Transcript
Rv6iFZMLwYs • Syarah Kitab Tauhid #7: Takut Kepada Syirik - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/2592_Rv6iFZMLwYs.txt
Kind: captions Language: id Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullah. Alhamdulillahi ala ihsani wasyukrulahu ala taufiqihi ashadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalahuimni wa asadu anna muhammadan abduhu waasul ridwan allahumma shli alaihi waa alihi wa ashabihi wa ikhwan. Hadirin hadirat yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. Kita lanjutkan bab berikutnya bab ketiga atau dalam sebagian buku bab keempat bab alkhaufu minarya. Babun alkhaufu minarya yaitu bab takut syirik yaitu takut kepada kesyirikan. Ee keterkaitan dengan bab sebelumnya. Keterkaitan dengan bab sebelumnya yaitu pada bab sebelumnya kita bahas tentang tauhid. Kemudian juga tentang keutamaan tauhid bisa menghapuskan dosa-dosa. Kemudian bab yang ketiga adalah tentang keutamaan orang yang masuk surga dengan tanpa hisab. yaitu bagi orang yang mentahkik atau ee memurnikan tauhid. Ya. Setelah Syekh Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullahu taala menyebutkan tentang tiga bab yang semua terkait dengan tauhid dan keutamaan tauhid, maka beliau membahas tentang bab takut pada syirik. Kenapa? Beliau ingin menyampaikan bahwasanya keutamaan tauhid tidak bisa diraih sempurna kecuali dengan meninggalkan segala bentuk kesyirikan. Seorang enggak mungkin meraih keutamaan tauhid kecuali dia bertauhid. Dan orang tidak mungkin bisa bertauhid dengan benar kecuali meninggalkan kesyirikan. Maka dari situ seorang harus semangat mengenali apa saja jenis-jenis kesyirikan supaya tauhidnya lebih jelas. Ya, makanya dikatakan wabiddi tatabayyanul asya. Dengan mengenal lawannya maka semua semakin jelas. Kita kalau ingin tauhid lebih jelas, kita kenal apa itu syirik. Kalau kita ingin tahu sunah lebih jelas, kita kenal apa itu bidah. Ya, maka dengan melawan mengenal sesuatu dan lawannya, maka semakin semakin jelas sesuatu tersebut. Maka seorang ee jika mengenal tauhid dengan detail, dia perlu juga mengenal tauhid syirik dengan mengenal syirik dengan detail agar pengetahuan tentang tauhid lebih sempurna. Nah, untuk ee kita semangat untuk mengenal tentang definisi atau mengenal tentang macam-macam syirik, maka kita harus termotivasi. Caranya dengan mengetahui bahwasanya syirik itu berbahaya. Syirik itu berbahaya. Maka di sinilah kenapa Syekh Muhammad Abdul Wahab membawakan bab ini? Karena tidak mungkin kita meraih kesempurnaan tauhid kecuali kita benar-benar meninggalkan apa? Syirik dengan segala bentuknya. Dan tidak mungkin kita benar-benar meninggalkan syirik kecuali kita merasa takut jangan sampai terjerumus dalam kesyirikan. Maka beliau bawa bab keempat tentang takut kepada syirik. Beliau sebutkan babun alkhaufu minasyirik. Perhatikan. Beliau tidak mengatakan bab ee tarkus syirik, bab meninggalkan syirik, tetapi beliau mengatakan bab takut syirik. Dan kita tahu bahwasanya takut lebih dahsyat daripada sekedar mening meninggalkan. Ya. Dan kalau seorang takut, dia berusaha menjauh dan itu yang harusnya dimiliki oleh seorang yang muwahid. Dia tidak spekulasi dengan tauhidnya dan dia tidak mendekat-dekat hal-hal yang bisa membuat dia kecipratan syirik. Dia berusaha memudikan tauhid semaksimal mungkin. Tib. Kenapa harus takut? Syekh Abdul Wahab rahimahullah taala membawakan bawa banyak dalil ya. Saya akan singgung. Di antaranya karena bahaya syirik sangat berbahaya ya. Karena bahaya syirik sangat berbahaya. Dia adalah ee dia adalah dosa yang paling besar, dosa yang paling berbahaya. Lebih daripada zina, lebih daripada membunuh, lebih daripada durhaka, lebih daripada mencuri, lebih daripada korupsi, lebih daripada membunuh, semua dosa masih kalah dengan dosa apa? Syirik. Maka harus takut seorang takut dengan dosa yang sangat besar ini. Ya, oleh karenanya yang membuat kita harus takut dengan syirik di antaranya karena bahaya syirik sangat besar. Pertama menggugurkan amal. Ini saya bicara secara umum. Siapa yang melakukan syirik maka amalnya seluruhnya apa? Gu gugur ya Allah Subhanahu wa taala ee berfirman ya lain asrakta layahbatonna amaluk walaqad uhya ilaika wa ilalladzina min qablik telah diwahyukan kepada engkau dan juga kepada nabi-nabi sebelum engkau wahai Muhammad sama yang diwahyukan sama lain asrqta la yahbatna amaluk kalau kau berbuat syirik sungguh benar-benar amalmu akan gugur seluruhnya ini Allah beritahukan kepada para nabi. Padahal para nabi kemungkinan boleh kita katakan mustahil melakukan syirik. Karena mereka orang-orang yang Allah siapkan untuk beri menjadi teladan. Tetapi Allah mengatakan seandainya kalian wahai para nabi berbuat syirik maka Allah tidak pandang bulu siapapun. Meskipun mencapai derajat yang paling tinggi seperti para nabi kalau melakukan syirik maka benar-benar akan gugul amaran kalian. Dalam ayat yang lain setelah Allah menyebutkan para nabi, Allah mengatakan, "Walau asraku laitum kanu y'malun." Seandainya mereka berbuat syirik, maka akan gugur seluruh amalan mereka. Ini bahaya yang pertama. Tiib. Mungkin saya singgung ee jika jika orang melakukan syirik melakukan syirik akbar. Syirik akbar apakah amalnya seluruhnya otomatis gugur? Apakah seluruh amalnya otomatis gugur? gugur langsung. Ada khilaf di kalangan para ulama. Ada khilaf di kalangan para ulama. Ada dua mazhab secara umum. Satu dari mazhab Imam Syafi'i, satu mazhab Imam Malik. Dan dua-duanya riwayat dari Imam Ahmad rahimahullahu taala. Ada khilaf ya. Ee saya contoh contoh seorang Islam berhaji dia Islam kemudian dia haji kemudian beriman hingga usia 60 tahun. Tib. Kemudian setelah itu pada usia 60 tahun dia terjerumus dalam syirik akbar. Dalam syirik akbar. Contohnya misalnya, misalnya dia meminta kepada penghuni kubur. Dia mengatakan, "Ya Abdul Qadir Jailani, ya Ahmad Al Badawi." Dia berdoa kepada selain Allah Subhanahu wa taala. Contoh, berdoa kepada selain Allah, kepada wali ya. Tib berarti terjemus dalam syirik akbar. Namun pada usia dia bertobat. Dia bertobat dari syirik. Bertobat dari syirik. Umur 65 meninggal dunia. wafat. Tayib. Ngerti kondisi orang ini? Nah, kapan dia melakukan syirik akbar? Pada usia berapa? 