Berbaik Sangka Terhadap Saudara - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A.
BMrxxg-jK1E • 2025-03-12
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
[Musik]
Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuhamdulillahahuahaillallah
wahdahuu alaii alihi Wai wa ikhw hadirin
dan hadirat yang dirahmati Allah
subhanahu wa taala pada kesempatan
bahagia ini kita akan bahas
tentang pentingnya berhusnudan berbaik
sangka kepada saudara sesama Muslim dan
tidak berburuk sangka kepada saudara
sesama Muslim di antara yang dituntut
dalam hidup
ini oleh Allah subhanahu wa taala adalah
ibadah fisik aljawarih dan juga ibadah
qbiah seorang berusaha beribadah dengan
fisiknya seperti salat puasa secara
Zahir seperti baca Quran dan yang
lainnya dan dia juga dituntut oleh Allah
untuk beribadah secara hati terkait
dengan amalan-amalan hati yang begitu
banyak seperti keimanan ketakwaan
ee tawakal dan yang lainnya dan di
antara amalan yang agung
adalah berhusnu
kepada sesama
muslim makanya dalam hadis ketika Rasul
was ditanya tentangdas Siapa manusia
terbaik maka Rasul wasam
bersabda
AF
lisan
mahmumil setiap orang yang lisannya
jujur dan hatinya dibersihkan makmum itu
disapu dalam bahasa Arab sahabat berkata
Ya Rasulullah lisan yang jujur kami tahu
apa yang dimaksud
denganmumul Apa itu yang hati disapu
terus kata nabi su wasam yaitu hati
yang ya itu hati yang bertakwa anqi yang
bersih W ya Di mana hati tersebut tidak
berisi dengan dosa tidak ada dengki
tidak ada hasad wala bagyu dan tidak ada
juga eh keinginan untuk menzalimi orang
lain maka di sini Rasul S wasallam
menyebutkan di antara manusia terbaik
adalah orang yang selalu memperhatikan
kebersihan hatinya ibarat seorang kalau
di
rumah namanya rumah pasti ada debu yang
masuk setiap hari ya dia mau tidak mau
akan ada masuk debu kotoran sehingga dia
harus membersihkannya
maka dia akan selalu membersihkan
e rumahnya dari kotoran-kotoran demikian
juga hati ini sangat Mudah terpengaruh
ya sebagaimana
dikatakan hati dinamakan k sering
berubah-rubah dan banyak halhal yang
yangang kepada bisa merus kebersihan
maka untuk
B di
antara penyakit hati yang harusnya kita
bersihkan adalah suuzan berburuk sangka
kepada
saudara berburuk sangka kepada
saudara kepada sesama muslim kepada
teman kita belajar kepada guru kita
kepada tetangga kita kepada pasangan
hidup kita kepada kakak adik kita kepada
orang tua kita kita berusaha bersihkan
hati bahkan rasulahu Wasallam
pernah berkata dalam hadis yang
dihasankan oleh Syekh Ahmad Syakir dalam
almad Imam Ahmad beliau
berkataum
ah kata Nabi Aku tidak jangan sampai
seorang dari kalian menyampaikan
kepadaku sesuat pun tentang Sahabatku
aku ingin keluar menemu kalian bertemu
dengan kalian dalam kondisi hati yang
bersihu enggak usah kasih informasi
kepada saya tentang Si Fulan begini Si
Fulan begini Si Fulan begini Rasulullah
tidak
suka Kenapa karena itu mengganggu hati
sehingga membuat seorang bisa berburuk
sangka pada orang lain kata Rasul
was Saya ingin keluar bertemu dengan
kalian dalam kondisi hati yang bersih
maka di antara do nabiallui wasam
[Musik]
di anara doa yang kita hafal harus kita
sering baca Allah in asuk
[Musik]
l Ya Allah aku mohon kepada engkau
potongan dari doa yang panjang aku mohon
kepada engkau lisan yang jujur dan hati
yang yang bersih hati yang
bersih Kenapa kalau kita su kepada
sesama muslim dampaknya buruk buruk
sekali ya karena di bik akan muncul
dosa-dosa yang lain seperti tahassus
tajassus
merendahkan kemudian membangun hukum di
atas prasangka buruk tersebut nanti akan
kita Sebutkan dampak buruk dari Sultan
tib Begitu pentingnya berbaik sangka dan
buruknya berburuk sangka pentingnya
berbaik sangka dan buruknya berburuk
sangka sampai Allah sebutkan dalam
al-qur'an larangan untuk berburuk sangka
Allah sebutkan dalam dua ayat
yang
pertama Allah
sebutkan dalam surah alhujurat yang kita
baca ya yang kita dengarkan Imam kita
baca
jauhilah kalian dari kebanyakan
prasangkait buruk
sangka jauhilahalian dari banyak
prasangka buruk dan Allah buka dengan
FirmanNya Wahai orang yang beriman
seakan-akan Allah berfirman bahwasanya
merupakan konsekuensi dari keimanan
kalau kamu benar-benar beriman janganlah
berburuk sangka kepada
saudar
a sebagian prasangka itu
dosa dan ketika Allah
mengatakan banyak persangkaan itu tidak
benar benar ada persangkaan tidak banyak
kebanyak persangkaan itu
salah kebanyakan
itu kenaah karena set yang M setan yang
mengajari kita berprasangka beg
berasangka
begini ulangi jangan berprasangka buruk
karena sebagian prasangka
adalah dosa kemudian Allah mengatakan
wajasu jangan bertajasus mencari-cari
kesalahan orang dan kebanyakan tajasus
dibangun dari prasangka buruk dulu
setelah prasangka buruk mulai ngecek
ngcek sini ngecek sini buka akunnya lah
apalah tajasusu atau tahasu dua-duanya
adalah bentuk mencari kesan orang lain
itu dibangun di atas apa di atas
prasangka nanti kalau prasaka buruk
lanjut lagi giah makanya Allah
mengatakan semua dosa besar Gisa besar
kebanyakan giah dibangun di atas
prasangka ini salah satu ayat yang Allah
