Syarah Rinci Rukun Iman #49: Macam-Macam Nikmat Di Surga - Ust Dr. Firanda Andirja, M.A.
Uyp7LvnJVVI • 2025-05-13
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahi ala ihsani wasyukrulahu ala taufiqihin asadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalahuiman lnih wa ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh daila ridwan allahumma sholli alaihi wa ala alihi wa ashabihi wa ikhwani. Hadirin hadirat yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. Ini pembahasan ee tentang surga yang terakhir. Insyaallah pada pertemuan berikutnya kita akan bahas tentang ee neraka yait. bagian terakhir dari ee rukun iman yang kelima, aliman bil yaumil akhir. Ee kita akan bahas tentang macam-macam nikmat-nikmat surga. Ya, pada pertemuan lalu telah kita bahas tentang orang yang masuk surga bagaimana fisiknya, bagaimana umurnya ya, bagaimana kondisinya ya. Sekarang kita berbicara tentang nikmat-nikmat yang akan dirasakan oleh penghuni surga ya. Ee intinya Allah menjelaskan bahwasanya semua di surga isinya adalah kenikmatan. Ya, makanya Allah mengatakan, "Waidza roita tsamma roaita naiman wa mulkan kabir." Kalau engkau lihat di sana, aku akan lihat seluruhnya adalah kenikmatan. Apa yang dilihat oleh seorang mukmin pasti yang terlihat hanyalah kenikmatan. Tidak dia melihat rumahnya kecuali dia bahagia. Tidak dia melihat istrinya kecuali dia bahagia. Tidak dia melihat anak-anaknya kecuali dia bahagia. Tidak ada yang melihat pemandangan sa kecuali bahagia. Tidak melihat pohon kecuali bahagia. tidak melihat sungai mata air kecuali dia akan bahagia. Kemudian mereka juga tenggelam dalam kebahagiaan. Kata Allah Subhanahu wa taala, "Innal abrora lafi naim." Sesungguhnya orang-orang yang baik dalam kenikmatan, yaitu tenggelam dalam kenikmatan diliputi oleh kenikmatan dari segala sisi, ya. Dan ee kenikmatan selalu bertambah-tambah sebagaimana sudah kita jelaskan pada pertemuan lalu. Tib di antara macam-macam kenikmatan yang Allah sebutkan dalam Al-Qur'an yang pertama adalah ee sungai ya, sungai di surga. Sungai di surga ya. Tentu semua yang ada di surga tidak sama dengan yang ada di di dunia. Allah sebutkan misalnya sungai-sungai tersebut ya di antaranya ternyata airnya bermacam-macam ya. Dalam surah Quran surah Muhammad ayat 15 Allah mengatakan macam-macam sungai. Kata Allah Subhanahu wa taala, fiha anhar min main giri asin. Ada satu sungai dari air segar, ya. Air yang air segar tidak berubah. Lam yatabayar thmuh, tidak berubah kesegarannya. Kemudian Allah sebutkan juga wa anharun yaitu sungai-sungai. Jadi bukan satu sungai tapi sungai-sungai. Sungai-sungai yang e min lab yang pertama anhar minir asin. Sungai yang tidak berubah kesegarannya. Sungai-sungai dari susu yang tidak berubah rasanya. Tidak berubah rasanya. Kemudian sungai dari apa? Dari khamar. Sungai-sungai dari min khamrin ladzah. Dari khamar. Khamar itu minuman. Kalau di sini minuman keras tentu di sana minuman yang melezatkan. Min khamar ladzatin lyaribin yang lezat. Kemudian yang keempat ee sungai-sungai min ee min asalin musofa ya. Sungai-sungai dari dari madu ya yang murni. madu yang ee murni itu tidak tercampur. Tap ini saja menunjukkan bahwasanya ee airnya tidak sama. Airnya beda. Airnya beda dengan sungai dunia. Adapun susu kita tahu di dunia mengalami perubahan ya kalau dibiarkan. Susu dunia. Susu dunia itu kalau dibiarkan dia apa? Menggumpal dan menjadi kecut. Menggumpal dan jadi kecut ya karena fermentasi dan busuk. Jadi busuk ya. Adapun susu di akhirat tidak mengalami demikian. Demikian juga khamer di dunia. Khamar di dunia bikin pening pahit ya. Ya, pahit kemudian bikin pening ya. Justru kalau tidak pening tidak lezat maunya jadi apa? Pusing ya. Pening supaya masalah di dunia hilang ya. Sembuh habis selesai minum khamar kembali lagi masalahnya ya. Bikin pening, bikin apa namanya? Lupa, akal hilang, akal hilang, tidak waras, dan lain-lain. Ya, adapun khamer di ee surga tidak demikian. Ya, saya ketemu dengan sebagian teman yang mereka dulu peminum khamar ya. Mereka berkata, "Minuman paling lezat sedunia khamar." Ya. Ya. Cuma ternyata haram ya. Cuma ternyata haram ya. Kemudian madu. Kebanyakan juga di dunia madu tidak madu terkontaminasi. di dunia terkontaminasi tercampur ini tercampur anu sehingga sulit terjaga keasliannya. Bab ini ee di antara perbedaan ee sungai-sungai tersebut ya. Kemudian di surga ada sungai paling hebat namanya sungai Al-Kautsar ya. Kemudian ada sungai terhebat, terbaik yaitu sungai Al Kautsar. Ya, inna aa kautsar. Sungainya Nabi. Sudah kita pernah jelaskan bahwasanya di padang mahsyar ada namanya telaga Nabi. Ya, telaga Nabi, haudun Nabi sallallahu alaihi wasallam. Dan telaga itu juga disebut dengan Al-Kautsar. Kenapa disebut Al-Kautsar? Karena sumber airnya dari sungai Al-Kautsar. Telaga Nabi disebut juga dengan ee telaga Al-Kautsar karena sumber airnya dari sungai Al-Kautsar. Allah mengatakan, "Inna atina kal kautsar." Sesungguhnya kami memberikan kepada engkau sungai Alkautsar. Itu apa? Ganjaran buat Nabi sallallahu alaihi wasallam. Kata Allah setelah itu, "Fasollibbika wanhar." Kalau karenanya hendaknya engkau banyak salat, hendaknya engkau salat dan menyembelih dan menyembelih. Di antara bentuk syukur yang Allah perintahkan kepada Nabi karena telah mendapatkan ganjaran besar berupa sungai Alkautsar, Nabi disuruh salat dan Nabi disuruh men menyembelih. Isyarat di antara bentuk syukur kepada Allah yang terbaik adalah salat dan menyembelih. Jadi kalau seorang untuk membuktikan kepada Allah bahwasanya dia hamba yang bersyukur, dia hobi salat. Dia hobi salat. Oleh karena para anbiya, para nabi mereka hobi salat. Ya, seperti lihat bagaimana Nabi salatnya sangat banyak. Lihatlah