Transcript
UvDomAVJZT4 • Pemuda Dalam Al-Qur'an - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/2621_UvDomAVJZT4.txt
Kind: captions
Language: id
Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullah.
Alhamdulillahi ala ihsani wasyukrulahu
ala taufikian. Ashadu alla ilahaillallah
wahdahu la syarikalahuiman lnih wa
ashadu anna muhammadan abduhu wa rasul
ridwan. Allahumma shli alaihi waa alihi.
wa ashabihi
wa ikhwani.
Para ikhwan, para akhwat yang dirahmati
oleh Allah subhanahu wa taala.
Pada kesempatan kali ini kita akan
membahas tentang kisah para pemuda dan
para pemudi Al-Qur'an
yang akan banyak faedah yang bisa kita
ambil. Karena setiap kisah yang Allah
sebutkan dalam Al-Qur'an pasti ada
pelajaran. Faqsusilqas lahum
yatafakarun. Sampaikanlah kisah-kisah
agar mereka bisa berpikir, yaitu ada
ibrah, ada pelajaran dan bisa jadi
problem yang pernah dihadapi oleh mereka
mirip-mirip dengan problem yang kita
sedang hadapi. Sehingga solusinya
mungkin juga mirip dengan solusi yang
bisa kita coba ya. Namun sebelum saya
menyampaikan tentang kisah para pemuda
dan-pemudi tersebut, saya ingin
mengingatkan tentang keistimewaan masa
muda. Ya, ee sebelumnya saya akan
bacakan
ringkasan dari perkataan Ibnu Qayyim
rahimahullah dalam kitabnya Tuhfatul
Maud tentang marhala-marhala
ee manusia dari kecil sampai dia tua.
Ya, Allah berfirman dalam surah Ar-Rum
ayat 54. Allahzi khalaqakum minfin tumma
ja'ala min ba'difin quah tumma ja'ala
min ba'di quwatinfan wasaibah. Kata
Allah subhanahu wa taala, "Allahlah yang
telah menciptakan kalian dari kelemahan,
yaitu dari stetes air mani yang tidak
ada nilainya, yang mungkin kalau disiram
air langsung hilang ya.
Kemudian keluar dari tempat yang mungkin
hina. Kemudian kemudian menjadi manusia
dengan penuh kelemahan dari merangka dan
seterusnya.
bafinah. Setelah lemah Allah jadikan
kekuatan. Para ulama menafsirkan
maksudnya masa muda. Kekuatan dimaksud
adalah masa muda. Dari lemah kemudian
menuju ee muda sampai di puncak muda,
puncak kekuatan kemudian melemah lagi.
Tumma ja'ala min ba'di quatinfan waibah.
kemudian melemah dan jadi tua. Ya,
inilah secara ringkas marhala manusia
dilemah menjadi puncak kemudian puncak
kekuatan kemudian melemah lagi. Setelah
itu
Ibnu Qayyim menjelaskan tentang ee
marhala-marhala tersebut. Beliau
sebutkan ya manusia pertama nutfah.
Tumma alaqah. Nutfah tadi air mani yang
bercampur dengan eh dengan sel ovum ya.
Amsyaj kata Allah campuran ya. Nutfah
campuran. Kemudian alaqah kemudian
menjadi segumpal darah. Kemudian tumma
mudghah dari segumpal darah menjadi
segumpal daging. Ini marhala semua kita
lewati. Setelah itu janin selama masih
dalam perut namanya apa? Janin. Ketika
dia keluar dalam bahasa Arab namanya
walid. Yaitu anak yang terlahir ya.
Kemudian ee sampai 7 hari. Ketika sudah
mencapai 7 hari disebut dengan sodq. Ya,
ini bahasa Arab. Kemudian selama dia
masih disusui, bahasa Arab namanya radi,
yaitu anak susuan.
Kalau dia sudah lepas dari susuan,
mungkin umur 2 tahun bahasa Arab namanya
Fatim. Ini istilah itu anak yang lepas
dari susuannya. Bahasa Arab tuh kaya
sehingga masing-masing marhala ada
namanya.
Faid dabba daraja fahua darij. Kalau dia
mulai merangkak dalam bahasa Arab
namanya darij.
Kalau dia mulai tinggi sampai tingginya
lima jengkal khamsata asbar maka disebut
bahasa Arab namanya khumasi. Khumasi itu
anak seukuran lima apa? Lima jengkal.
Kalau mulai giginya berjatuhan namanya
mazgur. Waqadsagar namanya mazgur.
Ee kalau giginya mulai tumbuh setelah
tadinya jatuh namanya mustagir. Mustahir
ya enggak usah dihafal. ini sekedar
pemberitahuan aja.
Kemudian kalau sudah sampai 7 tahun
disebut dengan atau lebih atau
sekitarnya namanya mumayyiz. Mumayyiz
itu artinya mulai mengerti, membedakan.
Sudah di dikasih tahu mana benar, mana
salah sekitar usia 7 tahun. Kalau sudah
sampai 10 tahun, bahasa Arab namanya
mutar wi. Mutari ya seperti bahasa Arab
taru fi yaitu aku tumbuh berkembang. Itu
usia 10 tahun namanya mutarari.
Ya, seperti kata Rasul sahu al wasallam,
muru auladakum bati wumin. Perintahkan
anak-anakmu untuk salat ketika usia
berapa? 7 tahun. Itu ketika mumayiz
sudah mulai ngerti suruh salat. Wadbuhum
wahum asarin. Kalau mereka tidak mau
salat 10 tahun maka pukullah. Wafarquum
bainal. Dan pisahkan laki dan perempuan
ketika usia 10 tahun karena sudah mutar.
Kalau sudah mulai menuju dewasa, mulai
balig namanya yafi. Bahasa Arab namanya
yafi' atau murah atau munahiz lil hulum.
Ini terkadang disebut dalam buku-buku
fikih. Ada istilah yaf, ada murah, ana
munahiz. Oh, ngerti bahwasanya menjelang
balig. Kemudian kalau sudah balig maka
disebut balig berarti sudah ba balig.
Kemudian kalau dia sudah semakin kuat ya
namanya hazawar dan itu sebut disebut
dalam bahasa Arab seluruhnya dengan
gulam. Gulam
selama kumisnya belum lebat. Ketika
kumisnya mulai tumbuh banyak dan mulai
muncul izar apa namanya cambangnya ya.
Maka disebut baqil.
Dan ketika jenggotnya mulai tumbuh
disebut dengan anak muda Fatan. Fatan
ya. Umur berapa? Umur mungkin 20-an ya
atau menjelang 20-an belasan ya
namanya fatan. Kalau laki-laki disebut
Syab, perempuan disebut syabbah.
Faamatyatuhu. Kalau lihaya semakin
banyak maka dia tetap muda ilal arbain
sampai umur 40 tahun. Jadi anak muda
mungkin 18 ya itu 17 sampai umur berapa?
40 tahun.
Kemudian menjadi bapak-bapak
sampai 60 tahun. Namanya marhalah alkuh.
Bapak-bapak 40 sampai berapa? 60 tahun.
Kemudian setelah itu masuk marhalah
kakek-kakek, akik-akik.
Umur berapa? 60 ke atas.
Kalau rambutnya mulai putih ya disebut
dengan syaba ya. Sampai akhirnya semakin
parah disebut dengan syamit ya. Kalau
ternyata putihnya lebih banyak daripada
hitamnya namanya agsam.
Kalau rambutnya putih semua enggak ada
hitamnya namanya mutaqawis.
Ya. Kemudian kalau kelemahannya,
kekuatannya semakin jatuh, namanya harim
itu semakin tua, mulai renta, mulai
lemah. Fa tagat ahwaluhu wah naqsuhu.
Kalau sudah mulai berubah drastis
kondisinya, mulai nampak kekurangannya,
sering lupa, sudah enggak bisa jalan
sendiri, sudah mulai susah, namanya
ardalil umur, yaitu umur yang paling
rendah. Yang di sini Nabi pernah berdoa
dalam di antaranya ketika tasyahud
sebelum salam. Allahumma inni azubika an
uril umur. Ya Allah aku berlindung
kepada Engkau untuk dikembalikan ke umur
yang paling hina. Yaitu jadi seperti
anak-anak lagi. Enggak bisa ngurus diri
sendiri suka lupa. Kemudian ee sensi ya
baper ya seperti anak-anak ya
suka marah ngomong sedikit lupa dan
seterusnya. Kalau sudah kondisi seperti
itu, fal mautu aqrabu ilaihi minal yadi
ilal, maka kematian sudah dekat dekat
dengan dia daripada dekatnya tangan
kepada mulutnya. Nah, ini disebut dengan
marahil, tahapan-tahapan kehidupan.
Di antara hadirin ya sudah banyak
tahapan dilewati tadi kan. Di antara
hadirin ada yang sekarang di marhalah
anak muda sekitar 187 tahun sampai 40.
Coba yang pemuda angkat tangan.
Oh, banyak ya. Mudah yang sok muda.
[tertawa]
Baik. Sekarang yang marhala Bapak-bapak
40 sampai 60.
40 sampai 60. Ini namanya pemuda senior
kalau kita apa namanya
apa? Menghormati. Jangan. Karena orang
sebang tidak mau dibilang tua, enggak
dibilang apa masih muda apa? Pemuda
senior. Tiib yang akik-akik 60 ke atas.
Masyaallah. Sudah akik-akik akik-akik
harus ngerti
ya. Subhanallah. Tapi ada yang hadir ini
pemuda super senior ya. Pemuda menjelang
magrib katanya. Sebentar lagi terbena
mata matahari.
Tib.
Marhalah ini ya. Marhalah muda ya. Umur
17 sampai umur 40. Ini marhalah yang
spesial
sampai dia akan ditanya oleh Allah
secara spesifik di hari kiamat kelak.
Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam,
"La tazulu atau lanula qodama abdinta
yusala arba." Pada hari kiamat kelak dua
kaki seorang hamba tidak akan bergeser.
