Transcript
eG5sMWQjX_k • Prahara Alam Kubur - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/2619_eG5sMWQjX_k.txt
Kind: captions
Language: id
Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
Alhamdulillahi ala ihsani wasukrulahu
ala taufiqihi wamtinanih ashadu alla
ilahaillallah wahdahu la syarikalahuiman
lnih wa ashadu anna muhammadan abduhu wa
rasuluhu ila ridwan allahumma sholli
alaihi wa ala alihi wa ashabihi wa
ikhwani. Hadirin dan hadirat yang
dirahmati Allah subhanahu wa taala.
Insyaallah pada kesempatan kali ini kita
akan membahas tentang ee bagaimana
kehidupan di alam barzakh atau di alam
kubur. Ya, sebelumnya saya ada kasih
kajian tentang perjalanan roh menuju
alam kubur. Ya, ini adalah seri kedua
dari pengajian tersebut. Sekarang saya
akan bahas bagaimana ketika roh
dikembalikan
di alam barzakh ya. Ee tentunya
sebelumnya ada beberapa mukadimah yang
saya sampaikan ya bahwasanya hadis-hadis
menunjukkan ketika
roh dicabut ya kemudian
ee dari jasadnya
kemudian jasad akhirnya dikuburkan.
Setelah itu roh dikembalikan lagi kepada
jasad. Ya, sebelum ditanya oleh malaikat
Mungkar dan malaikat apa? Nakir.
Akan tetapi Ibnu Rajab al-Hambali dalam
kitabnya Ahwal Kubur membahas dengan
pembahasan yang sangat indah halaman 252
sampai 257. Beliau menjelaskan
bahwasanya tentunya
ketika roh dikembalikan ke jasad ini
adalah bentuk taaluk atau bentuk
keterkaitan yang berbeda ketika ruh dan
jasad di dunia ya. Secara umum
bahwasanya keterkaitan roh dengan jasad
ada beberapa model ya seperti ruh dengan
jasad ketika di dunia seperti yang kita
alami sekarang kemudian keterkaitan
antara roh dengan jasad di alam barzakh
ya kemudian keterkaitan roh dengan jasad
ketika di albaat ketika hari
kebangkitan.
Kalau di dunia yang mendominasi adalah
jasad ya roh dan jasad. Jasad yang
mendominasi.
Kalau di alam barzakh, maka ruh yang
mendominasi.
Kalau di akhirat kelak, maka ruh dan
jasad sama-sama sama-sama sempurna.
Untuk merasakan nikmat atau untuk
merasakan azab. Kalau kita di dunia,
yang pertama kali kita rasakan adalah
jasad. Fisik yang kita rasakan nikmat
dan apa? Dan susah. Kemudian ruh bisa
terpengaruh. Kalau di alam barzakh, maka
yang utama adalah ruh dan jasad bisa
terpengaruh. Adapun di hari kiamat kelak
maka sama-sama sempurna untuk menerima
siksaan atau menerima kenikmatan.
Dan contoh seperti dalam waktu tidur
disebutkan oleh Ibnu Rajab, bagaimana
roh bisa keluar dari jasad namun masih
punya hubungan. Allah berfirman, "Allahu
yatawaal anfusaina mautiha
wallati lam tamut fi manamiha
fayumsikati q alaihal mautursilul
ukhra ila ajali musamma." Kata Allah
subhanahu wa taala, "Dialah Allah yang
ee
mematikan
manusia ketika mati." Ya, itu
benar-benar kematian besar ya. Wallati
lam tamut fi manamiha. Demikian juga
Allah mewafatkan roh yang belum mati ya
ketika sedang mimpi ya. Makanya kan
orang mimpi disebut mati tapi mati
kecil.
Makanya ketika Rasulullah bangun tidur
apa doanya? Alhamdulilladzi ahyana ba'da
ma amatana. Ya.
Ee segala puji bagi Allah yang telah
menghidupkan kami setelah mematikan
kami. Jadi
tidur adalah mati kecil. Demikian juga
di antaranya doa Nabi ketika bangun
tidur. Ee waradda alaiha ruhi. Segala
puji bagi Allah yang telah mengembalikan
ruh kepadaku. Ya, orang yang meninggal
rohnya dicabut dari jasadnya
secara terpisah total. Makanya disebut
kematian. Yaitu apa itu kematian?
Terpisahnya ruh dari apa? Jasad.
Adapun tidur ruh lepas dari jasad tapi
masih ada keterkaitan. Allah pegang
juga. Nanti kalau dikembalikan sempurna,
dia akan bangun dari tidurnya. Ruh
dipegang oleh Allah ketika sedang tidur
tapi tidak terlepas secara sempurna.
Tapi dia keluar dari jasad. Namun
bagaimana keluarnya? Wallahuam bawab.
Tapi masih ada hubungan dengan apa?
Jasad. Makanya Allah mengatakan,
"Fayumsullati qod alaihal mautil ukhro
il ajali musam." Adapun yang mati maka
Allah pegang selesai. Adapun yang masih
hidup Allah kembalikan ke jasadnya
sampai ajal yang telah ditentukan. Namun
bagaimana?
Bagaimana roh bisa keluar dari jasad
kembali lagi. Wallahualam. Ini perkara
yang yang gaib. Perkara yang gaib. Ini
kita bicara tentang ee mimpi ya. Makanya
mimpi atau tidur dikatakan juga
kematian. Karenanya ketika Rasul sahu
alaihi wasallam ditanya, "Ayamu ahlul
jannah?" Apakah penghuni surga tidur?
Kata Rasul sahu alaihi wasallam, "Annaum
akhul maut." Bahwasanya tidur adalah
saudara kematian. Maksudnya penghuni
surga tidak bakalan ti tidur ya.
Dan demikian juga ketika berbicara
tentang alam barzakh, alam barzakh, maka
roh setelah dicabut yaitu mati
dikembalikan lagi kepada jasad. Tapi
pengembalinya tidak seperti ketika di
dunia
ya. Tidak di dunia. Tidak seperti ketika
di dunia ya. Ya. Kalau kembali seperti
dunia berarti hidup seperti dunia. Tapi
dia ada pengembalian khusus yang tidak
sama dengan ketika pengembalian di
dunia. Nah, maka di situlah kemudian
dikembalikan ke jasadnya. Jasadnya
didudukkan kemudian ditanya oleh
malaikat Mungkar dan Nakir. Dan ini
adalah perkara yang yang gaib. Secara
umum alam barzakh adalah alam
tersendiri. Disebut barzak karena dia
alam perantara antara alam dunia dengan
alam akhirat. Itu nama yang benar alam
barzah. Adapun alam disebut alam kubur
ditinjau dari kebanyakan orang meninggal
di kubur. Namun jika seorang meninggal
tidak di kubur, tetap dimasukkan dalam
alam barzakh. Seperti kita ada alam
mimpi. Alam mimpi alam tersendiri.
Siapa yang mau masuk alam tersebut harus
tidur. Kalau tidak tidur tidak bisa
tidak bisa masuk dalam alam tersebut.
Rohnya bergentayangan di alam tersebut.
Tapi bagaimana? Enggak tahu. Bukan
seperti alam yang ada di depan mata
kita. depan mata kita namanya alam dun
dunia. Mimpi alam tersebut ada alam
namanya alam mimpi. Di situ roh punya
perjalanan dalam alam mimpi tersebut.
Tapi dia alam tersendiri tidak sama
dengan apa yang kita lihat di depan mata
kita ini. Maka demikian juga alam barzah
di alam tersendiri. Kalau orang sudah
meninggal Allah masukkan dalam alam
tersendiri.
Bukan kuburannya. Kuburannya kalau kita
buka, yang kita lihat alam dunia. Yang
kita lihat alam dun dunia. Dia alam
tersendiri yang di mana arwah ruh-ruh
kalau sudah meninggal masuk dalam alam
tersebut. Entah mendapat kenikmatan,
entah mendapat apa azab. Ya, ini ee yang
perlu kita perhatikan. Jadi dia alam
tersendiri. Kalau bilang ustaz, saya
sudah buka buka kuburan gak ada katanya
dilapangkan sampai sejauh mata memandang
atau disempitkan. Itu yang kau lihat
alam dunia. Pasir yang kau pegang,
lubang yang kau lihat itu alam dunia.
Alam barzakh, alam ter alam tersendiri.
Seperti alam tidur, alam tersendiri. Kau
tidak bisa masuk dalam alam barzakh
kecuali kau mati dulu.
Kalau pengin lihat alam barzakh, mati
dulu baru masuk ke alam apa? Barzakh.
Sebagaimana seorang tidak bisa melihat
alam mimpi kecuali dia tidur terlebih
dahulu.
Disebut barzakh artinya perantara. Wami
waroihim barzakhun yaum yubun. Di
belakang mereka ada barzakh, yaitu alam
perantara
sampai mereka dibangkitkan. Dia adalah
alam antara alam dunia dengan alam
kebangkitan alam akhirat.
Tib. Di alam barzakh ini ada kehidupan
yang panjang. Kehidupan yang panjang.
Ada kenikmatan adapun ataupun ada azab
ya. Karena dia adalah mukadimah daripada
pembalasan yang sempurna ketika hari
kiamat kelak. Akan ada pembalasan
sempurna ketika hari kiamat kelak.
Adapun di alam barzakh seperti ee
mukadimah. Oleh karenanya, Ibnu Rajab
al-Hambali ee menyampaikan ketika
membahas tentang bahwasanya di kuburan
ada orang diazab karena kencing yang
tidak bersih dan ada orang diazab karena
namimah. Namimah dan gibah. Namimah dan
gibah. Kata beliau, ini sebag seperti
mukadimah.