bagaimana Nabi Daud. Nabi Daud raja sekaligus nabi yang kata Nabi sallallahu alaihi wasallam afdolus shati shatu Daud. Sebaik-baik salat salatnya Nabi Daud. Kana yanamu nisfail. Dia tidur setengah malam wausolusahu. Kemudian dia salat sepertiga malam. Wanamu sudusahu. Kemudian dia tidur lagi 1/6 malam. Jadi dia jadi bagi malam jadi tiga. Sepdua malam untuk tidur, sepertiga malam untuk salat. Kemudian tidur lagi di penghujung sepernam malam sehingga ketika subuh bangun segar. Ya, lihatlah Nabi Sulaiman kuatnya salatnya. Sampai ketika dia mengawasi jin-jin, dia sering salat. Ketika dia meninggal dalam kondisi berpegang bertelekan kepada tongkatnya, jin-jin menyangka dia masih salat. Karena biasa Nabi Sulaiman kalau salat lama ya. Alaihil maut maahum mautiul ard minat. Kata Allah, "Tatkala kami putuskan Nabi Sulaiman akan meninggal dunia, tidak ada yang tahu dia meninggal kecuali rayap yang memakan tongkatnya." Jadi, Nabi Sulaiman kalau salat lama, lama. Kalau sudah salat sangat lama. Suatu saat dia lagi salat, dia meninggal. Jin-jin tidak tahu, "Ih, Sulaiman masih salat padahal sudah meninggal." sampai akhirnya rayap makan tongkatnya baru kemudian dia tersungkur jatuh. Oh ternyata dia sudah meninggal. Maksud saya kebiasaan para nabi mereka ibadah sangat lama dan di antara bentuk syukur adalah salat. Ya ibu-ibu ee demikian juga saya dari saya pribadi jangan malas-malas salat supaya kita rajin salat kita nikmati salat tersebut. Nikmati bahwa salat inalah tempat kita untuk melepas apa namanya ya kepeluhan kita untuk curhat untuk menyampaikan kepada Allah Subhanahu wa untuk kembali kepada zat yang sangat cinta kepada sayang kepada hamb-Nya ya. Maka kita nikmati salat sampai hati kita tentram nikmati salat terb kalau kita selalu salat cepat-cepat kita enggak pernah menikmati hanya sekedar sekedar beban yang ingin kita lepaskan. Makanya rasul sahu al wasallam berkata kepada Bilal, "Ya Bilal ari nabi salat." "Wahai Bilal, istirahatkanlah kami dengan salat." Yaitu salat adalah istirahat bagi Nabi dan para sahabat. Nabi sallallahu alaihi wasallam mengatakan, "Allah menjadikan kebahagiaanku dalam salat." Ini tidak mungkin kita raih kecuali kalau kita nikmati salat tersebut. Maka perlu kita rubah tata cara salat kita. Jangan cepat-cepat, jangan buru-buru. Berusaha kita menghayati apa yang kita baca sehingga salat kita terasa lebih bermakna. Ya. Dan salah satu bukti kita bersyukur kepada Allah adalah salat. Makanya setelah Allah memberikan al-Kautsar sungai kepada Nabi, Allah berkata, "Fasolli." Kalau begitu salatlah wahai Rasulullah lirabbika kepada Rabbmu wanhar dan menyembelihlah. Tib. Ini sungai di surga yang pertama. Kemudian datang dalam riwayat ee disebut dalam asar ee bahwasanya sungai tersebut ya ini sifat-sifatnya ya sungai tersebut airnya beda. Kemudian ada sungai Al-Kautsar kemudian mengalir tanpa parit. Mengalir tanpa parit dalam R disebut eh anharun tajri min ghairi ukhdud. yaitu sungai-sungai mengalir tanpa ada pariti, tanpa lubang. Maksudnya tanpa lubang. Kalau sungai di dunia dia mengalir dengan apa? Dengan dengan lubang, dengan parit. Ya. Adapun sungai di akhirat tidak harus pakai parit. Makanya ketika Allah berfirman dalam surat Azzumar, Allah mengatakan, "Gurofun mabniyatun tajri min tahtihal anhar." Maka bagi orang-orang saleh Allah akan berikan bagi mereka guraf. Guraf itu kamar-kamar mabniah yang bertingkat-tingkat. Allah berikan kamar-kamar bertingkat-tingkat. Kalau kita bayangin seperti apartemen ya, tingkat pertama, tingkat tingkat. Terus kata Allah, "Tajrimin tahti anhar." Di setiap kamar itu mengalir sungai-sungai. Gimana kira-kira bayangannya? Ada yang boleh membayangkan? Maksudnya ee bertingkat-tingkat sungainya masing-masing ada sungainya. Karena sungai di surga mengalir tidak harus pakai apa? Parit. Ya, semuanya mudah. Dulu orang mana membenarkan ada logam terbang di udara. Ternyata sekarang sudah ada. Ya. Ya. Tergantung Allah Subhanahu wa taala. Tapi ini sungai di surga tidak sama dengan sungai di dunia. Makanya ketika orang liberal mereka mengejek ayat-ayat Al-Qur'an. Mereka bilang apa itu Al-Qur'an? Al-Qur'an itu isinya sungai. Sungai. Sungai. Taman. Taman. Itu karena untuk orang orang Arab Badui. Kalau kita sudah biasa sungai dan apa? Taman. Dia pikir sungai seperti di tanah air. Dia pikir taman seperti Taman Bogor. Gak gak beda ya. Itu sampai sekarang. Sampai sekarang semua manusia suka dengan taman dan sungai sampai sekarang. Sampai orang-orang luar negeri aja pengin lihat keindahan misalnya puncak keindahan sampai sekarang fitrah. Senang dengan laut, senang dengan keindahan laut. Ya. Sampai kallah saya pernah naik pesawat sama orang Swiss dia datang untuk pergi ke Raja Ampat. dengan perjalanan entah berapa jam dari Eropa ke Jakarta berapa jam terus ke Jakarta Papua 4 jam terus dari ke Sorong terus Sorong ke Raja 4 lagi naik e bot berapa dia cuma cari pengin lihat apa pengin lihat apa raja empat ya akhirnya banyak buleh di sana maka saya ke sana mau berenang waduh banyak ikan duyung di sini Tunggu dulu ikaningnya pergi dulu semua. Ikaning pergi baru kita berenang. Ya, mak saya Subhanallah. Jadi, Al-Qur'an menyebutkan suatu yang secara fitrah manusia suka. Taman surga itu maksudnya apa? Taman. Sungai-sungai ya suka dan ternyata isinya beda. Sungai. Jangan dibayangkan seperti sungai di sungai Ciliwung atau sungai apa kayak sungai Musi. Enggak. Sungai tersebut sungai isinya khamar, isinya madu, isinya susu. Sungai yang menakjubkan, taman yang menakjubkan, isi taman yang menakjubkan, bangunan yang dan seterusnya. Tapi di antara yang disebutkan dalam Al-Qur'an tentang sungai yang kedua ini sudah Ibu-ibu ee yang kedua Allah sebutkan tentang al-ain. Alin mata