Itu tidak akan bergeser untuk berlanjut
untuk lanjut menuju surga atau lanjut
menuju neraka. Hatta yusala anar. Sampai
ditanya tentang empat empat perkara.
Di antaranya an umrihi fima afna.
Tentang umurnya ke mana dia habiskan.
Yang kedua wa syababihi fima ablah. Masa
mudanya ke mana dia gunakan.
Waalihi tentang hartanya minq
hartanya dari mana dia dapatkan dan ke
mana dia habiskan. Kemudian ilmi amila
minhu. Tentang ilmunya apa yang sudah
dia kerjakan. Empat pertanyaan. Pertama
tentang apa? Umur. Yang kedua tentang
apa? Masa muda. Yang ketiga tentang
harta. Yang keempat tentang apa? Ilmu
yang sudah diamalkan. Nah, kalau kita
perhatikan sebenarnya masa muda bagian
daripada umur.
Tetapi disebutkan ditanya secara
spesifik karena dia umur istimewa. Di
situlah umur yang seorang harusnya ee
aktif giat ya. Kata sebagian ulama
seperti Mula Ali Alqari, dia mengatakan
karena kalau masa kecil banyak Allah
kasih uzur dan kalau sudah akik-akik
juga banyak Allah kasih apa? Uzur. Tapi
masa muda ini masa yang giat ya. Maka
akan ditanya secara spesifik dan
biasanya masa muda menentukan ke
depannya akik-akiknya seperti apa sampai
umur 40 ini. Makanya kalau sudah 40 ya
seorang harusnya lebih fokus ke akhirat.
Harusnya demikian ya. Oleh karenanya
akan ditanya oleh Nabi, oleh Allah
Subhanahu wa taala pada hari kiamat
secara spesifik. Dan kalau kita lihat
tentang sejarah orang-orang terdahulu,
ternyata masa muda ini masa yang
benar-benar produktivitas, masa yang
benar-benar seorang bisa melakukan yang
terbaik di di masa usia tersebut. Kita
lihat aja seperti di zaman Nabi
sallallahu alaihi wasallam yang bergerak
rata-rata anak muda. Nabi sallallahu
alaihi wasallam ketika berdakwah usia
beliau 40 tahun. Yang beriman rata-rata
di bawah 40 tahun. Yang akik-akik
rata-rata tidak beriman.
Oleh karenanya ketika Allah berfirman
tentang Ashabul Kahfi, Allah berkata,
"Innahum fityatun." Ashabul Kahfi mereka
adalah para pemuda. Kemudian Ibnu Katsir
mengatakan, "Demikianlah di zaman Nabi
rata-rata yang beriman adalah anak-anak
muda. Karena yang sudah akik-akik sudah
susah untuk berubah, sudah pakem untuk
merubah kebiasaannya sudah susah.
Berbeda dengan anak muda. Mereka ingin
suatu yang baru. Mereka tertantang
dengan suatu yang baru. Ya, tergantung
mereka baru yang baik atau baru yang
buruk. Tapi mereka masa-masa di mana
mereka tertantang untuk melakukan
mengenal suatu kepo suatu yang baru.
Oleh karenanya di zaman Nabi yang
beriman rata-rata anak muda. Arqam bin
Arqam masih belum mungkin mungkin 20
tahun ya. Kemudian sahabat-sahabat lain
yang masih 20-an rata-rata. Umar bin
Khattab masuk Islam 20 sekian ya. Ya,
banyak yang masih rata-rata di bawah 40
tahun.
Dan demikian juga ketika Nabi memberi
tugas juga Nabi beri tugas banyak juga
di antaranya untuk anak-anak muda.
Seperti contoh Nabi pernah mengirim
Usamah bin Zaid untuk
melawan atau berperang menuju ke Syam,
ke satu daerah di eraha daerah Palestina
ketika Nabi akan meninggal dunia. Ketika
itu Usama bin Zaid umurnya mungkin baru
18, belum sampai 20 tahun.
Kemudian anak buahnya di antaranya ada
Umar bin Khattab. Di antaranya ada Umar
bin Khattab radhiallahu taala anhu. Ya,
tapi Rasulullah memilih dia untuk
menjadi apa? Pemimpin pasukan perang.
Demikian juga ketika Rasulull sahu
alaihi wasallam menguasai kota Makkah,
Rasul sahu alaihi wasallam jadikan
gubernur mereka adalah Atab bin Asid.
Dan dia adalah seorang sahabat juga umur
20-an lebih masih muda. Ya. Jadi mau
saya ee generasi muda ee kalau dahulu
generasi yang aktif.
Makanya kalau kita baca dalam buku
fikih, berapa lama kewajiban seorang
orang tua menafkahi anaknya? Disebutkan
sampai balik.
Berarti kalau sudah balik harusnya dia
berusaha cari nafkah sendiri. Sudah
waktunya dia bisa bertumbuh pada dirinya
sendiri, tidak lagi bertumbuh kepada
kedua orang tuanya. Makanya kita
sebenarnya orang tua kita ini terlalu
baik. kita masih sudah
balik sudah baliknya sudah kebablasan
juga masih di masih diayomi ya padahal
kalau dalam buku fikih sudah balik sudah
selesai agar kita berterima kasih sama
orang tua kita orang tua terlalu baik
kita kuliah masih dibiayai harusnya
lulus SMA selesai kita justru setelah
lulus SMA biaya semakin banyak
kemudian harus dibiayai kuliah nanti
ketika mau nikah juga yang bayar mahar
orang tua ya, sehingga orang tua kita
terlalu terlalu baik. Sebenarnya kalau
sudah balik harusnya seorang sudah giat,
sudah bisa aktivitas ee sendiri ya.
Kemudian juga kalau kita lihat dalam
urusan
orang-orang luar juga seperti kita
bicara tentang the great Alexander atau
Alexander Agung ketika dia menguasai
dunia umurnya 20-an sampai 30-an. Dia
meninggal usia muda untuk 30-an kalau
enggak salah umur 20-an. Dia sudah
kemudian menaklukkan banyak tempat di
dunia sampai dia membangun membuka
kota-kota yang dinamakan dengan
Alexandria. Sekitar ada 20 kota. Di
antara yang tersisa adalah di Mesir
dikenal Iskandariah dan satu mungkin
masih di Yunani. Tapi ketika itu usia
dia usia 20-an tahun. Nah, ini yang
harus kita mulai
rubah mungkin cara berpikir. Kita
sekarang hidup di zaman yang umur 20-an
masih belum enggak dianggap. Masih
enggak dianggap. Sehingga mental kita
ketika umur 20 tahun masih manja.
Enggak tahu gen Z sekarang enggak tahu
gimana. Kalau gen milenial kayaknya
seperti 20 masih apa manja. Sebelumnya
mungkin gen aluminium mungkin enggak.
Apalagi gen besi tua. Besi tua dulu
masih muda sudah balik sudah kerja. Tapi
gen milenial yang kita ini dulu 20 masih
kuliah masih minta uang sama mama. Iya
enggak? Masih minta kiriman sama bapak.
Kalau Bapak enggak kirim kayaknya Bapak
berdosa karena kita dimanjakan. Padahal
sebenarnya usia muda itu usia yang yang
aktif yang seorang berpikir. Jadi kita
jangan meremehkan. Suruh mereka bekerja
maksudnya suruh mereka untuk aktif
berpikir untuk punya ide kreativitas.
Karena dahulu orang-orang usia begitu
orang-orang yang produktivitas. Bukan
seperti mungkin zaman sekarang yang
mungkin masih manja, masih minta kiriman
dari mama dan papa. Ya, ini harus
mungkin kita mulai tanamkan pada
anak-anak bahwasanya ketika usia 20-an
mereka sudah harus bisa megang
pertanggungjawaban dan selanjutnya. Saya
ditakdirkan beberapa waktu ini dalam
waktu dekat belum ada sebulan saya
ketemu duang du dengan dua pengusaha
yang kebetulan usia mereka ini masalah
dunia kebetulan usia mereka dan
dua-duanya sudah ngaji. Usia mereka
dua-duanya 29 tapi mereka sudah punya
perusahaan beberapa dan sudah miliarder.
Masyaallah usia 29 ya. Karena kerja dari
awal mereka usi 20-an sudah mulai apa?
Bisnis ya. Jadi ternyata mereka punya
potensi yang luar biasa untuk urusan
apa? Ee duniawi. Untuk urusan duniawi.
Demikian juga ya kalau kita baca sejarah
para ulama dahulu, mereka masih muda,
mereka sudah sampai dapat kursi untuk
berfatwa. Imam Syafi'i masih muda ketika
berfatwa. Karena mereka potensi mereka
kerahkan ketika di masa masa muda.
Intinya kita ini masih terlalu banyak
waktu muda yang kita manjakan untuk
berleha-leha, bersenang-senang,
buang-buang umur, untuk nonton mesos
terus ya. Yang berita mesos enggak
pernah ada ujungnya. Masalah ijazah satu
belum selesai muncul ijazah dua belum
selesai juga. Banyak hal yang kita
nonton berseri-seri enggak habis-habis
ya. sehingga untuk berproduktivitas
potensi kita habis untuk kepo yang tidak
ada atau kurang manfaat ya. Maka ini
harus kita mungkin mulai berubah cara
pikir kita terhadap anak-anak kita. Kita
tanamkan, kau punya potensi, kau mampu.
Jangan kita terlalu manjakan. Karena
generasi dahulu ketika muda mereka
hebat-hebat. Mereka hebat-hebat. Ya,
bayangkan Usamah bin Zaid umur 18 kalau
tidak salah Rasulullah kirim untuk
perang menuju Palestina bawa pasukan di
antara pasukannya ada Umar bin Khattab
radhiallahu taala anhu. Ada orang-orang
hebat di belakang dia dan dia jalan.