sebutkan tentang larangan berprasangka
buruk dalam ayat yang lain Allah
menyuruh untuk berbaik
sangka dalam Sur Anur ketika Allah
tentis
Aisyah radhiallahu taala anha Ummul
mukminin Tertinggal dalam Safar Ketika
Nabi pulang dari gazwat
almuraisi menuju ke Kota Madinah Aisyah
radhiallahu anha disangka sudah naik ke
kerandanya kemudian rombongan pun jalan
ternyata Aisyah
Tertinggal ketika Aisyah Tertinggal
Aisyah radhiallahu anha menunggu di
tempat tersebut Sampai akhirnya datang
seorang sahabat namanya safan bin mual
assulami radhiallahu Anhu melihat Aisyah
kemudian dia pun menuntun Aisyah masuk
ke Kota Madinah di siang hari dia tuntun
dan Aisyah naik di atas unta dia pun
tuntun sampai menuju ke Kota Madinah
ketika Aisyah dan safan bin muattal
assulami radhiallahu anhuma masuk ke
Kota Madinah dilihat oleh banyak orang
maka orang-orang munafik pun membikin
isu bahwasanya sfan bin muattal telah
berzina dengan Aisyah makanya mereka
terlambat pulang makanya mereka
terlambat
pulang dipimpin oleh Abdullah bin Ubay
bin salul walladzi tawalla iibrahu
minhum ya lahu adzabun adzim dan yang
yang yang bikin apa provokatornya adalah
sebagian dari orang-orang
munafikin Subhanallah saking begitunya
begitunya kuat provokasi tersebut isu
yang disebarkan haaks yang disebarkan
sampai sebagian sahabat ikut terpengaruh
ya ya di antaranya adalah Hasan bin
Tsabit radhiallahu Anhu di antaranya
adalah Mistah di antaranya hamnah bintu
jahsy radhiallahu taala Anhu tiga orang
ini sahabat ikut menuduk Aisyah berzina
dengan safan Bin muattal assulami
sehingga mereka kemudian ditegakkan
hukumat mereka dicambuk karena apa
Karena provokasi yang begitu kuat
diseruhkan oleh orang
munafik maka akhirnya Allah turunkan
ayat-ayat membela ibunda kaum mukminin
Aisyah radhiallahu taala anha bahwasanya
Aisyah sama sekali
tidak melakukan perbuatan Nista dan
perbuatan keji
sampai Allah turunkan ayatnya di
anaranya ya
Al wanita baik wanita buruk yaitu wanita
bezina buat lelaki yang buruk buat
lakizina lelaki yang buruk laki pezina
juga buat wanita
pezina dan wanita baik-baik yang menjaga
dirinya dari hal-hal yang buruk buat
lakii laki yang baik-baik dan laki-laki
yang baik-baik buat wanita yang
baik-baik yait seakan-akan Allah
mengajak berpikir Allah tidak akan
memilihkan bagi Muhammad Sallallahu
Alaihi Wasallam wanita yang buruk enggak
mungkin Allah tidak akan menjadikan
wanita yang menemani kehidupan
Rasulullah wanita bezina gak mungkin
maka Allah mengatakan watibatu libin
watibunaibat wanita baik-baik untuk
laki-laki baik-baik dan laki baik-baik
untuk wanita baik-baik seandainya ee
Aisyah adalah wanita pezina tidak pantas
untuk disandingkan dalam kehidupan rumah
tangga Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
apalagi dijadikan sebagai wanita yang
paling dicintai oleh Rasulullah
Sallallahu Alaihi Wasallam maka di
antara ayat-ayat yang turun membela
Aisyah adalah Firman Allah subhanahu wa
taala laul
umuhual mminuna walminatu
bifusihimir
waquin seandainya ketika kalian
mendengar tentang berita
tersebut seharusnya kaum mukminin dan
kaum mukminat berprasangka baik terhadap
diri mereka berprasangka baik jangan
berasangka buruk
Win dan seharusnya langsung menimpali
ini adalah dusta yang nyata itu yang
seharusnya dilakukan oleh kaum mukminin
bukan malah terprovokasi dengan
berita-berita yang dibawa oleh
orang-orang
munafik maka ayat ini menunjukkan
tentang keharusan berprasangka baik
Kalau ada berita buruk tentang saudara
yang kita kenal beda kalau memang dia
penjahat terkenal korupsi kemudian ada
berita ya suudan enggak ada masalah
memang tukang korupsi itu enggak ada
masalah satu tukang jalan sama cowok
berdua-duaan ternyata ada tuduhan zina
Ya wajar kita suudan wajar karena memang
suka begitu jalan sama laki-laki
berdduaan ya cium-ciuman kemudian
posting wajar kalau dituduh berzina
ketahuan zina Ya wajar tapi kalau kaum
mukminin kaum mukminat yang kita tidak
pernah dengar seperti hal-hal buruk
darinya apalagi yang mengarah ke arah
situ kemudian dituduh macam-macam maka
wajib bukan sunah wajib untuk berbaik
sangka sampai ada Dalil yang menunjukkan
sebaliknya selama tidak ada dalil bukti
nyata wajib berbaik
sangka bahkan Tahir bin asyur mengatakan
Siapa yang berburuk sangka kepada kaum
mukminin yang asalnya baik maka dia
telah memiliki sifat orang-orang munafik
sifat orang-orang munafik karena yang
menyebarkan provokasi bahwasanya Aisyah
berzina denganfan bin muattal assulami
radhiallahu anhuma adalah orang-orang
munafik adalah orang-orang munafik
Padahal kalau kita lihat
kejadiannya ketika Aisyah danfan binal
assulami balik menuju kota Madinah
mereka masuk di siang hari bolong di
tengah-tengah si semua orang lihat kalau
berzina mana mungkin jalan berdua gitu
pasti sembunyi-sembunyi kamu di gak saya
belakangan gak ini jalan bareng-bareng
sufan B abal nuntun Aisyah naik unta di
siang hari bolong Masa pezina seperti
itu kalau besina pasti malu
sembunyi-sembunyi kamu di luan saya di
luan saya
belakangan tetapi namanya provokasi
