Transcript
Ww63qv34Lhs • Kitab Al-Fushul Fis Shiratir Rasul #14: Persaudaraan Anshar & Muhajirin - Ust Dr. Firanda Andirja
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/2441_Ww63qv34Lhs.txt
Kind: captions
Language: id
Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi ala ihsani wasyukrul lahu
ala taufqihin ashadu alla ilahaillallah
wahdahu la
syarikalahuiman lni wa asadu anna
muhammadan abduhu wa rasul ridwan
allahumma sholli alaihi wa ala alihi wa
ashabihi wa ikhwani. Hadirin dan hadirat
yang dirahmati Allah subhanahu wa taala.
Kita
lanjutkan. Faslun dukhuluhu alaihialatu
wasalam
almadinah. Yaitu Rasul sahu alaihi
wasallam ee masuk ke kota Madinah. Al
Imam Katsir berkata, "Waqad kana balagal
ansara makhrajuhu min makkata waqosdu
iyahum." Telah sampai kabar kepada kaum
Anshar bahwasanya Rasul sahu alaihi
wasallam sudah keluar meninggalkan kota
Makkah dan bahwasanya Rasul sahu alaihi
wasallam sedang berangkat menuju ke kaum
Anshar. Fakanu kulla yaumin yakrujuna
ilal harrah
yantadirunahu. Dan setiap hari mereka
selalu menuju Harrah yaitu menuju di
daerah yang ada di Kota Madinah ya di
dan Madinah itu terdiri atas alharrat
alharrah syarqiyah dan alhar garbiyah.
Alharatan
maksudnya itu kawasan
yang merupakan batu cadas hitam ya. Ya.
Jadi Madinah itu
sebelah utara terbuka, kemudian sebelah
selatan isinya dengan kebun-kebun kurma.
Sebelah timur isinya Harrah Syarqiyah
yaitu batu-batu cadas. Dan sebelah kiri
yaitu sebelah barat adalah alhrah
algharbiyah. Jadi kalau disebut alharam
maksudnya kawasan tadi. Kawasan tadi.
Jadi ee mereka ke kawasan tersebut
mungkin lokasinya dekat untuk menanti
kedatangan Nabi sallallahu alaihi
wasallam itu di areal Quba ya. Sehingga
mereka nanti menunggu Nabi datang dari
arah
situ. Falamana
yaumulnaini asar min rabiil awal ala
ri asah min
nubuwatihi sallallahu alaihi wasallam.
wafahum Rasulullah sallallahu alaihi
wasallamadha. Dan ketika pada tanggal 12
Rabiul Aal itu di awal dari tahun ke-13
kenabian, maka Rasul sahu alaihi
wasallam pun mendatangi mereka ketika
duha sudah sangat panas.
Dan kaum ansar sudah keluar menanti
Nabi. Alaih buyutihim. Tatkala mereka
sudah menanti Nabi tidak muncul-muncul
mereka balik ke rumah mereka.
Awal man
yubsiru man bihi rulun minal yahud wana
alahmi dan ketika itu yang pertama kali
melihat Nabi adalah seorang lelaki dari
Yahudi dan waktu itu dia sedang berada
di atap benteng itu utum ya fanada
biutihi kemudian dia menyeru dengan
suara yang sangat keras ya bani h
jadukumirun wahai bailah inilah
pimpinan kalian yang kalian sedang telah
nanti-nantikan. Maka kaum Ansar pun
keluar dengan membawa pedang-pedang
mereka. Lalu mereka menyambut Nabi
dengan sambutan
kenabian. Tib. Jadi begitu ee kaum Ansar
mendengar Nabi sudah keluar untuk
berhijrah, maka mereka tidak ada dulu
tidak ada komunikasi. Jadi mereka setiap
hari nunggu aja kira-kira Nabi datang
hari ini. Jadi mereka nunggu di arah
selatan ya kota Madinah di dekat daerah
Quba. Mereka nunggu di Harrah yaitu di
batu-batu yang cadas hitam. Nunggu dari
pagi sampai mungkin matahari sudah
sangat terik jam 11.00 kalau enggak Nabi
enggak datang mereka balik ke rumah
mereka. Kemudian besok lagi demikian.
Setiap hari mereka nunggu keluar lagi.
Nabi enggak ada, mereka balik lagi. Ya,
karena mereka dengar Nabi sudah menuju
ke kota Madinah. Cuma mereka enggak
ketemu-ketemu Nabi.
Akhirnya pada hari Senin tanggal 12
Rabiul
Aal persis yaitu tahun awal dari tahun
ke-13 kenabian.
Maka Nabi pun datang ya, yaitu Nabi
datang kepada mereka ketika waktu dhha
sangat terik dan kebiasaan mereka kalau
sudah sangat terik mungkin jam 10, jam
11.00 mereka balik karena mereka sudah
nunggu lama akhirnya mereka balik. Yang
pertama kali melihat Nabi datang bersama
rombongan yaitu siapa? Nabi sallallahu
alaihi wasallam, Abu Bakar, Amir bin
Futhirah, dan Abdullah bin Uraiqit.
Mereka berempat ya.
Adapun Abdullah bin Rikit menunjuk
jalan, Amir bin Fahirah yang membantu
mereka. Budak yang dimerdekakan oleh Abu
Bakar Assiddiq. Tiba-tiba ada seorang
Yahudi berada di atas Utum. Utum itu
adalah semacam benteng terbuat dari batu
yang disusun. Dahulu namanya kota
dibentengi dengan dua. Kalau bukan
dengan pagar, maka dengan utum. Jadi
utum banyak yaitu semacam
benteng-benteng kecil yang disusun dari
batu untuk mengawasi dari orang yang
datang dari jauh. Waktu itu ada seorang
Yahudi sedang berada di atas
bentengnya. Maka ketika dia melihat Nabi
sallallahu alaihi wasallam datang dengan
rombongannya, maka dia langsung
berteriak, "Ya Bani
Qailah." Bani Qailah. Yaitu wahai
putra-putra Qailah. Qailah siapa? Qailah
adalah nenek dari suku Al-Aus dan suku
Alkhazraj. Dua suku ini, suku Alla-Aus
dan suku Al-Khazraj adalah suku yang
bersaudara yang mereka kembali kepada
satu nenek namanya Qoilah. Namun dalam
perjalanan mereka akhirnya perang
saudara sekitar 120 tahun sebagaimana
pernah kita sampaikan. Tapi mereka
kembali kepada satu nenek yang sama yang
namanya Qailah. Makanya mereka dikenal
dengan Banu Qailah yaitu putra-putranya
seorang wanita yang bernama Qailah.
Ya. Kata Yahudi tersebut, "Wahai bani
qila h jadukumzi tantirun." Jaddukum
maksudnya inilah yang kalian apa? Eh
hadzukum atau bagian kalian yang kalian
nanti-nantikan. Dalam riwayat yang lain,
shahibukumun. Inilah kawan kalian yang
kalian tunggu. Yang kalian tunggu.
Akhirnya kaum Anshar pun segera keluar
membawa pedang-pedang mereka dan
menyambut Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam dengan ee
tahiyat nubuwah, yaitu dengan ee salam
kenabian. Dalam Sahih Bukhari disebutkan
mereka berulang-ulang mengucapkan jaa
nabiyullah, jaa nabiyullah, jaa
nabiyullah. Mereka menyambut dengan
membawa pedang sambil berucap demikian
gembira. Kata mereka telah datang
Nabiullah. Nabiullah telah datang.