Sampai ketika Rasul sahu alaihi wasallam
meninggal dunia ketika Usama sudah
sampai di daerah Jurf beberapa kilo dari
kota Madinah, Rasulullah meninggal
dunia. Akhirnya pasukan berhenti. Mau
lanjut atau tidak? Khilaf di kalangan
para sahabat.
Rasulullah meninggal itu pasukan suruh
mundur jangan berangkat lagi. Abu Bakar
yang mengatakan tidak saya gak mungkin
menghentikan pasukan yang sudah dilepas
oleh Nabi sallallahu alaihi wasallam.
Saya sahabat datang ya Abu Bakar jangan
nanti begini begini. Kita sendiri butuh
stabilitas kita kurang kuat. Kita harus
kata Abu Bakar dengan imannya gak
mungkin saya hentikan pasukan yang sudah
dikirim oleh Nabi. Akhirnya padahal
ketika itu banyak orang-orang murtad.
Arab-arab yang baru masuk Islam pada
murtad dan Madinah butuh penjagaan yang
luar biasa ya. Tapi Abu Bakar dengan
imannya di bilang, "Gak mungkin tetap
jalan Usama." Akhirnya Usama berjalan
dengan pasukannya menuju Syam. Ternyata
ada hikmahnya. Hikmahnya orang-orang
takut, "Oh, ternyata Madinah masih kuat,
buktinya pasukan jalan terus sehingga
orang yang mau murtad enggak jadi, yang
memberontak enggak jadi." Hikmah ilahiah
dari Allah Subhanahu wa taala yang
dipahami oleh Abu Bakar Asssiddiq
radhiallahu taala anhu. Tib.
Ee itu tentang masa muda ya.
Dan alhamdulillah yang hadir rata-rata
masih apa? masih masih muda. Cuma tadi
ada ada tiga muda beneran, muda senior,
muda super senior. [tertawa]
Ee kita sekarang akan bercerita tentang
kisah para pemuda dalam Al-Qur'an
dan para pemudi antaranya para pemuda
yang Allah sebut dalam Al-Qur'an di
antaranya dari kalangan para nabi
seperti Ibrahim Alaih Salam Allah
mengatakan
eh qu samina fatan yadkuruhum yuqalu
lahu Ibrahim. Kata kaumnya Nabi Ibrahim,
"Kami dengar ada seorang pemuda
yang mencela-cela tuhan-tuhan kita
namanya Ibrahim." Berarti Ibrahim masih
mu masih muda itu 20-an sampai 40
sekitar itu muda. Di antaranya Nabi
Yusuf alaihi salam Allah sebutkan
kisahnya dan dia juga masih muda dengan
fitnah-fitnah yang dia ujian-ujian yang
beliau hadapi.
Di antara anak-anak muda yang Allah
sebutkan ini yang yang kedua. Yang
ketiga adalah Ashabul Kahfi.
Kita apa namanya? Data dulu. Yang
ketiga, Ashabul Kahfi. Allah mengatakan,
"Innahum fityatun amanu birabbihim
wnahum huda." Sesungguhnya mereka adalah
para pemuda yang beriman kepada Rabb
mereka dan kami tambahkan petunjuk bagi
mereka.
Para pemuda yang berikutnya atau pemuda
berikutnya adalah pembantu Nabi Musa
Alaih Salam. Allah berfirman, "Waidq
Musa lifatahu la abrahta abl jama bah."
Ketika Musa berkata kepada Fatahu, yaitu
pemuda yang membantunya, itu juga adalah
Nabi. Yusya bin Nun ketika sebelum
menjadi nabi, dia adalah muridnya Nabi
Musa Alaih Salam. Dan dia berkhidmat
kepada Nabi Musa Alaih Salam ketika Nabi
Musa meninggal, maka yang dia. Yang
diangkat jadi nabi oleh Allah Subhanahu
wa taala itu Yusya bin Nun. Kalau versi
Bible namanya Yosua. Apa? Yosua. Ya, itu
juga ee Allah sebutkan tentang ee
mudanya. Di antara kisah anak muda juga
yang hebat yang Allah isyaratkan dalam
yang ke berapa sekarang? Yang
kelima yang Allah isyaratkan dalam surah
Alburuj, kisah Ashabul ukhdud. Karena di
antara penyebab orang-orang beriman
dibakar hidup-hidup diparit laki-laki
perempuan gara-gara seorang pemuda yang
berdakwah. seorang muda yang berdakwah
sehingga akhirnya mereka pada beriman
akhirnya dibakar oleh para para raja
dibakar hidup-hidup oleh oleh mereka. Di
antara juga yang Allah sebut tentang
anak muda adalah kaum Firaun yang
beriman kepada Nabi Musa. Dalam surat
Yunus kata Allah Subhanahu wa taala ini
yang ke berapa? Yang keenam ya. Fama
amana li Musa illaatun min qumihi ala
khaufim min firauna waaiimyaftinahum.
Tidaklah beriman kepada Musa kecuali
anak-anak muda dari kalangan kaumnya
Firaun. Sebagai ini tafsir disebutkan
oleh Ibnu Katsir rahimahullahu taala
dalam surat Yunus. Sehingga yang beriman
dengan Nabi Musa, ada kaum Firaun yang
beriman namun mereka sembunyikan
imannya. Mereka takut. Ala khauf min
firaun waiim. Mereka takut terhadap
Firaun dan pembesar-pembesarnya.
Ayaftinahum akan membuat mereka murtad
kembali. Tapi mereka anak-anak muda di
antaranya zuriyah. ditafsirkan dengan
anak-anak muda yang beriman. Ini para
pemuda-pemuda yang yang mungkin saya
ingat sekarang mungkin ada lain lagi
tapi di antaranya yang saya ingat Allah
sebutkan dalam ee Al-Qur'an dengan
sebutan anak muda atau tadi isyarat
dalam surah Alburuj.
Adapun para pemudi Allah sebutkan di
antaranya Maryam. Bagaimana takwanya,
bagaimana ahli ibadahnya, bagaimana
ujian yang dihadapi. Maryam.
Kemudian di antaranya adalah dua pemudi
Allah sebutkan dalam surah Al-Qasas yang
salah satunya akhirnya menjadi istrinya
Nabi Musa Alaih Salam. Ya, akhirnya
menjadi istri Nabi Musa Alaih Salam. Ya.
Maka ini di antara ee pemuda-pemudi yang
mungkin kita berusaha mengambil
pelajaran dari kisah mereka. Maksud saya
di sini bukan ingin menyampaikan kisah
mereka secara panjang lebar. Karena
setiap pemuda-pemudi tersebut kalau kita
bahas butuh pengajian tersendiri tapi
hanya sekedar isyarat
bagaimana peran mereka dan apa ujian
yang mereka hadapi. Bab kita muliai dari
pemuda pertama siapa tadi? Nabi Ibrahim
Alaih Salam. Nabi Ibrahim Alaih Salam
kalau kita baca kisahnya secara singkat
ringkas, beliau seorang pemuda beriman
menyelisihi kaumnya bahkan bapaknya pun
menentangnya. Bahkan dia mendakwahi
bapaknya dengan lemah lembut. Dia
mengatakan, "Ya abati inni qod jaani
minal ilmiamtikaab
ahdikatan sawya." Wahai ayahanda. Dia
panggil ayah dengan perkataan yang
sangat lembut yaitu abati. Abati itu apa
ya? Wahai ayahanda.
Ee jadi panggilan yang menunjukkan penuh
penghormatan.
Sungguh telah datang kepadaku ilmu yang
kebetulan kau tidak punya. Dia tidak
bilang, "Saya lebih alim daripada engkau
secara bapak bodoh saya pintar." Enggak.
Dia bilang, "Saya punya ilmu yang
kebetulan kau tidak punya. Maka
dengarkanlah. Ikutilah aku. Ahika sirat
sawiya. Saya siap menjadi pembimbingmu
kepada jalan yang lurus. Ya abati laudi
setan. Jangan kau sembah apa? Setan.
Initana
asah. Sesungguhnya setan pembangkang
kepada Allah yang maha penyayang. Ya
abati inni akamakabum
minarahman fatakuna waliya. Aku khawatir
tidaklah aku sampai ini kecuali satu
tujuan. Aku khawatir engkau terkena azab
dari Allah yang maha penyayang. Allah
sangat maha penyayang. Tetapi kalau
engkau terjerumus dalam kesyirikan maka
Allah akan berikan azab dan engkau
menjadi pengikut setan. Ayahnya ketika
dinasihati maka dia pun marah. Dia
mengatakan antai ya Ibrahim. Engkau
benci dengan tuhan-tuhanku wahai
Ibrahim. Jadi ayahnya tukang bikin
patung ya. Jadi ayahnya punya pabrik
Tuhan.
Kau benci dengan tuhan-tuhanku? Ya
mungkin ayahnya jualan Tuhan. Wallahuam
bisawab. Tuhan dijual mungkin. Ya
laillam tantahi lajumanna. Kalau kau
tidak berhenti ceramah wahai Ibrahim
saya akan rajab engkau. Ya lempar batu
sampai mati. Wahjurni tinggalkan aku.
Nabi Ibrahim diusir oleh bapaknya dan
dia orang ayahnya paling sangat dia
cintai. Maka dia mengatakan, "Salamun
alaik. Semoga keselamatan
engkau dapatkan." Dia masih doain
ayahnyafirulakbi.
Aku akan mohon ampunan dari Allah
untukmu. Ternyata nanti dilarang. Tapi
ketika itu saking sayang sama ayahnya,
dia bilang, "Saya akan mohon ampunan
buat buat engkau." Innahuana bihafi
Allah sangat perhatian sama saya.
Waazilukum
minunillah. Dan aku akan meninggal saya
akan ya sudah saya nurut, saya
tinggalkan kalian dan apa yang kalian
sembah selain selain Allah. Jadi lihat
bagaimana Ibrahim Alaih Salam menghadapi
problem.