air. Mata air di surga. Ya. Yang kedua disebut dengan al-ain. Al-ain jamaknya uyun yaitu mata air. Ee Allah sebutkan beberapa ayat dalam Al-Qur'an tentang mata air ya. Seperti dalam surat Al-Hijr 45. Kata Allah Subhanahu wa taala, "Innal muttaqina fi jannatin wa uyun." Sesungguhnya orang-orang bertakwa berada di atas berada dalam taman-taman dan mata air-mata air. Kemudian juga innal muttaqina fiilali waun. Sesungguhnya orang-orang bertakwa di bawah naungan-naungan pohon dan juga mata air-mata air. Allah juga berfirman tentang surga fihima ainani tajrian. Surga ada mata air yang mengeluarkan air. Dalam ayat yang lain ainatan dua mata air yang memancarkan. Tib model-model mata air atau nama-nama mata air di surga. Di antaranya Allah sebutkan namanya adalah ee al-kafur ya alkafur yaitu dalam ee surah Al-Insan 5 sampai 6. Kata Allah Subhanahu wa taala, innal abrin mizuha kafur. Sesungguhnya orang berbuat kebajikan minum dari gelas berisi minuman yang campurnya adalah air kafur. Apa itu air kafur? Kata Allah, "Ainan yasu biha ibadullah yufajirunaha tafjir." Jadi kata Allah kafuran. Kemudian Allah jelaskan ainan yasrobu biha ibadullah yufajjirunaha tafjir. Saya artikan, ibu-ibu ya. Sesungguhnya orang-orang bertakwa mereka minum air yang dicampur dengan kafur. Jadi ada air mungkin khamar atau yang lain dicampur dengan mata air kafur. Kafur adalah ainan. Ini mata air maknanya. Yasha ibadullah. Mereka minum dengannya. Sebenarnya kalau dalam bahasa Arab bilang minum sama seperti mirip Indonesia. Minum darinya minum dari mata air atau meminumnya minum mata minum air dari mata air. Tapi kalau menggunakan dengan minum dengan itu sebenarnya dalam bahasa Arab enggak pas. Di sini Allah mengatakan mata air yang orang-orang hamba-hamba Allah minum dengannya. Sini ada kata dengannya. Ini sekedar bahasa. Jadi kalau kita terjemahkan mata air yang orang-orang hamba-hamba Allah minum dengannya yang hamba-hamba Allah minum ada bahasa dengan dengannya ya. Di sini para ulama ahli tafsir mengatakan dengan sini ini mengandung bahasa Arab terkadang dia mengucapkan satu kata ternyata tadmin mengandung kata kerja yang lain. Kata kerja yang lain. Jadi yang pas adalah yataladu biha. Jadi mereka minum untuk berlezat-lezat. Jadi maksudnya dengan ini ada kandungan di dalamnya yaitu berlezat-lezat dengannya dengan air tersebut. Sehingga menggunakan dengan ini maksudnya berlezat-lezat. Karena orang-orang di surga minum bukan karena kehausan, ya. Enggak. Bukan karena kehausan. Ya. Dan mereka benar-benar minum dengan untuk menikmati, berlezat-lezat dengan mata air tersebut. Kemudian kata Allah di sini, "Yufajjirunaha tafjir." Mereka mengeluarkannya. Yufajirunaha itu maksudnya mengalirkannya. Jadi mereka yang mengalirkan. Mereka yang mengalirkan kata sebagian ulama yaitu ke manaun dalam riwayat disebutkan sebagian tafsir mengatakan ke manapun seorang penghuni surga dia nunjuk keluar mata air keluar di situ langsung dia tunjuk pengin keluar mata air keluar situ bikin keindahan dia tunjuk langsung air mata air keluar karena Allah mengatakan yufajiruna tafjirra dia yang ngeluarin dia ngeluarin dan itu semuanya mudah bagi Allah subhanahu wa taala sehingga mereka kalau ingin mata air keluar, mereka tinggal tunjuk areal tersebut, maka keluar mata mata airnya. Bab ini yang pertama kafur. Jadi di sini ada dua mereka berlezat-lezat. Yang kedua mereka yang mengalirkan. Yang kedua mata air namanya tasnim. Tasnim dalam ee almutfifin 2528. Saya bacakan firman Allahum. Sesungguhnya penghuni surga itu diberi diberi minum dari khamar yang murni yang tidak memabukkan yang masih disegel. Makhtum maksudnya disegel. Jadi kemudian khitamuhumk kalau mereka selesai minum maka keluar aroma kasturi. Wangi sekali ya, bukan seperti khamar, baunya menyengat, tidak enak, habis minum jadi enggak enak mulut. Tapi kalau khamar di akhirat tidak memabukkan dan disegel begitu selesai diminum keluar minyak wangiun untuk urusan surga maka bersainglah dan minuman tersebut dicampur dengan tasnimun kata Allah subhanahu wa taala wizajuhu min tasnim apa itu tasnim a yasru bihal muqarun Jadi kata Allah Subhanahu wa taala, khamar tersebut dicampur. Mizaj maksudnya dicampur campurannya khamar tersebut dicampur dengan apa? Tas tasnim. Apa itu tasnim? Tasnim artinya mata air. Mata air di surga. Makanya sebagian orang menamakan putrinya dengan apa? Tasnim. Enak didengar juga. Tasnim ya. Enak didengar. Kalau kafur agak aneh. Cewek namanya apa? Kapur ya. Kalau tasnim keren ya. Nama mata air ya. Dan ini tasnim ini khusus minuman seperti saya pernah jelaskan lalu dia minuman almuqarabun. Jadi penghuni surga ada dua secara umum. Almuqarrabun sama al-abrar. Alabrar minumannya khamar campurin tasnim. Almuqarabun yang lebih tinggi murni tasnim. Jadi al al al albrar hanya dapat campurannya. Adapun almuqarabun murid dapat apa? Tasnim. Sehingga kita tahu penghuni surga bertingkat-tingkat tidak satu tingkatan. Di antara dalilnya minuman mereka dibedakan oleh Allah karena Allah maha adil. Yang lebih tinggi tingkatannya lebih melesakkan kelezatan. Ya. Tib yang ketiga salsabil. Mata air sal sabil. Ada enggak akhwat namanya salsabil? Ada. Banyak. Yang gak ada kafur ya. Salsabil ya. Salsabila ya. Salsabila dalam surat Al-Insan 1718 kata Allah subhanahu wa taala fiha. Mereka diberikan minuman segelas minuman kana mizajuh zanjabila yang dicampur dengan jahe ya ainan fiha yang didatangkan dari sebuah mata air. Jadi mata air salsabil ini isinya jahe tapi bukan kayak jahe di lengkuas kita enggak ya. Jahe beda ya. Tapi namanya apa? Zanjabil ya. Jadi ain fiha ada mata air yang namanya salsabila ya. Salsa ya. Jadi salsabila. tadi isi airnya apa? Isi airnya adalah ja jahe. Wedang jahe tapi