. Dari mana? Tidak
tidak puas dengan cara zikir Nabi
sallallahu alaihi wasallam.
Seb mereka salat, salat tidak puas
kecuali pasang foto syekhnya kemudian
merasa lebih khusyuk. Ini namanya bidah.
Tidak puas dengan ajaran itu bukan
ajaran Islam ya. Tidak akan diterima
oleh Allah Subhanahu wa taala. Umrah.
Kalau umrah kurang keren kecuali ada dua
rakaat setelah sa'i. Akhirnya bikin lagi
dua rakaat. Setelah tawaf salat dua
rakaat. Setelah sai juga salat dua
rakaat. Gak diterima. Karena sebaik-baik
umrah umrahnya Nabi. Emang Nabi umrahnya
seperti itu. Ada dua rakaat selasa ya.
Sebagian lagi bikin bidah. Umrah sampai
6 jam. Sengaja 6 jam umrah. Sampai di
zikir berdoa lama-lama di
Safa dan Marwah sampai berjam-jam. Dari
mana ajaran seperti itu? Memang Nabi
umrahnya sampai segitu? Ini merepotkan
umat ya. Mungkin lebih khusyuk lebih
gak. Jangan pakai perasaan. Umrah
terbaik umrahnya siapa? Nabi umrah
sampai doa berjam-jam. Umrah dari mana?
Seperti itu ya mungkin keren pengikutnya
lebih senang, lebih khusyuk tapi bukan
dari Nabi sallallahu alaihi wasallam.
Nabi umrah biasa naik ke atas turun
cepat tidak lama ya doa secukupnya.
Menyengaja harus doa. Mungkin bawa buku
doa kepanjangan harus selesai. Ya. Ini
dari mana seperti itu? Ya, dulu para
ulama mengingatkan seperti doa putaran
pertama baca ini, putaran kedua baca
ini, bidah ya. Tidak ada contohnya.
Umrah terbaik umrahnya siapa? Nabi
sallallahu alaihi wasallam. Jangan bikin
gaya umrah model sendiri ya.
Kalau oh lebih khusyuk, lebih mantap ya.
Lebih khusyuk, lebih mantap belum tentu
benar di sisi syariat ya. Belum tentu
benar di sisi apa? syariatnya.
Ada lagi yang bilang macam-macam bikin
fatwa aneh-aneh ya. Harus haji. Kenapa
haji sekarang fardu kifayah? Bukan
sekedar sunah. Karena fardu kifayah
pahalanya lebih besar karena wajib. Yang
bilang haji sekarang fardu kifayah.
Fardu kifayah itu kalau enggak ada yang
haji. Baru kemudian kita haji supaya
tetap ada orang yang haji. Ini sekarang
haji sudah nunggu-nunggu
terus memotivasi orang untuk ayo ikut.
Ini karena fardu kifayah. Ini fardu
kifayah gimana? Orang sudah pada haji
semua.
Ini pahalanya lebih besar. Beda dengan
pahala sunah. Ini membohongi umat ya.
Membohongi umat. Semua orang termotivasi
untuk haji tapi bikin pahala sendiri.
Dibilang fardu apa? Kifayah. Kalau fardu
kifayah itu kalau enggak ada yang
jalankan seperti musim pandemi ya itu
boleh fardu kifayah. Harus tetap ada
yang haji. Sekarang haji orang
nunggu-nunggu
sampai capek nunggu.
Bukan fardu kifayah lagi ya. Kalau sudah
haji tetap aja dibilang sun sunah. Ja,
kamu sudah haji, ayo ini fardu kifayah.
Kalau dulu fardu wajib, sekarang fardu
ain, sekarang fardu apa? Kifayah. Ini
fatwa aneh-aneh saya dengar. Gak usahlah
nambah-nambah ajaran Nabi Muhammad
sallallahu alaihi wasallam. Hanya
sekedar untuk motivasi. Mungkin idenya
bagus termotivasi tapi enggak boleh ya
lebih khusyuk ya. Tapi kalau enggak
diajarkan oleh Nabi, gimana kita mau ee
mengatakan demikian?
Jadi semua orang yang melakukan bidah
berarti dia ditolak.