Ternyata
ayahnya menentang apa dakwahnya. Tetapi
bagaimana dia menghadapi ayahnya dengan
penuh lemah lembut, tidak angkat suara,
tidak menghinakan ayahnya dan ayahnya
balas memberi ancaman baginya dan dia
balas dengan kebaikan. Ayahnya bilang,
"Saya akan rajab engkau." Dia bilang,
"Salamun alaik. Semoga keselamatan
bagimu. Bahkan aku akan mohon ampunan
bagimu.
Dan ini bagaimana sikap Ibrahim Alaih
Salam yang luar biasa yang mungkin
dihadapi oleh sebagian kita ketika
mungkin bukan ayah tapi kerabatnya atau
temannya hendaknya dia tetap sabar dalam
menghadapi mereka dengan kata-kata yang
lembut menyampaikan hujah. Hujah tetap
disampaikan dengan cara yang baik dengan
mendoakan mereka. Kalau memang selama
mereka muslim kita doakan ya. Dan itu
yang bisa kita lakukan.
Maka hidayah tidak mesti kita paksakan.
Tugas kita hanya men menyampaikan kamu
harus ini, kamu harus gini, gak
sampaikan aja. Sampaikan hidayah di
tangan Allah. Ibrahim pun tidak berhasil
menjadikan ayahnya dapat hidayah.
Padahal orang yang sangat dia cintai.
Tetapi begini sikap Ibrahim Alaih Salam
dia masih muda, ayahnya sudah tua. Dia
sampaikan dengan kata-kata yang penuh
hikmat, penuh bijak, penuh penghormatan,
tidak sok pintar. Kemudian ketika
dimaki-maki, dia tetap membalas dengan
kebaikan.
Akhirnya dia pun pergi. Tetapi Ibrahim
Alaih Salam ya pemuda yang sangat
pemberani
sampai dia bikin heboh di negerinya. Apa
kehebohannya? Dia hancurkan apa?
Patung-patung. Nekat Ibrahim Alaih Salam
ini pemuda nekad. Tapi tentu dia mungkin
melakukannya dengan wahyu dari Allah
Subhanahu wa taala. Sebagaimana
kisahnya, akhirnya ketika Ibrahim diajak
untuk keluar, pada suatu saat keluar
untuk acara ee hari raya mereka atau
acara perayaan keagamaan mereka di luar
kota, Ibrahim alasan
fadratan fin nujum faqala inni saqim
kata dia, saya sakit. Padahal dia tidak
sakit. Kata para ulama, dia mengatakan,
"Saya sakit hati lihat kalian syirik.
Saya sakit hati lihat kalian apa?
Syirik." Dan ini anugerah. Jika seorang
tidak suka dengan maksiat, itu anugerah.
Ya itu nikmat yang luar luar biasa.
Karena banyak di antara kita senang
dengan maksiat. Kita tahu haram tapi
kita juga senang. Tapi benci dengan
maksiat itu anugerah. Makanya Allah
memuji. Allah mengatakan waqikumulfan
e apa namanya?
Tapi Allah yang menjadikan kalian suka
dengan keimanan.
Dan Allah hiasi iman tersebut dalam hati
kalian.
Allah menjadikan kalian benci dengan
kekufuran, kefasikan, dan kemaksiatan.
Maka seorang kalau tidak suka dengan
maksiat itu anugerah. Maka Ibrahim
mengatakan, "Inniqim." Aku sakit.
Maksudnya aku sakit lihat kalian syirik.
Mereka sangka Ibrahim sakit fisik tidak
jadi ikut acara. Ketika mereka pergi,
maka mulai dia beraksi ya.
Maka dia hancurkan juz dan semua
dihancurkan kecuali yang besar. Ya,
sebagaimana kisah yang yang makruf,
akhirnya ketika mereka balik,
Tuhan-tuhan mereka sudah hancur. Ya,
bahkan Ibrahim melihat tuhan-tuhannya,
patung-patung tersebut dikasih sajen.
Kata Ibrahim, "Ala takulun. Ala
takulun." Tidak kalian makan wahai
Tuhan-tuhan? Eh, makan,makan. Eh, Tuhan
enggak bisa makanlah ya. Tuhan enggak
bisa enggak bisa makan. Maka dihancurkan
oleh Ibrahim kecuali yang besar. Di
situlah kemudian ketika mereka pulang,
mereka gaget. Tuhan-tuhan mereka sudah
habis hancur kecuali yang besar. Mereka
berkata, "Man fa'ala had bialihatina
innahu laminadzalimin." Siapa yang
berani melakukan hal ini sama
tuhan-tuhan kita? Sesungguhnya orang
zalim. Mereka berkata, "Qalu samna
fatan." Kata mereka, "Kami pernah
sebelumnya dengar ada seorang pemuda
yang makai yang mencela tuhan-tuhan
kita." Yuqalu lahu Ibrahim. Namanya
siapa? Ibrahim.
Mereka berkata,
"Datangkan dia di hadapan seluruh
manusia agar mereka tahu bagaimana
bejatnya Ibrahim." Jadi mereka datang
datangkan Ibrahim untuk mempermalukan
Ibrahim. Justru itu Ibrahim yang Ibrahim
cari pengin diskusi di depan apa? Di
depan masyarakat agar mereka kalah hujah
agar kesempatan ini untuk mendapatkan
panggung untuk menegakkan tauhid dan
menjatuhkan kesyirikan. Akhirnya terjadi
dialog. Akhirnya mereka tidak bisa
berkutik. Akhirnya mereka main otot kata
mereka bakar Ibra Ibrahim.
Nah, ini mungkin terjadi seperti ini.
Seorang berdakwah, keluarganya musuhi,
orang kampungnya musuhi dan dia
semaksimal mungkin menyakkan hujah
akhirnya dia pun diusir. Kalau kita
terusir satu kampung, Ibrahim juga
pernah di diusir.
Maka ini hiburan ya. Terkadang kita
cinta sama negeri, cinta sama keluarga,
tapi ketika tidak ada pilihan kecuali
harus pergi pergi hijrah. Inni inni
muhajirun ila rabbi. Aku berhijrah
menuju Rabbku. Ya, bagaimana lagi?
Mereka mencoba bakar Ibrahim akhirnya
tidak berhasil membakar Ibrahim. Ibrahim
harus alaihi salam keluar dari
negerinya. Kemudian dia berdoa, "Rabbi
habli minaliihin." Ya Allah,
anugerahkanlah aku anak yang saleh. Kata
para ulama, ketika Ibrahim pergi,
akhirnya dia diberi teman-teman dekat
yang menemaninya istrinya, kemudian
anak-anaknya, kemud Sarah, Hajar,
kemudian Ismail, kemudian setelah itu
apa? Ee Ishak dan seterusnya. Dibuatlah
keluarga yang buat dia bahagia.
Sebagaimana kaidah manarillah aahullahu
khair minhu. Siapa yang meninggalkan
suatu karena Allah, Allah ganti dengan
yang lebih baik.
Jadi menunjukkan bagaimana Ibrahim bisa
pemuda tapi bisa bikin heboh satu negeri
dan dia sabar dan dia tidak
ngamuk-ngamuk dan dia menjawab mereka
dengan hujah. Makanya disebut inna
Ibrahima lalimun
awahun munib. Sesungguhnya Ibrahim
adalah halim. Halim adalah sikap yang
tidak cepat marah, tidak cepat emosi.
Ketika dia ingin dibakar oleh kaumnya,
dia tidak bilang, "Ya Allah,
hancurkanlah kaumku. Ya Allah, bakarlah
mereka sebagaimana mereka ingin bakar
saya." Tidak. Padahal dia masih muda.
Padahal namanya anak muda biasanya kalau
disinggung dia pengin balas. Dipukul
sekali pengin balas tiga kali, kalau
bisa 10 kali. Ya, Ibrahim seal dia muda
dan dia halim. Dan ini menunjukkan
kecerdasan dan sikap bijak pemuda yang
bernama Ibrahim Alaih Salam tersebut.
Maka ini pelajaran bagi kita. Justru
kita menghadapi segala sesuatu dengan
tenang, dengan tetap bijak, dengan tetap
berhujah, tidak harus ngomel-ngomel,
ngamuk-ngamuk. Tidak seperti di medsos,
debat sedikit, oh neraka. Eh, jangan
nanti dibal. Akhirnya maki-makian,
maki-makian. sesat. Dasar bahlul sesat.
Memang sesat. Sebelum kau juga sesat.
Nenek moyangmu juga sesat. Akhirnya apa
buat seperti itu? Ya gak ada faedahnya.
Orang sudah antipati terlebih dahulu
karena sudah kata-kata yang menunjukkan
emosi. Tidak ada yang lebih cinta kepada
tauhid
seperti Ibrahim. Ibrahim paling cinta
kepada tauhid. Dan tidak ada yang paling
benci kepada kesyirikan seperti Ibrahim.
Bapaknya syirik, keluarganya syirik,
tapi dia tetap bisa mengontrol apa
dirinya? dia bisa mengontrol dirinya.
Ini di antara pelajaran yang mungkin
kita hadapi di zaman sekarang. Kalau ada
keluarga dekat yang tidak setuju, kita
tetap tenang. Hujah tetap disampaikan
tapi tenang. Jangan emosi, jangan
maki-maki, jangan mengangkat suara,
tetap tenang. Diskusi, tidak mau terima
hidayah di tangan siapa? Allah.
Jangan kita debat seakan-akan kalau
enggak terus enggak berhenti. Ya,
semampu kita. Semampu kita. Ibrahim
pergi pergi dia enggak balik lagi balik
lagi kemudian gak ya sudahudah itu
maksimal yang bisa dia lakukan itu yang
bisa di dilakukan ini Ibrahim Alaih
Salam
Tib pemuda yang kedua siapa?