Karena ketika hari kiamat kelak yang
pertama dihisab oleh Allah seorang
hamba. Awalu ma yuhasabuhu bil abdu min
amalihi asat.
Ya, pertama amal yang dihisab oleh
seorang adalah dari amal salehnya adalah
apa? Salat. Ya, kalau ternyata
insoluhat, kalau salatnya baik faqad
aflaha wajah, maka dia telah beruntung
dan dia telah berhasil. Wain fasudat.
Kalau salatnya buruk, faqad khaba wa
khir maka dia telah rugi. Maka dia telah
rugi.
Dan ternyata mukadimah salat adalah
bersuci. Ya, tidak.
Kalau orang tidak bersuci,
maka salatnya tidak sah. Karena dia
berarti berhadas.
Maka seakan-akan ketika dia di dunia
tidak berwudu atau wudunya tidak asah,
ini mukadimah, problem bagi nanti
salatnya di akhirat kelak.
Kemudian juga awalu awalu ma yuq
bainanas. Adapun permasalahan yang
pertama Allah sidang di antara manusia
fiddima terkait dengan darah tentang
pembunuhan, pertumpahan darah. Ini yang
pertama kali Allah sidang.
sebelum masalah harta, masalah ee harga
diri, yang pertama Allah sidang adalah
masalah apa? Darah di antara manusia.
Ada yang bunuh, ada yang terbunuh, ada
yang terluka, ada yang melukai. Ini yang
pertama kali Allah sidang. Dan
mukadimahnya adalah inilah kezaliman
paling besar terkait dengan darah sampai
seorang terbunuh. Ya, maka Imam Syafi
mengatakan, "Saya tidak tahu ada dosa
paling besar setelah syirik seperti
membunuh." Dosa paling besar membunuh
setelah apa? Kesi kesyirikan. Awalnya
kezaliman paling kecil, contohnya
mukadimah adalah tentang gibah dan
namimah. Dari gibah dan namimah kalau
besar-besar bisa menuju kepada bisa
menuju kepada pembunuhan. Maka
seakan-akan alam barzak ini adalah
mukadimah, pembalasan untuk hari
akhirat. Adapun dalil-dalil yang
menunjukkan adanya azab di alam barzakh
dan adanya nikmat di alam barzah banyak
dalam Al-Qur'an. Dalam hadis tentunya
mutawatir. Mutawatir itu diriwayatkan
dari 10 sahabat lebih. Namun dalam
Al-Qur'an ada isyarat-isyarat. Sekarang
saya bahas dulu pertama tentang
dalil-dalil mengisyaratkan adanya azab
di alam barzakh. Ya. Ya. Ingat ya. Alam
barzakh ini alam tersendiri ya. Makanya
kalau orang meninggal gak ada rohnya
gentayangan ya. Si manis jembatan Ancol
tu enggak ada ceritanya enggak ada. Itu
jin yang menjelma. Kalau sudah
meninggal, dia masuk dalam alam
tersendiri.
Alam berbeda dengan alam kita. Alam
perantara, alam barzakh. Apakah jasadnya
dibakar? Apakah jasadnya dimakan oleh
ikan hiu, ikan paus? Apakah jasadnya
dimumikan?
Dia sudah masuk dalam alam namanya alam
peran perantara
sampai hari kiamat. Adapun dalil-dalil
yang menunjukkan adanya
azab di alam barzakh seperti ketika
Allah menyebutkan tentang kisah kaum
Nuh.
Dalam surat Nuh Allah berfirman
mimatihimudarilamunillahi
kata Allah Subhanahu wa taala gara-gara
dosa-dosa mereka kaum Nabi Nuh ugriku
maka mereka pun ditenggelamkan. Setelah
itu Allah berfirman, "Faudku, pakai fa."
Maka mereka langsung udhilu dimasukkan
di api. Sini seb ulama mengatakan ketika
Allah mendatangkan huruf fa, faunjukkan
ee tertib tapi tanpa jeda. Beda kalau
tsumma ya
tumma ee
menunjukkan ada tertib dan jedah.
Seperti saya mengatakan datang Muhammad
tsma Ali. Datang Muhammad kemudian ada
jeda karena saya pakai semua baru
kemudian Ali. Tapi kalau saya mengatakan
jaa Muhammadun faali datang Muhammad
lalu Ali. Berarti antara Muhammad dan
Ali siapa lebih duluan datang? Muhammad
kemudian baru siapa? Ali tapi tanpa
tanpa jedah. Makanya menggunakan fa.
Maka di sini Allah mengatakan,
"Mimatihim
udhilu faudil." Gara-gara dosa-dosa
mereka, mereka ditenggelamkan lalu
mereka dimasukkan dalam api. Sebah
menafsirkan maksudnya api di alam
barzakh. Api di alam barzakh.
Demikian juga ketika Allah berbicara
tentang kaum Nabi Luth ya.
Ya, kata Allah Subhanahu wa taala eh
bukratan adzabu mustaqir.
Ketika di pagi hari mereka
tertimpa dengan ee azabun mustaqir.
Ya,
adabun mustaqir yaitu ketika kaum Nabi
Luth disiksa diangkat oleh Allah
subhanahu wa taala. Faja'alna alifiaha
al hijilud.
Mereka diangkat kemudian mereka
dijatuhkan lalu ditimpa dengan hujan
batu yang panas sehingga buat mereka
mati mereka diazab. Allah mensifati azab
tersebut dengan adzabun mustaqir. Yaitu
azab yang mustaqir terus-menerus
kontinue.
Azab yang kontinue. Sehingga kata para
ulama ketika Allah mengatakan azabun
mustaqir kontinu. Allah menggunakan isim
fa'il mustaqir menunjukkan mereka sedang
diazab dari dulu sampai sekarang.
Sekarang berarti diazab di alam apa?
Alam dunia apa alam barzakh? Alam
barzakh.
Seperti perkataan Nabi sallallahu alaihi
wasallam, "Bainama rajulun yamsi
alaiani."
Ada seorang berjalan memakai dua gaun
yang indah kemudian dia ujub dengan
dirinya.
Ard tiba-tiba Allah benamkan dia dalam
bumi. Fahuaajaljalu fiha ila yaumilqiam.
Maka dia digoncangkan oleh Allah sampai
hari kiamat kelak. Kata para ulama
maksudnya di alam bar alam barzah
disiksa. Allah mensifati
kaum Nabi Luth dengan adzabu
mustaqirqahum
bukratanab mustaqir. Mereka ditimpa
dengan azab di pagi hari dengan adzabun
mustaqir, azab yang terus-menerus.
Berarti mereka sekarang sedang diazab.
Saat ini mereka sedang diazab yaitu di
alam barzakh. Ini dalil bahwasanya ada
azab di alam barzakh.
Kemudian juga Allah sebutkan tentang
kaum Firaun.
Ya
Allah sebutkan anaruna alaiha waatu.
Ini dalam surat gfir jelas sekali. Kalau
tadi dalam surat alqamar kaum Nabi Nuh
dalam surat Nuh, kaum Nabi Luth dalam
surah al-Qamar. Kemudian kaum Firaun dan
Firaunnya sekali tentunya dalam surat
Ghafir kata Allah Subhanahu wa taala
anaru alaiha wa maka api dipaparkan
kepada mereka yaitu Firaun dan bala
tentaranya
wa asya setiap pagi dan setiap petang.
Kemudian kata Allah nanti hari kiamat
kelak aluna asadab. Masukkanlah Firaun
dan pengikutnya kepada azab yang lebih
pedih. Di sini Allah bedakan antara dua
azab. Azab pertama, azab yang
berlangsung setiap pagi dan petang,
yaitu azab alam barzakh. Yang kedua,
hari kiamat Allah akan masukkan mereka
kepada azab yang lebih pedih. Azab yang
terus-menerus. Azab yang terus apa?
menerus. Menunjukkan bahwasanya mereka
disiksa di alam barzak ada waktunya, ada
temponya pagi dan apa? petang. Adapun
hari kiamat lebih dahsyat. Waum
taquumusah. Pada hari kiamat kelak adilu
ala Firaun. Masukkanlah Firaun dan bala
tentaranya asyaddal adzab kepada azab
yang lebih pedih. Di sini Allah
membedakan dua model azab. Berarti
mereka sekarang sedang diazab. Ya, ada
khilaf dalam maksudnya pagi dan petang.
Ada yang mengatakan terus-menerus, ada
yang mengatakan memang pagi dan petang.
Ya, tetapi intinya azab yang pertama
lebih ringan daripada azab yang kedua
pada hari kiamat kelak. Sementara Firaun
jasadnya selamat jadi mumi. Kata
Allahunjika
liman khfaka ayah.
Kata Allah, "Pada hari ini kami
selamatkan jasadmu wahai Firaun." Ya,
kami selamatkan jasadmu.
Agar menjadi pelajaran bagi orang-orang
setelah engkau. Ya, karena seandainya
Firaun jasadnya hilang bersama laut
merah, mungkin orang-orang akan berkata
Firaun tidak mati. Mungkin lagi
main-main sama Nyur Kidul ya.
Tapi ketika jasadnya diperlihatkan
menunjukkan dia benar-benar mati. Bahkan
konon dia dimumikan sampai sekarang
dikenal dengan mumi Ramses 2. Wallahu
alam bawab. Tetapi dia dimumikan e
jasadnya pernah selamat dan dilihat oleh
Bani Israil jasadnya sela selamat.
