Transcript
BMrxxg-jK1E • Berbaik Sangka Terhadap Saudara - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A.
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/2370_BMrxxg-jK1E.txt
Kind: captions Language: id [Musik] Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhamdulillahahuahaillallah wahdahuu alaii alihi Wai wa ikhw hadirin dan hadirat yang dirahmati Allah subhanahu wa taala pada kesempatan bahagia ini kita akan bahas tentang pentingnya berhusnudan berbaik sangka kepada saudara sesama Muslim dan tidak berburuk sangka kepada saudara sesama Muslim di antara yang dituntut dalam hidup ini oleh Allah subhanahu wa taala adalah ibadah fisik aljawarih dan juga ibadah qbiah seorang berusaha beribadah dengan fisiknya seperti salat puasa secara Zahir seperti baca Quran dan yang lainnya dan dia juga dituntut oleh Allah untuk beribadah secara hati terkait dengan amalan-amalan hati yang begitu banyak seperti keimanan ketakwaan ee tawakal dan yang lainnya dan di antara amalan yang agung adalah berhusnu kepada sesama muslim makanya dalam hadis ketika Rasul was ditanya tentangdas Siapa manusia terbaik maka Rasul wasam bersabda AF lisan mahmumil setiap orang yang lisannya jujur dan hatinya dibersihkan makmum itu disapu dalam bahasa Arab sahabat berkata Ya Rasulullah lisan yang jujur kami tahu apa yang dimaksud denganmumul Apa itu yang hati disapu terus kata nabi su wasam yaitu hati yang ya itu hati yang bertakwa anqi yang bersih W ya Di mana hati tersebut tidak berisi dengan dosa tidak ada dengki tidak ada hasad wala bagyu dan tidak ada juga eh keinginan untuk menzalimi orang lain maka di sini Rasul S wasallam menyebutkan di antara manusia terbaik adalah orang yang selalu memperhatikan kebersihan hatinya ibarat seorang kalau di rumah namanya rumah pasti ada debu yang masuk setiap hari ya dia mau tidak mau akan ada masuk debu kotoran sehingga dia harus membersihkannya maka dia akan selalu membersihkan e rumahnya dari kotoran-kotoran demikian juga hati ini sangat Mudah terpengaruh ya sebagaimana dikatakan hati dinamakan k sering berubah-rubah dan banyak halhal yang yangang kepada bisa merus kebersihan maka untuk B di antara penyakit hati yang harusnya kita bersihkan adalah suuzan berburuk sangka kepada saudara berburuk sangka kepada saudara kepada sesama muslim kepada teman kita belajar kepada guru kita kepada tetangga kita kepada pasangan hidup kita kepada kakak adik kita kepada orang tua kita kita berusaha bersihkan hati bahkan rasulahu Wasallam pernah berkata dalam hadis yang dihasankan oleh Syekh Ahmad Syakir dalam almad Imam Ahmad beliau berkataum ah kata Nabi Aku tidak jangan sampai seorang dari kalian menyampaikan kepadaku sesuat pun tentang Sahabatku aku ingin keluar menemu kalian bertemu dengan kalian dalam kondisi hati yang bersihu enggak usah kasih informasi kepada saya tentang Si Fulan begini Si Fulan begini Si Fulan begini Rasulullah tidak suka Kenapa karena itu mengganggu hati sehingga membuat seorang bisa berburuk sangka pada orang lain kata Rasul was Saya ingin keluar bertemu dengan kalian dalam kondisi hati yang bersih maka di antara do nabiallui wasam [Musik] di anara doa yang kita hafal harus kita sering baca Allah in asuk [Musik] l Ya Allah aku mohon kepada engkau potongan dari doa yang panjang aku mohon kepada engkau lisan yang jujur dan hati yang yang bersih hati yang bersih Kenapa kalau kita su kepada sesama muslim dampaknya buruk buruk sekali ya karena di bik akan muncul dosa-dosa yang lain seperti tahassus tajassus merendahkan kemudian membangun hukum di atas prasangka buruk tersebut nanti akan kita Sebutkan dampak buruk dari Sultan tib Begitu pentingnya berbaik sangka dan buruknya berburuk sangka pentingnya berbaik sangka dan buruknya berburuk sangka sampai Allah sebutkan dalam al-qur'an larangan untuk berburuk sangka Allah sebutkan dalam dua ayat yang pertama Allah sebutkan dalam surah alhujurat yang kita baca ya yang kita dengarkan Imam kita baca jauhilah kalian dari kebanyakan prasangkait buruk sangka jauhilahalian dari banyak prasangka buruk dan Allah buka dengan FirmanNya Wahai orang yang beriman seakan-akan Allah berfirman bahwasanya merupakan konsekuensi dari keimanan kalau kamu benar-benar beriman janganlah berburuk sangka kepada saudar a sebagian prasangka itu dosa dan ketika Allah mengatakan banyak persangkaan itu tidak benar benar ada persangkaan tidak banyak kebanyak persangkaan itu salah kebanyakan itu kenaah karena set yang M setan yang mengajari kita berprasangka beg berasangka begini ulangi jangan berprasangka buruk karena sebagian prasangka adalah dosa kemudian Allah mengatakan wajasu jangan bertajasus mencari-cari kesalahan orang dan kebanyakan tajasus dibangun dari prasangka buruk dulu setelah prasangka buruk mulai ngecek ngcek sini ngecek sini buka akunnya lah apalah tajasusu atau tahasu dua-duanya adalah bentuk mencari kesan orang lain itu dibangun di atas apa di atas prasangka nanti kalau prasaka buruk lanjut lagi giah makanya Allah mengatakan semua dosa besar Gisa besar kebanyakan