begitu kuat berita begitu kuat terkadang
sebagian orang tertutup akal Sehatnya
sehingga terbawa oleh provokasi itu
bahayanya hox bahayanya provokasi dan
sahabat-sahabat yang terprovokasi W
orang hebat Hasan bin Tsabit penyair
Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam
Hamna bintu jahsinnya nabi
saudarinya Zainab bintu jahs kemudian m
ya pernah ikut Perang Badar Kalau tidak
salah tapi ya namanya ada isu ya
akhirnya seorang bisa terbawa maka Allah
ajarkan seandya ketika kalian mendengar
berita dusta
tersebutusnya mere berasik
harusnya mereka Langsung memvonis
langsung ini kedustaan yang nyata
terserah nanti belakangannya bagaimana
karena itu orang baik maka harus kita
bela langsung sejak awal ini dusta
seandainya terbukti belakangan ada suatu
berita itulah cerita awalnya kita
membela saudara saudara kita ini yang
seharusnya maka Allah mengajarkan kita
untuk berbaik sangka kepada saudara eh
kemudian Nabi Sallallahu alaih wasallam
juga mengingatkan akan pentingnya
berbaik sangka dan berbaik sangka kepada
seorang mukmin itu pahalanya
ee besar ya bahwasanya itu dianjurkan
agar kita memiliki hati yang bersih
dalam satu Hadis dari Ibnu Umar
radhiallahu anhuma Rasul wasallam tawaf
ras wasam berkata kepada Ka'bah k rasi
wasallami betapa Agung engkau wahai
Ka'bah dan betapa Agungnya kehormatanmu
wadzi nafsu Muhammadin
muhammadunzi nafsu Muhammadin biadihi
akan Tapi demi zat yang jiwa Muhammad di
tangannyamatul Mukmin ya hormatan m
kehormatan seorang mukmin lebih agung
daripada engkau wahai Ka'bah wuhu
wamuhu
[Musik]
mag daroratau
hartanya seorang mukmin lebih agung dari
Engkau
Dan seorang mukmin tidaklah
dipersangkakan kecuali kebaikan itu juga
keagungan kata nabi dan lebih agung
daripada engkau wahai Ka'bah ya maka
darah seorang
mukmin haram tidak boleh
ditumpahkan harta seorang mukmin haram
tidak boleh diambil dan kehormatannya
lebih daripada Ka'bah diantaranya jangan
dipersangkakan kepada orang mukmin
kecuali kebaikan ini adalah kehormatan
yang besar bahkan berprasaka baik kepada
seorang mukmin kehormatan lebih besar
daripada kehormatan Ka'bah makna hadis
tersebut J Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam menyuruh kita untuk berbaik
sangka kepada seorang mukmin tidak
berburuk sangka dan itu adalah ibadah
sebagai bentuk penghormatan kepada
mukmin yang lain oleh karenanya
alghazali ketika mengomentari dia
mengatakan bahwasanya sebagaimana kita
tidak boleh
menghalalkan harta seorang muslim
kecuali dengan bukti yang nyata baru
kita boleh
ambil asalnya harta mukmin yang lain
haram enggak boleh kita ambil kecuali
kita punya bukti yang nyata baru kita
boleh ambil ini barang saya ketinggalan
di rumahmu buktinya mana ini buku saya
coba buka halaman 367 ada nama saya di
situ Oh iya benar ini ada notanya saya
beli buku ini buktinya nyata baru kita
bilang ini buku saya kalau enggak hukum
asal harta di rumah orang harus harta
dia gak boleh kita menghalalkan kecuali
ada dalil nya untuk kita ambil demikian
juga darah seorang mukmin tidak boleh
kita tumpahkan kecuali ada bukti yang
nyata bahwasanya darahmu memang
ditumpahkan misalnya dia membunuh orang
misalnya dia murtad lain cerita kata
alghazali demikian pula terkait dengan
berbaik sangka kita tidak boleh berburuk
sangka kepada seorang mukmin kecuali
kalau kita punya bukti yang nyata
bahwasanya memang kita berhak untuk
berburuk sangka kepada kepada
dia karena Rasulullah gandengkan dalam
hadis
tersebut apa namanya wsu Muhammadin
biadihi lmatul
Mukmin
yaamu hormatan minki wauhu wamuhu wa
bihi Ir Rasulullah mengatakan darah
harta dan berprasaka baik lebih tinggi
kehormatannya daripada Ka'bah maka ini
dalil bahwasanya berbaik sangka kepada
saudara adalah ibadah dan adalah bentuk
penghormatan kepada sesama
Mukmin di anara dalil juga Rasul
wasallam bersab dalam
hadisnya tentang bahayanya berburuk
sangka kata nabi Sallahu Ali wasallam
iakum
had waspadalah kalian dari berburuk
sangkaungguhnya berburuk sangka adalah
sedusta-dusta
pembicaraan
ahw janganlah kalian berburuk sangka
hati-hatilah kalian dari berburuk sangka
karena berburuk sangka kepada mukmin
yang lain adalah seburuk-buruk
pembicaraan dan jangan kalian tahasus
tahasus itu cari-cari kesalahan orang
dengan
mendengar katanya gimana emang dia
Bagaimana cari berita tajasu dengan
melihat melihat ngecek sana nguntit nya
tajassus dua-duanya dilarang tahassus
dan tajassus kalau ingin mencari
keburukan orang dilarang dan itu buah
dari berburuk sangka wa tadabaru wa
tabagu wa taq jangan kalian saling balik
belakang jangan kalian saling membenci
ini semua buah daripada suuzan wunu
ibadallahi ikhwana jadilah kalian
hamba-hamba Allah yang saling bersaudara
konsekuensi hamba Allah saling
bersaudara
tidaklah berburuk sangka kepada yang
lain tiik kita buka hadis tersebut kita
Rasulullah buka hadis tersebut dengan
sabdanya
iakum waspadalah kalian dari berburuk
sangka Kenapa ras was
mengat karena buruk sangka adalah
perkataan yang paling dusta Saya pengin
para hadirin hadirat berhenti atau
memahami perkataan nabi di sini kata
nabiungguhnya persangkaan merupakan