62. Nah, ketika usia 62 ini yang jadi poin ini ya pada usia mohon maaf 62 ya. Nah, apakah seluruh amalnya gugur? Maka khilaf. Dua pendapat. Pendapat pertama yang pertama pendapat Imam Malik rahimahullahu taala. Otomatis amalnya gugur. Seluruh amalnya gugur. Seluruh amalnya gugur. Ingat Imam Malik mengatakan pada usia 62 amalnya gugur seluruhnya. Gugur. Termasuk hajinya. Termasuk apa hajinya? Tayib pada usia 64 ketika dia bertobat dia bertobat mulai lagi dari nol. Mulai dari apa? Nol. Paham? Ini Imam Malik. Adapun Imam Syafi'i, Imam Syafi'i rahimahullahu taala beliau mengatakan ee pada usia gugur tapi dengan syarat jika mati murtad. Jika mati murtad ternyata dia mati atau belum? Belum. Belum. Belum. Pada usia 64 semua tidak jadi gugur. Tidak jadi apa? Tidak jadi gugur. Karena dia bertobat kembali. Karena tobat kembali. Ini pendapat Imam Syafi'i rahimahullahu taala. Kenapa Imam Syafi'i bertambat dengan demikian? Karena beliau membawakan ayat-ayat yang mengatakan amal langsung gugur ditqyid dengan ayat yang lain. Dalam ee saya bacakan dalam surah Al-Baqarah ee ayat 217. Jadi beliau mentakyid dengan berdasarkan Albaqarah ayat 217. Kata Allah subhanahu wa taala, wartuminihi fayamut wahua kafir faulaika asikaum fid dunya wal akhirah waika ashabunar hum fiha khidun. Kata Allah subhanahu wa taala, "Siapa yang murtad?" di antara sebab murtad adalah syirik akbar. Waman minkumini. Siapa yang murtad dari agamanya, fayamut wahua kafir. Allah di situ berfirman, fayamut wahua kafir. Yaitu meninggal dalam dia murtad lalu mati dalam kondisi kafir. Murtad lalu mati dalam kondisi apa? dalam kondisi kafir. Maka kata Imam Syafi'i rahimahullah, berarti mafhum mukhalafahnya kalau ternyata dia bertobat berarti amalnya enggak jadi gugur. Karena Allah mengatakan fayamut wahua kafir faulaika habitatum fid dunya wal akhirat. Itulah orang-orang yang amalnya gugur di dunia dan akhirat. Waika ashabunar. Mereka itulah penghuni neraka jahanam kekal selama-lamanya. Mafhum mukhalafah ayat ini berarti kalau dia meninggal tidak dalam kondisi murtad amalnya tidak jadi gu tidak jadi gugur. Paham? Nah, bedanya apa dengan Imam Malik? Imam Syafi'i? Kalau Imam Malik ketika tobat umur 64 amalnya mulai dari nol. Kayak Pertamina mulai dari nol ya kalau kita di pom bensin nol. Ini ini benar. Imam Imam Malik Imam Syafi'i enggak amal dia enggak ada yang gugur karena dia masih berto bertobat. Apalagi bedanya? Bedanya kalau menurut Imam Malik, dia harus haji ulang umur 64 karena haji dia kemarin gu gugur tidak ada nilainya. Imam Syafi mengatakan kalau dia bertobat tidak perlu haji lagi. Tidak perlu haji lagi. Ini dua riwayat dari Imam Ahmad ya. Tapi intinya siapa yang meninggal dalam kondisi? Kalau adapun meninggal dalam kondisi musyrik semua sepakat. Wallahualam. Ini dua pendapat sama-sama kuat ya. Pendapat Imam Syafi'i lebih lebih ee ringan. Tetapi untuk lebih hati-hati pendapat Imam Imam Malik jangan menyepelekan masalah syirik. Paham Ikhwan? Paham ya? Maka ini ada dua pendapat di kalangan para para ulama dan dua riwayat dari Imam Ahmad disebutkan oleh Ibnu Qayyim dalam Alwabil tayib. Kita kembali. Maka di antara hal yang menjadikan seorang harus takut sama syirik maka ingat syirik itu menggugurkan amal seluruhnya. Syirik akbar seluruhnya. amal seluruhnya. Artinya dia capek-capek ibadah sampai 62 tahun, sudah haji, sudah umrah, sudah berbagi sama orang tua, gugur semuanya. Gugur semuanya. Yang kedua, bahaya syirik tidak diampuni. Innallaha la yusyriku innallaha la yagfiru ay yusraka bih. Allah tidak ampuni dosa kesi kesyirikan. Waagfiru maunaalika lima yasya. Dan Allah mengambil dosa selain syirik bagi yang Allah kehendaki. Ada orang mati bunuh diri pasti masuk neraka enggak. Belum tentu dia masih mungkin diampuni. Ada orang meninggal dalam kondisi sedang berzina, apakah pasti masuk neraka? Jawabannya tidak. Belum tentu mungkin masuk neraka. Musik mungkin di diampuni. Semua dosa selain syirik disebut tahta masyiatillah sesuai kehendak Allah Subhanahu wa taala. Seorang meninggal dalam kondisi ee durhaka kepada orang tua, dalam kondisi bunuh diri, apakah pasti masuk neraka? Jawabannya belum tentu. Karena itu dosa selain apa? Syirik. Dia tahta masyiatillah tergantung kehendak Allah. Insyaa gofar lahu. Kalau Allah berkehendak Allah ampuni dia. Wayaaza adzabahu. Kalau Allah berkehendak Allah tidak ampuni. Allah azab. Tapi kalau syirik meninggal syirik tidak akan diampuni selama-lamanya. Enggak mungkin. Dan kalau begitu dia akan kekal di neraka jahanam. Ya, innahu yusyrik billahi faqad harramallahu alaihil jannah wahunar widzimina min ansar. Sesungguhnya siapa yang berbuat syirik maka dia akan diharamkan baginya surga tempatnya di neraka dan dia akan kekal abadi selama-lamanya. Ya inalladina kadzabu biayatina wastakbaruha la tuahum abwab. Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan sombong itu kaum musyrikin sombong dengan ayat-ayat Allah ya la tuahu lahum abwabusama maka roh mereka tidak akan dibukkan pintu langit kalau mereka mati diangkat pintu langit tertutup bagi mereka kata Allah wala yadkulunal jannah dan mereka tidak bakalan masuk surga kapan mereka bisa masuk surga kata Allah hatta yalijal jamalu fiil khiab kalau ada unta dimasukkan dalam lubang jarum baru mereka bisa masuk surga mungkinkah ada unta masuk lubang jarum Ada ustaz lubang jarumnya segede masjid. Nah, itu namanya bukan lubang jarum. Lubang jarumnya kecil ya. Dan ini ungkapan orang Arab untuk menunjukkan kemustahilan yaitu unta dimasukkan dalam lubang apa? Jarum. Artinya mustahil kalau dia masuk dalam neraka bakalan keluar. Gak mungkin karena dia syirik akbar. Makanya Allah larang orang yang beriman minta ampunan bagi orang musyrik. Enggak boleh. Sampai ketika Rasulullah ingin memohon ampun buat Abu Thalib, Allah tegur. Karena begitu baiknya Abu Thalib membela mati-matian Rasulullah sallallahu alaihi wasallam pasang badan, siap mati bela anaknya. Dan dia mengatakan, "Wallahi lan yasilu ilaika bidatin hattail fiturabiina." Demi Allah mereka tidak akan bisa menyentuh engkau wahai ponakanku sampai saya terkubur dalam tanah baru mereka silakan ganggu. Selama saya hidup enggak saya akan pasang pasang badan. Maka Rasul sahu al wasallam ketika Abu Thalib meninggal dia mengatakan, "La astagfirullaha laka malam malam unhaka. Demi Allah saya akan mohon ampunan bagi engkau wahai pamanku selama aku tidak dilarang." Maka Allah turunkan ayatnya ya apa kata Allah? Maana linabi walladina amanu ayastagfirul musyrikin walau kanu uli qurba. Tidak pantas tidak boleh bagi seorang nabi dan juga orang-orang beriman untuk mohon ampunan bagi orang-orang musyrikin meskipun karim kerabat. karib kerabat meskipun jasanya setinggi langit kalau dia mati musyrik tidak boleh mohon ampun kenapa dia tidak bakalan diampun kita mohon ampunan misalnya kita bilang Allah rahmatilah Abu Jahal ya Allah ampunilah Abu Jahal kita berdosa. Bukan cuma kita berdosa karena kita mohon ampunan kepada orang yang divonis tidak bakalan diam diampuni. Seakan kita menentang Allah Subhanahu wa taala dilarang. Dilarang ya. Makanya dalam hadis ketika Rasul sahu alaihi wasallam minta izin untuk mohon ampun kepada ibunya, Rasulullah dilarang. Dalam Sahih Muslim, lin azuraha, saya minta izin untuk menziarahinya. Fainali, maka Allah pun mengizinkan aku untuk ziarah kepada ibuku. Kemudian Imam Nawawi memberi judul bab tentang ziarah qabril musyrik. Bolehnya menziarahi kuburan orang musy musyrik. Dalam riwayat Imam Ahmad, Nabi menangis. Kata Rasul sahu alaihi wasallam, "Rahmatan laha minanar." saya kasihan dia terkena api neraka jahanam. Jadi ee orang musyrik sebaik apapun kalau dia mati musyrik enggak ada faedahnya ya. Dan kita tidak boleh mohon ampun buat dia. Kalau kita mohon ampun buat dia, kita berdosa. Kita berdosa. Ya, kita berdosa. Kenapa? Dia meninggal dalam kondisi musyrik dan dia tidak bakal diampuni selama-lamanya. Tidak akan keluar dari neraka jahanam. Tayib. Maka ini membuat seorang khawatir jika melakukan apa? Syirik. Apalagi pendapat Imam Malik. Meskipun bertobat semua amal gugur. Bayangkan seorang sudah beribadah, bertakwa, tah-tahu percaya sama dukun. Percaya sama dukun tentang ramalan masa depan itu syirik akbar. Syirik akbar. Maka gugur semua apa? Amalan dia. Repot. Meskipun dia bertobat, ulangi dari nol capek. Usia sudah habis beribadah jadi nol. Ini pendapat Imam Malik. Ini pendapat yang hati-hati. Pendapat yang juga membuat kita takut. Ya, jangan sampai buat syirik. Bayangkan ya, seorang sudah beribadah lama-lama banyakbanyak, tahu-tahu dia ikut-ikutan minta kepada penghuni kubur, maka terjerumus dalam syirik syirik akbar. Tayib. Sebab kedua, kenapa kita takut kepada syirik? Bukan hanya menghindar, kita harus timbul rasa takut. Jangan sampai saya syirik. Takut kalau berbuat syirikan. Ini saya enggak mau nyerempet-nyerempet apa? Kesyirikan. Saya takut terbuat terjerumus dalam syirik. Karena syirik itu banyak sekali modelnya. Banyak sekali modelnya. Khawatir ada jenis syirik yang tidak kita ketahui. Dan inilah keistimewaan buku kitab tauhid yang sedang kita pelajari. Dia akan sebutkan puluhan model syirik. Bab ini, bab ini, bab ini, bab ini. Dan buku kitab tauhid ini adalah kitab yang inovatif. Belum pernah ada ulama yang nulis buku seperti ini. Memang mereka bahas tapi pembahasan mereka tersebar, tidak disusun rapi kembali. Seperti Syekh Muhamad Abdul Wahab ketika menyusun buku ini, dia susun rapi, dia ambil penjelasan para ulama, kemudian dia bab-babkan sehingga terkumpullah segala model kesyirikan. Ya. Maka ini istimewanya kitab tauhid menunjukkan kecerdasan beliau. Syekh Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullahu taala. Kalau kita baca dia tulis buku ini di mana dia tulis buku ini? ketika di ee Huraimila kalau enggak salah ketika di ee Huraimila dia tulis buku buku ini. Karena ketika beliau mulai dakwah banyak kesyirikan. Ada orang meminta-minta kepada Zaid bin Khattab, saudaranya Umar bin Khattab minta-minta ke situ. Ada pohon yang diyakini sebagai pohon kesuburan. Ya, kalau ada orang punya enggak sudah enggak punya anak, dia datang ke pohon tersebut minta agar mudah punya punya anak. Banyak kesyirikan. Belum perdukunan. jimat-jimat tersebar di zaman tersebut. Allah menyebutkan memang fikih ulama fikih banyak di zaman beliau, ulama Hambali, tetapi yang konsen dalam masalah kesyirikan sedikit ya. Makanya beliau ketika itu konsen. Beliau ahli fikih Hambali, tapi beliau konsen dalam masalah tauhid karena melihat berbagai macam praktik ee kesyirikan dan beliau banyak istifadah mengambil faedah dari kitab Ibnu Taimiyah dan Ibnul Qayyim rahimahumullah. Ibnul Qayyim, Ibnu Taimiyah sudah membahas tapi pembahasan mereka tersebar. Nah, beliau datang, beliau nyusun. Di antara syirik 1 2 3 4 5 sampai puluhan yang puluhan bab tentang tauhid ada sekitar 60 bab. Kebanyakannya tentang model-model apa? Syirik. Maka kita bilang, "Kenapa kita takut dengan syirik?" Ternyata syirik itu banyak modelnya. Banyak modelnya. Dan belum tentu kita tahu semua modelnya. Makanya kita waspada, harus belajar agar kita terlihat dari model-model syirik. Syirik besar maupun syirik kecil. Syirik besar banyak modelnya. Seri kecil juga banyak modelnya. Kemudian di antara hal yang membuat kita takut