Adapun pendapat yang mengatakan mereka
menyambut dengan nasyid dengan berkata
tha al badru alaina minsaniatil wada ya
dan seterusnya ya. Wajab syukru alaina
dan seterusnya. Ini datang dalam riwayat
yang lemah dan muddol. Jadi riwayatnya
lemah terputus. Muddal itu terputus
berturut-turut. Kalau munqati' hadis
munqati' terputus satu terputus. Tapi
kalau mudal berturut-turut putusannya
itu ada dua mata rantai atau lebih yang
hilang. Jadi difnya parah. Daifnya
parah. Yang kedua dari sisi
matan. Matannya tsaniyatul wada itu
adalah tempat yang agak tinggi untuk
menyambut orang yang datang dari utara
bukan dari selatan. Sehingga seandainya
ini diucapkan ketika Nabi pulang dari
perang Tabuk. Oke. Oleh karenanya
riwayat ini dikritiki oleh Ibnu Hajar
dan juga dikritiki oleh Ibnu Qayyim
kalau tidak salah juga sebelumnya oleh
Albaihaqi ya. Yang jelas Ibnu Hajar
dalam Fathul Bari mengkritiki, Ibnu
Qayyim juga dalam Zaadul Ma'ad
mengkritiki. Karena tsaniyatul wada itu
adalah areal untuk melepas atau
menyambut orang yang datang dari utara.
Sementara kan
ee Madinah Utara Tabuk bawahnya apa?
Makkah. Sementara Nabi kan datang dari
mana? Dari Makkah. Jadi tidak pas konten
pun salah. Secara konten pun salah.
Secara sanad pun lemah. Sehingga nasi
tha albadru alaina minsani itu telah
muncul albadru. Maksudnya th al badru
alaina itu maknanya telah muncul
rembulan kepada kami min tsaniyatil
wada. Datang dari alas tsaniyatul wada.
Padahal tsaniyatul wada itu bukan
selatan Madinah tapi sebelah utara
Madinah. Sehingga sanadnya lemah.
kontennya pun tidak pas
ya. Oleh karena yang benar kata kata
Ibnu
Katsir, wahayuhu bitahiyatin nubuwah,
maka mereka menyambut ucapan selamat
kepada Nabi dengan selamat kenabian. Itu
dalam riwayat yang sahih mereka berkata
jaa nabiullah, jaa nabiullah. Telah
datang nabiullah, telah datang nabi
Allah.
Tib ee kita lanjutkan.
Kemudian Ibnu Katsir berkata, "Wazala
rasul wasallam biquba alum minal hadam."
Rasulullah kemudian tinggal singgah di
di Quba di rumahnya Kultsum bin Alhadam
waqila ala Saad bin Khaitamah. Ada yang
mengatakan beliau tinggal di rumahnya
Saad bin Khaitamah. Ada yang menjamak
dengan mengatakan bahwasanya
ee untuk tinggal di beliau tinggal di
rumahnya Kultsum Ibnul Hadam. Tapi kalau
menerima tamu kumpul dengan orang-orang
beliau datang ke rumah Saad Ibnu
Akhaitamah. Jadi beliau di rumah kalau
tinggal menetap di rumahnya Kultsum bin
Hadam. Tapi kalau ada tamu banyak beliau
pindah ke rumah yang lain, rumahnya Saad
Ibnu Khaitamah. Kemudian kata Ibnu
Katsir, wajaal muslimuna yusallimuna ala
rasulillah sallallahu alaihi wasallam.
Dan datanglah kaum muslimin mulai
mengucapkan salam kepada rasul sahu
alaihi wasallam. akaruhum lamaru. Dan
kebanyakan mereka belum pernah lihat
Nabi sallallahu alaihi wasallam. Belum
pernah lihat Nabi sallallahu alaihi
wasallam. Wakana ba'duhum aksaruhum
yadunuhu abakrin. Sebagian mereka,
sebagian kaum ansar atau mayoritas
mereka menyangka Abu Bakar itulah
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.
Likatratihi. Karena terlalu banyak
rambut putihnya. Yaitu Abu Bakar rambut
putihnya banyak. Nabi sampai meninggal
rambut putihnya cuma 20.
tidak lebih daripada du 20 ya. Rasulull
sahu alaihi wasallam rambutnya hitam.
Saya aja mungkin sudah banyak
rambut. Bukan mungkin memang sudah
banyak. Rasulullah paling banyak cuma
berapa? 20. Abu Bakar rambut putihnya
lebih banyak. Karena Abu Bakar ee ketika
Rasulullah alaihi wasallam berhijrah
umur Nabi 53. Abu Bakar sekitar 51
ya. Ee maka mereka menyangka Abu Bakar
mereka salami Abu Bakar. Assalamualaikum
ya Rasulullah. Asalamualaikum ya
Rasulullah.
Abu Bakar juga mungkin kikuk
ya. Kemudian falamadal harru Abu Bakrin.
Ketika matahari sudah semakin terik, Abu
Bakar pun berdiri. Binilu ala Rasulillah
sallallahu alaihi wasallam. Maka
Rasulullah pun menaungi pakai kain
bajunya menaungi Rasulullah agar
Rasulullah tidak kepanasan. Baru mereka
tahu, "Oh, Nabi yang itu bukan yang
tadi." Jadi kalau semakin banyak rambut
putih semakin berwibawa.
dikira Abu Bakar Nabi
yaqasidin Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam. Akhirnya orang pun tahu ee
mana yang Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam.
Dalam riwayat yang
lain ee qadiman Nabi sallallahu alaihi
wasallam
ya ee TB Baik, kita lanjutkan ya. Dan
ini dalil bahwasanya Rasulullah
sallallahu alaihi wasallam penampilannya
biasa, tidak beda dari para sahabatnya.
Makanya datang dalam hadis ketika
Rasulull sallahu alaihi wasallam memberi
kajian di ee Madinah, Rasul Sallahu
Alaihi Wasallam duduk bersama para
sahabat. Kalau ada orang asing datang
dari jauh, dia tidak tahu nabi yang
mana. Dia tidak tahu nabi yang mana.
Akhirnya mereka selalu tanya, "Muhammad
yang mana? Rasulullah yang mana?"
Akhirnya para sahabat minta agar
Rasulullah dibuat tempat agak gunduk
tinggi untuk Rasulullah berdiri supaya
apa? Supaya kalau ada orang jauh datang
tahu Rasulullah yang mana. Bukan untuk
penghormatan, bukan untuk lebih daripada
itu. Hanya sekedar agar orang tahu mana
Nabi. Ini menunjukkan Rasul Sallahu
Alaihi Wasallam berbaur dengan para
sahabat dan tidak memakai penampilan
yang beda daripada yang yang lainnya.
Biasa-biasa saja. Biasa-biasa saja.
Sehingga mereka tidak tahu nabi yang
mana, sahabat yang mana. Sampai para
sahabat pun bingung. Tadi kaum Ansar
tidak tahu. Mereka menyaka, "Abu
Bakarlah Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam." Ternyata, ternyata bukan. Ya,
ternyata bukan. Ini menunjukkan
bahwasanya seorang disunahkan memakai
pakaian
sebagaimana yang dipakai oleh masyarakat
dan tidak tampil tidak tampil
beda. Tib.
Kemudian Ibnu Katsir berkata,
"Faslun faqama Rasulullah sallallahu
alaihi wasallam." Yaitu Rasulullah
menetap di kota Madinah. Faqama Rasul
sahu alaih wasallam biquba ayyaman.
Rasul sahu alaihi wasallam tinggal di
kota Madinah beberapa hari. Ada khilaf.
Waqila arbaata as yauman. Ada yang
mengatakan Rasulull sahu alaihi wasallam
tinggal 14 hari. Wa asasa masjida Quba.