giah dibangun di atas prasangka ini salah satu ayat yang Allah sebutkan tentang larangan berprasangka buruk dalam ayat yang lain Allah menyuruh untuk berbaik sangka dalam Sur Anur ketika Allah tentis Aisyah radhiallahu taala anha Ummul mukminin Tertinggal dalam Safar Ketika Nabi pulang dari gazwat almuraisi menuju ke Kota Madinah Aisyah radhiallahu anha disangka sudah naik ke kerandanya kemudian rombongan pun jalan ternyata Aisyah Tertinggal ketika Aisyah Tertinggal Aisyah radhiallahu anha menunggu di tempat tersebut Sampai akhirnya datang seorang sahabat namanya safan bin mual assulami radhiallahu Anhu melihat Aisyah kemudian dia pun menuntun Aisyah masuk ke Kota Madinah di siang hari dia tuntun dan Aisyah naik di atas unta dia pun tuntun sampai menuju ke Kota Madinah ketika Aisyah dan safan bin muattal assulami radhiallahu anhuma masuk ke Kota Madinah dilihat oleh banyak orang maka orang-orang munafik pun membikin isu bahwasanya sfan bin muattal telah berzina dengan Aisyah makanya mereka terlambat pulang makanya mereka terlambat pulang dipimpin oleh Abdullah bin Ubay bin salul walladzi tawalla iibrahu minhum ya lahu adzabun adzim dan yang yang yang bikin apa provokatornya adalah sebagian dari orang-orang munafikin Subhanallah saking begitunya begitunya kuat provokasi tersebut isu yang disebarkan haaks yang disebarkan sampai sebagian sahabat ikut terpengaruh ya ya di antaranya adalah Hasan bin Tsabit radhiallahu Anhu di antaranya adalah Mistah di antaranya hamnah bintu jahsy radhiallahu taala Anhu tiga orang ini sahabat ikut menuduk Aisyah berzina dengan safan Bin muattal assulami sehingga mereka kemudian ditegakkan hukumat mereka dicambuk karena apa Karena provokasi yang begitu kuat diseruhkan oleh orang munafik maka akhirnya Allah turunkan ayat-ayat membela ibunda kaum mukminin Aisyah radhiallahu taala anha bahwasanya Aisyah sama sekali tidak melakukan perbuatan Nista dan perbuatan keji sampai Allah turunkan ayatnya di anaranya ya Al wanita baik wanita buruk yaitu wanita bezina buat lelaki yang buruk buat lakizina lelaki yang buruk laki pezina juga buat wanita pezina dan wanita baik-baik yang menjaga dirinya dari hal-hal yang buruk buat lakii laki yang baik-baik dan laki-laki yang baik-baik buat wanita yang baik-baik yait seakan-akan Allah mengajak berpikir Allah tidak akan memilihkan bagi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam wanita yang buruk enggak mungkin Allah tidak akan menjadikan wanita yang menemani kehidupan Rasulullah wanita bezina gak mungkin maka Allah mengatakan watibatu libin watibunaibat wanita baik-baik untuk laki-laki baik-baik dan laki baik-baik untuk wanita baik-baik seandainya ee Aisyah adalah wanita pezina tidak pantas untuk disandingkan dalam kehidupan rumah tangga Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam apalagi dijadikan sebagai wanita yang paling dicintai oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam maka di antara ayat-ayat yang turun membela Aisyah adalah Firman Allah subhanahu wa taala laul umuhual mminuna walminatu bifusihimir waquin seandainya ketika kalian mendengar tentang berita tersebut seharusnya kaum mukminin dan kaum mukminat berprasangka baik terhadap diri mereka berprasangka baik jangan berasangka buruk Win dan seharusnya langsung menimpali ini adalah dusta yang nyata itu yang seharusnya dilakukan oleh kaum mukminin bukan malah terprovokasi dengan berita-berita yang dibawa oleh orang-orang munafik maka ayat ini menunjukkan tentang keharusan berprasangka baik Kalau ada berita buruk tentang saudara yang kita kenal beda kalau memang dia penjahat terkenal korupsi kemudian ada berita ya suudan enggak ada masalah memang tukang korupsi itu enggak ada masalah satu tukang jalan sama cowok berdua-duaan ternyata ada tuduhan zina Ya wajar kita suudan wajar karena memang suka begitu jalan sama laki-laki berdduaan ya cium-ciuman kemudian posting wajar kalau dituduh berzina ketahuan zina Ya wajar tapi kalau kaum mukminin kaum mukminat yang kita tidak pernah dengar seperti hal-hal buruk darinya apalagi yang mengarah ke arah situ kemudian dituduh macam-macam maka wajib bukan sunah wajib untuk berbaik sangka sampai ada Dalil yang menunjukkan sebaliknya selama tidak ada dalil bukti nyata wajib berbaik sangka bahkan Tahir bin asyur mengatakan Siapa yang berburuk sangka kepada kaum mukminin yang asalnya baik maka dia telah memiliki sifat orang-orang munafik sifat orang-orang munafik karena yang menyebarkan provokasi bahwasanya Aisyah berzina denganfan bin muattal assulami radhiallahu anhuma adalah orang-orang munafik adalah orang-orang munafik Padahal kalau kita lihat kejadiannya ketika Aisyah danfan binal assulami balik menuju kota Madinah mereka masuk di siang hari bolong di tengah-tengah si semua orang lihat kalau berzina mana mungkin jalan berdua gitu pasti sembunyi-sembunyi kamu di gak saya belakangan gak ini jalan bareng-bareng sufan B abal nuntun Aisyah naik unta di siang hari bolong Masa pezina seperti itu kalau besina pasti malu sembunyi-sembunyi kamu