Yusuf Alaih Salam. Yusuf Alaih Salam
punya problem lain lagi. Tentu problem
dimusuhi oleh kakak-kakaknya, dihasati
oleh kakak-kakaknya dan dia selalu sabar
ya berpisah dari orang tuanya, dijual
jadi budak. Tapi problem yang paling
berat adalah diajak berzina oleh siapa?
Zulaikha atau Imraatul Aziz yang konon
namanya Zulaikha meskipun tidak ada
riwayat yang sahihah tapi tarulah kita
sebut dia Imratul Aziz atau kita sebut
dengan Zulaikhah. Dan ini ujian yang
sangat berat tentang wanita itu ujian
kepada seorang pemuda terkait dengan
wanita digoda oleh wanita cantik dan
kaya raya. Makanya Rasulullah sebutkan
di antara tujuh golongan yang Allah
naungi pada hari kiamat kelak adalah
yang kelima kata Nabi, rajulun daumatun
wa jamalin faqala inni akullah. Seorang
lelaki yang dirayu oleh seorang wanita
cantik dan kaya raya kemudian dia
berkata, "Aku takut kepada Allah."
Mungkin dari tujuh yang paling berat ini
mungkin
paling berat karena lelaki kalau digoda
wanita yang tidak cantik aja tergoda,
apalagi yang cantik.
digoda laki perempuan kaya raya tidak
cantik itu tergoda apalagi cantik dan
kaya kaya raya tapi mungkin antum gak
pernah digoda seperti itu. Enggak siapa
juga yang menggoda antum cantik kaya
raya kemungkinan kemungkinan besar
enggak pernah ya.
Tapi seandainya ada wanita seperti itu
luar biasa ujiannya berat. Lebih berat
daripada ini kisah yang tentang e lelaki
yang masuk ke goa kemudian dia saya
bayangkan ini lelaki luar biasa. Ketika
tiga orang masuk goa kemudian karena ada
hujan dia berenang t-tahu ada batu yang
menutup goa tersebut. Akhirnya mereka
bertiga berdoa menyebutkan amal saleh,
bertawasul amal saleh agar Allah membuka
batu tersebut agar mereka bisa keluar
dari goa. Di antaranya seorang lelaki
berkata, "Ya Allah, Allahumma innahuat
li ibnatu ammi.
I ibnatu amin liunggu saya dulu punya
sepupu ya." Ya Allah. Perempuan yang
paling dia dia doa sambil detail. Allah
tahu. Tapi memang waktu berdoa kita
butuh detailkan untuk menunjukkan
bagaimana kebutuhan kita dan yang
lainnya.
Dia bilang, "Ya Allah, saya dulu punya
sepupu perempuan yang paling saya
cintai. Kalau ada laki-laki mencintai
wanita paling hebat, itulah saya
terhadap dia. Dan saya ngajak dia,
ngajak dia, dia enggak pernah mau." Ini
perempuan dia gila-gila sama apa? Bucin
apa budak cinta sama perempuan ini.
Subhanallah qadarullah. ternyata punya
keperluan sehingga dia butuh pinjam uang
sama saya minta uang butuh bantuan maka
saya kasih bantuan dia butuh waktu itu
adalah 100 dinar 100 dinar kalau
dikonfer sekarang 425
gram emas
dalam sebagian riwayat 120 dinar itu 1/2
kilo lebih
maka saya kasih dengan syarat dia
serahkan kegadisannya kepadaku. Karena
wanita tersebut butuh maka dia serahkan.
Nah, ketika saya sudah duduk di atas dia
sebagaimana seorang lelaki terhadap
istrinya, artinya sudah berhasrat, sudah
semua. Tiba-tiba ketika saya melakukan
zina, dia berkata, "Ya Abdallah,
ittaqillah." Wahai Abdullah,
bertakwalah.
Jangan kau melakukan kecuali dengan
haknya. Akhirnya saya pun meninggalkan
wanita tersebut. Allahumma inana
fa'altualik, intu faaltualik ibti wajhik
fafuj nahnahnu fih. Ya Allah, jika aku
meninggalkan zina tersebut karena
mencari wajahmu karena ikhlas, bukalah
pintu pintu goa. Akhirnya pintu gua
terbuka. Yang menakjubkan ini dia sudah
hasrat. Beda kalau awal masih hasrat ini
sudah selesai, sudah tinggal
berhubungan.
Sudah istilahnya kalau bahasa kita sudah
hasrat, sudah di puncak. Orang bilang
laki-laki kalau sudah berhasrat 2/3
akalnya sudah hilang. Mungkin hilang
semuanya akalnya. Tapi dia luar biasa.
Ketika dia bilang ittaqillah, semua
hasrat dia tinggalkan. Dan itu sangat
berat. Apalagi bukan wanita sembarang.
Ini wanita yang dia puja-puja selama
ini. Bukan wanita jalanan. Enggak. Ini
wanita yang dia cintai, yang dia
puja-puja. Kesempatan ini sekali
ternyata dia tinggalkan karena Allah.
Jadi problem yang dihadapi oleh
anak-anak muda sekarang di antaranya
godaan wanita.
Dan ternyata godaan wanita itu
bukan hanya menimpa orang-orang yang
mungkin awam tidak ngaji, juga menimpa
orang-orang saleh. Di antaranya Yusuf.
Yusuf saleh atau enggak? Super saleh.
Ternyata dia diuji dengan fitnah wanita.
Fitnah wanita tidak memandang. Sudah
ngaji ikhwan senior, ikhwan junior,
ikhwan kibar. [tertawa]
Enggak yuk Nabi. Enggak. Bukan Nabi
didatangi fitnah wanita. Lihatlah kisah
Jurisy. Juraisy orang saleh, ahli
ibadah.
Di zaman Bani Israil ketika ada sebagian
orang hasad sama dia karena dia terkenal
ahli ibadah, maka ingin digoda. Datang
seorang wanita yang terkenal sangat
cantik di zaman tersebut, wanita pezina.
Pokoknya wanita pezina paling cantik
zaman itu, inilah wanita ini. Maka dia
datang kepada para lelaki yang hasad.
Dia berkata, "La aftinannahu lakum
inum." Kalau kalian mau, saya akan
fitnah si Juraisy
sesuai dengan keinginan kalian. Maka
datanglah wanita tercantik di zaman itu
mendatangi Jurij menuju Jurij panggil
Jurij. Jura subhanallah.
Berat berat. Dalam riwayat kata yang
menyelamatkan Jat di antaranya setelah
iman, setelah Allah Subhanahu wa taala
walam yaltafit ilaiha. Dia tidak tengok
sama sekali. Kalau dia tengok wah
bahaya. Sekali tengok selesai. Tapi yang
mulia selamat, dia bersikuku, tidak
tengok sama sekali. Itu yang bikin dia
selamat. Ya,
Tayib. Nabi Yusuf alaihi salam. Ya, kita
ada perkataan kita tidak heran orang
terfitnah kemudian terjatuh. Yang kita
heran sebab fitnah begitu besar kok bisa
selamat? Nah, ini yang kita heran. Kok
Yusuf Alaih Salam bisa selamat? Padahal
ketua kita lihat sumber-sumber fitnah
luar biasa. Wanitanya cantik, sudah
berhias dalam kamar, pintu sudah
dikunci,
enggak bakalan ketahuan. Ya, ini sudah
kena lama juga. Yusuf kerja di rumahnya
ya kan. Yusuf kerja di rumah ini
perempuan ini. Ya. Kemudian akhirnya
Yusuf bisa selamat alaihi salam tentu
dengan pertolongan Allah Subhanahu wa
taala. Tentu sebab-sebabnya banyak.
Saya sudah ceramah dalam satu kajian
khusus tapi yang in sampaikan satu sebab
utama yang diakui oleh Zulaikha.
Ketika dia panggil wanita-wanita yang
pengin tahu Yusuf dipanggil, kemudian
dia bilang, "Ukhruj ya Yusuf jalan
keluar di depan ibu-ibu tersebut ya
di depan mereka. Falamu akbarna
waqidunillahi
inak karim." Ketika ibu-ibu melihat
Yusuf, maka mereka kaget, histeris
sampai mereka potong-potong tangan
mereka, mereka tidak sadar saking
tampannya.
Saking tamannya. Makanya ketika Nabi
sallallahu alaihi wasallam melihat Yusuf
di Isra Mikraj, Nabi melihat lelaki yang
sangat tampan. Kata Nabi, "Laq satral
jamal." Yusuf diberikan setengah
ketampanan. Kata Ibnu Qayyim atau ulama
yang lain, maksudnya ketampanan
dibagi-bagi. Setengahnya buat siapa?
Yusuf. Kita gak tahu seperetriliun,
seperapa.
Setengahnya buat siapa? Yusuf. Buktinya,
buktinya para wanita ketika melihat
sampai motong-motong gak sadar siapa? W
lelaki wanita litaki kemudian dia potong
enggak sadar enggak ada. Berarti saking
tampannya luar biasa. Tapi mereka
mengatakan ini malaikat bukan manusia.
Kalau kita baca buku tafsir maka ada
yang bilang sampai yang ada yang
pingsan, ada yang sampai haid, ada yang
tiba-tiba haid. Saking merubah hormon
mereka saking apa namanya?
Saking tampai salam.
Mungkin terjadi mungkin ya. Wallahualam
ya. Tapi intinya yang bikin Yusuf
selamat apa? Dia muda, dia hasrat juga
bergejolak. Wq ham bih wam biha. Sang
wanita sudah sangat ingin sama Yusuf dan
Yusuf sudah gejolak. Dia laki-laki dan
itu diuji.
Apa kata wanita? Akhirnya Zleikha buka
kartu. Dia tidak malu-malu lagi. Dia
sampaikan kepada ibu-ibu semua. Kata
dia,
Qatikadzi
lumtunani fih. Ya, ini yang kalian
cela-cela. Saya bilang apa? Zulaha
naksir pembantunya, naksir budaknya.