Rasul sahu alaihi wasallam kemudian
mendirikan masjid Quba. Ada yang
mengatakan 4 hari. Karena Rasulull sahu
alaihi wasallam tiba hari Senin.
Kemudian Rasulull sahu alaihi wasallam
bikin masjid cuma 4 hari. Jadi Rasulull
sahu alaihi wasallam tiba hari Senin
kemudian bikin masjid 4 hari. Ada yang
mengatakan Rasulullah bikin masjid 14
hari. Masjid Quba 4 hari mungkin-mungkin
karena Masjid Quba sangat sederhana.
Cuma apa tiang-tiang
dikasih daun-daun kurma atasnya selesai.
Jadi 4 hari cukup. Sehingga ketika hari
Jumat Rasul Sallahu Alaihi Wasallam
meninggalkan Quba
menuju Madinah pusat kota di Masjid
Nabawi. Di tengah jalan mendapati waktu
salat Jumat sehingga kemudian beliau
salat Jumat di suatu wadi lembah namanya
Wadi Ranuna yang sekarang jaraknya
kurang lebih 900 m atau sekilo dari
Masjid Quba. 900 m kurang lebih ya. Ya,
kalau kita jalan dari Masjid Quba, kita
akan
lewat Masjid Aljumah. Di situ ada lembah
namanya Lembah Runa. Sekarang dibangun
masjid namanya Masjid Aljumah. Sebagai
kenangan bahwasanya tempat inilah
pertama kali Nabi bikin melaksanakan
salat Jumat. Tapi waktu itu Rasulullah
salat Jumat tanpa masjid. Cuma apa? Cuma
tanah. Tanah lapang. Oleh karenanya
salat Jumat boleh dilakukan di tanah
lapang. Rasul Sallahu Alaih Wasallam
salat di situ. Kemudian Rasulullah
melanjutkan menuju ke areal masjid DB
ya. Sehingga seb ulama mengatakan
Rasulullah cuma 4 hari di Quba. Senin
Jumat meninggalkan Quba. Adapun bikin
masjid Quba cuma 4 hari dan dia adalah
masjid yang pertama dibangun dalam
sejarah Islam. Sebagian mengatakan
tidak. Rasulullah sahu alaihi wasallam
14 hari bangun masjid cukup lama 14 hari
sekitar 2 pekan. Kemudian kata Ibnu
Katsir, waasina masjidahu masjida Quba.
Maka Rasulullah membuat masjid ketika
itu masjid Quba tumma rqiba biamrillahi
taala lahu. Maka Rasulullah pun setelah
bangun Masjid Quba Rasul sahu al
wasallam pun naik untanya atas perintah
Allah. Faadrul jumatu fi bani Salim bin
Auf. Maka Rasul sahu alaihi wasallam pun
mendapati waktu salat Jumat di areal
atau di tempat tinggal Banu Salim bin
Auf. Fasallaha fil masjid alladzi fi
bathni wadi ranuna. Maka Rasul sahu al
wasam salat di areal yang letaknya di
batni di apa namanya? Perut lembah
Ranuna. Lembat Ranuna ya. Sekarang kalau
di masjid di Madinah dibangun namanya
Masjid Jumat. Di depannya
ada toko baju namanya Alqimmah. Toko
baju Alqimah. Saya sering ke situ. Saya
sering salat di masjid itu karena saya
antar istri belanja. Saya tunggu di
masjid. Jadi depannya ada toko
baju.
Kemudian riba warogiba ilai ahlut
tilkadar ananzila alaihim. Maka
orang-orang yang tinggal di situ, yang
tinggal di kompleks itu ingin Rasulullah
mampir karena merupakan kemuliaan bagi
mereka agar Rasulullah mampir untuk
mereka jamu. Faqala. Tapi Rasul sahu
alaihi wasallam bilang, "Da'uha fainnaha
makmur." Jadi mereka berusaha untanya
suruh singgah. Tapi Rasulullah bilang,
"Dauha, biarkan untaku berjalan
sungguhnya dia
diperintahkan." Jadi Rasulullah bilang,
"Biarin, saya enggak bisa hentikan unta
ini. Karena unta ini sedang diperintah
oleh siapa? Allah berjalan." "Falam
tazalqiratan
bihi." Senanti terus untanya bawa Nabi
laur bidarin minilaizai.
Setiap Nabi melewati kompleks atau
kompleks ee keluarga tertentu dari kaum
Anshar. Mereka ingin Nabi singgah. Ayo
singgah. Ayo singgah. Setiap melewati
dan disuruh singgah, Nabi selalu
menjawab, "Dauha fainnaha makmur."
Biarkan untaku berjalan. Sesungguhnya
untaku diperintah oleh Allah Subhanahu
wa
taala. Barokat. Kata ketika untanya
sampai di lokasi Masjid Nabawi sekarang,
tiba-tiba untanya menderam.
menderam. Walam yanzil anha. Rasulullah
sallallahu alaihi wasallam. Rasulullah
sudah menderam Rasulullah tidak turun.
Masih di atas untanya. Hatta nahad.
Kemudian untanya berdiri lagi. Berdiri
lagi wasarat qilan. Kemudian jalan lagi
sebentarat kemudian muar balik lagi.
Warajaat kembali lagi fabarakat fi alal.
Domprok lagi di tempat yang pertama kali
tadi dia
menderam. Fazala anha. Maka Rasulullah
pun turun.
Najar dan itu di lokasi Banu
Najar Abu Ayyub rahla Rasulullah
sallallahu alaihi wasallam manzilihi.
Maka Abu Ayub pun segera
mengambil eh pelana Nabi yang dari unta
ke rumah Abu Ayub. Wasara Rasulullah
sahu al wasallam maudi al masjid.
Rasulullah pun membeli lokasi
pembangunan masjid tersebut. Ya. Wakana
mirbadan liyatimaini. Dan itu adalah
tempat pengeringan eh kurma milik dua
anak yatim. Wabanahu masjidan fahua
masjidul an. Rasul sahu alaihi wasallam
bangun di atas tempat tersebut masjid
dan itulah masjid nabawi sekarang.
Wabunia li rasulillah sallallahu alaihi
wasallam hujaran atau bana lii rasul
sahu alaih wasallam hujaran ila janibi.
Kemudian Rasulullah membangun
rumah-rumah istrinya. Ketika Rasulullah
pertama kali datang, Rasulullah istrinya
baru berapa? Baru dua. Yaitu Aisyah dan
Saudah. Aisyah dan Saudah. Jadi
Rasulullah bangun rumah Aisyah dan rumah
Saudah. Waama Ali faq
makkata rasulillah. Adapun Ali bin Abi
Thalib yang sembunyi, yang menyamar jadi
Nabi dengan berselimut-selimut Nabi
ketika Nabi berhijrah, beliau menetap di
Makkah selama 3 hari. Tugasnya apa?
Untuk adaan Rasul sahu alaihi wasallam
alwada
allatihu yaitu mengembalikan
wadiah-wadiah, titipan-titipan yang
orang titipkan kepada Nabi sallallahu
alaihi wasallam.
Wiri dan yang lainnya. Rasulullah
setelah 3 hari baru kemudian Ali bin Abi
Thalib menyusul Rasulullah sallallahu
alaihi
wasallam.
Ee jadi inilah kisah Rasulullah sahu
alaih wasallam sampai kegiatan yang
pertama k Rasulullah kerjakan adalah
membangun
masjid. Dan ini adalah ee penting bagi
Nabi karena masjid banyak fungsinya ya
untuk rapat kaum muslimin, untuk
pendidikan kaum muslimin, untuk salat
ya. Ini masjid pertama yang Rasulull
sallahu alaihi wasallam bangun. Makanya
disebutkan Rasulull sahu alaihi wasallam
setiap pekan pergi ke Masjid Quba.