di luan saya di luan saya belakangan tetapi namanya provokasi begitu kuat berita begitu kuat terkadang sebagian orang tertutup akal Sehatnya sehingga terbawa oleh provokasi itu bahayanya hox bahayanya provokasi dan sahabat-sahabat yang terprovokasi W orang hebat Hasan bin Tsabit penyair Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Hamna bintu jahsinnya nabi saudarinya Zainab bintu jahs kemudian m ya pernah ikut Perang Badar Kalau tidak salah tapi ya namanya ada isu ya akhirnya seorang bisa terbawa maka Allah ajarkan seandya ketika kalian mendengar berita dusta tersebutusnya mere berasik harusnya mereka Langsung memvonis langsung ini kedustaan yang nyata terserah nanti belakangannya bagaimana karena itu orang baik maka harus kita bela langsung sejak awal ini dusta seandainya terbukti belakangan ada suatu berita itulah cerita awalnya kita membela saudara saudara kita ini yang seharusnya maka Allah mengajarkan kita untuk berbaik sangka kepada saudara eh kemudian Nabi Sallallahu alaih wasallam juga mengingatkan akan pentingnya berbaik sangka dan berbaik sangka kepada seorang mukmin itu pahalanya ee besar ya bahwasanya itu dianjurkan agar kita memiliki hati yang bersih dalam satu Hadis dari Ibnu Umar radhiallahu anhuma Rasul wasallam tawaf ras wasam berkata kepada Ka'bah k rasi wasallami betapa Agung engkau wahai Ka'bah dan betapa Agungnya kehormatanmu wadzi nafsu Muhammadin muhammadunzi nafsu Muhammadin biadihi akan Tapi demi zat yang jiwa Muhammad di tangannyamatul Mukmin ya hormatan m kehormatan seorang mukmin lebih agung daripada engkau wahai Ka'bah wuhu wamuhu [Musik] mag daroratau hartanya seorang mukmin lebih agung dari Engkau Dan seorang mukmin tidaklah dipersangkakan kecuali kebaikan itu juga keagungan kata nabi dan lebih agung daripada engkau wahai Ka'bah ya maka darah seorang mukmin haram tidak boleh ditumpahkan harta seorang mukmin haram tidak boleh diambil dan kehormatannya lebih daripada Ka'bah diantaranya jangan dipersangkakan kepada orang mukmin kecuali kebaikan ini adalah kehormatan yang besar bahkan berprasaka baik kepada seorang mukmin kehormatan lebih besar daripada kehormatan Ka'bah makna hadis tersebut J Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyuruh kita untuk berbaik sangka kepada seorang mukmin tidak berburuk sangka dan itu adalah ibadah sebagai bentuk penghormatan kepada mukmin yang lain oleh karenanya alghazali ketika mengomentari dia mengatakan bahwasanya sebagaimana kita tidak boleh menghalalkan harta seorang muslim kecuali dengan bukti yang nyata baru kita boleh ambil asalnya harta mukmin yang lain haram enggak boleh kita ambil kecuali kita punya bukti yang nyata baru kita boleh ambil ini barang saya ketinggalan di rumahmu buktinya mana ini buku saya coba buka halaman 367 ada nama saya di situ Oh iya benar ini ada notanya saya beli buku ini buktinya nyata baru kita bilang ini buku saya kalau enggak hukum asal harta di rumah orang harus harta dia gak boleh kita menghalalkan kecuali ada dalil nya untuk kita ambil demikian juga darah seorang mukmin tidak boleh kita tumpahkan kecuali ada bukti yang nyata bahwasanya darahmu memang ditumpahkan misalnya dia membunuh orang misalnya dia murtad lain cerita kata alghazali demikian pula terkait dengan berbaik sangka kita tidak boleh berburuk sangka kepada seorang mukmin kecuali kalau kita punya bukti yang nyata bahwasanya memang kita berhak untuk berburuk sangka kepada kepada dia karena Rasulullah gandengkan dalam hadis tersebut apa namanya wsu Muhammadin biadihi lmatul Mukmin yaamu hormatan minki wauhu wamuhu wa bihi Ir Rasulullah mengatakan darah harta dan berprasaka baik lebih tinggi kehormatannya daripada Ka'bah maka ini dalil bahwasanya berbaik sangka kepada saudara adalah ibadah dan adalah bentuk penghormatan kepada sesama Mukmin di anara dalil juga Rasul wasallam bersab dalam hadisnya tentang bahayanya berburuk sangka kata nabi Sallahu Ali wasallam iakum had waspadalah kalian dari berburuk sangkaungguhnya berburuk sangka adalah sedusta-dusta pembicaraan ahw janganlah kalian berburuk sangka hati-hatilah kalian dari berburuk sangka karena berburuk sangka kepada mukmin yang lain adalah seburuk-buruk pembicaraan dan jangan kalian tahasus tahasus itu cari-cari kesalahan orang dengan mendengar katanya gimana emang dia Bagaimana cari berita tajasu dengan melihat melihat ngecek sana nguntit nya tajassus dua-duanya dilarang tahassus dan tajassus kalau ingin mencari keburukan orang dilarang dan itu buah dari berburuk sangka wa tadabaru wa tabagu wa taq jangan kalian saling balik belakang jangan kalian saling membenci ini semua buah daripada suuzan wunu ibadallahi ikhwana jadilah kalian hamba-hamba Allah yang saling bersaudara konsekuensi hamba Allah saling bersaudara tidaklah berburuk sangka kepada yang lain tiik kita buka hadis tersebut kita Rasulullah buka hadis tersebut dengan sabdanya iakum waspadalah kalian dari berburuk sangka Kenapa ras was mengat karena buruk sangka adalah perkataan yang paling dusta Saya pengin para hadirin hadirat