Maksudnya kalian baru 5 menit sudah ko
saya bertahun-tahun sama Yusuf. Wajar
dong.
Kata dia, "Walaqoduhu
nafsihi fastaom." Saya sudah rayu-rayu
dia, tapi dia istiam. Yaitu dia
bersikuku, tidak kasih kesempatan
sedikit pun. Ini di antara cara selamat
dari fitnah wanita. Jangan kasih
kesempatan.
Kalau kasih kesempatan dikit, dikit,
dikit terbuka.
Akhi
sudah mulai
lanjut lanjut selesai boleh dong kirim
foto. Mulai foto. [tertawa]
Udah lepas kalau udah gitu udah nanti
banyak setan datang kasih dalil. Boleh
kok, boleh kok, boleh kok. Tanya ustaz
boleh tanya ustaz yang bolehkan.
Akhirnya sudah jadi yang terjadi. Dan
ingat fitnah ini bukan melanda
orang-orang apa aja. Justru terkadang
mengenai orang-orang yang yang yang
sudah ngaji, Juraj, Yusuf Alaih Salam.
Maka seorang waspada. Setan mengambil
kesempatan kapan saja menggoda lelaki.
Dan kita katakan fitnah terbesar bagi
lelaki adalah wani wanita. Ya, wanita
ini kalau laki-lakinya normal ya. Kalau
enggak normal ya goda-goda cuek aja
[tertawa]
karena gen pelangi ya enggak normal.
Tapi kalau kalau normal pasti tergoda l
ya. Pasti tergoda.
Wanita itu jangankan kukunya, kadang dia
WA-nya hi wek wek wek. Sudah bisa
merubah hati.
Bisa merubah hati. Oh apalagi lihat
kukunya.
Belum yang lainnya. Oleh karenanya,
Subhanallah kalau kita kasih kesempatan
akan terjadi situlah titik lemah manu
manusia pemuda apalagi. Maka hati-hati
ingat kalau ingin berkah ikuti jalur
yang berkah.
Jangan ikut jalur yang tidak berkah.
Ujung-ujungnya buruk. Ujung-ujungnya bu
buruk. Ya, cari berkah, benar cari.
Kemudian ikut aturan syari kalau mau
taaruf yang syari kemudian baru
bismillah. Adapun cara-cara yang tidak
syari khawatirnya ujungnya tidak berkah.
Maka seorang berusaha menjaga diri dari
fitnah wanita. Ini ujian kita semua.
Kalau fitnah wanita tidak mengenal
pemuda saja. Pemuda senior juga bisa
teruji. Pemuda aki-aki juga menjelang
magrib juga bisa teruji.
Nah,
ini yang pernah dialami oleh Nabi Yusuf
dan kita bisa contohi bagaimana trik dia
dalam selamat. Di antaranya tidak kasih
apa cela, ya. Jadi antum ada apa-apa ada
yang coba-coba ganggu blokir
blokir ya. Terlanjur kirim foto hapus.
Jangan save baru blokir. Jangan.
[tertawa]
Jangan bilang ini pangan pribadi enggak.
Pokoknya blokir. Jangan kasih celah.
Mumpung iman antum masih kuat. Nanti
kalau pas lagi blokir iman lagi lemah
mulai murajaah itu repot.
Jangan
blokir
kita lemah ya. Tib yang pemuda
berikutnya siapa?
Ashabul Kahfi. Ashabul Kahfi mirip dia.
Mereka adalah singkatnya mereka adalah
kumpulan anak-anak bangsawan. Mereka di
atas fitrah tidak suka dengan
kesyirikan. Sebutkan suatu hari mereka
menghadiri acara perayaan kesyirikan
mereka di suatu areal besar. Mulai satu
orang enggak nyaman dengan kesyirikan.
Dia bersandar di sebuah pohon. Datang
lagi satu, datang lagi satu. Datang
lagi. Mereka tujuh orang. Mereka
diam-diaman. Akhirnya mereka buka kartu.
Kenapa sini? Ternyata mereka sama.
Sama-sama tidak suka dengan perbuatan
apa? Kesyirikan. Nah, masalahnya mereka
anak bangsawan.
Masalahnya mereka menyelisihi seluruh
satu kampung cuma tujuh orang ya.
Sabatun kalbuhum. Yang benar mereka
berjumlah berapa? Tujuh orang. Yang
delapan adalah anjing anjing mereka. Di
sinilah ee kemudian mereka akhirnya
dipanggil ketahuan karena mereka
menyelisihi
kaum yang lain. Akhirnya mereka
dipanggil,
mereka disuruh sampaikan. Di situlah
Allah menyatakan Allah kuatkan hati
mereka. Kata Allahquunusamawati
wal ardhi naduni ilaha laqna.
Ya. Ketika
kami ikat hati mereka, kokohkan hati
mereka.
Tatkala mereka berdiri di hadapan para
raja, di atas bapak-bapak mereka,
om-omsawan-bangsawan
ketika mereka disuruh untuk sesuai
dengan agama kaum mereka, Allah kaukakan
mereka. Mereka tetap bicara dengan
tegas, dengan tegar. Mereka berkata, idu
faqubunabus samawati wal. Tuhan kami
adalah pencipta langit dan bumi.
Kami tidak bakalan berdoa kepada selain
Allah. Kami hanya berdoa kepada Allah.
Kami enggak mulai syirik. Laq qulna
wqlna qulnaat laqna. Kalau kami
beribadah kepada Allah berarti kami
sesat.
Akhirnya
mereka dikasih kesempatan untuk murtad.
Akhirnya mereka kabur. Kata mereka
kabur.
Awal fityatu ilal kahfi faqabbanaadunka
rahmah wana min amrina rada. Ketika
mereka tahu mereka dalam kondisi bahaya,
yang pertama mereka lakukan mereka
berdoa. Kata Allah, idal fityatu ilal
kahfi. Ketika sekelompok pemuda menuju
ke sebuah goa,
mereka berdoa, "Rabbana atina minadunka
rahmah." Ya Allah berikanlah rahmat dari
sisimu. Yang paling penting kita
dirahmati oleh Allah. Wahyi lana min
amrina rasyada. Dan persiapkanlah kami
dengan jalan yang baik karena di depan
masalah besar. Mereka cuma tujuh orang.
Bapak-bapak mereka para
pembesar-pembesar
ya mereka jadi buronan dicari. Ya,
akhirnya Allah mengatakan faal
kahfiakumukum
rahmatihum
amrikumq. Kata Allah, "Segeralah
pergilah kalian menuju goa. Allah akan
tebarkan rahmat Allah kepada kalian dan
Allah akan siapkan kondisi buat buat
kalian." Akhirnya mereka pun berjalan
menuju goa. Akhirnya Allah selamatkan
mereka. Tidurlah mereka. Ternyata
tidurnya berapa? 309 tahun. Ya, kelamaan
tidurnya.
Bangun-bangun loh, kita tidur berapa
lama ini? Sehari atau setengah hari?
Zahirnya mereka bangun dalam kondisi
normal. Tidak seperti dalam cerita
rambutnya panjang, kukunya panjang.
Kalau kukunya panjang, mereka tahu sudah
berbulan-bulan tidur. Tapi mereka
khilaf. Pendapat cuma dua. Kita tidur
sehari atau setengah hari.
Dan zahirnya bahwasanya anjingnya pun
aman. Anjingnya pun tidak berubah. Kalau
300 tahun harusnya anjingnya sudah jadi
tulang belulang. Berarti anjingnya
kecipratan berkah. Karena Allah ee
tuangkan rahmat dalam goa tersebut.
Akhirnya mereka kelaparan. Sudah 309
tahun tidur gimana? Kita tidur 2 jam
sudah lapar. [tertawa]
Mereka lapar. Akhirnya mereka bilang,
"Ayo belanja. Masih ada duit?" Enggak
ada. "Dah. Ayo belanja-belanja cari
makanan yang enak." Kan mereka anak-anak
bangsawan, biasa makan enak. Ada duit.
Makanya dalil boleh makan enak ya selama
halal dan tidak berlebihan. Oke. Mereka
cari ketika dia keluar dari goa semua
sudah berubah. Sudah berubah. Politik
berubah ekonomi berubah bangunan
berubah. Yang tadi enggak ada ini di
mana ini? Menuju pasar. ketika bayar lah
ternyata uang zaman dulu, uang zaman 300
tahun lalu di zaman raja yang zalim
ketika itu yang di yang dipahat adalah
mungkin gambar sang raja. Akhirnya
ketahuanlah kisah mereka ini dulu ada
kisah anak-anak bangsawan yang pergi ke
goa kemudian menghilang. Oh, ternyata
kalian ini. Akhirnya mereka kembali
lagi. Akhirnya mereka Allah wafatkan
dalam goa tersebut. Yang kita ambil
pelajaran di sini bahwasanya sebenarnya
Allah mengatakan para pemuda ketika itu
yang tujuh orang dia tahu kondisi, tahu
bagaimana kondisi di sekitarnya.
Kita juga bukan bukan anak muda yang
tidak tahu apa-apa. Kita juga sudah
kondisi dan kita memeta kondisi
secukupnya. Ya, kita ngerti dan tetap
tegar
meskipun menyelisihi mayoritas.
Di antara penyakit adalah sulit
menyelisihi mayoritas.
Orang suka terbawa kepada mayo
mayoritas. Tapi kalau kita tahu itu
kebenaran, harusnya kita tetap bertahan
meskipun mayoritas menyelisihi. Bahkan
Allah berfirman, waardilah.
Kalau kalian mengikuti mayoritas manusia
akan menyesatkan kalian dari jalan yang
yang benar. Kebenaran
bisa mayoritas bisa minoritas. Tidak
harus minoritas yang selalu benar dan
tidak harus juga mayoritas yang selalu
benar. Tetapi kalau kebetulan kebenaran
berada pada minoritas, seorang harus ber
bersabar. Kalau ternyata tidak mampu
menghadapi kondisi, maka hendaknya dia
berhijrah. Ini di antara ee isyarat
tentang hijrah. Makanya Rasulullah
mengatakan, "Lebih baik seseorang di
zaman fitnah pergi ke puncak gunung
ngurusi kambing-kambingnya.