Sunahnya Rasulull sahu alaihi wasallam
pergi ke Masjid Quba sabtin masiyan
araqiban. Setiap Sabtu Rasul sahu alaihi
wasallam pergi ke Masjid Quba apakah
dengan jalan kaki atau dengan naik
kendaraan. Makanya kalau kita sampai di
masjid di Madinah di hotel disunahkan
kita ke Masjid Quba. Boleh jalan kaki,
boleh naik apa? Kendaraan. Dua-duanya
pernah dilakukan oleh Nabi sallallahu
alaihi wasallam. Di antaranya kata para
ulama, karena Nabi ingin ngecek masjid
tersebut. Karena dulu Quba. Quba itu
luar kota kalau bahasa kita. Di luar
kota. Jarak perjalanan antara Masjid
Nabawi sama Mas S Masjid Quba kira-kira
40 menit. Kalau kita jalan kaki
kira-kira 40 menit ya. Dan itu dianggap
luar kota. Maka Rasul Sallahu Alaihi
Wasallam ingin nengok setiap pekan
kondisi kaum muslimin di sana. Kalian
salat di Masjid Quba karena salat di
Masjid Quba seperti pahala umrah. Ya,
Rasulullah setiap pekan nengok ee ke
sana.
Ketika Rasul Sallahu Alaihi Wasallam
berjalan, selesai Quba dibangun, Rasul
sahu alaihi wasallam berjalan menuju ke
Madinah ya. Kemudian tiba salat Jumat.
Rasulam salat Jumat di situ. Kemudian
melanjutkan setiap melanjutkan ada yang
suruh singgah. Tapi Rasul sahu alaihi
wasallam mengatakan, "Dauha fainnaha
makmurah." Biarkan untaku. Sesungguhnya
untaku diperintah oleh Allah subhanahu
wa taala. Jadi yang milih lokasi masjid
Nabawi adalah Allah Subhanahu wa taala
melalui unta. melalui unta Nabi
sallallahu alaihi wasallam. Jadi
Rasulullah bilang, "Biarin, biarin
menderem." Rasulullah tidak turun.
Dipastikan dia apakah masih jalan atau
tidak. Ternyata berdiri masih jalan.
Ternyata jalan balik lagi. Berarti
lokasi itulah yang telah dipilih oleh
Allah untuk lokasi Masjid apa? Nabawi.
Ya. Yang pilih adalah Allah Subhanahu wa
taala. Rasul sahu alaihi wasallam
kemudian ee singgah di Banu Najar ya.
Dalam riwayat beliau berkata, "Anzilu
ala baniin najjar akwali abdil muthalib
ukrimuhum bidzalik." Aku singgah di
perkampungan Bani Najar karena mereka
adalah akhwalnya Abdul Muthalib. Aku
memuliakan mereka dengan singgah dengan
mereka. Kita sudah pernah cerita Abdul
Muthalib anaknya
siapa? Bapaknya Abdul Muthalib siapa
namanya? Hasyim. Rasulullah kan namanya
Muhammad bin Abdillah bin Abdul Muthalib
bin Ha Hasyim. Hasyim ini dia pernah ke
Madinah kemudian menikah dengan seorang
wanita namanya Salma binti Amr
an-Najariyah dari Bani Najar. Kemudian
Hasyim pergi ke Syam. Dia meninggal di
Syam. Akhirnya lahirlah ketika dia
tinggalkan istrinya dalam kondisi
mengandung. Salma mengandung akhirnya
punya anak namanya Syaibah. Namanya
Syaibah. Konon ketika lahir ada rambut
putih di kepalanya disebut Syaibah.
Akhirnya setelah usia sekitar 7 atau 8
tahun dijemput oleh pamannya yaitu
Almuthalib. Karena Hasyim dan Almuthalib
bersaudara. Almuthalib pun jemput
Syaibah. Kemudian dia bawa ke kota
Madinah dibonceng. Orang-orang menyangka
Syaibah ini budaknya. Maka mereka
panggil dengan Abdul Muthalib. Intinya
Abdul Muthalib itu mamaknya dari Bani
Najar. Bapaknya Hasyim ibunya dari Bani
Najar. Oleh karenanya paman-pamannya
Abdul Muthalib dari sisi ibunya disebut
Khal. Jamaknya Akhwal. Kalau pamannya
dari sisi bapaknya Hasyim itu disebut
am. Jamaknya a'mam. Jamaknya A'am.
A'mam. Oleh karenanya Rasulullah
mengatakan, "Saya mau singgah di sini
karena Bani Najar adalah akhwalnya Abdul
Muthalib." Dia itu Rasulullah ingin
sambung
silaturahmi. Rasulullah ingin sambung
silaturahmi. Dia gak ingin pergi ke
suku-suku Anshar yang lain. Karena suku
Anshar banyak. Tapi dia pilih, dia milih
Banu
An-Najjar. Ya, akhirnya Rasulullah tanya
ini apa namanya?
Ee sebelum ketika Rasul sampai situ
ternyata Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam ee tanya ya, rumah paling dekat
siapa? Ternyata rumahnya siapa? Abu
Ayyub al-Anshari. Abu Ayyubar langsung
ngambil pelana Nabi. Yang paling penting
pelananya
dulu. Nanti lagi orang, "Ayo sini sini
ambil dulu pelananya.
[Musik]
Aman." Dalam riwayat mereka bilang ee
mari kemari, mari kemari. Kata Rasul
sallallahu alaihi wasallam, "Seorang
bersama pelananya." Ya, arrajul
maahlihi. Seorang bersama pelananya.
Akhirnya Rasul sahu alaihi wasallam
tinggal di rumahnya Abu Ayyub
al-Anshari. Abu Ayyub al-Anshari dari
Bani Najar. Abu Ayyub al-Anshari dari
Bani Najar. Dan Rasul Sallahu Alaihi
Wasallam kemudian disebutkan riwayat
tinggal di rumahnya Abu Ayyub kurang
lebih selama 7 ee bulan sampai
dibangunkan rumah-rumah istri Nabi di
sekitar Masjid
[Musik]
Nabawi. Dan Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam membeli lokasi. Ada khilaf. Ada
yang mengatakan bahwasanya itu wakaf
dari dua anak yatim tersebut. Mereka
ketika Rasulullah pengin beli, kata
mereka, "Ya Rasulullah, kami hadiahkan
untukmu tanah tersebut." Ya, tapi kata
Nabi, "Enggak. Saya pengin beli ya.
Saminuni, tawarin aku berapa harganya."
Rasulullah tidak mau diberi gratis oleh
dua anak yatim tersebut. Akhirnya
Rasulull sahu alaihi wasallam beli dan
Rasulullah bangun Masjid Nabawi. Ya, ini
di antara bahwasanya Rasulull sallahu
alaihi wasallam terkadang menolak hadiah
karena pahalanya besar. Sudah kita
sebutkan ketika perjalanan hijrah, Abu
Bakar menawarkan untanya buat siapa?
Nabi. Nabi tidak mau. Kata Nabi, "Illla
bisaman." Rasulullah biasanya menerima
hadiah dari Abu Bakar. Tapi Rasulull
sahu alaihi wasallam kali itu tidak.
Karena Rasulull sahu alaihi wasallam
ingin beli unta. Karena Rasulullah ingin
punya keluar uang untuk berhijrah.
Karena hijrah adalah ibadah yang mulia.
sama sekarang bangun masjid Rasulullah
ee ada uang dan Rasul sahu alaihi
wasallam tidak pengin dikasih hadiah.