Sebagian dijelaskan oleh Ibnu Katsir
rahimahullahu taala.
Tib. Kaifa yahdillahu kafaru ba'da
imanihim.
Setelah ayat berikutnya,
bagaimana Allah akan menunjuki suatu
kaum. Ya. Ya. Sampai kemarin juga ada
ceramah ya menggunakan hadis pal. Saya
ditanya, Ustaz, ada yang ceramah tentang
Nabi Ibrahim. Ee ketika Nabi Ibrahim mau
dicabut nyawanya oleh malaikat maut.
Kemudian dia protes. Dia bilang,
"Bagaimana saya kan Khilurrahman, saya
kekasih Allah. Bagaimana Allah mencabut
nyawa kekasih-Nya?"
Akhirnya Allah kasih tahu, "Ya, namanya
kekasih biar segera ketemu." Ini hadis
palsu.
Meskipun kalau disampaikan membuat
tangisan, membuat hadis palsu, enggak
boleh disampaikan.
menimbulkan apa dramatis atau apa sedih
bagaimana
ya tapi hadis palsu mau disampaikan
gimana
terus juga kelazimannya Ibrahim tidak
tidak terima perintah Allah padahal
Ibrahim alaihi salam dipuji oleh Allah
wa Ibrahimalladzi waffa dan Ibrahim yang
selalu menunaikan perintah Allah
berfirman dalam ayat yang lain waidala
Ibrahimuhu bikalimatin faatamahun
ketika Allah memerintahkan Nabi Ibrahim
dengan perintah-perintah dan dia
sempurnakan. Ibrahim gak pernah protes.
Selalu sempurna dalam menjalankan
perintah. Bahkan ketika diperintahkan
untuk menyembelih anaknya hanya lewat
mimpi. Bukan dari perintah Allah. Bukan
malaikat datang mimpi. Dan mimpi cuma
sekali Ibrahim langsung kerjakan Alaih
Salam. Karena dia tahu perintah Allah.
Tidak pernah protes. Dia tidak bilang e
tunggu perintah dua kali, tiga kali.
Enggak. Ini mau dicabut nyawanya dia
protes. Ya. Katanya kekasih Allah.
Kenapa? ini gak boleh seperti itu.
Ee oleh karenanya
agama bukan perasaan ya. J kalau kita
pakai perasaan nanti bikin acara pakai
musik-musik di belakang lantunan bikin
orang nangis ini bukan begitu agama.
Ah ini terjerumus dalam hal-hal yang
bidah yang tidak diajarkan oleh Nabi
sallallahu alaihi wasallam. Nanti
hasilnya tidak sesuai dengan yang yang
apa namanya? Akhirnya akhirnya kajian
terkadang hanya sekedar untuk hiburan
ya, tidak terpacu untuk belajar yang
lain lagi ya. Sudah ngaji seperti kita
tahu ada yang bikin begitu kemudian
nangis pulang gitu-gitu aja tidak
berubah tetap aja.
Oleh karenanya ee gak usah bikin
acara-acara atau bidah-bidah yang tidak
diajarkan oleh Nabi Muhammad sallallahu
alaihi wasallam karena tidak diterima
oleh Allah subhanahu wa taala. Agama
bukan perasaan ya.
Agama pasti baik untuk ee apa namanya?
Kaum muslimin ya. Jangan karena perasaan
kita ini kayaknya kurang keren kita
tambah-tambahin. Kayaknya kurang khusyuk
kita tambah-tambahin. Akhirnya kita
keluar dari ajaran Nabi Muhammad
sallallahu alaihi wasallam. Allah
berfirman, "Kaifa yahdillahu kafaru
ba'da imanihim." Bagaimana Allah
menunjuki suatu kaum yang kafir sesudah
mereka beriman.
Wasyahidu an rasula haq. Serta mereka
telah mengakui bahwasanya Rasulullah itu
adalah benar. Wahumul bayinat. Dan
Rasulullah telah mendatangkan keterangan
keterangan yang jelas. Wallahu la
yahdilalimin. Sesungguhnya Allah tidak
memberi petunjuk kepada kaum yang zalim.
Di sini ee Allah menyebutkan ya tentang
Yahudi dan Nasra ya.