berhenti atau memahami perkataan nabi di sini kata nabiungguhnya persangkaan merupakan perkataan yang paling dusta Kenapa dikatakan paling dusta Bukankah dusta Yang jelas lebih dusta mana yang lebih dusta saya bilang kayaknya orang ini kayaknya orang ini mencuri nih kayaknya Mana lebih dusta itu atau saya bilang kepada seorang yang sedang salat saya bilang dia tidak salat Padahal dia sedang salat kalau ada orang salat saya bilang tidak salat saya dusta atau G dusta tib ini justa jelas ya yang pertama saya bilang ada orang Kayaknya Saya tidak tahu dia mencerita saya bilang ini kayaknya dia mencuri ke sini kayaknya mau mencuri ini persangkaan Mana yang lebih dusta nuduh dia nuduh seorang tidak salat atau menduga seorang mencuri mana yang lebih dusta Ayo Mana yang lebih dusta paham tidak pertanyaannya paham mana yang lebih dusta menuduk orang tidak salat benar itu yang saya pahami juga bahwasanya menuduk orang tidak salat Padahal kita tahu dia salat lebih dussa tapi kata nabi tidak kata nabi persangkaan buruk itu lebih dusta Kok bisa persangkaan buruk lebih dusta kata para ulama karena kalau kau dusta kau sudah tahu itu dusta tapi kalau kau prasangka itu salah tapi kau sangka benar lebih parah ini kalau kalau kau lihat orang salat Kau bilang dia tidak salat kan kau tahu Kau dusta tapi ini kau tidak tahu dia mencuri kau dia mencuri dan kau menyangka persangkaanmu apa benar Lantas kau membangun hukum-hukum di balik persangkaanmu maka ini lebih dusta daripada ini karena kau benar-benar tertipu kau menyangka kedustaanmu itu benar kalau ini kau sudah tahu benar-benar dusta maka iniilah bahayanya suuz karena su itu suatu yang tidak jelas hanya prasangka buruk kemudian seorang membangun hukum diikasang tersebut makanya Rasul S wasam mengatakanabul hadis sesungguhnya persangka itu adalah ee perkataan yang paling dusta dan di antara keburukan persangkaan buruk Tadi saya sudah isyaratkan di awal pengajian menimbulkan dosa-dosa yang lainnya karena seorang berpasangka buruk lihat dia tahasus cari-cari dan ini tidak boleh Ya wahai orang-orang yang hanya lisannya beriman Haya tidak jangan-ari kesalahanumukahak sangka kemudian tahasus Kemudian tajasus tahasus tadi mencari kesalahan orang dengan mendengar tajasus mencari kesalan dengan melihat-lihat setelah itu kalau sudah tajasus mulai benci benci dia begini mulai bicara jadi bahan pembicaraan gibah kemudian benci kemudian merendahkan makanya di akhir hadis kata Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam Attaqwa Hauna attqwa Hauna attqwauna takwa itu di sini takwa di sini takwa di sini Bi minar cukuplah seorang dikatakan buruk dia merendahkan saudaranya diantara bent merendahkan saudara ketika kita S dia ketika kita sama dia kita akhirnyaonahal itu hanya prasangka setelah akhirnya kita merendahkan mau tidak mau dalam hati kita merendahkan diaun awal dari dosa-dosa yang lain tahasus tajasus membenci merendahkan gibah merendahkan dosa besar karena sombong gibah dosa dosa besar semua dibangun di atas prasangka oleh karenanya asal persasangkaan kita kepada sama Mukmin adalah kita berprasangka baik ini hukum asal dan jangan kita berpasangka buruk oleh karenanya datang dari perkataan para ulama ya yang mengingatkan akan buruknya berprasangka dan perintah untuk berbaik sangka seperti perkataan Umar Bin Khattab radahu Anhu yang diriwayatkan Oh disebh Ibnu kir dalam tafsirnya kata Umar binab janganlah engkau membawa perkataan saudaramu pada makna yang buruk padahal k masih bisa tafsirkan kepada makna yang yang baik ada saudara kita ngomong sesuatu komentar tentang kita atau tentang yang lainnya maka jangan kita bawa kepada makna yang buruk padahal kau masih bisa tafsirkan perkataannya kepada makna yang yang baik ah maksudnya bukan begitu Saya tahu dia kok dia tu enggak begitu itu mungkin salah ngomong itu kepeleset lisannya seperti itu jangan kita bawa kepada makna yang buruk sementara kita masih masih bisa menafsirkan perkataannya kepada makna yang yang baik husn ini karena apa husn ya sebagian Salaf mengatakan ak ya kalau kauelihat sesuatu dari saudaramu itu keburukanahu uzran maka Carilah uzur untuknya Carilah uzurtuk unuknya bahkan ada yang mengatakan fatlub lahuan uzr Carilah bagi dia 99 uzur atau 90 uzur cari mungkin begini mungkin begini mungkin begini mungkin begini selama kita tahu ini orang baik kemudian kita melihat sesuatu kondisi kita cari uzur buat dia faillam tajidu faillam tajid faantal Maibu kalau kau tidak bisa menemukan uzur bagi dia Kau yang tercela kau yang yang tercela almukmin yatlubul maadir ya m orang mukmin berusaha mencari uzur buat saudaranya orang munafik selalu mencari kesalahan-kesalahan saudara ini perkataankatan para Salaf di anara mereka berkata hati-hati engkau dengan suatu perbuatan kalaupun benar kau berdosa apalagi salah yaitu Perhatikan kalimat ini hati-hatilah engkau dari perbuatan kalaupun benar kau berdosa apalagi kalau salah seorang berprasangka buruk kepada Mukmin yang baik itu dosa meskipun persangkanya ternyata benar tetapi yang diwajibkan oleh