dengan syirik, kenapa? Betapa mudah terjerumus dalam syirik kecil. Syirik kecil kita mudah terjerumus. Meskipun kita punya ilmu tentang jenis-jenis syirik kecil, namun terkadang kita masih terjerumus. Contoh, kita sudah tahu gak boleh beribadah kalau mencari pujian manusia. Semua sudah tahu enggak? Sudah tahu. Namanya ri memperlihatkan amalan, memp-publish amalan. supaya dipuji namanya ri. Menceritakan amalan, menyiarkan amalan supaya dipuji namanya sumah'ah. Apa itu ri sumah'ah? Tholabul manzilah fi qulubinas. Yaitu berharap agar di hati manusia kita punya kedudukan. Itu namanya riam untuk mencari kedudukan di hati manusia. Kita sudah tahu teori itu, tapi betapa sering kita melakukan kegiatan supaya kita diakui. Padahal kita sudah tahu enggak boleh. Maksud saya ini membuat kita takut. kita aja sudah tahu kita masih apa melakukan ya masih pamerlah masih ceritalah kadang-kadang ini bukannya ri ya cuma mau kasih tahu iya mengesankan kepada orang kita wow ya kadang kita aja dai misalnya dai saya nanti dai nanti kesan oh yang hadir ramai pakai drone shooting kalau yang hadir sedikit enggak ada drone-nya itu buat apa maksudnya wallahualam ya pokoknya kapan kita mencari Cari pengakuan orang, mencari pengakuan orang itulah namanya ria. Kita ngerti tapi belum tentu kita bisa kerjakan. Bagaimana kita enggak takut sama syirik? Seperti saya, saya hampir selalu ceramah tentang ikhlas, tentang riya, tapi siapa yang bisa menjamin saya selamat dari riak? Enggak ada yang jamin. Hati berbolak-balik, berubah-rubah. Minggu ini kita ikhlas, minggu depan riak. Tadi pagi ikhlas, sore sudah riak. Tergantung kondisi depan kita. K sama murid-murid kita ikhlas. Begitu ada pejabat kita ingin nunjukkan siapa kita. Kita ria. Kalau sama murid-murid ngapain saya rijat. Ah situ ditunjukkan, "Oh iya Pak. Saya juga kemarin dakwah di sana." Kemudian mulai menunjukkan siapa saya. Saya cerita-cerita tentang amal perbuatan saya supaya saya diakui oleh pejabat tersebut. Itulah namanya riya atau sum sumah'ah. Yang cerita itu kadang ngerti apa itu riya, definisi riya, apa definisi sumah'ah? Tapi di sini tidak bisa menghindari. Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah. Wasalatu wasalamu ala rasulillah wa ala alihi wasahbihi wawalah. Kita lanjutkan ee kenapa kita harus takut dengan syirik yang tadi sudah saya sebutkan bahwasanya ee betapa mudah seorang terjerumus dalam syirik. Terutama syirik kecil meskipun dia tahu tentang itu syirik tapi hawa nafsunya membuat dia terjerumus. Ya. Siapa sih yang tidak ingin dipuji? Siapa sih yang tidak ingin disanjung, akhirnya meskipun dia tahu itu tidak boleh, dia mengikuti hawa nafsunya. Bah ini membuat kita waspada. Padahal syirik meskipun disebut syirik kecil bukan dosa kecil. Syirik kecil disebut syirik kecil itu untuk membedakan dengan syirik besar. Dua-duanya dosa besar. Cuma bedanya kalau syirik besar kekal di neraka, kalau ini enggak. Tapi dua-duanya merupakan dosa besar. Ya, nanti akan kita bahas insyaallah. Kemudian yang ke yang ketiga di antaranya atau yang ke 1 2 3 ya betapa banyak syirik kecil yang samar tidak di disadari ya makanya Rasulullah mengatakan asyirku fi hadil ummah kabibi namlati sauda fiati sauda fiulmati lail a kamaqala Nabi sallallahu alaihi wasallam bahwasanya kesyirikan yang ada pada umatku seperti bekas rayapan semut hitam di atas batu hitam dalam kegelapan malam. Yaitu ada semut hitam berjalan di batu hitam dalam kegelapan malam bekasnya hampir tidak ke kelihatan. Jadi banyak yang samar sehingga syirik sebagian disebut dengan syirkul khafi. Syirik yang samar itu menimpa seorang tanpa dia sadari. Tanpa dia sadari. Dan ada banyak syirik yang orang tidak sadar ternyata itu apa? Syirik. Ternyata syirik. Kemudian di antaranya ee Nabi Ibrahim yang keenam atau yang ke mana nih? 1 2 3 urutannya. Yang di antaranya lagi Nabi Ibrahim takut syirik. Kalau Nabi Ibrahim takut syirik apalagi kita ya. Oleh karenanya dalam Al-Qur'an Nabi Ibrahim berdoa wajunubni wabaniya anbudal asnam. Ya, ya Allah, jauhkanlah aku dan anak-anakku dari penyembahan berhala. Dari penyembahan berhala ini menunjukkan bahwasanya Nabi Ibrahim takut dengan syirik. Takut menimpa dirinya dan takut menimpa anak-anaknya. Kalau Nabi Ibrahim saja yang kalau kita boleh katakan bapak tauhid ya kalau bahasa kita ya yang nekad membela tauhid meskipun sendirian yang berdebat dengan ahlu syirik baik para penyembah berhala maupun para penyembah bintang-bintang dia saja takutjumus dalam syirik apalagi ki kita. Makanya seorang salaf kalau enggak salahimi berkata, "Waman ya'man bala ba'da Ibrahim." Siapa yang masih berasa merasa aman dari syirik? Sementara Ibrahim saja tidak merasa aman alaih salam. Sementara Ibrahim saja tidak merasa aman dari kesyirikan. Makanya orang yang takwa syirik, orang yang bertauhid. Kalau orang tidak mendalami tauhid, dia mau ria, dia mau ujub, dia cuek aja. Dia cuek aja. Tapi kalau orang ingin memurnikan tauhid, dia akan rentan, dia akan apa istilahnya? Sensitif dengan kesyirikan. Sensitif dia takut. Makanya yang takut sama syirik adalah ahli tauhid. ahli tauhid. Adapun orang yang tidak tidak peduli dengan tauhid, mau minta kuburan, pergi ke dukun, dia cuek aja. Maka kalau seorang merasa takut dengan syirik, itu insyaallah tanda baik dalam imannya. Karena Nabi Ibrahim Alaih Salam takut, terjerumus dalam kesyirikan. Kemudian juga di antaranya Nabi khawatir syirik kecil menimpa para sahabat. Nanti akan datang hadisnya Rasulullah mengatakan, "Akuwafu ma aku alaikum asyirkul asgar. Yang paling aku khawatirkan menimpa kalian wahai para sahabatku adalah syirik kecil. Maka ditanya apa yang maksud syirik kecil? Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam arriya. Jadi Nabi mengkhawatirkan para sahabat. Para sahabat siapa? Para sahabat. Orang-orang alim yang sudah terbukti keilmuan mereka, sudah terbukti amal saleh mereka, sudah terbukti perjuangan mereka. Itu saja Nabi khawatirkan mereka tertimpa dengan ria. Apalagi kita. Apalagi kita lebih utama untuk dikhawatirkan. lebih utama untuk dikhawatirkan. Namun kenyataan yang terjadi para salaf dahulu, jangankan para sahabat, para salaf dahulu mereka takut dengan ria sehingga mereka menyembunyikan amal sebisa mungkin. Bahkan di antara mereka marah kalau ketahuan amal salehnya oleh orang lain karena takut syirik. Sementara kita merasa aman, kita pamer semua amalan seakan-akan tidak bakalan ria. Saya ulangi para salaf dahulu, amal mereka banyak. Amal mereka banyak, itu pun mereka sembunyikan, mereka takut riak. Kalau sekarang amalnya sedikit, pamer semua, tidak takut riak. Itu bedanya antara kita dengan para salaf seperti beda tipis. Tinggal dibalik aja yang dibalik ya. 11 12 enggak? Enggak. Oleh karenanya saya katakan tadi orang yang detail dengan tawi dia pasti takut dengan namanya ri dia tahu bahaya syirik. Maka kalau Nabi saja mengkhawatirkan riak kepada para sahabat, apalagi kita harusnya kita takut. Kemudian yang terakhir mungkin saya sempuhkan yang saya sebutkan, syirik menghalangi dari memperoleh keutamaan tauhid. Kita sudah bahas pada pertemuan lalu tentang keutamaan tauhid ya. Diampuni, mau surga tanpa hisab, mau surga tanpa mampir di neraka jahanam. Diberi keamanan pada hari kiamat kelak dapat syafaat paling banyak dari Nabi sallallahu alaihi wasallam. bisa beri syafaat kepada orang lain. Banyak keutamaan tauhid. Gara-gara syirik buyar semua. Gara-gara syirik buyar buyar semua. Di antara orang tidak berbuat syirik dapat bonus ampunan tiap Senin dengan Kamis. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Tuftahu abwabul jannah fi kulli yaumilnain wal khamis fayugfaru likulli abdin la yusyriku billahi sa." Maka dibuka pintu surga setiap hari Senin hari Kamis dan diberi bonus ampunan kepada orang yang hamba tidak berbuat syirik sama sekali. Tidak berbuat syirik banyak keutamaannya. Banyak keutamaannya. Di antaranya masuk surga tanpa mampir neraka. Kalau hebat lagi masuk surga tanpa hi hisab. Nah, kalau seorang terjun syirik itu bisa hilang, keutamaan itu bisa hilang. Maka itu sangat disayangkan. Maka dari sini seorang tidak merasa aman dari bahaya syirik. Dia harus selalu waspada. Dia tidak bisa mengontrol dirinya ya. Kapan dia ujub? Tiba-tiba dia ujub. Tiba-tiba dia ri ya. Tiba-tiba dia tidak bertawakal kepada Allah. Bertawakal kepada sebab itu syirik kecil. Tahu-tahu dia berobat bukan lagi kepada Allah. Ini dokter ini, ini kalau dokter ini sembuh sembuh. Dia bilang insyaallah tapi hatinya semua kepada dok dokter itu sudah syirik kecil tawakal kepada sebab bukan lagi kepada Allah. Betapa banyak orang seperti itu. Lupa. Seakan-akan kalau dia di PHK dia tidak bakal dapat rezeki lagi. Saya katakan rezeki dari bosnya dia tawakal kepada sebab bukan kepada Allah subhanahu wa taala. Itu percikan-percikan cipratan-cipratan riya, cipratan-cipratan syirik kecil yang mungkin tidak kita sadari. Makanya di antara cerita yang menakjubkan ada seorang yang selalu di saf pertama salat. Tiba-tiba dia terlambat dia datang ke saf 3. Ketika saf 3 dia merasa malu sama manusia. Baru dia sadar ternyata selama ini saf pertama jangan-jangan ri. Harusnya kalau dia terlambat di saf ketiga dia malu sama Allah bukan sama malu sama manu manusia. Ternyata dia sadar lah ternyata selama ini saya di saf pertama ingin dipuji. Buktinya ketika saya terlambat di saf ketiga, malunya bukan kepada Allah tapi kepada manu manusia. Kenapa? Ngapain malu sama manusia? Berarti selama ini dia mencari tholabul manzila fi qulubinas. Ber selama ini dia mencari kedudukan di hati manu manusia. Maksudnya kalau orang detail dengan taahid dia waspada. Dia waspada. Dia pasti takut dengan namanya syirik. Inilah di antara sebab-sebab kenapa Syekh Muhammad Abdul Wahab rahimahullah membuat ba bab babun alkhaufu minasyirk. Bab takut syirik. Dan ini ciri-ciri para shihin. Mereka takut dengan kesyirikan. Mereka waspada dengan syirik. Tidak menganggap remeh dosa dosa syirik. Nah, kalau kita sudah takut dengan syirik, tahu akan bahayanya syirik, tentu kita akan berusaha mengenali bentuk-bentuk syirik secara detail yang nanti akan dibahas pada bab-bab berikutnya. Ya, saya menab kalau enggak salah setelah ini masih ada bab dakwah kepada tauhid, bab tafsir tauhid. Setelah itu bab keetujuh. Jadi bab 56 masih tentang tauhid. Bab keetujuh dia mulai masuk pada jenis-jenis syirik seperti jimat yang lain-lain mulai dia masuk. Tapi ini sebagai pengantar. Kalau orang takut dengan syirik, maka dia berusaha mengenali jenis-jenis kesyirikan secara detail untuk dia hindari. Tayib. Kita lanjut. Ee ini sudah paham ya? Insyaallah kita lanjut ya. Definisi syirik. Syirik apa definisi syirik? Syirik secara bahasa diambil dari alisyraq. Al-isyraq ee adalah menyekutukan syarakah, syarikah, persekutuan. Kita ngerti? Ya sudah kalau sudah kamu jangan syirik. Kalau kita jangan syirik maksudnya jangan hasad. Jadi syirik beda dengan versi bahasa Indonesia. Kalau syirik bahasa Indonesia jelas ya. Jangan jangan hasad jangan jelas ya. Jelas eh jalous apa? Jealous. Jealous. Bagaimana bernya? Jealous. Jadi itu syirik versi kita. Tapi yang dimaksud syirik sini maksudnya mempersekutukan. Seperti kita dalam syarikah syarakah al-Isyraq ini sama maknanya ya. Ini maknanya mensekutukan, menduakan, menigakan, mengempatkan, namanya mensekutukan. Dan dari kalimat syirik makanya katakan syirik asyirku billah mensyirikan, mensekutukan Allah dengan selain Allah subhanahu wa taala. Dari kalimat sendiri al-isyraq atau syirik menunjukkan orang yang berbuat syirik itu dia beribadah kepada Allah, tapi dia beribadah juga kepada selain Allah. Bukan dia tidak beribadah kepada Allah. Musyrikin