tidak sama dengan jahe jahe kita ya. Saya sering sampaikan subhanallah di dunia aja terkadang Allah mengungkapkan buat kita kenikmatan yang sebelumnya kita tidak tahu. Terkara misalnya buah ya. Kita dulu suka durian. Durian kita makan suka durian macam-macam. Ketika Allah bukakan nikmat baru, kita makan namanya durian musangking. Waduh, kayaknya yang lain sudah enggak enak kan ini. Ini kok bisa begini enaknya? Ya, ini maksudnya diungkap penemuan baru tentang kelezatan baru yang belum pernah kita rasakan apa sebelumnya. Ini contoh. Terus enggak lama kemudian Malaysia keluarkan lagi namanya apa? Black Thorn. Lebih enak lagi daripada Musangking. Ada kenikmatan baru yang Subhanallah di surga Allah akan kenikmatan baru yang tidak pernah kita tahu, gak pernah kita bayangkan. Kita tidak pernah membayangkan ada durian seenak black thorn. Gak pernah bayangkan. Tahu-tahu a ada. Kita ke Makkah Madinah makan desert namanya. Kenafa. Enak atau tidak? Enak. Selalu kalau beli kena tahu-tahu ada toko baru namanya bilaban. Waduh enak sekali. Bilaban mengalahkan. Oh kenapa ini lebih enak? Lebih enak apa? Bilaban daripada kunafa. Subhanallah. Jadi ada kenikmatan baru sekarang bila banyak disegal ditutup karena ada yang keracunan 26 orang. Kemarin teman-teman cari lagi investigasi belum? Jadi ada sebagian makan enggak arti maksudnya bukan a bukan masalah disak maksudnya ada kenikmatan baru yang kita tidak pernah tahu tahu-tahu Allah kasih itu baru di dunia belum di mana di akhirat saya tanya sama ibu-ibu kalau kira-kira nenek moyang kita 200 tahun lalu yang sudah mati hidup kira-kira dia merasa di surga enggak sekarang ih uh ada ada mobil ada AC ada ada iya ada mitit ini. Ini luar biasa yang mereka mungkin tidak pernah merasakan sebelumnya. Ini ada kok makanan mie kering, mie titi kok enak begini. Gak pernah tahu. Sekaya-kayanya orang dahulu, seraja-rajanya enggak ada AC. Dikipas sama Iya, mobil cuma pakai apa? kuda ya. Ya, makanya kita bisa bayangkan bahwasanya ada kenikmatan tatajaddad, kenikmatan yang muncul lagi, yang belum ada sebelumnya muncul lagi. Itu baru di dunia dan kita mendapati sebag kenikmatan yang mungkin tidak dapat nenek moyang kita atau dapat kenikmatan yang sebelumnya kita tidak kita rasakan. Ternyata ada kenikmatan baru sama dengan teknologi Allah bukakan ini baru tertahu ada mobil listrik. Sekarang Jepang sudah bikin apa? Istri listrik. Eh, istri boneka. Udah, udah. Mereka sampai akhirnya tidak menikah gara-gara ada ee istri listrik, bukan mobil listrik aja ya. Maksudnya aneh-aneh gua sampai yang haram, yang halal aneh-aneh. Ada AI sekarang yang tidak pernah diduga dulu. Malah dulu duga ada video call, sekarang ada video. Video call. Ini baru nikmat di dunia, belum kenikmatan di akhirat. Jadi benar kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, Allah berfirman dalam hadis qudsiatul ibadihin wun. Aku siapkan kenikmatan di surga yang tidak pernah bagi hamba-hambaku yang shihin yang saleh kenikmatan yang tidak pernah dilihat oleh mata mereka, tidak pernah didengar telinga mereka dan tidak pernah terbetik dalam hati mereka. Enggak usah bicara surga, di dunia saja ada kenikmatan-kenikmatan yang seperti itu. Bab sekarang yang kenikmatan ketiga ini sudah, Ibu-ibu. Yang keempat sekarang ee pohon di surga yang ketiga. Hah? Tiga-tiga ya. Nanti penutupnya bidadari di surga. Pohon dulu. Sudah, Ibu-ibu? Sudah. Tib. Lanjut. Sekarang kita masuk pohon di surga. T po di surga ciri-cirinya ya kata Nabi sallallahu alaihi wasallam jannijaratunhab yang pertama bahwasanya batangnya dari emas seperti apa wallahuam namanya pohon tetapi ternyata batangnya terbuat dari emas batang dahan terbuat dari emas emasnya nya tentu bukan seperti emas di sini ya intinya keindahan yang luar luar biasa. Kemudian di antaranya yang kedua willi mamdud naungannya luas ya. Eh nomor tiga ya. Nomor tiga, naungan. Naungannya naungannya panjang. Kata Allah willi mamdud al-waqi'ah 30. Sampai dalam hadis ee kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Inna f inna fil jannati syjaratan." Sesungguhnya di surga ada sebuah pohon. Ada orang naik kendaraan di bawah naungan pohon tersebut sampai 100 tahun yaq. Belum belum sampai pada penghujung pohon tersebut. Waqra inum. Kalau kalian mau bacalah firman Allah tentang pohon di surga. Willim mamdud. Yaitu naungan pohon yang berkepanjangan. Ya wim mamdud. Sampai 100 tahun dilewati orang di bawah enggak sampai ujungnya. ujung daripada naungan daun-daun pohon tersebut menunjukkan pohon tersebut sangat-sangat besar dan batangnya terbuat dari emas. Kemudian pohon tersebut tidak berduri. Tidak berduri. Dalam surat Al-Waqi'ah ya 27 28 ya. Alwaqiah 27 sampai 28. Kata Allah Subhanahu wa taala, "Wa ashabul yamin ma ashabul yamin." Golongan kanan bagaimana? Apa gerangan dengan kondisi mereka? Fi sidirin makhdud. Mereka berada di pohon bidara yang tidak berduri. Kata Allah, "Sidrin makhdud." Sidir itu pohon bidara. Makhdbut tanpa duri. Jadi ini dalil bahwasanya namanya boleh sama-sama bidara. Tapi kalau bidara dunia ada durinya. Adapun bidara di surga tanpa tanpa duri ya. Ini menunjukkan ee berbeda ya pohon di ee di surga. Kemudian pohonnya tentunya lebat-lebat sebagaimana disebutkan jannah. Tidak disebut jannah kecuali pohonnya lebat dan rindang. Ya, ini adalah pohon tayib. Buah-buahnya kita yang kelima. Yang keempat buah-buahan. Buah di surga. Buah di surga. Apa aja cirinya? Ciri pertama senantiasa tidak mengenal musim. pertama tidak mengenal muslim selalu ada. Ee dalam surat Ar-Ra'ad 35 ayat 35 kata Allah subhanahu wa taala, "Ukulaha ukulaha daim." Buah-buahnya selalu ada. Jadi kalau di di Indonesia ada musim durian. Kalau enggak musim enggak ada duriannya. Ada musim