Allah bagimu adalah berpasangka baik sementara kau melanggar perintah Allah Allah larang jangan berprasangka buruk kau berprasangka buruk seandainya perasangka ampun itu benar kau pun dosa apalagi kalau salah dan ingat setan bermain setan yang mendiktekan uh maksudnya begitu oh maksudnya karena setan suka ngadu domba di antara kita Antum kira setan tidur santai-santai ngopi-ngopi enggak setan siang a dia tidak tidur disebutkan Siah setan Tid siang kbusimanabauk disah orang- yangat di Jazirah Arabi perah putus asa untuk katakanlah kepada hamba-hambu untuk berucap kata-kata yang baik pilih kata-kata diksi-diksi yang terbaik di antara yang baik Kalau ada diksiiksi yang baik pilih yang terbaik di dii-diki tersebut Kenapa karena setan meng di anara mereka setan sering suka kita berkelai kita berkelai ustaz-ustaz berkelai murid-md berkel guru-guru berkelahi kaum muslimin bertengkar suami istri berkelah yang senang siapa setan O karena setan berasil mengadu domba antara kakak-kakaknya Nabi Yusuf dengan Nabi Yusuf Alaihi Salam makanya di akhir dan itu musuh yang nyata ya makanya Nabi Yakub berkata Wahai Yusuf jangan kau ceritakan tentang mimpimu yang indah kepada kakak-kakakmu maka mereka akan buat makar kepada engkau kenapa di balik mereka ada setan in karena setan musuh yang nyata dia akan menggiring kakak-kakakmu untuk memusuhimu dan akhirnya di Ketika Nabi Yusuf sudah menjadi bangsawan kemudian memanggil ayah ibunya memanggil kakak-kakaknya Nabi Yusuf mengatakan demikian ya ya abq ak minum kata Nabi Yusuf alaiham wahai ayaha inilah takwil mimpiku yang dulu saya pernah mimpi ada matahari rembulan 11 bintang sujud kepadaku Allah telah wujudkan mimpi tersebut Dan Allah telah berbuat baik kepadaku dengan mengeluarkan aku dari penjara dan mendatangkan saudara-saudaraku dari kampung menuju kota Mesir setelah setan mengadu domba Antara Aku Dengan mereka jadi di antara setan caranya untuk meng domba bikin kita suudan sama orang lain suami istri dibuat suuzon Kakak Adik dibuat saling apa suuzon sesama Dai dibuat saling apa suuzon Karena ini senjata setan Dia hanya bisa menghasut dia mendikte Oh dia gitu maksudnya Karena begini oh Karena begini oleh karenanya segala perkara yang bisa memutuskan suudan disyariatkan disyariatkan contoh karena setan kerja keras tidak ada setan nongkrong ya ngopi jagongan enggak ada lihat apa kata nabi sallallu wasallamumaj kata nabi sahu wasam jika Kalian bertiga kalian tiga orang jangan dua orang bel sendiri yang tiga tidak diajak Kenapa karena yang ketiga ini jadi sedih Antum lagi bertiga kemudian Antum bisai sama Padahal Antum tidak ngomongin dia tapi ini gak boleh dalam syariat Kenapa karena dia bisa suuzon dia bisa suuzun eh kok mereka enggak ngajak saya ngomong jangan-jangan mereka ngomongin saya kalau mereka pun tidak ngomongin saya mereka enggak nganggap saya kalau mereka nganggap saya kan harusnya ngomong bareng setan bikin dia sedih Siapa yang Dikta itu setan Padahal kita mungkin tidak ngomongin dia tapi setan diktkan dalam hatinya maka untuk memutuskan jangan sampai setan mendikte hatinya Rasulullah larang kalau ada tiga orang dua orang ngobrol sendiri sama kalau tiga orang gak bisik-bisik tapi pakai bahasa yang tidak dipahami oleh orang yang ketiga sama lagi bersafar tiga orang dua orang orang Sunda satu orang Papua kemudian yang Sunda ngomong Sunda yang orang Papua enggak ngerti ngomong apa ini itu pernah saya alami saya dijemput ngisi di Bandung yang jemput ngomong Sunda mulu ini apa ngomong kita bertiga doang enggak ada orang keempat kalau ada orang Papua satu aja ngomong Papua tapi ini dua orang ngomong apa ini Ya saya tahu mereka tidak ngomongin saya cuma ini menyelisihi adab Gak boleh Enggak boleh ya sama tiga orang dua ngomong Jawa satu enggak tahu bahasa Jawa satunya ngomong meriki meriku meriki-meriku ini ngomong apa ini gak boleh kenapa supaya tidak timbul Apa su suuzan lihat apa yang dilakukan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ketika Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sedang iktikaf ini contoh kedua Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sedang iktikaf kemudian datang sfiah radhiallahu taala anha maka nabi pun ngobrol sama Sofiah nabi ngobrol sama Sofiah Karena nabi sayang sama istri-istrinya bahkan nabi sedang iktikaf datang Sofiah nabi ngobrol sama istrinya apalagi sfiah ini punya sejarah tersendiri bapaknya huya bin akhtb dibunuh atas perintah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam suaminya juga dibunuh atas perintah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam saudara-saudaranya juga dibunuh atas perintah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pamannya juga dibunuh atas perintah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam karena bapaknya berkhianat suaminya berkhianat pamannya berkhianat semua dibunuh sampai Ketika Nabi nikah dengan Sofiah ada seorang sahabat Namanya Abu Ayyub al-anshari mutar-mutar di kemah bawa pedang Rasulullah bilang ngapain Saya khawatir Rasulullah ini perempuan ini