itu adalah yang menduakan Allah, mensekutukan Allah. Disebutkan oleh San'ani dalam kitabnya ee apa namanya? Ee menjelaskan tentang makna ee syirik. Tentang makna syirik ya. ee apa namanya? ee Tathirul Iktikad. Judulnya kitabnya Tathirul Iktikad. Ya, maka itu yang kenyataan kita lihat bahwasanya orang musyrikin Arab dahulu mereka menyembah Allah tapi mereka juga menyembah selain Allah. Mereka juga tawaf, mereka juga haji, mereka juga umrah, mereka juga bernazar kepada Allah, tapi nazar juga kepada selain Allah. Ya, mereka mengirim hewan untuk disembelih di Mina, tapi mereka juga nyembelih kepada berhala. Ya, mereka juga ee bernazar untuk ee seperti Umar bin Khattab ketika masih musyrik, dia pernah bernazar untuk iktikaf di Masjidil Haram. Dia tanya, "Rasulullah, bagaimana saya pernah bernazar kepada Allah waktu masih musyrik?" Kata Nabi, "Aufi badrik. Tunaikan nazarmu." Jadi mereka nyembah Allah, tapi juga nyembah selain selain Allah. Itu namanya syirik. Tidak seperti persangkaan banyak orang menyangka syirik itu keluar dari Islam. Gak. Tidak mengenal Allah. Tidak. Syirik itu mengenal Allah. Bahkan menyembah Allah tapi menyembah juga selain Allah. Itu namanya syirik. Kalimat syirik itu sudah menunjukkan hal tersebut. Karena makna syirik artinya menyekutukan. Menyekutukan Allah dengan selain Allah. Kalau dia tidak menyembah Allah berarti tidak menyekutukan Allah. Ateis secara bahasa tidak dikatakan musyrik. ateis diliatkan musyrik karena dia tidak mengakui Tuhan secara lafalnya. Mungkin hati dia mengakui tapi secara lafalnya dia bilang Tuhan tidak ada. Orang sein tidak dikatakan musyrik dikatakan mulhid. Kalau musyrik itu dia ngakui Allah tapi dia juga ngaku selain Allah. Dia sembah Allah tapi juga menyembah selain Allah. Makanya Allah mengatakan yarju liqbihi falyamal amalan shha wala yusrik biibadatibihi ahada. Maka jangan beribadah kepada Allah dan juga dengan selain Allah. Jangan sekutukan ibadah kepada Allah dengan selain Allah. Allah berfirman, wad'u maallahi ilahan akhar. Perhatikan. Waman yadu maallahi ilahan ak burhana lahu bihi. Ya, kata Allah Subhanahu wa taala tentang orang berbuat syirik dan siapa yang berdoa bersama Allah Tuhan yang lain. Berarti dia berdoa kepada Allah sekaligus dia berdoa kepada selain Allah. Allah menggunakan kata maa wadu maallahi ilahan akhar. Berarti dia berdoa kepada Allah tapi dia berdoa kepada selain Allah. Makanya ada orang mungkin di masjid berdoa minta ke kuburan juga sama berdoa. Ada orang nyembelih ketika Idul Adha tapi nyembelih juga kepada Nyiroro Kidul. Sama ini dia syirik. Berarti dia beribadah kepada Allah dan juga beribadah kepada selain Allah. Tib. Itulah makna definisi syirik. Makanya kalau kita salat kita selalu mengikrarkan iyaka na'bud. I kan nak buud itu artinya hanya kepada engkaulah kami beribadah. Kalau kita bilang na'buduka, bedanya iyaka naabud sama na'buduka. Kalau nak buuduka, jadi sekedar buat lebih paham aja kita. Ada dua dalam Al-Qur'an apa? Iya ka na'bud. Iyaka na'budu ini kepadamu, kepada engkau na'budu kami beribadah. Kami beribadah. Kelihatan enggak? Kelihatan ya? Iyaka na'bud. Ee dalam bahasa Arab juga asalnya adalah SOP. Subjek predikat apa? Objek. Subjek predikat objek. ya subjek ee pelaku predikat perbuatan verbanya objek apa objeknya maf'ul bihnya. Di sini kalau kita bilang na'buduka beda ini sekarang ada satu ini yang kedua kalau dua kalau kita baca na'buduka na'buduka artinya kami menyembahmu. Kami beribadah kepadamu. Kepadamu. Kalau kita bilang nabuduka kami beribadah kepadamu dan ini SPO. Maka ini tidak memberi pembatasan. Tidak memberi pembatasan. Maksudnya apa? Bisa jadi kita menyembah Allah dan juga kita menyembah kepada selain Allah. Iya enggak? Kami menyembah Engkau ya Allah tapi tidak menafikan kita menyembah kepada selain Allah. Maka Allah rubah. Allah tidak bilang na'buduk. Tapi Allah mengatakan iyaka na'bud. Iyaka na'bud itu objeknya dimajukan. Objeknya dimajukan sebelum SP dimajukan seperti ini. Jadi objek dulu baru subjek predikat. Ini objek baru subjek apa? Predikat. Objek dulu ini dari kanan ke kiri objek dulu baru subjek predikat. Ketika objek didahulukan sebelum subjek predikat dalam bahasa Arab menunjukkan hasr pembatasan. Kalau ini artinya hanya ada hanya kepadamulah kami beribadah. Paham ibu-ibu? Paham tidak? Jadi kalau kita bilang iyaka, iyaka itu engkau. Hanya kepada engkau kami beribadah. Dalam bahasa Arab bukan artinya kepada Engkau kami beribadah. Harus ditambah dengan hanya kepada Engkaulah kami beribadah. Kenapa? Kalau kami beribadah kepada Engkau dan juga kepada selain Engkau namanya musy musyrik. Itulah makanya selalu kita ikrar iyaka na'bud yaitu hanya kepada Engkaulah kami beribadah. Kami beribadah tidak mencari perhatian orang, tidak mencari pengakuan orang. Makanya kata Ibnu Taimiyah, siapa yang mewujudkan, memurnikan iyaka na'bud, dia tidak akan ria. Dia akan selamat dari ria dia tahu dia beribadah hanya untuk mencari wajah Allah, bukan wajah manusia. Bukan mencari pengakuan manusia. Tayib. Itu makna syirik. Perhatikan sini. Sekarang kita sebutkan dalil tentang makna syirik, yaitu mengambil tandingan bagi Allah. Allah berfirman, "Fala tajalu lillahi andada." Dan janganlah kalian menjadikan tandingan-tandingan bagi Allah. Wa antum tamlamun. Itu dalam surat Albaqarah. Ya ayyuhanasudakumulladzi khalaqakum walladina minqoblikum la'allakum tattaquun. Alladzi ja'alakumul ardu firas. Ee lihat silakan buka surah Albaqarah ayat 21 sampai 20 2 ya. Ayat 21 sampai 22. Albaqarah datang dari pertama alif lam mim dalalikal kitabu. Tidak ada perintah. Perintah pertama yang turun dalam surah Albaqarah adalah perintah ber tauhid dan tidak berbuat apa? Syirik. Sebelumnya cerita orang munafik, orang beriman, orang kafir, orang munafik. Setelah itu baru Allah masuk pada perintah pertama. Saya