Apakah dia mumi Ramses 2 sekarang?
Wallahualam bisab. Tapi Allah nyatakan
jasadnya selamat. Jasadnya selamat tapi
dia dalam alam barzakh.
Dia bukan dia saja pengikutnya juga
tenggelam ya tidak dikubur juga dalam
alam barzakh. Makanya alam tersendiri
apapun kondisi jasad mau dibakar mau
dimumukikan di apapun maka sudah masuk
dalam alam alam barzakh. Maka ini dalil
bahwasanya ada azab di alam barzakh.
Dalam ayat ini Allah mengatakan
sanadibuhum marratain. Kami akan
mengazab mereka dua kali. Sebagian ulama
menafsirkan yaitu azab pertama azab alam
barzakh. Yang kedua adalah azab akhirat.
Demikian juga para ulama menafsirkan
waman a'zikri fainna lahu maatan donka.
Siapa yang berpaling dari
peringatanku dari Al-Qur'anul Karim
fainna lahu maisan donka maka dia akan
merasakan kehidupan yang menyaksakan.
ditafsirkan dengan siksaan di alam
barzakh di mana dihimpitkan kuburannya
sehingga taktalifa adlauhu sampai tulang
rusuknya saling masuk ketika dipepetkan
ee kuburannya sehingga dia tersiksa
dengan siksaan tersebut. Ini sebagai
ee dalil-dalil dari Al-Qur'an. Tentu
dalam hadis banyak sekali. Ya, tapi ini
dari Al-Qur'an menunjukkan isyarat ada
namanya alam alam barzakh. Adapun
isyarat tentang adanya nikmat kubur juga
ada isyarat dalam Al-Qur'an. Beberapa
dalil banyak saya sebutkan sebagiannya
saja ya.
Seperti ketika Allah Subhanahu wa taala
sebutkan tentang kisah ee Habib yaitu
yang sahib Yasin yang Allah sebutkan
kisahnya
di surat Yasin. Ketika para nabi
berdakwah kepada kaumnya maka mereka pun
mengancam untuk membunuh para nabi
tersebut. Tiga nabi Allah utus.
Faazzazna bit. Kami utus dua orang rasul
kemudian kami tambah dengan yang ketiga.
Kemudian mereka berdakwah. Maka kaumnya
marah. Q inarna bikum. Ya kata mereka,
"Laillam tantahu lanarjumannakum
wamakum minnaabun alim."
Kata mereka
eh kalau kalian tidak berhenti dakwah
ya lanarjumannakum, maka kami akan
merajam kalian sampai mati.
Wakum minnaabun alim. Dan kalian akan
benar-benar merasakan azab yang pedih.
Jadi kaumnya mengancam tiga rasul
tersebut. Kata Allah, "Wa aqsal
madinatiulun yasa." Tiba-tiba ada
seorang ketika tahu para rasul sedang
diganggu ingin dibunuh, maka dia datang
dengan segera. Datang segera
mengingatkan kaumnya. Orang ini disebut
konon namanya Habib. Namanya siapa?
Habib. Maka dia pun menasihati kaumnya,
"Yaul mursalin itu, ma'alukum aj
muhtadunzi
dan seterusnya. Kata dia, "Ikutilah para
rasul." Ya, ikutilah para rasul yang
tidak meminta upah apapun dari kalian.
Kemudian akhirnya kaumnya marah, dia pun
dibunuh. Ini si Habib akhirnya di
dibunuh. Maka matilah dia. Apa kata
Allah di surat Yasin tersebut?
Qiladkulil jannah. Dikatakan kepadanya,
"Masuklah kau dalam surga." Dia langsung
masuk surga. Ketika mati dia langsung
masuk surga. Maksudnya surga itu
maksudnya rohnya ke surga dan dia di
alam bar barzakh. Jadi sebelum sebelum
tiba hari kiamat sudah ada roh-roh yang
berjalan-jalan di sur surga. Nanti kita
sebutkan qila dukil jannah. Masuklah ke
dalam surga. Kemudian dia berkata qala
ya laita quumi y'lamun. Dia berkata,
"Seandainya kaumku mengetahui
tentang diriku, bima gofarbi wani minal
mukramin." Allah telah mengampuni
dosa-dosaku karena membela para rasul
dan Allah telah menjadikan aku termasuk
orang-orang yang dimuliakan. Berarti dia
hidup di alam barzakh dan dia sedang
dimuakan.
Ini namanya nikmat sur surga.
Nikmat surga.
Di antaranya juga dalam firman Allah
Subhanahu wa taala
dalam surat Ali Imran tentang syuhada.
Saya bacakan surah Al Imran 169
sampai 171. Allah berfirman, "Wala
tahsabannadina qutilu fiabilillahi
amwata." Jangan kalian menyangka, jangan
engkau menyangka bahwasanya orang-orang
yang terbunuh di jalan Allah sudah mati.
Tapi mereka dalam kondisi hidup di sisi
Rabb mereka diberi rezeki. Diberi
rezeki. Diberi rezeki di alam apa ini?
Alam barzakh.
Mereka sedang diberi rezeki. Mereka
tidak mati. Allah tidak berbicara
tentang hari kiamat. Allah berbicara
tentang alam sekarang. Jangan kau sangka
mereka sudah mati. Mereka masih hidup di
sisi Allah dapat rezeki. Yaitu dapat
kenikmatan. Ya.
Ya. Bukan tanpa ada kehidupan mati
begitu saja tunggu dibangkitkan. Enggak.
Mereka diberi rezeki, sedang diberi
rezeki. Farihina bima atahumullah
minadli. Mereka gembira dengan karunia
yang Allah berikan kepada mereka.
Waabsyiruna billadina lam yalhaqu bihim
min khalfihim all khaufun alaihim
walahum yahzanun. Perhatikan sini. Dan
mereka bergirang hati terhadap
orang-orang yang masih tinggal di
belakang mereka yang belum menyusul
mereka. Jangan khawatir dan jangan
bersedih hati. Kalian jangan takut untuk
berjihad. Gembiralah karena mereka sudah
merasakan apa? Kenikmatan. yang masih
hidup jangan ragu-ragu untuk berjihad
dan mati syahid agar menyusul mereka
yang sudah merasakan kenikmatan.
Menunjukkan bahwasanya
hidup di alam barzakh lebih afdal
daripada hidup di alam dunia.
Ya, ulangi. Hidup di alam barzakh kalau
dapat nikmat lebih afdal daripada
kehidupan di alam apa? Dunia.
Yastabsyiruna binikmat minallahi
wafadliallaha la yudi ajral mukminin.
Mereka bergirang hati dengan nikmat dan
karunia yang besar dari Allah. Dan bahwa
Allah tidak menyanyakan pahala
orang-orang yang beriman. Ini dalil
bahwasanya mereka sedang bahagia di alam
barzakh.
Ya,
ini di antara dalil ya. Tentu kalau
bahas lebih panjang ya. Di antaranya
juga dalam surat Alfajr kata Allah
subhanahu wa taala, "Ya ayyatuhal nafsul
mutmainnah irji'i ilbiki ryatan
mardhiyah fadkuli fi ibadi wadkhuli
jannati." Ya wadkuli jannati.
Wahai jiwa yang tenang,
keluarlah engkau menuju ee Rabbmu ya
kepada kehidupan yang menyenangkan,
yaitu kebahagiaan.
Kemudian masuklah bersama hamba-hambaku.
Masuklah ke dalam sur surgaku. Berarti
mereka dapat kenikmatan
sebelum hari kiamat. Oleh karenanya saya
akan bawakan dalil dari hadis tentang
nikmat surga.
tentang arwah para nabi dan arwah para
syuhada dan arwah para kaum mukminin.
Ada tiga model arwah ya.
Tibari
anbiya sudah meninggal dunia. Para
syuhada juga sudah meninggal dunia. dan
kaum mimin banyak sudah meninggal dunia.
Ke mana mereka? Apakah mereka sekarang
dalam kondisi hampa, tidak ada kegiatan,
mati, tidak. Nanti baru dihidupkan
setelah hari kiamat? Tentu tidak. Mereka
sekarang dalam satu alam namanya alam
barzak. Dalam kebahagiaan para nabi
jelas. Ketika Nabi sallallahu alaihi
wasallam meninggal dunia, apa kata Nabi
sallallahu alaihi wasallam?
Allahummaqil Allahummaqal rafiqal a'la.
Dalam riwayat yang lain, ma arfiqil
a'la. Ya Allah. Aku ingin bersama
Arrafiq itu apa namanya? Teman
perjalanan yang tinggi. Ya, disebut
dalam riwayat quubit. Rasulullah
ulang-ulangi
sampai Aisyah menyampaikan Rasulullah
pernah berkata tidak ada seorang nabi
pun yang akan meninggal illa khayir
kecuali diberi pilihan. Mau hidup di
dunia atau bertemu dengan Allah
subhanahu wa taala. Maka saya tahu
ketika itu Rasul Sallahu Alaihi Wasallam
disuruh memilih dan dia mengatakan
maariil a'la sambil nunjuk ke atas aku
ingin bersama dengan golongan salihin
yang telah mendahuliku
yaitu siapa?
Di antaranya para nabi ya paraahu
alaiinuhadainika.
Itu Nabi mengatakan a aku ingin bersama
rombongan yang tinggi. Kata para ulama
maksudnya adalah rombongan para para
nabi ya. Dan kita tahu bahwasanya mereka
sedang berada di mana? Sedang berada di
surga. Ya sudah di surga. Ini para nabi,
para syuhada.