Khawatir masih khawatir jangan-jangan dia dendam kemudian dia melakukan sesuatu yang buruk kepada nabi Subhanallah maka ini orang Sofiah radhiallahu anha Ummul mukminin mendapati mendapatkan sikap khusus dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam karena terlalu banyak kesidihan sampai Rasulullah sering mengatakan abuka abuki abuki Bapakmu dulu ini Bapakmu dulu ini provokasi orang-orang untuk menyerangku maka ya mohon maaf akhirnya dia dibunuh karena dia mengumpulkan pasukan 10.000 orang untuk menyerang aku dalam perang khandq Rasulullah kasih kasih penjelasan untuk menghilangkan kesedihan dari Sofiah makanya ketika Sofiah nikah dengan Nabi kemudian Sofiah naik di di atas unta maka Rasul sahu alaii wasallam tegakkan lututnya karena Sofiah tidak terlalu tinggi untuk diinjak pahanya supaya naik di atas apa unta Antum juga kalau istri mau ngambil apa panci di atas lemari bismillah wakud saya luar biasa Rasul wasam Ya ketika ada hafsa cemburu kepada Sofiah kemudian mengatakan bintul Yahudi Sofiah itu anaknya orang Yahudi dan benar maka Sofiah Pun Menangis rasulah bilang Kenapa menangis Hafsah bilang sama saya Putri Yahudi kata kata Rasulullah Kenapa kau sedih wahai Sofiah Bapakmu adalah Harun karena Sofiah keturunan siapa Harun kau keturunan Harun pamanmu Musa alaih salam abuka Nabi amuka nabi kan dia dari Quran Harun dan Musa adalah adiknya Harun alaihialam paham Sofiah dari keturunan siapa Harun berarti bapaknya dari Harun pamannya Musa Alaihi Salam dan suamimu nabi Terus kenapa Ada masalah apa Sofia Bapakmu nabi pamanmu nabi suamimu juga Siapa nabi akhirnya Sofiah tenang Rasulullah datang kepada hafsa ittaqillah ya hafsa bertakwalah kepada Allah ya hafsa G praktisi poligami yang benar seperti itu anakanak enggak ngerti jangan pur-pura sok tahu ya tib kita lanjutin maka ketika Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam datang sfiya rasuli wasam stop semua ibadah mungkin rasulah lagi salat malam lagi baca Quran stop karena Sofiah butuh penanganan khusus maka Rasulullah ngobrol sama Sofiah di masjid ngobrol bayangkan lagi iktikaf 10 terakhir bulan Ramadan kalau kita ngapain ke sini malu orang lihat ini pulangpulang karena Rasulullah kan iktikafnya di masjid bareng-bareng Sahabat rasulah tidak rasah ngobrol ngobrol dengan apa Sofiah setelah ngobrol Rasulullah ngantar pulang Sofiah keluar bayangkan sampai ke meninggalkan masjid Karena untuk ngantar istrinya padahal rumah sofiat tidak jauh dari Masjid tapi Rasulullah memastikan karena sayang sama istrinya diantar pulang sampai keluar masjid pahal kita tahu di antara yang membatalkan ikkaf adalah keluar jasad dari masjid kecuali darurat kecuali apa darurat dalam rangka buang hajat dalam rangka makan makanan tidak membatalkan itikaf dianya nabi keluar mengantar istrinya Ketika Nabi keluar ada dua orang Ansari orang Ansar jalan cepat leati nabi dengan Sofiah Rasulullah mengatakan inahofiah tenang-tenang jangan buru-buru ini Sofiah kata mereka Subhanallah maha suci Allah ya rasulah kami tidak ada pikiran macam-macam kata nabi memang tidak ada macam-macam tapi saya takut saya takut inian setan melemparkan suatu dalam hati kalian berdua inajri Bani Adam majam Sungguhnya setan mengalir dalam tubuh manusia dalam aliran darah dia bisa mendikikan sesuatu sebelum dia Dikan macam-macam saya putusin itu Sulan maksudnya demikian Jalan cepat-cepat Kenapa Harusnya kan santai aja kenapa cepat-cepat Eh nabi Lagi sama siapa itu sebelum kau ngomong begitu dan mereka tidak berpikiran gitu tapi di antara sunah memutuskan suuzan karena Suzan Itu sebab kebencian di antara kaum muslimin sebab kebencian di antara kaum kaum muslimin oleh karenanya seorang berusaha jangan su kita akan bahas bagaimana cara-cara agar kita tidak suan kepada sesama kaum muslimin sebabnya Bagaimana caranya agar kita senantiasa husn yang pertama berdoa kepada Allah berdoa kepada Allah berdoa kepada Allah yang terkait dengan hati diantara doanya Allah Ya Allah aku mohon kepau hati yang bersih diantara doa Nabi wasam doa yang panjang W Diar was was Ya Allah cabutlah penyakit-penyakit hatiku ya doa yang panjangiantara danabkanah penyakpyakit pyak ada Allahu Diar manusiakan di atu mudah berah ya hatiku benci kepada kaum mukminin di antara sebab kita benci suuzat Ya berdoa wajal fiubinaina aman berdoa dan kalau doa dikabulkan Aman sudah kita Insyaallah enggakuzon sama sama orang tib yang kedua di antaranya agar kita mudah husnudan kepada orang kita menempatkan diri kita pada posisi dia kita menkan diri kita pada posisi dia makanya kalau kita perhatikan ya allahfmana Wahai orang beriman janganlah kalian berprasangka hindarkanlah kalian dari banyak berprasangkab maka ketika kita ingin berprasangka kita posisikan diri kita seperti orang tersebut yang kita prasangka buruk lihat dalam surat Anur Allah berfirman seandainya ketika kalian mendengar berita tersebut bahwasanya Aisyah berzina dengan Bin kaum mukminin dan kaum mukminat berprasangka baik kepada diri mereka jadi seakan-akan kejadian yang tuduhan tersebutah