perkataan yang paling
dusta Kenapa dikatakan paling dusta
Bukankah dusta Yang jelas lebih
dusta mana yang lebih dusta saya bilang
kayaknya orang
ini kayaknya orang ini mencuri nih
kayaknya Mana lebih dusta itu atau saya
bilang kepada seorang yang sedang salat
saya bilang dia tidak salat Padahal dia
sedang salat kalau ada orang salat saya
bilang tidak salat saya dusta atau G
dusta tib ini justa jelas ya yang
pertama saya bilang ada orang Kayaknya
Saya tidak tahu dia mencerita saya
bilang ini kayaknya dia mencuri ke sini
kayaknya mau mencuri ini persangkaan
Mana yang lebih dusta nuduh dia nuduh
seorang tidak salat atau menduga seorang
mencuri mana yang lebih
dusta Ayo Mana yang lebih
dusta paham tidak pertanyaannya paham
mana yang lebih dusta
menuduk orang tidak salat benar itu yang
saya pahami juga bahwasanya menuduk
orang tidak salat Padahal kita tahu dia
salat lebih dussa tapi kata nabi tidak
kata nabi persangkaan buruk itu lebih
dusta Kok bisa persangkaan buruk lebih
dusta kata para ulama karena kalau kau
dusta kau sudah tahu itu dusta tapi
kalau kau prasangka itu salah tapi kau
sangka benar lebih parah
ini kalau kalau kau lihat orang salat
Kau bilang dia tidak salat kan kau tahu
Kau dusta
tapi ini kau tidak tahu dia mencuri kau
dia mencuri dan kau menyangka
persangkaanmu apa benar Lantas kau
membangun hukum-hukum di balik
persangkaanmu maka ini lebih dusta
daripada ini karena kau benar-benar
tertipu kau menyangka kedustaanmu itu
benar kalau ini kau sudah tahu
benar-benar dusta maka iniilah bahayanya
suuz karena su itu suatu yang tidak
jelas hanya prasangka buruk kemudian
seorang membangun hukum diikasang
tersebut makanya Rasul S wasam
mengatakanabul hadis sesungguhnya
persangka itu adalah ee perkataan yang
paling
dusta dan di antara keburukan
persangkaan buruk Tadi saya sudah
isyaratkan di awal pengajian menimbulkan
dosa-dosa yang lainnya karena seorang
berpasangka buruk lihat dia tahasus
cari-cari dan ini tidak boleh
Ya wahai orang-orang yang hanya lisannya
beriman Haya
tidak jangan-ari
kesalahanumukahak sangka kemudian
tahasus Kemudian tajasus tahasus tadi
mencari kesalahan orang dengan mendengar
tajasus mencari kesalan dengan
melihat-lihat setelah itu kalau sudah
tajasus mulai benci benci dia begini
mulai bicara jadi bahan pembicaraan
gibah kemudian benci kemudian
merendahkan makanya di akhir hadis kata
Rasul Sallallahu Alaihi
Wasallam Attaqwa Hauna attqwa Hauna
attqwauna takwa itu di sini takwa di
sini takwa di sini Bi minar
cukuplah seorang dikatakan buruk dia
merendahkan saudaranya diantara bent
merendahkan saudara ketika kita S
dia ketika kita sama dia kita
akhirnyaonahal itu hanya prasangka
setelah akhirnya kita merendahkan mau
tidak mau dalam hati kita merendahkan
diaun awal dari dosa-dosa yang lain
tahasus tajasus membenci merendahkan
gibah merendahkan dosa besar karena
sombong gibah dosa dosa
besar semua dibangun di atas
prasangka oleh
karenanya
asal persasangkaan kita kepada sama
Mukmin adalah kita berprasangka baik ini
hukum asal
dan jangan kita berpasangka buruk oleh
karenanya datang dari perkataan para
ulama ya yang mengingatkan akan buruknya
berprasangka dan perintah untuk berbaik
sangka seperti perkataan Umar Bin
Khattab radahu Anhu yang diriwayatkan Oh
disebh Ibnu kir dalam
tafsirnya kata Umar binab janganlah
engkau membawa perkataan saudaramu pada
makna yang buruk padahal k masih bisa
tafsirkan kepada makna yang yang
baik ada saudara kita ngomong sesuatu
komentar tentang kita atau tentang yang
lainnya maka jangan kita bawa kepada
makna yang buruk padahal kau masih bisa
tafsirkan perkataannya kepada makna yang
yang baik ah maksudnya bukan begitu Saya
tahu dia kok dia tu enggak begitu itu
mungkin salah ngomong itu kepeleset
lisannya seperti
itu jangan kita bawa kepada makna yang
buruk sementara kita masih masih bisa
menafsirkan perkataannya kepada makna
yang yang baik husn ini karena apa
husn
ya sebagian Salaf mengatakan
ak ya kalau kauelihat sesuatu dari
saudaramu itu keburukanahu
uzran maka Carilah uzur untuknya Carilah
uzurtuk unuknya bahkan ada yang
mengatakan fatlub
lahuan uzr Carilah bagi dia 99 uzur atau
90 uzur cari mungkin begini mungkin
begini mungkin begini mungkin begini
selama kita tahu ini orang baik kemudian
kita melihat sesuatu kondisi kita cari
uzur buat dia faillam tajidu faillam
tajid faantal Maibu kalau kau tidak bisa
menemukan uzur bagi dia Kau yang tercela
kau yang yang tercela almukmin yatlubul
maadir ya
m orang mukmin berusaha mencari uzur
buat saudaranya orang munafik selalu
mencari kesalahan-kesalahan saudara ini
perkataankatan para Salaf di anara
mereka berkata hati-hati engkau dengan
suatu perbuatan kalaupun benar kau
berdosa apalagi salah
yaitu Perhatikan kalimat ini
hati-hatilah engkau dari perbuatan
kalaupun benar kau berdosa apalagi kalau
salah seorang berprasangka buruk kepada
Mukmin yang
baik itu dosa meskipun persangkanya
ternyata benar tetapi yang diwajibkan
oleh Allah bagimu adalah berpasangka
baik sementara kau melanggar perintah
Allah Allah larang jangan berprasangka