Para syuhada. Maka kata Nabi sallallahu
alaihi wasallam dalam Sahih Muslim ya
kata Nabi sallallahu alaihi wasallam
arwah fil jannah fi jaufi thirin khir
laha qonadil muqatun bil arsi tasrahu
fil jannati haitsuat. Sesungguhnya
roh-roh para syuhada di surga mereka
masuk dalam jasad burung yang berwarna
hijau yang burung tersebut punya
sangkar-sangkar yang bergantung di bawah
arsy Allah. Kemudian mereka berterbangan
ke sana ke mari sesuka hati mereka.
Kemudian setelah mereka berjalan-jalan
mereka mampir di sangkar tersebut.
Para ulama mengatakan para syuhada
ketika mereka meninggal mereka
mengorbankan roh jasad mereka. Mak jasad
mereka ditikam, dicabik-cabik,
dimutilasi, dibunuh. Maka di antara
aljaza menyisil amal balasan sesuai
dengan perbuatan Allah, ganti jasad
sementara mereka di alam barzakh dengan
jasad burung yang berwarna hi hijau.
Nanti kalau hari kiamat baru
dikembalikan kepada jasad yang
sungguhnya.
Karena pada hari kiamat kelak Allah akan
menyusun jasad baru yang tadinya sudah
jadi tulang belulang jadi jasad baru.
Kemudian roh dikembalikan. Maka itu
keterkaitan roh dengan jasad yang
sempurna. Sudah kita jelaskan tadi
keterkaitan ru dan jasad ada berapa? Ada
di tiga di dunia, di alam barzakh dengan
di mana? Di akhirat. Kalau di dunia yang
mendominasi apa? Ruh atau jasad?
Jasad. Di alam barzakh apa yang
mendominasi?
Ruh.
Ruh. Di alam akhirat sama. Sama. Jasad
sempurna, ruh sempurna. Sementara karena
belum hari kiamat tegak maka Allah
gantikan aljaza misal amal bas perbuatan
Allah gantikan dengan jasad burung
berwarna hijau untuk mereka masukin
untuk menikmati surga. Dan tetap roh
mereka punya keterkaitan dengan apa? Ja
jasad mereka yang asli.
Bagaimana? Wallahualam. Kita enggak
tahu. Ini perkara gaib. Perkara gaib.
Sebagaimana kita enggak tahu bagaimana
ruh ketika kita sedang tidur ini perkara
gaib. Maka mereka pakai jasad tersebut
dan mereka berjalannya mereka sudah
bahagia.
Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam.
Ya. Jadi mereka jalan-jalan kemudian
mampir ke sangkar yang bergantung di
bawah arsy. Tergantung di bawah arsy.
Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam,
"Fa alaiatan
faqah."
Kemudian Allah muncul bertanya kepada
mereka. Allah berkata
kepada para syuhada yang sedang berada
dalam ruh mereka dalam jasad burung
berjalan-jalan di surga. Apa kalian
menghendaki sesuatu?
Apalagi yang kami inginkan ya Allah kami
sudah ke sana kemari di surga sesuka
hati kami. Apalagi gak ada lagi.
Allah tiga kali tanya sama mereka.
Setelah itu waktu yang lain Allah tanya
lagi ada pengin suatu yang lain kata
mereka ngapain lagi Allah sudah
jalan-jalan di surga yang kami sukai
sampai tiga kali.
mini
arwah jasadinaalika
maratan ukhro.
Akhirnya ketika mereka Allah tanya lagi,
tanya lagi pengin apa, pengin apa.
Akhirnya bilang, "Ya sudah kalau gitu ya
Allah kembalikan roh kami ke jasad kami.
Kami pengin mati syahid lagi." Kalau
memang harus ada permintaan selain ini,
kami ingin dikembalikan lagi supaya bisa
perang lagi, supaya bisa mati syahid
lagi.
Falammaaisa lahum hajatun turiquu.
Ketika Allah melihat bahwasanya mereka
tidak ada keperluan lagi, mereka sudah
nyaman ditinggalkan. Allah tidak tanya
lagi. Allah tidak tanya lagi. Berarti
mereka sedang dalam kenikmatan.
Sedang dalam ken kenikmatan. Di mana
mereka? Di alam barzakh. Dan roh mereka
berjalan-jalan di mana? Di surga sebelum
hari kiamat. Ini salah satu bantahan
kepada orang-orang yang muktazilah yang
mereka mengatakan surga dan neraka belum
diciptakan. Kata mereka, "Kalau
diciptakan sekarang ngapain? Kosong."
Enggak ada fungsinya. Enggak. Padahal di
antara Bantan banyak. Surga dan neraka
sudah ada. Dan dalil niat begitu banyak.
di antaranya sudah ada fungsinya untuk
memberikan kenikmatan kepada kaum
mukminin dengan dengan metode dengan
model tersendiri bukan seperti setelah
hari kebangkitan. Demikian juga untuk
beri azab kepada orang-orang mujrimin
dengan cara tersendiri yang Allah
kehendaki.
Banyak hadis yang semakna dengan ini.
ee di antaranya juga dalam beberapa
hadis ya
seperti dalam sahihain dari Jabir
radhiallahu anhu, beliau berkata, "Qala
rajulun yauma uhudin." Ada seorang
berkata pada waktu perang Uhud dia
berkata, "Ana inuttiltu ya Rasulullah
aina ana intiltu ya Rasulullah?" "Kalau
saya mati sekarang saya di mana?" Rasul,
"Kalau saya mati sekarang saya di mana?"
Kata Rasul wasallam, "Fil jannah, kau di
surga.
Maka dia pun melemparkan kurma-korma
yang di tangannya. Kemudian dia
berperang sampai kemudian dia ee mati.
Tapi pertanyaan dia, kalau saya mati
sekarang, saya di mana? Rasulullah
jawabnya, di mana? Di surga. Berarti dia
dapat kenikmatan di alam barzakh. Dan
rohnya akan berjalan-jalan di mana? Di
surga. Dengan numpang kepada jasad
seekor burung hijau yang Allah siapkan.
Dalam Sahih Muslim ini di perang Uhud.
Dalam Sahih Muslim kisah kisah Umair bin
Humam ini di perang Badar ya. Ketika
Rasul sahu alaihi wasallam memotivasi
para sahabat kata Rasul sahu alaihi
wasallam, "Kumu ila jannatin ardamawatu
wal ard." Bangkitlah kalian menuju surga
yang luasnya seluas langit dan bumi.
Maka dia berkata, "Jannatun ardamawati
wal ard." Ya Rasulullah, "Surga yang
seluas langit dan bumi." Kata Rasul,
"Naam." Kata dia, "Bakhin-bakhin ya."
Kata dia, "Wow, hebat ya Rasulullah."
Ya, kenapa kau bilang bakhin-bakhin?
Kata Rasul sahu alaihi wasallam, "Uriidu
an akuna min ahliha. Aku ingin termasuk
penghuni surga." Kata Rasul wasallam,
"Engkau adalah penghuni surga."
Subhanallah. Maka dia pun melemparkan
kurmanya. Dia bilang, "Lain hayaitu
hatta akulara inhayatunah."
Kalau saya harus nunggu hidup sampai
habis makan kurma, terlalu lama saya
pengin masuk surga. Maka dia lempar
kurmanya, dia perang kemudian meninggal
dunia.
ini menunjukkan bahwasanya langsung
masuk surga. Ini di antara dalil-dalil
dari sunah ya, bahwasanya orang-orang di
ee
di alam barzakh merasakan kenikmatan.
Demikian juga dalam Sahih Muslim dari
Abu Musa al-Asy'ari radhiallahu anhu,
Nabi sallallahu alaihi wasallam
bersabda, "Inna abwabal jannati
tahtailaliuf." Sesungguhnya pintu-pintu
surga berada di bawah naungan-naungan
bayangan-bayangan pedang, yaitu maju.
Karena kilatan pedang mengerikan. Nabi
bilang, "Kalau ingin masuk surga, masuk
di bawah naungan tersebut kau akan
langsung masuk ke pintu surga." Itu
menunjukkan bahwasanya ee apa namanya?
Orang mati syahid dapat kenikmatan
surga. Dalam Sahih Bukhari dari Anas bin
Malik radhiallahu anhu, "Usiba haritah
yauma badrin wahua ghulam." Ada seorang
remaja namanya Haritah. Ketika perang
Badar dia kena panah. Dia bukan dalam
medan pertempuran tapi dia sedang
ngatur-ngatur di belakang. Tahu-tahu ada
panah nyasar kena dia kemudian meninggal
dunia. Fajaat umuhu il Nabi sallallahu
alaihi wasallam. Maka ibunya datang.
Ibunya tahu anaknya bukan mati di medan
pertempuran, tapi sedang menjadi
pembantu bagi kaum muslimin dan dia di
balik layar bukan di medan pertempuran.
Maka dia ragu anaknya bagaimana nasibnya
kalau di medan pertempuran? Oke, masuk
surga ini yang ini belakang bagaimana?
Maka ibunya datang dia berkata, "Ya
Rasulullah qod arta manzilata haritah
minni." Ya Rasulullah, kau tahu
bagaimana saya sangat sayang kepada
Haritah putrak?
jannar. Kalau dia di surga, sekarang di
surga maka aku akan sabar dan aku akan
mengharap pahala dari Allah.
Tapi kalau ternyata dia tidak di surga,
tarna kau akan lihat apa yang aku
lakukan. Ya itu saya akan mungkin enggak
tahu apa yang akan saya lakukan.