Yafirru bidinihi." Dia bawa lari
agamanya supaya selamat dari fitnah. Ini
Rasulullah akan katakan akan ada suatu
zaman seorang ngurusin kambing-kambing
yang lebih afdal daripada dia terjun ke
masyarakat yang akhirnya dia terbawa
kepada fit fitnah. Ashabul Kahfi kalau
mereka bertahan bersama masyarakat
mereka tidak bakalan selamat. Ya
inahumharu alikum yarjumukumidukumflihu
abada. Mereka saling ingatkan,
"Hati-hati kau keluar beli makanan tadi.
Hati-hati kalau ketahuan kita, kita akan
dirajam sampai mati atau dipaksa
murtad." Jadi mereka tahu mereka tidak
bakalan tidak ada jalan lain kecuali
apa? Harus sembunyi. Harus sembunyi.
Saya masih ingat ada cerita dahulu di
zaman ketika Sofiat masih memusuhi kaum
muslimin. Sebagian saudara-saudara kita
yang tinggal di Soat. Kalau mereka mau
ke tempat ngaji Quran ditutup supaya
kalau ketahuan tidak tahu di mana tempat
belajar Quran. Jadi menuju tempat
belajar Quran harus tutup dulu diantar
sama yang tahu. Nanti sampai pada
tempatnya baru diajarin Quran. Nanti
kembali lagi keluar ke masyarakat
ditutup lagi tidak ketahuan. Jadi mereka
belajar Quran diam-diam yang dia pun
tidak tahu di mana tempatnya. Semuanya
untuk menjaga. Jangan sampai kalau
ketahuan akhirnya tempat markas keta
ketahuan. Sampai begitu dulu orang
belajar Quran diam-diam ya kemudian
sembunyi ya
seperti itu ya.
Oleh karenanya ketika mereka tahu mereka
tidak bakalan selamat, kalau mereka tahu
mereka akan dibunuh, akhirnya mereka
terpaksa harus berhijrah di tempat yang
sudah Allah arahkan yaitu ke dalam
sebuah goa. Mereka tinggal pasrah sampai
berapa lama mereka bisa digao yang
penting jalan dulu, mulai dulu ke
depannya serahkan kepada Allah. Ternyata
Allah punya cara. Allah buat mereka
tidur 3099
tahun. Ini menunjukkan kalau seorang
sudah tawakal dan dia berusaha nanti ke
depannya urusan Tuhan.
Yang penting dia berusaha dulu. Saya
berusaha, saya enggak bisa di situ. Saya
kalau di situ saya bisa terikut. Kenapa?
Kompleks semua tukang main judi. Kalau
saya situ saya bakalan main judi. Main
judi offline atau online? Mending saya
pergi. Enggak kuat. Maka disyariatkan
dia hijrah menuju tempat yang dia bisa
selamat dari fitnah-fitnah tersebut. Dan
ini menggambarkan kepada kita bahwasanya
sebagian kita punya problem terg terkait
dengan komunitasnya, terkait dengan
lingkungannya. Maka dia berusaha
berhijrah meninggalkan lingkungan
tersebut, komunitas tersebut karena
Allah subhanahu wa taala maka Allah akan
berikan rahmat kepada dia. Tentunya
namanya hijrah tidak mudah, perlu
perjuangan. Ashabul Kahfi disebutkan
mereka diancam, "Kalau kau tetap
beriman, semua kekayaan lepaskan karena
mereka anak bangsawan. baju-baju mereka.
Bahkan yang baju-baju mewah mereka
lepaskan
berkorban. Sebagaimana Musa bin Umair
ketika beriman, semua kekayaan diambil
dari oleh orang tuanya, diboikot oleh
orang tuanya sehingga akhirnya miskin
pakai pakaian muraqaat, pakaian yang
potongan-potongan dicabut di
dijahit-jahit untuk disambung-sambung
sampai kulit yang tadinya halus seperti
sisik ular. Musa bin Umair ada risiko
namanya hijrah.
Hijrah tuh bukan enak-enak. Hijrah sudah
kaya, terus hijrah kaya lagi. Sebelum
hijrah terkenal, habis hijrah terkenal
lagi. Enggak harus begitu.
C hijrah tidak tulus kepada Allah. Masih
pengin terkenal, masih ingin duniawi. Ya
gak hijrah serius ya serius. Kita
meninggalkan maksiat karena Allah
subhanahu wa taala, maka Allah akan
berikan jalan. Hijrah dulu yang penting
karena Allah. Kalau gak karena Allah
terkadang susah. Ya.
Ya.
Oleh karena seorang yang penting dia
pasrah, setelah itu Allah akan berikan
jalan kepada dia. Ada ayat yang
buat semangat teman-teman untuk
berhijrah. Lihat surat An-Nisa ayat 100.
Ya, An-Nisa surat 100. Allah berfirman,
"Waman yuhajir fiabilillah." Siapa yang
berhijrah di jalan Allah. Ini niat
bahwasanya hijrah harus karena Al.
dan harus berkorban.
Dan para sahabat ketika berhijrah mereka
juga berkorban.
Usaha mereka tinggalkan, rumah mereka
tinggalkan, tanah halaman mereka
tinggalkan, bahkan sebagian keluarga
mereka tinggalkan. Kata yajid fil ardhi
muragaman kat wasah. Maka dia akan
mendapati di dunia itu tempat hijrah
yang luas dan rezeki yang banyak. Di
sini Allah menjanjikan orang hijrah
karena Allah akan ada rezeki,
tapi harus karena Allah.
Ya, ini yajid fil ardhi muragaman kir
wasah. Maka seorang percaya kalau dia
berhijrah karena Allah. Jangan dia
hijrah tidak karena Allah. Dia masih
pengin terkenal, dia masih pengin
populer, dia masih pengin hijrah tapi
tetap dengan duniawinya. Ya, ya ini gak
gak benar. Hijrah tidak totalitas.
Hijrah totalitas dan itu butuh
pengorbanan dan pasti ada jalan keluar
sebagaimana kisah Ashabul Kahfi.
Wallahuam bab. Yang berikutnyaembantu
pembantu Nabi Musa. Ini di antara contoh
bagaimana anak muda yang berkhidmat
dalam dakwah. Di antaranya berkhidmat
kepada ee seorang nabi yang dia sangat
sabar apapun diperintahkan oleh Nabi
Musa maka dia nurut. Allah berkata,
"Waidq Musaahu lahu ablubba."
Ketika Musa berkata kepada pembantunya
itu Yus bin Nun yang masih muda, "Saya
akan terus berjalan untuk mencari Nabi
Khadir."
Sampai saya ketemu dengan tempat
pertemuan dua lautan. Di situ ada Nabi
Khadir. "Kalau saya tidak ketemu, au
amahu atau saya akan berjalan meskipun
puluhan tahun." dan pembantunya siap
menemani,
siap berkhidmat kepada Nabi Musa. Dia
yang bawa makanannya, dia yang ini
semua. Ya, maka
ini isyarat bahwasanya seorang pemuda
kalau bisa punya sumbangsi dalam dakwah
hendaknya dia lakukan. Ya. Dan contoh
banyak tadi para sahabat-sahabat Nabi
sallallahu alaihi wasallam ee berkhidmat
kepada Nabi sallallahu alaihi wasallam
ya. Ya, yang penting untuk apa? Untuk
dakwah. kita
ketika masuk dalam real dakwah, kita
sedang mengumpulkan pahala untuk
kehidupan kita di kemudian hari. Di
antara modal yang paling cepat agar kita
bisa hidup nikmat di alam berikutnya di
antaranya dengan dakwah. Apakah sebagai
donaturnya, apakah sebagai panitianya,
apakah sebagai dainya? Sementara dalam
real dakwah, maka itu salah satu mesin
pencetak pahala paling cepat adalah da
dakwah. Dakwah. Makanya sebagian ulama
ketika berbicara tentang donasi,
tentang ee amal saleh, kata Allah, "Man
jaa bil hasanati falahu as amsaliha."
Siapa yang melakukan satu kebaikan dapat
10 kali lipat. Ya, dapat 10 kali lipat.
Dalam hadis juga Rasulullah bersabda
bahwasanya siapa yang melakukan kebaikan
Allah catat 10 kali lipatin
sampai 700 kali lipatin
atau lebih daripada itu. Jadi semua amal
saleh minimal 10 kali lipat. Kalau kita
baca alif lam mim tiga huruf berarti
berapa pahala? 30. 3 * 10. Sebagian
ulama mengatakan kecuali donasi untuk
dakwah. Kalau donasi untuk fisabilillah,
untuk jihad fisabilillah maka minimal
700 kali lipat. Saya ulangi, ulama
mengatakan kecuali donasi untuk
fisabilillah. Maka minimal 700 kali
lipat. Dalilnya mataladinafiquillah
habbatinat
fiumbulatin habah wallahu
alim. Perumpamaan orang yang berinfak di
jalan Allah seperti biji yang ditanam
kemudian menumbuhkan tujuh bulir dari
7uh bulir kemudian 7 100 masing
masing-masing bulir 100 menjadi 700 kali
lipat. Ini infak fia sabilillah. Kenapa
saking pentingnya jihad fisabilillah?
Nah, sebagian ulama mengatakan termasuk
jihad adalah dakwah.
Jihad dengan pedang dengan angkat
senjata dan jihad dengan lisan yaitu
dengan ber berdakwah. Karena tujuan
dakwah apa? Tujuan dakwah tersebar
Islam. Tujuan jihad apa agar tersebar
Islam? Bisa dengan lisan, bisa dengan
apa? Pedang. Dan yang paling utama
lisan. Kapan disyariatkan jihad dengan
pedang? Ketika lisan tidak bisa. Ketika
lisan dihalangi baru harus pakai pedang.