Mereka kafir padahal mereka telah
beriman tahu benar tentang Nabi Muhammad
sallallahu alaihi wasallam.
Ya, Allah mengatakan ya falamma jaahum
ma a kafaru bih. Tatkala datang kepada
mereka Nabi Muhammad yang mereka kenal
mereka justru kafir. Mereka justru
kafir. Ya. Kata Allah, "Alladzina
atainahumul kitaba y'funahu kama yifuna
abnaahum." Dan orang-orang kami berikan
Alkitab yaitu Yahudi dan Nasra
ya'rifunahu. Mereka kenal Nabi Muhammad
sallallahu alaihi wasallam. Kama
ya'rifuna abnaahum sebagaimana mereka
mengenal Nabi anak-anak mereka. Mereka
sudah menanti-nantikan kedatangan
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.
Bahkan mereka sengaja tinggal di Hijaz
di Madinah dan di Khaibar dalam rangka
menanti kedatangan nabi terakhir
tersebut.
Setelah mereka
datang nabi tersebut, mereka justru
kafir. Mereka justru kafir. Jadi Allah
mengatakan, "Kaifa yahdillahu kafaru
ba'da imani." Bagaimana Allah bisa beri
petunjuk kepada suatu kaum yang mereka
kafir setelah mereka imani. Mereka sudah
beriman tentang Nabi Muhammad. Wasyahidu
an rasul haq. Dan mereka tahu benar
Rasul itu benar. Ayat-ayat yang dibawa
oleh Nabi benar, ajaran Nabi Muhammad
benar. Ya, mereka tahu. Makanya dalam
satu kisah ketika sebagian mereka
terjerumus dalam perbuatan zina,
pembesar-pembesar mereka bilang, "Coba
kita enggak usah pakai Taurat. Coba kita
datang kepada Muhammad. Muhammad tuh
nabi, nabi rahmat, nabi baik. Siapa tahu
hukumnya bukan zina, bukan rajam."
Akhirnya mereka datang kepada
Rasulullah, "Ya Rasulullah, bagaimana k
orang begini?" Rasul bilang, "Lilihat
aja di apa." Ternyata Rasulullah suruh
buka apa? Taurat. Ternyata hukumnya
rajam. Mereka
mendug akan ada hukum baru, ternyata
tidak berubah. Ya, artinya apa? Mereka
mengakui Nabi Muhammad adalah nabi yang
benar. Wasyahidu annar rasula haq. Dan
mereka telah bersaksi Rasulullah itu
benar. Wajaahumul bayyinat. Dan
Rasulullah telah mendatangkan
bukti-bukti. Jadi terkumpul kepada
mereka tiga tiga sebab mereka harusnya
masuk Islam. Pertama mereka sudah
mengimani Nabi Muhammad. Sebelum Nabi
Muhammad muncul sallallahu alaihi
wasallam mereka sudah mengimani tentang
berita tentang Nabi. Yang kedua, syahidu
an rasulullah. Dan mereka telah saksikan
Rasulullah itu benar. datang nyata
membawa dalil-dalil. Kemudian yang
ketiga, wajaumul bayyinat. Dan
Rasulullah sudah datangkan bukti-bukti
bahwasanya dia adalah benar. Kemudian
mereka masih kafir.
Maka Allah mengatakan, "Bagaimana ya
bisa dapat petunjuk kaum seperti ini?"
Yang bisa dapat petunjuk orang enggak
ngerti dikasih tahu, "Ah, ini mungkin
sudah ngerti malah membangkang, sudah
ngerti malah ngeyel." Orang seperti ini
sulit dapat hidayah. Jadi istibat
maksudnya Allah mengatakan sulit orang
seperti dapat apa? Hidayah. Karena sudah
tahu beda yang belum tahu. Kalau belum
tahu dikasih tahu jadi tahu. Udah tahu
tetap ngayal membangkang. Ini agak
susah. Wallahu la yahdilimin.
Allah tidak memberi petunjuk kepada
orang zalim. Setelah itu Allah
berfirman,
jaza alaih malaikati ajmain. Mereka
itulah orang-orang yang balasan kepada
mereka adalah laknat Allah dan laknat
malaikat dan seluruh manusia. Mereka
dilaknat oleh Allah. Malaikat melaknat
dan seluruh manusia melaknat mereka.