Rasulullah pengin beli dan dia yang
wakafkan agar pahalanya semua ngalir
kepada Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam. Ya. Jadi kalau kita bisa
totalitas, totalitas ya. Ya. Kamu
tanahnya, saya bangunannya ya. Kalau
enggak punya duit enggak apa-apa. Kalau
punya duit tanah dan bangunannya saya
yang bangun. Ya, intinya kalian lihatlah
bagaimana sekarang Masjid Nabawi selalu
full dengan orang.
salat. Kemudian setelah itu
dibangunkanlah rumah-rumah bagi
istri-istri Nabi sallallahu alaihi
wasallam. Dan ini dalil bahwasanya kalau
seorang punya istri lebih dari satu,
maka hendaknya memiliki rumah
masing-masing. Ya. Jadi setiap istri
satu rumah ee bukan satu rumah kemudian
dua tiga istri, empat istri dalam satu
rumah. Kecuali memang darurat sang
lelaki tidak punya apa-apa, miskin, dan
istri-istrinya bekerja sama, oke-oke
saja ya. Tapi sunahnya setiap istri satu
rumah
ya. Karena saya pernah mendapati kasus
ee orang punya rumah, dia punya istri
empat, rumahnya
berdampingan tetapi tembus bukan tembus
pandang, tembus suara.
Jadi akhirnya ada yang satu minta cerai
karena dia tidak kuat. Dia sering
mendengar dari sebelah. Tentunya ini
tidak hikmah ya karena mungkin lagi
bercumbu sama yang muda yang tua dengar
atau yang berjumpa tua yang yang muda
dengar. Bukan yang muda tua, yang senior
dan
junior. Akhirnya dia tidak kuat.
Akhirnya dia minta cerai. Akhirnya dia
cerai. Nah, seorang lelaki berusaha
kalau dia punya istri B1 dia ee
masing-masing rumahnya sendiri-sendiri.
Jangan serius, Bapak-bapak. Ini cuma
teori. Adapun Ali bin Abi Thalib
radhiallahu anhu, maka beliau pun
menyusul Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam karena sibuk mengembalikan
wadiah. Ini sudah saya sampaikan di
antara keanehan orang-orang musyrikin,
mereka menuduh Rasulullah sallallahu
alaihi wasallam sebagai pendusta, orang
gila, dukun, penyihir. Tapi kalau mereka
punya barang berharga, mereka nitip sama
Nabi sallallahu alaihi wasallam.
Faahum la yukadibun
wakakimhadun. Mereka tidak mendustakan
engkau. Mereka tahu Rasulullah itu
benar. Cuma mereka
ngeyel. Buktinya yang menunjukkan
bahwasanya mereka tahu Nabi benar.
Buktinya mereka nitip barang berharga
sama Nabi. Siang-siang bilang ente
pendusta, ente dukun, tapi malam-malam
nitip barang
berharga sampai banyak. Dan di antara
akhlak Nabi sallallahu alaihi wasallam,
Nabi tidak mengambil sedikit pun dari
harta tersebut. Nabi suruh kembalikan
semuanya. Bahkan Nabi tugaskan Ali bin
Abi Thalib untuk mengembalikan seluruh
harta tersebut kepada
pemiliknya. Seandainya Nabi mau ambil
sedikit, bisa-bisa saja ambil. Ambil ya
mereka mau bunuh saya. Daripada mereka
bunuh saya, mending saya ambil harta
mereka. Saking banyaknya harta yang
dititip kepada Nabi, sampai Ali bin Abi
Thalib butuh 3 hari untuk mengembalikan
ee wadiah-wadiah tersebut. barang-barang
titipan kepada pemiliknya. Bab kita
lanjut. Al Imam Ibnu Katsir berkata,
"Faslun wawadaa Rasulullah sallallahu
alaihi wasallam man bil madinati minal
yahud waab bidzalika kitaban." Akhirnya
Rasul sahu alaihi wasallam tinggal di
kota Madinah. Menetap di kota. Di kota
Madinah ada beberapa komunitas. Pertama
komunitas kaum muslimin yaitu kaum
Muhajirin dan kaum Anshar. Iya tidak?
Kaum muslimin. Yang kedua, komunitas
kaum musyrikin. Siapa kaum musyrikin?
yaitu suku Al-Aus dan suku Al-Khazraj
yang belum masuk Islam. Pimpinan mereka
adalah Abdullah bin Ubay bin Salul yang
nanti jadi munafik. Sebelum jadi munafik
dia
musyrik. Ya. Jadi mereka ini komunitas
kedua. Komunitas ketiga adalah
orang-orang Yahudi. Orang Yahudi ada
tiga. Bani Qainuqa, Bani Nadir, dan Bani
Quraidah. Maka Rasul Sallahu Alaihi
Wasallam membuat perjanjian damai di
antara mereka. Ini adalah ee
undang-undang kecil kenegaraan yang
sederhana yang Rasulullah sallallahu
alaihi wasallam buat karena mereka
komunis berbeda-beda dan agama mereka
berbeda-beda. Muslim, musyrik, Yahudi.
Tiga agama yang berbeda dalam satu
negara kecil. Maka perlu ada kepastian.
Maka Rasul Sallahu Alaihi Wasallam
menyuruh membuat suatu tulisan sebagai
janji di antara mereka yang dikenal
dengan Wasiqatul Madinah. Wasiqatul
Madinah. Perjanjian atau disebut piagam
Madinah. Piagam Madinah ini datang dalam
riwayat dalam sebagian buku sirah datang
dalam riwayat yang lemah datang dalam
poin-poinnya dalam hadis-hadis yang
sahih dalam Sahih Bukhari dan yang
lainnya. Intinya di antara poin-poin
tersebut di antara maknanya walil yahudi
dinuhum walil muslimina dinuhum. Yahudi
agamanya sendiri, kaum muslimin agamanya
sendiri. Tetapi mereka harus kerja sama
dalam bela negara. Kalau ada peperangan
dari luar, maka kaum muslimin berinfak,
Yahudi juga berinfak sebagai kewajiban
bagi warga negara. Ya. Jadi di sini
menunjukkan bagaimana Rasul sahu alaihi
wasallam rasional ketika menghadapi
komunitas yang heterogen. Maka Rasul
sahu alaihi wasallam buat perjanjian
yang mengikat mereka. Namun akhirnya
Yahudi berkhianat satu demi satu. Kita
bacakan
sini. Eh wawada rasul sahu alaihi
wasallam bil madinati minal yahudaba
bidalika kitaban. Maka Rasulullah bikin
perjanjian damai dengan orang Yahudi. Wa
aslama habruhum Abdullah bin Salam.
Adapun ulama mereka bernama Abdullah bin
Salam masuk Islam. W kafar ammatuhum.
Namun selainnya secara umum mereka semua
tetap kafir. Wanu salata qobail. Dan
mereka ada tiga kabilah. Banuqa Qainuqa
ini yang pertama. Yang kedua, Ban Nadir.
Banu Nadir ini ee kabilahnya Sofiah.
Sofiah bintu Huyay. Dan bapaknya adalah
Huwai bin Akhtab, pimpinan Banu Nadir.
Kepala pimpinan Banu Nadir siapa? Huyay
bin Akhtab. Bapaknya siapa? Sofiah.
Kemudian wa Banu Quraidah. Dan Banu
Quraidah ini tiga
kabilah. Wa akha Rasulullah sahu alaii
wasallam bainal Muhajirin Ansar. Nanti
kita bahas setelah ini. Tayib. Jadi
setelah itu Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam ya
ee tinggal di kota Madinah. Kemudian
Rasul Sallahu Alaihi Wasallam membuat
perjanjian
tersebut. Dan Ibnu Katsir
menyebutkan dan Rasulullah ketika itu
berdakwah.
berdakwah. Dan ada Yahudi yang masuk
Islam namanya Abdullah bin Salam
radhiallahu taala anhu. Dan dia adalah
alim ulama di kalangan orang-orang
Yahudi. Ya, Abdullah bin Salam sudah
mendengar tentang Muhammad sallallahu
alaihi wasallam. Ketika Rasulullah
datang, dia menunggu kedatangan Nabi.