Kalau lisan bisa berjalan, tidak perlu
pedang.
Oleh karenanya
tidak semua nabi berjihad. Tidak semua
nabi berjihad, tetapi semua nabi
berdakwah.
Ada nabi yang mungkin untuk berjihad
seperti Nabi Muhammad sallallahu alaihi
wasallam, seperti Nabi Yusya'ya bin Nun.
Nabi-nabi enggak bisa berjihad, hanya
dakwah-dakwah doang karena tidak punya
kekuatan untuk ber Nabi Musa tidak bisa
jihad kepada Firaun. Ya sudah
dakwah-dakwah enggak bisa pergi. Tapi
itah itulah jihad. Makanya saya sangat
berharap
dengan dalil ini bahwasanya siapa yang
berinfak di jalan Allah dilipat gandakan
minimal berapa? 700 kali kali lipat. Dan
ini isyarat bahwasanya
amal terkait dengan dakwah adalah amal
yang paling termasuk amal paling utama.
Makanya Allah pilihkan pilihkan amal
terbaik bagi para nabi. Apa yang Allah
pilihkan bagi para nabi dan para rasul
adalah tentang da dakwah. Maka antum,
apapun kegiatan antum ya, mau jadi
direktur, mau jadi sales, mau jadi
apapun, mau jadi marketing, kalau bisa
ada sumbangsi untuk apa? Dakwah. Apakah
men-share, minimal men-share ya kalau
ada donasi-donasi
semangat ya menyebarkan semampu kita.
Semampu, semampu kita. Lihat Yusya bin
Nun ya. Dia ini muridnya Nabi Musa
Alaihi Salam. Dia berkhidmat kepada Nabi
Musa menemani perjalanan gurunya ee
dalam rangka semuanya untuk kepentingan
apa? kepentingan dakwah ya. Wallahuam
bisawab. Berikutnya
masih berapa laki-laki lagi?
Siapa lagi?
Tib kita selesaikan yang laki-laki.
Ashabul ukhdud kisahnya makruf. Kata
Allah, "Qutila ashabul ukhdud anaritil
waquud idhum alaihiqu." Celakalah
orang-orang yang menggali parit, yaitu
para raja dan bangsawan. Ketika mereka
menggali parit dan mereka membakar kaum
mukminin, kaum mukminat hidup-hidup
mereka bakar ya. Dan mereka nongkrong di
panggil di pinggir parit. Kemudian
mereka menyaksikan dengan gembira dan
senang melihat kaum mukminin dibantai,
dibunuh hidup-hidup. Tib apa sebab
mereka dibantai? Disebutkan dalam buku
tafsir gara-gara seorang pemuda.
Ada seorang pemuda yang kemudian dia
belajar
antara dukun dan rahib. Kisahnya makruf.
Akhirnya dia belajari rahib. Akhirnya
dia menjadi orang beriman. Akhirnya dia
diberi karamah oleh Allah subhanahu wa
taala. Akhirnya dia bisa menyembuhkan
penyakit yang tidak bisa disembuhkan
ketika itu. Akhirnya ada teman raja yang
buta datang sembuh.
Disembuhkan oleh pemuda itu. Akhirnya
orang buta ini ketemu raja. Dia bilang,
"Kau bisa melihat siapa yang
menyembuhkan?" Kata dia. Akhirnya dia
ngaku yang menyembuhkan adalah ee si
gulam. Gulam tersebut, anak muda
tersebut ternyata beriman kepada Allah.
Akhirnya orang buta tadi di dibunuh ya
kalau enggak salah di Gergaji, saya lupa
riwayatnya. Di Gergaji. Dan akhirnya
anak muda ini berusaha untuk dibunuh.
Akhirnya di dikirim orang untuk dibawa
ke tengah lautan supaya ditenggelamkan.
Ternyata dia tidak tenggelam. Yang mau
menenggelamkan malah tenggelam. Dia
balik lagi. Saya masih hidup raja.
Akhirnya raja kirim orang lagi. Dibawa
ke gunung supaya sampai gunung dibuang
dibuang. Ternyata mereka yang mati dia
tidak mati. Dia balik lagi. K. Dia
bilang, "Wahai, wahai raja, saya tidak
bakalan mati. Kalau kau pengin saya
mati, kumpulkan orang semua
terus kau ambil panah. Panah di sini.
Tapi ketika kau panah, kau bilang
bismillahi rabbil ghulam. Demi Rabbnya
sang pemuda ini."
Begitu cara kau mati? Iya, begitu cara
saya mati. Dikumpulkanlah rakyatnya
supaya dia pengin orang ini mati. Karena
orang semua beriman kepada sang raja.
Raja tidak ingin, raja tidak ingin
mereka beriman hanya kepada Allah.
Karena akhirnya dia pengin orang ini
mati. Dikumpulkan oleh rakyat ketika
itu. Maka diambillah panah. Kemudian
sang pemanah berkata dengan suara yang
lantang, "Bismillahi rabbil ghulam. Demi
Allah, Tuhannya sang pe pemuda." Maka
masuklah
di sininya. Kemudian dia pegang
darahnya. Kemudian dia meninggal dunia.
Ketika rakyat melihat pemuda ini mati
gara-gara bismillahi rabbil gulam,
akhirnya mereka semua beriman.
Akhirnya raja tambah jengkel. Wah, ini
parah. Ternyata tambah beriman. Akhirnya
digalil paret dan mereka dibakar
hidup-hidup.
Itulah kisah tentang Ashabul Ukhdud. Dan
akhirnya ternyata mereka semua masuk
surga. Kematian yang dilihat
kelihatannya buruk. Ternyata itu
perpindahan dari kehidupan dunia menuju
kehidupan indah di surga. Ya. Dan anak
muda ini hebat. Dia mengorbankan dirinya
demi dakwah. Mengorban dirinya demi
dakwah sehingga dia rela mati. Yang
penting orang semua beriman. Itu kisah
secara singkat anak dia anak muda. Anak
muda.
Yang terakhir adalah tentang eh
kaum Firaun. Kata Allah, "Fama amana
liusaari illaatun minihi alfi min
firunahum."
Surat Yunus. Ya, sebentar saya carikan
ayatnya.
Surat Yunus ayat 83.
Kata Allah, "Fama amana Musa". Tidak
beriman kepada Musa illaatun minihi.
Kecuali sekelompok pemuda sedikit dari
kaum Firaun. Kaum situ yang benar adalah
Firaun. Sebagaimana tafsir Ibnu Katsir,
khaufi min firaun waiim. Dalam kondisi
takut kepada Firaun dan
pembesar-pembesarnya. Ayatinahum. Mereka
takut dikembalikan kepada agamanya
Firaun. Wa inna firauna laalin fil ardhi
wa innahu laminal musrifin. Sesungguhnya
Firaun angkuh dan sombong dan berlebihan
di atas muka bumi.
Anak muda tersebut disebutkan oleh para
ulama cuma sedikit disebut dalam tafsir
Ibnu Katsir. Di antaranya adalah mukmin
ahli Firaun yang Allah sebutkan kisahnya
panjang lebar dalam surat Ghafir. Itu
anak muda. Waqala rajulum min ali Firaun
yaktumu imanahuqunjulan.
Berkata seorang lelaki mukmin dari
keluarga Firaun yang menyembunyikan
imannya. Dia enggak berani
terang-terangan.
Ini anak muda.
Makanya dia berkata, dia nasihati
kaumnya. Kamu kenapa begini? Dia
nasihati. Dialog panjang dalam surah
Gafir. Kalau kita mau cerita khusus
panjang ini kisahnya panjang. Dia tadi
dia berkata, "Ya qui inama hadil hayatud
dunya mata." Wahai kaumku. Kehidupan ini
cuma sementara. Waar akal akhir darul
qarar. Dan akhirat adalah kehidupan yang
abadi. Tib. Di antaranya yang beriman
kata ee Ibnu Abbas ya,
Imraatu Firaun, istrinya Firaun. Siapa?
A Asia. Di antaranya namanya Khazin
Firaun, penjaga ee Firaun. Penjaga apa?
Harta Firaun. Dan wamraatu khazinihi dan
istrinya. Ini empat orang yang beriman
dari suku Qitbi. E Qitbi apa? Qibti.
Dari suku Qibti. Sukunya Firaun. Suku
Aqbat. Yaitu mukmin. Seorang lelaki.
Istrinya Firaun, penjaga gudangnya
Firaun dan istrinya penjaga hartanya F
Firaun. Ini yangapi. Sembunyikan iman
iman mereka. Akhirnya di antara ada yang
ketahuan adalah Asiah yang akhirnya
dibunuh oleh Firaun. Tib. Mungkin ini
saja ikhwan dan akhwat ya. Masih ada
kisah pemudi-pemudi, mungkin kesempatan
yang lain ya, karena waktu sudah malam
ya.
Ee anak muda jangan telat pulangnya ya.
[tertawa]
Mungkin sampai sini saja kalau ada yang
bertanya saya persilakan. Wallahu taala
alam bawab. Jazakallah ustaz atas
materinya. Masyaallah. Kalau Nabi Isa
juga termasuk pemuda enggak, Ustaz?
Dari kecil i pemuda muda meninggal dalam
kondisi muda umur 33-an Nabi Isa kalau
tidak salah meninggal umur 33
tahun ya.
Masyaallah. Masyaallah. Baik.
Yahya juga muda ya.
Iya. Mas,
demikian saya mohon maaf kepada para
hadirin hadirat. Ini saya bisa saya
sampaikan. Insyaallah kita bersua di
kesempatan yang lain. Wabillahi taufik
hidayah. Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh. Jazakumullah khair brothers
and sisters. Hati-hati di jalan. Mohon
maaf bila ada kesalahan dari kita. Kita
tutup dengan doa kafatul majelis.