Kenapa? karena kesalahan mereka fatal.
Mereka kafirnya bukan kafir biasa. Ada
orang kafir karena enggak ngerti, ada
orang kafir karena belum jelas. Ini
mereka sudah jelas, sudah beriman, sudah
bersaksi, sudah datang kebenaran, tetap
kafir. Maka hukuman kepada mereka doble
juga. Laknat Allah, laknat malaikat, dan
laknat seluruh manu manusia. Itu Yahudi
dan Nasra yang tahu kebenaran tetapi
sengaja meninggalkan kebenaran tersebut.
Ya, ini ngeri ya. Bi orang enggak tahu.
Kalau enggak tahu ya mungkin ada uzur,
mungkin dosanya kurang ya atau masih
samar-samar
ya. Tapi ini sudah tahu jelas terus
masih meninggalkan maka ini dosanya
sangat parah. Kata Allah kholidina fiha.
Mereka kekal di dalamnya. Ya. Ahlul
kitab yang tidak beriman kepada Nabi
setelah tahu kebenaran Nabi kekal di
dalamnya. Terus orang liberal sekarang
mengatakan kekal di surga. Allah bilang
kekal di neraka. Mereka bilang kekal di
mana? Di surga. Subhanallah. La
yukumulabu wum yunzorun. Tidak akan
dikurangi azab mereka sedikit pun dan
mereka tidak akan diberi tangguh. Ya,
tidak akan diberi tangguh. Mereka
waktunya diazab, diazab. Jadi di dalam
di neraka tidak ada liburan. Tidak ada
apa? Liburan. Dan juga tidak ada batasan
waktu kekal. Tidak seperti Yahudi
mengatakan, "Lan tamasanaru illa ayyaman
ma'dudat." Kami tidak akan ditimpa
neraka kecuali hanya beberapa hari saja.
Habis itu selesai.
Hanya cuma seminggu paling setelah itu
masuk surga gak? Khalidina fiha kata
Allah. Khalidina fiha kekal di neraka
selama-lamanya. Bahkan bukan cuma itu,
tidak dikurangi sedikit pun. Ya w yukfa
minzabiha. Tidak dikurangi azabnya
sedikit pun gak ada.
Terus disazab dan diazab tidak
berkurang. Ya,
alaiha malaikatun giladun syid. Di
neraka ada malaikat-malaikat yang kasar
dan keras. Perkataan keras sikapnya
kasar. Bentak-bentak
ya kepada penghuni neraka. Jangan
berharap belas kasihan dari mereka. Gak
ada belas kasihan.
Mereka keras dan kasar. Mau minta
dikurangi enggak ada dikurangi.
Wadau ya Malik. Ya, mereka mengatakan
waqina kafaru fiati jahanamakum yuk
minalab. Berkata penghuni neraka kepada
penjaga-penjaga neraka, "Mintalah kepada
Rabb kalian agar mengurangi azab kami
meskipun sehari aja. Kasih pengurangan.
Gak ada pengurangan. Gak ada
pengurangan. Mereka minta mati enggak
dimatikan." Waliyadzubillah. Ya walahum
yunzarun. Dan mereka tidak akan diberi
tangguh. Waktunya diberi azab. akan tiba
waktu azabnya.
Setelah itu Allah berfirman, "Illadzina
tabu min ba'dialika aslahu fainnallaha
gofur rahim." Tetapi meskipun sulit
dapat hidayah, tapi ada yang bisa dapat
hidayah. Ada orang murtad dapat kembali
ke Islam atau tidak ada? Ada orang
pendeta akhirnya masuk Islam lagi.
Enggak ada. Ada rabi akhirnya masuk
Islam ada. Setelah dia mungkin tadinya
membangkang, tadinya mikirmikir-mikir
dapat hidayah, akhirnya masuk Islam. Ada
meskipun sedikit. Ya, makanya Allah
mengatakan pada ayat 89, illalladzina
tabu. Kecuali orang-orang yang bertobat
min ba'di dalalik. Setelah itu
saatnya dia bertobat sebelum maut
menjemputnya. Wa aslahu dan melakukan
perbaikan. Fainnallaha gfurur rahim.