Dia pengin lihat. Dia mengatakan,
"Tatkala saya melihat, saya melihat
Rasulull sallahu alaihi wasallam, saya
tahu bahwasanya wajahnya laisa biwajhi
kadzab." Dia bukan wajah pendusta. Ini
wajah orang yang jujur. Kata Abdullah
bin Salam, "Awalu kalamin samuhu minan
Nabi." Pertama kali saya dengar Nabi
ceramah di kota Madinah. Nabi berkata,
"Ya ayyuhannas, wahai manusia sekalian,
afsus salam terbatkanlah
salam thaam bagilah makanan. Bagi-bagi
makanan wasilul arham. Sambunglah
silaturahmi. Wasallu bailas niam.
Salatlah kalian di malam hari sementara
orang sedang tidur. Tadkulul jann
balam." kalian akan masuk surga dengan
penuh keselamatan. Jadi awal Nabi dakwah
di Kota Madinah itu tebarkan salam,
bagi-bagi makanan sosial, sambung
silaturahmi di antaranya salat salat
malam. Maka Abdullah bin Salam pun masuk
Islam. Dia datang kepada Nabi. Kata
Abdullah bin Salam, "Falama ja Nabi
sallallahu alaihi wasallam." Tatkala
Nabi datang, Abdullah bin Salam datang
kepada Nabi. Faqala ashadu annaka
rasulullah. Aku bersaksi engkau adalah
Rasulullah. Waaka j bihaq. Dan engkau
membawa kebenaran.
alimat yahudu sayiduhum Yahudi sini
sudah tahu saya adalah pemimpin mereka
wnu sayidihim dan bapak saya juga dulu
orang hebat saya pemimpin mereka dan
saya anak dari pemimpin
merekaumam dan mereka tahu saya yang
paling alim di antara penduduk Yahudi di
Madinah dan bapak saya dulu juga paling
alim di antara
merekaum fasalhumni
qlaamu aslam ya Rasulullah coba kau
panggil mereka tanyakan kepada mereka
tentang aku sebelum mereka tahu saya
masuk
Islam. Fainnahum in ya yamu anniq
aslamtu qolu fiya maaisa fiya. Karena
kalau mereka sudah tahu saya masuk
Islam, mereka nanti ngomongin tentang
saya yang tidak
hakikatnya. Faarsala Nabiullah
sallallahu alaihi wasallam. Maka
Rasulullah pun ngirim panggil orang
Yahudi kemari. Akhirnya orang Yahudi
pada datang. Kemudian mereka menemui
Rasulullah sahu alaihi wasallam. Rasul
pun bertanya kepada mereka, "Ya masyaral
jahud, wahai kaum Yahudi sekalian,
wailakum ittaqulah.
Celaka kalian hendaknya kalian bertakwa
kepada Allah. Walladzi la ilahailla hua
innakumamun anni rasulullah. Demi Allah
yang tidak ada sembahan yang berhak
disembah kecuali Allah. Sesungguhnya
kalian benar-benar tahu saya ini
Rasulullah haqqon rasul yang benar. Wa
jukum bihaq. Dan kalian benar-benar tahu
bahwasanya aku datang membawa kebenaran.
Faaslimu. Masuklah Islam. Perhatikan
sini. Ini penting. Jadi Rasul sahu alaih
wasallam dakwahi mereka atau tidak
dakwahi mereka. Rasulullah bahkan
hati-hati kalian kalau tidak masuk Islam
ya. Apa jawaban mereka?
Qualamuhu qu eh faaslimu quamu. Kami gak
tahu itu semua. Mereka bohong. Kami gak
tahu. Q Nabi sallallahu alaihi
wasallam
qaha mirar. Rasulullah ulangi lagi ya.
Ayo masuk Islam. Kalian sudah tahu saya
benar saya bawa kebenaran masuk Islam.
Katanya kami enggak tahu. Akhirnya
Rasulullah tanya faayyu rajulun fikum
Abdullah bin Salam. Menurut kalian siapa
sih Abdullah bin Salam kedudukannya di
sisi kalian?
Abdullah bin Salam sudah masuk Islam.
Mereka berkata, "Sayiduna wabnu
sayidina." Abdullah bin Salam pemimpin
kami dan dia anak pemimpin kami. Waamuna
wabu alamina. Dia orang paling alim di
antara kami. Bapaknya juga dulu paling
alim. Rasulullah bertanya lagi,
"Afaritum min aslam?" Bagaimana menurut
kalian kalau Abdullah bin Salam masuk
Islam? Q hasillah mauslim. Kata mereka,
"Enggak mungkin demi Allah dia masuk
Islam. Enggak mungkin Abdullah bin Salam
masuk Islam." Rasulullah bertanya lagi,
"Alam, bagaimana menurut kalian kalau
dia masuk
Islam?" Gak mungkin dia masuk Islam.
Demi Allah gak mungkin dia masuk Islam.
Rasul ulangi tiga
kali. Aslam, bagaimana menurut kalian
kalau dia masuk
Islam? Gak mungkin demi Allah dia masuk
Islam. Q ya salam ukhruj. Kata Nabi,
"Wahai Abdullah bin Salam, keluarlah.
Muncullah kepada mereka."
Fakaja dia pun keluar kemudian dia
berkata, "Ya masyaral yahud, wahai
Yahudi sekalian, ittaqulah bertakwalah
kepada Allah." Wallahilladzi la
ilahaillahu la ilahaill hua innakumamun
an rasulullah. Sesungguhnya kalian semua
tahu bahwasanya dia adalah Rasulullah.
Waahu ja bihaq dan kalian tahu dia bawa
kebenaran. Waqu kata mereka, "Kadzabta,
kau
dusta." Faakhraj Rasul sahu alaihi
wasallam. Kata Rasulullah pun sudah
pergi-pergi sana. Jadi mereka setelah
tahu Abdullah bin Salam masuk Islam,
mereka bilang Abdullah bin Salam
pendusta. Inilah kisah siapa? Abdullah
bin Salam. Yang ingin saya sampaikan di
sini orang-orang
liberal mereka dalam buku-buku mereka
berilgaminah. Kata mereka piagam Madinah
menunjukkan Rasul sahu alaihi wasallam
mengakui
eksistensi agama Yahudi dan membenarkan
agama Yahudi. Ini sering mereka
ulang-ulang. Yang benar bukan mengaku
eksistensi sebagai agama yang benar,
enggak. tapi mengakui eksistensi
keberadaan mereka sebagai warga negara.
Paham? Tapi dipelintir sama orang
liberal. Mereka mengatakan Rasulullah
mengakui agama Yahudi itu benar. Makanya
dibuat piagam Madinah kerja sama.
Padahal mereka tidak periksa dalam
poin-poinnya ada. Rasulullah berkata,
"Walil Yahudi dinuhum." Orang Yahudi
agama mereka sendiri. Walil muslimina
dinuhum. Kaum muslimin juga agamanya
sendiri. Cuma mereka harus bekerja sama
dalam bela bela negara. Buktinya Rasul
Sallahu Alaihi Wasallam mendakwahi
mereka. Celaka kalian kalau tidak masuk
Islam. Kalian tahu saya bawa kebenaran.
Berarti inilah yang dicontohkan oleh
Nabi tentang toleransi. Toleransi
Rasulullah tidak mengganggu mereka.