buruk kau berprasangka buruk seandainya
perasangka ampun itu benar kau pun dosa
apalagi kalau salah dan ingat setan
bermain setan yang mendiktekan uh
maksudnya begitu oh maksudnya karena
setan suka ngadu domba di antara kita
Antum kira setan tidur santai-santai
ngopi-ngopi enggak setan
siang a dia tidak
tidur
disebutkan Siah setan Tid siang
kbusimanabauk disah orang- yangat di
Jazirah Arabi perah putus asa untuk
katakanlah kepada hamba-hambu untuk
berucap kata-kata yang baik pilih
kata-kata diksi-diksi yang terbaik di
antara yang
baik Kalau ada diksiiksi yang baik pilih
yang terbaik di dii-diki tersebut
Kenapa karena setan meng di anara mereka
setan sering suka kita berkelai kita
berkelai ustaz-ustaz berkelai murid-md
berkel guru-guru berkelahi kaum muslimin
bertengkar suami istri
berkelah yang senang siapa
setan O karena setan berasil mengadu
domba antara kakak-kakaknya Nabi Yusuf
dengan Nabi Yusuf Alaihi Salam makanya
di
akhir dan itu musuh yang nyata ya
makanya Nabi Yakub
berkata Wahai Yusuf jangan kau ceritakan
tentang mimpimu yang indah kepada
kakak-kakakmu maka mereka akan buat
makar kepada engkau kenapa di balik
mereka ada setan
in karena setan musuh yang nyata dia
akan menggiring kakak-kakakmu untuk
memusuhimu dan akhirnya di Ketika Nabi
Yusuf sudah menjadi bangsawan kemudian
memanggil ayah ibunya memanggil
kakak-kakaknya Nabi Yusuf mengatakan
demikian ya ya
abq ak minum
kata Nabi Yusuf alaiham wahai ayaha
inilah takwil mimpiku yang dulu saya
pernah mimpi ada matahari rembulan 11
bintang sujud
kepadaku Allah telah wujudkan mimpi
tersebut Dan Allah telah berbuat baik
kepadaku dengan mengeluarkan aku dari
penjara dan mendatangkan
saudara-saudaraku dari kampung menuju
kota Mesir setelah setan mengadu domba
Antara Aku Dengan mereka
jadi di antara setan caranya untuk meng
domba bikin kita suudan sama orang
lain suami istri dibuat suuzon Kakak
Adik dibuat saling apa
suuzon sesama Dai dibuat saling apa
suuzon Karena ini senjata setan Dia
hanya bisa menghasut dia mendikte Oh dia
gitu maksudnya Karena begini oh Karena
begini oleh karenanya segala perkara
yang bisa memutuskan suudan disyariatkan
disyariatkan
contoh karena setan kerja keras tidak
ada setan nongkrong ya
ngopi jagongan enggak ada lihat apa kata
nabi sallallu
wasallamumaj kata nabi sahu wasam jika
Kalian
bertiga kalian tiga orang jangan dua
orang bel sendiri yang tiga tidak diajak
Kenapa karena yang ketiga ini jadi
sedih Antum lagi bertiga kemudian Antum
bisai sama Padahal Antum tidak ngomongin
dia tapi ini gak boleh dalam syariat
Kenapa karena dia bisa
suuzon dia bisa suuzun eh kok mereka
enggak ngajak saya ngomong jangan-jangan
mereka ngomongin
saya kalau mereka pun tidak ngomongin
saya mereka enggak nganggap saya kalau
mereka nganggap saya kan harusnya
ngomong bareng setan bikin dia sedih
Siapa yang Dikta itu setan Padahal kita
mungkin tidak ngomongin dia tapi setan
diktkan dalam hatinya maka untuk
memutuskan jangan sampai setan mendikte
hatinya Rasulullah larang kalau ada tiga
orang dua orang ngobrol
sendiri sama kalau tiga orang gak
bisik-bisik tapi pakai bahasa yang tidak
dipahami oleh orang yang ketiga sama
lagi bersafar tiga orang dua orang orang
Sunda satu orang Papua kemudian yang
Sunda ngomong
Sunda yang orang Papua enggak ngerti
ngomong apa
ini itu pernah saya
alami saya dijemput ngisi di Bandung
yang jemput ngomong Sunda mulu ini apa
ngomong kita bertiga doang enggak ada
orang keempat kalau ada orang Papua satu
aja ngomong Papua tapi ini dua orang
ngomong apa ini Ya saya tahu mereka
tidak ngomongin saya cuma ini
menyelisihi adab Gak boleh Enggak boleh
ya sama tiga orang dua ngomong Jawa satu
enggak tahu bahasa Jawa satunya ngomong
meriki meriku
meriki-meriku ini ngomong apa ini gak
boleh kenapa supaya tidak timbul Apa su
suuzan lihat apa yang dilakukan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam ketika Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam sedang
iktikaf ini contoh kedua Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam sedang
iktikaf kemudian datang sfiah
radhiallahu taala anha maka nabi pun
ngobrol sama Sofiah nabi ngobrol sama
Sofiah Karena nabi sayang sama
istri-istrinya bahkan nabi sedang
iktikaf datang Sofiah nabi ngobrol sama
istrinya apalagi sfiah ini punya sejarah
tersendiri bapaknya huya bin akhtb
dibunuh atas perintah Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam suaminya juga dibunuh
atas perintah Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam saudara-saudaranya juga dibunuh
atas perintah Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam pamannya juga dibunuh atas
perintah Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam karena bapaknya berkhianat
suaminya berkhianat pamannya berkhianat
semua dibunuh sampai Ketika Nabi nikah
dengan Sofiah ada seorang sahabat
Namanya Abu Ayyub al-anshari mutar-mutar
di kemah bawa
pedang Rasulullah bilang ngapain Saya
khawatir Rasulullah ini perempuan ini
Khawatir masih khawatir jangan-jangan
dia dendam kemudian dia melakukan