Qala. Maka Rasulullah berkata wai haki
awub awa hubilti. Gimana kau? Apakah
tidak ngerti? Apa kau lupa? A jannatun
awa jannatun wahidatun hiya. Apakah
surga cuma satu? Innaha jannatun kat wa
innahu fi jannatil firdaus. Sesungguhnya
surga-surga itu banyak dan anakmu
sekarang sedang berada di surga firdaus.
Berarti yang meninggal dapat kenikmatan
enggak? Kenikmat. Tapi tadi roh yang
berterbangan belum kenikmatan yang sem
sempurna.
Intinya ikhwan, bahwasanya alam barzah
alam tersendiri kalau dapat nikmat maka
lebih indah daripada kehidupan di di
dunia. Makanya ketika Allah tanya sama
para syuhada, "Mau apa?" Enggak mau
ngapa lagi, "Sudah selesai." Kalau kita
ditanya mau apa? Masih banyak mau kita
mau di dunia masih banyak enggak?
Terlalu banyak. Mereka tanya, "Mu apa
enggak ada lagi?" Apa lagi? Jalan-jalan
sudah nikmat terlalu banyak. Mau apa
enggak ada lagi. Ma, ya sudah kembalikan
lagi kami mau perang lagi. Subhanallah.
Makanya waktu ada kerabat yang meninggal
dunia, saya sempat kasih nasihat.
Saya bilang boleh sedih, tapi bisa jadi
jangan terlalu sedih karena dia mungkin
berpindah kepada tempat yang lebih apa?
Indah. Dia saleh hafiz Quran ya. J hidup
di dunia banyak masalah.
Kalau di sana sudah enggak ada masalah.
Makanya ketika Fatimah menangisi Nabi
menangisi Nabi sallallahu alaihi
wasallam karena Nabi sakit-sakitan dan
akan meninggal dunia
maka Rasulullah berkata, "Laisa ala
karbiki
abiki alkar baum kamaqala." Kata
Rasulullah, "Wahai Fatimah, setelah ini
tidak ada penderitaan lagi. Setelah hari
ini selesai tidak ada lagi penderitaan.
Penderitaan cuma di dunia."
Begitu masuk di alam berikutnya, alam
barzakh dan seorang saleh, maka dia akan
mendapatkan apa? Keni kenikmatan.
Dan ini mengingatkan kita semua.
Kita jelas kita punya kepentingan
kehidupan dunia. Tapi jangan lupa untuk
alam berikutnya yang lebih panjang.
Kita paling 60 cuma 60 sampai berapa? 70
tahun. Alam barzakh ratusan mungkin
ribuan tahun sampai hari kiamat. Dunia
berapa tahun? 60. Masih mending banyak
orang sebelum apa? 60. Apalagi banyak
makan gorengan. Allah mustaan.
Saya kemarin ketemu teman orang Arab.
Saya cerita,
intinya ada Syekh yang nanya saya.
Kenapa orang Indonesia banyak yang
meninggal usia 60-an? Kita di Madinah
rata-rata 80-an baru meninggal. 80 90.
Saya bilang, "Mungkin Indonesia banyak
gorengan." Dia ketawa. Saya ketemu orang
Arab kemarin saya bilang, "Antum tinggal
di sini di
Malaysia." Saya bilang, "Tinggal
Malaysia.
Ente orang Arab biasanya umur 80-an baru
meninggal. Iya benar. Kita keluarga 80
90 tapi kok tinggal di sini bisa jadi
60-an.
Terus dia bilang enggak nanti pas umur
59 saya kembali ke Arab. Katanya
karena dia mulai suka makan gorengan.
Mau saya hidup kita ini tidak lama ya.
Artinya hidup ini ya. Maka harus fokus
lebih kepada kehidupan berikutnya.
Makanya Allah berfirman,
"Man kafar faalaihi kufruh waman amila
shihan falianfusihim yamhadun." Dalam
surat Rum kata Allah Subhanahu wa taala,
"Siapa yang kafir maka kafirnya kembali
kepadanya. Siapa yang beramal saleh maka
untuk dirinya dia mempersiapkan
kehidupan berikutnya." Sebagah
menafsirkan falianfusihim yamhadun yaitu
dia
menyiapkan tempat tidurnya di alam
barzakh. Sebagaian salaf menafsirkan itu
kau siapkan tempat tidurmu yang nyaman.
Kau bakalan tidur di sana atau tinggal
di tempat tersebut sangat lama, maka
persiapkan dengan beramal apa? Beramal
saleh.
Hidup dunia mungkin ada yang lebih kaya.
Ya sudah dia kaya kita mau nyaingi juga
enggak bisa. Dia terlalu kaya gimana
nyaing?
HP-nya saja 10 miliar gimana mau
nyaingin? Sampai mati belum bisa beli HP
itu. Iya misalnya misalnya ya. Tapi kan
kita bisa bersaing untuk kehidupan
berikutnya.
Makanya Hasan Al Basri mengatakan,
"Kalau kau lihat orang dunia, jangan
saingi dia, tapi saingilah tentang apa?
Ak akhiratnya."
Lihat orang mungkin naik mobil Ferrari
kan di dunia, gak tahu nanti alam
berikutnya kau naik apa ya? Banyak baca
Quran, banyak amal saleh bisa berubah
signifikan pada alam kehidupan beri
berikutnya.
Tib. Ini penjelasan bahwasanya ada
namanya nikmat surga dan namanya nikmat
kubur, nikmat barzakh dan ada juga apa?
Azab barzakh. Naimul qabr wazabul qabar.
Tiib.
Ee
kita akan bahas sekarang tentang
bagaimana
kehidupan
ketika dalam alam barzakh.
Sudah berapa menit pengajian?
Hah? Sudah berapa menit
tadi? Kita mulai jam berapa?
Hah?
121.
12 1/4.
Iya.
Oh, berarti sudah mau habis kajian.
Yang penting bukan banyak kajian, yang
penting diamalkan.
Benar enggak?
Tib. Mayat. Sekarang kita cerita di
mukadimah. Sekarang mayat bagaimana
ketika dia dimasukkan dalam kuburan.
Masukkan dalam kuburan
kemudian rohnya dikembalikan.
Orang-orang datang
mengantarkannya. Ya, ketika diantar
masukkan ke dalam apa? Ke dalam kuburan.
Rohnya dikembalikan. Maka sebagaimana
sabda Nabi sallallahu alaihi wasallam,
"Yatbaul mayit salat." Tiga hal
mengikuti mayat.
Ahluhu wauhu wa amaluhu. Keluarganya
yaitu anak istrinya waaluhu yaitu
hartanya ya mungkin mobilnya. Kalau
zaman dulu budak-budaknya ikut ngantar
majikannya yang mati ya.
Wa amaluhu amalnya baik amal baik maupun
amal buruk. Kata Nabi farji alisnqalis.
Maka yang dua akan balik. Keluarganya
tidak akan menemani dia. Hartanya pun
tidak akan menemani dia. Tinggal apa?
Tinggal amalnya.
tinggal amalnya ya. Maka
istrinya, anak-anaknya yang mencintainya
ya tidak akan bersamanya.
Padahal selama ini istrinya bilang kita
sehidup semati.
Ketika suaminya mati, dia tidak mau mati
bareng. Dia bilang, "Sehidup semati."
Bukan sama-sama hidup sama-sama mati.
Perpisahan pasti pasti ada. Makanya
Rasulullah berkata, "Ah, ketika
dinasihati apa?" Malaikat Jibril berkata
kepada Nabi sallallahu alaihi wasallam,
"Ya Muhammad, is ma sy'tta fainnaka
mayit. Hiduplah sesukamu kau akan
meninggal. Ada waktunya akan meninggal
dunia, akan meninggalkan dunia ini. Wa
ahbib ma'ta
fainnaka mufariqu." Cintailah siapa yang
kau cintai, kau akan berpisah dari
darinya. Dan saya sering sampaikan
tabiat kehidupan seperti itu. Semakin
kita cinta kepada sesuatu semakin berat
perpisahan. Makanya Nabi diuji dengan
berpisah istrinya Khadij yang sangat dia
cintai. Kalau antum semakin sayang sama
istri nanti perpisahan semakin apa?
Berat. Tapi kalau kurang sayang
biasa-biasa aja.
Kalau sayang berat urusan. Itulah resiko
hidup di dunia. Semakin cinta harta
semakin berat mau mati. Kalau bikin
rumah terlalu mewah, raya mewah,
rumah mewah, kemudian pokoknya mewah.
Mau mati, waduh enggak enak. Tapi ke
rumah biasa-biasa aja, masa lama mati.
Biarin aja. Kalau sudah berjuang
habis-habisan bikin ini, beli ini, beli
harta banyak mau tinggalkan berat.
Karena sudah terlanjur apa? Cin cinta.
Semakin dicintai semakin berat
perpisahan. Mau cinta apa aja?
Itulah resiko apa? Kehidupan yang cinta
tanpa ada perpisahan cuma di surga.
Cinta tanpa ada kesedihan, persatuan,
perjumpaan tanpa ada kesedihan cuma di
mana? Di akhirat surga. dunia semua
seperti itu. Maka
orang-orang pun datang, anaknya,
istrinya pergi. Ya. Ya. Maka ketika itu
Allah mentakdirkan dia bisa mendengar
suara derap langkah yang meninggalkan
dia. Kata Nabi sallallahu alaihi
wasallam, "Walladzi nafsi biyadihi
innahu lasma khfqalikum hina
tuwalluna mudbirin." Ya, demi zat yang
jiwaku berada di tangannya. Sesungguhnya
mayat mendengar langkah kaki kalian, ya,
sendal-sendal kalian, sepatu-sepatu
kalian ketika kalian meninggalkannya.