Mereka tidak mengganggu kaum muslimin.
Ada kerja sama bareng, kesepakatan
bareng untuk bela negara. Tetapi dakwah
tetap berjalan. Bukan mengatakan
bahwasanya agama Yahudi benar seperti
agama Islam. Sama-sama masuk surga. Itu
tidak pernah diucapkan oleh Nabi
sallallahu alaihi wasallam. Bahkan Nabi
mengatakan mereka sesat sehingga Nabi
dakwahi mereka agar masuk Islam.
Orang liberal suka pelintir
sejarah dan mereka bahas mereka sering
agung-agungkan piagam Madinah, piagam
Madinah. Ternyata di balik ini mereka
ingin mengatakan bahwasanya Rasulullah
mengakui eksistensi agama Yahudi. Yang
benar mengaku keberadaan bahwasanya
mereka sebagai anggota warga negara
bukan bahwasanya Yahudi agama yang
benar. Tib. Ee kemudian Ibnu Katsir
berkata, jadi mereka ada berapa? Tiga
kabilah. Bani Qainuqa, Bani Nadir, Bani
Quraidah. Tiga kabilah ini mereka
kabilah-kabilah tinggal di Madinah.
Secara umum orang-orang Yahudi sengaja
berpindah dari Syam menuju Hijaz. Mereka
berpindah dari Syam menuju Hijaz karena
mereka telah tahu bahwasanya Rasul
terakhir akan muncul di Hijaz. Di Hijaz
dengan ciri bahwasanya tempatnya penuh
dengan kebun kurma. Sehingga mereka
memilih dua kota yang banyak. Kebun
kurma ketika itu di Hijaz adalah di
Madinah dan Khaibar. Sehingga markas
mereka terfokus pada dua. Di Madinah dan
di mana? Khaibar. Dan Khaibar dari
Madinah sekitar 250-an kilo tidak jauh
atau 200 kilo. Enggak terlalu enggak
sampai 250 sekitar 200 kilo dari kota
Madinah. Makanya ketika Bani Nadir
diusir nanti mereka kabur ke mana? Ke
Khaibar. Ketika bapaknya Sofiah terusir,
bapaknya Sofiah kemudian pergi gabung
dengan Yahudi di Khaibar. Dan mereka
tiga kabilah. Kabilah pertama yang
berkhianat adalah kabilah Banu Qainuqa
setelah perang Badar diusir. Kabilah
kedua adalah Bani Nadir. Setelah perang
Uhud mereka diusir. Kemudian kabilah
Bani Quraidah dibunuh setelah perang
Khaibar. Jadi Bani Qainaqa diusir, Bani
Nadir diusir, Bani Quraidah dibunuh
karena kejahatan mereka yang luar biasa.
Nanti ada saatnya kita bahas ketika
bahas tentang perang
Khaibar. Setelah itu Ibnu Katsir
berkata, "Wa akha Rasulullah sallallahu
alaihi wasallam bainal muhajirin wal
anshar." Rasulullah pun mempersaudarakan
antara kaum Muhajirin dan kaum ansar.
Fakanu yatawaruna bial ikha. Dan mereka
sampai begitu kuatnya tali persaudaraan
sampai mereka saling mewarisi. Fibtidail
Islam. Di awal Islam mereka kalau ada
yang meninggal dapat sebagai ahli waris,
dapat warisan. Irsan muqaddaman alal
qarabah ya lebih didahulukan daripada
hubungan kekerabatan menunjukkan
persoalan yang luar biasa.
Waarallahuakata rifqan bifuqil
muhajirin. Maka di tahun itu ya eh Allah
mewajibkan zakat sebagai bentuk kasih
sayang kepada fuqara kaum almuhajirin.
Karena kebanyakan sahabat yang berhijrah
dari Makkah menuju Madinah mereka
fakir-fakir,
miskin-miskin karena mereka meninggalkan
kekayaan mereka di kota Makkah.
Orang-orang Makkah, Muhajirin rata-rata
orang kaya. Karena Makkah adalah pusat
perdagangan. Makkah adalah pusat apa?
Wisata religi. Orang-orang datang
nyembah berhala di sana dari berbagai
macam kabilah. Orang berhaji juga di
mana? Di Makkah. Jadi mereka punya
pemasukan uang yang banyak. Ketika
mereka berhijrah harus miskin. Miskin
semua. Miskin mendadak. Di antaranya
Abdurrahman bin Auf miskin. Yang tadinya
kaya raya miskin. Sebagian mereka Suhaib
Arrumi ketika mau berhijrah dibilang,
"Bayar, kasih hartamu, ambil dia
tinggalkan tanpa harta." Jadi mereka
berhijrah dan hijrah itu perlu
pengorbanan. Ketika para sahabat
berhijrah, mereka langsung Madinah
langsung kaya. Kan enggak perlu
pengorbanan. Makanya kalau ada sebagian
ikhwan yang hijrah meninggalkan riba,
"Kok saya enggak kaya-kaya, Ustaz?" Ya,
namanya hijrah juga butuh pengorbanan.
Kalau hijrah bikin tambah kaya, semua
orang hijrah. Hijrah butuh pengorbanan.
Nanti ada ada waktunya jadi kaya, ada
yang waktunya mungkin tetap miskin.
Allah yang lebih tahu. Allah yang lebih
tahu. Paling tidak akan menebus masa
lalu kita yang buruk. Para sahabat emang
waktu berhijrah kemudian dalam kondisi
nyaman? Tidak. Mereka dalam kondisi
susah. Sampai banyak di antara mereka
yang tinggal di suffah. Suffah itu
mulhaq itu tambahan di belakang Masjid
Nabawi yang hanya ada atapnya tanpa ada
dindingnya sehingga angin masuk menimpa
mereka. Jadi ada atap tanpa apa?
dinding. Mereka tidur di situ, baju
mereka kotor sampai ada yang tidak punya
baju ganti, rambut mereka semeraut penuh
dengan debu. Mereka hidup sampai mereka
salat pakai satu kain aja
dililit-lilit. Ya, bagaimana miskinnya
para sahabat ya. Oleh karenanya Allah
mewajibkan zakat sebagai bentuk kasih
sayang kepada fuqara. Bagi yang punya
harta bayar zakat untuk kaum fakir.
Kakak Ibnu Hazam fi had tarikh. Ini
pendapat Ibnu Hazam bahwasanya kewajiban
zakat pada tahun pertama
hijriah. Waqadq ba' huffad min ulamail
hadis innahu aahu fard zakat matakan.
Seb ulama hadis mengatakan Ibnu Hazam
bingung dia cari-cari riwayat kewajiban
zakat itu tahun ke berapa dia enggak
ketemukan. Tidak ada riwayat yang jelas.
Kebanyakan ulama mengatakan zakat
diwajibkan tahun kedua Hijriah. Tapi
Hazam dia mengatakan tahun pertama.
Kenapa? Menurut logika dia karena waktu
itu
kebutuhan para fuqara sangat mendesak
sehingga mestinya zakat diwajibkan tahun
pertama Hijriah azan. Ya, Ibnu Katsir
menyebutkan bahwasanya Rasul sahu alaihi
wasallam pun mempersaudarakan antara
kaum Muhjir dan kaum Anshar. Dan ini di
antara ee trik Nabi sallallahu alaihi
wasallam agar bisa menjaga kaum
Muhajirin. Maka Rasulullah peratkan si
fulan dengan si fulan, si fulan dengan
si fulan, si fulan dengan si fulan
disebut satu dengan yang lainnya. Si
fulan dengan si si fulan. Saking begitu
dekatnya persaudaraan tersebut sampai
kalau ada yang meninggal di antara
mereka, salah satu di antara mereka maka
saling mewarisi. Bahkan warisan tersebut
lebih kuat daripada hubungan
kekerabatan. Ini di awal Islam. Ini di
awal Islam ya. Sampai akhirnya Allah
turunkan firmannya bahwasanya hukumnya
menjadi mansukh. Ya Allah berfirman
surah Al-Anfal.