sesuatu yang buruk kepada nabi
Subhanallah maka ini orang Sofiah
radhiallahu anha Ummul mukminin
mendapati mendapatkan sikap khusus dari
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam karena
terlalu banyak kesidihan sampai
Rasulullah sering mengatakan abuka abuki
abuki Bapakmu dulu ini Bapakmu dulu ini
provokasi orang-orang untuk menyerangku
maka ya mohon maaf akhirnya dia dibunuh
karena dia mengumpulkan pasukan 10.000
orang untuk menyerang aku dalam perang
khandq Rasulullah kasih kasih penjelasan
untuk menghilangkan kesedihan dari
Sofiah makanya ketika Sofiah nikah
dengan Nabi kemudian Sofiah naik di di
atas unta maka Rasul sahu alaii wasallam
tegakkan lututnya karena Sofiah tidak
terlalu tinggi untuk diinjak pahanya
supaya naik di atas apa
unta Antum juga kalau istri mau ngambil
apa panci di atas lemari
bismillah wakud saya luar biasa Rasul
wasam Ya ketika ada hafsa cemburu kepada
Sofiah kemudian mengatakan bintul Yahudi
Sofiah itu anaknya orang Yahudi dan
benar maka Sofiah Pun Menangis rasulah
bilang Kenapa menangis Hafsah bilang
sama saya Putri Yahudi kata kata
Rasulullah Kenapa kau sedih wahai
Sofiah Bapakmu adalah Harun karena
Sofiah keturunan siapa Harun kau
keturunan Harun pamanmu Musa alaih salam
abuka Nabi amuka nabi kan dia dari Quran
Harun dan Musa adalah adiknya Harun
alaihialam paham Sofiah dari keturunan
siapa Harun berarti bapaknya dari Harun
pamannya Musa Alaihi Salam dan suamimu
nabi Terus kenapa Ada masalah apa Sofia
Bapakmu nabi pamanmu nabi suamimu juga
Siapa nabi akhirnya Sofiah tenang
Rasulullah datang kepada hafsa
ittaqillah ya hafsa bertakwalah kepada
Allah ya hafsa G praktisi poligami yang
benar seperti
itu anakanak enggak ngerti jangan
pur-pura sok tahu ya tib kita lanjutin
maka ketika Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam datang sfiya rasuli wasam stop
semua ibadah mungkin rasulah lagi salat
malam lagi baca Quran stop karena Sofiah
butuh penanganan khusus maka Rasulullah
ngobrol sama Sofiah di masjid ngobrol
bayangkan lagi iktikaf 10 terakhir bulan
Ramadan kalau kita ngapain ke sini malu
orang lihat ini
pulangpulang karena Rasulullah kan
iktikafnya di masjid bareng-bareng
Sahabat rasulah tidak rasah ngobrol
ngobrol dengan apa Sofiah setelah
ngobrol Rasulullah ngantar pulang Sofiah
keluar
bayangkan sampai ke meninggalkan masjid
Karena untuk ngantar istrinya padahal
rumah sofiat tidak jauh dari Masjid tapi
Rasulullah memastikan karena sayang sama
istrinya diantar pulang sampai keluar
masjid pahal kita tahu di antara yang
membatalkan ikkaf adalah keluar jasad
dari masjid kecuali darurat kecuali apa
darurat dalam rangka buang hajat dalam
rangka makan makanan tidak membatalkan
itikaf dianya nabi keluar mengantar
istrinya Ketika Nabi keluar ada dua
orang Ansari orang Ansar jalan cepat
leati nabi dengan Sofiah Rasulullah
mengatakan inahofiah tenang-tenang
jangan buru-buru ini Sofiah kata mereka
Subhanallah maha suci Allah ya rasulah
kami tidak ada pikiran macam-macam kata
nabi memang tidak ada macam-macam tapi
saya takut saya takut
inian setan melemparkan suatu dalam hati
kalian berdua
inajri Bani Adam majam Sungguhnya setan
mengalir dalam tubuh manusia dalam
aliran darah dia bisa mendikikan sesuatu
sebelum dia Dikan macam-macam saya
putusin itu Sulan maksudnya demikian
Jalan cepat-cepat Kenapa Harusnya kan
santai aja kenapa cepat-cepat Eh nabi
Lagi sama siapa itu sebelum kau ngomong
begitu dan mereka tidak berpikiran gitu
tapi di antara sunah memutuskan suuzan
karena Suzan Itu sebab kebencian di
antara kaum muslimin sebab kebencian di
antara kaum kaum
muslimin oleh karenanya
seorang berusaha jangan
su kita akan
bahas bagaimana cara-cara agar kita
tidak
suan kepada sesama kaum
muslimin sebabnya Bagaimana caranya agar
kita senantiasa husn yang pertama berdoa
kepada Allah berdoa kepada Allah berdoa
kepada Allah yang terkait dengan hati
diantara doanya Allah
Ya Allah aku mohon kepau hati yang
bersih diantara doa Nabi wasam doa yang
panjang W Diar
was
was Ya Allah cabutlah penyakit-penyakit
hatiku
ya doa yang panjangiantara
danabkanah penyakpyakit pyak
ada
Allahu
Diar manusiakan di
atu mudah berah
ya hatiku benci kepada kaum mukminin di
antara sebab kita benci
suuzat Ya berdoa wajal fiubinaina aman
berdoa dan kalau doa dikabulkan Aman
sudah kita Insyaallah enggakuzon sama
sama orang tib yang kedua di antaranya
agar kita mudah husnudan kepada orang
kita menempatkan diri kita pada posisi
dia kita menkan diri kita pada posisi
dia makanya kalau kita perhatikan ya
allahfmana
Wahai orang beriman janganlah kalian
berprasangka hindarkanlah kalian dari
banyak
berprasangkab maka ketika kita ingin
berprasangka kita posisikan diri kita
seperti orang tersebut yang kita
prasangka buruk lihat dalam surat Anur
Allah
berfirman seandainya ketika kalian
mendengar berita tersebut bahwasanya
Aisyah berzina dengan
Bin kaum mukminin dan kaum mukminat
berprasangka baik kepada diri mereka
jadi seakan-akan kejadian yang tuduhan
tersebutah mereka yang lakukan makanya
Allah
mengatan bahwasanya Aisyah Danan bin