mereka yang lakukan makanya Allah mengatan bahwasanya Aisyah Danan bin mualah kaumuk jugaapasangka buruk kepadai kalian sendiri seharusnya kalian orang m ik kepada diri kalian sendiri ini yaitu kita seakan-akan kita di posisi dia dan ini dalam Alquran sering Allah menyampaikan ayat seakan-akan kalian tu satu kesatuan seperti Allah berfirman janganlah kalian menjelekkani kalian padahal engak maksudnya sebagian menjelkan yang lain tetapi sebagian kalian menjel sebagi kalian dianggap menjel Dir sendiri Makanya Allah menggunakan jangan kalian menjelekan diri kalian sama dalam sebagian tafsirum janganlah kalian bunuh diri kalian maksudnya jangan kalian saling membunuh satu dengan yang lainnya karena kalian satu kesatuan itu diantara tafsirah jangan kalian bunuh kalian maksudnya jangan sebagian membunuh kalian yang lain karena kalian itu satu kesatuan Nah kalau satu kesatuan Anggap kita di posisi dia kita HN kalau kita kita di posis kita akan mudah memberi uzur Mungkin dia saya di posisi dia susah ya Misalnya misalnya ada seorang ya Misalnya ada seorang misalnya ya E Taruhlah misalnya ada kita lihat saudara kita di Palestin mungkin ketika dia kemudian dia ngomong sesuatu yang salah kita jangan ah ini ngawur Begini saya bilang saya bilang saya kadang-kadang ada sebagian misal saudara kita di Palestin mungkin salah kemudian mengucapkan suatu atau tindakan yang mungkin menurut kita keliru mungkin Maka jangan langsung kita jatuhkan jangan kita kita bilang coba kau di posisi dia coba kau di posisi dia coba kau di posisi ibumu dibunuh Bapakmu dibunuh adikmu diperkosa mungkin kau juga lebih parah daripada itu paham Maksudnya kita kita kasih uzur uzur ya ada orang mungkin mungkin kemudian terjebak dalam sebagian kesalahan kita bilang ah gitu aja Masa Coba kau di posisi dia kau enggak tahu apa yang men dia sampai dia begitu kita husnuzon maka ketika kita menempatkan diri kita seperti dia kita akan banyak memberi uzur akan banyak memberi apa uzur ini di antaranya cara berikutnya agar kita husnudan sibuk dengan aib kita sendiri kita ini banyak dosa banyak sekali dosa banyak kekurangan kurang ibadah kurang zikir masih pelit ya masih malas puasa sunah malas salat malam Malas baca Quran aja malas masih merasa diri tinggi masih merasa angkuh masih suka ria masih suka pamer masih suka bercerita meninggikan diri sendiri masih duniawi Masih banyak kalau kita sibuk dengan kesalahan kita ada orang salah kita enggak terlalu peduli Ya Sudahlah kita sibuk dengan di Kapan kita sering suudan ketika kita ketika kita lupa dengan kesalahan-kesalahan kita itu masalahnya ya kita melihat posisi kita seakan-akan sudah tinggi sehingga kita mudah seudan sama orang orang lain maka siapa yang sibuk dengan kesalahan-kesalahannya dia akan kurang suuzan sama orang orang lain tib Di antara cara kita untuk husnudan kita bawa perbuatan dia atau perkataan dia kepada makna yang baik sebisa mungkin tadi perkata kata Umar Bin Khattab radhiallahu Anhu launanna balimatin khat Min akhika suan wa anta tajidu Laha minalhairi mahmala jangan kau bawa menafsirkan perkataan saudaramu atau perbuatan saudaramu pada tafsiran yang buruk sementara engkau masih bisa menafsirkan dengan tafsiran yang baik tib tadi perkataan Salaf kalau kau dapati saudara melakukan kesalahan Carilah 9 uzur kalau kau tidak bisa Katakanlah Mungkin ada uzur yang saya tidak tahu itu kata Salaf contoh Antum lagi jalan nih tahu-tahu lihat teman Antum gonceng cewek wih kok dia gonceng cewek pelukan Waduh pacarnya tuh ah Jangan jangan bukan pacarnya itu mungkin ibunya gitu apa tafsir dulu yang baik kok muda ya Ya mungkin bapaknya kawin lagi dengan anak muda terus pokoknya bawa kepada makna yang baik Oh mungkin adiknya tapi Setahu saya adiknya pakai jilbab itu enggak pakai jilbab lagi pula mukanya beda ya mungkin dari mama yang berbeda pokoknya jangan berusaha cari uzur ini contoh aja contoh ya contoh ah bukan saya sudah cek saudaranya cuma ini enggak ada namanya ini bukan bukan mungkin tantenya nya ada Tante masih muda ada enggak ada saya dulu ada Jadi waktu Ustaz Abu Saad rahimahullah masih hidup Saya pernah candain Ustaz saya bilang Ustaz tante Istri saya masuk di rumah terus buka baju muutar lari-larari di ruang tamu viranda gila ya tantenya enggak tantenya masih umur 3 tahun jadi memang secara derajat dia masih Tante tapi dia umurnya masih apa kecil ada seperti itu karena banyak keluarga sehingga ini derajat-derajat Tante cuma saya candain Ustaz Abu saya bilang Ustaz ada tante istri saya buka baju l menari-nari di ruang tamu kata Ustaz Abu Saad rahimahullah dia gila viranda gila enggak engak Itu Tante masih kecil Mungkin aja dia gonceng tantenya mungkin enggak mungkin saya punya anak lebih tua daripada tantenya ayah saya nikah lagi punya anak lebih tua anak saya daripada tantenya kan adik adik lain Ibu Adik lain ibu itu tantenya anak saya bukan Iya lebih tua anak saya daripada tantenya tapi kok dia enggak pakai jilbab Ya mungkin belum dapat Hidayah mau diantar ke pengajian Maksudnya kita husn aja Oh bukan tanteenya