Sesungguhnya Allah maha pengampun lagi
maha penyayang. Di sini disyaratkan
bertobat dan islah. Islah itu mengadakan
perbaikan.
dia harus merubah diri ya. Bahkan seben
mengatakan jika dia pernah melakukan
penyimpangan, dia harus menjelaskan ya
sebisanya. Kalau dia pernah
me apa namanya
memperjuangkan kesyirikan, maka
hendaknya dia perbaikan dengan
memperjuangkan tauhid. Ya, dia
mengiklankan saya begini, dia apa yang
saya yakini dulu adalah kebatilan. Dia
melakukan perbaikan. Kalau dia tukang
maksiat maka dia berubah. Namanya tobat
harus ada perubahan. Ada buktinya ya
bertobat tapi ternyata tetap melakukan
maksiat maka tidak dikatakan ber
bertobat. Harus ada islah melakukan
perbaikan.
Kata sebagian ulama kalau ternyata dia
punya berbuat zalim sama orang ya dia
harus selesaikan bertobat tapi harus
menyelesaikan urusan dengan orang-orang
lain yang pernah dia zalimi. Bukan
sekedar bertobat tanpa menyelesaikan
urusan. Karena Allah mempersyaratkan wa
aslahu yaitu melakukan perbaikan.
Ya. Maka seorang yang pernah tenggelam
dalam kesyirikan ya atau pernah
mendakwah mempropagandakan kesyirikan,
menyerukan kepada kalau bertobatnya dia
perbaiki, dia bantah semua kesyirikan
yang pernah dia lakukan.
Seperti siapa? Abul Hasan al-Asy'ari.
Abu Hasan al-Asy'ari
dulu pakar Muktazilah. Kemudian dia
sadar kemudian dia bantah. Dia bantah
Muktazilah setelah dia sadar melakukan
perbaikan atas dulu akidah sesat yang
dia perjuangkan. Setelah itu dia
berubah, dia bantah mereka muktazilah.
Jika telah bertobat dan berbuat kebaikan
fainnallaha gfurur rahim. Maka Allah
maha pengampun lagi maha penyayang.
Yaitu Allah maha pengampun. Segala dosa
sebesar apapun akan Allah ampuninya.
Ya gfur, rahim. Dan selain Allah
mengampuni, Allah juga maha kasih
sayang.
Ya, orang kalau gfur
dia merasa aman, dosa-dosanya diampuni.
Rahim dia berharap rahmat Allah semoga
masuk surga.
Jadi orang yang bertobat tuh diampuni,
diampuni pahalanya jadi nol. Kemudian
dapat bonus rahmat Allah itu masuk
surga.
Jadi orang bertobat tuh bukan cuma bukan
cuma kembali modal nol, enggak. Tapi
dapat bonus ya bonus bonus masuk surga
ya.
Yaina amanahum.
Wahai orang yang beriman, bertobatlah
dengan tobat yang sesungguhnya. Semoga
Allah mengampuni dosa-dosa kalian. Apak
cuma sampai itu? Enggak.
Dan Allah masukkan ke dalam surga. Jadi
tobat itu ibadah yang bukan hanya
menjadikan dosa menjadi nol saja, tetapi
mendapatkan bonus masuk surga. Kenapa?
Karena Allah gfurur rahim.
Allah bukan cuma gfur aja. Tapi dia juga
apa? Rahim. Dia mudah memaafkan karena
dia gfur dan dia maha penyayang sehingga
mudah memaafkan. Dan bukan cuma itu, dia
juga memberikan rahmat kepada orang yang
bertobat dan rahmat itu adalah sebab
masuk surga. Ya,
makanya Allah mengatakan dalam ayat yang
lain, wahual gfurul wadud. Dan dialah
Allah yang maha pengampun lagi maha
mencintai. Orang yang bertobat dicintai
oleh Allah, dapat bonus. Bukan cuma nol
aja dosanya, tapi juga dapat bonus apa?
Cin cinta. Allah jadi cinta sama orang
tersebut. Makanya Allah mengatakan,
"Innallaha yuhibbut tawwabin."