mualah kaumuk
jugaapasangka buruk kepadai kalian
sendiri seharusnya kalian orang m ik
kepada diri kalian sendiri
ini yaitu kita seakan-akan kita di
posisi dia dan ini dalam Alquran sering
Allah menyampaikan ayat seakan-akan
kalian tu satu kesatuan seperti Allah
berfirman janganlah kalian menjelekkani
kalian padahal engak maksudnya sebagian
menjelkan yang lain tetapi sebagian
kalian menjel sebagi kalian dianggap
menjel Dir sendiri Makanya Allah
menggunakan jangan kalian menjelekan
diri kalian sama dalam sebagian
tafsirum janganlah kalian bunuh diri
kalian maksudnya jangan kalian saling
membunuh satu dengan yang lainnya karena
kalian satu kesatuan itu diantara
tafsirah jangan kalian bunuh kalian
maksudnya jangan sebagian membunuh
kalian yang lain karena kalian itu satu
kesatuan Nah kalau satu kesatuan Anggap
kita di posisi dia
kita HN kalau kita kita di posis kita
akan mudah memberi uzur Mungkin dia saya
di posisi dia susah ya Misalnya misalnya
ada
seorang ya Misalnya ada seorang misalnya
ya
E Taruhlah misalnya
ada kita lihat saudara kita di Palestin
mungkin ketika dia kemudian dia ngomong
sesuatu yang salah kita jangan ah ini
ngawur Begini saya bilang saya bilang
saya kadang-kadang ada sebagian misal
saudara kita di Palestin mungkin salah
kemudian mengucapkan suatu atau tindakan
yang mungkin menurut kita keliru mungkin
Maka jangan langsung kita jatuhkan
jangan kita kita bilang coba kau di
posisi dia coba kau di posisi
dia coba kau di posisi ibumu dibunuh
Bapakmu dibunuh adikmu
diperkosa mungkin kau juga lebih parah
daripada
itu paham Maksudnya kita kita kasih uzur
uzur ya ada orang mungkin mungkin
kemudian terjebak dalam sebagian
kesalahan kita bilang ah gitu aja Masa
Coba kau di posisi dia kau enggak tahu
apa yang men dia sampai dia begitu kita
husnuzon maka ketika kita menempatkan
diri kita seperti dia kita akan banyak
memberi uzur akan banyak memberi apa
uzur ini di
antaranya cara berikutnya agar kita
husnudan sibuk dengan aib kita sendiri
kita ini banyak dosa banyak sekali dosa
banyak kekurangan kurang ibadah kurang
zikir masih pelit ya
masih malas puasa sunah malas salat
malam Malas baca Quran aja
malas masih merasa diri tinggi masih
merasa angkuh masih suka ria masih suka
pamer masih suka bercerita meninggikan
diri
sendiri masih duniawi Masih
banyak kalau kita sibuk dengan kesalahan
kita ada orang salah kita enggak terlalu
peduli Ya Sudahlah kita sibuk dengan di
Kapan kita sering suudan ketika kita
ketika kita lupa dengan
kesalahan-kesalahan kita itu masalahnya
ya kita melihat posisi kita seakan-akan
sudah tinggi sehingga kita mudah seudan
sama orang orang
lain maka siapa yang sibuk
dengan kesalahan-kesalahannya dia akan
kurang suuzan sama orang orang
lain tib Di
antara cara kita untuk husnudan kita
bawa perbuatan dia atau perkataan dia
kepada makna yang baik sebisa mungkin
tadi perkata kata Umar Bin Khattab
radhiallahu Anhu launanna balimatin khat
Min akhika suan wa anta tajidu Laha
minalhairi mahmala jangan kau bawa
menafsirkan perkataan saudaramu atau
perbuatan saudaramu pada tafsiran yang
buruk sementara engkau masih bisa
menafsirkan dengan tafsiran yang
baik tib tadi perkataan Salaf kalau kau
dapati saudara melakukan kesalahan
Carilah 9
uzur kalau kau tidak bisa Katakanlah
Mungkin ada uzur yang saya tidak tahu
itu kata Salaf contoh Antum lagi jalan
nih tahu-tahu lihat teman Antum gonceng
cewek wih kok dia gonceng cewek pelukan
Waduh pacarnya tuh ah Jangan jangan
bukan pacarnya itu mungkin ibunya
gitu apa tafsir dulu yang
baik kok muda
ya Ya mungkin bapaknya kawin lagi dengan
anak
muda terus
pokoknya bawa kepada makna yang baik
Oh mungkin
adiknya tapi Setahu saya adiknya pakai
jilbab itu enggak pakai jilbab lagi pula
mukanya beda ya mungkin dari mama yang
berbeda
pokoknya jangan berusaha cari uzur ini
contoh aja contoh ya contoh
ah bukan saya sudah cek saudaranya cuma
ini enggak ada namanya ini
bukan bukan mungkin tantenya
nya ada Tante masih muda ada enggak
ada saya dulu ada Jadi waktu Ustaz Abu
Saad rahimahullah masih hidup Saya
pernah candain Ustaz saya bilang
Ustaz tante Istri saya masuk di rumah
terus buka baju muutar lari-larari di
ruang tamu viranda gila ya tantenya
enggak tantenya masih umur 3 tahun jadi
memang secara derajat dia masih Tante
tapi dia umurnya masih apa kecil ada
seperti itu karena banyak keluarga
sehingga ini derajat-derajat Tante cuma
saya candain Ustaz Abu saya bilang Ustaz
ada tante istri saya buka baju l
menari-nari di ruang tamu kata Ustaz Abu
Saad rahimahullah dia gila viranda gila
enggak engak Itu Tante masih kecil
Mungkin aja dia gonceng tantenya mungkin
enggak
mungkin saya punya anak lebih tua
daripada
tantenya ayah saya nikah lagi punya anak
lebih tua anak saya daripada tantenya
kan adik adik lain Ibu Adik lain ibu itu
tantenya anak saya bukan Iya lebih tua
anak saya daripada
tantenya tapi kok dia enggak pakai
jilbab Ya mungkin belum dapat Hidayah
mau diantar ke pengajian Maksudnya kita
husn aja Oh bukan tanteenya enggak ada
daftar tante Saudara bukan ya mungkin
ada orang sakit jiwa dia antar ke rumah