enggak ada daftar tante Saudara bukan ya mungkin ada orang sakit jiwa dia antar ke rumah sakit sudah selesai enggak usah Saya mau cek tajasus ah itu sudah dosa itu offside offside enggak boleh dan itu ada aturan kita bernahi mungkar pun ada aturannya enggak boleh sampai para Salaf mengatakan kalau kamu jalan ada orang misalnya dia bawa bir tapi dia tutup enggak boleh kamu buka gini Enggak boleh kecuali dia jalan sambil melihatkan botol bir kalau enggak enggak boleh itu urusan pribadi dia kamu gak boleh bernahi mungkar offside enggak boleh Enggak boleh kamu masuk dengar suara-suara kamu masuk dalam rumah enggak boleh ini AD enggak boleh itu privasi dia enggak boleh kalau dia keluar nampakkan baru kau lapor kalau enggak enggak boleh kau suuzan tajasus namanya sama kita dalam urusan suuzan husnudan ada aturan juga enggak boleh kita hukum asal tidak boleh suuzon kecuali bukti nyata depan mata baru kita suuzan baru kita suuzan seperti orang ini tukang maksiat ke sana-sana bikin kacau kasus banyak kalau husuzan sama dia salah Enggak boleh seudan aja karena sudah terbukti dia sering melakukan apa kerusakan ini bukan orang baik salah kalau berbaik sangka kepada orang seperti ini salah tapi kalau orang mukmin harus husnudan meskipun dia sedang berbuat kesalahan husnu Dar berpasang baik ini aturannya Bil bukan urusan saya Allah perintahkan saya begitu selesai urusan selesai Urusan kita enggak tahu apa yang sedang dia hadapi Problem apa yang sedang dia lakoni kita tidak tahu [Musik] kemudian di antara cara kita Untuk menghindarkan suuzan kita ingat-ingat dampak buruk dari suuzan ini sudah azan ya dampak-dampak buruk t suuzan bisa bikin kita tajasus tahasus ini semua dosa bikin kita gibah bikin kita merendahkan orang lain bikin kita eh mungkin membuat hukum terhadap orang ini padahal hukum yang yang salah padahal dia tidak begitu dan akhirnya banyak dosa-dosa yang lain kita hanya buang-buang umur kita buang-buang waktu kita dengan berprasangka yang buruk kepada orang lain yang terakhir ini saya singgung sebelum Azan kemudian kita buka Tanya Jawab ya atau ada ada hadiah tadi untuk pertanyaan yang bisa dijawab ya Allah berfirman in Sungguhnya sebagian persangkaan adalah dosa isyarat bahwasanya ada persangkaan yang dibolehkan tadi pertama berpasangka buruk kepada orang memang terkenal buruk ini boleh Maka jangan berprasangka baik sama dia ketahu dia penjahat kita jangan berprasangka baik sama dia justru kita waspada kita was waspada atau dalil yang kedua dalil sudah membuktikan jelas bahwasanya orang ini salah maka kita boleh berprasangka buruk seperti yang dilakukan oleh Nabi Yakub alaihi salam kepada kakak-kakaknya Yusuf ketika kakak-kakaknya Yusuf ingin buang Nabi Yusuf mereka bawa kemudian mereka jual jadi budak apa kata kakak-kakaknya Yusu apa mereka pulang malammam nangiska nangis malammam terlambat pulang kenapa kami tadi kami pas lagi bawa Yusu di Padang Kami sedang main lomba panah-panahan lomba lari atau lomba Apa kami taruh adik kami di dekat barang-barang kami tahu-tahu datang serigala makan widb ini buktinya wahai Ayahanda ini baju Yusuf penuh dengan darahb mereka bilang Yusuf mati dimakan apa Serigala bajunya penuh darah apakah nabi yaakub Husnan terima berita mereka tidak kenapa tidak karena ada bukti yang nyata membuat suzon kepada mereka bukti-bukti tersebut banyak di antaranya Yusuf bermimpi bahwasanya ada 11 bintang Rembulan Dan Matahari sujud sama dia dan itu belum terjadi paham Enggak mungkin dia mati ini pertama yang kedua indikator yang lain bahwasanya bajunya Yusuf berlumuran darah tapi tidak robek-robek jadi seakan-akan Sigala bilang buka dulu bajumu suhuf setelah buka baru dia makan Kalau namanya seriala pak masih krek-krek ini mereka lupa robek-robek bajunya siapa Yusuf mana ada serigala nerkam tidak robek-robek bajunya ini yang kedua indikator yang ketiga mereka memang sudah hasad sama siapa Nabi Yusuf maka ayahnya langsung berkataatakum anusukum amrun Jamil ini hanyalah nafsu Kalian yang buat seperti ini Aku hanya bisa bersabar ini boleh tapi harus seperti kata alghazali rahimahullah tadi bah ini harus bukti yang nyata sehingga kita berubah dari hukum asal husnuzan menjadi suuzan namun banyak orang suuzan belum ada buktinya itu jadi masalah itu yang tidak boleh itu yang haram suuzon seorang suami kepada istri istri suuzon kepada suaminya hidupnya menderita suaminya Kalau suaminya pulang terlambat Kamu kenapa terlambat nanti suaminya pulang cepat Kenapa cepat ada apa-apa ini repot hidup bagaimana hidup seperti ini Suami istri saling suuzon hidup tidak nyaman mending pisah daripada kerjaan tiap hari suuzon rumah tangga enggak bisa jalan ya oleh karenanya seorang tahu bahwasanya husnudan ibadah dan suuzan adalah dosa tadi saya katakan perkataan Salaf hati-hati dengan perbuatan yang kalau kau benar pun dosa Kalau kau pun salah apalagi Apa itu Su suuzan kalau pas benar pun dosa karena tidak ada bukti hanya sekedar perasaan apalagi kalau salah demikian saja apa yang saya sampaikan wallahu taala alam bis silakan azan