Sesungguhnya Allah mencintai orang yang
bertobat. Jadi tobat ini ibadah yang
agung.
Bukan persangka sebagian orang hanya
sekedar menjadikan pahala jadi nol. Gak.
Itu sudah jelas. Tetapi ada bonus-bonus
yang lain. Di antara bonusnya di akhirat
atau di dunia engkau dicintai oleh
Allah. Di akhirat kau masuk sur surga.
Belum lagi Allah berikan berbagai macam
anugerah sebagaimana dijelaskan dalam
keutamaan bertobat kepada Allah
subhanahu wa taala. Set itu Allah
berfirman
ayat 90. Innalladzina kafaru ba'da
imanihim tummasdadu kufro. Sesungguhnya
orang-orang kafir setelah mereka beriman
tummasdadu kufro. Kemudian bertambah
kekufuran mereka. Lan tuqbal taubatuhum
waika humudun. Tidak akan diterima tobat
mereka dan mereka benar-benar orang yang
sesat. Ya,
di sini Allah menjelaskan
orang-orang yang murtad tadinya sudah
beriman kemudian murtad
kemudian setelah mereka murtad mereka
tidak kembali-kembali. Selama mereka
tidak kembali kekufuran mereka semakin
bertambah-tambah.
Makanya Allah mengatakan tummasdadu
kufro. Kemudian bertambah kekufuran
mereka. Keberadaan mereka dalam
kekufuran itu menambah kualitas kufurnya
mereka. Jadi tidak menetap kufur, tapi
semakin bertambah umur, semakin
bertambah hari dalam kekufuran, berarti
kualitas kekufurannya semakin apa?
bertambah. Apalagi kalau mereka semakin
melakukan kekufuran yang lain.
Kami balikbalikkan hati mereka dan
pandangan mereka itu semakin kufur
sebagaimana mereka tidak beriman di awal
kali. Jadi,
pertama kufur kemudian kufurnya semakin
bertambah, semakin parah biasanya. Nah,
semakin parah ya. Seperti Allah
Subhanahu wa taala juga falamagallah
qulubum. Tatkala mereka menyimpang Allah
semakin simpangkan hati mereka. Jadi
mereka bertambah kekufuran dari dua
sisi. Sisi pertama mereka taruhlah
kualitas, taruhlah kufuran mereka
itu-itu saja. Artinya keyakinan mereka
begitu saja itu sudah bertambah. Karena
dengan bertambah waktu kualitas
kekufuran semakin apa? Bertambah.
Orang kafir sehari dengan 2 hari 3 hari
beda atau tidak beda. Kafir sehari dan
kafir sebulan beda meskipun kufurnya
sama. Ini sisi pertama. Sisi kedua
bertambah kekufuran. Karena memang
mereka semakin parah biasanya semakin
apa? parah. Semakin membangkang, semakin
melakukan maksiat, semakin bebas
sebebas-bebasnya. Orang murtad seperti
tadinya mungkin mereka ketika mereka
murtad sudah minum khamar apa
macam-macam mereka lakukan. Semakin
bertambah kemaksian. Berarti semakin
bertambah keku kekufuran.
Allah mengatakan lantuqbal taubatuhum.
Mereka tidak akan diterima tobat mereka.
Yaitu jika mereka meninggal dalam
kondisi demikian. Ya, ada yang
mengatakan sulit orang seperti ini
tobat. Sulit orang seperti ini tobat.
Ketika mereka sudah murtad kemudian
semakin membangkang kekufuran mereka
semakin bertambah-tambah sulit diterima
tobatnya.
Ustaz, kalau mereka bertobat ya diterima
diterima. Tapi orang seperti begini
sulit bertobatnya. Makanya Allah
mengatakan, "Lan tuqbal taubatum." Ada
yang mengatakan maksudnya kalau mereka
mati tidak bakalan diterima tobat
mereka. Waulaika humudun. Dan mereka
adalah orang-orang yang sesat.
Allah tekankan lagi in ayat berikutnya
innalladina kafaru wum kuffar.
Sesungguhnya orang kafir, orang-orang
yang kafir kemudian mereka meninggal
dalam kondisi kafir.
Bahwasanya mereka ya
tidak akan diterima dari mereka meskipun
mereka menebus dengan emas sepenuh bumi.