Walladzina amanu m ba'du wa hajaru
wahadu maakum faulaika minkum. Dan
orang-orang yang beriman dan berhijrah
dan berjihad bersama kalian maka mereka
adalah bagian dari kalian. Yaitu sama
kalian bersaudara Muhajirin Anshar.
Setelah itu Allah turunkan waul arhami
baum a ba. Kemudian ulham yang punya
hubungan kerahiman lebih utama satu
dengan yang lainnya. sebelumnya sebelum
turun ayat ini, maka kalau ada yang
meninggal maka saling mewarisi. Ya,
saling mewarisi. Setelah turun ayat ini
maka enggak. Maka yang kalau meninggal
maka yang menerima warisan adalah
kerabat. Apakah dengan ee furud atau
dengan asabah kalau tidak ada baru
dengan hubungan ulham. Tapi intinya di
awal Islam sangat kuat sampai saling
mewarisi di antara mereka. Dan kaum
Anshar memberikan contoh yang luar biasa
ketika mereka saling bersaudara. Seperti
yang disebutkan dalam hadis yang sahih,
Rasulullah mempersaudarakan antara Saad
bin Rabi dengan ee Abdurrahman bin Auf.
Kita tahu Abdurrahman bin Auf tadinya
saudagar kaya raya. Kemudian ketika
berhijrah maka dia miskin mendadak. Ya.
Maka Rasulullah persaudarakan dengan
Saad bin Rabi. Dan Saad bin Rabi adalah
termasuk orang kaya di kota Madinah. Ya,
itu mungkin susah tiba-tiba miskin. Cuma
kalau punya saudara mungkin kaya mungkin
ya dibantu. Maka Saad bin Rabi' segera
menyambut dan senang dan dia membantu
dan dia mengatakan, "Wahai Abdurrahman,
saya termasuk orang paling kaya di Kota
Madinah. Setengah hartaku akan aku
berikan kepadamu dan saya punya istri
lebih dari satu. Silakan kau lihat mana
yang kau sukai. Saya akan ceraikan.
Kalau masa idahnya selesai, silakan kau
nikahi." Luar biasa ya. Setengah harta.
Jadi kalau ada orang punya uang R miliar
500 juta buat buat kamu, ya. sudah punya
5 miliar, 2,5 miliar buat buat kamu ya.
Apakah ada orang seperti itu membagikan
setengah hartanya buat temannya? Ada
atau tidak? Tidak ada ya. Di Madinah
juga sekarang sudah enggak
ada. Ini zaman dulu ya, zaman dulu.
Akhirnya ketika ditawarin, bahkan bukan
cuma harta ditawarin, istri istri
tawarin, "Saya punya istri lebih satu."
Kau lihat bukan yang paling jelek kau
ambil gak? Kau lihat mana yang kau
sukai, kasih tahu saya. Kalau sudah
habis masa saya ceraikan habis masidin
silakan ambil. Tetapi Abdullah bin Auf
bukan lelaki
yang apa namanya? Mengambil kesempatan
dalam
kesempitan. Maka dia berkata,
"Barakallahu laka barakallahu fika wafi
ahlik. Semoga Allah memberkahi dirimu,
hartamu, dan keluargamu. Dullani alas.
Tunjukkan aku di mana pasar." Dia pengin
dagang sendiri. Maka ditunjukkanlah
kepada pasar Bani Qainuqa. Di zaman Nabi
menguasai pasar juga Yahudi disebut
pasar Bani Qainuqa. Memang mereka ahli
pedagang. Akal bulusnya banyak ya. Jadi
kemudian dia pun dagang tapi subhanallah
akhirnya dia beli dia jual dia beli dia
jual dia beli diaj akhirnya dapat
untung. Akhirnya dia menikah ya menikah
dengan karena dia setelah sampai di
Madinah dia jomblo ya. Kemudian dia
menikah dengan seorang wanita dari kaum
Ansar. Ketika itu Rasulull sahu alaii
wasallam lewat menemui dia ada warna
kayak warna kuning di tubuhnya dan itu
adalah warna parfumnya wanita. Wanita
dahulu parfumnya berwarna tapi baunya
tidak tidak begitu kuat. Adapun lelaki
tidak berwarna tapi baunya kuat.
Rasulullah mengatakan apa ini? Kok ada
bercak parfum wanita di bajumu? Kata
dia, "Saya baru menikah dengan wanita
Ansar." Ya. Maka ee Rasul Sallahu Alaihi
Wasallam ee bertanya, "Apa maharnya?"
Dia mengatakan, "Qadrun nawat minzahab."
Yaitu seukuran nawat itu adalah biji
kurma zahab. Ada yang mengatakan
maksudnya nawat itu istilah untuk 5
dirham ya. 5 dirham. Ada yang mengatakan
nawat minzahab dirham itu dari perak.
Maksudnya se emas seberat 5 dirham. Ada
yang mengatakan emas seukuran biji
kurma. Kalaupun seukuran biji kurma,
besar atau tidak kira-kira berapa
gram? Banyak. Mahal ya. Intinya dia cari
uang kemudian apa? Nikah. Kemudian
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
berkata, "Ya
ee aulim bisyah walau bisyah. Hendaknya
kau bikin walimah meskipun menyembelih
seekor ee kambing." Subhanallah.
apa namanya? Saya waktu kita ada guru
kami ngajar di kelas, sebagian bertanya,
"Ya Syekh, mana orang-orang Madinah
seperti ini? Kok enggak ada lagi yang
nawarin harta, nawarin istri?" "Mana ya,
Syekh?" Kata syekhnya, "Sudah pergi
bersama orang-orang muhajirin juga pergi
yang kalau dikasih enggak
terima." Jadi model kaum kaum, penduduk
Madinah yang bagi-bagi istri, bagi harta
sudah tidak ada. bersama tidak adanya
model kaum Muhajirin yang kalau
ditawarin tidak
terima. Subhanallah. Tapi masih banyak
orang baik di sana. Masih banyak.
Maksudnya tidak seperti ini sangat luar
ee luar biasa. Maka Allah turunkan
firmannya dan orang-orang yang tinggal
di kota sebelumnya mencintai orang
berhijrah kepada
mereka. Dan mereka tidak hasad kepada
kaum Muhajirin. Karena kaum Muhajirin
disebut lebih dahulu daripada kaum
Anshar. Dan Rasulullah dari kaum apa?
Muhajirin. Ya, mereka tidak hasad
dimuliakan terlebih dahulu dari kaum
ansar. Kemudian kata
Allah, mereka mendahulukan kepentingan
kaum mjin daripada diri mereka sendiri
meskipun mereka juga dalam kondisi
butuh. Ya. W yqfsi faul. dan orang yang
dihindarkan dari penyakit pelit, maka
mereka adalah orang-orang yang yang
beruntung. Ee inilah ee kisah
persaudaraan antara kaum Muwacir dan
kaum kaum Anshar. Adapun mengenai kapan
diwajibkan zakat, ya banyak ulama
mengatakan bahwasanya diwajibkan pada
tahun kedua bukan tahun pertama. I binu
Hazam berpendapat tahun pertama karena
dia tidak mendapatkan dalil yang tegas
yang menyebutkan kapan
diwajibkannya zakat. Wallahu taalaam
babwab. Demikian saja wabillah taufik
hidayah. Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.