bacakan. Ya ayyuhanasudubakumulladzi khalaqakum walladina minqlikum laakum tattaquun. Wahai orang yang beriman, sembahlah Rabb kalian yang telah menciptakan kalian dan juga menciptakan nenek moyang kalian agar kalian bertakwa. Kemudian Allah sebutkan tentang Allah. Alladzi jaalaakumul ard firas yang telah menjadikan bumi hamparan bagi kalian. Bisa kalian tinggalin ya wasama binaah. Dan menjadikan langit sebagai ee apa namanya? bangunan yang tinggi, yang kokoh, yang menjadi apa namanya atap bagi kalian. Wa anzala minasama maan. Dan kami turunkan dari langit air hujan. Faakja bihi minamar rizqakum. Dengan air hujan tersebut kami tumbuh-tumbuhkan buah-buahan untuk kalian. Setelah itu Allah tutup, fala tajalu lillahi andada wa antumamun. Kalau begitu jangan ambil tandingan-tandingan bagi Allah sementara kalian mengetahui. Buka tafsir ayat ini. Semua ahli tafsir mengatakan maksudnya, "Kalian sudah tahu wahai kaum musyrikin Arab, Allah yang menciptakan kalian. Allah menciptakan nenek moyang kalian. Allah menciptakan bumi, menghamparkan bumi. Allah tinggikan langit. Allah turunkan hujan. Allah tumbuhkan untumbuhan buat kalian. Kalau kalian sudah tahu begitu, jangan ambil tandingan bagi Allah itu. Jangan beribadah kepada selain Allah, bersama Allah." Itu maksudnya. Tandingan berarti apa? Mensekutukan. Beribadah pada Allah, beribadah juga kepada selain Allah. Kenapa demikian? Karena yang memberi kalian segala kenikmatan hanya Allah semata. Maka dia saja yang berhak untuk diibadahi. Kecuali Tuhan-tuhan lain juga ikut menciptakan, ikut menurunkan hujan, ikut menciptakan kalian. Maka kalau dia ikut menciptakan, dia juga diibadahi. Tapi ketika yang menciptakan kalian hanya Allah, yang menciptakan bumi hanya Allah, yang menciptakan langit hanya Allah, yang menurunkan hujan hanya Allah, yang menumbuhkan tumbuhan hanya Allah, maka cuma Dia yang berhak diibadahi. Maka jangan ambil tandingan-tandingan bagi Allah untuk kalian sembah selain Allah. Itu sangat tidak logis. Sangat tidak logis. Saya bilang, "Kalau ada yang menciptakan saya dua zat, Allah dan yang lain, saya akan sembah dua-duanya." Karena yang menciptakan saya dua zat. Tapi yang menciptakan saya cuma Allah. Maka bagaimana kemudian disembah selain Allah? Maka di sini ada kalimat andadan. Andadan tandingan. Nah, datang dalam satu hadis ketika ada seorang memuji Nabi dengan berkata, "Masyaallahu wasi'ta ya Rasulullah karena kehendak Allah dan kehendakmu." Karena kehendak Allah dan kehendakmu. Di sini Rasulullah larang. Rasulullah marah. Karena menggandingkan kehendak Allah dengan kehendak Nabi adalah kurang beradab kepada Allah. Ya. Maka Rasulullah mengatakan, "Aja lillahi niddan." Apakah kau menjadikan ee aku tandingan bagi Allah sampai kau bilang masyaallah wasyaa Muhammad atas kehendak Allah dan kehendak Muhammad. Qul masyaallahu wahdah. Katakanlah atas kehendak Allah semata. Jangan bilang karena kehendak Allah dan karena Muhammad gak boleh. Rasulullah larang. Rasulullah mengatakan ajaillahi dan kau ingin jadikan aku tandingan bagi Allah. Gimana saya mau jadikan bagi Allah? Saya makhluk. Dalam riwayat yang lain kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Ajaltan lillahi idlan." Kau jadikan aku penyeimbang bagi Allah. Idlan, dua, idle. Idle itu apa? Kalau ee misalnya kita angkat e ambil kurma, taruh dua keranjang di himar, di dongki. Apa namanya? Keledai. Bukan kedelai kan? Keledai. Kita taruh keledai dua keranjang. Itu namanya idlan. Harus seimbang supaya keledainya bisa berjalan dengan tenang. Maka sebelah sini 5 kilo, sini juga 5 kilo. 10 kilo, sini juga 10 kilo. Itu namanya idle-idle. Maka Rasulullah berkata, "Apa kau ingin menjadikan aku penyimbang bagi Allah seakan-akan aku seimbang setara dengan Allah sehingga kau mengatakan atas kehendak Allah dan atas kehendakmu wahai Rasulullah?" Rasulullah larang. Itu namanya ni menjadi tandingan bagi Allah. Maka dalam hadis yang lain ketika Rasulullah sahu alaihi wasallam ditanya tentang dosa paling besar kata Rasulull sahu alaihi wasallam anajala lillahi niddan wahua khalaqak engkau mengambil tandingan bagi Allah yaitu kau beribadah kepada dia dan beribadah kepada Allah padahal yangciptakan engkau hanyalah Allah padahal yang ciptakan engkau hanyalah Allah inilah sebab kenapa syirik dosa paling besar kalau kacamata manusia dosa paling besar terkait dengan kezaliman membunuh merampa merampok, menyiksa, durhaka. Tapi tidak, dosa paling besar terkait dengan hak Allah. Karena Allah yang menciptakan kita hanya Dia yang berhak untuk disembah dan kita diciptakan untuk beribadah kepada Dia. Tujuan kita ini diciptakan apa? Wama khalaqtul jinna wal insa illa liya'budun. Tujuan kau diciptakan untuk beribadah kepada Allah, ternyata kau justru bukan beribadahnya kepada Allah. Kau melenceng justru kau beribadah kepada selain Allah. Maka ini dosa paling paling besar. Dosa paling paling besar. Allah yang menciptakan kau sendirian kemudian engkau juga menyembah kepada selain Allah. Maka makna syirik secara terminologi secara istilah ittikadun niddi ma Allah mengambil tandingan bagi Allah bersama Allah ya bagi Allah ya mengambil tandingan bagi Allah bersama Allah dan ada lafal-lafal yang mirip annid al-idl almitl asyabih ini semua terlarang bagi Allah subhanahu wa taala. Nah, secara istilah ada seb ulama menyimpulkan syirik itu adalah taswiyatu girillah billah fima hua min khasaisillah. Menyamakan selain Allah dengan Allah pada perkara-perkara yang merupakan kekhususan Allah. Itu namanya syirik. Syirik menyamakan selain Allah, menyamakan makhluk dengan Allah pada perkara-perkara yang merupakan kekhususan apa? Allah. Khusus Allah banyak. Mencianya kekhususan Allah. Ada yang bilang ada yang cipta selain Allah syirik. Mengatur alam semesta itu kekhususan Allah. Ada yang bilang ada yang ikut