Ulika lahumabun alimun. Mereka bagi
mereka azab yang pedih lahirin
dan tidak ada penolong bagi mereka.
Ee
di sini Allah berfirman, "Innalladzina
kafaru watuhum kuffar." Sesungguhnya
orang yang kafir dan mereka meninggal
dalam musi kafir. Falan yuqbala min
ahadihim. Kalau salah seorang dari
mereka ingin menebus dengan emas sepenuh
bumi, tidak akan diterima oleh Allah
subhanahu wa taala. Tentunya kita tahu
orang kafir ketika bangkit hari kiamat
ada bawa harta?
Gak ada. Ya gak ada. Semua orang
meninggal dalam kondisi ee tidak bawa
harta. Yaitu kata Nabi sallallahu alaihi
wasallam, "Yusyarunasu yaumalqiamati
hufatan uratan gurlan buhman." Manusia
dibangkitkan pada hari kiamat kelak
dalam kondisi tidak beralas kaki, tidak
berpakaian,
belum disunat dan buh tidak bawa
apa-apa. Semua harta ditinggal, enggak
enggak dibawa. Ya.
Watarakum ma khawalnakum ya eh
waruhurikum. Dan kalian meninggalkan
semua yang kami anugerahkan kepada
kalian di belakang kalian. Wqtumuna
furqakum arahum
warahurikum.
Kami bangkitkan kalian hari kiamat kelak
sendiri-sendiri ya. Sebagaimana kami
ciptakan kalian di awal itu dalam
kondisi demikian dan kalian meninggalkan
apa yang telah kalian kumpulkan yang
kami berikan selama ini di dunia. Enggak
ada yang dibawa sama sekali. Buhman
kosong R pun enggak ada yang di dibawa.
Tayib. Terus maksud Allah apa dalam ayat
ini? Seandainya salah seorang dari
mereka berinfak menebus dengan emas
sepenuh bumi tidak akan terima.
Maksudnya sebagian ditirkan oleh Arrazi,
maksudnya selama mereka di dunia mereka
berinfak sebanyak apapun tidak akan
punya pengaruh. Tidak akan punya
pengaruh. Dan ini yang dipahami juga
oleh
Ibnu Katsir rahimahullahu taala ya.
Ibnu Katsir juga mengatakan demikian.
Eh, walau kana qod anfaq mlal ardhi
dahahaban. Ya, meskipun telah berinfak
sebelumnya. emas sepenuh bumi maka tidak
akan diterima oleh Allah Subhanahu wa
taala. Ya,
kata Ibnu Katsir rahimahullahu taala ini
tafsirnya seperti itu. Jadi, apapun
kebaikan yang mereka lakukan di dunia
tidak akan bermanfaat. Seandainya dulu
di dunia mereka masih hidup berinfak
sepenuh bumi, emas tidak akan
menyelamatkan mereka. Kata Ibnu Katsir
rahimahullahu taala,
walauana qod anfaqo mlal ardia dahahaban
f yarahu qurbah. Meskipun ketika di
dunia dia telah berinfak sepenuh bumi
emas ini dan dia anggap itu sebagai
qurbah ibadah mendekatkan diri kepada
Allah. K suila Nabi sallallahu alaihi
wasallam Abdillah bin Judan sebagaimana
rasul sahu al wasallam pernah ditanya
tentang Abdullah bin Judan wana yuk dan
Abdullah bin Judan adalah seorang sangat
dermawan suka menjamu tamu wuli dan dia
membebaskan tawananam
dan dia suka membagi-bagikan makanan
halfaik apakah bermanfaat kebaikan dia
selama ini yang nanya siapa Aisyah jadi
Aisyah radhiallahu anha anaknya Abu
Bakar mereka adalah Quraisy dari Bani
Taim Abu Bakar atim
dari Bani Taim dan Abdullah bin Judahan
sama dari Bani Taim. Quraisy dari Bani
Taim. Jadi nenek-nenek moyang mereka
maksudnya mbah-mbah mereka dan dia
terkenal sangat dermawan. Makanya
Rasulullah sering memuji Abdullah bin
Jud'an.