apalagi? Musim jambu. Kalau enggak musim enggak ada. Tapi kalau di surga seluruh buah-buahnya tidak mengenal musim. Selalu ada. Saya pernah diundang ke Sumatera. Pas diundang terus mereka bilang, "Ustadz, di sini duriannya enak-enak." Wah, boleh mencoba, tapi belum musim. Wah, ngapain ngomong? Terus dia bilang, "Dukunya juga, tapi dukunya juga enak, Ustaz." Ya sudah, duku aja gak apa-apa juga belum musim, Ustaz. Lah ini belum musim. Itulah di dunia ada musimnya. Kalau enggak musim enggak enak atau tua atau lembek atau apa, pahit, kecut ya. Tapi di surga buah-buahan tidak mengenal musim. Tidak mengenal musim. Selalu ada ya. Selalu ada. Kemudian yang kedua, di antara ciri-ciri buah-buah di surga adalah modelnya banyak. Modelnya banyak. Kata Allah Subhanahu wa taala, "Waakihatun katirah." Waakihatun katirah. Buah-buah yang banyak kata Allah Subhanahu wa taala surat Al-Waqiah 323. Al-Waqi'ah 323. Tiib. Ketika Allah mengatakan wafakihatun katsirah, buah-buahnya banyak. Ini artinya buah-buah banyak. ini apa maksudnya? Maksudnya apa? Apakah Apakah dari banyak pohon ataukah dari satu pohon? Dari satu pohon. Jadi satu pohon membuahkan berbagai macam apa? Buah. Kalau di kita di dunia kan satu pohon satu buah. Iya. Enggak. di surga bisa jadi tidak demikian. Bisa jadi satu pohon berbagai macam apa? Buah-buahan. Karena Allah mengatakan fakihatun ksirah. Ya, banyak mulihannya. Kemudian yang ketiga buah-buah tersebut yang ketiga tidak tadi tidak berhenti. La maqtuah tidak pernah berhenti selalu musim wala mamnuah. Tidak sulit diraih, diambil. Kata Allah, wala mamnuah, tidak sulit untuk diambil. Maksudnya kalau seorang ingin buah, buahnya langsung datang tinggal ngambil. Tinggal ngambil walau mamnuah. Mudah diraih tidak perlu dipanjat. Allah juga berfirman, "Kutfuha daniah." Kutufuha daniah. Rantai apa? Rantingnya, buah-buahannya dekat, ngambilnya dekat, metiknya dekat kata Allah. metiknya rendah ya. Jadi enggak perlu manjat pohon durian. Durian datang sendiri mungkin enggak ada durinya mungkin. Wallahualam. Daun bidar semua yang mengganggu enggak ada di surga ya. Semua yang mengganggu tidak ada di surga. Tadi sider ada duri, di surga tidak ada durinya. Mudah bagi Rabbul alamin. Mudah bagi Allah untuk menciptakan itu semua. Kemudian juga wafakihatin mimma yatakyarun. Silakan memilih buah-buah yang modelnya banyak tinggal milih yang mereka suka. Kemudian juga di antaranya Allah mensifatih mamdud. Buahnya tersusun rapi. Tersusun rapi. Kata Allah wat tholhin mamdud. Mandud ya, mandud tersusun rapi. Kita tahu sebagian ulama menafsirkan maksudnya seperti pisang. Pisang itu kan rapi kan ya. Sepertinya ini berlaku pada seluruh buah di surga. Entah bagaimana cara nyusunnya, tapi sesungguhnya buahnya tersusun apa? Rapi. Tidak amburadul. Ya, intinya kalaupun namanya sama, rasanya berbeda. Kita di dunia durian sama-sama durian, tapi hakikatnya ber berbeda. Ya, anggur saja beda, anggur satu, anggur yang lainnya berbeda. Luar biasa ya. Ini baru kenikmatan di surga variatif dan macam-macam modelnya. Tiib. Sudah, Ibu-ibu kita lanjut. Sudah. Sekarang yang kelima. Oh, belum. Oke, sudah ya. Iya. Iya. Makanan dan minuman di surga. Tadi sudah kita singgung sebagian minuman dari mata air t. Adapun makanan maka Allah Subhanahu wa taala berfirman, "Walahmi thiri mimma yastaahun." Ya. Ya. Ee bebas mau makan apa aja. barbecue kek. Perhatikan sini kata Allah Subhanahu wa taala, walahmi thirrin mimma yastahun. Kalau kita artikan bahasa Arab dan daging burung dari daging burung yang mereka suka dan dari e daging burung yang mereka suka, yang mereka hasrati, yang mereka suka. Timbul pertanyaan ibu-ibu, kenapa di sini Allah tidak bilang dari daging sapi, daging kambing? Ya Allah bilang daging burung karena burung adalah hewan yang sulit untuk ditangkap. Ya enggak? Ternyata kalau melihat burung mudah, apalagi kalau burung aja muda, apalagi hewan-hewan yang yang lain. Ya, maksudnya burung aja mudah apalagi hewan yang lain. Apalagi apalagi hewan yang lain. Sebagian ulama mengatakan di surga kalau seorang melihat burung, tiba-tiba dia ingin lihat. Lihat burung, dia pengin makan burung panggang. Tiba-tiba burung tersebut terpanggang di depan dia. Dia tinggal makan. Tiba-tiba dia pengin makan jadi sate, berubah jadi sate ke saat itu juga. Ya, kalau enggak percaya masuk surga aja. Kalau enggak percaya masuk surga. Jadi apa yang dia inginkan dihasratkan model masaknya seperti apa langsung di kabulkan. Jadi dengan ee kalau burung aja muda, apalagi hewan-hewan yang hewan-hewan yang yang lain. Adapun minuman minuman penghuni surga adalah khamar ya. Apa khamar ya? Tapi Allah mensifati khamar tersebut eh yatanazauna fiha lagun fiha wim. Perhatikan Quran surah at-Tur ayat 23. Kata Allah subhanahu wa taala, "Yatanazauna fiha fiha ka'san lagw fiha wala taktim." Kata Allah Subhanahu wa taala, "Mereka saling memperebutkan piala gelas yang isinya tidak menimbulkan kasan itu gelas khamar." Gelas khamar di gelas khamar yaitu saling satu ini satu bagi-bagi ya khamar. Laagun fiha tidak ada kata sia-sia. Tidak ada kata-kata sia-sia. Wala takim apalagi yang menimbulkan dosa. Apa maksudnya? Ini untuk membedakan dengan khamar di dunia. Kalau khamar di dunia orang minum pasti ta ngomong macam-macam ngaur tidak ada faedahnya atau menyakiti hati orang lain. Mengungkap rahasia orang menuduh yang tidak-tid mabuk kan begitu. Makanya Allah mengatakan tinggalkanlah khamar. Sesungguhnya setan itu ingin mengadu domba, menumbuhkan permusuhan ya dan kebencian melalui khamar dan perjudian. Betapa banyak orang minum kharnya ribut. Karena kalau dia sudah toler dia ngomong yang enggak enggak. Dia maki-maki orang, dia ungkap rahasia yang harusnya disembunyikan. Ya, jadi