Dalam riwayat yang lain, qarani alaihim.
Sesungguhnya sang mayat mendengar suara
bunyi langkah kaki, sendal-sendal mereka
itu, keluarganya, istrinya, anaknya dia
dengar. Dia tidak dengar yang lain.
Allah dengarkan itu. Sehingga dia
pastikan dia sendirian. Dia pastikan dia
sen sendirian. Dalam semat saya sempat
baca disebut bahwasanya ada tiga hal ya
ee yang yang seorang sesalkan ya.
Kekasih-kekasih yang dia cintai ada tiga
yaitu hartanya, keluarganya sama
amalnya. Tapi yang paling tidak dia
perhatikan adalah amalnya. Padahal
amalnya yang menemani. Manusia sekarang
apa yang dia perhatikan? Anak istrinya,
hartanya. Amal dia kurang perhatikan.
Padahal yang bakal nemani dia siapa?
Amalnya. Bukan istrinya, bukan anaknya,
bukan hartanya. amalnya salah prosedur
dan salah prioritas itulah kebanyakan
kita ya padahal yang menemani kita
adalah amal amal kita
saya bacakan maka Rasulullah berkata
setelah itu fainana mukminan
kalau dia beriman maka amalnya menemani
dia salatnya di kepalanya
maka zakat berada di tangannya dia dulu
bayar zakat wasimalihi
dan puasanya di sebelah kirinya
dan perbuatan baik suka berbuat ihsan
dermawan kepada orang lain, membantu
orang lain ya beramar makruf perbuatan
baik berada di arah kedua kakinya fay
minqibali ri maka didatangi dari arah
kepalanya untuk mengganggu dia. Ada
khilaf dalam riwayat malaikat ada yang
mengatakan setan ya. Ada khilaf dalam
sebagai riwayat malaikat sebagai setan
itu ingin ingin mengganggunya. Maka
datang arah gangguan dari arah
kepalanya. Maka salat membela fataquat
laqibali.
Tidak ada jalan masuk lewat aku. Gak
bisa. Kok gak bisa lewati aku. Saya jaga
orang ini. Jadi maksud saya amal saleh
dia menjaganya agar tidak diganggu.
Maka ada yang mencoba mengganggu dari
arah sebelah kanan. Fakul zakat. Maka
zakat bela. Laisa minqibali madhal.
Tidak ada jalan masuk ganggu dia di
lewat sini.
ketika mau diganggu dari arah kiri entah
malaikat yang ingin mengazabnya atau
setan ingin mengganggunya maka berkata
puasa berkata
tidak ada arah masuk dari arahkuqali
kemudian datang dari arah kedua kakinya
maka kebaikannya kedermawanannya
bantuannya selama ini kepada orang-or
kepada masyarakat mencegah gangguan
tersebut dengan berkata, "Tidak ada dari
arahku untuk mengganggunya." Gak bisa.
Fayu lahu ijlis.
Maka dikatakan kepadanya, "Duduklah."
Fajlisu waqilah.
Ketika dia duduk, maka dibayangkan
kepadanya seakan-akan matahari mau
tenggelam. Maka dia ditanya, "Ma taqulu
fiulana fikum?" Ditanya malaikat siapa
yang nanya? Malaikat munkar dan nakir
ya. Dalam riwayat kata Nabi sallallahu
alaihi wasallam, qubiral mayit dufinal
mayit. Kalau mayit sudah dikuburkan,
jaahu malakani
azraqani aswadani.
Maka datanglah dua malaikat yang hitam
dan biru. Ada yang mengatakan hitam dari
sisi tubuhnya dan biru matanya.
Mengerikan. Yang kondisi yang mengerikan
ini membuat orang tidak bisa menjawab
pertanyaan karena yang bertanya sangat
mengerikan.
munkar walil akhar nakir. Yang satu
namanya mungkar, yang kedua namanya apa?
Nakir. Munkar secara bahasa Arab suatu
yang diingkari sama mungkar dan nakir
maknanya sama. Sama-sama suatu yang
diar. Karena penampilan mereka berdua
sangat menakutkan. Hitam biru, matanya
biru, kemudian wajahnya hitam, badannya
hitam. Sehingga menakutkan orang yang
ditanya ketika pembawa soal dan mereka
fitnatul kubur ini disebut dengan nama
fitnah alkubur. Ujian. Ketika yang
bertanya modelnya seperti ini membuat
orang susah untuk bisa jawab.
Di situlah orang beriman bisa jawab.
Allah berfirman, "Yutabitullahina amanu
bilqubiti hati dunya wafil akhirah."
Allah mengkokohkan perkataan orang
beriman ya bilquli tsabit dengan jawaban
yang kokoh
fid dunya. di dunia yaitu ketika mungkin
sakaratul maut wafil akhirah dan ketika
di hari akhirat di antaranya ketika di
alam barzakh. Makanya Rasulullah kalau
mengantar jenazah Rasulullah suruh para
sahabat untuk mendoakan
bagi penghuni kubur is'alullaha lahu
tsabat. Mohonkanlah kepada Allah agar
dia bisa kokoh. Di antaranya dia bisa
kokoh menjawab pertanyaan siapa?
Malaikat Mungkar dan Nakir. Karena yang
bertanya modelnya mengerikan. Tapi
karena Allah kokohkan dia bisa jawab.
Siapa?
Tuhanmu siapa? Nabimu dan apa agamamu?
Dia bisa jawab. Orang kafir enggak bisa
jawab. Ketakutan. Dia tahu Rasulullah
siapa. Dia tahu agama Islam. Tapi begitu
yang bertanya mengerikan, lupa semua
darinya. Sampai dia berkata, "Hah, apa
ya? Apa ya? Dia pernah ingat tapi dia
lupa."
Aku dengar orang ngomong saya
ikut-ikutan. Tapi dia lupa saking
mengerikan yang bertanya. Saking
mengerikan. Dan ini adalah kondisi yang
sangat mengenaskan. Dia pernah tahu
jawabannya ketika datang ujian dia tidak
bisa jawab dan dia berusaha mencoba
mengingat gak bisa. Di antara yang
menyebabkan dia lupa kondisi mengerikan.
Tib. Maka dia pun ditanya,
"Ma taquulu fi rajul alladziana fikum?"
Ma takl rajulana fikum. Bagaimana
pendapatmu tentang orang yang pernah
berada di antara kalian? Yakni Nabi
sallallahu alaihi wasallam. Maksudnya
Nabi sallallahu alaihi wasallam.
Fayakul. Maka dia jawab dengan mudah,
"Ashadu annahu rasulullah." Aku bersaksi
dia Rasulullah.
Dia telah datang kepada kami dengan
membawa alayat itu dengan penjelasan
bukti-bukti dan petunjuk dari sisi Rab
kami
maka kami pun membenarkannya dan kamiu
dikatakan kepadanya
wa hayata kau benar dan kau hidup dalam
hidupmu selalu demikian.
Beriman kepada Nabi, membenarkan
perkataannya, mengikutinya,
mengikuti ittiba. Wa mut sampai kau
meninggal dunia di atas sunah Nabi
sallallahu alaihi wasallam. Waai
insyaallah dan kau akan dibangkitkan
insyaallah juga dalam kondisi demikian.
Membenarkan Nabi dan mengikuti sunah
Nabi sallallahu alaihi wasallam.
Fufsahuahu fiqrii mudda barihi. Maka
dibentangkanlah di kuburannya sejauh
mata membandang. Jadi luas.
Jadi luas fzalika quluhu taala dan
itulah firman Allah yutbitullahina amanu
bilquiti
akhir Allah mengkokohkan
bagi orang-orang beriman dengan
perkataan yang kokoh, jawaban yang benar
ketika di dunia maupun di akhirat.
Fayuqahu iftahu babanar. Maka dikatakan
ee dikatakan kepadanya, "Bukalah pintu
menuju neraka." Dia bisa jawab dibukakan
disuruh buka pintu menuju neraka. Entah
entah gimana. Entah gimana lorongnya.
Ini alam gaib. Kita enggak tahu
bagaimana kaitannya alam barzah dengan
alam apa namanya? Alam akhirat ya. Surga
dan neraka. Yang penting dibuka pintu
dia bisa melihat ke arah apa? Neraka.
Fayuftahu lahu babun ilanar. Maka dibuka
pintunya dibuka pintu menuju neraka.
Fayu lahu kana manziluka
la asitallah. Ini adalah rumahmu atau
kaplingmu di neraka. Seandainya kau di
dulu di dunia bermaksiat kepada
Allahuuran
maka dia semakin gembira, semakin
bahagia. Karena dia lihat dia semakin
bersyukur karena dia lihat seandainya
dia bermaksiat dia akan masuk di dalam
siksaan tersebut. Ya, ini di antara cara
orang semakin bersyukur. Diperlihatkan
tentang kesusahan sehingga dia
mensyukuri.
Makanya semua orang pasti lewat neraka.
Wa minkum illa wariduha
albika maqya.
jah kata Allah, "Tidak seorang pun dari
kalian kecuali pasti melewati neraka."
Lewat apa? Si sirat. Sehingga dilihat
bagaimana ngerinya neraka, bagaimana
orang berjatuhan di neraka.
Kemudian selamatkan dari neraka maka dia
semakin bersyukur ketika masuk surga.