Waqad duitu ila dari Abdullah bin
Jud'an. Ya kami aku pernah diundang
untuk diskusi di rumahnya Abdullah bin
Jud'an dalam rangka menolong orang yang
dizalimi.
Ya Abdullah bin Judan baik. Kemudian
juga Rasulull Sallahu Alaihi Wasallam
waktu Abu Jahal mati di perang Badar
kata kata Rasulull sallahu alaihi
wasallam cari Abu Jahal kalau kalian
tidak tahu wajahnya karena mungkin
belumanend darah atau terkena tikaman,
sayatan, lihat di kakinya ada luka. Dulu
saya dan dia diundang di rumahnya
Abdullah bin Jundan undangan makan.
Terus kami dorong-dorongan, saya dorong
dia, dia jatuh. Ada bekas luka di
kakinya. Kalau kalian bingung Abu Jahal
yang mana, ya. Jadi Abu Abdullah bin Jun
ini orang sangat baik. Sering ngundang
orang untuk makan di rumahnya. Ya.
Sehingga Aisyah yang merupakan keluarga
besar dari Bani Taim bertanya kepada
Nabi, "Ya Rasulullah, bagaimana Abdullah
bin Judan kana yakridif?" Yukrid suka
menjamu tamu. Yasilurrahim suka menjamu
silaturahmi. Wfuqul ani suka
memerdekakan orang yang tawanan. Butuh
biaya banyak. Orang ditawan bayar
banyak. Itu mutam suka memberi makan.
Apakah bermanfaat pada hari kiamat
kelak? Apa kata Nabi sallallahu alaihi
wasallam? La tidak ada manfaatnya.
Innahu lam yaqul yauman minadzahar
rbigfirliati yaumaddin. Dia tidak pernah
ngomong sekalipun, "Ya Allah ampunilah
aku
di hari kiamat kelak." Gak pernah sama
sekali minta ampun kepada Allah karena
dia tidak beriman dengan hari
kebangkitan
sehingga dia musyrik. Ya, meskipun
kebaikan dilakukan banyak tidak
bermanfaat. Tidak bermanfaat. Bahkan
dalam ayat ini Allah mengatakan
seandainya dia pernah berinfak emas
sepenuh bumi ini tidak ada manfaatnya.
Kita bilang ada seorang pastor atau
pendeta atau biarawati yang sangat baik,
sangat sosial, sangat dermawan. Meskipun
dermawannya sebenar bumi ini isinya
emas, dia dermawakan. Dermakan tidak
bermanfaat.
Tidak bermanfaat. Apalagi gak segitu ya.
Meskipun dia menyumbang untuk kaum
muslimin, meskipun dia menyumbang untuk
Gaza misalnya, emas sepenuh bumi ini
tidak bermanfaat di akhirat kalau dia
tidak beriman. Kalau dia beriman luar
biasa. Kalau dia beriman luar biasa.
Tapi kalau tidak beriman percuma. Sama
seperti ee
Amru binil Khuza'i. Kalau kita baca
terjemah biografinya disebut oleh Ibnu
Katsir dalam dalam
bidahi w nihayah. Seorang sangat
dermawan musim haji suka bagi-bagi unta
gratis bagi jemaah haji tapi dia mati
dalam kondisi musyrik. Maka dia kata
Nabi, "Yajurru qosbahu finar." Aku
melihat dia menggeret ususnya di neraka.
Kata Allah, "Ulaika lahum adzabun alim."
Mereka itulah orang yang mendapatkan
azab yang pedih. Ya, percuma kau baik
sama manusia, tapi kau tidak baik sama
Allah. Percuma. Allah yang kasih kau
nikmat sehingga kau bisa nyumbang kepada
manusia, tapi kau tidak mentauhidkan
sang pemberi rezeki kepadamu. Terus apa
faedahnya? Apa faedahnya? Tidak ada
faedahnya.
Maka mereka bagi mereka azab yang pedih.
Wama lahum min nasirin. Dan tidak ada
penolong bagi mereka. Tidak ada yang
bisa nolong sama sekali. Tidak bisa
mengurangi azab. tidak bisa meliburkan
siksaan sebentar gak ada. Wama lahu min
nasirin. Demikian wabillah taufik
hidayah. Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.