aib-aib dia bongkar. Adapun orang kalau minum khamar di surga dia tidak akan ucapkan kata-kata sia-sia. Tetap dia bisa menyenangkan. Jadi khamar tersebut lezat tapi tidak bikin telor apalagi menimbulkan perkataan yang menyakitkan hati. Jadi khamarnya ee tidak seperti di dunia. Ya, bab yang berikutnya ya. Jadi khamar di surga tidak bikin teler setelahnya keenam, rumah di surga. Rumah di surga. Rumah di surga. ini sudah ibu bentar dan ketika orang-orang di surga sedang makan dan minum terkadang Allah buka visual atau Allah buka visual dilihat oleh orang-orang penghuni neraka sementara mereka kehausan, mereka kelaparan. Maka Allah berfirman, wada ashabunari ashabal jannah. Maka penghuni neraka menyeru kepada penghuni surga. Dulu waktu kita bahas ini gimana caranya? Kan tempatnya jauh. Sekarang gampang video call bisa. Kalau artinya kalau dulu orang enggak kebayang gimana cara penghuni neraka berbicara sama penghuni apa? Surga. Sementara tempat mereka sangat jauh. Iya. Kalau Iya. Kalau zaman sekarang kalau orang dulu bingung gimana membayangkannya? Apakah suaranya dibesarkan? Tapi kok kalau jauh bisa kelihatan. Sekarang mudah. semuanya masuk akal. Maksudnya kalau dulu mungkin enggak logis, sekarang jadi sangat apa? Logis tinggal di visualnya atau pakai zoom atau apa gampang. Kata Allah asbun asal jannah penghuni neraka berkata kepada penghuni surgaullah. Bagi dong sedikit minuman kalian atau makanan kalian. Jadi mereka kehausan kelaparan tambah siksaan batin mereka ketika melihat penghuni surga tentang sedang makan-makan dan minum-minum. Q inallah haramahum alal kafirin. Kata penghuni surga, Allah haramkan bagi orang-orang kafir. Enggak bisa. Enggak bisa bagi-bagi. Enggak bisa. Bab yang keenam adalah rumah di surga. Kita tahu di antara kenikmatan yang luar biasa yang diimpikan oleh setiap penghuni dunia adalah rumah yang luas. Ya enggak? Rasulullah sahu alai wasallam bersabda, bersabda arbaatun min saadah. Empat perkara merupakan sumber kebahagiaan atau sebab kebahagiaan. Rasulullah berkata yaitu di antaranya baitun wasi', rumah yang luas. Yang pertama Rasulullah sebutkan zaujatun shah, istri yang salhah. Itu sumber kebahagiaan paling utama. Kemudian Rasulullah sebutkan baitun wasi rumah yang luas. Kemudian Rasul sebutkan markabun hani, kendaraan yang enak ditunggang. Kemudian yang keempat ee jarun saleh, tetangga yang baik. Siapa yang mendapatkan empat ini, dia telah memilih sebab-sebab kebahagiaan. Di antara sebab kebian adalah rumah yang luas. Makanya orang terkadang habis-habisan untuk bikin rumahnya karena dia yang akan tempat di situ. Dia akan menikmati tempat situ. Dia tidur situ, dia nongkrong di situ, maka dia jamu tamu di situ. Maka dia berusaha membuat rumah yang terbaik meskipun harus mengeluarkan banyak biaya. Tapi salah satu sebab kebagan adalah rumah yang bagus. Bagaimana rumah di surga? Perhatikan Rasulullah pernah ditanya, "Ya Rasulullah, akbirnail jannah ma binauha." Ya Rasulullah, kabarkan kepada kami tentang surga bagaimana bahan-bahan bangunannya? Maka Rasulullah berkata, "Labinatun minzahab." Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Bata dari emas." Kemudian labinatun min fidah, bata dari perak. Ya, milatuhal miskul adfar eh pelengketnya adalah minyak misik semennya kalau bahasa kita apa pelengketnya minyak apa minyak kesturi. Kemudian kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Hasbauha alyaakut wal llu kerikilnya adalah intan dan permata." ya ee intan dan mutiara. Terus pasirnya turbatuhal wars wazafaran. Pasirnya adalah zafar. Apa orang bilang safron kalau bahasa apa bahasa kita? Saf safron. Dia asalnya zafaran yaitu sesuatu yang lembut yang biasanya halus. Kadang dibuat makan, kadang dibuat obat. Wars itu wewangian. Siapa yang masuk dalam rumah tersebut dia akan abadi, tidak akan mati. Dan dia akan senantiasa bahagia, tidak pernah menderita. Masa muda mereka tidak akan sirna. Wabum, baju mereka tidak akan pernah usang. Ini salah satu rumah di surga. Ini model rumah kedua ada juga. Ini model pertama. Yang kedua ada juga rumah dalam bentuk kemah. Bentuk kemah. Tapi kemah tersebut dari mutiara besar. Saya bacakan. inna fil jannati ee seperti dalam dalam hadis ee Khadijah ya Khadijah kata Rasulullah sahu alaihi wasallam Jibril menyampaikan kepada Nabi, "Hadi Khadijah atatka faidza hiya eh atatka [Musik] ya maka sampaikanlah salam mirbiha waminni sampaikanlah salam dari Allah dan dariku dan akbirha bahwasanya dia punya rumah bibaitin ya min lluah. Jadi ee mohon maaf ada kemah ya dalam riwayat kemah ya sebentar atau rumah lah. Bukan kemah rumah ya, ada kemah ini dalam Al-Qur'an juga ada kemah ya kata Allah terkait bidadari ya. Maqsuratun filam ya. Maqsuratun filam. Bidadari dalam surah Ar-Rahman di bagian akhir ya. Bidadari tersebut terpingit di kemah-kemah. Bidadari terpingit di kemah-kemah. Tidak seperti ibu-ibu yang keluyuran di mall-mall. Jangan tersinggung, Ibu-ibu, ya. Kalau tidak, ya jangan tersinggung. Kalau tersinggung berarti ya wallahualam. Baik. ini satu dua ada juga rumah yang ketiga, rumah dari mutiara atau istana dari mutiara. Ee Rasul sahu alaihi wasallam bersabda, "I khemah ya, rumah atau khemah ya." Kata Rasul sahu alaihi wasallam, "Innail jannati khaimatan minatin mujawafatin." Sesungguhnya di di surga ada kaimah seperti kalau kita kemahkan dari kulit ya, dari terpal. Ternyata kemah tersebut dari mutiara. Luatin mujawaf mutiara yang berongga yaitu mutiara raksasa ya. Ya besar arduha sit milan panjang panjangnya adalah 60 mil. 1 mil 1 kom 6 kilo ya. Kalau 60 mil terlulah 100 kilo ya. Enggak terlalu 100 kilo fi perhatikan ibu itu enggak penting. Penting berikutnya dengar dulu. Setiap sudut ada istrinya. Itu masalah. Sudah