Dan itulah di antara sebabnya kenapa
orang-orang beriman diuji di dunia,
merasakan kehidupan dunia agar dia tahu
bagaimana indahnya sur surga.
dunia dengan berbagai macam
problematikanya yang tiada
henti-hentinya. Darul ibtilaat ya tempat
tinggal yang dipenuhi dengan berbagai
macam ujian sehingga seorang ketika
meninggal dia tahu dalam kehidupan dunia
betapaap pun indahnya kehidupan dunia.
Betapapun dia nyaman, betapapun dia kaya
raya, betapun dia terkenal, betapun dia
hebat, pasti terkontaminasi dengan
namanya kesedihan dan kekhawatiran.
Enggak ada orang hidup di dunia tidak
khawatir, tidak sedih. Enggak ada. Kalau
ada di dunia ketawa terus, pasti orang
gila.
Orang pasti ada ketawa, ada nangis, ada
sedih, ada gembira.
Nah, untuk dapat dan membuat dia
akhirnya rindu pada kehidupan yang tanpa
kesedihan. Kata Allah, "Udkhulul jannata
la khaufun alaikum wala antum tahzanun."
Masuklah kalian dalam surga yang tidak
ada kesedihan sama sekali, tidak
kekhawatiran. Penghuni surga ketika
menginjakkan kaki di surga
maka dia mereka berkata,
"Alhamdulilladzi adhaba analbanafurun
syakur." Segala puji bagi Allah yang
menghilangkan semua bentuk kesidian dari
kami. Maka di sini di antara agar dia
semakin bersyukur Allah perlihatkan
seandainya dulu kau bermaksiat kaplingmu
di neraka.
Wauqolu iftahu baban ilal jannah.
Kemudian dikatakan bukakan bagi dia
pintu menuju surga. Dia belum saatnya
masuk surga.
Karena masih di alam mana? Alam barzakh.
Maka dibukakan pintu menuju surga.
Ini adalah tempatmu
dan apa yang Allah janjikan kepadamu.
Maka dia semakin gembira.
Ya.
Kemudian fayuadul jildu mahuin
diperhatikan. Maka dikembalikanlah ya
dalam sebagian riwayat langsung
jannah. Maka dikembalikan ruhnya atau
dijadikan ruhnya ke dalam suatu nasam
yaitu
roh ya burung yang berterbangan di
pohon-pohon surga. Bedanya kalau orang
mukmin secara umum dia tidak dalam jasad
tapi dia langsung roh dalam bentuk apa?
Burung yang ber berterbangan. Kalau yang
syuhada dipinjamkan jasad sehingga
kenikmatannya lebih apa? Sempurna
daripada yang tanpa jasad pinjaman.
Tetapi semua kenikmatan lebih sempurna
nanti pada hari kiamat. Adapun orang
kafir kafiruqibi
maka orang kafir maka datang gangguan
dari arah kepalanya. Fala yujaduai maka
tidak ada yang bisa menghalanginya.
Maka ini, Ikhwan, betapa penting kita
perhatian sama amal saleh. Karena itulah
yang akan menemani kita di alam barzakh,
ya. Maka dia akan datang dalam wajah
yang indah ya. Ya. Kemudian menemani,
maka datang gangguan dari arah kakinya,
tidak ada yang bisa membelanya.
Maka dia pun duduk dalam kondisi takut,
ngeri.
Maka ditanya kepadanya malaikat munkar
nakir tanya,
"Bagaimana pendapatmu tentang lelaki
yang pernah bersama
di antara kalian?" W tasub tentang Nabi
sallallahu alaihi wasallam. Apa yang kau
saksikan darinya? Fala yahtadi lismihi.
Dia mencoba ingat namanya tidak bisa
berusaha ingat. Dan ini tadi kondisi
mengerikan yang bertanya ya mengerikan.
sehingga dia lupa jawabannya. Maka di
kasih tahu, "Yuqalu Muhammad
Rasulullah." Yang laki-laki itu namanya
Muhammad Rasulullah. Fquunas
faqulq. Ya. Iya. Saya dengar orang-orang
bilang saya ikut-ikutan.
Fayuqahuqta.
Benar. Kau hanya ikut-ikutan kau.
Artinya kafir, munafik. Alit dan kau
hidup dalam kondisi demikian. Waaihi dan
kau mati pun dalam kondisi demikian.
tidak ikut kepada nabi tersebut, tidak
membenarkan nabi tersebut, hanya munafik
ikut-ikutan orang.
Insyaallah dan kau akan dibangkitkan
sebagaimana keyakinanmu ini.
Maka disempitkanlah kuburan baginya
sampai tulang rusuknya saling menyatu
satu dengan yang lainnya.
Taala dan itulah firman Allahuatanka.
Siapa yang berpaling dari peringatanku,
maka bagi dia kehidupan yang
menyesakkan, yang menyempitkan. Fayuqal.
Maka dikatakan, iftahulahu baban ilal
jannah. Dibuk bukakanlah baginya pintu
menuju surga. Fayuftahu lahu babun ilal
jannah. Maka dibukakanlah pintu menuju
surga. Fayuqolu lahu. Maka dikatakan h
manziluk ini adalah tempatmu. Wallahu
laka la kuntahu. Dan inilah nikmat yang
akan Allah berikan kepadamu seandainya
kau dulu taat kepada Allah subhanahu wa
taala atau taat kepada Rasulullah
sallallahu alaihi wasallam. Fazdadu
hasratan wuran. Maka dia semakin
menyesal dan dia semakin memaki-maki
celaka-celaka dirinya. Yuqal. Maka
dikatakan iftahu lahu babanar.
Bukakanlah pintu menuju neraka.
Maka dibukalah pintu menuju neraka.
Inilah tempatmu dan apa yang siapkan
berupa siksaan kepada engkau di
kaplingmu tersebut.
Maka dia semakin menyesal dan semakin
mencaci maki dirinya sendiri.
Ini kondisi orang yang dikubur. Dalam
sebagian riwayat maka dia berkata,
"Rabbi abligni manzili. Ya,
dikatakan, "Ya Allah, segerakanlah aku
menuju ke tempat tinggalku." Dalam
Simatan,
"Allah Rabbi aqimisah." Ya Allah, segera
tegakkan hari kiamat supaya apa? Pindah
ke kenikmatan surga.
Dalam sebagian riwayat ya,
maka
tentang orang mukmin Rasulullah berkata
wayatihi rajulun hasanul wajhi.
Datanglah seorang lelaki yang wajahnya
indah, tampan. Hasanusab pakaiannya
indah. thibur aromanya wangi. Fakul.
Maka wajah itu berkata, "Absyir billadzi
yasuruk." Gembiralah dengan apa yang
akan menyenangkan engkau dalam kehidupan
alam barzakh. H yazat.
Inilah hari di mana yang pernah kau
dijanjikan. Fquahu. Maka dia berkata,
"Man anta?" Siapa engkau? Fawajhuka al
wajhu yaji bilhair. Wajahmu menunjukkan
wajah yang mendatakan kebaikan. Fakulu
ana amalukh aku ada amal amal salehmu.
Fqubiimah
ya Allah tegakkanlah hari kiamat. Hatta
arji ahli sampai aku kembali kepada
keluargaku dan hartaku. Adapun orang
kafir atau munafikulun
wajhi datanglah seorang lelaki dengan
wajah yang buruk. Qobih dengan pakaian
yang buruk muntin dengan bau yang sangat
tidak enak bau busuk.
Bergembiralah engkau dengan apa yang
akan tidak menyenangkan engkau,
menyusahkanmu.
Inilah hari yang pernah kau dijanjikan
kepadanya.
Siapa engkau?
Wajahmu menunjukkan keburukan.
Aku adalah amal burukmu. Ya itu aku
adalah zinamu, ribamu. Ya, durhaka sama
orang tuamu. Semua maksiat yang kau
lakukan inilah aku. Kata dia, rbi la
tuqimis saah. Ya Allah, jangan tegakkan
hari kiamat. Dia pengin hari kiamat.
Hari kiamat dia akan pindah kepada
neraka yang lebih dahsyat.
dalam riwayat yang lain ya.
Maka amal-amalnya berkata, "Ya,
ansobnaka
maka amal salehnya menemaninya dan amal
tersebut berkata, "Ansobnaka." Kami
telah buat kau letih selama di dunia
wahai Fulan. Salat bikin dia letih,
puasa bikin dia capek.
Apalagi kalau berjihad, berbagi sama
orang tua buat dia berat. Ya banyak.
Ansopnaka kami di dunia telah membuat
engkau susah. Waaka kami telah membuat
engkau dahaga ketika di dunia itu puasa.
Waasharnak kami bingin engkau begadam
itu salat malam dan juga baca Quran.
Fahnul yaum laka biituhib. Maka kami
sekarang siap hadir sesuai dengan yang
kau sukai.
Nahnu unasuka hatta manzilika minal
jannah. Kami akan menemani engkau terus
sampai kau tiba di tempat tinggalmu di
surga.
Dalam riwayat yang lain, ketika ada yang
ingin menggoda mengganggu dia, maka
salat membelanya. Dia berkata, "Ilaikum
anhu, jauhlah dia, jangan dekati dia."
Falaum alai, kalian tidak punya cara
untuk mengganggunya. Qola fiyalqiama
lillahi azza waalla. Dia telah lama
berdiri salat malam karena aku. Kata
salat.
Maka kemudian ingin diganggu dari arah
puasa, puasa berkata, "Laakum alai,
kalian tidak bisa mengganggunya
azzaunakum
alaihi dia telah banyak berdahaga karena
aku di jalan Allah subhanahu wa taala,
maka kalian tidak bisa mengganggunya."