sakit sudah
selesai enggak usah Saya mau cek tajasus
ah itu sudah dosa itu
offside offside enggak
boleh dan itu ada aturan kita bernahi
mungkar pun ada aturannya enggak boleh
sampai para Salaf mengatakan kalau kamu
jalan ada orang misalnya dia bawa bir
tapi dia tutup enggak boleh kamu buka
gini Enggak boleh kecuali dia jalan
sambil melihatkan botol bir kalau enggak
enggak boleh itu urusan pribadi dia kamu
gak boleh bernahi mungkar offside enggak
boleh Enggak boleh kamu masuk dengar
suara-suara kamu masuk dalam rumah
enggak boleh ini AD enggak boleh itu
privasi dia enggak boleh kalau dia
keluar nampakkan baru kau lapor kalau
enggak enggak boleh kau suuzan tajasus
namanya sama kita dalam urusan suuzan
husnudan ada aturan juga enggak boleh
kita hukum asal tidak boleh suuzon
kecuali bukti nyata depan mata baru kita
suuzan baru kita suuzan seperti orang
ini tukang maksiat ke sana-sana bikin
kacau kasus banyak kalau husuzan sama
dia salah Enggak boleh seudan aja karena
sudah terbukti dia sering melakukan apa
kerusakan ini bukan orang baik
salah kalau berbaik sangka kepada orang
seperti ini salah tapi kalau orang
mukmin harus husnudan meskipun dia
sedang berbuat kesalahan husnu Dar
berpasang baik ini aturannya Bil bukan
urusan saya Allah perintahkan saya
begitu selesai urusan selesai Urusan
kita enggak tahu apa yang sedang dia
hadapi Problem apa yang sedang dia
lakoni kita tidak tahu
[Musik]
kemudian di antara cara kita Untuk
menghindarkan suuzan kita ingat-ingat
dampak buruk dari suuzan ini sudah azan
ya dampak-dampak buruk t suuzan bisa
bikin kita tajasus tahasus ini semua
dosa bikin kita gibah bikin kita
merendahkan orang lain bikin kita eh
mungkin membuat hukum terhadap orang ini
padahal hukum yang yang salah padahal
dia tidak begitu dan akhirnya banyak
dosa-dosa yang lain kita hanya
buang-buang umur kita buang-buang waktu
kita dengan berprasangka yang buruk
kepada orang lain yang terakhir ini saya
singgung sebelum Azan kemudian
kita buka Tanya Jawab ya atau ada ada
hadiah tadi untuk pertanyaan yang bisa
dijawab
ya Allah berfirman in Sungguhnya
sebagian persangkaan adalah dosa isyarat
bahwasanya ada persangkaan yang
dibolehkan tadi pertama berpasangka
buruk kepada orang memang terkenal buruk
ini
boleh Maka jangan berprasangka baik sama
dia ketahu dia penjahat kita jangan
berprasangka baik sama dia justru kita
waspada kita was waspada atau dalil yang
kedua dalil sudah membuktikan jelas
bahwasanya orang ini salah maka kita
boleh berprasangka buruk seperti yang
dilakukan oleh Nabi Yakub alaihi salam
kepada kakak-kakaknya Yusuf ketika
kakak-kakaknya
Yusuf ingin buang Nabi Yusuf mereka bawa
kemudian mereka jual jadi budak apa kata
kakak-kakaknya
Yusu
apa mereka pulang malammam
nangiska nangis malammam terlambat
pulang kenapa kami
tadi kami pas lagi bawa Yusu di Padang
Kami sedang main lomba panah-panahan
lomba lari atau lomba Apa kami taruh
adik kami di dekat barang-barang kami
tahu-tahu datang serigala
makan
widb ini buktinya wahai Ayahanda ini
baju Yusuf penuh dengan
darahb mereka bilang Yusuf mati dimakan
apa Serigala bajunya penuh darah apakah
nabi yaakub Husnan terima berita mereka
tidak kenapa tidak karena ada bukti yang
nyata membuat suzon kepada mereka
bukti-bukti tersebut banyak di antaranya
Yusuf bermimpi bahwasanya ada 11 bintang
Rembulan Dan Matahari sujud sama dia dan
itu belum terjadi paham Enggak mungkin
dia mati ini pertama yang kedua
indikator yang lain bahwasanya bajunya
Yusuf berlumuran darah tapi tidak
robek-robek jadi seakan-akan Sigala
bilang buka dulu bajumu
suhuf setelah buka baru dia makan Kalau
namanya seriala pak masih krek-krek ini
mereka lupa robek-robek bajunya siapa
Yusuf mana ada
serigala nerkam tidak robek-robek
bajunya ini yang kedua indikator yang
ketiga mereka memang sudah hasad sama
siapa Nabi Yusuf maka ayahnya langsung
berkataatakum anusukum
amrun Jamil ini hanyalah nafsu Kalian
yang buat seperti ini Aku hanya bisa
bersabar ini boleh tapi harus seperti
kata alghazali rahimahullah tadi bah ini
harus bukti yang nyata sehingga kita
berubah dari hukum asal husnuzan menjadi
suuzan namun banyak orang suuzan belum
ada buktinya itu jadi masalah itu yang
tidak boleh itu yang haram suuzon
seorang suami kepada istri istri suuzon
kepada
suaminya hidupnya menderita suaminya
Kalau suaminya pulang terlambat Kamu
kenapa
terlambat nanti suaminya pulang cepat
Kenapa cepat ada apa-apa
ini
repot hidup bagaimana hidup seperti ini
Suami istri saling suuzon hidup tidak
nyaman mending pisah daripada kerjaan
tiap hari suuzon rumah tangga enggak
bisa jalan ya oleh karenanya seorang
tahu bahwasanya husnudan ibadah dan
suuzan adalah dosa tadi saya katakan
perkataan Salaf hati-hati dengan
perbuatan yang kalau kau benar pun dosa
Kalau kau pun salah apalagi Apa itu Su
suuzan kalau pas benar pun dosa karena
tidak ada bukti hanya sekedar perasaan
apalagi kalau salah demikian saja apa
yang saya sampaikan wallahu taala alam
bis silakan azan
Resume Requeue
Read
file updated 2026-02-12 01:18:34 UTC
Categories
Manage