atur alam semesta maka dia syirik. Seperti siapa? Katanya Nyero Kidul atur pantai selatan. Syirik enggak ada. Allah enggak pernah kasih mandat hak otonomi buat Nyioro Kidul. Enggak ada. Enggak ada. Ada yang bilang wali kutub mengatur wilayah kita dari mana? Enggak ada wali kutub ngatur wilayah-wilayah. Enggak. Semua yang ngatur siapa? Allah. Kecuali ada dalilnya. Seperti ketika Allah ngirim malaikat gunung suruh diperintah Nabi. Mana dalilnya? Gak ada. Gak ada. Meyakini ada yang mengatur selain Allah, maka syi syirik enggak boleh. Karena mengatur alam semesta adalah keistimewaan siapa? Allah. Dan di antara yang paling penting, yang paling penting hak utama Allah adalah hanya Dia yang berhak diibadahi. Hanya Dia yang ibadah. Kalau ada seorang menyamakan makhluk dengan Allah dari sisi sama-sama diibadahi, boleh diibadahi, maka dia telah terumus dalam syirik. Ini makna syirik secara umum. Sederhana. Kenapa orang ke dukun percaya dukun mengetahui ilmu gaib dikatakan syirik? Karena yang tahu ilmu gaib itulah kekhususan siapa? Allah. Karena mengetahui ilmu gaib kekhususan siapa? Allah. Kalau dia bilang ada yang tahu masa depan selain Allah, maka dia syirik. Berarti dia mensekutukan dukun dengan Allah dalam satu tidak harus dalam segala urusan, dalam segala perkara, dalam satu urusan Allah saja dikatakan musyrik. Paham atau tidak? Bukan saya bilang saya musyrik. Saya mensekutukan Allah itu syirik harus menyatakan ini Tuhan seperti Allah. Persis gak? Tapi kapan kita menganggap makhluk sama dengan Allah? pada satu kekhususan saja maka itu sudah dikatakan musyrik atau dikatakan syirik. Contoh, seorang yang mengatakan dukun tahu masa depan, maka dia telah terjerumus dalam syirik. Kenapa, Bapak-bapak dan Ibu-ibu? Karena yang tahu masa depan cuma siapa? Allah. Ketika dia menyamakan dukun dengan Allah, berarti dia mensekutukan Allah dengan du dukun. Berarti dia syirik. Ini definisi syirik yang mencakup seluruh model kesyirikan, yaitu menyamakan makhluk dengan Allah pada perkara-perkara yang merupakan kekhususan Allah Subhanahu wa taala. Terkait dengan rububiyahnya, terkait dengan uluhiyahnya, terkait dengan asma sifatnya. Nanti kita bahas ee minggu depan tentang macam-macam syirik secara global. Syirik besar, syirik kecil terkait rubiyah, uluhiyah insyaallah. Tapi inilah definisi yang terpilih. Kapan kita menyamakan makhluk dengan Allah pada suatu keistimewaan Allah, maka kita telah mensekutukan Allah Subhanahu wa taala. Adapun kalau bukan kekhususan Allah enggak jadi masalah. Kita bilang Allah wujud, kita juga wujud. Apa apa masalahnya? Ini bukan Allah. Wujud bukan Allah. Kita bilang Allah berilmu, kita juga berilmu. Bukan syirik. Tapi kalau kita bilang ilmu kita sama ilmu Allah, itu baru si syirik. Makanya ketika ada seorang memuji Nabi dengan berkata, "Wa inunnya di antara kedermawananmu engkau wahai Rasulullah adalah dunia dan akhirat." Itu dunia dan surga semuanya adalah kedermawanan Muhammad. Wamin ulumika dan di antara ilmumu wahai Muhammad adalah ilmu lauhil mahfuz. Coba ini dia puji Nabi. Seandainya diganti dengan Allah, "Ya Allah, di antara kedermawanan Engkau adalah surga dan dengan dunia dan sur surga. Dan di antara ilmumu, ya Allah adalah ilmu lauhil mahfud." Benar atau tidak? Benar. Tapi masalahnya dia pasang bukan Allah, dia pasang na nabi. Ini masalah. Jangankan ilmu lauhil mahfud ketika nabi sedang di dipuji. Wafina nabiyun yalamu maad. Di antara di tengah-tengah kami ada seorang nabi yang tahu apa yang terjadi besok. Maka Rasulullah tegur. Rasulullah tegur. Jangan katakanlah pujian-pujian sebelumnya. Jangan katakan yang tidak benar. Rasulullah tegur. Kata Aisyah kalau tidak salah, man zaama Muhammad yalamu ma faqad iftar alallahi apa namanya? Eh iftiraanima ya firyah adzimah. Siapa yang mengatakan Rasulullah tahu apa yang terjadi besok, dia telah berdusta nama Allah dengan dosa yang besar. Yang tahu hari esok cuma siapa? Allah. Satu jiwa pun tidak ada yang tahu apa yang dikerjakan besok besok hari. Yang tahu hanya Allah Subhanahu wa taala. Katakanlah, tidak ada yang tahu di langit maupun di bumi tentang algib kecuali siapa? Allah. Ini definisi syirik. Insyaallah sudah paham? Paham. Dan ini mencakup segala model kesyirikan. Tib. Ada jenis syirik kedua yang disebut oleh Ibnu Qayyim dalam kitabnya Aljawabul Kahfi ya atau disebut oleh ulama yang lain. Sebaliknya menyamakan Allah dengan makhluk ini merendahkan Allah. Kalau ada yang menyamakan Allah dengan makhluk berarti ini mungkin tidak terjadi. Tapi dia menyamakan Tuhan dengan apa? Makhluk. Berarti apa? Menurunkan derajat apa? Derajat Allah. Seperti apa? Seperti sederhana mengatakan bahwasanya Allah menetap masuk dalam jasad seseorang. Halla Allah menetap pada diri seseorang masuk. Seperti sebagian sufi mengatakan w fi jubba illallah. Tidak ada di balik jubah kecuali Allah. Allah adalah saya. Saya adalah apa? Allah. Ini sebagian sufi yang ngacau ya. Dia bilang bahwasanya dia adalah Allah adalah apa? Di Tib. Kalau dia bilang Allah seperti dia berarti Allah turun derajat. Enggak turun derajat sampai butuh dia untuk ditempati oleh Allah. Ini namanya menyamakan Allah dengan makhluk. Ini mau dibilang syirik ya apa, tapi ini ngacau ya. Tapi ini tidak boleh karena menurunkan derajat Allah sampai dengan derajat makhluk. Maka ini juga terlarang. Maka ini juga ter terlar ter terlar terlarang. Tayib. Ee sudah dulu ya. Sudah cukup. Cukup ya. Sudahlah ya. Cukup aja. Sekarang tanya jawab ya. Jangan banyak-banyak nanti enggak paham. Bab demikian saja. Ya sudah kajian kita insyaallah ee kita lanjutkan lagi pada pertemuan berikut. Jangan lupa untuk belajar murajaah alilmu bil murajaah. Di antara perkataan para ulama, ilmu itu dengan mengulang-ulang. Demikian wabillahi taufik hidayah. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.