Maka datang lagi godaan ingin
mengganggunya dari arah jasadnya. Maka
haji dan jihadnya berkata, "Ilaikum
anhu." Jauhilah kalian darinya. Jauhilah
diaq
nafsahu waahu. Dia telah menyusahkan
badannya. Dia telah meletihkan badannya.
Wahaja wahada lillah. Dan dia telah
berjihad dan berhaji karena Allah. La
sabilakum alaih. Tidak ada cara bagi
kalian untuk mengganggunya.
Maka datang dari arah kedua tangannya.
membela
jangan ganggu kawanku ini.
Betapa banyak sedekah keluar dari kedua
tangan ini. Jangan ganggu dari kedua
tangannya
sampai sedekah tersebut jatuh di tangan
Allah subhanahu wa taala. Wajhi dia
ikhlas ketika bersedekah. Fala sabilakum
alaihi maka tidak ada jalan untuk
mengganggu kalian.
Hanian. Maka dikatakan kepada mayat
saleh ini hanian tibta hayyan tibta
mayyitan selamat engkau. Engkau hidup
dalam kondisi baik, dalam kondisi saleh,
dan engkau meninggal juga dalam kondisi
saleh.
Watihi malakaturahmalaikat. Maka datang
malaikat rahmah fatufruhu firan minal
jannah. Maka disediakanlah
firas yaitu permadani atau tempat tidur
dari surga. Wad minal jannah dan selimut
dari surgaahuqadal.
bas dan dilapangkan kuburannya seluas
mata memandang yaq
[Musik]
maka datanglah lampu dari surga maka dia
menjadikan itu sebagai sumber penerangan
baginya sampai dia dibangkitkan pada
hari kiamat
Oleh karenanya, Ikhwan, banyak riwayat
seperti ini. Cuma saya ingin sampaikan
bahwasanya
ee
orang harus berleti-letih ketika di
dunia agar dia bernikmat-nikmat di alam
berikutnya. Ya, tadi kata puasa saya
telah membuat dia dahaga dengan waktu
yang lama. Salat mengatakan saya telah
buat dia berdiri lama untuk salat di
jalan Allah. Ya, sedekah berkata terlalu
banyak, sedekah keluar dari kedua
tangannya. Ibtiaq wajih karena ikhlas
kepada Allah subhanahu wa taala. Sebuah
perjuangan mak kita sedang bersiap-siap.
Wali falianfusihim yamhadun waman amila
shihan falianfusim yamhadun. Siapa yang
beramal saleh untuk
menyamankan dirinya pada kehidupan
berikutnya. Dalam sebagian riwayat para
salaf mengatakan witoan maksudnya agar
dia mendapatkan tempat tidur yang nyaman
pada alam berikutnya. Maka seorang
berjuang untuk beramal saleh.
Dan semua kenikmatan ini, kenikmatan
surga yang dialami oleh orang yang
beriman maka kita yakini. Saya nukilkan
perkataan Qurtubi ee dan juga perkataan
ee Ibnu Qayyim rahimahullahu taala.
Masih ada waktu?
Masih ada ya? Masih banyak
ya.
Dalam riwayat Rasulullah dalam banyak
jalan Rasulullah bersabda, "Alqabru
hufratun min hufarinaril
jannah." Qabar itu adalah lubang dari
lubang neraka atau adalah taman dari
taman-taman surga.
Kemudian juga disebutkan ketika malaikat
rahmat tadi datang, dia bawakan apa?
Tempat tidur dari surga. Tadi selimut
dari apa? Surga. Kemudian ada juga apa?
Lampu dari mana? Surga ya. Kemudian
yaitu ada tumbuh-tumbuhan yang harum
melati di semacam melati di dadanya ya.
Bahkan ditumbuhkan tumbuhan yang indah
baginya. Ya, sini saya sampaikan
perkataan Al-Qurtubi
ketika ada yang bertanya kepadanya dalam
kitabnya tazkirah Abu Abdillah
Alqurtubi.
Mawilukum filqri hufratan min hufarinar.
Bagaimana tafsir Anda terkait dengan
kuburan dikatakan adalah lubang dari
lubang neraka atau a raudatun min
riyadil jannah atau taman dari
taman-taman surga. Maka Alqurtubi
berkata, "Dalika mahmulunana alal haqqi
alal majaz." Menurut kami itu nyata
bukan majaz. Yaalqra
qro yamlal mukmin khiran usub minat. Dan
orang yang beriman maka kuburannya akan
dipenuhi dengan rumput-rumput yang hijau
yang indah.
Ya.
Ya. Ada yang mengatakan raihan yaitu
yaitu tumbuhan yang wangi yang yang
harum ya.
Demikian juga sebagaimana orang kafir
maka dibentangkan baginya tempat tidur
dari api.
Dan kemudian beliau berkata waqad hamala
ba'du ulama alal majaz. Sebagian ulama
kami mengatakan maknanya majaz.
Maksudnya dikatakan dia disiapkan tu
tumbuhan yang hijau yang menyenangkan.
Maksudnya dia mudah untuk menjawab
pertanyaan malaikat munkar dan Nakir.
Karena dikatakan seorang di surga
maksudnya dalam kenikmatan kehidupan
yang nyaman. Maksudnya dia mudah
menjawab ya.
Tapi bukan nyata maksudnya ada
tetumbuhan ada ini, ada anu ada kata dia
enggak. Tapi yang benar kata Al-Qurtubi
ya eh wal awalu asah pendapat yang benar
itu secara hakikat.
Allah subhana rasulahu yaquul.
Karena Allah dan rasulnya telah
menyampaikan kebenaran dan tidak ada
yang mustahil bagi Allah. Ini alam
tersendiri. Allah membikin rumput apa
terserah tumbuhan, bunga-bunga ee
kemudian tempat tidur yang nyaman
terserah Allah subhanahu wa taala. Tibay
berkata dalam kitabnya Ruh.
Innanarati filqri wal khrah allati
minarid dunya.
Dunia wid dunya. Sesungguhnya api yang
disebutkan menimpa penghuni kubur.
Seperti firman Allah anaru asya
Firaun dan bala tentaranya dipaparkan
kepada api pagi dan petang. Maksudnya
api di alam barzakh. Kata Ibnu Qayyim,
"Bukan seperti api di dunia
ya dan juga bukan api di neraka. Dia api
beda lagi alam tersendiri.
Demikian juga tu tumbuhan wal min zurid
dunya." Nah, bukan juga tetumbuhan
seperti tetumbuhan di dunia yang bagi
orang beriman dikasih kenikmatan hijau,
pemandangan yang indah ya.
Wa innama hiya minaril akhiratiri asyadu
minar dunya ya fala yuhisu bihi ahlud
dunya kata Ibnu Qayyim. Maka bukan
seperti yang dilihat api di dunia dan
juga hijau yang di dunia inilah ini ini
di akhirat alam akhirat apinya api
akhirat dan hijaunya hijau akhirat yang
Allah siapkan wahiya asyaddu minarid
dunya dan api di alam barzakh lebih
panas daripada api di alam dunia yuhisu
bihi ahl dunya meskipun sangat panas
penghuni dunia tidak merasakannya
yahmi alai
jam dunia Allah taruh di bawah tanah
sehingga dia lebih panas daripada api
dunia.
Walau ahl dunya kata Ibnu Qayyim,
"Seandainya penghuni bumi memegangnya,
dia tidak akan merasakannya karena alam
yang berbeda." Bal ajabu minula yudani
ahaduhuma jambil akhir. Yang menakjubkan
lebih dari ini ada dua orang dikuburkan
berdampingan.
Yang satu di lubang neraka, yang satu
yang sampai dia merasakan panasnya api
neraka. Yang satu di taman surga yang
aroma surga indah dinginnya surga sampai
kepadanya.
Namun api ini tidak sampai kepada
tetangganya dan kenikmatan yang
dirasakan oleh tangannya tidak sampai
kepada tetangganya. Padahal mereka
dikubur berdampingan. Kata Ibnu Qayyim
menakjubkan. Itulah alam barzakh yang
tidak bisa dianalogikan dikiaskan dengan
alam alam dunia.
Kemudian beliau berkata
dan kekuasaan Allah lebih menakjubkan
daripada ini semua.
Allah telah menunjukkan kepada kita
perkara yang lebih menakjubkan daripada
ini semua di dalam dunia ini. Wakin
nufus mulah bilib. Namun sebagian jiwa
suka hobinya mendustakan. Bamitu ilman
yang tidak punya ilmu tentangnya dia
dustakan. Ilfaqulah
kecuali orang yang Allah beri taufik dan
Allah jaga.
Tiib. Saya rasa sampai sini aja dulu ya.
Masih sambungan ya. Masih ada banyak
permasalahan-permasalahan terkait dengan
alam barzakh ya. Apakah bisa mendengar
suara orang yang mengunjunginya? Apakah
roh-roh bisa bertemu?
E dan bagaimana azabnya? Apakah terputus
apa berlanjut terus? Insyaallah pada
pertemuan apa berikutnya dalam kajian
yang seri ketiga insyaallahu taala.
Semoga Allah subhanahu wa taala mudahkan
kita untuk banyak beramal saleh sehingga
kita bisa bahagia di alam kehidupan
berikutnya. Wallahu taala alam bawab.
Tap demikian saja kajian kita.
Insyaallah kita lanjutkan pada
kesempatan yang lain. Wabillahi taufik
hidayah. Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.