enggak usah dilanjutin. Tib ini tentang rumah di di surga ya. Dalam ee dalam hadis juga sering disebutkan ee siapa bangun masjid banallahu bihin baitan fil jannah. Siapa bangun masjid maka akan dibangunkan istana rumah di surga. Sebagian sebagian ulama mengatakan semua yang disebut bait dalam surga maksudnya istana. Cuma mungkin dari sisi bentuk ada disebut qasar, ada disebut apa? Bait. Tapi kalau pikiran kita rumah biasa kalau istana besar. Kalau di surga semua rumah adalah apa? Istana. Tapi ada sebut qasarr itu istana mungkin lebih spesifik. Tapi semua rumah adalah apa? Is istana. Ini sudah ibu-ibu tay yang ketujuh kita lihat di sini tujuh pelayan di surga pelayan di surga pelayan di surga ciri-cirinya adalah anak-anak wildan. Alwildan kata Allah yatufu alum wildanun mukhalladun alwildan tapi mukhalladun wildan mukhalladun itu mukhalladun maksudnya abadi. Abadi selalu jadi anak-anak ya mereka diciptakan khusus buat melayani. Bukan anak kita atau anak orang dunia. Enggak. Mereka diciptakan khusus untuk mela melayani. Kenapa anak-anak? Karena dikatakan anak-anak kita sebagai di surga tidak merasa sungkan ketika menyuruhnya. Beda kalau yang pelayannya om enggak enak nyuruhnya. Om ambil dong om enggak enak. Tapi kalau anak-anak nyuruhnya enak ya. Sehingga diciptakanlah Allah Subhanahu wa taala menciptakan pelan-pelan tersebut dalam bentuk alwildan anak-anak. Kemudian anak tersebut jadi mukhalladun abadi selalu jadi anak-anak diciptakan khusus ya. diciptakan khusus oleh Allah. Kemudian tadi anak-anak agar tidak sungkan disuruh agar tidak sungkan disuruh. Kemudian apa? Agar gesit. Kemudian juga apa? Ge gesit. Anak-anak gesit atau tidak? Gesit. Gerak. Enggak. Tapi kalau om-om pelan-pelan, pelan-pelan. Apalagi mbah-mbah pelan-pelan. Siap. Kalau kalau siap kata Allah bertebaran. Jadi mereka yatuf yaitu bertebaran. Yang kedua, mereka bertebaran keliling ya itu berkeliling. Keliling siap melayani sana kemari siap nakwarin pelayanan. Biqwabin wa ab main. Mereka membawa gelas, membawa cerek dan minuman yang diambil dari air yang mengalir. Kemudian mereka putih. Dalam ayat lahum kaahumlu maknun. Lluun maknun. Mereka putih seperti mutiara yang tersimpan. Kalau mutiara dia disimpan dalam cangkangnya, putihnya tidak terkontaminasi. Kalau dibuka dia putih bersih dari segala sisi. Karena dia terpelihara, tersimpan. Ini baru pembantunya. Gimana gimana bosnya? Iya enggak? Ini Allah bercerita tentang pelayannya. Gimana pelayannya ee laki atau wanita yang masuk surga tentu lebih lebih indah daripada pelayannya. Dalam ayat yang lain kata Allah roitahum hasibahum lsur. Kalau kau lihat mereka seperti mutiara yang bertebaran di sana-sana ada. Siap melayani putih bersinar ke mana-mana. Nah, itu ciri-ciri pelayan di surga. Sudah, Ibu-ibu ya. Putih seperti mutiara. Bagaimana lagi dengan tuannya? Majikannya. Sudah. Kita lanjut yang berikutnya yang keedelapan adalah perabot di surga. Perabotan di surga. Gelas-gelas, piring-piring terbuat dari emas dan perak itu piring gelas ceret ya. Terbuat dari apa? Dari emas dan perak. Ini di antaranya dalam surat Zukhruf ya ee dalam surat Al-Insan 1516 di antaranya surat 15 Al-Insan 15 sampai 16 saya bacakan kata Allah Subhanahu wa taalau alaihim fidin wawabinat diidarkan kepada mereka bejana-bejana dari perak. Kemudian dalam surat Azzukhruf ini, ini adalah perak. Ini perak. Kemudian yang emas dalam surat Zuhruf 71 ini emas. Kata Allah Subhanahu wa taala, "Yut alaihim bisihafin minahabin." Diedarkan kepada mereka piring-piring terbuat dari emas. Ya. Terus ee di antaranya juga ini dari pertama dari emas dan perak. Satu. Yang kedua, ee kaca dari perak, gelas-gelas, gelas-gelas dari ee piala-piala akwab, yaitu piala-piala atau gelas-gelas gelas-gelas dari kaca perak. Ini yang aneh juga. Ini Allah sebutkan dalam surah Al-Nisa 1516. Kata Allah Subhanahu wa taala, "Wa aqwabin kanat qarira." wa aqwabin kanat qwarir qwarir min fidah qwariru qwarir min fidatin qaddaruha takdir jadi kata Allah subhanahu wa taala gelas-gelas kaca-kaca ee piala-piala gelas-gelas terbuat dari kaca jadi karir artinya kaca tapi kaca tersebut kata Allah kaca dari perak Ini di antara hal yang tidak bisa kita bayangin. Ada kaca dari apa? Perak. Kalau kaca bening, perak tidak bening. Kaca adalah kaca, perak adalah logam. Bagaimana Allah bilang ada gelas dari kaca tapi kacanya dari perak? Ini enggak bisa kita bayangin. Ini di luar kemampuan kita. Karena kita tahu ee perak adalah logam. Sementara kaca adalah ya beling ya gelas ya gelas ya pecahan ya pecahan bagaimana ada kaca dari logam iya Al-Insan ya Al-insan 1516 yang berikutnya Pakaian di surga. Sembilan pakaian di surga. Pakaian di surga di situ disebut istabrak sama harir ada dua ya. Ada luklu, ada istabrak. Itu eh istabrak itu maknanya adalah sutra yang tebal. Kemudian mereka juga pakai di antaranya yang di adalah ee hari itu sutra tipis, sutra halus. Kemudian antaranya ee zahab, emas, gelang, dan lain-lain. Laki-laki perempuan pakai ketika itu gelas apa namanya? Emas. Kemudian di antaranya adalah lukluk permutiara dipakai juga oleh para lelaki dan wanita. Kata Allah fiha min asahabin walasuhum fiha hair. Maka mereka dipakaikan gelang-gelang dari emas, dari mutiara dan mereka menggunakan pakaian dari kain sutra yang halus. Ya. Tib. Ini semua kalau kita perhatikan ya ee di surga orang laki-laki boleh pakai emas, di surga laki-laki boleh pakai kain su sutra, di surga laki-laki boleh minum khamar. Dan ini semua diharamkan di dunia. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Man labisa alha fid dunya lam yalbas fil akhirat." Laki-laki mana saja yang pakai kain sutra di dunia, dia enggak akan pakai di akhirat. Ya, manibal kham akhirat. Siapa yang minum khamar di dunia, dia tidak akan minum khamar di akhirat. Siapa yang menggunakan bejana dari emas dan perak di dunia, dia tidak akan dapatkan di akhirat. Jadi Rasulullah menurut kita menahan diri, jangan. Karena kalau orang pakai emas menjadi sombong dan angkur, kalau mau nanti pakai di akhirat, bukan di sini. Laki-laki gak boleh pakai kain apa? Su sutra. Kalau perempuan gak apa-apa ya. Karena perempuan memang bersolek buat cantik pakai emas. Laki-laki buat apa? Sudah bersolek pakai sutra. ya ee buat istri orang bukan istrinya sendiri ya gak boleh. Jadi kalau laki-laki perempuan memang boleh karena untuk berhias ti yang terakhir ini sudah ibu terakhir bidadari ya bidadari 10. Ciri-ciri bidadari banyak ya. Saya tulis sedikit-sedikit aja, Ibu. Biar ini pertama tidak pernah ngomel satu. Yang kedua, yang pertama menundukkan pandangan. Nanti dicari ayatnya. Kata Allah, fihinna qosiratut thf. Qasiratut tarf. Dalam surah arrahman dan ini banyak dalam surat assfat juga wanita-wanita menundukkan pandangan. dengan P tidak pernah lihat tidak pernah lihat cowok lain lelaki lain. Kemudian yang kedua, nyar tidak nyar gres kalau bahasa salah tidak anyar tidak pernah disentuh siapapun. Siapapun kata Allah Subhanahu wa taala ini semua dalam surat Arrahman lam yatasmit hununna hunna insunqoblahum wala jan wala jan tidak pernah disentuh disentuh jin dan manusia gak pernah. Sehingga dia tidak mengenal lelaki kecuali suaminya tadi. Sehingga dia cintanya bisa fokus kepada laki. Karena kalau suka umpandangan jadi cinta berkurang. Wanita mana saja yang suka nonton film Korea, suaminya luntur ketampanannya. Luntur. Yang tadinya putih jadi kelihatan hitam. Ya. Iya. Karena dia suka ngelihat film apa? Korea. Yang suka nonton film barat. Akhirnya suaminya kelihatan pesek. Padahal aslinya sudah pesek. Tapi tambah pesek lagi. Kembing-bandingkan ya. Badi enggak pernah ya. Terus terpingit. Terpingit gak pernah keluyuran. Tidak keluyuran seperti ibu-ibu. Kata Allah Subhanahu wa taala hurun maqsuratun filam. Terpinggit di kemah-kemah. Lagi di mana, sayang? Di mall. Masyaallah. Kalau ke mall gak bawa duit. Ke mall bawa ATM suami. Repot. Tib. Yang berikutnya fi azwajun mutaharah. Tersucikan. Kata Allah Subhanahu wa taala wal fi azwajun mutaharatun. istri-istri yang tersucikan atau disucikan ya. Disucikan dua maksudnya secara fisik, secara akhlak. Kalau secara fisik maksudnya tidak buang air, tidak bab, tidak bak, tidak, tidak bau ketek. Kemudian apa? Tidak berdaki. Ya, bahkan tidak ee apa namanya? Tidak keluar mani juga yang kemudian tidak ingusan, tidak buang angin dan tidak lainnya. Tidak haid, tidak nifas karena mereka bersih selalu ya. Paling bantar penghuni surga itu kalau penghuni surga mereka sendawa tapi sendawanya aroma minyak kesturi secara akhlak tidak pernah ngomel. Jadi Bapak bersabar ya sabar kalau di sering ngomel sabar. Bapak jangan balas balas ngomel. Kalau Bapak balas ngomel nanti susah dapat wanita yang tidak suka ngomel. Ya, supaya dapat wanita yang tidak suka ngomel, Bapak bersabar menjalani kehidupan rumah rumah tangga. Ibu-ibu juga begitu ya. Sabar. Jadi akhlaknya tidak pernah ngomel apalagi semua akhlak buruk enggak ada. Ibu-ibu yang akhlak buruknya apa? Suka banyak nuntutlah. Pengin beli inilah, beli anulah, ngambek lah. Enggak ada bidadari ngambek. Enggak ada yang ngambek. Cuma bidadari dunia ya. Secara fisik juga banyak ya. Kalau fisik kita bicara secara fisik ya. Secara fisik putih seperti mutiara bening seperti intan. Allah mengatakan ee kaannahunna yaakut wal marjan. Para bidadari seperti alyaqu wal marjan. Kaannahunna alyaakutu wal marjan. Dalam surat Arrahman mereka seperti mutiara dari sisi beningnya. Kemudian seperti ee dari si intan beningnya seperti intan. Dari sisi putihnya seperti apa? mutiara. Adapun menggabungkannya kita enggak bisa bayangin. Makanya dalam hadis Rasulullah mengatakan bahwasanya bidadari itu kelihatan sumsum betisnya. Terlihat sumsum betisnya karena saking beningnya. Ya, kita kalau enggak bayangkan enggak bisa karena kita bayangkan gendruo ada ee sumsumnya kelihatan. Kemudian Rasul sahu alaihi wasallam mengatakan kabiduha miratuha. Bahwasanya kabit atau hati dari sang bidadari cermin bagi suaminya. Jadi kalau suaminya di depan bidadari kelihatan wajahnya dalam apa? hatinya ya. Saking beningnya tubuhnya tersebut. Kita enggak bisa bayangin suatu bening. Kita kalau bayingin bening kayak kayak tengkorak kelihatan kan takut. Tapi bedanya tidak tidak demikian. Saking putihnya sampai disebut dalam hadis eh terlihat putih betisnya dibalik 70 gaun. Jadi pakai gaun 70 lapis tetap kelihatan petis putih apa betisnya. Gak bisa dibayanginnya. Intinya secara fisik luar biasa ya. Makanya bidadari saking harumnya Rasulullah sebutin ee kalau dia nongol di muka bumi ini maka akan semerbak dari langit dan bumi ya. Kemudian kalau gelap Jakarta maka akan terang gara-gara cahaya dari wajah bidadari. Kata Rasul sahu alaih wasallam wifir minun w fiha. Bahwasanya kerudungnya lebih baik daripada dunia dan seisinya. Banyaklah sifat-sifat bidadari. Tetapi kata para ulama, wanita yang salehah di dunia lebih afdal daripada bida bidadari. Kenapa? Karena mereka diuji oleh Allah di dunia. Kalau bidari diciptakan langsung, inna anyahuna insyaa, kami ciptakan langsung. Dan tercipta langsung tanpa melalui proses kecil langsung jadi wanita dewasa yang siap melayani. Dan wanita muslimah yang hidup di dunia diuji dengan ujian akan menjadi ratu bida bidadari. Baban saja yang dirahmati Allah subhanahu wa taala kajian kita. Insyaallah pertemuan berikutnya kita masuk dalam pembahasan neraka jahanam. Wabillahi taufik. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Resume
Requeue
Categories